Claim Missing Document
Check
Articles

Pemanfaatan Bubuk Daun Ketapang (Terminalia cattapa) Untuk Meningkatkan Daya Tetas Telur Ikan Cupang (Betta sp.) Desi Melanisia; Salnida Yuniarti Lumbessy; Bagus Dwi Hari Setyono
JSIPi (JURNAL SAINS DAN INOVASI PERIKANAN) (JOURNAL OF FISHERY SCIENCE AND INNOVATION) Vol 7 No 1 (2023): JURNAL SAINS dan INOVASI PERIKANAN
Publisher : Pascasarjana Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jsipi.v7i1.176

Abstract

ABSTRAK Selama proses penetasan, embrio ikan cupang (Betta sp.) sangat rentan terhadap serangan bakteri, jamur atau mikroorganisme patogen lainnya. Salah satu bahan alternatif yang dapat digunakan sebagai antiparasit, antibakteri dan antijamur adalah daun ketapang (T. catappa) karena kandungan tanin dan flavonoid yang berperan sebagai antibiotik dan dapat menjaga kualitas air. Tujuan penelitian ini untuk menganalisa pengaruh pemanfaatan bubuk daun ketapang dalam meningkatkan daya tetas telur ikan cupang. Penelitian dilakukan selama 30 hari dengan menggunakan telur ikan cupang sebanyak 50 butir/wadah. Metode yang digunakan adalah metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas 4 perlakuan konsentrasi bubuk daun ketapang dan 3 ulangan yaitu, P0 (kontrol); P1(1 g/L); P2 (1,5 g/L) dan P3 (2 g/L). Data dianalisis menggunakan Analisis Varian (ANNOVA) dan dilanjutkan dengan uji Duncan. Parameter uji adalah waktu penetasan, pengamatan embrio, daya tetas telur (Hatching rate), kelangsungan hidup (Survival rate) larva serta kualitas air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perendaman telur ikan cupang dengan konsentrasi bubuk daun ketapang 2 g/L (P3) memberikan hasil terbaik dimana waktu penetasan telur adalah15 jam setelah pembuahan dan jumlah telur menetas 106 ekor dengan total perkembangan embrio selama 15 jam serta daya tetas telur 70,7%. Kata kunci: daun ketapang, daya tetas telur, embrio, ikan cupang
Teknologi Microbubble untuk Meningkatkan Pertumbuhan Ikan Lele (Clarias sp.) Bagus Dwi Hari Setyono; Lalu Wirahadi Al Baihaqi; Muhammad Marzuki; Lalu Mukhtar Atmawinata; Syawalina Fitria; Rangga Idris Affandi
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol. 9 No. 9 (2023): September
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9i9.3433

Abstract

Catfish (Clarias sp.) is one of the economically important freshwater fish that has been widely cultivated both traditionally and intensively. Catfish has many advantages such as fast growth, resistance to disease, and can live in water conditions that are low in oxygen content. The use of microbubble technology is expected to support the performance of catfish farming with a biofloc system. With the application of this technology, it is hoped that the oxygen supply from micro-sized air bubbles will increase. Because the diameter of the air bubble is less than 50 µm, it is expected to last a long time in the water and can spread horizontally so that it can be utilized optimally by catfish and biofloc. The purpose of this study was to evaluate the effectiveness of microbubble technology on the growth performance of catfish. The research method used a completely randomized design, with 4 treatments and 3 replications. The variables measured during the study included survival rate, length and weight growth, specific growth rate, feed conversion ratio (FCR), and water quality including temperature, dissolved oxygen (DO), pH, ammonia (NH3), nitrite (NO2-), nitrate (NO3-), oxygen consumption rate (OCR), and total organic matter (TOM).
Teknologi Microbubble Pada Kolam Ikan Koi Untuk Meningkatkan Kualitas Air di Desa Sokong Kabupaten Lombok Utara Bagus Dwi Hari Setyono; Septiana Dwiyanti; Damai Diniariwisan; Yuliana Asri; Muhammad Junaidi; Muhammad Sumsanto; Thoy Batun Citra Rahmadani
Jurnal Gema Ngabdi Vol. 5 No. 3 (2023): JURNAL GEMA NGABDI
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jgn.v5i3.377

Abstract

Koi fish cultivation activities are beginning to be developed in Sokong village, this is due to increasingly high demand, so it must be taken to improve the quality of koi fish production, one of which is by improving water quality. The availability of dissolved oxygen is one of the water quality parameters which is an indicator of good and bad water quality. So, to maintain the quality of dissolved oxygen, technology is needed that can maintain and meet oxygen needs. This community service activity aims to provide information regarding the application of microbubble technology to maintain dissolved oxygen in water so that it can increase the productivity of koi fish cultivation in Sokong village, North Lombok Regency. This service activity consists of several stages including location surveys, socialization and discussions, making and assembling microbubbles and testing microbubbles. Microbubble is a technology that functions to increase oxygen transfer through small water bubbles. The type of microbubble applied is the venturi type because it has a simple mechanism and the tools used are easy to obtain. This activity received a very good response as evidenced by the enthusiasm of partners participating in all stages. The benefit of this service is not only providing information on microbubble technology, but the use of this technology can provide solutions for managing and monitoring koi fish cultivation media in Sokong Village, North Lombok Regency.  
Kelimpahan dan komposisi fitoplankton di perairan Teluk Kodek Pemenang Lombok Utara Nunik Cokrowati; Sadikin Amir; Zaenal Abidin; Bagus Dwi Hari Setyono; Ayu Adhita Damayanti
Depik Vol 3, No 1 (2014): April 2014
Publisher : Faculty of Marine and Fisheries, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.13170/depik.3.1.1279

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelimpahan dan komposisi fitoplankton di Teluk Kodek Pemenang Lombok Utara. Penelitian ini menggunakan metode survey pada 4 stasiun di perairan Teluk Kodek pada Bulan Agustus 2012 dan analisa fitoplankton dilakukan di Laboratorium Perikanan Program Studi Budidaya Perairan Universitas Mataram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelimpahan fitoplankton di perairan Teluk Kodek pada bulan Agustus 2012 adalah 6557 ind/l.  Tercatat 20 spesies  fitoplankton yang ditemukan yang dikelompokkan menjadi dua kelompok besar yaitu diatom dan dinoflagelata. Kelompok diatom terdiri 11 spesies, yaitu; Guinardia flaccida, Rhizosolenia setigera, Navicula sp., Chaetoceros sp., Thalassionema nitzschioides, Pleurosigma normanii, Planktoniella sol, Pseudo-nitzchia brasiliana, Lauderia annulata, Socphanopysis palmeriana, Oscillatoria sp., sedangkan dari kelompok dinoflagelata terdiri dari 9 spesies, yaitu; Pyrocytis noutiluca, Dinophysis cudate., Prorocentrum lima, Alexandrium tamarence, Ceratium fusus, C. incisum, C. boehmii, Torodium teredo and Odontella sinensis.  Indeks keragaman phytoplankton Teluk Kodek adalah 0,1307 dan masuk kategori keanekaragaman rendah, sedangkan indek keseragaman diperoleh nilai 0,207 dan masuk kategori keseragaman rendah. Nilai tersebut menunjukkan bahwa komunitas fitoplankton di perairan Teluk Kodek pada Bulan Agustus 2012 tidak stabil.Kata Kunci: Diatom; Dinoflagelata; Keanekaragaman; Budidaya Laut.
Sosialisasi Dan Pelatihan Budidaya Ikan Dalam Ember (BUDIKDAMBER) di Desa Bug-Bug, Lingsar, Lombok Barat Rangga Idris Affandi; Bagus Dwi Hari Setyono; Damai Diniariwisan; Wastu Ayu Diamahesa; Thoy Batun Citra Rahmadani; Muhammad Sumsanto
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i2.4811

Abstract

Desa Bug-bug adalah saIah satu desa yang terIetak di Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat dan terletak pada daerah yang dekat dengan pegunungan sehingga memiliki sumber air bersih yang cocok digunakan untuk kegiatan memelihara ikan (budidaya ikan). Salah satu kegiatan yang dapat dilakukan adalah praktik Budikdamber (budidaya ikan daIam ember). Budikdamber adaIah teknik budidaya ikan ramah Iingkungan yang memanfaatkan ember untuk wadah budidaya ikan serta menggunakan air budidaya untuk tumbuh kembang sayuran yang ditanam. Tujuan sosialisasi dan pelatihan budikdamber ini agar nantinya masyarakat mampu melaksanakan budikdamber secara berkelanjutan dan mencapai tujuan yang diharapkan bagi masyarakat dan ahli budidaya di Desa Bug-bug. PeIaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini diIakukan dengan metode penyuIuhan dan pelatihan yaitu memperkenaIkan dan praktik Iangsung kegiatan budikdamber. Kegiatan pengabdian ini meliputi penyuluhan memperkenaIkan budikdamber, tanya jawab/diskusi, dan pelatihan langsung. Hasil dari pengabdian masyarakat ini yaitu telah dilakukan penyuIuhan dengan materi yang disampaikan berkaitan tentang budikdamber yang diikuti keIompok ibu PKK, karang taruna, dan beberapa mahasiswa Universitas Mataram yang sedang meIaksanakan kegiatan KKN. Setelah itu dilakukan pelatihan langsung pembuatan budikdamber. KesimpuIan pengabdian masyarakat ini adaIah teIah disampaikannya informasi, pengetahuan, dan bimbingan teknis kepada masyarakat di Desa Bug-bug tentang teknoIogi budikdamber.
Penyuluhan Pemanfaatan Penggunaan Mikrobubble Pada Pembudidaya Ikan Desa Sokong, Lombok Utara Damai Diniariwisan; Bagus Dwi Hari Setyono; Septiana Dwiyanti; Yuliana Asri; Nuri Muahiddah
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i2.8831

Abstract

Mikrobubble merupakan salah satu teknologi yang mulai banyak digunakan dibidang perikanan terutama dalam hal supply dan transfer oksigen guna mendukung kualitas air. Masyarakat pembudidaya ikan di desa Sokong masih belum banyak mengetahui tentang teknologi mikrobubble sehingga kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkenalkan sekaligus memberikan informasi mengenai penggunaan mikrobubble dalam kolam budidaya. Metode yang digunakan dalam pengabdian kali ini yaitu dengan penyuluhan sekaligus pelatihan penggunaan alat mikrobubble. Kegiatan penyuluhan yang diawali dari penyampaian materi tentang teknologi mikrobubble dan juga berbagai permasalahan yang dihadapi dalam kegiatan budidaya. Antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya pertanyaan saat dilakukan diskusi. Kegiatan dilanjutkan dengan perakitan komponen mikrobubble sekaligus sebagai pelatihan, sehingga masyarakat menjadi tahu secara langsung. Tim pengabdian juga memberikan kesempatan pendampingan kepada masyarakat pembudidaya untuk memastikan masyarakat pembudidaya menerapkan pengetahuan dan kemampuan yang didapat serta untuk membantu memberi solusi terhadap permasalahan yang mungkin akan muncul selama proses penggunaan mikrobubble. Implementasi teknologi mikrobubble sebagai bentuk dari teknologi tepat guna untuk mengontrol dan menjaga kualitas air sehingga dapat membantu kegiatan budidaya ikan. Selain itu transfer teknologi dan pengetahuan berupa materi tentang manfaat mikrobubble, perakitan perangkat, pengoperasian dan perawatan, dapat membuat masyarakat mitra menjadi paham akan adanya teknologi mikrobubble
Implementation of the Project Based Learning For Improve Learning Skills in Ornamental Fish Cultivation Technology Course Affandi, Rangga Idris; Setyono, Bagus Dwi Hari; Junaidi, Muhammad
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 9 No. 2 (2024): Mei
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v9i2.2033

Abstract

Learning at the higher education level needs special attention. The learning strategies used by teachers also need to be developed. One learning model that can be used in higher education is project-based learning. The aim of this study is implementing a new learning model using a project-based learning because it's able to increase students' understanding and practical skills in ornamental fish cultivation course. This research was carried out at the Aquaculture Study Program, Faculty of Agriculture, University of Mataram. The population in this study were students of the aquaculture study program. This research was conducted in the odd semester of the 2023/2024 academic year. This type of research is descriptive research, with a qualitative approach. The implementation of project-based learning in the ornamental fish cultivation technology course has several stages: problem recognition by asking students a question regarding the topic of ornamental fish cultivation that is currently occurring in society; plan a project from the existing topic; continue with preparing an activity schedule; project implementation and supervision; assessment and evaluation. The conclusion is that there is a significant influence from the application of the Project Based Learning on students' learning understanding and practical skills in ornamental fish cultivation technology course.
PENGARUH JENIS SUBSTRAT PENEMPEL TELUR TERHADAP TINGKAT KEBERHASILAN PEMIJAHAN IKAN KOMET (Carassius auratus) Khaerul Muslim; Sri Wahyuningsih; Bagus Dwi Hari Setyono
Jurnal Perikanan Unram Vol 1 No 1 (2012): Jurnal Perikanan Unram
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v1i1.15

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis subsrat penempel telur yang memberikan pengaruh terbaik terhadap keberhasilan pemijahan ikan komet (Carassius auratus). Penelitian ini merupakan percobaan laboratorium yang dilaksanakan dengan menggunakan metode eksperimental yang didesain dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Jenis substrat penempel telur yang dipakai sebagai perlakuan yaitu, kayu apu (Pistia stratiotes), eceng gondok (Eicchornia crassipies), ganggang air (Hydrilla verticillata) dan tali rafia. Masing-masing perlakuan diulang 4 kali, sehingga terdapat 16 unit percobaan. Parameter yang diamati adalah fertilitas, daya tetas dan kelangsungan hidup larva ikan komet (C. auratus). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian perlakuan substrat yang berbeda berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap keberhasilan tingkat pemijahan ikan komet (C. auratus). Nilai fertilitas dan kelangsungan hidup tertinggi terdapat pada substrat eceng gondok (Eichornia crassipes), yaitu sebesar 86,15 % dan 88,30% . Nilai daya tetas tertinggi terdapat pada substrat kayu apu (P. stratiotes), yaitu sebesar75,56%. Kualitas air pada penelitian ini dicatat mempunyai nilai rata-rata: pH 7; suhu 28oC; dan DO 4 mg/l.
Pengaruh Pakan yang Berbeda terhadap Pertumbuhan dan Sintasan Ikan Badut (Amphiprion ocellaris) Evi Fitrianingsih; Hery Haryanto; Bagus Dwi Hari Setyono
Jurnal Perikanan Unram Vol 1 No 2 (2013): Jurnal Perikanan Unram
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v1i2.22

Abstract

Ikan badut (Amphiprion ocellaris) merupakan salah satu jenis ikan hias air laut yang banyak diminati pasar luar negeri, karena bentuknya yang eksotis dan unik. Selama ini pemenuhan kebutuhan pasar dilakukan melalui tangkapan di alam. Tingginya permintaan pasar terhadap ikan badut menyebabkan eksploitasi menjadi tidak terkendali. Melalui usaha budidaya, diharapkan dapat menjaga kelestarian ikan badut di alam. Salah satu permasalahan dalam budidaya ikan badut adalah menentukan jenis pakan yang baik untuk menunjang pertumbuhan dan sintasannya. Penelitian dilakukan selama 35 hari menggunakan metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Perlakukan yang digunakan adalah 4 jenis pakan berbeda yaitu pellet, cacing darah, cacing sutra, dan kombinasi (cacing darah dan cacing sutra) dengan masing-masing 5 kali ulangan. Analisis data menggunakan ANOVA (p<0,05) dan untuk mengetahui perbedaan antar perlakuan dilakukan Uji BNT taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan pakan kombinasi memberikan pertumbuhan panjang mutlak yang paling baik (0,71cm), kemudian diikuti oleh pellet (0,6cm), tubifex (0,53cm), dan cacing darah (0,48cm). Pertumbuhan berat mutlak ikan badut dengan pemberian pakan tubifex, kombinasi, pellet, dan cacing darah berturut-turut adalah 0,94g; 0,52g; 0,48g; dan 0,38g. Sintasan ikan badut dengan pemberian pakan tubifex adalah 88%, cacing darah 88%, kombinasi 84%, dan pellet 80%.
PENGARUH PERBEDAAN JENIS PAKAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN KANDUNGAN NUTRISI Artetnia salina Hariansyah Hariansyah; Sadikin Amir; Bagus Dwi Hari Setyono
Jurnal Perikanan Unram Vol 3 No 2 (2013): Jurnal Perikanan Unram
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v3i2.41

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis pakan yang berbeda terhadap pertumbuhan Artemia salina serta untuk mengetahui kandungan nutrisinya. Penelitian dilakukan pada Bulan April-Mei 2012 di Laboratorium Kultur Pakan Alami Balai Budidaya Laut (BBL) Lombok Sekotong dan Laboratorium Teknologi Hasil Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Mataram. Metode yang digunakan adalah eksperimental dengan pola Rancangan Acak Lengkap (RAL) empat perlakuan pakan yang berbeda, yaitu Nannochloropsis sp., Tetraselmis chuii, Isochrisys sp., dan dedak padi yang sudah dihaluskan. Masing-masing perlakuan diulang sebanyak empat kali. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pemberian jenis pakan yang berbeda memberikan pengaruh yang nyata terhadap pertumbuhan, tingkat kelangsungan hidup serta kandungan nutrisi Artemia salina (p<O,05). Secara umum Tetraselmis chuii memberikan nilai yang tertinggi terhadap pertumbuhan, tingkat kelangsungan hidup serta kandungan Artemia salina
Co-Authors Abd Saddam Mujib Abidin, Z Adriana Monica Sahidu Agustin, Pradita Ayu Akbar, Tofik AlBaihaqi, Lalu Wirahadi Amalia Febriani Andre Rachmat Andre Rachmat Scabra Angga, Prayogi Dwina Anisa Anisa Anisa Anisa Annisa Azzahra, Annisa Apriyan, Imam Eka APRYANY, RESSY ENY Ardianti, Sri Ayu Ardyen Saputra, Ardyen Asri, Yuliana Atmawinata, Lalu Mukhtar Aula Husnul Fajri Awan Dermawan Ayu Adhita Damayanti Ayu Adhita Damayanti Ayu Adhita Damayanti Ayu Adhita Damayanti Badrun Badrun Badrun Baihaqi, Lalu Wirahadi Al Baiq Dinda Inges Mutiara Hati Batun Citra Rahmadani, Thoy Cahya, Nilam Chandrika Eka Larasati Chen, Peter Damai Diniariwisan Damai Diniariwisan Dermawan, Awan Desi Melanisia Dewi Putri Lestari Dewi Putri Lestari, Dewi Putri Dewi Sartika Diamahesa, Wastu Ayu Diniariwisan, Damai Diniarti , Nanda Dwi Budi Santoso Dwina Angga, Prayogi Dwiyanti, Septiana Evi Fitrianingsih Fariq Azhar Fariq Azhar Fariq Azhar Fatoni Azrar yakkub Faturrahman Febriani, Amalia Feliatra Firda, Hasdinar Fitrianingsih, Evi Fuji Zakiyah Fujiana Fujiana Fujiana, Fujiana Hadzriil Jeeffry , Ku Hak, Muhammad Bai`ul Hamdu, Hamdu Hariansyah Hariansyah Hariansyah, Hariansyah Hasdinar Firda Hery Haryanto Hery Haryanto Hidayatullah, Lalu Rifki I Komang Damar Jaya I Wayan Sutresna Idris Affandi, Rangga Iin Satria Imam Eka Apriyan Ina Oktaviani Iryanto Iryanto Isnaini, Siti Junaidi, Muhammad Kartini, Wiwi Kaswadi, Hendri Khaerul Muslim Khairil Anwar Khairunnisa Khairunnisa khairunnisa khairunnisa Kurnia, Hardi Afriandi Laily Fitriani Mulyani Laily Fitriani Mulyani Laily Fitriani Mulyani Laksono Trisnantoro Lalu Mukhtar Atmawinata Lalu Mukhtar Atmawinata Lalu Wirahadi Al Baihaqi Lumbessy, Salnida Yuniarti M. Riswan Maulana Mandalika, Eka Nurminda Dewi Marzuki , Muhammad Maudina, Finda Muh. Aidil Fitriyan Fadjar Suryadi Muhaemi Muktiniati Muhamad Ali Muhamad Amin Muhamad Junaidi Muhamad Marzuki Muhammad Amin Muhammad Junaidi Muhammad Junaidi Muhammad Junaidi Muhammad Junaidi Muhammad Junaidi Muhammad Marzuki Muhammad Marzuki Muhammad Marzuki Muhammad Marzuki Muhammad Marzuki Muhammad Sumsanto Muhammad Zaenuddin Muhammad Zubair Mulyani, Laily Fitriani Murtiningsih, Sustanti Muslim, Khaerul Nanda Diniarti Nastiti, Ninda Nefi Andriana Fajri Neli Agustina nilam cahya Ninda Nastiti Nova Aji Saputra Nunik Cokrowati Nunik Cokrowati Nuri Muahiddah Nurlaila Nurlaila Nurliah Nurliah Nurliah nurliah, nurliah Oktavianti, Velita Pandu Abdi Perdana Panosa, Alief Erwanda Pebrianti, Ni Luh Mutiara Perdana, Pandu Abdi Prapti, Az-Zahra Nandia Pratiwi Pratiwi Purwati, Siva Putrajab, Eka Wawan Putri, Anesya Wandining Putri, Marselia Aisyah Rahmadani, Thoy Batun Citra Rahmadhani, Thoy Batun Citra Rajuansah Rajuansah Ramdhani, Muhamad Fajrun Rangga Idris Affandi ratihpangesturahayu Ratulangi Ratulangi Ratulangi, Ratulangi Retno Palupi Rhojim Wahyudi Riza Umami RR. Ella Evrita Hestiandari Rusmin Hari Nuryadin Rusmin Nuryadin Sadikin Amir Sadikin Amir Safitri, Wilda Sahrul Alim Saomadia, Baiq Triska Sapto Andriyono Saptono Waspodo Saputra, Yusifar Fathana Satria, Iin Sembiring, Rinawati Septiana Dwiyanti Septiana Dwiyanti Septiana Dwiyanti Setyowati, Dewi Nur'aeni Setyowati, Dewi Nur’aeni Soenarky, Wiwin Iky Sopiandi Sopiandi Sopiandi Sri Wahyuningsih Sudirman Sudirman Sudirman Sudirman Sugma, Lara Suhendri, Salwa Susianti, Lena Syawalina Fitria Syawalina Fitria Syawalina Hari Fitria Thoy Batun Citra Rahmadani Thoy Batun Citra Rahmadani Thoy Batun Citra Rahmadani Tofik Akbar Ula, Nurtia Nikmatul Velita Oktavianti Wahbi Wahbi Wahbi, Wahbi Wiwik Handayani Wulandari, Witri yakkub, Fatoni Azrar Yuliana Asri Yuliana Asri Yuliana Asri Zaenal Abidin Zaenal Abidin zakiyah, fuji