Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN PENGGUNAAN MIND MAPPING BERBASIS CANVA SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PADA IPAS KELAS IV MATERI INDONESIAKU KAYA BUDAYA DI SD NEGERI 064970 Nur Andayani, Lam; Beta Rapita Silalahi; Dinda Yarshal; Nurmairina
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.34140

Abstract

This study aims to improve student learning outcomes using mind mapping in grade IV students of SD Negeri 064970 in the 2024/2025 Academic Year. This type of research is Classroom Action Research (CAR), The design of this study uses the Kemmis and Mc. Taggart model. This research was conducted in the even semester of the 2024/2025 academic year. The subjects of this study were grade IV students of SD Negeri 064970 consisting of 25 students. Data collection techniques used observation and interviews. The results of the study showed an increase in student learning outcomes, namely in cycle I by 72.60% (good category), then in cycle II it increased to 83.80% (very good category). This means that there was an increase of 11.20%. Thus, the use of Canva-Based Mind Mapping as a Learning Media can improve learning outcomes in Grade IV Science, My Indonesia is Rich in Culture, at SD Negeri 064970.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBANTUAN WORDWALL MATA PELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA MATERI KERAGAMAN BUDAYA INDONESIA KELAS V SD Fatimah Azahro Damanik; Dinda Yarshal; Nila Lestari; Nurmairina
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01 Maret 2026 Public
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.42004

Abstract

This research is a research and development (R&D) that aims to (1) validate the development of interactive learning media assisted by WordWall for Pancasila education subjects on Indonesian cultural diversity. (2) the practicality of interactive learning media assisted by WordWall and (3) determine the improvement in student learning outcomes after using interactive learning media assisted by WordWall. This research procedure adapts the ADDIE Branch development model, namely development consisting of five stages including (analysis), design (design), development (development), implementation (implementation), and evaluation (evaluation). The results of this study are in the form of learning media assisted by WordWall which are validated by media experts and material experts, practical as seen from teacher responses and improvement in student learning outcomes as seen from answer scores. The average result of validation by material experts is 84% ​​with the criteria of "very valid" so that the media can be used for learning activities in the classroom. The average result of validation by material experts is 88% with the criteria of "very valid" so that it can be used for learning activities in the classroom. The average practicality score was 92%, with the criteria being "very practical," suggesting that the learning media can be used during learning. Furthermore, student learning outcomes averaged 94%, with the criteria being "very good," suggesting that the WordWall-assisted learning media can be used and can improve student learning outcomes.
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPAS MATERI INDONESIAKU KAYA BUDAYA KELAS IV SD NEGERI 060923 MEDAN AMPLAS Zihan Rahmayani; Nurmairina; Ahmad Landong; Umar Darwis
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01 Maret 2026 Public
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.38777

Abstract

The objective of the research was to improve student learning outcomes in Natural and Social Sciences (IPAS) through the application of the Problem-Based Learning (PBL) model. The subjects were fourth-grade students of SD Negeri 060923 Medan Amplas. The method used was Classroom Action Research (CAR), implemented in two cycles, each consisting of three meetings. Each cycle consisted of planning, implementation, observation, and reflection. Data collection techniques included learning outcome tests, observation of student activities, and documentation. The results showed that the application of the Problem-Based Learning (PBL) model can improve students’ learning outcomes. This is evident in the increase in the average student learning achievement score from 45% in the pre-cycle to 65% in the cycle I and then to 89% in the II cycle. Thus, the implementation of Problem-Based Learning has proven effective in improving the science learning outcomes of fourth-grade students at SD Negeri 060923 Medan Amplas.
ANALISIS STRATEGI SISWA DALAM MENYELESAIKAN MASALAH GEOMETRI NON-RUTIN DI SEKOLAH DASAR Sella Safitri; Safrida Napitupulu; Dinda Yarshal; Dara Fitrah Dwi; Nurmairina
Journal of Golden Generation Education Vol. 2 No. 2 (2026): In Progress 2026 : Journal of Golden Generation Education
Publisher : PT. LEMBAGA PENERBIT PENELITIAN NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jgge.v2i2.595

Abstract

Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi keterampilan dan taktik murid di tingkat sekolah dasar dalam menyelesaikan tantangan geometri yang tidak rutin. Tantangan yang tidak rutin memerlukan siswa untuk berpikir secara kritis, kreatif, dan adaptif, karena solusi tidak bisa ditemukan melalui metode atau algoritma yang biasa merekaingat. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Subyek yang diteliti adalah murid sekolah dasar kelas atas yang diambil secara sengaja. Pengumpulan data dilakukan melalui tes penyelesaian masalah geometri nonrutin dan wawancara mendalam untuk mengungkap proses berpikir para siswa. Analisis data dilakukan dengan langkah-langkah reduksi data, penyajian hasil, dan penarikan kesimpulan. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa keterampilan siswa dalam menyelesaikan masalah geometri nonrutin bervariasi dalam tiga kategori, yaitu tinggi, sedang, dan rendah. Siswa dengan kemampuan tinggi cenderung menggunakan strategi visualisasi seperti menggambar kembali bentuk, menciptakan model sederhana, serta memecah masalah menjadi bagian-bagian yang lebih kecil. Siswa dengan kemampuan sedang mengaplikasikan kombinasi strategi percobaan dan penerapan konsep dasar, namun masih mengalami kesulitan dalam menghubungkan konsep secara menyeluruh. Di sisi lain, siswa dengan kemampuan rendah sering terjebak dalam prosedur yang rutin dan menemui kesulitan dalam memahami maksud dari soal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan siswa dalam menyelesaikan tantangan geometri nonrutin sangat dipengaruhi oleh pemahaman mereka terhadap konsep, kemampuan dalam representasi, serta kelenturan taktik yang mereka gunakan. Oleh karena itu, pengajaran geometri di tingkat sekolah dasar perlu dirancang dengan menerapkan variasi soal nonrutin secara terus menerus untuk mengembangkan kemampuan berpikir tingkat tinggi para siswa.
ANALISIS PERMASALAHAN DALAM IMPLEMENTASI PERMAINAN KARTU ANGKA TERHADAP KEMAMPUAN BERHITUNG SISWA SDN 104214 DELITUA Muthia Aprilianty; Muhammad Faisal Husna; Nurmairina; Dara Fitrah Dwi
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 Nomor 02, Juni 2026 Public
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.45971

Abstract

Penelitian ini berjudul Analisis Permasalahan dalam Implementasi Permainan Kartu Angka terhadap Kemampuan Berhitung Siswa SDN 104214 Delitua. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis permasalahan yang terjadi dalam implementasi permainan kartu angka serta dampaknya terhadap kemampuan berhitung siswa sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi permainan kartu angka dalam pembelajaran belum sepenuhnya berjalan optimal. Berdasarkan data angket yang diperoleh dari siswa, skor total mencapai 214 dari skor maksimal 280. Setelah dihitung menggunakan rumus persentase (skor diperoleh/skor maksimal × 100%), diperoleh hasil sebesar 76,4% yang berada pada kategori “Baik” (61%–80%). Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan permainan kartu angka memberikan dampak positif terhadap kemampuan berhitung siswa, terutama dalam meningkatkan keterlibatan dan pemahaman siswa selama proses pembelajaran. Namun, masih terdapat beberapa permasalahan dalam implementasinya, seperti keterbatasan waktu pembelajaran, pengelolaan kelas yang kurang optimal, serta penggunaan media yang belum maksimal oleh guru. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa implementasi permainan kartu angka dalam pembelajaran berhitung siswa SDN 104214 Delitua tergolong baik, namun masih memerlukan perbaikan agar lebih efektif. Upaya peningkatan dapat dilakukan melalui pengelolaan pembelajaran yang lebih terstruktur serta pemanfaatan media yang lebih inovatif dan interaktif.
Improving Students’ Comprehension on Descriptive Text by Using Graphic Organizers Integrated with Islamic Values Siregar, Nurhafni; Sari, Dwi Novita; Fitria, Dewi; Yarshal, Dinda; Lestari, Nila; Hasanah, Hasanah; Nurmairina, Nurmairina
Indonesian Journal of Education and Mathematical Science Vol 7, No 2 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/ijems.v7i2.29076

Abstract

The purpose of this study was to find out whether the use of graphic organizers integrated with Islamic values can improve students’ ability to comprehend descriptive texts.  Since the true education requires a balance of cognitive development and character development or moral fortitude as the world becomes far from religious path, therefore, this study carried Islamic values as part of classroom English. The subject of this research was grade eight of SMPIT Al-Fauzi Medan of 2023/2024 academic year which consists of 25 students.  Classroom action research was implemented following Kurt Lewin's model with action research procedures, namely planning, implementation, observation, and reflection. This research was conducted in two cycles in each cycle consists of two meetings. Data collection techniques in this study used the following instruments: interviews, field notes, questionnaires, and tests. The results of this study integration of media GO with Islamic values showed significant improvement on students' comprehension on descriptive texts. Students achieve expected grades which is higher than the minimum criteria 70 gradually at the end of the cycle. The average score of the students on the initial test was 51.25.  The average value of students in the first cycle is 58.75.  The average value of students in the second cycle is 72.80. Hence, there are positive responses from students and English teachers regarding to the use of media graphic organizers integrated with Islamic values to improve students’ comprehension on descriptive text.
Pengembangan Pemahaman Konsep Bangun Ruang melalui Jaring-Jaring Kubus dan Balok Nailah Zahiyyah; Safrida Napitupulu; Isnan Nisa Nasution; Nurmairina; Hizmi Wardani
Jurnal Edukasi dan Pembelajaran STEM Vol. 2 No. 1 (2026): Juni : Jurnal Edukasi dan Pembelajaran STEM
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jep.v2i1.550

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan pemahaman konsep bangun ruang melalui pembuatan jaring-jaring kubus dan balok dalam proses pembelajaran. Pembelajaran bangun ruang pada mahasiswa PGSD membutuhkan cara yang dapat membantu mereka memahami bentuk secara lebih nyata dan mudah dibayangkan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif yang bersumber dari kajian literatur serta pengalaman pembelajaran di kelas. Pembuatan jaring-jaring kubus dan balok digunakan sebagai kegiatan belajar yang membantu mahasiswa memahami hubungan antara sisi, rusuk, dan titik sudut dengan lebih runtut. Melalui aktivitas ini, mahasiswa tidak hanya mempelajari konsep bangun ruang secara teori, tetapi juga melihat secara langsung bagaimana bentuk tiga dimensi dapat dibentangkan menjadi dua dimensi. Pembahasan dalam artikel ini menunjukkan bahwa penggunaan jaring-jaring sebagai media pembelajaran dapat membantu memperkuat pemahaman konsep, membuat mahasiswa lebih aktif saat belajar, serta menjadikan proses pembelajaran geometri terasa lebih bermakna. Dengan demikian, pembuatan jaring-jaring kubus dan balok dapat menjadi salah satu alternatif cara mengajar yang efektif untuk memperdalam penguasaan materi bangun ruang pada mahasiswa PGSD.
ANALISIS STRATEGI SISWA DALAM MENYELESAIKAN MASALAH GEOMETRI NON-RUTIN DI SEKOLAH DASAR Sella Safitri; Safrida Napitupulu; Dinda Yarshal; Dara Fitrah Dwi; Nurmairina
Journal of Golden Generation Education Vol. 2 No. 2 (2026): Juni : Journal of Golden Generation Education
Publisher : PT. LEMBAGA PENERBIT PENELITIAN NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jgge.v2i2.595

Abstract

Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi keterampilan dan taktik murid di tingkat sekolah dasar dalam menyelesaikan tantangan geometri yang tidak rutin. Tantangan yang tidak rutin memerlukan siswa untuk berpikir secara kritis, kreatif, dan adaptif, karena solusi tidak bisa ditemukan melalui metode atau algoritma yang biasa merekaingat. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Subyek yang diteliti adalah murid sekolah dasar kelas atas yang diambil secara sengaja. Pengumpulan data dilakukan melalui tes penyelesaian masalah geometri nonrutin dan wawancara mendalam untuk mengungkap proses berpikir para siswa. Analisis data dilakukan dengan langkah-langkah reduksi data, penyajian hasil, dan penarikan kesimpulan. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa keterampilan siswa dalam menyelesaikan masalah geometri nonrutin bervariasi dalam tiga kategori, yaitu tinggi, sedang, dan rendah. Siswa dengan kemampuan tinggi cenderung menggunakan strategi visualisasi seperti menggambar kembali bentuk, menciptakan model sederhana, serta memecah masalah menjadi bagian-bagian yang lebih kecil. Siswa dengan kemampuan sedang mengaplikasikan kombinasi strategi percobaan dan penerapan konsep dasar, namun masih mengalami kesulitan dalam menghubungkan konsep secara menyeluruh. Di sisi lain, siswa dengan kemampuan rendah sering terjebak dalam prosedur yang rutin dan menemui kesulitan dalam memahami maksud dari soal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan siswa dalam menyelesaikan tantangan geometri nonrutin sangat dipengaruhi oleh pemahaman mereka terhadap konsep, kemampuan dalam representasi, serta kelenturan taktik yang mereka gunakan. Oleh karena itu, pengajaran geometri di tingkat sekolah dasar perlu dirancang dengan menerapkan variasi soal nonrutin secara terus menerus untuk mengembangkan kemampuan berpikir tingkat tinggi para siswa.
Increasing Student Learning Motivation Using Project Based Learning Learning Model Putri Anzani; Nurmairina; Nila Lestari
Journal of Practice Learning and Educational Development Vol. 6 No. 2 (2026): Journal of Practice Learning and Educational Development (JPLED) in Press
Publisher : Global Action and Education for Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58737/jpled.v6i2.911

Abstract

This study aims to improve student learning motivation through the implementation of the Project-Based Learning (PjBL) model in the IPAS subject for fourth-grade students at SDN 105330 Bangun Sari. The research design used in this study is Classroom Action Research (CAR). In detail, the stages in the action research design begin with planning, implementation of action, observation, and reflection in each cycle, continuing until the desired improvement is achieved. The approach used in this study is a qualitative approach. The subjects involved in the study are fourth-grade students at SDN 105330 Bangun Sari Baru, Tanjung Morawa District. The class consists of 32 students, including 9 boys and 23 girls. Based on the findings, it can be concluded that the application of the Project-Based Learning (PjBL) model can increase students' learning motivation in the IPAS subject. This is evidenced by the increase in student motivation questionnaire scores and learning test results during the learning process. Moreover, the implementation of PjBL also makes learning more meaningful and enjoyable for students, as well as actively engaging them in the learning process.
ANALYSIS OF THE IMPLEMENTATION OF CURRICULUM 2013 TEACHING BOOK IN IPS SUBJECTS AT SMP MEDAN CITY Nurmairina Nurmairina
Sensei International Journal of Education and Linguistic Vol. 1 No. 2 (2021): Sensei International Journal of Education and Linguistics
Publisher : SENSEI JOURNAL PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53768/sijel.v1i2.27

Abstract

This study examines the implementation of the 2013 curriculum on social studies textbooks in five junior high schools in Medan. The problem that arises in this research is how to implement the 2013 curriculum textbook in social studies lessons. This study aims to uncover and analyze (1). Implementation of the 2013 curriculum in social studies textbooks, (2). suitability of language and graphics in social studies textbooks, (3). How are the obstacles and solutions faced by teachers in implementing the 2013 curriculum textbooks in social studies subjects. This type of research is qualitative research using descriptive statistical approaches and descriptive qualitative. The sample in this study was the 2013 curriculum book. The implementation of the 2013 curriculum in the social studies textbook was measured using a questionnaire. t_(count) is -0.869 while the value is 2.074 at the 0.05 significance level with dk = 22 t_(table) ?2.50. So it can be concluded that Ho is accepted, Ha is rejected, thus the results of the study show that, most of the 2013 curriculum books are not in accordance with the 2013 curriculum and are not yet suitable to be used as textbooks for class VII students, so they still need re-analysis results. From the results of interviews with linguists and graphists, it is known that most of the language and graphics presentations in social studies textbooks need to be revised again. From the results of interviews with teachers, it is known that there are several obstacles in using social studies textbooks such as the availability of books, limited material in books, so that the teacher anticipates by distributing 1 book to 2 students due to lack of books, and for material shortages the teacher still uses additional books other than books 2013 curriculum.
Co-Authors Adinda Sahara, Rahma Ahmad Landong Alfaraha, Hanan Amira, Shopia Anglia, Dilla Anjani, Mila Antika, Dina Arrini Shabrina Anshor Aryana, Nisa Ayu Melati Ningsih Ayu Utami Br Simbolon Azzarah, Nurhalimah Batubara, Masnilam Bella Puspita Beta Rapita Silalahi Br Panjaitan, Maifah Hanim Butar, Dantoni Butar Chumairah, Lely Dahlyyatun Asmy Dalimunte Dalimawaty Kadir Dara Fitrah Dwi Dara Fitrah Dwi Dedy Juliandri Panjaitan Devi Safitri Dewi Fitria DEWI FITRIA, DEWI Dinda Absi Harahap Dinda Arianti Dinda Yarshal Dinda Yarshal, Dinda Dita Pradilla Melenia Lubis Dwi, Dara Fitrah Eflin, Rut Enda Jerina Br Tarigan Enelta Dian Filma Erika Syahnum Ester Agnes Jovanka Simamora Fatimah Azahro Damanik Febiola Natasya Simangunsong febriyanti, Dwifebriyanti Feby Carera Feli Finna Sitinjak Fridani, Nanda Gea, Erika Handayani Haiyu, Selvy Noer Harahap, Ardhansyah Putra Harianja, Greace Hasanah Hasanah Hasanah Hasarah, Hasarah Hasibuan, Munawaroh Hizmi Wardani Husna, Tiflatul Ika Sandra Dewi Isnan Nisa Nasution Jihan Yetama Dewi, Safrida Napitupulu Khairani Khairani Khairina Ulfa Syaimi Khairina Ulfa Syaimi Khairunnisa Fanjava Lestari , Nila Lestari, Nila Lia Syafitri Lubis, Dita Pradilla Melenia Lubis, Nurainun Luvita Fariska Deriyan M. Faisal Husna Marbun, Mega Sari Mardhatillah , Mardhatillah Miftah Aulia Zahrani Mimi Rosadi Muhammad Faisal Husna Muhammad Ridwan Munthe, Chepbriandi Muthia Aprilianty Nadhia Shaqila Dhinia Nailah Zahiyyah Nasution, Hidayati Hijjah Nasution, Jovan Bangsawan Nasution, Putri Khairina Nelvita Purba Niken Andini Nila Lestari Nila Lestari Nila Lestari Nur Andayani, Lam Nur Hidayahti Nurhafani Siregar Nurhafni Siregar Nurjannah Nurjannah Nurjannah Nurlaili Nurlaili Nurmairina, Dea P, Sulisti Khairani Prawiyata, Yugi Diraga Purnama, Dwi Purwaningsih - Putri Anzani Putri Juwita Putri Mandasari Putri, Elia Ramadhani, Windy Rani Ravika Dewi Rofiqoh Hasan Harahap Safrida Napitupulu Saragih, Agung Evansiyus Sarah, Sutri Sari, Diah Artha Sari, Dwi Novita Sella Safitri Sella Safitri Sihaloho, Effriana F. Sihaloho, Sagita Br Simamora, Ester Agnes Jovanka Siregar, Horia Sitepu, Irmaya Br. Sitepu, Natasyah Br Sri Hartati Sujarwo Sulisti Khairani P Surbakti, Rori Sandri Dewi Br Sutikno Sutikno Tantia Tarigan, Anjelia Try Ayunda Tasya Uci Adinda Ulina, Sri Yulia Sari Harahap Yuna Chairuna Pulungan Zihan Rahmayani Zumarnis, Wan Azizah Azra