Claim Missing Document
Check
Articles

Menelusuri Kekuatan Budaya dan Bahasa dalam Membentuk Identitas Pribadi dengan Perspektif Sikap Mandiri di Kelas 5 Novi Mega Lestari; Gunawan Santoso; Mansyur Hidayat; Nursalim
Jurnal Pendidikan Transformatif (JPT) Vol. 2 No. 4 (2023): Oktober 2023
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v2i4.609

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran yang dimainkan oleh budaya dan bahasa dalam membentuk identitas pribadi, sikap mandiri, dan kemampuan berpikir kritis pada Siswa Kelas 5. Dengan fokus pada lingkungan Pendidikan, penelitian ini melibatkan pengumpulan data kualitatif melalui observasi kelas, wawancara, dan analisis konten. Melalui pendekatan interdisipliner yang menggabungkan konsep-konsep dari bidang antropologi budaya, psikologi perkembangan, dan linguistik, penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana budaya dan bahasa saling berinteraksi dalam proses pembentukan identitas pribadi dan pengembangan sikap mandiri pada Siswa. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengeksplorasi cara di mana pemahaman mendalam tentang budaya dan bahasa dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis Siswa dalam menganalisis informasi dan mengevaluasi argumen. Temuan dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan baru tentang pentingnya integrasi budaya dan bahasa dalam kurikulum Pendidikan Kelas 5 dan memberikan rekomendasi untuk pengembangan pendekatan pembelajaran yang lebih inklusif dan holistik. Abstrak tersebut menggarisbawahi tujuan, metode, dan harapan dari penelitian yang diusulkan, serta memberikan gambaran umum tentang cara pendekatan interdisipliner diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang peran budaya dan bahasa dalam pembentukan identitas pribadi, sikap mandiri, dan kemampuan berpikir kritis pada Siswa Kelas 5.
Sikap Mematuhi dan Tidak Mematuhi Aturan yang Berlaku di Rumah dan di Sekolah Kelas 2 Retno Primantiko; Gunawan Santoso; Tevian Edi Candra; Listari Widodo
Jurnal Pendidikan Transformatif (JPT) Vol. 2 No. 4 (2023): Oktober 2023
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v2i4.613

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana anak-anak di kelas 2 Sekolah Dasar (SD) merespons dan menghadapi aturan yang berlaku di dua lingkungan yang signifikan dalam kehidupan mereka, yaitu di rumah dan di sekolah. Fokus utama dari penelitian ini adalah untuk menggali peran bernalar kritis dan komunikasi dalam pembentukan sikap mereka terhadap aturan. Dalam proses penelitian ini, kami menggunakan berbagai metode penelitian, termasuk observasi, wawancara, dan analisis data kuantitatif untuk mengumpulkan data tentang bagaimana anak-anak menjalani pengalaman mereka dalam menghadapi aturan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat variasi dalam sikap anak-anak terhadap aturan di rumah dan di sekolah. Faktor-faktor seperti lingkungan keluarga, norma-norma sosial, dan pendidikan karakter memainkan peran penting dalam pembentukan sikap mereka. Kemampuan berpikir kritis tampaknya memengaruhi cara anak-anak memahami dan merespons aturan, dengan anak-anak yang mampu berpikir kritis cenderung memahami konsekuensi tindakan mereka dengan lebih baik. Komunikasi juga menjadi aspek kunci dalam pengaruh terhadap sikap anak-anak terhadap aturan. Komunikasi yang terbuka dan efektif membantu anak-anak memahami tujuan aturan, mengatasi konflik, dan berbicara tentang pemikiran serta perasaan mereka terhadap aturan. Komunikasi yang positif juga membantu anak-anak dalam mengembangkan keterampilan berbicara dan menyampaikan argumen mereka. Penelitian ini memberikan wawasan yang lebih dalam tentang cara anak-anak kelas 2 di SD merespons dan menghadapi aturan di lingkungan yang berbeda. Hasil penelitian ini dapat berguna dalam upaya untuk memahami bagaimana pendidikan karakter dan pengembangan kemampuan berpikir kritis dapat ditingkatkan di rumah dan di sekolah. Kesimpulan dan temuan penelitian ini dapat memberikan pandangan yang lebih mendalam tentang kompleksitas pembentukan sikap terhadap aturan pada usia ini.
Peningkatan Prestasi literasi Siswa dalam Menyampaikan Pendapat dengan Bernalar Kritis, Komunikasi, Logis, dan Argumentatif di Kelas 6 Sri Utami; Gunawan Santoso; Febri Prihatin; Suwardono
Jurnal Pendidikan Transformatif (JPT) Vol. 2 No. 4 (2023): Oktober 2023
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v2i4.618

Abstract

Studi ini menyelidiki peran penting berpikir kritis dan komunikasi dalam meningkatkan prestasi belajar siswa kelas 6. Dengan mengeksplorasi integrasi dua keterampilan ini, yaitu berpikir kritis dan berkomunikasi secara logis dan argumentatif, penelitian bertujuan untuk memahami dampaknya pada pemahaman materi pelajaran dan kemampuan siswa dalam menyampaikan pendapat mereka. Integrasi keterampilan ini diharapkan dapat memungkinkan siswa untuk mengembangkan pemahaman yang lebih mendalam tentang topik pembelajaran, mengasah kemampuan berbicara dan menulis yang efektif, serta mendorong partisipasi aktif dalam diskusi dan debat. Melalui penekanan pada logika dan argumentasi, penelitian ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan pembelajaran yang berfokus pada pemikiran kritis dan komunikasi yang efektif sebagai fondasi untuk peningkatan prestasi belajar siswa. Studi ini memiliki implikasi penting dalam pembentukan metode pembelajaran yang lebih baik di tingkat kelas 6 dan meningkatkan kualitas pendidikan secara keseluruhan.
Upaya habituasi Keseharian Siswa Berakhlak Mulia dan Berkarakter Islami sebagai Wujud Ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa Natiqotul Istiqomah; Gunawan Santoso; Zahrotul Fitriyyah; Edi Ribowo
Jurnal Pendidikan Transformatif (JPT) Vol. 2 No. 4 (2023): Oktober 2023
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v2i4.621

Abstract

Pendidikan dalam kelas 1 SD merupakan tahap awal perkembangan karakter dan moral siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi upaya penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kegiatan pembiasaan sehari-hari siswa kelas 1 SD sebagai sarana untuk mengembangkan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa dan karakter Islami. Integrasi nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara dengan nilai-nilai agama Islam dalam pendidikan bertujuan untuk menciptakan generasi yang memiliki akhlak mulia dan karakter yang kuat. Dalam konteks ini, melibatkan orang tua, guru, dan pihak berkepentingan lainnya merupakan bagian penting dalam mendukung implementasi pendidikan yang seimbang dan harmonis. Hasil penelitian ini akan membantu dalam memahami dampak integrasi nilai-nilai ini pada perkembangan karakter siswa, serta pentingnya menjaga harmoni antara nilai-nilai agama Islam dan Pancasila dalam Pendidikan.
Strategi Pemulihan Sektor Parawisata Melalui Model Kreatif, Inovasi, Dan Problem Solving Di Kabupaten Raja Ampat Anita Bosawer; Gunawan Santoso; Darmita Wuriani; Ayu Yuniar Anggo; Nurwahidah
Jurnal Pendidikan Transformatif (JPT) Vol. 2 No. 4 (2023): Oktober 2023
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v2i4.631

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki Kabupaten Raja Ampat, yang terletak di Provinsi Papua Barat, Indonesia, telah lama dikenal sebagai destinasi pariwisata yang menakjubkan dengan kekayaan alamnya yang luar biasa. Namun, sektor pariwisata di daerah ini menghadapi tantangan serius selama pandemi covid-19, yang mengancam tidak hanya pendapatan dari pariwisata tetapi juga keberlanjutan lingkungan alam dan budaya. Dalam konteks ini, strategi pemulihan sektor parawisata melalui model kreatif, inovasi, dan problem solving telah dirancang untuk mencapai pemulihan sektor pariwisata yang berkelanjutan. Strategi ini mengintegrasikan kreativitas, inovasi, dan pemecahan masalah dalam upaya memulihkan sektor pariwisata di Kabupaten Raja Ampat. Fokus strategi adalah mencapai tujuan keberlanjutan ekonomi, lingkungan, dan sosial. Ini mencakup pelestarian lingkungan alam yang spektakuler pengembangan produk pariwisata yang inovatif, partisipasi dan pemberdayaan komunitas lokal, serta meningkatkan kesadaran dan perilaku wisatawan terkait praktik berkelanjutan. Selain itu, strategi ini mengedepankan kolaborasi dan kemitraan yang kuat antara pemerintah daerah, sektor swasta, LSM, dan komunitas lokal untuk mendukung implementasi yang sukses. Selama pandemi dan di luar pandemi, strategi ini juga memastikan keamanan dan kesehatan wisatawan yang berkunjung ke destinasi ini. Dengan strategi ini, diharapkan bahwa sektor pariwisata di Kabupaten Raja Ampat akan pulih dengan cara yang berkelanjutan, memberikan manfaat ekonomi bagi komunitas lokal, menjaga keindahan lingkungan alam, dan menjadi contoh praktik pariwisata berkelanjutan di tingkat global. Abstrak ini mencerminkan inti dari strategi pemulihan sektor pariwisata di Kabupaten Raja Ampat, dengan menekankan kreativitas, inovasi, keberlanjutan, dan kesejahteraan komunitas lokal dalam konteks yang menantang.
Menjelaskan Peran Budaya dan Bahasa Dalam Membentuk Identitas Dirinya Melalui Berkhebinekaan Global dan Creativity Di Kelas 5 Siti Aminah Saing; Gunawan santoso; Jarmi; Winarsih
Jurnal Pendidikan Transformatif (JPT) Vol. 2 No. 4 (2023): Oktober 2023
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v2i4.634

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendalami peran budaya dan bahasa dalam membentuk identitas diri siswa kelas 5 melalui perspektif berkhebinekaan global dan kreativitas. Studi ini menggali bagaimana interaksi dengan nilai-nilai budaya dan penggunaan bahasa dalam konteks global memberikan dampak signifikan pada proses pembentukan identitas pada tingkat usia ini. Pendekatan holistik diambil untuk mengakui bahwa keberagaman budaya global menjadi latar belakang utama dalam memahami identitas individu. Berkhebinekaan global dianggap sebagai konteks yang memperkaya, di mana siswa diundang untuk meresapi dan memahami keberagaman budaya dari seluruh dunia. Kreativitas diidentifikasi sebagai jembatan ekspresi yang kuat, memungkinkan siswa untuk menggali dan menyatakan aspek-aspek unik dari identitas mereka. Proses kreatif dilihat sebagai alat penting dalam penemuan diri, memungkinkan siswa untuk merumuskan dan menyampaikan identitas mereka dengan cara yang bervariasi dan unik. Kelas 5 dipilih sebagai fokus penelitian untuk memahami identitas siswa pada tahap perkembangan kognitif dan sosial khusus ini. Melalui studi ini, kita berharap untuk memberikan wawasan yang mendalam tentang bagaimana siswa di kelas 5 mengartikan, meresapi, dan menyatakan identitas mereka melalui interaksi dengan budaya, bahasa, keberagaman global, dan kreativitas. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pada pendekatan pendidikan yang inklusif dan pemahaman yang lebih mendalam tentang proses pembentukan identitas pada tingkat usia ini.
Mengukuhkan Kebersamaan Sikap Bergotong Royong Dan Kolaborasi Di Kelas 3 Liya Pransiska; Gunawan Santoso; Arif Aziz Firmansyah; Arif Aprilia Kartini
Jurnal Pendidikan Transformatif (JPT) Vol. 2 No. 4 (2023): Oktober 2023
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v2i4.636

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki peran kebersamaan, sikap bergotong royong, dan kolaborasi dalam perkembangan peserta didik kelas 3. Melalui pendekatan interdisipliner yang mengintegrasikan aspek psikologis, pendidikan, dan sosial, penelitian ini mengeksplorasi fenomena kebersamaan di kalangan peserta didik dan dampaknya pada karakter dan hubungan sosial mereka. Kami mengidentifikasi faktor-faktor yang mendorong dan menghambat kebersamaan, serta menganalisis peran guru, orang tua, dan pendekatan pembelajaran dalam memfasilitasi nilai-nilai ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan sikap bergotong royong dan kolaborasi memiliki dampak positif pada perkembangan karakter peserta didik, hubungan sosial, dan pencapaian akademik mereka. Kami juga membahas implikasi dari temuan ini dalam konteks pendidikan dan perkembangan peserta didik di kelas 3, serta relevansi nilai-nilai ini dalam persiapan peserta didik untuk masa depan yang semakin terkoneksi dan global. Penelitian ini memberikan wawasan yang berharga tentang pentingnya memahami dan mengukuhkan kebersamaan melalui sikap bergotong royong dan kolaborasi dalam konteks pendidikan dasar.
Identifikasi Menjaga Lingkungan Sekitar Sebagai Tempat Hunian yang Nyaman Bagi Semua Warga Zahrotul Fitriyyyah Zahro; Gunawan Santoso; Natiqotul Istiqomah; Ikhwatul Mujahadah
Jurnal Pendidikan Transformatif (JPT) Vol. 2 No. 4 (2023): Oktober 2023
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v2i4.637

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pentingnya menjaga lingkungan sekitar sebagai tempat hunian yang nyaman bagi semua warga, terutama siswa kelas 5 di sekolah dasar. Dalam upaya mencapai tujuan ini, penelitian ini mengeksplorasi konsep gotong royong dan kolaborasi sebagai sarana untuk memperbaiki kualitas lingkungan sekolah. Metode penelitian yang digunakan mencakup survei, wawancara, dan observasi terhadap siswa, guru, staf sekolah, dan orang tua di sebuah sekolah dasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan lingkungan dan kesadaran berperan penting dalam membentuk pemahaman siswa tentang pentingnya menjaga lingkungan. Siswa yang terlibat dalam kegiatan gotong royong dan kolaborasi mampu merasakan dampak positifnya pada lingkungan sekolah, termasuk perbaikan fisik, kebersihan, dan kenyamanan. Dalam prosesnya, siswa mengalami perubahan perilaku positif, seperti pengelolaan sampah yang lebih baik dan pengembangan nilai-nilai sosial seperti kerjasama dan tanggung jawab. Kesimpulannya, upaya untuk menjaga lingkungan sebagai tempat hunian yang nyaman melalui gotong royong dan kolaborasi di SD Kelas 5 adalah penting untuk meningkatkan kualitas lingkungan dan kesadaran lingkungan siswa. Kolaborasi antara semua pemangku kepentingan dan perencanaan berkelanjangan adalah kunci untuk menciptakan perubahan yang berkelanjutan dalam lingkungan sekolah. Dengan demikian, penelitian ini memberikan dasar yang kuat untuk memahami peran lingkungan sekolah dalam membentuk sikap dan perilaku siswa terhadap lingkungan serta mengidentifikasi strategi efektif untuk meningkatkan kualitas lingkungan sekolah.
Mengidentifikasi Problematika dan Mencari Solusi Dalam Program Literasi Untuk Meningkatkan Pembelajaran IPA di Kelas 9 SMP Tri Laksono; Gunawan Santoso; Yayuk Purwati; Wisnu Winata
Jurnal Pendidikan Transformatif (JPT) Vol. 2 No. 4 (2023): Oktober 2023
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v2i4.646

Abstract

Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) di kelas 9 SMP merupakan bagian penting dalam perkembangan akademik siswa. Namun, berbagai hambatan dan masalah mungkin menghambat pemahaman konsep-konsep IPA dan menciptakan tantangan dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi masalah-masalah yang dihadapi siswa dalam memahami IPA di kelas 9 SMP, termasuk masalah dalam kurikulum, metode pengajaran, dan literasi ilmiah. Selain itu, penelitian ini juga berusaha mencari solusi melalui pengembangan program literasi yang dirancang untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap IPA. Metode penelitian yang digunakan melibatkan analisis data, survei, wawancara, dan observasi kelas. Dengan pemahaman yang mendalam tentang masalah-masalah yang dihadapi siswa, program literasi akan dikembangkan dengan berfokus pada pendekatan berbasis inkuiri, sumber materi yang relevan, dan keterampilan literasi ilmiah. Diharapkan program ini akan meningkatkan pemahaman siswa dan prestasi akademik mereka dalam mata pelajaran IPA. Penelitian ini memiliki potensi untuk memiliki dampak positif pada kualitas pembelajaran IPA di kelas 9 SMP dan meningkatkan kemampuan siswa untuk menghadapi tantangan ilmiah di masa depan. Melalui identifikasi masalah dan pengembangan solusi yang sesuai, penelitian ini mendukung upaya perbaikan pendidikan yang lebih baik dan pemahaman IPA yang lebih mendalam di kalangan siswa. Catatan: Abstrak di atas adalah contoh yang dibuat berdasarkan informasi dari judul yang Anda berikan. Dalam penelitian sesungguhnya, abstrak akan mencakup temuan-temuan utama, hasil penelitian, dan implikasi lebih lanjut, yang akan ditambahkan setelah penelitian selesai.
Meningkatkan Semangat Gotong Royong Melalui Aturan Kolaboratif Di Rumah, Sekolah, dan Sekitarnya Tuti Lestari; Gunawan Santoso; farcham muloh; Tato Saputro
Jurnal Pendidikan Transformatif (JPT) Vol. 2 No. 4 (2023): Oktober 2023
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v2i4.649

Abstract

Semangat gotong royong dan nilai-nilai sosial merupakan komponen penting dalam pendidikan karakter anak-anak. Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi dampak dari penerapan aturan-aturan kolaboratif di lingkungan kelas 4 SD, termasuk lingkungan rumah, sekolah, dan sekitarnya, dalam meningkatkan semangat gotong royong siswa. Penelitian ini melibatkan metode observasi, wawancara, dan evaluasi kinerja siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan aturan kolaboratif memiliki dampak positif pada semangat gotong royong siswa. Dalam lingkungan kelas, siswa terlibat dalam kegiatan kerja sama, pemecahan masalah bersama, dan berkomunikasi secara efektif. Penerapan aturan kolaboratif juga menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan nilai-nilai sosial seperti kerja sama, empati, dan toleransi. Selain itu, penelitian ini menyoroti keterkaitan antara semangat gotong royong siswa dan kinerja akademis mereka. Ditemukan bahwa siswa yang memiliki semangat gotong royong yang tinggi cenderung mencapai hasil akademis yang lebih baik. Praktik gotong royong yang meningkat dalam lingkungan kelas, rumah, dan komunitas berdampak positif pada hubungan sosial di lingkungan sekitar dan pada perkembangan komunitas secara keseluruhan. Hasil penelitian ini mendukung konsep penting bahwa pendidikan karakter yang kuat memerlukan kerja sama antara lingkungan rumah, sekolah, dan komunitas. Penerapan aturan-aturan kolaboratif sebagai alat pendukung dalam proses pendidikan dapat membantu membentuk karakter siswa dan memperkuat semangat gotong royong dalam masyarakat. Implikasi praktis dari penelitian ini adalah bahwa pendekatan ini dapat menjadi model yang efektif dalam meningkatkan semangat gotong royong di kelas 4 SD dan di sekitarnya.
Co-Authors 29Neneng Aan Supiati Aan Supiati Aat Nurhayati Aay Aisiyah Abdillah Abdul Aziz Abdul Aziz Hatapayo Abdul Aziz Hatapayo Abih Gumelar Acep Achda Fitriah Ade Surya Erofiana Adelia Angelia Gultom Adelia Septa Kusuma Adellia Rosita Aulia Adhisty septia hidayat Adilah Syafiyah Adilah Syafiyah Ramadhani Adilla Cahya Yuniar adilla cahya yuniar adinda Adinda Herlia Putri adinda putri darmanto Adinda Putri Darmanto Adinda Rizkyta Dinda adit kurniyawan Ageng Puji Pangestu Agitha Rizky Aldiansyah Agung Purwanto Agung purwanto Agus Purwanto Agus Suradika Agus Suradika Agus Suradika Agustina Ahmad Azhar azhar Ahmad Fadly Ahmad Fikrie Azmi Ahmad Japar Sodik Ahmad Muzakki Ahmad Muzaqi Zaqi Ahmad Razan Ahmad Suryadi Ahmad Susanto Ahmad Suyudi Ahmad Suyudi Ahmad Syamsuadi Ahmad Syariuddin Ahmad Yani Aida Sumardi Aim Abdul Karim Aim Abdulkarim aisyah tania amanda Ajmah Najibah Akhyumita Dea Suminar Alfi Fadliya Putri Mahya alfi fadliya putri mahya alfi Alia Zulfa Ramadanti Alia Zulfa Ramadanti Alia Alika Atha Amani Allya Azizatul Fadhilah Almaira Putri Almaira Putri Almirah Nur Sakiinah Almirah nur sakiinah mira Alustri Darmawati Alvira Prasasti Vira Alya Nurul Aeny Alya Amalia Ambo Tuo Amril Ananda Nur Aulia Ananda Nur Aulia Andi Afif Alwajih Andi Sukri Adam Angela Alya Rachman Rachman Anita Bosawer Annis Fitria Annisa Damayanti Annisa Qotrunnada Sofyana Hamzah Annisa Tsamratul Fuadah Annisah Nabilah Ari Metalin Eka Puspita Ari Metalin Ika Puspita Ari Metalin Ika Puspita Arif Aprilia Kartini Arif Aziz Firmansyah Arifin Djati Arsyadina Trishna Marsella Asep Hendrayana Astari Zahra Aulia Safira Septiana Aulia Sartika Aura Wijayanti ayu dwi ayu dwi zam zam khumairo Ayu Metalin Ika Puspita Santoso Ayu Yuniar Anggo Ayub Gunawan Ayub Gunawan Gunawan Azmi Ramadhania Azmi Ramadhania Azra Alya Sakinah Baiq Dina Erika Wardiningtias Baqiyatul Fakhmi Bobi Erno Rusadi Bunga Seftya Nur Indah Bunyamin Maftuh Chantika Mukti Ardi Cholichul Hadi Dadi Mulyadi Nugraha Darmita Wuriani Dea Permata Dela safitri Desi Rahmayani Ihsan Nulfadli Desi Rahmayani Nurul Aifha Desiana Duwith Destira Ayu Permana Deswita Kartika Devi Marlita Anggraini Dewi Puji Lestari Dewi Puji Lestari Dewi Dewiana Novitasari Dhilla Adhika Prawesti Diana Septyawati Difa Rafidatul Aisy Dina Dwi Fatmawati Dina dina ichsanurrahmah Dina Ichsanurrahmah Dinda Apriliyani Dinda Khomsaini Syawhas Dinda Putri Kamilah Esih Sukaesih Dira Lestari Dita Putri Agustiyarini Dwi Ajeng Prasasti Dwi Fitriani Dwi Meliyana Dwi Susanti Eddy Irsan Siregar Edi Kusnaedi Edi Ribowo Edi Ribowo eka bella anindia Eka Puteri Ramadhanti Eka Septi Hartiyani Eka Sunarsih Elfirza Elva Susanti Erik Kurniawan Eta Yunilestari Etik Murtini Eva Monalisa Vebri Kusuma Eva Monalisa Vebry Kusuma Fadlian Rafa Prawira Faisal Aljundi Faiz Muharrom Falikah Hayatun Nufus Farah Addina Syafa Farcham Mulloh farcham muloh Farrasya Zubaer Fatharani Zahrah Fatimah Febiansyah Febri Prihatin Febri Prihatin Ferdinal Lafendry Ferdy Eka Putra Fikri Nurfajri Filosophia Azzahra Filosophia Azzahra Azzahra Finna Fidyah Ramadhani Firly Audia Futeri Firna Afifatun Nuha Mahruroji Fitri Awaliyah Fitri Yati Fitria Wulansari Fitriani Rumelan Frischa Amalia Imanda Ghaitsa Geifira Ghaitsa Geifira Sofa Gunawan Wibisono habiba maruapey Hadi Haryanto Haevina Aulia Rizqy hafaz fazlur hafazfazlur Haikal Azrasabiy Hajar Hamidah Hajirah Halimah Hana Nurhasanah Hani Alifa Muhammad Mansyur Hanif Fadli Yanuar Hanif Fadli Yanuar Hanif Padli Yanuar Hanifah Adibah Rahmah Hany Aulia Syahada Syahada Hendra Setyawan Henni Mikawati herdhianto galuh saputro galuh Hermawan, Cecep Maman Hidriana Hidriana Hilda Dwi Cahyani Hilda Novianti Hilmiyatu Zahra Hilwa Hidayah Assaadih Hodijah safitri ida royana Iftiyah Safitri Iim Abdul Karim Iin Ikhsan Muhamad Mudjenan Ikhwatul Mujahadah Imam Muhtadin Imam Wahyudin imam wahyudin wahyu Imas Yulistia Imelda Miftahul Syarof Inah Inayah Adhani Khoirroni Indah Cicilia Inrayani Inrayani Intan Arsyah Utami Bitan Intan Khairasyani Intan Maharani Intan Nisrina Kamilah Intan Nisrina Kamilah Intan Trisila  Iran Purnawan Irega Gelly Gera Irham Mahfud Irhamni Irhamni Irmi Yunika Irsyam Fajar Attaulah Irsyam Fajar Attaulloh Irsyam Ismah Ismalia Eka Ismiatul Hasanah Istibsarotul Amalia Iswadi Ishak Alwi Iswan Iswan Ivan Mahdavikia Iwan Syah Jalinus Jarmi Jarmi Jelita Ayu Melani Jelita Ayu Melani Jernih Wati Zai jihan alifah hind jihan Jodi Wahyudi Jodi Wahyudi Joko Pramono Joswin Simaremare Juani Prianti Juriah Juryati Kania Novaliani Ahmad ibrahim Karsono Kasno Kayla Syifa Syabilla Keysa Najmi Salma Herdani Keysa Najmi Salma Herdani Klara Iswara Sukmawati Kunto Wijaya kurniawan - Kuswantoro La Dauwi Laila Ningtyas Laila Nurhidayah Larasati Ramadhana Lathifah Wahyu Rahmadhani Lativa Qurrotaini Lestari, Mas roro Diah Wahyu Lilis Handayani Lilis Handayani N Riyanti Lilis Handayani N. Listari Widodo Liya Pransiska Liya Pransiska Lutfi Lutfia Gunarsih M. Ripan Jamil Maghrifa Kafka Razaqa Kafka Majenih Mamun Murod Mansyur Hidayat Mardiani Marfa Azzahra Tyara Latifa Mariska Dwi Amanda Marselina Consita Bete Fahik Marsidi Marsiyah MARTINI Marwiyatul Atfal Marwiyatul Atfal Masduki Asbari Masduki Asbari Masngud kudori Matlahu Chahyadi Maulida Lia Rahmah Maya Zahra Aulia Ma’mun Murod Mei Riska Indriana Meilanta Rantina Meizir Akhmadi Akhmadi Melanie Dwi Metha Abidah Ardelia Milda Nur Risma Abdah Mira Mariani Mochamad Fikri Baihaqi Mochammad Ja’far Sodiq Mohammad Syaifuddin Mohammed El-Abid Muhamad Afriza Aprilian Muhamad Chairudin Muhamad Fauzan Muhamad Sofian Hadi Muhamad Sugiono Muhammad Dava dava Muhammad Fadli Maulana Maulana Muhammad Guntur Muhammad Guntur Himawan Muhammad Lutfi Hasan Muhammad Nuur Fauzaan Muhammad Raihan Muhammad Raihan Raihan Muhammad Rifai Ramadhani Muhammad Saddam Fahrezi Muhammad Usman Munawar Mutiara Wijayanti Nabila Febiyanti Nabila Hapsari Nabila nabilah chairunisah nabilahmaya nabilla kairunisa Nada Hurriyah Nadia Dewi Firdaus Nadisya Rachelia Hatta Nadya Amelia Putri Firman Naila Fairuza Fairuza Nanik Natiqotul Istiqomah Natiqotul Istiqomah Naufal Naura Ghazia Apriatna Naura Izzah Mustika Nia Octavia Rachmadani Nidar Yusuf Nifin Abdullah Al Jabri Nisa Destiana Nisa Niswah Zahrotul Jannah Noer Adila Azzahra Nova Aulia Choerunnisa Novi Mega Lestari Novia Azzahra Nugraha, Dadi Mulyadi Nur Asiah Nur Avifah Dwi Apriliani Nur Halimah Nur Indah Hermayanti Nur Kholifah Alviana Nur Laili Nur Pangesti Utami Putri Nur Wahidah Nuraini indah putri Nurfajriyanti Nurlela Warwey Nursafa Azzahra Safa Azzahra Nursalim Nurul Dwi Tsoraya Nurwahidah OKTA ROSFIANI Pingkan Setia Handayani Prasetya, Agus Prizka Ade Aulia Purwati Wulandari Putri Adelia Putri Ayu Romadhotin Putri Nur Ainni Putri Rizky Apriani Putri Sa'adah Rachmania Naura Adysti Rachmawati Fauziyatul Putri Radita Ayudya Rafi Arvansyah Rafli Firdaus Rafli Mochammad Rafli Firdaus Rafzan Rahmaleli Sakinah Rahmaleli sakinah Rahman Rahman Rajab Rahmita Nurul Muthmainnah Raihan Arsyad Firdausy Asbari Raihan Qodri Raisyal Fiqri Perdana Sasmita Rd. Heri Solehudin Resinta karimah Resti Nuraeni restu lestari lestari Restu M Hasbylah Retno Primantiko Retno Primantiko Rida Wulandari Ridho Salyo Ridwan toro Rifda Choirunnisa Rika Okta Muthmainnah Rikky Erlangga Ramadhan Rivaldy Hermansyah Rizka Amalia Bintang Rizka Aulia Rizki Makhfud Nur’ atsani Rizky Budi Prasetyo Rizky Meilia Junsap Roni Patinasarani Ronius Pirade Rosa Nilla Nurjannah Roudlotul Jannah Sabilah Amelia safira aulia adisti Safira Az Zahra Safira Az Zahra Safira Az Zahra Sakha Dzikrullah Salamah Hujaimah Salismiati Ghozali Salma Putri Amanda Salma Sabika salma sabika salma Salwa Azzahrah Salwa Azzahrah Sapriya Sari Lenita Christi Sasa Fiolanisa Sasa Fiolanisa Sasa Satiya Fadil Mahesa Satiya Fadil Mahesa Fadil septi aulia fadli Setiawati setiyaningsih, dewi Shafira Nurul Shara Ayu Pramitha Shayla Ayuningtias Sheila Anindita Sheila Martasya Shella Meiliza Shella Meiliza Satar Shella Meiliza Sri Wartati Shinta Listiani Shofi Nisrina Amani Silma Kafia Elsaif Silvi Lestari Silvia Silvia Damayanti Sinta Ayu Siska Kusumawardani Siti Aminah Saing Siti Aminah Saing Siti Barkah Siti Juriyatun Toyibah Siti Maisaroh Siti Nur Kharunissa Siti Rohanah Siti Tasniah Herniati Siti ‘Aisah Sodikin Sodikin Sodikin Solehun Sonia Firnanda Supatmi Sri Imawati Sri Imawati Sri Immawati Sri Sunarti Sri Utami Srianah Sriyanti Rahmatunisa Supadmi Supatmi Supry Hariyanti Suratno Suryadi Nomi Susilahati Susilahati Sutini Suwardono Suwardono Syahira Shinta Hanjani Syahira Shinta Hanjani Hendro Mustofa Syarifah Nur Aini Syifa Galih Syifa Maghfira Azzahra Tantri Wenny Sitanggang Tato Saputro Tevian Edi Candra Tia Artika Mul'aini Tiara Fitri Nalindra Alia Choirunnisa Tiara Nur sabila Titin Sujanah Tri Atiiqoh Agus Salim tri endang Tri Laksono Tri Ulan Dari Tri Wahyuningtias Tugiman Tuti Lestari Tuti Lestari Tya Ayu Erianti Ulfiatul Muizzah Unik Setianingsih valia niswa dzahrotudina Vera Dwi Apriliani Vera Dwi Apriliani Acep Virda Nurlita Vita Alawiyah Wawan Widiyasari, Ririn Winarsih winarsih winarsih WINATA, WIDIA Wisnu Winata wisra linda Yayuk Purwati Yoga Aditia Ragil Yosea Bagus Armando Yusrina Nadiya Zahira Zahra Syafitri Atmadja Zahra Tsaniyatun Naafi'i Jamiil Jamiil Zahrah Rizka Wulandari Zahratul Aini Zahrotul Fitriyyah Zahrotul Fitriyyah Zahrotul Fitriyyyah Zahro Zen Zen, Muhammad ‘Aisyah Naurah Salsabila