Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi Project Based Learning dalam meningkatkan motivasi belajar Pendidikan Agama Islam siswa di SMA Plus Melati. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan dengan melibatkan enam partisipan yang terdiri dari kepala sekolah, dua guru PAI, dan tiga siswa. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain dan implementasi Project Based Learning dilaksanakan secara sistematis melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi yang melibatkan siswa secara aktif dalam proyek pembelajaran yang kontekstual. Model pembelajaran ini terbukti efektif dalam meningkatkan motivasi belajar PAI baik dari dimensi intrinsik maupun ekstrinsik, yang tercermin dari antusiasme siswa, keterlibatan aktif, dan peningkatan prestasi akademik. Faktor pendukung keberhasilan implementasi meliputi dukungan manajemen sekolah, kompetensi guru, ketersediaan fasilitas, dan kolaborasi antar stakeholder. Sementara itu, faktor penghambat yang diidentifikasi mencakup keterbatasan waktu pembelajaran, keberagaman kemampuan siswa, dan kesulitan integrasi konten agama dalam proyek. Strategi optimalisasi yang direkomendasikan meliputi penyesuaian kurikulum, penguatan sistem pendampingan, peningkatan infrastruktur teknologi, dan pengembangan instrumen evaluasi yang komprehensif. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis bagi pengembangan pembelajaran PAI yang inovatif dan bermakna di tingkat sekolah menengah atas.