p-Index From 2021 - 2026
17.026
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Foristek Jurnal Ilmu Dasar Jurnal Lahan Suboptimal Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Jurnal Biologi Tropis ORBITA: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Fisika Jurnal Agrotek UMMat CROP AGRO, Scientific Journal of Agronomy Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Pepatudzu : Media Pendidikan dan Sosial Kemasyarakatan Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer Fakultas Ilmu Komputer Universitas Al Asyariah Mandar Kappa Journal Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Jurnal Hutan Tropika Journal of Intelligent Computing and Health Informatics (JICHI) Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) SINTA Journal (Science, Technology, and Agricultural) Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi Agrimansion: Agribusiness Management & Extension Journal Peqguruang: Conference Series Empiricism Journal Unram Journal of Community Service (UJCS) Journal of Science and Science Education (JoSSEd) Agroteksos Jurnal Warta Desa (JWD) J-Alif : Jurnal Penelitian Hukum Ekonomi Syariah dan Budaya Islam Prosiding Konferensi Nasional PKM-CSR Jurnal Pijar MIPA Journal Transformation of Mandalika Lambda: Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA dan Aplikasinya Jurnal Pepadu Biocaster : Jurnal Kajian Biologi Educatoria : Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Panthera : Jurnal Ilmiah Pendidikan Sains dan Terapan Scientica: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek Journal of Soil Quality and Management Protech Biosystems Journal Jurnal Wicara Desa Journal of Microbiology, Biotechnology and Conservation Tirai Edukasi : Jurnal Pendidikan
Claim Missing Document
Check
Articles

Review of Chemical, Biological, and Epistemological Elements: Mamaq Tradition Listantia, Nora; Sarjan, Muhammad
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 9 No 6 (2023): June
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9i6.3731

Abstract

Mamaq by the ancestors of the Sasak people was an activity of chewing betel nut, lime, betel leaf, and tobacco, and ending with shrinkage. Betel leaves contain glycosides, steroids, triterpenoids, flavonoids, tannins, and anthraquinones. These compounds contain antimicrobial activity that can fight Staphylococcus aureus, Escherichia coli, and Candida albicans fungi. Meanwhile, whiting is a strong base because it has a pH of 11-12.5. This is because in the mouth there is saliva which can maintain a pH of around 6.8. Saliva contains phosphate buffer solutions H2PO4- and HPO42-. And gambir contains a component in the form of catechins which function as antioxidants and antibacterials. The purpose of this research is to study philosophical values, especially epistemology, which investigates the origin, and composition of methods and knowledge related to mamaq philosophy and natural science concepts, especially chemistry, and compounds, and what reactions occur in the mamaq process that has not been revealed. The study uses the library method. From the results of thestudy, it was concluded that in addition to the philosophy in the ingredients for mamaq it can also be described the chemical compounds contained in the ingredients for mamaq, starting from whiting, green betel leaf, gambier, and areca nut.
Keberadaan Hama Thrips sp. dan Gejala Virus pada Varietas Kentang (Solanum tuberosum. L) yang Berbeda di Sembalun Lombok Timur Damian Januarta; Irwan Muthahanas; Sarjan, Muhammad
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/3qq2e440

Abstract

Kentang (Solanum tuberosum L.) merupakan komoditas hortikultura penting di Sembalun, Lombok Timur, namun produktivitasnya sering terkendala oleh hama thrips Thrips sp. yang juga berperan sebagai vektor virus. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi populasi Thrips sp., intensitas gejala virus, kerapatan trikoma, serta hasil pada tiga varietas kentang, yaitu Granola, Chitra, dan Titan. Penelitian menggunakan rancangan acak kelompok dengan tiga ulangan. Hasil menunjukkan adanya perbedaan nyata antar varietas. Varietas Chitra memiliki populasi Thrips sp. tertinggi (9,83 individu/minggu) dengan intensitas serangan 3,38%/minggu, diikuti Granola (8,23 individu/minggu; 3,08%/minggu), sedangkan Titan terendah (5,54 individu/minggu; 2,34%/minggu). Gejala virus Potato Virus Y hanya ditemukan pada Chitra dengan intensitas 0,41%. Perbedaan serangan berkorelasi dengan kerapatan trikoma, di mana Titan memiliki trikoma paling padat (10,83/cm²) dibandingkan Chitra (7,41/cm²) dan Granola (6,30/cm²). Hasil jumlah umbi, berat, dan produktivitas juga berbeda nyata, varietas Titan menghasilkan jumlah dan berat umbi tertinggi (6,15 umbi/tanaman; 1.233 g/tanaman) dengan produktivitas 65,78 ton/ha. Chitra menghasilkan 5,23 umbi/tanaman (977 g/tanaman; 52,09 ton/ha), sedangkan Granola terendah (4,04 umbi/tanaman; 473 g/tanaman; 12,70 ton/ha). Hasil ini menunjukkan bahwa varietas Titan lebih toleran terhadap serangan thrips dan infeksi virus, sehingga berpotensi menjadi varietas unggul untuk mendukung budidaya kentang berkelanjutan di Sembalun melalui strategi pengendalian hama terpadu.
IDENTIFIKASI PENGECEKAN JENIS BIJI KOPI BERBASIS ANDROID DENGAN MENGGUNAKAN CITRA DIGITAL (STUDI KASUS DESA KALEOK) Sarjan, Muhammad; khairat, Ul; Al Munawarah , Istiqamah
JURNAL ILMU KOMPUTER Vol 11 No 1 (2025): Edisi April
Publisher : LPPM Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jiik.v11i1.354

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah sistem identifikasi jenis biji kopi berbasis Android menggunakan citra digital. Studi kasus dilakukan di Desa Kaleok dengan tujuan membantu petani kopi dalam mengidentifikasi jenis biji kopi yang mereka hasilkan. Metode yang digunakan meliputi pengumpulan data latih, pra-pemrosesan citra, ekstraksi fitur, pelatihan model, validasi model, dan implementasi pada aplikasi Android. Data latih berupa citra digital biji kopi yang mewakili setiap jenis biji kopi yang ingin diidentifikasi. Pra-pemrosesan citra dilakukan untuk memperbaiki kualitas citra dengan normalisasi, penghapusan derau, penajaman, dan peningkatan kontras. Fitur-fitur relevan diekstraksi dari citra, seperti bentuk, tekstur, dan warna biji kopi. Metode Model machine learning dilatih menggunakan algoritma seperti Support Vector Machine (SVM), Random Forest, atau Convolutional Neural Networks (CNN). Performa model dievaluasi menggunakan metrik seperti akurasi, presisi, recall, atau F1-score. Setelah dilatih dan divalidasi, model diimplementasikan pada aplikasi Android. Hasil Penelitian Aplikasi Android memungkinkan pengguna untuk mengambil foto biji kopi menggunakan kamera perangkat Android. Citra tersebut kemudian diproses menggunakan model untuk mengidentifikasi jenis biji kopi yang terdeteksi. Hal ini membantu petani kopi di Desa Kaleok untuk mengidentifikasi jenis biji kopi dengan mudah dan akurat. Kata Kunci: Identifikasi Jenis Biji Kopi Menggunakan Citra Digital
IDENTIFIKASI PENGELOLAAN CITRA KUALITAS BERAS Rifai, Rifai; Sarjan, Muhammad; Qashlim, Akhmad
JURNAL ILMU KOMPUTER Vol 11 No 1 (2025): Edisi April
Publisher : LPPM Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jiik.v11i1.355

Abstract

Beras merupakan makanan pokok masyarakat Indonesia karena mengandungkarbohidrat kompleks dan dapat memberikan berbagai nutrisi penting lainnya bagi tubuh. Banyak orang yang masih beranggapan bahwa beras itu bersih, tak berbau, dan memiliki harga lebih mahal, beras tersebut berkualitas baik, padahal belum tentu beras yang dimaksud tersebut mempunyai kualitas baik. Untuk alasan ini, kualitas beras ditentukan selama penelitian, dan ini membantu membedakan antara kualitas yang baik dan yang buruk nantinya. Kualitas beras dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti pecahan bulir, warna yang tidak rata, dan bau. Pada penelitian ini persentase butir beras pecah dan keseragaman warna digunakan untuk menentukan kualitas beras. Pada penelitian ini digunakan parameter kerusakan gabah dan sebaran warna, diproses dengan K-means clustering, dan skor cluster digunakan sebagai skor kelas untuk pelabelan kultivar padi menurut mutu medium 1. Selain itu, data yang berisi cluster berlabel diproses untuk mendapatkan klasifikasi. Akurasi dan metode klasifikasi terbaik adalah neural network dengan 99,85%.
Diversity of Stingless Bee Species and Their Pests in the Village of Rarung, Central Lombok Jihadi, Amrul; Supeno, Bambang; Sarjan, Muhammad; Haryanto, Hery; Pranggawan Azhari, Anjar
Jurnal Biologi Tropis Vol. 25 No. 4b (2025): Special Issue
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v25i4b.10571

Abstract

The bekeeping of stingless bees is gaining popularity and developing in West Nusa Tenggara, as it provides an alternative livelihood and plays a vital role in the ecosystem through pollination. Despite growing public interest, detailed data on the diversity of stingless bee species and the challenges farmers face, particularly pest and disease infestations, remain scarce in some areas, such as Central Lombok. The aim of this study was to identify the bred species of stingless bees and the pest and disease species found in bee colonies in Rarung Village. The research was conducted from Juni to September 2024. The research methodology included field surveys, interviews with 4 farmers using snowball sampling techniques. In each farmers, we collected stingless bee and their pests from 10 stup and preserved in alcohol 70%. Morphological identification of bee species and pests was done in Plant Protection Laboratory, University of Mataram . The results showed that four species of stingless bees were being bred in Rarung Village: Tetragonula laeviceps, Tetragonula biroi, Tetragonula clypearis, and Tetragonula sapiens. Other major identified pests included ants (Formicidae), geckos (Gekkonidae), wasps (Vespidae), and signs of fungal pathogens. The results of this study show that bee species from outside Lombok were found in Rarung village that indicate thespecies diversity was affected by the practice of introducing species from outside Lombok.
Ontologi Kesehatan Ekosistem: Hakikat Serangan Hama dan Keberadaan Pohon Sebagai Entitas Hidup di Hutan Kota Mataram Jannah, Husnul; Sahidu, Arifuddin; Sarjan, Muhammad
Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi Vol. 13 No. 4 (2025): December
Publisher : Department of Biology Education, FSTT, Mandalika University of Education, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/bioscientist.v13i4.18510

Abstract

This study aims to examine the nature of pest attacks and the status of trees as living entities within the ecosystem of the Mataram Urban Forest through an ontological perspective. A qualitative–philosophical approach with a conceptual–exploratory design was employed, integrating systematic literature analysis and field observations across ten observation points. The findings reveal damage to leaves, stems, and fruits in several tree species—including mahogany, rain tree, and acacia—which indicates weakened ecological relations between trees and their surrounding environment. Pest occurrences were not merely biological disturbances but functioned as existential markers that signal systemic ecological disharmony resulting from environmental pressures such as high daytime temperatures, low humidity, and moderate vegetation structure. The ontological modeling identified five key interrelated entities—trees, pests, the environment, visitors, and comfort—that collectively shape ecosystem health through relational balance. This study concludes that ecosystem health is driven not by the mere absence of pests but by the quality of interactions among living entities and their ecological context. The ontological approach presented here offers a foundation for more holistic and sustainable urban forest management.
Kajian Falsafah Ilmu Ontologis, Epistemologis, dan Axiologis Dalam Konteks Keberlanjutan: Pemanfaatan Gulma Air dan Limbah Pertanian Menjadi Aktor Teknis Dalam Sistem Transportasi Buah Widhiantari, Ida Ayu; Sarjan, Muhammad
SINTA Journal (Science, Technology, and Agricultural) Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muda (PDM) Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37638/sinta.6.2.307-326

Abstract

Pengemasan dan transportasi buah segar menghadapi tantangan ganda: tingginya kerugian pascapanen (40-50%) dan dampak lingkungan dari kemasan plastik konvensional. Kajian literatur ini mengeksplorasi solusi inovatif dengan menganalisis pemanfaatan gulma air (seperti eceng gondok) dan limbah pertanian (seperti kulit pisang dan ampas tebu) sebagai bahan baku kemasan berkelanjutan melalui pendekatan filsafat ilmu. Secara ontologis, hakikat limbah diubah dari bahan tak berguna menjadi sumber daya bernilai yang kaya biopolimer seperti selulosa dan pektin. Validasi epistemologis dilakukan melalui metode empiris, termasuk sintesis material (misalnya, hidrogel dari eceng gondok), pengujian kinerja mekanis, dan Analisis Siklus Hidup (LCA). Hasilnya menunjukkan bahwa material berbasis limbah ini menawarkan kinerja perlindungan yang kompetitif—terbukti mampu mengurangi kehilangan berat, mempertahankan kekerasan, dan meningkatkan retensi warna pada buah selama transportasi. Keunggulan utamanya terletak pada sifat biodegradable, yang dikonfirmasi melalui pengujian penguburan tanah dimana material mengalami pengurangan massa signifikan. Secara aksiologis, inovasi ini memberikan nilai keberlanjutan yang luas. Dengan mendukung ekonomi sirkular, mengurangi polusi plastik, dan meminimalkan kerugian pascapanen, pendekatan ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG) 12. Disimpulkan bahwa pemanfaatan limbah untuk kemasan buah tidak hanya layak secara teknis, tetapi juga memiliki landasan filosofis yang kuat untuk menciptakan sistem transportasi buah yang lebih berkelanjutan dan bertanggung jawab secara lingkungan.
Praktik Agoforestri Pada Areal Perhutanan Sosial Wanagiri Di Kabupaten Sumbawa:Dari Perspektif Ontologi: Agroforestry Practices in the Wanagiri Social Forestry Area in Sumbawa Regency: From an Ontological Perspective Hartono, Yadi; Sarjan, Muhammad
JURNAL HUTAN TROPIKA Vol 20 No 2 (2025): Volume 20 Nomor 2 Tahun 2025
Publisher : Jurusan Kehutanan, Fakultas Pertanian Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jht.v20i2.22093

Abstract

Agroforestry as a sustainable land use system not only represents ecological practices but also reflects the worldview and values of local communities. This study aims to explore agroforestry practices in the Wanagiri social forestry area/HKm in Sumbawa Regency from an ontological perspective, by examining the community's view of the relationship between humans, plants, and the environment. Qualitative methods were used through participatory observation and in-depth interviews with farmers and traditional leaders. The results of the study indicate that agroforestry practices in the Wanagiri social forestry/HKm area in Sumbawa Regency are rooted in the local knowledge system of the Balinese community, which has been passed down from their region of origin. The Balinese ethnic group in the Wanagiri social forestry area/HKm are migrants from Karangasem who arrived in 1985 through a transmigration program. In managing the forest in the Wanagiri social forestry area/HKm, the Balinese community emphasizes harmony between humans and nature. The ontological perspective of the local community reflects a strong relationality, where trees and land are not merely seen as resources but as integral parts of social and spiritual life. This finding indicates the importance of considering ontological frameworks in the development of sustainable and contextual agroforestry policies.
Relasi Ontologis  Manusia, Tanaman Lokal, dan Ekosistem Dalam Sistem Agroforestri:  Kajian Literatur di Kawasan Tambora Gunawan, Gunawan; Sarjan, Muhammad
Empiricism Journal Vol. 6 No. 4: December 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/cr4p6n19

Abstract

Agroforestri di kawasan Tambora umumnya dipahami sebagai sistem produksi dan konservasi, sementara dimensi ontologis relasi manusia–tanaman–ekosistem masih jarang dikaji secara eksplisit. Penelitian ini bertujuan untuk mengisi celah tersebut dengan menganalisis agroforestri Tambora melalui perspektif ontologi relasional, sehingga agroforestri dipahami sebagai sistem sosio-ekologis yang ko-konstitutif. Penelitian ini menggunakan pendekatan tinjauan literatur kualitatif dengan kerangka analisis tematik, berdasarkan artikel ilmiah internasional dan nasional bereputasi yang diseleksi secara sistematis dari basis data Scopus, ScienceDirect, SpringerLink, dan Taylor & Francis.Hasil sintesis menunjukkan bahwa agroforestri Tambora membentuk relasi timbal balik antara manusia, tanaman, dan ekosistem vulkanik yang tidak dapat dipisahkan secara sektoral. Pada dimensi sosial-budaya, tanaman berfungsi sebagai medium transmisi pengetahuan dan identitas masyarakat; pada dimensi ekologis, keanekaragaman spesies dan struktur vegetasi multistrata meningkatkan resiliensi lanskap; pada dimensi ekonomi, diversifikasi tanaman memperkuat ketahanan mata pencaharian; sementara pada dimensi ontologis, agroforestri dipahami sebagai ruang keberadaan bersama (co-being), di mana manusia dan alam saling membentuk. Novelty penelitian ini terletak pada integrasi eksplisit pendekatan ontologi relasional dalam kajian agroforestri berbasis konteks lokal Tambora, yang melampaui analisis teknis-ekonomis konvensional. Kajian ini memberikan kontribusi konseptual bagi pengembangan studi agroforestri dan menjadi dasar alternatif bagi perumusan kebijakan dan pengelolaan lanskap berkelanjutan yang lebih kontekstual. Kata kunci: agroforestri; ontologi relasional; novelty konseptual; sistem sosio-ekologis; tambora Relational Ontology of Agroforestry in Tambora: A Literature Review of Human–Plant–Ecosystem Relations Abstract Agroforestry in the Tambora region is generally understood as a system of production and conservation, while the ontological dimension of human–plant–ecosystem relations is still rarely examined explicitly. This study aims to address this gap by analyzing Tambora agroforestry through the lens of relational ontology, so that agroforestry is understood as a co-constitutive socio-ecological system. The study employs a qualitative literature review with a thematic analysis framework, based on reputable international and national scholarly articles that were systematically selected from Scopus, ScienceDirect, SpringerLink, and Taylor & Francis. The synthesis indicates that Tambora agroforestry forms reciprocal relations among humans, plants, and volcanic ecosystems that cannot be separated into sectoral domains. In the socio-cultural dimension, plants function as media for the transmission of knowledge and community identity; in the ecological dimension, species diversity and multi-strata vegetation structure enhance landscape resilience; in the economic dimension, crop diversification strengthens livelihood security; while in the ontological dimension, agroforestry is understood as a space of co-being, in which humans and nature mutually constitute one another. The novelty of this study lies in the explicit integration of a relational ontology approach into agroforestry research grounded in the local Tambora context, moving beyond conventional technical-economic analyses. This review offers a conceptual contribution to the development of agroforestry studies and provides an alternative foundation for policymaking and sustainable landscape management that is more context-sensitive.
PERBANDINGAN KEAKURATAN ALGORITMA SUPPORT VECTOR MACHINE DAN K-NEAREST NEIGHBORS DALAM KLASIFIKASI TINGKAT KUALITAS CABAI BESAR Djamal, Nur Fadhila; Sarjan, Muhammad; khairat, Ul; Muslihan, Muslihan
JURNAL ILMU KOMPUTER Vol 11 No 2 (2025): Edisi September
Publisher : LPPM Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jiik.v11i2.359

Abstract

Cabai besar memiliki nilai ekonomi yang tinggi, namun kualitasnya sangat bergantung pada pemilihan dan klasifikasi yang akurat. Penelitian ini telah berhasil mengembangkan model klasifikasi otomatis untuk mendeteksi kualitas cabai menggunakan dua metode, yaitu Support Vector Machine (SVM) dan K-Nearest Neighbors (KNN). Hasil penelitian menunjukkan bahwa model SVM mencapai akurasi tertinggi sebesar 92% untuk masing-masing kategori cabai: "Cabai Baik", "Cabai Buruk", dan "Tidak Terdeteksi". Sementara itu, KNN juga memberikan hasil yang baik, dengan akurasi masing-masing mencapai 88% untuk kelas "Cabai Baik" dan "Tidak Terdeteksi", serta 86% untuk "Cabai Buruk". Hasil ini menegaskan efektivitas kedua model dalam mengklasifikasikan cabai berdasarkan fitur visualnya, yang dapat memberikan manfaat signifikan bagi para petani dan distributor dalam menentukan kualitas produk mereka
Co-Authors , Kisman A, Syahrial A. Farid Hemon Abdullah Abdullah Abdullah, Ansar Abdullah, Muhammad Wahyuddin Abubakar, Achmad Achmad Fajar Narotama Sarjan Achmad Wiranadi Hakim Adhia Nirmala, Wiwin Adriana, Refia Adrianto, J Agus Muliadi Agus Purbathin Hadi Agus Purbatin Hadi Agus Purbatin Hadi AHMADI Ahzan, Sukainil AIDA MUSPIAH Akhmad Qashlim, Akhmad Akram, Ahdiatsa Hairi Al Munawarah , Istiqamah Alfarisi, Muhammad Hilman Aluh Nikmatullah Aluh Nikmatullah Aluh Nikmatullah Aluh Nikmatullah ALUH NIKMATULLAH Amrul Jihadi Amrullah Amrullah Ananda Awaliya Andalisa, Rani Andi Ircham Hidayat Anjar Pranggawan Azhari AR, Wasliah Arbainah, Arbainah Ardiansyah, Bakhtiar Arif Rahman Hakim Arista, Nada Arya, Muhammad Haikal Akram Ashabul Kahpi Asrorul Azizi Attilla, Lalu Faiz Muhammad B, Hasruddin Baiq Asma Nufida Baiq Dina Hardianti Baiq Jannatun Na’im Baiq Minarti Rismanovi Baiq. Rara Ulansari Bambang Setiadi Azhari Bambang Supeno, Bambang banga, yuda arruan Basri Basri Basri, Halima Basri, Nurfaisah Bongga, Andarias Citra Sintia Andari Damian Januarta Danang, Danang Dara Fitriana Darajah, Lale Imas Inda David Putra Pratama Devi, Ni Made Sathya Paramitha Dewi Putri Lestari, Dewi Putri Dewi Yuliantika Dewi, Indah Komala Dewi, Pervitara Arum Dewi, Saskia Septina Dian Purnama Djamal, Nur Fadhila Edy Sofyan, Edy Efendi, Ismail Ekawati, Nurdiah Fadli, Zawil Fahrianto, M. Said Fahrudin Fahrudin Farid Hemon Fatriani, Feni Fatristya, Lalu Galeh Inggil Fauzan, Lalu Ahmad Fermana, Rudy Fikry, Muhammad Yul Gang Ma Gunawan Gunawan H, Hasyim. Hamdani, Asrul Hamidi Hamidi Handika Setiawan Handry Sudiartha Athar Hardianti, Baiq Dina Hari Aditia Pratama, Muhammad Hariani Hariani, Hariani Harianto Harianto Harianto, Boby Hartono, Yadi Hasnawati Hasnawati Hasriani, Hakim Hendro Yulistiono2 Hery Haryanto Husna, Fitriati Husna, Risqiatul I Gde Mertha I Gde Mertha I Gde Mertha I Gusti Made Kusnarta Ilmiati, Nur Ilwati, Uun Indriyani, Meidina Irwan Muthahanas Isman Sab’i Janiarti, Janiarti Jannah, Husnul Joni Rokhmat Joni Rokhmat Joni Rokhmat Joni Rokhmat Junita Junita Kahpi, Ashabul Kara, Muslimim Karua, Serliany Lebo’ Khaerus Syahidi Khairat, UL Khairunnisa, Aliefia Shatila Diva Kisman Kisman Kisman Kurniawan Arizona Kusuma Wardani, Intan Lale Girvina Ratu Anindy Lalu Hamdani Husnan Lalu Ishadi Darwinata LaluAzis Juanda Lindawati Lindawati Listantia, Nora M. Yusuf Ma'dika, Robert Mahbub M Rahman Mahendra, Wisnu Malasari Mardewi, Mardewi Martia Dewi, Suprayanti Maulana Aziz, Lutfi Maulana, Adnan Ma’dika, Agung Mentang, Marliana Arruan Mery Windarningsih Mery Windarningsih Mery Wirdianingsih Mia Maharani Dewi Miranda, Johan Mirda, Mirda Moh Taufik Fauzi Muammar Muammar Muammar, Muammar Muchlis Muchlis Muh. Thoriq Dwi Setyawan Muh. Zaini Hasanul Muttaqin Muhajir Muhajir, Muhajir Muhammad Alwi Muhammad Tryora Inzaghi Muhammad Wahyu Muhammad Yamin Muhammad Zidane Bachtiar Muhtadin Muhtadin MULIA RASYIDI Multazam, A. Emil Murdan1 . Mushawwir, Fikri Al Muslihan, Muslihan Mutia Devi Ariyana, Mutia Devi Neng Annisa Is Amalia Ni Nyoman Sri Putu Verawati Ni Putu Eka Radianti Novita Hidayatun Nufus nuraini nuraini Nurhikmah Nurhikmah Nurwana, Nurwana Ochtavia, Gustia Otto Schmit Pahri, Pahri Pampang, Piere Simak Pariani, Lina Pauzi, Iswari Pawan, Leowaldy Prastika, Yulia Pualinggi, Petrus Putri Dinda Gunawan Putri, Nydia Alisa Qashlim, A. Akhmad Qashlim, A.Akhmad Qutbi, Acik Ardiansyah R, Nursam. Rahmatiah, Rindu Rahmatullah, Indradi Rahmiani, Rahmiani Ramdhani Sucilestari Rembungan, Risna Resti, Restiana Riadi, Muh Agus Rifai Rifai Risti, Anisa Rizalandri, Ahmad Rizaldi, Lalu Heri Rizky, M. Muslihan Rosida Rosida Rosita Wati Rosmawati, Ety Ruth Stella Petrunella Thei Sabbar Dahham, Sabbar Dahham Saeful Hadi Safitri, Temi Ainul Saharuddin Sahidu, Arifuddin Saimah, Wardatun Saipul Bahri Salmawati Salmawati, Salmawati Salsabila, Raden Roro Nisrinia Samsul Hadi Sandrawati, Sandrawati Sanofa, Vicky Santika, Lora Santiyasa, I Nyoman Sari, Cipta Riang Sari, Putri Imbin Sari, Tika Puspa Sarjan, Achmad Fajar Natotama Satria, Edy Wahyu Satrijo Saloko Septia Antasari Setyowati, Dewi Nuraeni Siradjuddin, Siradjuddin Sopiati Alawiyah Stella Petrunella Thei, Ruth Sudarli, Sudarli Sudirman Sudirman Sudirman Sudirman Sulaiman Sulaiman Sunantara , Aditya Aji Supratman, Giana Suprayanti Martia Dewi, Suprayanti Martia Supriadi Supriadi Suryati Suryati Suwardji Syafputra Pratama, Aldian Syahrial A Syahrial A Syamsuddin Syamsuddin Syamsuddin Syamsuddin Syamsul Hadi Syamsul Rijal Syarif Husni Syarli, Syarli Talunga, Evianti Tamin, Rosmawati Tarmizi Tarmizi Taslim Sjah, Taslim Tomi Cahyadi Utama Toni Istofan Zikri ulpiana, ulpiana Uswatun Hasanah Utami, Nila Fitria Wahyuni, Srilah Nora Wardani, Novita Susila Widhiantari, Ida Ayu Widiarto Widiarto, Widiarto Witanti Sukma K Wulandari, Febriana Y, Novia Yanti Yatin, Nur Yuli Asmi Rahman Yuniarti, Citra Yusran Khery, Yusran Yusriani, Yusriani Yusuf, Hardianti