Claim Missing Document
Check
Articles

Pencegahan Kebakaran Berulang pada Lahan Gambut dengan Pendekatan Berbasis Tapak di Kelurahan Landasan Ulin Utara, Kalimantan Selatan: Preventing Recurrent Peatland Fires through a Site-Based Approach in Landasan Ulin Village, South Kalimantan Rianawati, Fonny; Kadir, Syarifuddin; Badaruddin, Badaruddin; Helmi, Muhammad; Asyisyifa, Asyisyifa; Mayawati, Sari; Hadi, Wirawan Noor
Jurnal Silva Tropika Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal Silva Tropika
Publisher : Fakultas Kehutanan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jurnalsilvatropika.v9i2.52633

Abstract

ABSTRACT Recurrent peatland fires in Banjarbaru threaten ecosystems, public health, and regional economies, demanding integrated, collaborative, and sustainable site-based fire management strategies. The present research goals. The objectives of this study are to identify the factors causing recurrent fires on peatlands, to assess community responsibility in preventing and controlling such incidents, and to examine site-based fire control practices implemented by local residents and related institutions. This research employs a site-based descriptive–analytical approach, in which primary data were collected through field observations (ground check), interviews, and questionnaires administered to 50 respondents using an incidental sampling method. Secondary data were obtained through Focus Group Discussions (FGDs) with the Village Government, the Banjarbaru Disaster Management Agency (BPBD), and local fire-awareness groups, selected using a purposive sampling technique. The results indicate that all recurrent fire events are associated with human activities, particularly land clearing and burning without controlled fire management, discarded cigarette butts, and the spread of fire through dry peat via underground layers. Quantitative data show that 76% of respondents stated that fires spread from other locations. Community practices in fire management remain dominated by reporting behavior (80%), while only 20% participate directly in suppression efforts during idle-land burning. This limited involvement reflects the lack of trained human resources and adequate equipment at the community level. Control measures have been implemented through the construction of firebreaks and water channels as part of peatland hydrological management. However, fires will continue to occur and recur if local residents and related institutions do not actively maintain these facilities. This study concludes that peatland fire control must be implemented in an integrated manner, involving local communities at the site level in collaboration with stakeholders and government institutions.   Keywords: preventing, peat fires, community participation   ABSTRAK Kebakaran lahan gambut berulang di Banjarbaru mengancam ekosistem, kesehatan masyarakat, ekonomi regional, serta menuntut pengendalian berbasis tapak berkelanjutan kolaboratif terpadu. Tujuan penelitian saat ini adalah untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan kebakaran berulang di lahan gambut, untuk menilai tanggung jawab masyarakat mengenai pencegahan dan pengendalian insiden, dan untuk membahas pengendalian kebakaran berbasis praktik penyadapan yang diterapkan oleh penduduk setempat dan lembaga terkait. Penelitian ini merupakan studi deskriptif-analitik berbasis site-tapping dimana pengumpulan data utama dilakukan di lapangan melalui ground check, wawancara, dan kuesioner terhadap 50 responden menggunakan metode incidental sampling. Data sekunder dikumpulkan melalui FGD dengan LURD, BPBD Banjarbaru, dan Amendemenselites yang diatur dengan metode purposive. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua kejadian kebakaran berulang semuanya terkait dengan aktivitas manusia, terutama pembukaan dan pembakaran ulang tanpa api yang terkendali, puntung rokok, dan penyebaran api di gambut kering oleh lapisan bawah tanah. Berdasarkan data kuantitatif, 76% responden mengklaim bahwa kebakaran menyebar dari sumber lain. Praktik masyarakat dalam penanganan kebakaran tetap didominasi oleh pola pelaporan dengan 80%, dan 20% lainnya melalui bantuan selama pembakaran perkebunan yang menganggur, yang berlangsung pada tingkat minimum karena masyarakat tidak memiliki sumber daya dan sarana terlatih untuk membantu selama terjadinya kebakaran.  Kegiatan pengendalian dilakukan dengan pembuatan sekat bakar  dan saluran-saluran air sebagai bagian dari pengelolaan hidrologi) akan   tetapi kebakaran akan terjadi dan terjadi kembali jika penduduk setempat dan lembaga terkait tidak aktif memelihara fasilitas tersebut. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengendalian kebakaran lahan gambut harus selalu dilakukan secara terintegrasi baik oleh masyarakat ditingkat tapak, maupun stakeholgder dan pemerintah.   Kata kunci: pencegahan, kebakaran gambut, partisipasi masyarakat
Peningkatan Keterampilan Digital UMKM Lokal sebagai Upaya Pemasaran Produk Unggulan Desa Teluk Lada Kabupaten Pandeglang hidayat, amat; alfikri, sohri ramadhan; Seprianti, Restu; Helmi, Muhammad
Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Vol 6, No 2 (2026): Abdira
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdira.v6i2.1049

Abstract

Desa Teluk Lada merupakan daerah pesisir di Kabupaten Pandeglang dengan potensi ekonomi lokal yang signifikan, khususnya melalui produk-produk unggulan yang dihasilkan oleh UMKM lokal. Namun, rendahnya keterampilan digital menyulitkan produk lokal untuk menjangkau pasar yang lebih luas. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan UMKM digital sebagai strategi pemasaran produk unggulan desa secara berani. Metode implementasinya meliputi pemetaan kebutuhan, pelatihan literasi digital, pelatihan pemasaran digital melalui Instagram, TikTok, Shopee, dan Tokopedia, serta pendampingan individu dan evaluasi hasil. Dua puluh UMKM dari berbagai sektor, termasuk pengolahan makanan laut, kerajinan tangan, dan produk pertanian, berpartisipasi dalam kegiatan ini. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam penggunaan media sosial dan platform e-commerce, dengan 90% peserta berhasil membuat akun bisnis di media sosial dan 75% berhasil membangun toko online produk di platform e-commerce. Pasca pelatihan, omset bisnis meningkat rata-rata 30–50%, dan kesadaran akan pentingnya branding produk meningkat. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan keterampilan digital merupakan langkah strategi dalam memperluas jangkauan pasar, meningkatkan daya saing produk lokal, dan mendorong pertumbuhan ekonomi desa yang berkelanjutan.
STRATEGI PENGEMBANGAN WISATA ALAM GUNUNG BIRAH KECAMATAN PANYIPATAN KABUPATEN TANAH LAUT Novinta, Winda Meily; Pitri, Rina Muhayah Noor; Helmi, Muhammad
Jurnal Sylva Scienteae Vol 9, No 1 (2026): Jurnal Sylva Scienteae Vol 9 No 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jss.v9i1.18408

Abstract

Kabupaten Tanah Laut memiliki potensi besar pada sektor pariwisata terutama keindahan alamnya. Aktivitas wisata di Kabupaten Tanah Laut menjadi sektor penggerak pembangunan ekonomi bagi masyarakat sekitar. Perannya yang sangat penting ini harus dikembangkan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Salah satu potensi wisata alamnya yang pernah diteliti yaitu Gunung Birah, menunjukkan Wisata Alam Gunung Birah memiliki potensi yang sedang, namun fasilitas dan akomodasi yang tersedia masih kurang memadai sehingga perlu adanya pengembangan untuk meningkatkan kinerja wisata. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui posisi Wisata Alam Gunung Birah pada diagram kuadran analisis SWOT serta menyusun formulasi strategi pengembangan yang tepat berdasarkan hasil analisis tersebut. Metode yang digunakan yaitu observasi dan wawancara menggunakan kuesioner dengan informan sebanyak 28 pengelola menggunakan teknik sampling jenuh (sensus) dan responden sebanyak 70 pengunjung menggunakan teknik accidental sampling. Analisis data menggunakan pendekatan kuantitatif analisis SWOT untuk menentukan posisi Wisata Alam Gunung Birah pada kuadran SWOT dan pendekatan kualitatif analisis SWOT digunakan untuk merumuskan strategi berdasarkan hasil perhitungan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan posisi Wisata Alam Gunung Birah berada pada kuadran I (Strength-Opportunity). Formulasi strategi yang dapat dilakukan Wisata Alam Gunung Birah berdasarkan hasil analisis SWOT adalah strategi Progresif yaitu memaksimalkan seluruh kekuatan untuk memanfaatkan peluang sebesar-besarnya. Strategi terpilih dalam pengembangan Wisata Alam Gunung Birah yaitu melakukan pendekatan strategi pemasaran 5A dan meningkatkan komponen 4A penunjang wisata terutama pada bagian fasilitas (Amenities).
Transformasi Digital Manajemen Gudang pada Koperasi Perikanan dalam Ekosistem Industri Terintegrasi AS, Harun; Helmi, Muhammad; Nerinawati, Umi; Kurniawan, Agus; Kurniawan, Bobi
Jesya (Jurnal Ekonomi dan Ekonomi Syariah) Vol 9 No 1 (2026): Artikel Riset Januari 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Al-Washliyah Sibolga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36778/jesya.v9i1.2561

Abstract

Transformasi digital menjadi isu strategis dalam penguatan manajemen gudang dan integrasi rantai pasok industri perikanan, khususnya pada koperasi perikanan yang beroperasi dalam ekosistem industri terintegrasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana transformasi digital manajemen gudang dijalankan serta bagaimana peran kapabilitas manajerial dalam memediasi pemanfaatan sistem digital pada koperasi perikanan di Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif eksploratif dengan desain studi kasus tunggal. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan analisis dokumen pada satu koperasi perikanan terpilih. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan pola pemanfaatan sistem digital, yaitu antara penggunaan yang bersifat administratif-simbolik dan pemanfaatan yang bersifat strategis dalam mendukung pengambilan keputusan manajerial berbasis data. Transformasi digital manajemen gudang tidak bersifat deterministik, melainkan sangat dipengaruhi oleh kapabilitas manajerial, khususnya kemampuan manajer dalam melakukan sensing, seizing, dan transforming terhadap informasi digital yang tersedia. Selain itu, penelitian ini menemukan adanya tantangan integrasi ekosistem yang bersumber dari kurangnya sinkronisasi kebijakan dan inisiatif digitalisasi antar pemangku kepentingan. Secara teoretis, penelitian ini berkontribusi pada penguatan perspektif sosio-teknis dan kapabilitas manajerial dalam kajian transformasi digital pada organisasi kolektif. Secara praktis, temuan penelitian menegaskan pentingnya pendekatan transformasi digital yang berorientasi pada penguatan kapabilitas manajerial, pengembangan sistem yang sederhana dan interoperabel, serta pembentukan ekosistem pembelajaran kolaboratif bagi koperasi perikanan.
Co-Authors Adhyaksa Saktika Drestanto Afirman Karyono Agung Prasongko, Wahyu Agus Indarjo Agus Kurniawan Ainur Rofiq Sofa Akbari, M. Denny Akhiroh, Puji Akhmad Hanan Alfi Satriadi Ali Rahman Hakim Amaliana Yuniarti Amin, Moh Hasan Shodiqil Amin, Moh. Hasan Shodiqil Aminuyati Anam, M. Khairul Anang Joko Sadono Anindya Wirasatriya Ardilla, Yohana Nanita Nansy Ariputro, Aryobimo Bharadian Aris Ismanto AS, Harun Asyari, Mufidah Asyisyifa, Asyisyifa Atik Winarti Aulia, Zahra Safira Ayudila A. P., Prasasty Azhari Akmal Tarigan Azra, Mhd Rayhan Badaruddin Badaruddin Basir, Basir Baskoro Rochaddi Benny Tyson Siagian Berlianto, Anggit Novian Bobi Kurniawan, Bobi Budhi Santoso Budi Hartono Cahya, Ardhian Indra Cathaputra, Edo Choiriah, Nabila Fitri Dedi Supriadi Denny Nugroho Sugianto Desrina Desrina Dhaneswara, Donanta Dianpurnama Dianpurnama Dwi Haryo Ismunarti Dwi Puspa Arini Edwin Maulani Edy Haryanto Eka Kusumastuti, Anie Eko Nugroho Fahendi Roher Fauzi Hanif Febriani, Diana Nur Febrianto, Nanang Ferry Hermawan Fikri, Hidayatulla Firdausiyah, Jannatul Fitriyanto, Bobby Rachmat Fitriyanto, Bobby Rachmat Fonny Rianawati Gaol, Hadimas Lumban Gentur Handoyo Ghozali, Kanaya Gusti Muhammad Hatta H Hadiyanto Habibah, Wulidatul Hadi, Wirawan Noor Hamdi Anugrah, Hamdi Hanah Khoirunnisa Hanum Muarifah Hanun, Alain Shofia Harahap, Fasthabiqul Ambiya Hardiyanto Hardiyanto Hardjana, Fahira Mutiara Hariadi Hariadi Hasan, Miftahul Hatmaja, Rahaden Bagas Hayati, Sri Ayatina Herlina Ika Ratnawati, Herlina Ika Heryoso Setiyono Hidayat, Amat Hidayatullah, Muhammad Fatih Himavan Prathista Nugraha Hirawaty Kamarulzaman, Nitty Ivan Febriansyah Izzaturrahim, Muh. Hafizh Jafron Wasiq Hidayat Jamal Jamal Jamhari Jamhari Jannah, Nurul Jarkawi Jarkawi, Jarkawi Jayawarsa, A.A. Ketut Kartika Hariyanto, Hani Khairun Nisa Kunarso Kunarso Laila Hayati, Laila Latifah, Laila Lelalette, Johanis Dominggus Lestari Lakhsmi Widowati Lilik Maslukah Luh Putu Ratna Sundari M. Fachrurrozi M. Furqon Azis Ismail M. Taufan Qoriadi Mahinsha, Amryl Naufal Ilham Mario Putra Suhana Masyithoh, Dewi Meirantika, R. Meirantika, Ruping Melissa Bonauli, Melissa Muarifah, Hanum Muh Yusuf Muh. Yusuf Muhammad Faisal Mahdie Muhammad Husni Muhammad Rifai Muhammad Yusuf Muhana, Muriyani Munasik Munasik Musdalipah, Febby Muttaqien, Moh Hasan Firghol Nadia Ramli, Nurul Naparin, Muhammad Nasir Shamsudin , Mad Nerinawati, Umi Noor Mirad Sari Novinta, Winda Meily Nugroho Agus D Nurhasanah Nurhasanah Nurhikmah Nurhikmah Nurul Hadi, Nurul Nurul Huda, Asri Nurwahyuni, Eka Octavianna, Pramesthi Dwi Pangastuti, Prima Riliayunda Petrus Subardjo Prafitri , Rizky Pratama, Dhika Rino Priyo Sugeng Winarto Puspita Anugra Yekti , Aulia Puspita Anugra Yekti, Aulia Puspita, Dian Endah Putri Utami, Putri Putri, Eka Salma Afifah Putri, Mayada Qorihah Ismayati Rahayu Ningsih Ramadhani, Khoirul Ramadhina Irsanti Putri, Ardyah Rendhy Dimas R, Rendhy Dimas Rezti, Rezti Ria Azizah Tri Nuraini Rikoh Manogar Siringoringo Rina Kurniati Rina Muhayah Noor Pitri, Rina Muhayah Noor Rinakanti, Rinakanti Rinda Nita Ratnasari, Rinda Nita Rini Dwi Wahyuni Rizki Prafitri Rizkiyah, Sinta Asri Rodi Rodi, Rodi Rudhi Pribadi Ryan Nurdiansyah Ryanto, Fauzan Novan Saipiatuddin, Saipiatuddin Sanova, Aulia Seto Sandi Saputri, Elsi Sari Mayawati Seprianti, Restu Setiawan, Abim Setiyadi, Johar Siddhi Saputro Sinaga, Boby Christian Siswono, Eko Sitinjak, Dedy Febrianto Sohri Ramadhan Alfikri Sri Wilarso Budi Subekti Mujiasih Sugeng Widada Suharsono Suharsono Suharyanto, Oasiska Nuhannaning Sulaiman Sulaiman SYARIFUDDIN KADIR Tadzkirah, Laila Tagore, Rafa Fahrezi Ulfah Nurjanah, Ulfah Ulfani, Afifa Ulyana, Dyah Nurul Umami, Novita Utami, Hana Putri Violet Warsito Atmodjo Widianingsih Widianingsih Widodo S Pranowo Winarti, Atik Winarto , Priyo Sugeng Winarto, Priyo Yulicia , Zamrudhinda Minna Yusuf Jati Wijaya Zaini, Fina Magfirah Zakiyullah, Azkalakum Zulyani, Zulyani