p-Index From 2021 - 2026
14.618
P-Index
This Author published in this journals
All Journal FIAT JUSTISIA: Jurnal Ilmu Hukum Unifikasi: Jurnal Ilmu Hukum Qistie: Jurnal Ilmu Hukum AGRITEPA: Jurnal Ilmu dan Teknologi Pertanian SOEPRA Jurnal Hukum Kesehatan Khairun Law Journal Jurnal Delima Harapan International Journal of Nursing and Health Services (IJNHS) JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan RESIPROKAL: Jurnal Riset Sosiologi Progresif Aktual Jurnal Riset Kefarmasian Indonesia Al-Manhaj: Jurnal Hukum dan Pranata Sosial Islam Ekomaks : Jurnal Ilmu Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi JIHAD : Jurnal Ilmu Hukum dan Administrasi Agri Wiralodra RIO LAW JURNAL Veteran Justice Journal KHAIRUN LAW JOURNAL Collegium Studiosum Journal International Journal Law and Legal Ethics (IJLLE) Jurnal Dedikasi Hukum Formosa Journal of Sustainable Research (FJSR) Research of Service Administration Health and Sains Healthys Abdi Makarti Review of Accounting and Business Indonesia Law Reform Journal (ILREJ) Jurnal Bisnis Manajemen dan Akuntansi Duta Abdimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat Journal of Creative Student Research Yurisprudentia: Jurnal Hukum Ekonomi Proceeding of International Conference Health, Science And Technology (ICOHETECH) Digital Bisnis: Jurnal Publikasi Ilmu Manajemen Dan E-commerce Journal Research of Social Science, Economics, and Management Jurnal Penelitian Serambi Hukum Sanskara Hukum dan HAM Eastasouth Journal of Positive Community Services Easta Journal of Innovative Community Services Jurnal Hukum dan HAM Wara Sains Jurnal Multidisiplin West Science The Easta Journal Law and Human Rights The Eastasouth Management and Business Prosiding Seminar Informasi Kesehatan Nasional West Science Law and Human Rights Citra Delima Scientific journal of Citra Internasional Institute Jurnal Relasi Publik Jurnal Manuhara: Pusat Penelitian Ilmu Manajemen Dan Bisnis Kultura: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Journal of Complementary in Health Epmas: Edukasi dan Pengabdian Masyarakat Perkara: Jurnal Ilmu Hukum Dan Politik JURNAL FARMASI DAN KESEHATAN INDONESIA Jurnal Media Akademik (JMA) MARAS : Jurnal Penelitian Multidisplin Management Studies and Business Journal Jurnal Ilmiah Multidisiplin Ilmu Amandemen: Jurnal Ilmu Pertahanan, Politik dan Hukum Indonesia Aliansi: Jurnal Hukum, Pendidikan dan Sosial Humaniora Terang: Jurnal Kajian Ilmu Sosial, Politik dan Hukum Konsensus: Jurnal Ilmu Pertahanan, Hukum dan Ilmu Komunikasi International Journal of Mechanical, Industrial and Control Systems Engineering Journal of Law and Justice Journal Governance Society Studies in Social Sciences and Humanities
Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Yuridis Pengaturan Sanksi Bagi Penolak Vaksinasi Covid-19 Sigalingging, Yulia Emma; Santoso, Aris Prio Agus
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 5, No 3 (2021): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jisip.v5i3.2192

Abstract

Referring to Article 28H paragraph (1) of the 1945 Constitution, the Government has tried to ensure the health of its citizens through the Covid-19 Vaccination program, but there are still people who refuse to be given the Covid-19 vaccination, and this has become a pro and con in the community. The formulation of the problem in this study is how to set sanctions for refusal of Covid-19 vaccination and how the right to refuse the Covid-19 vaccination is viewed from the point of view of Human Rights. This research method uses a normative juridical approach, with data collection from literature studies. The data obtained were analyzed qualitatively. Based on the results of the study, it was found that the sanctions for refusing the Covid-19 vaccine were in the form of imprisonment of 6 months to 1 year in prison or a fine of Rp. 500,000 - Rp. 1,000,000. In addition, there are sanctions in the form of delaying or discontinuing the provision of social security or social assistance, delaying or discontinuing government administrative services, and fines. In fact, refusing to be vaccinated against Covid-19 is a form of individual freedom that cannot be forced with all considerations to express his aspirations regarding the risks and consequences to his body. Where this should be respected by the Government as stated in Article 28J Paragraph (1) of the 1945 Constitution
RELASI FILSAFAT ILMU, HUKUM, AGAMA DAN TEKNOLOGI SANTOSO, ARIS PRIO AGUS; Habib, Muhamad
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 7, No 1 (2023): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) (Januari)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jisip.v7i1.4146

Abstract

Filsafat dianggap sebagai sebuah ilmu yang membingungkan. Dangkalnya pemahaman terhadap filsafat menyebabkan munculnya permasalahan yang berkelanjutan. Apalagi pemahaman mengenai keterkaitan antara filsafat ilmu, hukum, agama dan teknologi yang jika tidak dijabarkan secara logis dan rasional ini akan berdampak sangat sensitif terhadap kekaburan serta kelemahan-kelemahan dalam hubungan filsafat dengan ilmu lainya di Era Millenial seperti sekarang ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adakah relasi antara filsafat ilmu, hukum, agama dan teknologi. Metode penelitian ini dilakukan dengan pendekatan yuridis normatif dengan pendekatan kepustakaan dan conseptual approach. Hasil penelitian ini selanjutnya dianalisis secara kualtitatif. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh fakta bahwa filsafat ilmu, hukum, agama dan juga teknologi saling berkaitan. Keterkaitan tersebut terletak pada sudut pandang manusia untuk memanifestasikan bentuk dari ilmu, hukum, agama dan juga teknologi itu sendiri. Ini disebut sebagai ideologi karena berasal dari sistem gagasan-gagasan yang diterima proses pemikiran manusia. Ilmu dapat memprakarsai lahirnya hukum karena ilmu hukum adalah ilmu yang objeknya hukum, yang menelaah hukum sebagai fenomena kehidupan manusia. Di mana ilmu hukum menempatkan agama pada sumber tertinggi, yakni keyakinan manusia kepada Tuhanya atas apa yang boleh dijalankan dan apa yang dilarang, sedangkan hukum (peraturan-peraturan) sendiri merupakan bentuk teknologi sosial, dan fenomena yang universal dengan dasar agama sebagai perumusan kebijakanya, sebab di dunia ini sudut pandang keyakinan masyarakat terhadap Tuhannya berbeda-beda. Dari sisi teknologi, menempatkan hukum itu sebagai alat rekayasa sosial (law as tool of social engineering).
Komunikasi Keperawatan Sebagai Budaya Keselamatan Pasien Dalam Upaya Pencegahan Malpraktik Perdata Anam, Ach Syaiful; Santoso, Aris Prio Agus; Suryanto, Suryanto; Sukendar, Sukendar; Prayitno, Joko
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 6, No 3 (2022): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jisip.v6i3.3408

Abstract

Komunikasi berperan dalam kesembuhan klien, dan komunikasi pula yang menjadi salah satu akar penyebab terjadinya kesalahan pemberian tindakan keperawatan. Kurangnya penerapan komunikasi perawat dalam memberikan asuhan keperawatan menyebabkan munculnya insiden keselamatan pasien. Perilaku perawat yang kurang komunikasi, perhatian, cerobohan, tidak teliti, dan tidak peduli dalam menjaga keselamatan pasien adalah faktor utamanya. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan komunikasi keperawatan dengan budaya keselamatan pasien, dan hubungan komunikasi keperawatan dengan pencegahan malpraktik perdata. Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan library research dengan pengumpulan data sekunder. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis secara kulitatif. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa keselamatan pasien merupakan hal yang sangat penting untuk di perhatikan dan ditingkatkan kualitasnya. Melalui komunikasi efektif, perawat dapat menjelaskan mengenai prosedur proses keperawatan secara jelas kepada pasien maupun keluarga pasien agar pasien dapat lebih mudah memahami penyampaian informasi oleh perawat. Dalam keselamatan pasien terdapat 7 standar, 6 sasaran dan 7 langkah untuk meningkatkan keselamatan pasien. Melalui penerapan komunikasi efektif kebijakan keselamatan pasien dapat diberlakukan dengan baik untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan. Kegagalan komunikasi merupakan penyebab keluhan terbanyak di Rumah Sakit, dan bahkan karena adanya missed communication pula bisa menimbulkan malpraktik perdata. Ketidakpuasan pasien terhadap pelayanan kesehatan yang diberikan perawat untuk menolong atau menyelamatkan pasien dari penderitaannya atau akibatnya yang dapat menyebabkan kematian yang sebelumnya tidak diberitahukan kepadanya, dapat dijadikan dasar untuk menuntut ganti rugi kepada perawat dan Rumah sakit. Hal tersebut pastilah sudah memenuhi syarat perbuatan atau tindakan yang melanggar hukum perdata.
Telemedicine: International Law Comparison Aris Prio Agus Santoso; Soares, Domingos; Fauzi, Fazlin; Amallia, Sabrina Difa
The Easta Journal Law and Human Rights Vol. 2 No. 03 (2024): The Easta Journal Law and Human Rights (ESLHR)
Publisher : Eastasouth Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/eslhr.v2i03.286

Abstract

The main problems in telemedicine include the lack of uniformity in international regulations, limited technological infrastructure in some countries, and data protection and patient privacy. Additionally, legal responsibilities and malpractice risks have not been standardized. Gaps in access to services, especially in remote areas, and ethical challenges and quality standards are also obstacles. The purpose of this research is to find out international legal considerations regarding the use of Telemedicine and find solutions to overcome Telemedicine legal issues. This research uses a normative juridical approach with an emphasis on comparative studies. The results of the research were then analyzed qualitatively. Based on research results, show that Telemedicine is regulated differently in various countries. In Indonesia, it is regulated by Minister of Health Regulation Number 20 of 2019 for diagnosis, treatment, and continuing education with service costs borne by the health facility. Malaysia has a Telemedicine Act 1997, focused on follow-up care and drug prescriptions, growing rapidly in the private sector during the COVID-19 pandemic. Argentina published telehealth guidelines in 2019 and 2022, requiring health insurance companies to adopt teleconsultation platforms. Austria through the TeleHealth Commission since 2013 regulates telemonitoring, teletherapy, teleconciliation, and teleconferencing with strict data protection laws. Mexico integrates telehealth in general health services, regulated by IMSS and ISSSTE, while Russia regulates through the Health Protection Law with strict IT requirements. International telemedicine legal solutions require harmonization of regulations, personal data protection, information security standards, recognition of professional licenses, dispute resolution mechanisms, and legal liability regulations. Education and public awareness are essential to overcome these challenges, supported by international cooperation that strengthens the global legal infrastructure of telemedicine.
Mengimplementasikan Nilai Pancasila Pada Sila Kelima Dalam Bidang Pelayanan Kesehatan Masyarakat Melalui BPJS Kesehatan Hermawan, Az Zahra Manggali; Rachmawati, Dewi Aulia; Prihatin, Ettikha Avriel Puput; Khairunnisa, Maya Zahra; Safitri, Rika Nur; Febriyantoro, Wisnu Dwi; Santoso, Aris Prio Agus
Jurnal Hukum dan HAM Wara Sains Vol 3 No 01 (2024): Jurnal Hukum dan HAM Wara Sains
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jhhws.v3i01.965

Abstract

Hak tingkat hidup yang memadai untuk kesehatan dimana kesejahteraan dirinya dan keluarganya merupakan hak asasi manusia dan diakui oleh segenap bangsa-bangsa di dunia, termasuk Indonesia. Bagaimana pelayanan kesehatan melalui BPJS kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas pelayanan terhadap peserta BPJS. Penelitian ini merupakan studi lapangan dengan teknik kuesioner dengan pengumpulan data dari data primer yaitu dengan menyebarkan kuesioner kepada 11 responden yang pernah berobat di RSUD dan punya BPJS. Pada pelayanan antara pasien dengan menggunakan BPJS dan pasien umum memiliki perspektif yang signifikan dari kualitas pelayanan berdasarkan keselamatan pasien, efektivitas dan efisiensi dan berorientasi pada pasien serta kepuasan pasien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelayanan pendaftaran igd memberikan pengaruh sebesar 100% terhadap quality assurance gawat darurat, pelayanan dokter dan perawat memberikan pengaruh sebesar 82% terhadap quality doctor and nurse services, prosedur pelayanan obat 82% terhadap quality assurance kefarmasian. Kualitas pelayanan merupakan tingkat kesempurnaan pelayanan kesehatan yang memuaskan pelanggan yang diberikan sesuai standard dan etika profesi.
Pancasila Sebagai Nilai Dasar Profesi Penata Anestesi Babang Loti, Chelsya Melani Rambu; Ledan, Decrolin Ningrat; Ratu Rengga, Frumentia Mbulu; Kahyoru, Gersilen Marsilya; Santoso, Aris Prio Agus; Elsinta, Gita
Jurnal Multidisiplin West Science Vol 3 No 01 (2024): Jurnal Multidisiplin West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jmws.v3i01.897

Abstract

Pancasila sebagai landasan moral dan ideologi negara berperan yang sangat penting dalam membentuk nilai dasar Pancasila dan praktik dalam profesi penata anestesi di Indonesia. Nilai-nilai dasar Pancasila, seperti kemanusiaan yang adil dan beradab, persatuan, dan keadilan sosial, memengaruhi berbagai aspek praktik penata anestesi, termasuk penghormatan terhadap hak pasien, kesetaraan dalam perawatan, kerja sama dalam tim medis, dan partisipasi dalam perumusan kebijakan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran bentuk implementasi nilai dasar Pancasila dalam pelayanan kesehatan kepada pasien khususnya bagi tenaga kesehatan profesi Penata Anestesi di Rumah Sakit. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan sistematik terhadap ketepatan penerapan nilai dasar pancasila dalam profesi Penata Anestesi. Dalam penutupan, pentingnya menjadikan Pancasila sebagai panduan nilai dasar Pancasila dalam praktik sehari-hari Penata Anestesi ditekankan untuk menjaga integritas profesi, menghormati hak-hak pasien, dan berkontribusi pada perbaikan sistem perawatan kesehatan Indonesia. Saran untuk implementasi Pancasila dalam praktik penata anestesi juga disampaikan untuk meningkatkan nilai dasar dan kualitas pelayanan kesehatan.
Legal Protection for Users in Securities Offerings Through the "Securities Crowdfunding" Crowdfunding Service Saputra, Ade Rizki; Santoso, Aris Prio Agus; Suryadi, Agung
Formosa Journal of Sustainable Research Vol. 3 No. 6 (2024): June 2024
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/fjsr.v3i6.10020

Abstract

Raising funds through crowdfunding services, especially in the form of securities crowdfunding, has experienced rapid development as an alternative for financing startups and small and medium enterprises (SMEs). In the United States, the Securities and Exchange Commission (SEC) has set up Regulation Crowdfunding (Reg CF) to oversee this practice, ensuring adequate protection for issuers and investors. However, legal protection in securities crowdfunding faces challenges in adapting to technological changes and market dynamics. This abstract explores the importance of effective regulation, education, and ongoing evaluation to ensure the sustainability of the crowdfunding ecosystem and user security in the future
Effect Of Mindfulness Based Cognitive Therapy (MBCT) on Anxiety and Blood Pressure for Hypertension: A scoping review Irawan am, Ady; Janmabhumi, Anjani; Wulandari, Ziara Arum; Putri, Anggie Pradana; Santoso, Aris Prio Agus
Citra Delima Scientific journal of Citra Internasional Institute Vol. 7 No. 2 (2024): Citra Delima Scientific journal of Citra Internasional Institute
Publisher : Institut Citra Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33862/citradelima.v7i2.379

Abstract

Hypertension, a prevalent and chronic medical condition, is often associated with elevated anxiety levels, contributing to its progression and complications. Mindfulness-Based Cognitive Therapy (MBCT) has emerged as a potential intervention to address both anxiety and hypertension. This scoping review aims to explore the existing literature on the effect of MBCT on anxiety and blood pressure in individuals with hypertension. Methods: A comprehensive search was conducted across electronic database, including Garuda, PubMed, Web of Science (WOS), and Science, for relevant articles published between 2013 to 2023. The searching process utilized PCC approach (Population: adult with hypertension; concept (C): mindfulness based cognitive therapy (MBCT), anxiety, high blood pressure, hypertension, cardiovascular disease; context (C): clinical and community settings). Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analysis (PRISMA) was employed as guideline to the screening process of articles in this study. A total of eight articles were evaluated their quality using The Joanna Briggs Institute Checklist. Some characteristics of mindfulness were identified: MBCT general, MBCT for perinatal depression (MBCT-PD), MBCT for anxiety (MBCT-A), and telephone delivered MBCT (MBCT-T). In general, the timeframe for conducting MBCT is eight weeks, with each session lasting 2 to 2.5 hours. MBCT demonstrates promise as an adjunctive intervention for managing anxiety and blood pressure in individuals with hypertension. While preliminary evidence suggests its potential benefits, further research is needed to establish its efficacy and refine its application in clinical practice. Integrating MBCT into comprehensive hypertension management strategies may offer a multifaceted approach to improving the well-being of individuals with hypertension.
Implementation Of Health Law In Medical Accident Cases By Medical Personnel And Health Personnel To Patients Rahayu, Tasmi; Permatahati, Vita Setya; Santoso, Aris Prio Agus
VJJ Vol. 3 No. 1 (2021): Veteran Justice Journal
Publisher : VJJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Health has a very important element in a country's progress. Each country seeks to give primary attention to health services, starting from the provision of professional health workers to modern health facilities. Health law basically regulates the rights, obligations, functions, responsibilities of the parties involved in the health sector, and provides certainty of legal protection to recipients and providers of health services. This study aims to determine how the legal protection of patients, doctors and health workers in cases of medical accidents and the legal liability of health care facilities in cases of medical accidents. Medical accidents are unexpected and unexpected events, and there is no more intentional element in the form of planning. This research method uses a sociological juridical approach with primary and secondary data collection. Based on the research results obtained that from some of the answers to the questionnaire there must be full attention to error prevention and patient safety. Encourage patients to play an active and involved role and provide information to the health team. The aim is to highlight specific improvements in patient safety and current problem areas in healthcare. From the results of the study that criminal responsibility is imposed on health workers who make mistakes when carrying out health services/treatments/medical actions in hospitals. Health is regulated in Law No. 36 of 2009, in which there are medical personnel and other health workers. Health worker is every person who devotes himself to the health sector and has knowledge and or skills through education in the health sector which for certain types requires the authority to carry out health efforts.
Perlindungan Hukum Tenaga Kesehatan Di Masa Pandemi Covid-19 Gegen, Gerardus; Santoso, Aris Prio Agus
Qistie Jurnal Ilmu Hukum Vol 14 No 2 (2021): Qistie : Jurnal Ilmu Hukum
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/jqi.v14i2.5589

Abstract

Di masa pandemi Covid-19 ini, banyak ditemukan permasalahan yang telah dihadapi tenaga kesehatan dalam menjalankan tugas layanan kesehatan yang berpotensi tidak menjamin kepastian hukum. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran konsep perlindungan hukum tenaga kesehatan di masa pandemi Covid-19. Metode penelitian yang digunakan adalah melalui pendekatan yuridis normatif dengan pengumpulan data dari studi kepustakaan. Hasil penelitian selanjutnya dianalisis secara kualitatif. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, diperoleh bahwa sebenarnya konsep perlindungan hukum itu bersumber pada konsep pengakuan, perlindungan terhadap hak-hak. Penerapan konsepsi sebagai kerangka berpikir dengan Pancasila sebagai ideologi dan dasar falsafah, sehingga prinsip perlindungan hukum bagi rakyat Indonesia adalah prinsip pengakuan dan perlindungan terhadap harkat dan martabat manusia yang bersumber pada Pancasila dan prinsip Negara hukum yang berdasarkan Pancasila. Dengan kata lain, konsep perlindungan hukum sebagai suatu gambaran dari fungsi hukum, yaitu konsep dimana hukum memberikan suatu keadilan, ketertiban, kepastian, kemanfaatan dan kedamaian. Perlindungan hukum tenaga kesehatan di masa pandemi covid-19 terdiri dari upaya perlindungan preventif dan upaya perlindungan represif. Perlindungan preventif yang diberikan oleh Pemerintah dilaksanakan melalui program vaksinasi. Perlindungan represif, diberikan Pemerintah dengan penjatuhan sanksi bagi pelaku kekerasan dan diskriminasi kepada tenaga kesehatan yang sedang bertugas, selain itu Pemerintah juga telah memberikan insentif dan santunan kematian meskipun hal ini banyak mengalami kendala.
Co-Authors Aas Rohmat Ababil, Muhzida Altin Adityo Putro Prakoso Agista, Yessa Ayu Agus Suyatno Ahmad Rifai Ahmad Rifai Aknes Galih Sumirat Albaiti, Maemunah Syarifah AM, Ady Irawan AM, Ady Irawan. Amallia, Sabrina Difa Amar, Muhamad Anam, Ach Syaiful Ananda Nur Wahit Andriani, Irine Angelline Putri Permatasari Anggraeni, Andini Devi Anisa Dwi Anggraini Anisawati, Amanda Annisa Yuli Kartikasari An’nissa Ita Yulianti Aprillia Putri Kusumaningrum Aqmar, Khonsa Dzatil Ardita, Fransisca Putri Arditya Prayogi Arifin, Dharmawan Aryono Aryono Aryono Aryono, Aryono Asanti, Erintya Astuti, Alfia Manda Dwi Astuti, Oktavia Ayu Sekar Ayu, Rafida Sartika Az Zahra Nashira Ryan Azhar Rashed Azhari, Isabela Babang Loti, Chelsya Melani Rambu Baehaqi Bangun Prajadi Cipto Utomo Betty Sunaryanti Brillian Nur Diansari Budi Prasetyo Buwana, Sudibyo Aji Narendra Cahyani, Septia Dwi Chelsya Melani Rambu Babang Loti Chicha Adita Maharani Cindy Atika Zulaeka Damanik, Nadya Daniswara, Nadia Christvania Darmanto Darmanto Decrolin Ningrat Ledan Denofata Swastikasari Destina Rina Susanti Devy Setiyani Dharmawan, Nancy Natalia Dhea Ayu Resky Amalia Diana, Rizky Nur Diky Agus Wiranto Dinar Aisyah Pratiwi Dinda Prama Suari Diniar Hapsari Duerawee, Abdulkarim Elsinta, Gita Endrat Kartiko Utomo Endrat Kartiko Utomo Era Wandira Erlin Rahmawati Erna Chotidjah Suhatmi Erwanto Evi Elisanti Evi Elisanti, Evi Fadlan Syariel Ali Fahar Fauzan Fani Catur Agustin Fauzi, Fazlin Fawzi’ah, Nurul Itsna Febriyantoro, Wisnu Dwi Fitri Novia Maharani Fitri Nur Kholifah Fitri Yani Fitrina, Esi Yuniza Franken, Karin Helga Fransiska Aprilia Frumentia Mbulu Ratu Rengga Galuh Via Anasta Pembayu Ningtias Gegen, Gerardus Gempar Putra Firdaus Gersilen Marsilya Kahyoru Gibson Manalu Giovania Madeira Do Carmo Gita Elsinta Guntara, Peter Guritno Adi Nugroho Habib, M. Habib, Muhamad Halim Galuh Kinanti Handono, Totok Hane, Adrianus Hanifah, Rafidah Hanzel Gustav Glorr Hapsari, Diniar Hartanto Hartanto Haryadi, Ary Rachman Hermawan, Az Zahra Manggali Hermawan, Risma Dewi Hery Dwi Utomo hudi, moh Indah Puspawati Indra Hastuti, Indra Irawan AM, Ady Irawan, Candra Wahyu Irawan, Dhyan Andika Isma, Faizatul Janah, Ana Arum Janah Janmabhumi, Anjani Joel Antonio Freitas JOKO PRAYITNO Jonathan James Kurniawan Kahyoru, Gersilen Marsilya Karno Putri, Adinda Laras Sri Khabib Asnawi Khairunnisa, Maya Zahra Komarudin, Ilham Kresna Agung Yudhianto Kristian Galu Wilantara Kurniastuti, Devi Fahwi Kusumaningtyas, Mahageng Ledan, Decrolin Ningrat Lestari, Retna Dewi Lestari, Tri Indah Lodewijk, Dewi Putriani Yogosara Luizinha da Costa Gutteres Lulu Fitriana Laela M Susilo Agung Saputro Maatisya, Yuki Fitia Maharani, Fitri Novia Mahendra, Robert One Daniesha Mahroni, Mahroni Mahyuvi, Tata Margaretha Agnes Retnowati MARIANA KRESTY FERDINANDEZ Maryani, Rika Melita Karunia Mellyza Dwi Handayu Metha probosari Monica Farissa Zain Muftiyanto, R. Taufik Nur Muftiyanto, R. Taufiq Nur Muftiyanto, Taufiq Nur Muhammad langlang Tahta Raharja Muhammad Ridwan Adhitya Musta'in Musta'in Nadia Aisy Andika Nadila Dwi Rahmawati Nadila Dwi Rahmawati Nanda Puspitasari Wardoyo Nasrudin, Rifqi Ahmad Nasya Bella Salsabilla Novalisa Nindhi Soraya Novita Anggraheni Nugrahanti, Joyce Hestia Nura Damayanti Ariningsih Nurani Sofiyana Nurdiyanti, Erlinda Putri Nurika Suci Wulan Nurranti, Siti NURUL AZIZAH Nurul Itsna Fawzi’ah Nusantara, Raden Daru Fajar Oktavia Eko Anggraini Oktaviana Rahayu Pamungkas, Zanuar Bayu Pangesti, Trias Permatahati, Vita Setya Poniman Poniman Prabowo, Ilham Hendra Pramudya, Andhika Prasetya, Ajie Pratama, Risky Eka Prihatin, Ettikha Avriel Puput Puput Mulyono Purba, Marisi P. Puspaningrum, Estri Putra, Zakiyya Muflih Gusma Putri Nur Azizah Putri Sovia Melati Putri, Anggie Pradana Rachmawati, Dewi Aulia Raharjo, Senja Puspitasari Rahayu Pancaningsih Rahayu, Tasmi Ramadani, Shella Savita Ramadhan, Ariefna Rizki Ratu Rengga, Frumentia Mbulu Rezi Rezi Rezi, Rezi Rifai, Raden Ade Rina Arum Prastyanti Rina Arum Prastyanti, Rina Arum Ringgi, Deppa Riska Dhivenka Perwita Putri Risma Dewi Hermawan Risqa Nurul Latifah Rista Rista Rizal Rifa’i Rohmah, Fayza Galih Nur Rohmah, Safitri Nur Ruli vita sari Rusmiyanti, Rusmiyanti Sabda Wahab Safina Callistamalva Arindrajaya Safitri, Rika Nur Saiful Anwar Saputra, Ade Rizki Saputri, Ananda Megha Wiedhar Sarah Fadila Sarah Sari, Ruli Vita Saryanti Nur Putri Yuliasih Shahnata Putri Dwi Ramadhani Shalli Habiibika Baaq Sigalingging, Yulia Emma Singgih Purnomo Siti Farida Siti Nurul Kholif Soares, Domingos Suhatmi, Erna Chotidjah Suhendar, Fitria Arina Sukendar Sukendar Sukendar Sukendar Sukmawati, Rita Sulistyo Sulistyo Sumirat, Aknes Galih Suryadi, Agung Suryanto Suryanto Susanti, Destina Rina Tahir, Erni Susanty Tansa, Ilham La Tasmi Rahayu Tatiana Siska Wardani Tatina Siska Wardani Tome Justino Ximenes Totok Wahyudi Tri Indah Lestari Tri Susilowati Trias Pangesti Umar Faruk Umi Hanifah Valentina, Ratna Wulan Vanya Divka Putri Maharani Vita Setya Permatahati Vivi Nureliza Wahyu Adhi Saputro Wati, Dian Islami Wida Nur Hanita Wida Nur Hanita Widi Nugrahaningsih Winarti Windi Shilvia Puspitasari Windy Ratna Yulifa Wulandari, Ziara Arum Yesi Widiastuti Yulifa, Windy Ratna Yuni Rohyani Yuniarta, Amanda Zaenal Mustofa Zakkiya Muflih Gusma Putra Zulaeka, Cindy Atika