This Author published in this journals
All Journal IAES International Journal of Artificial Intelligence (IJ-AI) International Journal of Public Health Science (IJPHS) Jurnal Kesehatan Lingkungan indonesia Nurse Media Journal of Nursing Humanis : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Ekologi Kesehatan Spirakel Jurnal Vektor Penyakit ASPIRATOR Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia Althea Medical Journal Pattingalloang : Jurnal Pemikiran Pendidikan dan Penelitian Kesejarahan Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Jurnal Berkala Epidemiologi JURNAL KESEHATAN LINGKUNGAN (Journal of Environmental Health) Tourism & Hospitality Essentials Journal Medical Laboratory Technology Journal UNM Geographic Journal JHECDs: Journal of Health Epidemiology and Communicable Diseases Pepatudzu : Media Pendidikan dan Sosial Kemasyarakatan BALABA (JURNAL LITBANG PENGENDALIAN PENYAKIT BERSUMBER BINATANG BANJARNEGARA) Indonesia Berdaya Diversity: Disease Preventive of Research Integrity Jurnal Olahraga Kebugaran dan Rehabilitasi (JOKER) International Journal of Law, Environment, and Natural Resources Social Landscape Journal Abdimas Indonesian Journal Safari : Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Panrita Inovasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sinteza Linguistika Kultura: Jurnal Linguistik Sastra Berdimensi Cultural Studies Filosofi: Publikasi Ilmu Komunikasi, Desain, Seni Budaya Health Dynamics Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Jembatan Hukum: Kajian Ilmu Hukum, Sosial dan Administrasi Negara Jurnal Medika: Medika AL-ABSHOR : Jurnal Pendidikan Agama Islam Sosial : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPS Jurnal Riseta Soshum Mesada: Journal of Innovative Research PESHUM Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Lisanul Arab: Journal of Arabic Learning and Teaching Aslama: Jurnal Pendidikan Islam AQILA : Acceleration, Quantum, Information Technology and Algorithm Journal Jurnal Kesehatan Masyarakat
Claim Missing Document
Check
Articles

Implementation of Insecticide for Fogging and Larvicidation in Dengue Fever Control and Its Impact on Vector Resistance in Banjarmasin City: A Qualitative Analysis Juhairiyah; Muhammad Rasyid Ridha; Indriyati, Liestiana; Yudhastuti, Ririh; Triwibowo Ambar Garjito; Muhammad Choirul Hidajat; Wahyu Pudji Nugraheni; Nurul Hidayah; Isnawati; Babucarr Jassey
JURNAL KESEHATAN LINGKUNGAN Vol. 17 No. 2 (2025): JURNAL KESEHATAN LINGKUNGAN
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jkl.v17i2.2025.99-109

Abstract

Introduction: Dengue remains a major public health concern in Indonesia, including Banjarmasin. Insecticide-based interventions, such as fogging and larviciding, are key components of dengue vector control. However, improper implementation can lead to insecticide resistance, reducing program effectiveness. Methods: This qualitative study aimed to evaluate the implementation of insecticide use in the dengue control program in Banjarmasin. Data were collected through in-depth interviews, observations, and document reviews at national, provincial, and municipal levels. A total of 60 informants were purposively selected, including stakeholders from the Ministry of Health, provincial and city health offices, pharmaceutical warehouses, community health centers, sub-districts, and urban villages. Data were analyzed using a deductive Input-Process-Output (IPO) model and inductive gap analysis. Triangulation was applied to ensure data validity. Results and Discussion: The study revealed that the absence of national and local insecticide resistance mapping hinders the implementation of insecticide rotation policies. Other challenges include a shortage of trained entomology personnel, limited training, weak intersectoral coordination, and poor dissemination of vector control regulations, particularly regarding fogging procedures. Moreover, unsupervised community-led fogging often deviates from standard operating procedures. Conclusion: Strengthening human resource capacity, improving insecticide distribution planning based on resistance data, and enhancing regulatory enforcement are critical to improving program effectiveness. Promoting community-based approaches is also essential to support sustainable and responsive dengue vector control strategies.
Ancaman Pergeseran Bahasa Daerah Dan Dampaknya Terhadap Keberlanjutan Warisan Budaya Di Era Global Intan Permata Sari R; Nabila Nurul Insani; Muhammad Rasyid Ridha
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 5 (2025): Menulis - Mei
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i5.236

Abstract

Pergeseran bahasa daerah merupakan salah satu ancaman serius terhadap keberlangsungan warisan budaya di era globalisasi. Fenomena ini terjadi akibat dominasi bahasa Indonesia dan bahasa asing dalam berbagai aspek kehidupan, seperti pendidikan, media massa, dan interaksi sosial. Selain itu, faktor urbanisasi, mobilitas sosial, perubahan pola komunikasi keluarga, serta persepsi negatif terhadap bahasa daerah turut mempercepat proses pergeseran. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji faktor-faktor penyebab pergeseran bahasa daerah serta dampaknya terhadap keberlanjutan budaya lokal. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Hasil kajian menunjukkan bahwa pergeseran bahasa tidak hanya melemahkan fungsi bahasa daerah sebagai alat komunikasi, tetapi juga berpotensi menghilangkan identitas kultural masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan upaya pelestarian yang melibatkan berbagai pihak agar bahasa daerah tetap hidup dan berkembang seiring dengan kemajuan zaman.
Makna Simbolik dan Nilai-Nilai Budaya Dalam Ritual Mappacci pada Masyarakat Bugis Makassar Rezky Awalia Amanda M; Sintawati; Muhammad Rasyid Ridha
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 5 (2025): Menulis - Mei
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i5.237

Abstract

Indonesia sebagai negara kepulauan dan multikultural memiliki kekayaan budaya yang sangat beragam, termasuk dalam praktik-praktik ritual adat yang diwariskan secara turun-temurun. Salah satu tradisi yang mencerminkan kearifan lokal masyarakat adalah ritual Mappacci yang dilaksanakan oleh masyarakat Bugis-Makassar menjelang pernikahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji makna simbolik dan nilai-nilai budaya yang terkandung dalam ritual Mappacci serta tantangan pelestariannya di era modern. Menggunakan pendekatan studi literatur, penelitian ini menganalisis berbagai sumber akademik terkait simbolisme budaya, nilai-nilai kekerabatan, serta transformasi sosial yang memengaruhi praktik tradisional. Hasil kajian menunjukkan bahwa setiap elemen dalam ritual Mappacci, seperti daun pacar, lilin, sarung sutera, beras, telur, hingga doa-doa yang dipanjatkan, mengandung makna filosofis yang mencerminkan nilai kesucian, kejujuran, kebijaksanaan, kekeluargaan, estetika, serta spiritualitas. Ritual ini juga berfungsi sebagai media edukatif dalam mentransmisikan nilai-nilai budaya kepada generasi muda. Namun, pengaruh globalisasi dan perubahan gaya hidup generasi muda turut menyebabkan pergeseran makna dalam pelaksanaannya. Oleh karena itu, pelestarian tradisi Mappacci tidak hanya penting sebagai warisan budaya, tetapi juga sebagai bentuk penguatan identitas lokal dan integrasi antara budaya tradisional dan ajaran agama.
Pelatihan Perubahan dan Pengembangan Organisasi pada UMKM D'Sruput Padang Hamdani; Muhammad Rasyid Ridha; Rika Savitri; Chintya Ones Charli
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2025): July 2025
Publisher : Ponpes As-Salafiyyah Asy-Syafi'iyyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71305/jpkm.v1i2.180

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengembangan dan perubahan organisasi yang dilakukan oleh D’Sruput melalui tanya jawab untuk mendapatkan informasi yang diperlukan. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif yang sifatnya deksriptif berupa wawancara mendalam kepada manajer pemasaran D’Sruput Padang. Pengembangan organisasi adalah suatu upaya terencana yang dilakukan oleh manajer atau pimpinan di tingkat organisasi untuk meningkatkan efektivitas organisasi sehingga dapat mencapai sasaran strategisnya, pengembangan organisasi tersebut dilakukan secara terus menerus sehingga mempunyai pengaruh dalam organisasi. Perubahan Organisasi adalah suatu proses dimana organisasi tersebut berpindah dari keadaannya yang sekarang menuju ke masa depan yang diinginkan untuk meningkatkan efektifitas organisasi. Tujuannya adalah untuk mencari cara baru atau memperbaiki dalam menggunakan resources dan capabilities serta untuk meningkatkan kemampuan organisasi dalam menciptakan nilai dan hasil yang diinginkan kepada stakeholders. Dalam usaha d'sruput ini faktor yang menyebabkan terjadinya perubahan disini yang dimaksud adalah d’sruput terus mengikuti perkembangan dari tren-tren yang ada dalam bisnis yang sama, sehingganya ketika mengikuti tren tersebut dapat mengait konsumen lebih banyak, perbaruan tersebut sudah dijalani sehingganya perubahan tersebut terus dapat mengikuti arah tren kemana.
Melestarikan Kearifan Lokal : Keindahan Baju Bodo Bugis Makassar dalam Mempertahankan Identitas Budaya di Era Modern Suhartini Suhartini; Nur Fauziah Kasmin; Muhammad Rasyid Ridha
SOSIAL : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPS Vol 3 No 2 (2025): SOSIAL: Jurnal Ilmiah Pendidikan IPS
Publisher : Asosiasi Peneliti Dan Pengajar Ilmu Sosial Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/sosial.v3i2.776

Abstract

This study aims to examine the role of baju bodo as a symbol of the cultural identity of the Bugis-Makassar community and its preservation efforts in the modern era. Baju bodo is one of the oldest traditional clothes in Indonesia that has high historical, symbolic, and philosophical value. The study used a descriptive qualitative approach with data collection techniques through in-depth interviews and literature studies. The results of the study indicate that baju bodo not only functions as a body cover, but also represents social status, local aesthetic values, and cultural wisdom that is passed down from generation to generation. The transformation of the design, color, and material of baju bodo is an adaptive strategy to remain relevant amidst the development of the times without eliminating its traditional meaning. This innovation allows baju bodo to be used in modern contexts such as formal events, education, and fashion shows. This study emphasizes the importance of collaboration between cultural communities, government, and local designers to maintain the sustainability of cultural heritage. Thus, baju bodo remains a symbol of the Bugis-Makassar cultural identity that is alive, developing, and proud in the modern era
Implementasi Model Yolov8 untuk Deteksi Jenis Sampah Organik dan Anorganik Berbasis Android Ridha, Muhammad Rasyid; Syafrijon, Syafrijon; Hendriyani, Yeka; Hadi, Ahmaddul
Abdimas Indonesian Journal Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Civiliza Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59525/aij.v5i1.655

Abstract

The mismanagement of waste poses serious environmental and public health issues in Indonesia, exacerbated by the increasing volume of waste due to population growth. To address this problem, this research develops a mobile application based on Flutter, utilizing YOLOv8 object detection technology to classify organic and inorganic waste. The application aims to simplify household waste sorting, raise public awareness, and support better and more sustainable waste management. The research methodology involves using a dataset of waste images trained with the YOLOv8 algorithm via google colab. The dataset is divided into training (70%), testing (20%), and validation (10%) portions. The model training process is conducted over 25 and 50 epochs, showing improved accuracy with more epochs. At the 50th epoch, the model achieved a precision of 0.81 and a recall of 0.61, demonstrating good performance in detecting and classifying waste. The implementation of this application is expected to facilitate waste sorting, reduce environmental pollution, and improve public health. Recommendations for further development include enhancing detection accuracy, expanding the range of detectable waste types, and optimizing application performance to ensure a better user experience.
Karakteristik Peranan Pendidikan Agama Islam dalam pembentukan Akhlak Siswa di SMA Muhammadiyah 1 Palangka Raya Huda, Akhmad Khotib Fathul; Ridha, Muhammad Rasyid; Hidayat, Muhammad Syarif Hur; Aisyah, Aisyah; Febiola, Wenisa Geby
Aslama: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 1 No. 1 (2024): Aslama: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/aslamajpi.v1i1.8920

Abstract

Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki peran sentral dalam membentuk karakter dan akhlak siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menggali lebih dalam mengenai pembentukan akhlak siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di lingkungan pendidikan. Metode penelitian yang digunakan adalah wawancara dan  observasi terhadap guru PAI serta siswa di sebuah sekolah menengah. Fokus penelitian melibatkan aspek-aspek pembentukan akhlak, seperti ibadah sholat, puasa, infaq, dan keteladanan guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembentukan akhlak siswa melalui mata pelajaran PAI melibatkan strategi pembiasaan, keteladanan, dan penguatan nilai-nilai keagamaan. Guru PAI berperan sebagai agen utama dalam memberikan pemahaman, memberikan contoh teladan, dan membimbing siswa untuk menginternalisasi nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari. Program-program keagamaan, seperti sholat berjamaah, puasa, dan infaq, menjadi wahana efektif untuk membentuk akhlak siswa. Temuan penelitian ini memberikan wawasan tentang pentingnya peran guru PAI dan mata pelajaran PAI dalam membentuk akhlak siswa serta memberikan dasar untuk pengembangan strategi pembelajaran keagamaan yang lebih efektif di masa mendatang. Rumusan masalah pada penelitian ini yaitu bagaimana pembentukan akhlak siswa pada mata pelajaran pendidikan agama islam? Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pembentukan akhlak yang di lakukan guru mapel PAI. Objek penelitian ini adalah pelaksanaan pembelajaran PAI dalam pembentukan akhlaknya, subjeknya adalah Guru dan informan berjumlah 2 orang yaitu Guru Mapel PAI dan 2 orang peserta didik. Teknik pengumpulan data menggunkan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data terbagi menjadi 3 tahapan yaitu data reduction, data display dan conclusion drawing/verification. Penelitian ini merupakan penelitian dengan jenis kualitatif deskriptif untuk memperoleh data tentang pembentukan akhlak siswa pada mata pelajaran pendidikan agama islam. Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa peran guru sangat di butuhkan untuk pembentukan akhlak siswa agar menjadi lebih baik setiap harinya. Berbagai macam hal cara yang dilakukan untuk membentuk akhlak siswa yang di inginkan oleh guru.
Analisis Tindak Tutur dalam Film The Road (2009) Ridha, Muhammad Rasyid; Pratiwi, Anne
Linguistika Kultura Vol 14 No 1 (2025)
Publisher : English Study Program, Faculty of Humanities, Universitas Andalas, Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jlk.14.1.41-51.2025

Abstract

This paper explores the use of speech acts in the movie, The Road. Speech acts are actions that are performed by human utterances. Speech acts include things like requesting, apologizing, promising, and other utterances that humans do that resemble an action. Based on Searle’s classification of speech acts, there are five classes of speech acts: assertive, directive, expressive, commissive and declaration. The paper analyzed speech acts in the film’s dialogue and classify them into Searle's speech acts theory. The paper shows most of the speech acts categories are included in The Road’s dialogue except for declaration. The analysis shows that the movie includes most of these types: characters make statements and give information (assertive), give commands, warning, ask questions (Directive), express emotions and feelings (expressive), and make promises, threats and vow (commissive). The absence of declaration in the movie happens because the setting of the movie is in a post-apocalyptic world where there is no authority figure that can make change to the world, making the speech act of declaration is almost impossible. Overall, the study reveals the function and the importance of speech acts in movie dialogue.
Bioactive Compound Profiling of Ethyl Acetate Fraction from Oil Palm (Elaeis guineensis Jacq.) Leaves using Liquid Chromatography High Resolution Mass Spectrometry (LC-HRMS) Setiawan, Deni; Hadi, Samsul; Mahdi, Nur; Mardiati, Nurul; Normaidah; Hadiah Akbar, Nabila; Rasyid Ridha, Muhammad; Apriliany, Fitri
Sinteza Vol. 5 No. 2 (2025): August
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/sinteza.v5i2.30147

Abstract

Oil palm leaves could yield various health benefits, potentially leading to innovative applications in natural remedies, supplements, and dietary products. Targeted extraction and sophisticated analytical methods have become necessary for investigating bioactive compounds in plant materials. The combination of liquid chromatography and high-resolution mass spectrometry (LC–HRMS) makes for a potent technique for analyzing a wide range of metabolites, allowing for the precise and sensitive identification of various plant compounds. This investigation aimed to examine the active compounds in the ethyl acetate fraction of Elaeis guineensis leaves using LC–HRMS to identify potential new avenues for drug research. The simplicia was extracted by completely immersing 500 g of granules in acetone for three days. The crude extract was fractionated with n-hexane, ethyl acetate, and n-butanol solvents to separate components according to their polarity. The ethyl acetate part was analyzed using LC–HRMS with specific settings, including a temperature of 30°C and a gas flow rate of 11.01 L/min. The extract yield from dense oil palm leaves was 32.5 g, equivalent to 6.5%. Subsequently, the components were separated by fractionating the complete yield. The n-hexane fraction yield was 7.085 g or 21.83%, the ethyl acetate fraction yield was 3.38 g or 10.4%, the n-butanol fraction yield was 8.84 g or 27.2%, and the remaining fraction yield was 3.93 g or 12.1%. In conclusion, oil palm leaves are a prospective source of zingerol compounds, suggesting potential to be used as an alternative to rhizomes.
The Importance of Character Development in the Digital Age in the 21st Century: Pentingnya Pengembangan Karakter di Era Digital pada Abad 21 Ilham Samudra Sanur; Ridha, M Rasyid; Muh. Firmansyah; Randiawan
Jurnal Riseta Soshum Vol. 2 No. 2 (2025): J Riseta Soshum
Publisher : B-CRETA Publisher (CV. Borneo Citra Kreatama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70392/jrs.v2i2.6878

Abstract

The development of information and communication technology has significantly reconstructed social, cultural, and educational structures, thereby requiring the strengthening of ethical values and integrity from an early age. This study aims to explore the urgency of character development in the digital age and the role of character education in shaping a generation that is not only technologically competent but also has integrity. The method used is a qualitative approach through literature review by examining various relevant sources and documents. The results of the study indicate that the integration of Pancasila values and local wisdom in character education is crucial for fostering morality, integrity, and critical thinking skills amid the prevalence of hoaxes and cyberbullying. The roles of parents and educators are critical in guiding the healthy use of technology. Furthermore, strengthening soft skills such as communication, collaboration, and adaptability is necessary to navigate the dynamics of the digital world. In conclusion, collaboration between schools, families, and communities in integrating character education, digital literacy, and soft skills development in a holistic manner is key to producing a generation that is morally resilient and digitally competent.
Co-Authors Abdullah Fadilly Abdullah Fadilly Abdullah Fadilly Abdullah Fadilly Abdullah Fadilly, Abdullah Abdullah Fadily Ahmaddul Hadi, Ahmaddul Ahmadin Ahmadin Aisyah Aisyah Aisyah, St. Akbar, Nabila Hadiah Akhmad Rosanji Akhmad Rosanji Akhmad Rosanji Akmad Rosanji Alifka Alya Zhafirah Amalan Tomia Ambar Garjito, Triwibowo Andi Ima Kesuma Andi Triwenni Wulandari Annafi, Muhammad Rizki Annida Annida Asmunandar, Asmunandar Ayu Suriani Babucarr Jassey Besral . Budi Hairani Budi Hairani Budi Hairani Budi Hairani Budi Hairani Bustan Bustan, Bustan Cahyani, Indah Sinawang Chafsah, Anis Mahmuda Charli, Chintya Ones Daima, Atika Silma Darminto, Ardianto Raharjo Deni Fakhrizal Deni Fakhrizal DENI SETIAWAN Dian Eka Setyaningtyas Dian Rosadi, Dian Dicky Andiarsa Dicky Andiarsa Dwi Candra Arianti Eko Suhartono Erli Haryati Evi Liani Evi Liani Falihin, Dalilul Febiola, Wenisa Geby Ferry Kriswandana FIRMAN UMAR, FIRMAN Fitri Apriliany, Fitri Gusti Meliyanie Gusti Meliyanie Gusti meliyanie Gusti Meliyanie Hadian, Hafidz Izzulhaq Hamdani Hasni Hasni Hidayat, Muhammad Syarif Hur Hija, Akhmad Ibnu Hourunisa, Hourunisa Huda, Akhmad Khotib Fathul Hutamy, Ericha Tiara Ibrahim Ibrahim Ihya Hazairin Noor Ilham Samudra Sanur Imam Mahdi Indra Haryanto Ali Intan Permata Sari R Islamiyati Mustofa Ismail, Ashari ISNAWATI Isnawati Isnawati Jassey, Babucarr Juhairiyah Juhairiyah Juhairiyah Juhairiyah Juhairiyah Juhairiyah Juhairiyah Juhairiyah Juhairiyah Juliani Kabubu, Rusmala Dewi Kamriani, Nurul Kasman Kasman Kasman Kasman Khairatun Nisa Khasmadi, Daffa Khairy Khuliyah Candraning Diyanah Kusuma, Fatma Dwi Liestiana Indriati Liestiana Indriati Liestiana Indriyati Liestiana Indriyati Liestiana Indriyati Liestiana Indriyati Lukviana, Dwi Lestari Lutfhi Fatah M Azzubair M. Azzubair Maharani, Mutmainnah Manjang, Buba Melani, Fani Misna Tazkiah Muh. Firmansyah MUHAMMAD AKBAL, MUHAMMAD Muhammad Choirul Hidajat Muhammad Ir'fai Muhammad Pahruddin, Muhammad Musafaah Musafaah Musfirah Musfirah Mustari Mustari Nabila Nurul Insani Nasuhan, Najamuddin Nikma, Syarifah Noor Ahda Fadillah Noor Rahmah, Aulya Norjanah, Norjanah Norleyandi, Untung Normaidah, Normaidah Norsita Agustina, Norsita Nugroho, Muhammad Rivan Nur Afrida Rosvita Nur Fauziah Kasmin Nur Mahdi Nur Rezky Asman Nurma Nurul Hidayah Nurul Mardiati Nurul Mutmainnah Octaviana, Elsi Setiandari Lely Paisal Paisal Pratama, I Putu Eka Widya Pratiwi, Anne Puja Rima Yenti Putri, Lathifah Apriana Radika, Radika Rahmadewi, Yunda Maymanah Raihan, Nisywa Dwiza Randiawan Reny Indrayani Rezky Awalia Amanda M Rika Savitri Ririh Yudhastuti Rudi Fakhriadi Rusdi Rusdi Sakman, Sakman Salamiah . Samsul Hadi Sejati, Eka Nur Septia Putri Delima Sinaga, Christian Roi Tua Sintawati Sri Sulasmi Subair, Ahmad Sudarso, Aldaffa Farrel Mahardika Suhartini Suhartini Syafrijon, Syafrijon Syahrudin, Darma Jaya Syaltha, Puandira Caesha Naila Syamsiar, Syamsiar Syarif Hidayat Torro, Supriadi Tri Ramadhani Triwibowo Ambar Garjito Triwibowo Ambar Garjito Vivi Nila Sari Wahyu Pudji Nugraheni Wanti Wanti Wiliyani, Erni Wulan Rasna Giri Sembiring Wulan RSG Sembiring Wulan Sari Rasna Giri Sembiring Yeka Hendriyani Yunita Mahrany Yuyun, Yuyun Yusnida Lase Zaine, Siti Nur Azella Zulfadli, Muhammad Zulma Hendra