Claim Missing Document
Check
Articles

Efektivitas Ekstrak Daun Jambu Biji (Psidium guajava L.) untuk Menghambat Pertumbuhan Bakteri Vibrio cholera dan Pemanfaatannya sebagai Media Pembelajaran Biologi Randani, Eka Gusti; Kundera, I Nengah; Shamdas, Gamar B. N.
Journal of Biology Science and Education Vol. 8 No. 1 (2020): Juni
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jbse.v8i1.1167

Abstract

Vibrio cholerae merupakan salah satu jenis bakteri yang berbahaya dan bersifat patogen bagi manusia karena dapat menimbulkan infeksi usus yaitu diare. Daun jambu biji daging buah putih mengandung senyawa tannin, flavonoid dan alkaloid yang bersifat sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas ekstrak daun jambu biji daging buah putih (Psidium guajava L.) dalam menghambat pertumbuhan bakteri Vibrio cholerae dan memperoleh konsentrasi minimal dalam menghambat pertumbuhan bakteri Vibrio cholerae serta menjadikan hasil penelitian ini sebagai media pembelajaran dalam bentuk poster. Metode yang digunakan adalah eksperimen. Teknik yang digunakan adalah teknik sumur, teknik pengenceran dan perhitungan koloni. Parameter amatan adalah diameter zona hambat, perubahan warna yang terbentuk pada tiap tabung pengenceran dan jumlah koloni bakteri. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan (100%, 75%, 50%, 25% dan 0%) dan 4 kali ulangan. Hasil penelitian menunjukan bahwa ekstrak daun jambu biji efektif menghambat pertumbuhan bakteri Vibrio cholerae dengan Minimum Inhibitory Concentration (MIC) pada konsentrasi 25%, sedangkan pada konsentrasi 75% bersifat Bactericidal. Hasil penelitian ini dijadikan poster yang telah divalidasi oleh ahli isi, ahli media dan ahli desain sehingga layak menjadi media pembelajaran
Keanekaragaman Kupu-Kupu (Sub Ordo Rhopalocera) Di Kawasan Taman Hutan Raya Sulawesi Tengah Kelurahan Kawatuna Kota Palu dan Pemanfaatannya Sebagai Media Pembelajaran Novriadi; Dhafir, Fatmah; Kundera, I Nengah; Bustamin
Journal of Biology Science and Education Vol. 8 No. 2 (2020): Desember
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jbse.v8i2.1303

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman kupu-kupu di Kawasan Taman Hutan Raya Sulawesi Tengah Kelurahan Kawatuna Kota Palu serta membuat media pembelajaran dalam bentuk buku saku. Pengambilan data menggunakan teknik survey, studi pustaka dan dokumentasi. Jenis penelitian adalah deskriptif kualitatif dan kuantitatif dengan teknik jelajah dan menggunakan indeks keanekaragaman Shannon-wienner. Kupu-kupu yang diperoleh pada penelitian ini sebanyak 23 spesies dan terdiri dari tiga famili yaitu famili Papilionidae, Pieridae dan Nymphalidae. Hasil analisis indeks keanekaragaman kupu-kupu secara keseluruhan yaitu 2,645 dengan kategori sedang. Kupu-kupu yang ditemukan sebanyak 23 spesies yang terdiri dari 3 famili dan 16 genus. Hasil analisis kelayakan buku saku yang layak dijadikan sebagai media pembelajaran biologi dengan nilai rata-rata yaitu 81,5%, Kategori Sangat Layak.
Pengaruh Kombinasi Ekstrak Daun Pare (Momordica charantia L.) dan Kunyit (Curcuma longa) Terhadap Kadar Kreatinin Pada Tikus (Rattus norvegicus) yang Diinduksi CCl4 Ramadhan, Suchin; Ramadhan, Achmad; Laenggeng, Abd Hakim; Kundera, I Nengah
Journal of Biology Science and Education Vol. 9 No. 2 (2021): Desember
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jbse.v9i2.1733

Abstract

Daun pare dan kunyit mengandung seyawa-seyawa kimia seperti flavonoid dan kurkumin yang berperan sebagai antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh pemberian kombinasi ekstrak daun pare (Momordica charantia L.) dan kunyit (Curcuma longa) terhadap penurunan kadar kreatinin darah tikus (Rattus norvegicus) yang diinduksi dengan karbon tetraklorida (CCl4) dan pemanfaatan nya sebagai media pembelajaran. Penelitian menggunakan eksperimen laboratorium dengan pola rancangan acak lengkap (RAL). Sebanyak 18 ekor tikus jantan diberi perlakuan. Kelompok (Kn) merupakan kelompok tanpa perlakuan, (K-) hanya diinduksi CCl4 secara per oral, (P1) diberi kombinasi ekstrak daun pare dan kunyit konsentrasi 10%, (P2) diberi kombinasi ekstrak daun pare dan kunyit konsentrasi 20%, (P3) diberi kombinasi ekstrak daun pare dan kunyit konsentrasi 40%, dan (P4) diberi kombinasi ekstrak daun pare dan kunyit konsentrasi 80%. Data dianalisis dengan ANAVA menggunakan program STAT-27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan pemberian kombinasi ekstrak daun pare dan kunyit terhadap penurunan kadar kreatinin pada tikus. Konsentrasi kombinasi ekstrak daun pare dan kunyit yang optimal menurunkan kadar kreatinin pada tikus yang diinduksi CCl4 yaitu pada konsentrasi 80%. Dan hasil penelitian ini layak digunakan sebagai media pembelajaran dalam bentuk poster.
Fermentasi Biji Cacao dengan Penambahan Saccharomyces dan Ragi Roti Kundera, I Nengah
Journal of Biology Science and Education Vol. 6 No. 2 (2018): Desember
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jbse.v6i2.3013

Abstract

Kakao merupakan salah satu komoditas ekspor nonmigas yang memiliki prospek cukup baik karena permintaan komoditas Kakao dalam negeri semakin menguat seiring berkembangnya agroindustri. Sulawesi Tengah merupakan salah satu daerah penghasil Kakao di Indonesia dan telah mengekspor Kakao ke berbagai negara. Secara nasional luas tanaman Kakao terlihat cukup menggembirakan yakni sekitar 318.938 hektar. Jika menilai kualitas Kakao kita secara umum masih kurang, begitu juga dengan harga yang tidak stabil. Rendahnya kualitas kakao di Indonesia karena kebanyakan petani tidak memfermentasi biji Kakao. Peningkatan kualitas biji Kakao melalui fermentasi secara konstruktif mikroorganisme merupakan harapan baru bagi petani akan suatu masa. Metode eksperimen yang digunakan dalam penelitian ini dengan melengkapi ragi yang ditambahkan : 0 gr (To), 0,125 gr (T1),0,25 gr (T2), 0,375 gr (T3) dan 0,5 gr (T4) / 500 gr Kakao . Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan khamir bunting Saccharomyces ternyata memberikan pengaruh yang nyata terhadap perbaikan kualitas benih kakao. Penambahan konsentrasi Ragi (Saccharomyces) 0,5 gr / 500gr Kakao memberikan kualitas terbaik dari semua perlakuan, begitu juga penambahan ragi roti berpengaruh nyata terhadap peningkatan bobot dan kualitas biji Kakao. Sesuai berat setelah perlakuan ternyata biji Kakao mencapai selisih sekitar 33% dari tanpa perlakuan fermentasi, sedangkan perkiraan selisih harga bisa mencapai kenaikan sekitar lebih dari 25%. Oleh karena itu pengolahan biji kakao melalui fermentasi dengan penambahan ragi memberikan keuntungan yang lebih baik dibandingkan dengan pengolahan fermentasi tradisional.
Keanekaragaman Serangga Permukaan Tanah di Desa Poly Kabupaten Parigi Moutong dan Pemanfaatanya sebagai Media Pembelajaran Mahendra, Yusril Ihza; Ramadhan, Achmad; Agni, Raya; Kundera, I Nengah; Dhafir, Fatmah; Isnainar
Journal of Biology Science and Education Vol. 10 No. 2 (2022): Desember
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jbse.v10i2.3133

Abstract

Desa Poly merupakan daerah yang cukup subur kaya akan unsur-unsur hara sehingga mayoritas masyarakat menjadikan sebagai lahan pertanian & perkebunan. Namun, kebanyakan masarakat Desa Poly menganggap bahwa serangga tanah merupakan hama yang dapat merusak tanaman yang ada di perkebunan mereka.Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keanekaragaman serangga permukaan tanah yang ada di Desa Poly Kabupaten Parigi Moutong Serta dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran dalam bentuk buku saku. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh jenis serangga permukaan tanah yang terdapat di Desa Poly Kabupaten Parigi Moutong. Menggunakan metode Purposive Sampling dengan teknik pengambilan sampel menggunakan perangkap sumuran (pithfall trap). Berdasarkan hasil penelitian yang di lakukan di Desa Poly Kabupaten Parigi Moutong di temukan 15 jenis serangga permukaan tanah dari 10 famili dan 8 ordo dengan tingkat keanekaragam tergolong sedang berdasarkan perhitungan persamaan Shannon-Weiner dengan nilai rata-rata 2,12. Memiliki tingkat keanekaragaannya 2,12 (sedang) dan penilaian media pembelajaran buku saku oleh validator ahli isi memperoleh nilai sebesar 82% ahli desain 69% dan ahli media 60% oleh mahasiswa sebesar 85,88% Skor yang diberikan oleh penilai, dapat disimpulkan bahwa buku saku layak digunakan sebagai media pembelajaran.
Pengaruh Naungan Plastik Berbeda Warna Terhadap Pertumbuhan Tanaman Kacang Merah (Phaeseolus vulgaris (L) Sebagai Sumber Belajar Biologi Banne, Fenia Rensa; Kundera, I Nengah; Astija, Astija; Kasim, Amiruddin; Alibasyah, Lestari M P; Tangge, Lilies
Journal of Biology Science and Education Vol. 11 No. 1 (2023): Juni
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jbse.v11i1.3654

Abstract

Kacang merah merupakan salah satu tanaman kacang-kacangan (Leguminoceae) yang tergolong dalam famili Fabaceae yaitu tanaman yang berkayu dan tidak memiliki duri pada batangnya. Naungan adalah lindungan atau tempat berlindung, dalam artian kata tersebut naungan pada konteks pertanian dapat diartikan sebagain tempat berlindung atau suatu yang dapat melindungi tanaman dari sinar matahari yang berlebihan. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pengaruh naungan plastik berbeda warna terhadap pertumbuhan tanaman kacang merah sebagai sumber belajar biologi dalam bentuk penuntun praktikum. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dan analisis data menggunakan Anava dengan software SPSS kemudian di lanjutkan dengan uji BNT. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada pengaruh naungan plastik berbeda warna terhadap pertumbuhan meliputi tinggi tanaman, warna daun, jumlah daun dan lebar daun. Hasil yang memberi pengaruh berbeda nyata terhadap naungan plastik yaitu warna plastik transparan. Hasil uji kelayakan penuntun praktikum sangat layak digunakan sebagai sumber belajar.
Kajian Marka Genetik Gen RDP1 pada Burung Gosong Filipina (Megapodius cumingii) asal Pulau Kabetan Kabupaten Tolitoli Sulawesi Tengah Akram, Akram; Budiarsa, I Made; Suleman, Samsurizal M; Kundera, I Nengah
Journal of Biology Science and Education Vol. 12 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jbse.v12i2.4159

Abstract

Burung gosong Filipina (Megapodius cumingii) merupakan anggota dari famili megapodiidae yang saat ini dikelompokkan dalam status least concern. Jumlah populasi yang terbatas dan ancaman kepunahan membuat burung ini perlu mendapatkan perhatian khusus. Untuk mendukung tindakan konservasi, diperlukan informasi genetik satwa di habitat alami. Tujuan penelitian ini adalah untuk medeskripsikan karakter genetik burung gosong Filipina berdasarkan gen RDP1. Sampel darah diperoleh dari Pulau Kabetan, isolasi DNA genom menggunakan protokol Qiamp DNA Blood Mini Kit, amplifikasi menggunakan protokol Takara Ex Taq dan sekuensing mengikuti protokol BigDye® Terminator v3.1 Cycle Sequencing Kit instrument AB1 PRISM 3100 Avant Genetic Analyzers. Alignment menggunakan clustal W yang ada pada MEGA 10. Hasil penelitian menunjukkan kondisi optimal amplifikasi terjadi pada suhu pre-denaturasi 950 C selama 5 menit, denaturasi di suhu 940C selama 35 detik, annealing di suhu 520C, ekstensi di suhu 720C selama 30 detik dan final ekstensi di suhu 720 C selama 7 menit. Komposisi basa kaya pasangan G-C dengan frekuensi T(U) 25,5%, C 25,6 %, A 19,3%, dan G 29,7 %. Analisis mutasi genetik menunjukkan terjadi mutasi transversi pada basa ke 569.
Hubungan Pola Makan dan Aktivitas Fisik dengan Status Gizi Siswa Kelas VIII SMP Negeri 19 Palu Asifah, Nur; Laenggeng, Abd. Hakim; Lilies, Lilies; Kundera, I Nengah; Masrianih, Masrianih; Ashari, Abdul
Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi Vol 13, No 3 (2025): September
Publisher : Department of Biology Education, FSTT, Mandalika University of Education, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/bioscientist.v13i3.16623

Abstract

This study aims to analyze the relationship between diet and physical activity with the nutritional status of students of SMP Negeri 19 Palu. This study used a cross sectional design with a quantitative approach and analytic observational type. The subjects were 77 students of class VIII (aged 13-15 years) who were selected using simple random sampling technique. Data were collected using FFQ (Food frequency Questionnaire) to assess diet and APARQ (Adolescent physical Activity Recall Questionnaire) for physical activity, both validated instruments from previous studies. As well as anthropometric measurements (height and weight) using the Body Mass Index (BMI) to determine nutritional status. The results of the analysis using the chi-square test showed that there was a significant relationship between diet and nutritional status (χ²(3) = 8.772; p = 0.032), and between physical activity and nutritional status (χ²(4) = 9.919; p = 0.042) Respondents with a good diet and moderate to vigorous physical activity tended to have normal nutritional status, while poor diet and light physical activity were more common among students with abnormal nutritional status. These findings suggest that diet and physical activity play an important role in determining the nutritional status of adolescents. The implications of this study emphasize the importance of educational intervention programs in the school environment to support healthy lifestyles and prevent nutritional problems among students.
Implementing of Inquiry Model Based on Technology to Increase Scientific Literacy and Critical Thinking Tanryale, Masni Halimin; Astija; Kundera, I Nengah; Nurchamidah; Hamsah, Muhammad
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 58 No 2 (2025): July
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpp.v58i2.92019

Abstract

The low science literacy and critical thinking skills of Indonesian students as shown by the results of the Programme for International Student Assessment (PISA) are an important background for this research. This study aims to analyze the effectiveness of technology-based inquiry learning models in improving students' critical thinking skills and science literacy. The research was conducted in three madrassas using a pseudo-experimental design involving three treatment groups, namely guided inquiry, independent inquiry, and modified inquiry. The subjects of the study were madrasah students who were selected purposively. The instruments used include science literacy tests, critical thinking tests, student worksheets, and questionnaires. Data were analyzed using t-test and ANOVA to test the effectiveness between treatment groups. The results of the study show that the technology-based inquiry learning model significantly improves students' critical thinking skills and science literacy. The group with the modified inquiry model showed the most optimal results compared to the other groups. These findings suggest that the integration of technology in inquiry learning has the potential to improve students' higher-level thinking skills and science literacy. This study concludes that the application of technology-based inquiry models is very effective, especially in learning biology on complex materials such as Archaebacteria. The implication of this research is the importance of developing an inquiry-based curriculum supported by technology to support 21st century skills and improve the quality of education in Indonesia.
Hubungan Kekerabatan Ikan Kakatua (Scarus spp.) di Desa Labean Kabupaten Donggala Berdasarkan Karakter Morfologi Kusumaningati, Lilis Tri; Budiarsa, I Made; Kundera, I Nengah; Ramadhan, Ahmad; Trianto, Manap; Jayanti, Zulaikhah Dwi
Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi Vol. 13 No. 3 (2025): September
Publisher : Department of Biology Education, FSTT, Mandalika University of Education, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/bioscientist.v13i3.16281

Abstract

This study aims to describe the interspecies phylogenetic relationships of parrotfish (Scarus spp.) in Labean Village, Donggala Regency. The research employed an exploratory descriptive method conducted from October 2024 to March 2025. Samples were collected using a purposive sampling technique, with fishing lines and nets as the primary capture tools. The collected specimens were then identified and subjected to morphological measurements, including morphometric, meristic, and qualitative characters. Phylogenetic analysis was carried out using MVSP software with the simple matching coefficient method and UPGMA algorithm. The results revealed six identified parrotfish species: Scarus rivulatus, Scarus ovifrons, Scarus niger, Scarus tricolor, Scarus sordidus, and Scarus quoyi. Phylogenetic analysis indicated that Scarus rivulatus and Scarus quoyi exhibited the closest relationship (similarity index 0.912), whereas the most distant relationship was observed between node 4 and Scarus sordidus (similarity index 0.376). Morphological characters proved to be relatively stable in determining interspecies phylogenetic relationships among parrotfish. Therefore, the findings of this study are expected to contribute to parrotfish conservation efforts and serve as a reference for future research.
Co-Authors A, Aulanniam Abd Hakim Laenggeng Abd Hakim Laenggeng, Abd Hakim Abd Rauf Abd. Hakim Laenggeng, Abd. Hakim Abd. Rauf Abdul Ashari Abdul Muluk Abdurahman Rifai Abdurahman, Faisal Achmad Ramadhan Achmad Ramadhan Achmad Ramadhan Ahdal Ahdal Ahmad Ramadhan Akram, Akram Almira Rayyah Shadriah Fahru Almira Rayyah Shadriah Fahru Amalia Buntu Amelia A Riuh Amiruddin Kasim Amram Rede, Amram Anak Agung Gede Sugianthara Andi Tanra Tellu Ashari, Abd. Ashari, Abdul Asifah, Nur Astija Aulanni'am, Aulanni'am Ayu - Lestari, Ayu - Banne, Fenia Rensa Betty Sunaryanti Bialangi, Mursito S. Biung, Yelsan Kanan Brilyan Anindya Dayfi Burhanuddin, Alga Patricia Bustamin Bustamin Bustamin Dewi Purwasi Samaela Dewi Tureni Eka Gusti Randani Evasari Herman Sapu Fajri Marisa Fatmah Dhafir Gamar B. N. Shamdas Gamar Binti Non Shamdas Hadijah S. Pago Hamsah, Muhammad Hayyatun Mawaddah Hj. Musdalifah Nurdin I Made Budiarsa I Made Budiarsa Isnainar Isnainar Jihan Winarti Kusumaningati, Lilis Tri Laksono Trisnantoro Landewang, Laora Cecilia Lestari M.P Alibasyah Lilies Lilies Lilies Lilies M.Tangge Lilies N Tangge Manap Trianto Marisa, Fajri Masriani . Masrianih Masrianih Masrianih Mauruh, Renindya Marchelly Mery Napitupulu Minarni Mirfadz Maharani Mohammad Jamhari Mohammad Jamhari Muhamad Erwin Muhammad Jamhari Muhammad Rivai Mursito S. Bialangi Mursito S. Bialangi Mursito S. Bialangi Mursito S. Bialangi Musdalifah Nurdin Mustikawati, Ni Luh Ayu Nabila, Putri Najma AR. Talamoa Ni Gusti Ayu Galuh Candra Kirana Novi, Winda Cinthia NOVITASARI Novriadi Novriadi Nunink Nur Amal Nur, Atipa Nurasyah Dewi Napitupulu Nurchamidah Nurhalimah, Rizki Pebi Angreni Pramasanti, Desak Ketut Rafiqa Rafiqa Ramadhan, Suchin Randani, Eka Gusti Ratman Raya Agni Renindya Marchelly Mauruh Rizka Fardha Rizki Nurhalimah Rizkiayanti, Rizkiayanti Rodiah, Rodiah Rodiah rofiqoh rofiqoh Samsurizal, M. Sulaeman Sanarto Santoso Saridewi, Uut Sarjan N. Husain Selviana Selviana Siti Fathonah Septianingsih Siti Helmyati Sri Winarsih Suchin Ramadhan Sukmawati Sukmawati Sukmawati Sukmawati Sulistyani Prabu Aji Sutrisnawati Mardin Sutrisnawati Sutrisnawati Syech Zainal Tandi, Jenifa Arisa Tanryale, Masni Halimin Tiara Elza Vita Indri Febriani Wa Ode Sitti Mardhiyah Windarsih, Yulia WULANDARI Yosphita Sevianti Yusdin Gagaramusu Yusril Ihza Mahendra Yusril Ihza Mahendra Zasmita, Eka Zulaikhah Dwi Jayanti