p-Index From 2021 - 2026
17.008
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Transmisi: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro Teknik Sipil dan Arsitektur Jurnal Teknik Sipil Undagi : Jurnal Ilmiah Jurusan Arsitektur Universitas Warmadewa RUANG: JURNAL LINGKUNGAN BINAAN (SPACE: JOURNAL OF THE BUILT ENVIRONMENT) Innofarm Jurnal Inovasi Pertanian Mintakat: Jurnal Arsitektur Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Perikanan dan Ilmu Kelautan Jurnal Penelitian Pendidikan Jurnal Penelitian Kehutanan Sumatrana JMPM (Jurnal Material dan Proses Manufaktur) Journal of Economic Education Li Falah: Jurnal Studi Ekonomi dan Bisnis Islam JURNAL ILMIAH GEOMATIKA Jurnal Ekonomi Islam SAMARAH: Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam IJEBD (International Journal Of Entrepreneurship And Business Development) Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Arsitektur ZONASI JIKA: Jurnal Ilmu Keuangan dan Perbankan KEUDA : JURNAL KAJIAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH FIDUSIA : JURNAL KEUANGAN DAN PERBANKAN Jurnal STIE Semarang (Edisi Elektronik) Ad-Deenar: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam Adzkiya : Jurnal Hukum dan Ekonomi Syariah Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Majalah Ilmiah Warta Dharmawangsa Al-Muqayyad KONSEP DAN TUJUAN PADA TINJUAN BISNIS SYARIAH MANDAR: Management Development and Applied Research Journal Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Pembangunan dan Kebijakan Publik Al-Mal:Jurnal Akuntansi dan Keuangan Islam Quantum Teknika International Journal Of Science, Technology & Management (IJSTM) Jurnal Pendidikan Humanism : Jurnal Pengabdian Masyarakat Al-Mashrof: Islamic Banking and Finance Indonesian Journal of Islamic Economics and Business Jurnal Ilmiah Raflesia Akuntansi Jurnal Riset dan Aplikasi Mahasiswa Informatika (JRAMI) Al-Mu'awanah Journal Compound : Improving the Quality of English Education Journal of Mechanical Design and Testing (JMDT) Bussman Journal : Indonesian Journal of Business and Management Postgraduated Community Service Journal Architectural Research Journal Jurnal Pendidikan Matematika Malikussaleh Robust: Research of Business and Economics Studies Jurnal Abdi Daya Ekombis Sains: Jurnal Ekonomi, Keuangan dan Bisnis Jurnal Karya Abdi Masyarakat Jurnal Ilmiah Ilmu Terapan Universitas Jambi Jurnal Ilmiah MEA (Manajemen, Ekonomi, dan Akuntansi) Indonesian Journal of Islamic Economics and Finance Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Journal of Economics and Social Sciences Indonesia Journal of Social Responsibility Review (IJSRR) Jurnal Ekonomi Islam Indo-Fintech Intellectuals: Journal of Economics and Business Jurnal Teknik Mesin UDA Global Education Journal Abdimas Mandalika JRIIN :Jurnal Riset Informatika dan Inovasi AT TARIIZ : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam Jurnal Pembangunan dan Kebijakan Publik Jurnal Pengabdian Sosial Jurnal Inovasi Global JCAIP: Journal of Contemporary Applied Islamic Philanthropy Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Anoa Medimuh : Jurnal Kesehatan Muhammadiyah International Research Journal of Business Studies JoDENS: Journal of Digital Ecosystem for Natural Sustainability Amalgamasi: Journal of Mathematics and Applications Open Access DRIVERset
Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan Infrastruktur Pantai Munggu Menuju Desa Wisata I Wayan Putra Irawan; I Wayan Runa; Agus Kurniawan
Jurnal Inovasi Global Vol. 2 No. 12 (2024): Jurnal Inovasi Global
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jig.v2i12.234

Abstract

Pantai Munggu merupakan objek wisata alam terletak di Desa Munggu Kecamatan Mengwi Kabupaten Badung ditetapkan berdasarkan Keputusan Bupati Badung Nomor 200/041/HK/2022 tentang Penetapan Daya Tarik Wisata. Dengan ditetapkannya Pantai Munggu sebagai destinaasi wisata diharapkan dapat memberikan peluang pada masyarakat untuk memanfaatkan potensi-potensi yang ada untuk mendukung keberlangsungan kegiatan pariwisata. Pantai ini memiliki potensi wisata yang besar, namun masih belum terkelola secara optimal. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan infrastruktur untuk meningkatkan potensi wisata. Pengembangan infrastruktur Pantai Munggu meliputi penyediaan sarana dan prasarana wisata, seperti jalan akses, tempat parkir, toilet, gazebo, dan fasilitas pendukung lainnya. Selain itu, juga diperlukan pengembangan potensi wisata alam dan budaya. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik penentuan informan menggunakan teknik purposive. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara,observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan pengembangan infrastruktur di pantai munggu belum optimal, masih ada yang perlu di perbaiki dari masing-masing komponen tersebut untuk menuju desa wisata.
Preservasi dan Konservasi Fasade Bangunan Kolonial di Jalur Belanda Kota Singaraja Bali untuk Pelestarian Kawasan Kota Lama Agus Kurniawan; I Nyoman Nuri Arthana
Undagi : Jurnal Ilmiah Jurusan Arsitektur Universitas Warmadewa Vol. 6 No. 2 (2018): Desember 2018
Publisher : Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/undagi.6.2.1021.90-96

Abstract

The city of Singaraja in North Bali as one of the old cities in Bali that has many cultural heritage, including the Dutch Line. The Dutch colonial government, built this path after controlling Bali in 1846. Throughout this route, city facilities were built, such as offices, trade, public service facilities and official houses. Since it was proclaimed as an object of tourism, this area has undergone many changes and even destroyed buildings. The purpose of this study was to find out the conservation approach that was carried out on the facade of colonial buildings on the Dutch Line in the City of Singaraja. The research method uses a combination method, sequential explanatory model. Conservation methods and techniques that are carried out physically are preservation and conservation. The non-physical method carried out is restoration in an intangible context. This study also states that ancient buildings need to be more empowered supported by mechanisms such as legal protection and penalties, loans and subsidies, adaptive reuse, and sale development right. Kota Singaraja di Bali Utara sebagai salah satu kota lama di Bali yang banyak memiliki warisan budaya, diantaranya Jalur Belanda. Pemerintah kolonial Belanda, membangun jalur ini setelah menguasai daerah Bali pada tahun 1846. Sepanjang jalur ini, dibangun fasilitas kota, seperti perkantoran, perdagangan, fasilitas pelayanan umum dan rumah-rumah dinas. Sejak dicanangkan sebagai obyek pariwisata, kawasan ini telah banyak mengalami perubahan dan bahkan terjadi penghancuran pada bangunan-bangunan tersebut. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui upaya pendekatan konservasi yang dilakukan pada fasade bangunan kolonial di Jalur Belanda Kota Singaraja. Metode penelitian menggunakan metode kombinasi, model sequential explanatory. Metode dan teknik konservasi yang dilakukan secara fisik yaitu preservasi dan konservasi. Metode non fisik yang dilakukan adalah restorasi dalam konteks intangible. Penelitian ini juga menyatakan bahwa bangunan kuno perlu lebih diberdayakan yang didukung dengan mekanisme seperti: legal protection (perlindungan hukum) dan penalties (hukuman), pinjaman dan subsidi, adaptive-reuse, dan sale development right.
Perencanaan dan Perancangan SD Anak Emas dan MTs Generasi Emas dengan Pola Pendidikan Inklusif Aura Titania Cintoko Gayatri; Agus Kurniawan; Made Suryanatha Prabawa
Undagi : Jurnal Ilmiah Jurusan Arsitektur Universitas Warmadewa Vol. 9 No. 2 (2021): UNDAGI : Jurnal Ilmiah Jurusan Arsitektur Universitas Warmadewa
Publisher : Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Every Indonesian citizen has the right and the obligation to get an education. However, not all students have access to receive education, one of which is students with special needs. Students with special needs need a special learning service that can suit their respective needs, so the formation of this inclusive school will provide opportunities for students with special needs to receive education together with other normal students. This inclusive education has been applied to SD Anak Emas and MTs Generasi Emas which are located in Denpasar City, but there are several problems in these two schools including; [1] several activities have not received adequate facilities to support learning activities, [2] the entrances of these two schools are located in residential areas, causing congestion, [3] the lack of green open spaces and vehicle parking spaces, [4] unorganized building zoning, [5] poor drainage/utility system that causes flooding in the school area. From the above problems, it is necessary to re-plan the latest location with the application of the concept of a fun-inclusive space to provide a pleasing design and can be used by all users of normal students and with special needs.
Perencanaan dan Perancangan Verticulture Farming Kelompok Wanita Tani Di Desa Taman, Kabupaten Badung, Bali Ni Putu Yesi Irayani; I Wayan Parwata; Agus Kurniawan
Undagi : Jurnal Ilmiah Jurusan Arsitektur Universitas Warmadewa Vol. 9 No. 2 (2021): UNDAGI : Jurnal Ilmiah Jurusan Arsitektur Universitas Warmadewa
Publisher : Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Taman merupakan salah satu desa di daerah Abiansemal yang terkenal sebagai desa yang memiliki wilayah pertanian yang luas serta masih terus berkembang, namum pengembangan sektor2pertanian belum dikelola secara seimbang antara program – program kerja2pertanian yang dimiliki. Salah satu program2kerja pertaian yang menarik untuk dikembangkan adalah program pertanian Kelompok2Wanita Tani (KWT) Kembang Lestari Desa2Taman. berdasarkan2pengamatan langsung dilapangan ditemukan permasalahan yang dapat dijadikan dasar dari2penelitian, masalah yang didapat adalah belum adanya konsep2pertanian baru yang dapat menunjang aktivitas pertanian KWT, utilitas yang tidak memadai sistem pengairan, kurangnya rumah2bibit untuk pengembangan produksi2bibit, penataan lingkungan yang tidak maksimal, dan kurangnya fasilitas pendukung pertanian yang lebih modern. Maka berdasarkan2permasalahan yang didapat diusulkan sebuah perancangan vericulture2farming dengan tujuan dapat membuat sebuah fasilitas2pertanian baru bagi KWT Desa2Taman yang lebih modern dan sesuai dengan konsep2perencanan dan2perancangan serta kebutuhan yang diperlukan sebagai fasilitas2pertanian dan penunjang pertanin KWT di Desa2Taman.
Perencanaan Co-Working Space di Padangsambian Klod dengan Pendekatan Arsitektur Biophilic Kadek Dwiki Purnama; Agus Kurniawan; Made Suryanatha Prabawa
Undagi : Jurnal Ilmiah Jurusan Arsitektur Universitas Warmadewa Vol. 9 No. 1 (2021): UNDAGI : Jurnal Ilmiah Jurusan Arsitektur Universitas Warmadewa
Publisher : Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/undagi.9.1.3436.1-10

Abstract

Kondisi ekonomi saat ini sudah memasuki era ekonomi kreatif dan berkembang pesat di Indonesia yang dimana didominasi oleh generasi milenial (1981-2000). Data menyebutkan sekitar 80% generasi milenial mengakses informasi melalui media sosial setiap harinya. Generasi milenial awalnya tumbuh dengan pikiran suasana kerja yang mengerikan. Berdasarkan data The American Institute of Stress, 65% pemicu dari stres berkaitan dengan tempat kerja itu sendiri dan lingkungannya. Karena itu, generasi milenial berusaha membuat iklim ruang kerja yang menyenangkan. Co-working space adalah solusi bagi pengguna untuk bekerja dan belajar saling berinteraksi, bertukar informasi, dan berkolaborasi dengan menambahkan pendekatan biophilic di dalamnya, akan mewujudkan satu ikatan biologi antara kesehatan dan desain dengan alam sebagai penghubung utama dan mampu menghadirkan interaksi atau hubungan manusia dengan tanaman guna menciptakan energi positif terhadap kesehatan psikologi terlepas dari sumber daya dan iklim. Tujuan penelitian menghasilkan bentuk ruang dan konsep perencanaan dan perancangan co-working space dengan pendekatan architecture biophilic dan untuk menjembatani kembali ikatan antara manusia dan alam yang akibat transisi gaya hidup modern ini mulai terpisahkan. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kualitatif-eksploratif untuk menganilisis teori serta mengumpulkan data mengenai pendekatan biophilic. Hasil penelitian yaitu berupa program-program dan desain konsep perencanaan dan perancangan co-working space dengan pendekatan arsitektur biophilic.
Perencanaan dan Perancangan Pusat Penampungan dan Pelatihan Tunawisma Di Kota Denpasar, Bali Made Riska Mahayani; Agus Kurniawan; Ni Wayan Nurwarsih
Undagi : Jurnal Ilmiah Jurusan Arsitektur Universitas Warmadewa Vol. 9 No. 2 (2021): UNDAGI : Jurnal Ilmiah Jurusan Arsitektur Universitas Warmadewa
Publisher : Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tunawisma yang lebih dikenal dengan sebutan gelandangan dan pengemis, dianggap memberikan citra negatif bagi masyarakat yang populasinya kian meningkat setiap tahunnya serta setiap menjelang hari raya. Disamping itu hak sebagai warga negara yang selama ini tidak pernah dirasakan bagi tunawisma. Tunawisma yang tidak memiliki keahlian keterampilan maupun pendidikan sehingga tidak dapat bekerja sehingga berpengaruh pada faktor ekonomi yang menyebabkan hidup menggelandang. Permasalahan tersebut dirumuskan sehingga dapat disimpulkan diperlukannya sebuah fasilitas yang dapat memberikan kesempatan bagi tunawisma untuk melatih keterampilan dan pendidikan sebagai bekal untuk bekerja, rehabilitasi sosial berupa konseling, berinteraksi dan bersosialisasi dengan masyarakat serta tempat untuk berlindung dari panas dan hujan yang selama ini dirasakan ketika hidup dijalan berupa ruang tidur. Tunawisma disini akan diberikan pelatihan dan pendidikan yang dapat membantu tunawisma menghadapi dunia pekerjaan dengan keterampilan yang telah diasah sehingga tidak kembali hidup manjadi gelandangan ataupun pengemis setelah keluar dari pusat penampungan.
Perencanaan Dan Perancangan Denpasar Holticulture Vertical Farming, Bali I Made Bramastya Utama; I Nyoman Gede Maha Putra; Agus Kurniawan
Undagi : Jurnal Ilmiah Jurusan Arsitektur Universitas Warmadewa Vol. 9 No. 2 (2021): UNDAGI : Jurnal Ilmiah Jurusan Arsitektur Universitas Warmadewa
Publisher : Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Currently, agricultural land in Bali is declining. The western part of Denpasar City is a city with the most densely populated areas and the least agricultural land at present, so it has not been able to meet the food needs of its residents. Therefore, it is necessary to plan vertical agricultural facilities where the vertical method is to save land use. As well as the need to support facilities in the field of economics and education in the form of farmers markets, restaurants and treaning areas. Located at the intersection of Jalan Mahendradatta – Jalan Teuku Umar Barat, Denpasar Barat. By applying the basic concept of sustainable space for agricultural activities and green architectural design themes implemented in the design. By determining the scope of the facility, the community, activities in it, will produce zoning placement, entrance design, mass patterns and shapes appropriate to the needs, efficient flow and circulation design, building facade planning in accordance with the design theme, use of structures appropriate, interior space elements in accordance with the basic concept, outdoor space elements that support the function, and utility systems that are appropriate and required in accordance with the functions and needs of each facility in Denpasar Horticulture Vertical Farming. Considering this, it will produce a design that is right on target.
Redesain Pasar Tradisional Mertasari Di Kabupaten Tabanan, Bali Made Adi Yuda Pramana; I Nyoman Warnata; Agus Kurniawan
Undagi : Jurnal Ilmiah Jurusan Arsitektur Universitas Warmadewa Vol. 9 No. 2 (2021): UNDAGI : Jurnal Ilmiah Jurusan Arsitektur Universitas Warmadewa
Publisher : Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pasar Tradisional sering kali membawa kesan citra buruk dan kumuh bagi estetika suatu wilayah. Begitu pula Kondisi Pasar Tradisional Mertasari yang bertempat di Desa Candi Kuning, Kabupaten Tabanan bercitra kumuh dan kurang tertata saat ini, sarana dan prasarana yang ada pada saat ini kurang memadai sehingga membuat pasar sepi pengunjung. Sepinya pengunjung merupakan masalah klasik yang harus dibenahi. Dari sekian banyaknya permasalah yang ada di Pasar tradional Mertasari ini, Redesain Pasar Tradisional Mertasari merupakan jawaban untuk memecahkan permasalahan secara arsitektural. Dengan tujuan untuk membenahi kondisi bangunan dan penataan kawasan pada Pasar Mertasari sehingga menaikkan minat masyarakat untuk berbelanja pada Pasar Tradisonal kembali meningkat dan tidak berkurang. Metode pengumpulan data menggunakan metode wawancara, metode ini dilakukan dengan cara mewawancarai secara langsung dengan orang yang berkompeten dibidangnya. Metode studi literatur, adalah metode pengumpulan data yang dilakukan dengan cara mencari dan memilah data dari literatur terkait. Serta metode dokumentasi, merupakan metode yang dilakukan dengan mengambil gambar guna memperjelas dan memperkuat data teoritis dengan mengambil foto langsung ke objek. Konsep komersial akan menjadi daya tarik pada pasar ini. Arsitektur Industrial Tropis yaitu dengan penyesuaian kondisi iklim dengan topografi daerah setempat yang akan menjadi suatu solusi arsitektur pada wilayah Pasar Tradisional Mertasari.
Fasilitas Penunjang Literasi Berbasis Creative Hub di Kecamatan Ubud Gianyar, Bali I Wayan Wira Yudha Kristiawan; Agus Kurniawan; Ni Putu Ratih Pradnyaswari Anasta Putri
Undagi : Jurnal Ilmiah Jurusan Arsitektur Universitas Warmadewa Vol. 9 No. 1 (2021): UNDAGI : Jurnal Ilmiah Jurusan Arsitektur Universitas Warmadewa
Publisher : Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/undagi.9.1.3482.11-20

Abstract

Keterbatasan wawasan dan keilmuan akan dapat mengkerdilkan pola pikir masyarakat, dikarenakan rendahnya kemampuan berliterasi dan minat baca. Minimnya fasilitas yang memadai menjadi faktor rendahnya minat baca. Perpustakaan merupakan sebuah fasilitas penunjang literasi non-formal yang berperan membuat pikiran masyarakatnya berkembang maju dan kreatif. Ubud terkenal dengan wisata alam dan seni budayanya namun ironinya, sektor pendidikannya tidak diimbangi dengan tersedianya fasilitas penunjang untuk meningkatkan literasi. Selain itu, Ubud terkenal akan seni menjadikannya sebagai salah satu titik tumbuh dari berbagai gerakan kesenian dan memiliki berbagai para pegiat maupun komunitas disegala aspek industri kreatif. Akan tetapi sulitnya menemukan fasilitas Creative Hub yang mampu mewadahi untuk meluapkan kekreativitasannya. UWRF kegiatan tahunan dalam peningkatan literasi dan kreatif yang setiap tahunnya mengalami 10% peningkatan kunjungan. Hal ini, menjadikan penulis untuk merancang fasilitas penunjang literasi berupa perpustakaan yang berbasis Creative Hub di Kecamatan Ubud dengan menggunakan konsep Flexibility Education in Creativity. Perancanaan fasilitas yang dirancang selain berusaha agar dapat memberikan suasana baru bagi penggunanya secara khusus dirancang dapat fleksibel dan mendukung kekreativitasan, tidak hanya sebatas ilmu formal tetapi dapat juga mewadahi kegiatan kreativitas dan kolaboratif dengan ruang-ruang kreatif. Pemanfaatan energi alami yang efisien dan optimal merupakan aspek rancangan Green Architecture untuk menunjang dari fungsi bangunan yang dirancang.
Perencanaan Dan Perancangan Pasar Seni Tradisional Dengan Fasilitas Creative Hub Di Gianyar, Bali. I Made Ari Saputra Ari Saputra; I Gede Surya Darmawan; Agus Kurniawan
Undagi : Jurnal Ilmiah Jurusan Arsitektur Universitas Warmadewa Vol. 9 No. 2 (2021): UNDAGI : Jurnal Ilmiah Jurusan Arsitektur Universitas Warmadewa
Publisher : Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The traditional art market is part of the supporting facilities for the tourism sector. In its role, the traditional art market acts as a forum for UKM to play a role in the trading industry. The traditional art market is a traditional market whose commodities sell handicraft goods from UKM with the sales method applying the traditional system, namely by bargaining. Gianyar Regency, Bali has potential in the industrial, tourism and trade sectors. Based on the results of observations on the development of facilities, the convenience and arrangement of stall and traders are not so good that it affects the convenience of visitors, plus the development of modern souvenir shops, it can be seen from the decreasing interest of visitors from the traditional art market. As a traditional art market where UKM take shelter, it is necessary to develop the potential of UKM and artists in traditional art markets, restore the comfort and interest of visitors in the art market, and provide good facilities in its future development, a new idea and design is needed, namely an art market that has Facilities that can develop the potential of UKM and local artists are the Art Market which is equipped with Creative Hub facilities and applies architecture that is close to art itself, adaptive and dynamic architectural designs to time and conditions.
Co-Authors ', Nuraini Abdul Wahab Fahrub Abdulloh, M Adam, Faris Abyan Addakhil, Afiq Nur Izza Adelya, Nurrizqiani Adiartha, Made Arya Adinda, Reychel Celara Agung Lanang Pradnyana Agus Rahayu Agustinus Salle, Agustinus ahmad habibi Akbar, Muhamad Ikhsan Akbar, Muhammad Fauzi Aldri Frinaldi Alief Rakhman Setyanto, Alief Rakhman Amin Pujiati Amrina, Dania Hellin Anak Agung Gede Raka Gunawarman Anak Agung Istri Puspita Sari Anak Agung Ngurah Parama Raspaki Andy Satria Any Eliza Arifin, Barmawi Ariyani Indriastuti, Ariyani Arsad, Nuraini Arthana, I Nyoman Nuri Arthana, I Nyoman Nuri Arya Mahendra, Sabin Asriani Asriani, Asriani Audia, Nanda Audiyah, Tita Aura Titania Cintoko Gayatri Aura Titania Cintoko Gayatri Badru, Anang Bayu Prabandono Budiman, Dzikrie Aditya Buulolo, Nahazisokhi Chairuddin Chairuddin Chandra, Arfiannur Ciptadi Trimarianto Cok Agung Yujana Daratullaila Daratullaila, Daratullaila Darma Yasa, I Wayan Davinsa, Daril Andrean Diah Mukminatul Diah Mukminatul Hasimi Didik Harnoko, Eko Edi Kurniadi Eleganta, Florent Reno Endriani, Endriani Fachry Abda El Rahman Fadholi, Fadholi Fairus, Fairus Faturrahman, Ichsan Febrianti, Hellen Fitri Rohmatilah, Luk Luki Fitri Yanti Fitriawan Syahadat, Edy Ganang, Gabriel Ginting, Lestari Imala Hadi Purnomo Hanif Hanif Harly Widayanti, Baiq Harnoko, Eko Didik Haryanto, Agung Haryanto, Agung Hasballah Hasballah Hasni, Ullya Hernawati RAS Hidayat , Abdul Choliq Himawan, Lava Hisan, Fariz Primadi Hoirun Nisa, Desi Nabila I Gede Soemantaranatha Eka Putra Wiratenaya I Gede Surya Darmawan I Gusti Ngurah Made Dharma Suputra I Kadek Wahyu Maharta I Made Ari Saputra Ari Saputra I Made Ari Saputra Ari Saputra I Made Artha Mahendra I Made Bramastya Utama I Made Mardika I Made Mardika I Made Panji Raditya Dikarasta I Made Panji Raditya Dikarasta I Made Pasek Guna Pratama I Nengah Sinarta I Nyoman Gede Maha Putra I Nyoman Warnata I Putu Angga Setiawan I Putu Angga Setiawan I Wayan Darma Yasa I Wayan Parwata I Wayan Putra Irawan I Wayan Runa I Wayan Runa I Wayan Suky Luxiana I Wayan Wira Yudha Kristiawan Ida Bagus Komang Kresna Adi Pratama Surya Ilmalana, Selma Imanullah, Andika Iqbal Chailani, Muchammad Irawan, I Wayan Putra Irmanda, Muhammad Irnayuli Sitepu, Irnayuli Jan Setiawan Jaya, Kadek Merta jefri Heridiansyah Julianti Julianti, Julianti Junaidi, Listya Devi Kadek Dwi Yoga Mahendra Kadek Dwiki Purnama Kadek Windy Candrayana Karimah, Al Izzati Kesha Gde Adibhakta Kirana Kirana, Kesha Gde Adibhakta kokanda, kurniawan Komalasari Komaria, Desi Kombaitan, Richard Army Putra Krisnata, Hindi Chandra Kurniawan , Muhammad Leo Saputra Lili Adi Wibowo Linggasani, Made Anggita Wahyudi Lumbantoruan, Dedy R. M. Iqbal DK M. Yusuf Bahtiar Made Adi Yuda Pramana Made Riska Mahayani Made Suryanatha Prabawa Mahendra, Kadek Dwi Yoga Maliyana Ulfa, Maliyana Manuel Maniquin , José Maryani Maryani Maulana, Idham Maulifah, Elia Mega Fatimah Rosana Misrita, Misrita Muhammad Ardiansyah Muhammad Fuad Muhammad Iqbal Fasa Muhammad Isrul Muhammad Khafid Mustagfirin Muzain, Ahmad Riza Muzzammil, Faisal Nasution, Nandrah Afiati Ndiva, Shahnaz Tanzilla Ni Putu Indra Maritin Ni Putu Ratih Pradnyaswari Anasta Putri Ni Putu Yesi Irayani Nilma, Nilma NS, Yudit Cahyantoro Nujmatul Laily Nuri Arthana Nuri Arthana , I Nyoman Nuri Arthana Nyoman Nurmaya , Ema Nurwarsih, Ni Wayan Nurwarsih, Ni Wayan Nyoman Maha Ayuning Tri Cahaya Pringgadani Okta Supriyaningsih Olu, Sanju La PRABHADIKA, I PUTU YUDI Prakosa, Taji Harya Pramestu, Rilo Abdi Prapanca H, Nikolaus Alun Prasetyo, Hoedi Pratiwi, Nursifa Maulidini Rahma Prayoga, Anggie Prayoga, Hendsan Bhinar Purnama Sari, Riezky Purwanto Purwanto Putra W, Baruna Arya Putra, Adam Verdiansyah Putri, Airin Putriani, Dewi Putu Gede Suranata Putu Gede Wahyu Satya Nugraha Putu Lina Prawisti Putu Rumawan Salain R, Bobby Muhammad Rabbani, Gian Rasyid Ridha Refliaty, Refliaty Respati, Bambang Restie Utami, Zathu Rinanto, Andhy Rini Mastuti Rismanto Rismanto Rismawati, Nofita Rosydalina Putri S, Cahyanto Onky sabilla, Shifa Safitri, Desiana Safitri, Desiyana Salwanisa, Nabila Saragih, Berlin Sari, Putri Ayu Devy Permata Sari, Yetri Martika Sastrawan, Wirya Satyadi, Hakim Saumi, Fazrina Selva Paryata I Wayan Senastri, Ni Made Jaya Sholeah, Diah Aska Sholihah, Alfiatus Sidabutar, Parma Simatupang, Apriani Siska Yuli Anita Suherman, Suherman Sukendi Sukendi Sulikah Sulikah Sumardi . Sunardi Sunardi Supaijo Suparto Wijoyo Suprayogi, Andika Suputra, I Gusti Ngurah Made Dharma Suryawan, Dewa Ketut Susilo, Rinto Syarif, Hazas Taib, Zulkifli Taliwuna, Dian Christiani Tjokorda Gede Dalem Suparsa Triyanto, Aripin Ulfah, Ghina Ulul Azmi Mustofa, Ulul Azmi Umi Rojiati Untung Sudadi Utari, Cokorda Istri Arina Cipta Vicrihadi, Ariel Wahyu Maharta, I Kadek Wahyuningsih Usadiati Waluyo, Arya Kesumo Wandira, I Wayan Mariyana Wati, Silvi Kesuma Wicaksana, Gde Bagus Andhika Winderson Wiratama, Alexander Satya Wiratama, Pandu Wirawan, Aryo Wirya Sastrawan, I Wayan Wulansuci, Rohmah Yapsenang, Dodi Yati, Mimi Yudha Samodra Yudi Achnopa Yulistia Devi Yundy Hafizrianda, Yundy Yuniarman, Ardi Zahra, Ainisa Zen Maulana Ihsan