p-Index From 2021 - 2026
6.845
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ilmu Informasi Perpustakaan dan Kearsipan ProNers Dinamika Hukum Bulletin of Electrical Engineering and Informatics Ekuitas: Jurnal Pendidikan Ekonomi Analisis: Jurnal Studi Keislaman At-Taradhi: Jurnal Studi Ekonomi ISLAMICA: Jurnal Studi Keislaman Rekayasa Mesin JPI (Jurnal Pendidikan Indonesia) : Jurnal Ilmiah Pendidikan Al-Ihkam: Jurnal Hukum dan Pranata Sosial MIQOT: Jurnal Ilmu-ilmu Keislaman Journal of Mechanical Engineering Science and Technology Ikonomika : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam International Journal of Artificial Intelligence Research Sistem : Jurnal Ilmu-Ilmu Teknik Al-Daulah : Jurnal Hukum dan Perundangan Islam Jurnal SOLMA Jurnal Kesehatan Medika Saintika Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Syariah: Jurnal Hukum dan Pemikiran Jurnal Kolaboratif Sains Khazanah: Jurnal Studi Islam dan Humaniora Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung Perspektif Pendidikan dan Keguruan Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan BIMIKI (Berkala Ilmiah Mahasiswa Ilmu Keperawatan Indonesia) JIEB : Jurnal Ilmiah Ekonomi Bisnis Jurnal Sains Kesehatan MAHESA : Malahayati Health Student Journal Jurnal Perak Malahayati : Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal EduHealth Journal of Health Research Science Juwara : Jurnal Wawasan dan Aksara Jurnal Kajian Pembelajaran dan Keilmuan Automotive Experiences Journal of Current Health Sciences Cakrawala: Jurnal Studi Islam Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi JOMPA ABDI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Pendidikan Jompa Indonesia International Journal of Health and Pharmaceutical (IJHP) Jurnal Salingka Abdimas Innovative: Journal Of Social Science Research Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Jurnal Keperawatan Indonesia Florence Nightingale Journal Social Humanity Perspective Indonesian Journal of Islamic Jurisprudence, Economic and Legal Theory Interdisciplinary Explorations in Research Journal (IERJ)
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : ProNers

PENGARUH PURSED LIP BREATHING EXERCISE TERHADAP INTENSITAS SESAK NAPAS PADA PENDERITA PENYAKIT PARU OBSTRUKSI KRONIK (PPOK) DI RSUD DR. SOEDARSO PONTIANAK Khairunnisa, Khairunnisa; Fauzan, Suhaimi; Sukarni, Sukarni
ProNers Vol 6, No 1 (2021): Juni
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jpn.v6i1.48399

Abstract

PPOK (Penyakit Paru Obstruktif Kronis) sebagai penyakit yang ditandai oleh keterbatasan jalan udara yang progesif dan terasosiasi dengan respon inflamasi abnormal paru-paru terhadap partikel asing atau gas. PPOK menimbulkan berbagai tingkat gangguan antara lain sesak nafas dan perubahan pola nafas, perubahan postur tubuh. Sesak napas dapat di kurangi dengan pursed lip breathing karena dapat melatih kembali otot pernafasan berfungsi dengan baik serta mencegah disstress pernafasan, meningkatkan fungsi ventilasi pada paru. Tujuan : Mengetahui Pengaruh Pursed Lip Breathing Exercise Terhadap Intensitas Sesak Napas Pada Penderita Penyakit Paru Obstruksi Kronik (PPOK) Di Rsud Dr. Soedarso Pontianak Metode : Penelitian kuantitatif dengan desaian quasi experiment berupa pre and post test without control. Penelitian ini menggunakan consecutive sampling dengan sampel 16 responden yang mengalami sesak napas pada penderita PPOK. Instrumen yang digunakan skala sesak napas skala BORG dan prosedur pursed lip breathing. Hasil : Sebagian besar responden berusia eldrly dengan presentase 93,8%. Laki-laki merupakan jenis kelamin tertinggi 93,8%, dan pendidikan terbanyak adalah SD 43,8%. Analisis bivariat intensitas sesak napas sebelum dan sesudah intervensi didaptkan nilai median sebelum intervensi 4,00 dan sesudah intervensi nilai median 2,00 dan nilai p = 0,000 (p 0,05) Kesimpulan : Ada Pengaruh Pursed Lip Breathing Exercise Terhadap Intensitas Sesak Napas Pada Penderita Penyakit Paru Obstruksi Kronik (PPOK) Di Rsud Dr. Soedarso Pontianak Kata Kunci : Sesak Napas, PPOK, Pursed Lip Breathing Exercis
Kemandirian Aktivitas Hidup Sehari-hari Bagi Pasien Pasca Stroke : Studi Literatur Sriadi, Sriadi; Sukarni, Sukarni; Ligita, Titan
ProNers Vol 5, No 2 (2020): Desember
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.199 KB) | DOI: 10.26418/jpn.v5i2.44105

Abstract

Stroke menimbulkan ketidakmampuan dan kelemahan yang berakibat pada penurunan kemampuan fungsional yang membuat pasien bergantung pada orang. Kemandirian aktivitas hidup sehari-hari pasien pasca stroke sangat penting karena dapat membuat pasien merasa berguna dan bersemangat yang berdampak pada peningkatan kualitas hidup pada penderita stroke. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi kemandirian aktivitas hidup sehari-hari bagi pasien pasca stroke. Jenis penelitian ini narrative review, artikel diperoleh dari mesin pencari Google Scholar dan pangkalan data (database) Pubmed, Proquest, PORTAL GARUDA, dan DOAJ. Teknik analisis data menggunakan content analyis. Dari hasil literature review ditemukan 12 artikel yang sesuai dengan kriteria. Analisis menunjukkan bahwa rata-rata pasien pasca stroke mandiri dalam aktivitas hidup sehari-hari seperti makan, mandi, perawatan diri, berpakaian, mengontrol buang air besar/toileting, transfer, mobilitas serta naik dan turun tangga. Pasien pasca stroke membutuhkan dukungan keluarga, motivasi, rehabilitasi, sikap positif, dan informasi/pengetahuan terkait aktivitas sehari-hari. Faktor yang mempengaruhi kemandirian aktivitas sehari-hari pasien pasca stroke yaitu usia, lama menderita stroke, depresi pasca stroke, gangguan kognitif dan defisit propriosepsi. Kesimpulannya aktivitas mandiri yang dapat dilakukan pasca stroke yaitu makan, mobilitas, dan perawatan diri. Pasien pasca stroke membutuhkan dukungan keluarga, motivasi, rehabilitasi, dan pengetahuan terkait aktivitas hidup sehari-hari. Faktor yang signifikan yaitu usia, lama stroke, depresi, dan gangguan kognitif. Kata Kunci: Aktivitas Hidup Sehari-Hari, Kemandirian, Pasca StrokeSoft File Naspub  
PENGARUH PEMBERIAN "BAWANG PUTIH (ALLIUM SATIVUM L)" TERHADAP PERUBAHAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI: LITERATURE REVIEW Meliawati, Meliawati; Sukarni, Sukarni; Pramana, Yoga
ProNers Vol 8, No 1 (2023): Juni
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jpn.v8i1.72766

Abstract

ABSTRAK  Latar Belakang: Tekanan darah tinggi tidak terkontrol maka timbul komplikasi: infark miokard, jantung koroner, gagal jantung kongestif, stroke, ensevalopati hipertensif, gagal ginjal kronis, retinopati hipertensif. Bawang putih salah satu terapi non-farmakologis mengandung zat alisin, hidrogen sulfida berkhasiat menurunkan tekanan darah. Tujuan: Mengetahui cara pengolahan tepat dan mudah dari bawang putih, mengetahui lama pemberian bawang putih untuk penderita Hipertensi. Metode: Jenis penelitian Literature Review menggunakan teknik analisa data, artikel  diperoleh dari database PubMed, Science Direct, Google scholar. Hasil: Berdasarkan 7 artikel direview, ada pengaruh signifikan Pemberian Bawang Putih Terhadap Perubahan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi. 2 artikel menyatakan pengolahan direbusan dan diseduh, 1 artikel menyatakan pengolahan bawang putih fermentasi dan bawang putih segar, 1 artikel menyatakan pengolahan black garlic, 3 artikel menyatakan pengolahan ekstrak garlic. 1 artikel menyatakan diberikan 2 kali sehari selama 7 hari berturut-turut. 1 artikel menyatakan diberikan 1 siuang selama 1 bulan, 3 artikel menyatakan pemberian 1 kali sehari, 1 artikel menyatakan diberikan 2 siuang perhari selama 2 minggu. Kesimpulan: Hasil literature review 7 artikel yang dianalisis ada pengaruh yang signifikan dalam Pemberian " Bawang Putih ( Allium Sativum L ) " Terhadap Perubahan Tekanan Darah, tidak ada terdapat perbedaan yang berarti cara pengolahan dan lama pemberian.  ABSTRACT  Background: If high blood pressure is not controlled, complications arise: myocardial infarction, coronary heart disease, congestive heart failure, stroke, hypertensive encephalopathy, chronic renal failure, hypertensive retinopathy. Garlic, one of the non-pharmacological therapies, contains the substance allicin, hydrogen sulfide, which has the effect of lowering blood pressure. Purpose: Knowing how to properly and easily process garlic, knowing how long to give garlic to people with hypertension. Method: This type of Literature Review research uses data analysis techniques, articles are obtained from the PubMed, Science Direct, Google Scholar databases. Results: Based on the 7 articles reviewed, there is a significant effect of giving garlic on changes in blood pressure in hypertension sufferers. 2 articles state processing boiled and brewed, 1 article states processing fermented garlic and fresh garlic, 1 article states processing black garlic, 3 articles state processing garlic extract. 1 article states that it is given 2 times a day for 7 consecutive days. 1 article stated that they were given 1 cup for 1 month, 3 articles stated that they were given 1 cup per day, 1 article stated that they were given 2 cups per day for 2 weeks. Conclusion: The results of the literature review of 7 articles analyzed showed a significant effect in administering "Garlic (Allium Sativum L)" on changes in blood pressure, there was no significant difference in the processing method and duration of administration.
PENGARUH LATIHAN FISIK TERHADAP PENURUNAN KADAR GLUKOSA DARAH PADA PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE II: LITERATURE REVIEW Rifaldi, Muhammad; Ligita, Titan; Sukarni, Sukarni
ProNers Vol 8, No 1 (2023): Juni
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jpn.v8i1.66446

Abstract

Latar Belakang: Penderita diabetes melitus tipe II yang tidak bisa mengontrol kadar glukosa mampu menyebabkan infeksi yg parah serta jika tak mengatasi pada jangka panjang bisa mengakibatkan banyak sekali komplikasi. Agar bisa mengendalikan kadar glukosa darah penderita diabetes melitus bisa melakukan latihan fisik. Metode: Penelitian ini menggunakan metodologi literature review, dengan menggunakan metode pencarian artikel SPIDER. Database yang digunakan yaitu ScienceDirect, PubMed, Neliti, serta Portal Garuda. Ditemukan tujuh artikel penelitian yg diterbitkan mulai asal tahun 2016 "“ 2021. Hasil: Penderita diabetes melitus tipe II yang usia 20-69 tahun bisa melakukan latihan fisik memakai metode aerobik, jalan kaki, senam, serta yoga selama 20-60 menit serta dilakukan 3 hari dalam seminggu buat menurunkan kadar glukosa darah Kesimpulan: Latihan aerobik dengan intensitas fatMAX telah diidentifikasi sebagai latihan fisik yang paling efektif untuk menurunkan kadar glukosa darah pada individu dengan diabetes melitus tipe II, menghasilkan penurunan hingga 23 mg/dL. Selain itu, menggabungkan latihan yoga dengan metformin telah menunjukkan penurunan kadar glukosa darah yang signifikan, dengan penurunan hingga 68,97 mg/dL.
Pengaruh Lidah Buaya (Aloe Vera) Terhadap Penyembuhan Luka : Literature Riview Anna, Theodora Elvia; sukarni, sukarni; Yulanda, Nita Arisanti
ProNers Vol 7, No 1 (2022): Juli
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jpn.v7i1.53570

Abstract

Latar Belakang: Salah satu terapi yang digunakan dalam perawatan luka yaitu menggunakan lidah buaya untuk mempercepat penyembuhan luka, karena mengandung glutathione peroxidase dan superoksida dismutase dan berperan sebagai antiinflamasi, antiarthritis, antibakteri, antijamur, dan memiliki efek hipoglikemik. Metode: Jenis penelitian yang dilakukan adalah jenis literature review. Penelusuran literatur tentang pengaruh lidah buaya terhadap penyembuhan luka menggunakan Google Scholar, Proquest, Science Direct, Neliti dan Pubmed. Artikel diseleksi berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi, sehingga didapat sampel dalam penelitian berjumlah 7 artikel berbahasa Indonesia dan Inggris. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian lidah buaya efektif untuk penyembuhan luka akut jenis luka bakar, luka insisi dan luka episiotomi serta luka kronik jenis luka diabetik dan luka dekubitus. Pemberian dilakukan sebanyak 2 kali sehari dengan waktu perawatan 1 sampai 3 minggu dan dilakukan evaluasi 3 kali selama intervensi. Kesimpulan: Perawatan luka menggunakan lidah buaya sebagai terapi alternatif sangat bermanfaat dalam proses penyembuhan luka. Diharapkan penggunaan lidah buaya dapat dijadikan alternatif dalam perawatan luka dan bisa diterapkan oleh pasien dan keluarga.
Gambaran Penggunaan Media Sosial Pada Mahasiswa Keperawatan Di Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura Di Masa Pandemi lestari, lidia; mita, mita; sukarni, sukarni
ProNers Vol 6, No 2 (2021): Desember
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jpn.v6i2.53028

Abstract

Latar Belakang: Selama masa pandemi perkuliahan mahasiswa dilakukan dari jarak jauh dengan menggunakan sistem pembelajaran online melalui gadget Hp maupun laptop. Sehingga mahasiswa cenderung dalam menggunakan media sosial untuk membantu menyelesaikan tugas perkuliahan. Penggunaan media sosial secara intens mengakibatkan adanya kecanduan sehingga seseorang cenderung untuk menunda waktu tidur. Tujuan: Mengetahui gambaran penggunaan media sosial pada mahasiswa keperawatan di fakultas kedokteran universitas tanjungpura di masa pandemi. Metode: Jenis penelitian kuantitatif dengan desain analisis deskriptif melalui rancangan cross sectional.Teknik sampling yang digunakan purposive sampling dengan jumlah sampel 69 responden. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner media sosial. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa keperawatan untan aktif dalam menggunakan media sosial sebanyak 54 orang sedangkan yang tidak aktif dalam menggunakan media sosial sebanyak 15 orang.Kesimpulan: Terdapat gambaran penggunaan media sosial pada mahasiswa keperawatan untan dengan persentase aktif media sosial (78,3%) dan tidak aktif penggunaan media sosial (21,7%).  Kata Kunci: Media sosial, mahasiswa keperawatan  
Co-Authors Achmad Syaichu, Achmad Adim, Abd. Agustiansyah, Tri Aan Agustin Sukarsono, Agustin Agustiyowati, Tri Hapsari Retno Ahmad Muhajir, Ahmad Ahmad Syahir Aisyah, Lisda Akhmad, Arif Nur Akiria Santi, Amy Alfiannoor, Imam Aminullah, Ahmad Yusril Andini, Dwi Yana Ayu Anggeilia Wananca Putri Ani Kristianingsih Anna, Theodora Elvia Anwar Johari Arief, Akmal Dzulfiqar Nuraulia Arif Fitria, Rizal Asep Setiawan Aseri, Akh. Fauzi Asy-Syathori, Muhammad Arif Avita Ayu Permanasari Aziz, Syaifallah Aziz Badri, Sri Saidatul Berliana, Zahra bin Mahmud, Hafini Bintoro, Panji D., Vivian Nanny Lia Dewi Ratnasari Dewi, Vivian Nanny Lia Eka Tri Wulandari, Eka Tri Erfan, Zainul Faisal Faisal Fauzan, Suhaimi Febrianita, Yulia Fitri, Ainil Fitri, Indri Nuraeni Fitriana Fitriana Fitriyana, Feni Fong, Michelle Fradianto, Ikbal Hanafiah, M.Hum, , Prof. Dr. H. M. Hapsari, Tri Hartati Hartati Hasan, Arifin Hellen Febriyanti Heni Pujiastuti Herlina Yusuf, Herlina Heru Suryanto Hikmah Ifayanti IDA RAHMAWATI Iip Saripah, Iip ING Wardana Ismiatun, Ismiatun K, Sansri Diah Kadafirman, Ahmad Kamsatun, Kamsatun Khairunnisa Khairunnisa Khoirul Hidayah Latuheru, Grace Wilhelmina Lestari, Lidia Lia Meilianingsih Linda Puspita LINDA PUSPITASARI - A11111054, LINDA PUSPITASARI Lusiana, Ria M. Hanafiah Maheswara, Dharma Marlita, Lora Marsini Marsini Maulana, M. Ali Maulia Isnaini Maulida, Sri Meliawati Meliawati, Meliawati Mita Mita, Mita Muhajir , Ahmad Muhajir, M.A, Dr. Ahmad Muhammad Hanafiah Muhammad Hanafiah Muhammad Rasyid, Muhammad Muhsin Aseri, Muhsin Mulyati, Murni Musangadah, Nur Mustofa Kamil, Mustofa Mutiara, Violita Siska Nandang Mufti Nasiroh, Nasiroh Nevia, Ike Elis Nikman Azmin Nopi Anggista Putri Nopi Anggista Putri, Nopi Anggista Novita, Andis Dian Nurhayati, Dina Nurrahman, Radhinan Awal Nurrahmania, Nurrahmania Nurrohmah Nurrohmah, Nurrohmah Nurwijayanti Othman, Norasmah P, Layla Chaeriyah Pramono, Diki Dwi Pratiwi, Lindasari Primadevi, Inggit Priyono, Djoko Putri, Retno Qurniasih, Nila Rafly, Muhammad Raihan Retno Wulandari Rifaldi, Muhammad Rizali, Dede Rizani, Rasyid ROHANA FARIDAH Rohyadi, Yosep Romaz, Mohammad Mirza Yuniar rosita, meli Rr. Poppy Puspitasari Sairazi, Abdul Hafiz Salman, Muhammad Salman Samsudin Anis Sari, Desi Kumala Sari, Putri Wulandini Sasmita, Anah Sauqi, Muhammad Sfenrianto, Sfenrianto Shahbaz, Muhammad Sholihah, Mida Mar`atus Siti Maesaroh Siti Maesaroh Soeprihatini, Retno Ariza Sri Maulida SRI RAHAYU Sriadi, Sriadi Suci Hayati Sudarmin Sudarmin Sumitri Sumitri, Sumitri Suriadi Jais Taufik Jamaan Tiara, Nada Fazani Titan Ligita Triyana Harlia Putri Wahyuningrum, Erika Septi Waluya, Nandang Ahmad Wati, Rita Fajar Widanarta, Dian Widayanti, Ratna Galih Winarto Winarto Wiyanti, Zulvi Wulan dari Wulandari, Lusia Asih Wulandini S, Putri Yahya Zakaria Yoga Pramana Yulanda, Nita Arisanti Yuliani, Rahma Yunita Anggriani ZAKI MUBARAK Zulaekha, Quini Siti Zulfa Jamalie Zulkifli