Articles
Implementasi Problem Based Learning Berbantu Media Quizizz dalam Menunjang Pembelajaran Berdiferensiasi Kelas 4
Kustadi, Amalia Putri;
Nugroho, Aryo Andri;
Tsumniyati, Siti Nur
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Era digital telah membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan global, mendorong para pendidik untuk menyesuaikan metode pembelajaran inovatif yang dapat memenuhi kebutuhan beragam siswa di abad ke-21. Salah satu pendekatan yang telah mendapat perhatian luas dan terbukti efektif. Pada platform Quizizz terdapat banyak fitur yang dapat digunakan salah satunya adalah Papper Mode yang dapat menarik peserta didik untuk belajar. Keterkaitan antara Problem Based Learning, pembelajaran berdiferensiasi, dan media digital Quizizz menawarkan potensi yang menjanjikan untuk menunjang pengalaman belajar, membuatnya lebih kontekstual, dan bermakna, terutama bagi siswa kelas 4 sekolah dasar yang berada pada tahap perkembangan kognitif yang penting dan formatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam penerapan Pembelajaran Berbasis Masalah dengan media Quizizz dalam menunjang pembelajaran berdiferensiasi di kelas 4 sekolah dasar. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif yang menggunakan pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dari penelitian ini menghasilkan penerapan pembelajaran dengan menggunakan sintak Problem Based Learning dan berbantu media quizizz dalam menunjang pembelajaran berdiferensiasi yang dimana menunjukkan bahwa peserta didik terlihat tidak bosan dan peserta didik merasakan pembelajaran yang sangat menyenangkan. Selain itu terlihat lebih banyak keterlibatan peserta didik dalam pembelajaran. Problem Based Learning mendorong peserta didik untuk aktif berpartisipasi dan quizizz dapat memberikan pengalaman belajar yang interaktif dan menyenangkan. Dari hasil penelitian juga menunjukkan peserta didik mengalami pemahaman konsep belajar yang baik dengan seiring berjalannya waktu yang menunjukkan bahwa dengan berbantu quizizz dengan pembelajaran berdiferensiasi berhasil diterapkan.
Pengaruh Penggunaan Media Wordwall terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Kelas 2 Pada Materi Membandingkan Dua Bilangan
Warih, Warih;
Nugroho, Aryo Andri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini dilakukan untuk bertujuan melihat apakah pengunaan media ajar wordwall berpengaruh terhadap hasil belajar peserta didik sekolah dasar. Jenis Penelitian ini menggunakan One Group Pre-Test Postest Design. Populasi penelitian ini adalah kelas IIA SDN Pedurungan Lor 01 Semarang dengan jumlah 28 peserta ddik. Teknik analisa yang digunakan meliputi uji normalitas dan uji paired sample t test dengan menggunakan uji komogorow Smirnov dan Shapiro-wilk pada SPSS statistik 25. Hasil prestest menunjukkan nilai rata-rata sebesar 57,14 % sedangkan hasil Postest mendapatkan rata-rata 76,07% sserta berdasarkan analisa uji paired sample t-test diketahui bahwa nilai sig.(2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05, sesuai dengan procedure taraf signifikasi 5%, yaitu a=0,05 maka dapat menyimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang jelas antara hasil belajar mata pelajaran matematika pada data prestest dan postest. Peneliti menyimpulkan bahwa penggunaan media worwall memiliki pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar peserta didik pada materi membandingkan dua bilangan di sekolah dasar.
Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika kelas IV SD
Wulandari, Cici;
Nugroho, Aryo Andri;
Nafiah, Ulin
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini mengkaji penerapan model pembelajaran berbasis masalah (PBL) untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SD pada materi pola gambar di SD Supriyadi 01. Permasalahan pembelajaran matematika yang pasif dan berpusat pada guru melatarbelakangi penelitian ini. Menggunakan pendekatan penelitian tindakan kelas (PTK) model spiral Kemmis dan McTaggart dalam dua siklus, penelitian mengumpulkan data melalui observasi dan evaluasi. Hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan. Siklus I mencapai ketuntasan 60%, meningkat menjadi 87% pada siklus II dengan 25 siswa melampaui KKTP. Disimpulkan bahwa PBL efektif meningkatkan hasil belajar siswa pada materi tersebut.
Analisis Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) dalam Kurikulum Merdeka Kelas II di SD Supriyadi Semarang
Prasetyo, Andra Jihan;
Nugroho, Aryo Andri;
Nafiah, Ulin
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pendidik dan pendidikan adalah satu kesatuan dalam proses belajar mengajar yang ada di sekolah. Peran pendidik dalam Kurikulum Merdeka hanya sebagai fasilitator untuk peserta didik di sekolah. Merdeka Belajar adalah inisiatif dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia yang bertujuan untuk memberikan kebebasan sekolah dalam menafsirkan kompetensi inti kurikulumnya dalam bentuk penilaian. Salah satu pendekatan yang dapat digunakan untuk menerapkan kurikulum mandiri adalah pembelajaran berdiferensiasi, yaitu pendekatan guru yang memperhatikan perbedaan gaya belajar, minat, dan kemampuan siswa serta memberikan mereka pengalaman belajar yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif. Jenis proses penelitian datanya adalah data deskriptif seperti tulisan, kata-kata, dan perilaku yang dapat diamati . Dalam pembelajaran berdiferensiasi, pengelompokan siswa berdasarkan gaya belajarnya dianggap penting karena memberikan kesempatan yang sama bagi semua siswa untuk belajar dengan metode yang paling sesuai dengan dirinya. Dampak yang muncul dalam proses penerapan model pembelajaran berdiferensiasi. Dampak yang ditemukan muncul berbeda-beda tergantung pada kesiapan belajar peserta didik, yaitu mereka merasa diterima dan memiliki karakteristik yang berbeda. Ini menciptakan rasa aman, berkembang, dan menghargai satu sama lain.
Analisis Pendekatan Tarl (Teaching at The Right Level) melalui Model Pembelajaran Problem-Based Learning Pada Pelajaran Matematika Kelas I
Rizqiyah, A’isyah Arroobi’atu;
Nugroho, Aryo Andri;
Salimah, Siti
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan pendekatan Teaching at the Right Level (TaRL) yang diintegrasikan dengan model Problem-Based Learning (PBL) dalam pembelajaran matematika di kelas I A SD Supriyadi Semarang. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan untuk menggambarkan proses pembelajaran. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pendekatan Teaching at the Right Level melalui model pembelajaran PBL diterapkan mulai dari tahapan asesmen awal, pemetaan siswa, penyusunan modul pembelajaran, serta refleksi dan evaluasi. Penerapan TaRL-PBL meningkatkan keterlibatan siswa, dengan siswa lebih aktif dalam diskusi. Guru mendapat dukungan dari pimpinan sekolah untuk mengikuti pelatihan. Namun, implementasi pendekatan ini juga menghadapi tantangan, terutama dalam pengelolaan waktu dan adaptasi metode agar sesuai dengan kebutuhan siswa kelas awal seperti pembuatan asesmen awal, intrumen, hingga LKPD yang berbeda-beda disesuaikan dengan tipe tingkat pemahaman siswa. Guru kelas membutuhkan banyak waktu untuk merancang masalah yang sesuai dengan level pemahaman siswa serta memfasilitasi diskusi kelompok secara efektif.
Efektivitas Model Pembelajaran Problem Based Learning Dalam Meningkatkan Kemampuan Literasi Matematika Peserta Didik Sekolah Dasar
Harmika, Akbar Tsabet Al-Bahr;
Ngurah Ayu Nyoman Murniati;
Afina Farkhahani;
Aryo Andri Nugroho
Jurnal Lensa Pendas Vol 9 No 2 (2024): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33222/jlp.v9i2.4064
The aim of this research is to determine the effectiveness of the problem based learning model in improving the mathematical literacy skills of elementary school students. This research is quantitative research using a pre-experimental design with one group pretest posttest type. The population of this study was class V students at SDN Sarirejo. Sampling was carried out using a saturated sampling technique. The sample for this research was all class V students at SDN Sarirejo, totaling 28 students. This research data collection technique uses pretest and posttest. The data analysis techniques used in processing the data are the normality test as a prerequisite test and the N-gain test to test the hypothesis. The results of this research show that the problem based learning model is effective in improving the mathematical literacy skills of elementary school students. The results of the N-gain test obtained a value of 0.64 which is in the criteria for increasing moderate mathematical literacy skills. So, learning should be centered on students and the teacher should only be a facilitator. In this way, students can further explore their abilities, including mathematical literacy abilities.
Creative Thinking Process of Kinesthetic Male Students in Solving Mathematics Problems in Elementary School
Ishabu, La Suha;
Nugroho, Aryo Andri
Jurnal Pendidikan MIPA Vol 25, No 1 (2024): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : FKIP Universitas Lampung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Various concepts have been introduced in every lesson to improve students' mathematical analytical ability. This paper introduces a new concept to improve students' creative thinking ability based on kinesthetic learning style in solving math problems. The uniqueness of Kinesthetic male students' creative thinking process in elementary school can be seen when a person can solve problems correctly, use accurate and different approach strategies, create the correct solution process, and produce unique and new products. The primary purpose of this research is to describe the uniqueness of Kinesthetic male students' creative thinking process in solving mathematics problems in elementary school. The method used in this study is qualitative. The subjects in this study were fifth-grade students of SD Negeri 7 Dobo, Aru Islands Regency. The instrument used in this study was a student creativity test on geometry. This research resulted in a valuable lesson that Male Subjects with Kinesthetic Learning Styles have different uniqueness in solving mathematics. The discovery of correct ideas can prove this by presenting more than one different and correct approach and solution strategy and the discovery of a correct and unique (unusual) answer completed by kinesthetic male students at their stage of development or level of knowledge. Keywords: uniqueness of creative thinking process, mathematical problem solving, male subject, kinesthetic learning style. DOI: http://dx.doi.org/10.23960/jpmipa/v25i1.pp313-328
Gaya Belajar (Learning Style) Dalam Pembelajaran PBL Mata Pelajaran Matematika:Studi Kasus di Kelas 2 SD
Fajarsari, Dewi Aprilia;
Wakhyudin, Husni;
Suwarni, Suwarni;
Nugroho, Aryo Andri
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/innovative.v4i4.14363
Gaya Belajar (Learning Style) merupakan cara atau teknik yang dilakukan peserta didik dalam mengikuti proses pembelajaran. Tentu tiap-tiap peserta didik mempunyai gaya belajar yang beraneka ragam. Masih ditemukan kesulitan pada sejumlah peserta didik saat memahami materi ajar matematika, di mana salah satunya dipicu oleh ketidak akuratan gaya pembelajaran yang diaplikasikan oleh tenaga pendidik. Tujuan dilangsungkannya penelitian ini guna memahami dan mengetahui ketepatan gaya belajar matematika bagi peserta didik. Guna menunjang aktivitas pembelajaran berkualitas, tentu penting bagi guru untuk mengakumulasikan sejumlah informasi yang memiliki keterkaitan dengan gaya belajar peserta didik. Metode penelitian yang dipergunakan adalah penelitian kualitatif. Melalui proses penelitian yang telah dilangsungkan, diperoleh hasil bahwa gaya yang akurat bagi peserta didik untuk aktivitas pembelajaran matematika cenderung didominasi dengan gaya belajar kinestik sebesar 46%, sedangkan sisanya memiliki gaya belajar visual sebesar 12% dan auditori 42%. Berdasar pada hasil tersebut, diperoleh simpulan bahwa peserta didik Kelas 2 SD Negeri Sarirejo Semarang mempunyai gaya pembelajaran yang beraneka-ragam dengan kuantitas tidak merata, namun memiliki dominasi bergaya belajar kinestetik. Hal tersebut mengindikasikan bahwa mereka mudah memahami materi dengan pengaruh gerakan atau kinetika.
Keefektifan Bermain Peran dan Keterampilan Bercerita untuk Meningkatkan Kecerdasan Emosional Anak Usia 5-6 Tahun
Parlinah, Parlinah;
Nugroho, Aryo Andri;
Handayani, Arri
Media Penelitian Pendidikan : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan dan Pengajaran Vol 16, No 2 (2022)
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/mpp.v16i2.13194
Research problems: (1) is role playing effective to improve emotional intelligence of children aged 5-6 years?, (2) is there a difference in emotional intelligence of children aged 5-6 years before and after role playing?, Research objectives: (1) describe increasing emotional intelligence of children aged 5-6 years through role playing, (2) describing the differences in emotional intelligence of children aged 5-6 years before and after role playing. The type of research used is quasi-experimental research or quasi-experimental design. Based on the results of data analysis and discussion, it can be concluded that statistically after being calculated using SPSS 16.0 for windows there is an effective influence of role playing on the emotional intelligence of children aged 5-6 years, this can be seen based on the results of calculations using SPSS 16.0 for windows by comparing between the t value resulting from t count with the t table value. From the table it is known that the value of the Independent Sample t-test (tcount) is 14,331 and the t table is 2,160 with a p value of 0.000. Because the t-count value t-table or ip value 0.05, it is said that there is an average difference between the emotional intelligence of children aged 5-6 years in the experimental group and the control group. So Ho is rejected and Ha is accepted, which means that there is an effective influence of role playing on the emotional intelligence of children aged 5-6 years and there is a difference before and after role playing on children's emotional intelligence after being calculated using the paired sample test t test with the result 0.00 0.05 then Ha is accepted at TK Muslimat NU Masyithoh 08 Kramatsari Pekalongan City. Besides, the results of the research that the researchers have done can be concluded that role playing can improve the emotional intelligence of children in TK Muslimat NU Masyithoh 08 Kramatsari Pekalongan City.
Pengembangan Media Tas Papan Flanel untuk Kemampuan Bahasa Ekspresif Anak Usia Dini
Chodijah, Siti;
Nugroho, Aryo Andri;
Purnamasari, Iin
Media Penelitian Pendidikan : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan dan Pengajaran Vol 16, No 2 (2022)
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/mpp.v16i2.13207
This study aims to determine: (1) the need for learning media for Early Childhood Educators (PAUD) in improving language skills in early childhood. (2) Learning Media Development Procedures that are suitable for use in improving early childhood language skills. (3) The implementation of the use of Learning Media using flannel board bags in improving expressive language skills in early childhood. This research method uses the development model developed by Borg Gall. Brog and Gall argues that the Research and Development (RD) approach in education includes ten steps. The main purpose of this research and development method is used to produce products and determine the feasibility of the products developed in the form of flannel board bags. Data collection techniques used interviews, FGD (Focus Group Discussion), observation and validation questionnaires from material experts and media experts. Data analysis technique using validity test, reliability test, effectiveness test, practicality test, descriptive statistical analysis, and Wilcoxon Signed Ranks Test. The conclusion is that learning with flannel board bags can improve expressive language skills in early childhood.Â