p-Index From 2021 - 2026
20.952
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

PLANKTON DYNAMICS AS NATURAL FOOD INDICATORS DURING NILE TILAPIA (Oreochromis niloticus) LARVAL REARING IN AQUAPONIC, BIOFLOC, AND AQUABIOPONIC SYSTEMS Haeriah, Sri Asnawati; Amir, Sadikin; SETYONO, Bagus Dwi Hari
Journal of Fish Nutrition Vol. 6 No. 1 (2026): Journal of Fish Nutrition
Publisher : Journal of Fish Nutrition

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jfn.v6i1.10122

Abstract

Plankton communities are important in Nile tilapia larval rearing because they function as natural food, a pathway for nutrient and energy transfer, and an ecological indicator of changes in the rearing medium. This study evaluated plankton abundance, genus composition, and ecological indices during Nile tilapia (Oreochromis niloticus) larval rearing in aquaponic (AP), biofloc (BF), and aquabioponic (AB) systems. A 45-day experiment was conducted using a completely randomized design with three treatments and four replicates. Each experimental unit contained 30 L of water and 30 larvae. Plankton was sampled on days 0, 15, 30, and 45 by filtering 10 L of culture water, concentrating the sample to 50 mL, and observing the concentrated sample using a hemocytometer. Plankton community data were interpreted descriptively, and no statistical significance is claimed for plankton parameters. The three systems developed distinct plankton trajectories. AP showed gradual recovery of plankton abundance and an increase in diversity and evenness by day 45 (H’ = 1.79; E = 0.92). BF produced the highest final abundance, driven by Oscillatoria on day 45 (104.00 ×10³ ind. mL⁻¹; approximately 78% of the community), but showed lower final evenness (E = 0.42) and higher Simpson dominance (C = 0.76). AB showed an early Chlorella peak on day 15 (53.25 ×10³ ind. mL⁻¹) and later shifted toward a more even community by day 45 (H’ = 1.79; E = 0.92). These findings indicate that high plankton abundance does not necessarily represent a balanced natural food community. Based on descriptive plankton community indicators, AP and AB appeared more supportive of balanced plankton communities for tilapia larval rearing, whereas BF required stricter management of organic load, floc volume, pH, and nutrient input to prevent cyanobacterial dominance.
RESTOCKING 2.000 EKOR IKAN BADUT KOLABORASI BPBL LOMBOK DAN KKN-KKB SEKOTONG BARAT Bagus Dwi Hari Setyono; Dwi Aprilianingsih; Weni Rahmawati; Winggi Anggita; Sima Lafina Ziqri; Gina Maulina; Damai Diniariwisan; Muhammad Sumsanto; Rangga Idris Affandi; Thoy Batun Citra Rahmadani
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026): Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i3.57531

Abstract

Ekosistem terumbu karang, padang lamun, dan mangrove berperan penting dalam menopang keanekaragaman biota laut, termasuk ikan hias bernilai ekonomi seperti ikan badut. Tingginya permintaan pasar terhadap ikan badut berpotensi meningkatkan eksploitasi dari alam, sehingga diperlukan upaya pengelolaan berkelanjutan. Salah satu pendekatan yang diterapkan adalah restocking menggunakan ikan hasil budidaya yang dipadukan dengan edukasi kepada masyarakat dan pemangku kepentingan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini melaporkan restocking sekitar 2.000 ekor ikan badut hasil budidaya Balai Perikanan Budidaya Laut (BPBL) Lombok di Pantai Elak-Elak, Sekotong Barat, Lombok Barat pada 24 Oktober 2025. Program ini melibatkan mahasiswa PKL (Praktik Kerja Lapang) dan KKN-KKB (Kuliah Kerja Nyata-Kegiatan Kampus Berdampak) Universitas Mataram, masyarakat lokal, dan siswa sekolah dasar. Metode pelaksanaan mencakup budidaya ikan, survei lokasi, proses pengemasan beroksigen, serta penebaran secara kolaboratif. Hasil kegiatan menunjukkan keberhasilan penebaran ikan ukuran 5–7 cm dengan teknik pengemasan sekitar 10 liter per kantong berisi 50–70 ekor, serta terlaksananya kegiatan edukatif dan partisipatif. Namun, tidak tersedia data monitoring pascapenebaran maupun evaluasi terstruktur, sehingga dampak ekologis belum dapat diukur secara pasti. Kegiatan ini berpotensi mendukung konservasi ikan badut dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga ekosistem terumbu karang.
Teknologi Microbubble untuk Meningkatkan Pertumbuhan Ikan Lele (Clarias sp.) Bagus Dwi Hari Setyono; Lalu Wirahadi Al Baihaqi; Muhammad Marzuki; Lalu Mukhtar Atmawinata; Syawalina Fitria; Rangga Idris Affandi
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 9 No 9 (2023): September
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9i9.3433

Abstract

Catfish (Clarias sp.) is one of the economically important freshwater fish that has been widely cultivated both traditionally and intensively. Catfish has many advantages such as fast growth, resistance to disease, and can live in water conditions that are low in oxygen content. The use of microbubble technology is expected to support the performance of catfish farming with a biofloc system. With the application of this technology, it is hoped that the oxygen supply from micro-sized air bubbles will increase. Because the diameter of the air bubble is less than 50 µm, it is expected to last a long time in the water and can spread horizontally so that it can be utilized optimally by catfish and biofloc. The purpose of this study was to evaluate the effectiveness of microbubble technology on the growth performance of catfish. The research method used a completely randomized design, with 4 treatments and 3 replications. The variables measured during the study included survival rate, length and weight growth, specific growth rate, feed conversion ratio (FCR), and water quality including temperature, dissolved oxygen (DO), pH, ammonia (NH3), nitrite (NO2-), nitrate (NO3-), oxygen consumption rate (OCR), and total organic matter (TOM).
Paparan Subletal Mikroplastik Polistirena (PS) Menurunkan Kelangsungan Hidup, Pertumbuhan, dan Efisiensi Pemanfaatan Pakan pada Udang Vaname (Litopenaeus vannamei). Bhakti Negara; Bagus Dwi Hari Setyono; Wastu Ayu Diamahesa
Jurnal Aquaculture Indonesia Vol 5, No 2 (2026)
Publisher : Prodi Akuakultur Fakultas Perikanan Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/jai.v5i2.8628

Abstract

Mikroplastik polistirena (PS) semakin banyak dilaporkan terdapat dalam sistem akuakultur dan berpotensi menurunkan kinerja produksi organisme budidaya. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh paparan subletal mikroplastik PS terhadap kelangsungan hidup, pertumbuhan, dan efisiensi pemanfaatan pakan udang vaname (Litopenaeus vannamei). Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap dengan empat perlakuan, yaitu 0 mg/L (P1/kontrol), 1 mg/L (P2), 10 mg/L (P3), dan 20 mg/L (P4), masing-masing tiga ulangan. Udang stadia PL-10 dipelihara selama 45 hari dalam 20 L media pemeliharaan. Variabel yang diamati meliputi kelangsungan hidup (SR), rasio konversi pakan (FCR), efisiensi pemanfaatan pakan (EPP), pertambahan bobot mutlak, pertambahan panjang mutlak, laju pertumbuhan bobot spesifik, dan laju pertumbuhan panjang spesifik. Data dianalisis menggunakan ANOVA satu arah yang dilanjutkan dengan uji jarak berganda Duncan pada taraf 5%. Paparan PS berpengaruh signifikan terhadap seluruh variabel kinerja utama. Nilai SR menurun dari 71.67±2.89% pada kontrol menjadi 38.33±2.89% pada dosis 20 mg/L (F3,8=40.905; p<0.001). Nilai FCR meningkat dari 1.54±0.07 menjadi 2.94±0.38 (F3,8=17.348; p=0.001), sedangkan EPP menurun dari 52.27±3.12% menjadi 23.13±3.61% (F3,8=40.371; p<0.001). Pertambahan bobot mutlak, pertambahan panjang mutlak, laju pertumbuhan bobot spesifik, dan laju pertumbuhan panjang spesifik juga menurun signifikan seiring peningkatan dosis. Kualitas air tetap berada dalam kisaran layak sepanjang percobaan, sehingga penurunan performa lebih rasional dikaitkan dengan paparan PS daripada dengan penurunan kualitas media pemeliharaan. Temuan ini menunjukkan bahwa kontaminasi mikroplastik PS merupakan faktor risiko yang relevan terhadap produktivitas budidaya udang vaname
PEMETAAN AWAL KEBERLANJUTAN BUDIDAYA NILA KOLAM AIR DERAS BERORIENTASI PASAR PEMANCINGAN DI DESA SIGERONGAN, LOMBOK BARAT Bagus Dwi Hari Setyono; Rizky Regina Kawirian; Syawalina Fitria; Rangga Idris Affandi; Muhammad Sumsanto; Laily Fitriani Mulyani; Meci Salsabila; Iva Naya Sulistya; Lalu Irfan Hadi Nugraha; Marsya Andini
Indonesian Journal of Fisheries Community Empowerment Vol 6 No 1 (2026): Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppi.v6i1.9962

Abstract

Artikel ini menyajikan tahap pemetaan awal dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang menelaah keberlanjutan usaha budidaya nila kolam air deras berorientasi pasar kolam pemancingan di Desa Sigerongan, Lombok Barat. Kegiatan ini dirancang untuk mengidentifikasi faktor teknis, pasar, dan modal kerja yang membentuk kelangsungan usaha serta menyusun prioritas tindak lanjut bagi fase pendampingan berikutnya. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi lapangan, dan telaah dokumen dengan melibatkan pembudidaya, pengelola kolam pemancingan, dan pemasok pakan. Usaha mitra mengoperasikan 9 kolam aktif pada lahan 5 are, memanfaatkan air sungai dan irigasi, serta menyalurkan sekitar 80% penjualan ke segmen pemancingan. Pada siklus terakhir, panen dilakukan bertahap sebanyak 300–500 ekor dengan total sekitar 300 kg, bobot 700 g–1,5 kg per ekor, survival rate 99%, FCR 1,1–1,3, dan harga jual Rp30.000/kg. Namun demikian, diagnosis juga menunjukkan adanya risiko musiman terhadap kualitas air, belum rutinnya pemantauan kualitas air, praktik grading yang masih terbatas, risiko distribusi ikan hidup, persaingan harga, serta lemahnya pencatatan teknis dan administrasi usaha. Luaran utama kegiatan ini ialah peta awal keberlanjutan usaha yang menegaskan bahwa kelangsungan budidaya ditentukan oleh keterkaitan antara stabilitas produksi, kesesuaian ukuran dan vitalitas ikan dengan permintaan pasar pemancingan, serta kelenturan pembayaran pakan berbasis kepercayaan. Tindak lanjut prioritas meliputi penguatan pencatatan kualitas air, penambahan aerasi, perencanaan panen, dan penataan dokumentasi transaksi.
PENINGKATAN PRODUKTIVITAS DAN EFISIENSI BUDIDAYA IKAN NILA MELALUI PENERAPAN PAKAN ALTERNATIF Wolffia arrhiza DI DESA BAGIK POLAK, LOMBOK BARAT Awan Dermawan; Dewi Putri Lestari; Abd Saddam Mujib; Muhammad Junaidi; Bagus Dwi Hari Setyono; Zaenal Abidin; Andre Rachmat Scabra; Rizky Regina Kawirian; Fariq Azhar; Rangga Idris Affandi; Laily Fitriani Mulyani; Sahrul Alim
Indonesian Journal of Fisheries Community Empowerment Vol 6 No 1 (2026): Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppi.v6i1.10171

Abstract

Budidaya ikan nila (Oreochromis niloticus) di Desa Bagik Polak, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat menghadapi kendala tingginya biaya produksi akibat ketergantungan pada pakan pabrikan komersial yang harganya terus meningkat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi produksi pembudidaya ikan nila melalui penerapan pakan alternatif berbasis bahan baku lokal. Kegiatan dilaksanakan pada bulan Agustus 2025 dengan metode penyuluhan teknis dan pendampingan selama satu bulan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta secara signifikan dalam pengenalan, pemilihan, dan aplikasi bahan pakan alternatif lokal. Penerapan pakan alternatif lokal terbukti mampu menekan biaya pakan sehingga meningkatkan efisiensi produksi tanpa mengurangi kualitas hasil budidaya. Program ini sejalan dengan upaya pemberdayaan masyarakat menuju kemandirian pangan yang berkelanjutan.
DIGITALISASI EDUKASI EKOSISTEM PESISIR MELALUI MEDIA KREATIF Ayu Adhita Damayanti; Prayogi Dwina Angga; Moh. Ali Albar; Bagus Dwi Hari Setyono; Opi Aprilianti; Muhammad Saufi; Muhammad Kahfika Ikhwanushafa; Pandya Bara Nidal
Journal of Community Empowerment Vol 5, No 2 (2026): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jce.v5i2.39809

Abstract

ABSTRAKEkosistem pesisir menghadapi ancaman degradasi serius akibat penumpukan sampah plastik dan kerusakan mangrove. Keberlanjutan kawasan ini sangat bergantung pada literasi lingkungan generasi muda, namun metode edukasi konvensional dinilai kurang optimal, sehingga inovasi pembelajaran digital sangat krusial. Program pengabdian ini bertujuan meningkatkan kesadaran lingkungan anak pesisir sejak dini, sekaligus memberdayakan komunitas mitra (Cemara Eco Green Mangrove Society) melalui penguatan teknis tata kelola media edukasi guna mentransformasi peran relawan menjadi inisiator penggerak serta dan memperkuat kapasitas komunitas mitra dalam memproduksi media edukasi kreatif. Permasalahan utama di Dusun Cemara, Lombok Barat, adalah lebih dari 70% siswa belum memahami fungsi mangrove dan bahaya plastik, serta ketiadaan media edukasi digital adaptif berbasis kearifan lokal. Metode pelaksanaan menggunakan Project-Based Learning (PjBL) yang mencakup koordinasi sosialisasi, pengembangan aplikasi luring tiga bahasa berbasis Android, pelatihan literasi digital, dan Focus Group Discussion (FGD), sosialisasi, pelatihan, pendampingan, serta monitoring dan evaluasi. Program yang melibatkan 90 partisipan (75 anak dan 15 relawan guru) ini berhasil memenuhi target kuantitatif dan kualitatif. Pertama, capaian kognitif anak melonjak dari rerata 42,5 pada tes awal menjadi 70,0 pada tes akhir dengan perolehan nilai N gain 0,48 kategori sedang. Kedua, kapasitas kelembagaan komunitas mitra sukses bertransformasi menjadi tinggi, ditandai kecakapan relawan memproduksi aplikasi interaktif dan video animasi secara mandiri. Luaran program ini berkontribusi langsung pada pencapaian SDGs pilar pendidikan berkualitas (SDG 4) dan pelestarian ekosistem lautan (SDG 14). Program ini juga berhasil meningkatkan tingkat keberdayaan manajemen komunitas secara signifikan. Melalui integrasi teknologi dan pemberdayaan ini, luaran program berkontribusi langsung pada pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) pilar pendidikan berkualitas (SDG 4) dan pelestarian ekosistem lautan (SDG 14).Kata kunci: Edukasi Digital; Ekosistem Pesisir; Konservasi Mangrove, Literasi Lingkungan; Pemberdayaan Komunitas. ABSTRACTCoastal ecosystems face serious degradation threats due to plastic waste accumulation and mangrove damage. The sustainability of this region heavily depends on the environmental literacy of the younger generation. However, conventional educational methods are deemed suboptimal, making digital learning innovations highly crucial. This community service program aims to enhance early environmental awareness among coastal children while empowering the partner community (Cemara Eco Green Mangrove Society) through technical strengthening in educational media management to transform volunteers into active initiators and strengthen the partner's capacity in producing creative educational media. The main problem in Dusun Cemara, West Lombok, is that over 70% of students do not understand mangrove functions and plastic hazards, alongside the lack of adaptive, local wisdom-based digital educational media. The implementation method utilizes Project-Based Learning (PjBL), encompassing coordination, the development of an offline trilingual Android-based application, Focus Group Discussions (FGD), socialization, training, mentoring, as well as monitoring and evaluation. Involving 90 participants (75 children and 15 volunteer teachers), this program successfully met its quantitative and qualitative targets. First, the children's cognitive achievement increased significantly from an average of 42.5 in the pre-test to 70.0 in the post-test, obtaining an N-gain score of 0.48 (medium category). Second, the institutional capacity of the community partner successfully transformed into a high category, indicated by the volunteers' proficiency in independently producing interactive applications and animated videos. The program's outputs directly contribute to achieving the Sustainable Development Goals (SDGs), specifically quality education (SDG 4) and life below water (SDG 14).Keywords: Coastal Ecosystem; Community Empowerment; Digital Education; Environmental Literacy; Mangrove Conservation
Peningkatan Kesadaran Pengelolaan Sampah Pesisir melalui Aksi Bersih Pantai di Pantai Labuan Petung, Desa Sekotong Barat, Kabupaten Lombok Barat Muhammad Marzuki; Bagus Dwi Hari Setyono; Dwi Aprilianingsih; Weni Rahmawati; Winggi Anggita; Sima Lafina Ziqri; Gina Maulina; Sahrul Alim; Awan Dermawan; Rizky Regina Kawirian
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 9 No 1 (2026): Januari - Maret 2026
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v9i1.15013

Abstract

This community service article describes the implementation of a beach clean-up program and examines its contribution to strengthening awareness of coastal waste management at Labuan Petung Beach, Sekotong Barat Village, West Lombok Regency. The activity was conducted on 21 September 2025 using a participatory approach consisting of a preliminary site survey, identification of priority cleaning areas, implementation of the clean-up action, observation of dominant waste types, and a brief collective reflection with participants. The results showed that the collected waste was dominated by single-use plastics, particularly plastic bags, beverage bottles, and styrofoam that had accumulated in the intertidal zone. The active involvement of students, community leaders, and local residents indicates that the activity functioned not only as an environmental clean-up intervention but also as an educational medium for strengthening community concern for coastal waste management. Therefore, beach clean-up activities can be positioned as an important entry point for fostering participation and supporting more sustainable coastal environmental management.
PENINGKATAN KAPASITAS KUB SEGARE LAUK MELALUI INOVASI POLIKULTUR LOBSTER-BARONANG SISTEM KJA DI DUSUN UJUNG BETOK Yuliana Asri; Lalu Hizbulloh; Rangga Idris Affandi; Arya Arpanda; Laily Fitriani Mulyani; Nanda Diniarti; Wastu Ayu Diamahesa; Damai Diniariwisan; Bagus Dwi Hari Setyono
Indonesian Journal of Fisheries Community Empowerment Vol 6 No 2 (2026): Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppi.v6i2.10496

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas KUB pembudidaya lobster melalui penerapan inovasi polikultur lobster pasir (Panulirus homarus) dan ikan baronang (Siganus sp.). Kegiatan dilaksanakan melalui tahapan sosialisasi, pelatihan, pendampingan dan evaluasi. Sosialisasi dilakukan untuk meningkatkan pemahaman pembudidaya mengenai konsep, manfaat, dan teknik penerapan sistem polikultur. Selanjutnya, pelatihan difokuskan pada praktik persiapan keramba, teknik penebaran benih, manajemen pakan, serta pengelolaan kualitas air budidaya. Distribusi benih ikan baronang sebanyak 500 ekor dilakukan sebagai bentuk implementasi langsung sistem polikultur pada kelompok sasaran. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan pembudidaya dalam menerapkan sistem budidaya terintegrasi yang lebih produktif dan ramah lingkungan. Penerapan polikultur mampu mendukung diversifikasi komoditas budidaya dan meningkatkan peluang ekonomi kelompok pembudidaya. Program pengabdian ini mendapat respons positif dari masyarakat dan berpotensi menjadi model budidaya laut berkelanjutan untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan pembudidaya pesisir.
DARI POTENSI LOKAL MENUJU BUDIDAYA BERKELANJUTAN: PENYULUHAN PAKAN MANDIRI KEPITING BAKAU BAGI POKDARWIS BAGEK KEMBAR Wastu Ayu Diamahesa; Bagus Dwi Hari Setyono; Muhammad Baiul Hak; Zaenal Abidin; Damai Diniariwisan; Rangga Idris Affandi; Yuliana Asri; Muhammad Sumsanto; Septiana Dwiyanti
Indonesian Journal of Fisheries Community Empowerment Vol 6 No 2 (2026): Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppi.v6i2.10794

Abstract

Kepiting bakau merupakan salah satu komoditas perikanan bernilai ekonomi tinggi yang memiliki prospek untuk dikembangkan oleh masyarakat pesisir. Namun, keterbatasan pengetahuan mengenai pakan mandiri dan pemanfaatan bahan baku lokal masih menjadi kendala dalam pengelolaan budidaya yang efisien. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan pemahaman Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS) Bagek Kembar, Desa Cendi Manik, Kecamatan Sekotong, mengenai pemanfaatan bahan lokal sebagai alternatif pakan kepiting bakau. Kegiatan dilaksanakan melalui pendekatan partisipatif yang meliputi survei kebutuhan, penyuluhan, diskusi, dan evaluasi menggunakan metode pre-test dan post-test. Materi yang diberikan mencakup konsep pakan mandiri, jenis bahan pakan berbasis hewani yang dapat dimanfaatkan dari lingkungan sekitar, teknik pemberian pakan, serta kaitannya dengan pertumbuhan dan moulting kepiting. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta pada seluruh indikator yang diukur, terutama terkait pemanfaatan limbah olahan laut dan pengalaman membuat pakan berbasis bahan lokal. Penyuluhan juga meningkatkan kesadaran peserta terhadap potensi sumber daya lokal sebagai bahan pakan alternatif yang dapat mendukung efisiensi usaha budidaya. Kegiatan ini menunjukkan bahwa penyuluhan berbasis potensi lokal mampu memperkuat kapasitas masyarakat dalam pengelolaan pakan kepiting bakau serta membuka peluang pengembangan budidaya yang lebih mandiri, produktif, dan berkelanjutan di kawasan pesisir.
Co-Authors Abd Saddam Mujib Abd Saddam Mujib Abidin, Z Abidin, Zaenal Agustin, Pradita Ayu Akbar, Tofik AlBaihaqi, Lalu Wirahadi Amalia Febriani Andre Rachmat Andre Rachmat Scabra Angga, Prayogi Dwina Anisa Anisa Anisa Anisa Annisa Azzahra, Annisa Apriyan, Imam Eka APRYANY, RESSY ENY Ardianti, Sri Ayu Ardyen Saputra, Ardyen Arya Arpanda Asri, Yuliana Aula Husnul Fajri Awan Dermawan Awan Dermawan Ayu Adhita Damayanti Ayu Adhita Damayanti Ayu Adhita Damayanti Ayu Adhita Damayanti Badrun Badrun Badrun Baehaqi Baiq Dinda Inges Mutiara Hati Baiq Triska Saomadia Bhakti Negara Cahya, Nilam Chandrika Eka Larasati Chen, Peter Damai Diniariwisan Damai Diniariwisan Damai Diniariwisan Deona, Erenbertha Ni Nyoman Brati Desi Melanisia Dewi Putri Lestari Dewi Putri Lestari, Dewi Putri Dewi Sartika Diamahesa, Wastu Ayu Diniariwisan, Damai Diniarti , Nanda Dwi Agustina Dwi Aprilianingsih Dwi Budi Santoso Dwina Angga, Prayogi Dwiyanti, Septiana Evi Fitrianingsih Fariq Azhar Fariq Azhar Fariq Azhar Fatoni Azrar yakkub Faturrahman Febriani, Amalia Feliatra Feri Setiawan Firda, Hasdinar Fitrianingsih, Evi Fuji Zakiyah Fujiana Fujiana Fujiana, Fujiana Gina Maulina Hadzriil Jeeffry , Ku Haeriah, Sri Asnawati Hak, Muhammad Bai`ul Hamdu, Hamdu Hariansyah Hariansyah Hariansyah, Hariansyah Hasdinar Firda Hery Haryanto Hery Haryanto Hidayatullah, Lalu Rifki I Komang Damar Jaya I Made Dedi Mahariawan I Wayan Sutresna Idris Affandi, Rangga Iin Satria Imam Eka Apriyan Ina Oktaviani Iryanto Iryanto Isnaini, Siti Iva Naya Sulistya Jefri Anjaini Junaidi, Muhammad Jurnal Wicara Kartini, Wiwi Kaswadi, Hendri Khaerul Muslim Khairil Anwar Khairunnisa Khairunnisa khairunnisa khairunnisa Kurnia, Hardi Afriandi Laily Fitriani Mulyani Laily Fitriani Mulyani Laily Fitriani Mulyani Laily Fitriani Mulyani Laksono Trisnantoro Lalu Hizbulloh Lalu Irfan Hadi Nugraha Lalu Mukhtar Atmawinata Lalu Mukhtar Atmawinata Lalu Wahyu Budi Utomo Lalu Wirahadi Al Baihaqi Lumbessy, Salnida Yuniarti M. Riswan Maulana M. Yogi Riyantama Isjoni Mandalika, Eka Nurminda Dewi Mardian, Ainnun Marsya Andini Maudina, Finda Meci Salsabila Moh Ali Albar Muh. Aidil Fitriyan Fadjar Suryadi Muhaemi Muktiniati Muhamad Ali Muhamad Amin Muhamad Junaidi Muhamad Marzuki Muhammad Amin Muhammad Baiul Hak Muhammad Baiul Hak Muhammad Junaidi Muhammad Junaidi Muhammad Junaidi Muhammad Junaidi Muhammad Junaidi Muhammad Junaidi Muhammad Kahfika Ikhwanushafa Muhammad Marzuki Muhammad Marzuki Muhammad Marzuki Muhammad Marzuki Muhammad Marzuki Muhammad Saufi Muhammad Sumsanto Muhammad Zaenuddin Muhammad Zubair Mulyani, Laily Fitriani Murtiningsih, Sustanti Muslim, Khaerul Nanda Diniarti Nastiti, Ninda Nefi Andriana Fajri Neli Agustina nilam cahya Ninda Nastiti Nova Aji Saputra Nunik Cokrowati Nunik Cokrowati Nuri Muahiddah Nurliah Buhari Nurliah Nurliah nurliah, nurliah Oktavianti, Velita Opi Aprilianti Pandu Abdi Perdana Pandya Bara Nidal Panosa, Alief Erwanda Pebrianti, Ni Luh Mutiara Perdana, Pandu Abdi Prapti, Az-Zahra Nandia Pratiwi Pratiwi Prayogi Dwina Angga Purwati, Siva Putrajab, Eka Wawan Putri, Anesya Wandining Putri, Marselia Aisyah Rahmadani, Thoy Batun Citra Rahmadhani, Thoy Batun Citra Rajuansah Rajuansah Ramdhani, Muhamad Fajrun Rangga Idris Affandi Rangga Idris Affandi ratihpangesturahayu Ratulangi Ratulangi Ratulangi, Ratulangi Retno Palupi Rhojim Wahyudi Rizky Regina Kawirian Rizky Regina Kawirian Rizky Regina Kawirian RR. Ella Evrita Hestiandari Rusmin Hari Nuryadin Rusmin Nuryadin Sadikin Amir Sadikin Amir Safitri, Wilda Sahidu, Adriana Monica Sahrul Alim Salwa Suhendri Saomadia, Baiq Triska Sapto Andriyono Saptono Waspodo Saputra, Yusifar Fathana Satria, Iin Sembiring, Rinawati Septiana Dwiyanti Septiana Dwiyanti Septiana Dwiyanti Septiana Dwiyanti Setyowati, Dewi Nur'aeni Setyowati, Dewi Nur’aeni Sima Lafina Ziqri Soenarky, Wiwin Iky Sopiandi Sopiandi Sopiandi Sri Wahyuningsih Sudirman Sudirman Sudirman Sudirman Sugma, Lara Susianti, Lena Syawalina Fitria Syawalina Fitria Syawalina Fitria Syawalina Hari Fitria Teguh Bachtiar Thoy Batun Citra Rahmadani Tofik Akbar Ula, Nurtia Nikmatul Velita Oktavianti Wahbi Wahbi Wahbi, Wahbi Wahyu Budi Utomo, Lalu Wastu Ayu Diamahesa Weni Rahmawati Winggi Anggita Wiwik Handayani Wiwin Iky Soenarky Wulandari, Witri yakkub, Fatoni Azrar Yesica Marcelina Romauli Sinaga Yuliana Asri Yuliana Asri Yuliana Asri Yuliana Asri Zaenal Abidin Zaenal Abidin Zaenal Abidin zakiyah, fuji