p-Index From 2021 - 2026
8.863
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal of Agronomy) Cakrawala Pendidikan JPTK: Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Agrikultura The Journal of Experimental Life Sciences (JELS) CAUCHY: Jurnal Matematika Murni dan Aplikasi Abdimas Jurnal Penelitian Pendidikan Jurnal Teknik Elektro Rekayasa: Jurnal Penerapan Teknologi dan Pembelajaran Sainteknol : Jurnal Sains dan Teknologi Jurnal Produksi Tanaman Sinergi Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Plantropica: Journal of Agricultural Science AGRIVITA, Journal of Agricultural Science Jurnal Dinamika Pengabdian (JDP) Edu Komputika Journal JMPM: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika BAREKENG: Jurnal Ilmu Matematika dan Terapan JURNAL KAJIAN TEKNIK ELEKTRO JTAM (Jurnal Teori dan Aplikasi Matematika) Communication in Biomathematical Sciences Jurnal Teknik Pertanian Lampung (Journal of Agricultural Engineering) Journal on Education Jurnal Masyarakat Merdeka (JMM) INSIST (International Series on Interdisciplinary Research) Medica Hospitalia Jurnal Teknik Elektro Uniba (JTE Uniba) Jurnal Abdi Insani JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia Jurnal Agrinika : Jurnal Agroteknologi dan Agribisnis Jurnal Teknik Informatika (JUTIF) Jambura Journal of Biomathematics (JJBM) Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Fruitset Sains : Jurnal Pertanian Agroteknologi Tri Dharma Mandiri: Diseminasi dan Hilirisasi Riset Kepada Masyarakat (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Jurnal Nasional Teknik Elektro dan Teknologi Informasi JAPI: Jurnal Akses Pengabdian Indonesia Bookchapter Pendidikan Universitas Negeri Semarang Journal of Law, Education and Business ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Claim Missing Document
Check
Articles

EVALUASI KEINDAHAN DAN KENYAMANAN RUANG TERBUKA HIJAU (RTH) ALUN-ALUN KOTA BATU Zahra, Amellia Firdaus; Sitawati, Sitawati; Suryanto, Agus
Produksi Tanaman Vol. 2 No. 7 (2014)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Alun-alun Batu merupakan salah satu Ruang Terbuka Hijau umum di pusat kota Batu. Penelitian bertujuan mengetahui tingkat keindahan dan kenyamanan di Alun-alun Batu. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November 2012 yang bertempat di Alun-alun Kota Batu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ada 2 yaitu Scenic Beauty Estimation (SBE) untuk evaluasi keindahan dan Model RayMan untuk evaluasi kenyamanan. Sebagai perbandingan Model RayMan, digunakan juga metode Thermal Humidity Index (THI) untuk evaluasi kenyamanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Alun-alun Batu merupakan ruang terbuka hijau dengan perbandingan perkerasan dan vegetasi adalah 60:30. Model RayMan menunjukkan bahwa alun-alun ini mengalami kondisi yang tidak nyaman pada siang hari (pukul 06.00 sampai 15.00), memasuki kondisi nyaman pada jam 15.30 dan kembali pada kondisi tidak nyaman pada jam 18.00. Alun-alun Batu memiliki estetika tinggi (nilai SBE tinggi yaitu 102,6), tetapi memiliki waktu tidak nyaman selama 9 jam, lebih lama daripada waktu nyaman yang hanya 3 jam. Kata kunci: Alun-alun Batu, Scenic Beauty Estimation, Model RayMan, keindahan, kenyamanan
PENGGUNAAN AJIR DAN MULSA UNTUK MENINGKATKAN PRODUKSI KENTANG (Solanum tuberosum L.) VARIETAS GRANOLA Nugraha, Mochammad Wildan; Sumarni, Titin; Suryanto, Agus
Produksi Tanaman Vol. 2 No. 8 (2014)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fotosintesis berperan memproduksi hasil tanaman yang diperoleh dari energi cahaya matahari. Efisiensi fotosintesis dapat dilakukan dengan modifikasi lingkungan dengan penggunaan mulsa dan ajir. Penelitian ini betujuan untuk mengetahui jenis mulsa yang tepat dan penggunaan ajir pada budidaya kentang dalam mening-katkan produksi umbi kentang varietas Gra-nola. Penelitian dilaksanakan pada bulan September 2013 sampai dengan bulan Desember 2013, di Dusun Junggo, Desa Tulungrejo, Kec. Bumiaji, Kota Batu. Metode penelitian yang digunakan adalah Ran-cangan Acak Kelompok (RAK) dengan 8 perlakuan yang diulang 4 kali. Penggunaan ajir dan mulsa pada tanaman kentang (Solanum tuberosum L.) memberikan pe-ngaruh pada pertumbuhan tanaman dan hasil produksi umbi kentang varietas Gra-nola. Hasil penelitian menunjukkan penggu-naan ajir dan mulsa plastik hitam perak menigkatkan bobot segar umbi panen 32,87 % lebih besar dibandingkan dengan perla-kuan tanpa ajir + mulsa plastik hitam perak, 64,62 % lebih besar  ajir + tanpa mulsa dan 69,13 % lebih besar dibandingkan dengan perlakuan tanpa ajir dan tanpa mulsa. Peng-gunaan ajir dan mulsa plastik perak me-nigkatkan bobot segar umbi panen 19,04 % lebih besar dibandingkan dengan perlakuan tanpa ajir + mulsa plastik perak, 43,62 % le-bih besar ajir + tanpa mulsa dan 47,56 % lebih besar dibandingkan dengan perlakuan tanpa ajir dan tanpa mulsa. Kata kunci : Solanum tuberosum L, Varietas Granola, Ajir, Mulsa
PENGGUNAAN FERMENTASI EKSTRAK PAITAN (Tithonia diversifolia L.) DAN KOTORAN KELINCI CAIR SEBAGAI SUMBER HARA PADA BUDIDAYA SAWI (Brassica juncea L.) SECARA HIDROPONIK RAKIT APUNG Nurrohman, Mudhofi; Suryanto, Agus; Wicaksono, Karuniawan Puji
Produksi Tanaman Vol. 2 No. 8 (2014)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu upaya yang dilakukan untuk peningkatan hasil dan kualitas sawi ialah menggunakan sistem budidaya secara hidroponik, karena dengan sistem budidaya ini tanaman dipelihara dalam jumlah banyak pada ruang terbatas seperti dipekarangan rumah. Namun, akan mahalnya nutrisi hidroponik maka pemanfaatan bahan organik diharapkan dapat menjadi media alternatif sebagai pengganti nutrisi hidroponik. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh efektifitas penggunaan media alternatif fermentasi ekstrak paitan dan fermentasi kotoran kelinci cair untuk mensubtitusi larutan nutrisi hidroponik pada budidaya tanaman sawi secara hidroponik rakit apung. Penelitian dilaksanakan bulan Oktober 2013-Januari 2014 di greenhouse Fakultas Biologi, Universitas Islam Negeri Malang. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok yang terdiri atas 5 perlakuan media hidroponik. Percobaan diulang sebanyak 4 kali, pada masing-masing perlakuan terdapat 36 tanaman sehingga total tanaman berjumlah 180 tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Media fermentasi ekstrak paitan dan fermentasi kotoran kelinci cair dapat mensubstitusi nutrisi hidroponik, namun Perlakuan Paitan + Kotoran Kelinci Cair memiliki nilai bobot segar total tanaman sebesar 15,6% yang lebih rendah dibandingkan dengan Perlakuan A-B mix Joro (Kontrol). Media fermentasi ekstrak paitan dan fermentasi kotoran kelinci cair lebih baik digunakan sebagai aditif, karena perlakuan A-B mix Joro + Paitan + Kotoran Kelinci Cair menghasilkan tanaman yang paling baik dengan hasil bobot segar total tanaman sebesar 24,11% dibandingkan dengan Perlakuan A-B mix Joro (Kontrol). Kata kunci : Sawi, Fermentasi Ekstrak Paitan, Fermentasi Kotoran Kelinci, Hidroponik Rakit Apung
KARAKTERISASI TANAMAN MANGGA (Mangifera Indica L.) CANTEK, IRENG, EMPOK, JEMPOL DI DESA TIRON, KECAMATAN BANYAKAN KABUPATEN KEDIRI Oktavianto, Yoga; Sunaryo, Sunaryo; Suryanto, Agus
Produksi Tanaman Vol. 3 No. 2 (2015)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mangga merupakan salah satu buah tropis unggulan yang digemari oleh masyarakat di dunia. The Best Loved-Tropical, mendampingi popularitas durian sebagai King of Fruit. Indonesia, termasuk Jawa Timur merupakan pusat dan sumber dari berbagai varietas buah tropika beserta keaneka ragaman hayatinya. Penelitian dilaksanakan pada bulan Oktober 2011 sampai Januari 2012 di Desa Tiron Kabupaten Banyakan, Kediri. Tujuan penelitian ini ialah untuk mendapatkan informasi mengenai morfologi dan menjadikan sebagai dasar pemahaman konservasi plasma nutfah mangga lokal di Desa Tiron Kabupaten Kediri. Penelitian ini dilaksanakan dengan metode survei dan wawancara kepada petani setempat, dimana penelitian dilakukan dengan mengamati kegiatan-kegiatan yang tidak dibuat peneliti, melainkan merupakan fenomena alam. Metode ini dilakukan untuk mendapatkan informasi tentang obyek yang diteliti melalui data sampel yang ada dilapangan. Didalam penelitian ini tidak diperlukan adanya perlakuan khusus. Untuk menganalisa data dilakukan dengan data statistik deskriptif. Jumlah responden pemilik tanaman sebanyak 10 orang petani yang ada di Desa Tiron Kecamatan Banyakan, Kediri dimana ditemukan tanaman mangga dari jenis yang beragam. Karakterisasi menggunakan acuan IPGRI. Mangga Cantek Ciri morfologis bentuk ujung daun bersudut, bentuk buah bulat lonjong dan tekstur serat sedang. Mangga Empok Ciri morfologis dasar daun tumpul dan tipe paruh buah menonjol. Mangga Ireng Ciri morfologis tonjolan leher buah sedikit, bentuk biji seperti ginjal. Mangga Jempol Ciri morfologis bentuk daun ovate, bentuk ujung daun tumpul, bentuk buah bulat, kedalaman rongga tangkai dangkal, landaian punggung buah berakhir dengan bentuk kurva panjang dan tipe sinus buah tidak ada. Kata kunci :The Best Loved-Tropical, Plasma Nutfah, Morfologi, Deskriptif, IPGRI
PENGARUH PEMBERIAN PUPUK NPK TERHADAP FRUIT SET TANAMAN JERUK MANIS (Citrus sinensis Osb.) VAR. PACITAN Wahyu Ramadhan, Reza Ardian; Baskara, Medha; Suryanto, Agus
Produksi Tanaman Vol. 3 No. 3 (2015)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jeruk merupakan salah satu komoditi hortikultura penting yang mempunyai permintaan cukup besar dari tahun ke tahun dan prospektif untuk dikembangkan. Permintaan yang terus meningkat tidak diimbangi dengan produktivitas tanaman. Produksi jeruk cenderung menurun dari 1.818.949 ton tahun 2011 ke 1.609.482 ton pada tahun 2012. Indonesia telah masuk di jajaran 10 besar produsen jeruk dunia (posisi ke sembilan) (BPS, 2013). Salah satu permasalahan yang dihadapi oleh para petani jeruk manis adalah keberhasilan pembungaan dan fruit set, kedua fase tersebut sangatlah penting karena bunga akan melangsungkan penyerbukan serta pembuahan dan fruit set adalah bakal buah jeruk manis yang akan jadi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk NPK terhadap keber-hasilan fruit set tanaman jeruk manis. Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei 2013 sampai dengan Agusutus 2013. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Selorejo, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang. Berada di ketinggian 670-700 m di atas pemukaan laut, jenis tanah Inceptisol. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 5 perlakuan yang diulang 3 kali, yaitu (P0) : 0 gram NPK/tanaman, (P1) : 200 gram NPK/ tanaman dengan satu kali pemupukan, (P2) : 400 gram NPK/tanaman dengan satu kali pemupukan (P3) : 200 gram NPK/tanaman dengan dua kali pemupukan, (P4) : 400 gram NPK/tanaman dengan dua kali pemupukan. Kata Kunci: Jeruk manis, Fruit Set, Pupuk NPK dan Dosis.
PENGATURAN INTERVAL PEMBERIAN AIR DAN DOSIS NITROGEN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KAILAN (Brassica oleraceae L. var. alboglabra) VARIETAS NOVA Wahyuningsih, Inovian; Suryanto, Agus; Koesriharti, Koesriharti
Produksi Tanaman Vol. 3 No. 4 (2015)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan tanaman kailan yang baik dan hasil yang tinggi dapat dicapai dengan memperhatikan syarat-syarat pertumbuhan dan melakukan pemeliharaan tanaman yang baik. Pemeliharaan yang penting diperhatikan ialah kebutuhan air dan pemupukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui interval pemberian air dan dosis pupuk nitrogen yang tepat agar diperoleh pertumbuhan dan hasil tanaman kailan yang optimal. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juni sampai Agustus 2014 di rumah kaca, desa Tegalweru, Dau-Malang. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok faktorial yang diulang 3 kali. Interval pemberian air sebagai faktor 1 dan dosis pupuk nitrogen sebagai faktor 2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum tidak terjadi interaksi antara per-lakuan interval pemberian air dengan dosis nitrogen pada semua variabel pengamatan. Interaksi terjadi hanya pada umur peng-amatan 15 hari setelah transplanting pada variabel luas daun. Perlakuan yang meng-untungkan ialah interval pemberian air 6 hari sekali dan dosis nitrogen 0 kg.ha-1 karena me-nunjukkan hasil yang tidak berbeda nyata dengan perlakuan interval pemberian air 2 hari sekali dan dosis nitrogen 150 kg.ha-1. Penanaman dalam polibag pada rumah kaca yang diberi paranet menyebabkan produksi yang rendah yaitu 39,63 g per tanaman (7,92 ton ha-1), tinggi tanaman yang rendah yaitu 22,12 cm, jumlah daun yang rendah yaitu 7,49 helai dan luas daun yang kecil yaitu 4321,876 cm2. Kata kunci : Kailan, Interval Pemberian Air, Nitrogen, Hasil Panen
TANAMAN KANGKUNG DARAT (Ipomea reptans Poir) SEBAGAI FITOREMEDIATOR LUMPUR SIDOARJO Suchaida, Azziyaa; Wicaksono, Karuniawan Puji; Suryanto, Agus
Produksi Tanaman Vol. 3 No. 6 (2015)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fitoremediasi dengan menggunakan tanaman kangkung darat adalah salah satu cara yang ramah lingkungan untuk mengurangi jumlah logam dalam lumpur Sidoarjo. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi tanaman kangkung darat sebagai tanaman fitoremidiator dan untuk mengetahui pengaruh hasil tanaman kangkung darat sebagai fitoremediator lumpur Sidoarjo. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April–Mei 2014 di Desa Pilang Kecamatan Wonoayu Kabupaten Sidoarjo. Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah benih kangkung darat varietas lokal, lumpur Sidoarjo, tanah, dan pupuk kandang kotoran ayam. Metode perlakuan menggunakan RAK (Rancangan Acak Kelompok) dengan 9 perlakuan yang diulang 3 kali. Data yang telah diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis ragam (Uji F) dan dilanjutkan dengan uji perbandingan menggunakan uji Duncan dengan taraf kepercayaan 5%. Hasil penelitian menunjukan bahwa Tanaman kangkung darat berpotensi sebagai fitoremidiator endapan lumpur Sidoarjo dengan kemampuan menyerap logam berat Fe 13,9% dan Al 11%. Tanaman kangkung yang ditanam pada media lumpur Sidoarjo akan menyerap logam dan menghasilkan bobot tanaman terendah 5,07 g/tanaman. Pemberian media tambahan tanah dan pupuk kandang pada media lumpur Sidoarjo dengan perbandingan (0,5:0,5:1) dapat menurunkan serapan logam dan mampu meningkatkan hasil tanaman hingga 16,63 g/tanaman dengan Al  0% Al dan Fe 6,88%, dibandingkan media lumpur Sidoarjo sebesar 8,37 g/tanaman dengan Fe 13,9% dan Al 11%. Tanaman kangkung darat yang dibudidayakan di sekitar lumpur Sidoarjo sebaiknya tidak dikonsumsi karena kandungan Fe dan Al yang lebih tinggi dari batas keamanan pangan untuk konsumsi sebesar Fe 1 ppm dan Al 1 ppm. Kata kunci: Kangkung Darat, Fitoremediator, Lumpur Sidoarjo, Pupuk Kandang.
KAJIAN POTENSI PRODUKTIVITAS UBIKAYU (Manihot esculenta Crant.) DI KABUPATEN PATI Nugraha, Hanggara Dwiyudha; Suryanto, Agus; Nugroho, Agung
Produksi Tanaman Vol. 3 No. 8 (2015)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Pati merupakan salah satu daerah penghasil ubikayu terbesar di Jawa Tengah. Kompetisi dengan komoditas tebu yang tinggi dan ketersediaan lahan yang terbatas dengan harga sewa yang mahal merupakan tantangan bagi petani untuk meningkatkan hasil produksi dengan kondisi tersebut. Kabupaten Pati memiliki variasi agroklimat yang belum tentu cocok untuk ditanami tanaman ubikayu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mempelajari permasalahan dan variasi teknik budidaya, kondisi agroklimat, serta potensi hasil dan ekonomi tanaman ubikayu di Kabupaten Pati berdasarkan variasi teknik budidaya. Tanaman ubikayu yang dibudidayakan di Kabupaten Pati kebanyakan varietas UJ-3 dan UJ-5, dengan jarak tanam 1 m x 1m (73%), panjang stek 20 cm (49%), kedalaman tanam 10 cm (50%), dan sudut tanam 90o (62%). Pupuk yang digunakan dalam budidaya adalah NPK dengan dosis 150 – 200 kg.ha-1 dan ZA dengan dosis 150 – 250 kg.ha-1 disertai pupuk organik sebanyak 5 ton.ha-1. Tanaman ubikayu yang ditanam pada bulan September – Nopember dan dipanen pada bulan Juli – Oktober menghasilkan produktivitas 40 – 48 ton.ha-1 (61%). Produktivitas ubikayu tertinggi terdapat di Kecamatan Gembong yang melakukan budidaya dengan cara konvensional Kemudian didukung dengan curah hujan 229 mm dengan distribusi hujan 10 bulan. Perlakuan yang digunakan responden memberikan peningkatan sebesar 67% dari produksi normal sebesar 16,8 – 20,16 ton.ha-1. Dengan R/C ratio yang dihitung berdasarkan jarak tanam yang diterapkan oleh responden terdapat pada kisaran 2 sampai 4 sehingga layak untuk dikembangkan. Kata kunci : ubikayu, produktivitas, potensi, budidaya
PENGARUH BEBERAPA MACAM MEDIA TERHADAP PERTUMBUHAN STEK PLANTLET TANAMAN KENTANG (Solanum tuberosum L.) VARIETAS GRANOLA KEMBANG Kurniawan, Berry; Suryanto, Agus; Maghfoer, Mochammad Dawam
Produksi Tanaman Vol. 4 No. 2 (2016)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanaman kentang (Solanum tuberosum L.)  dapat dikembangbiakkan dengan dua cara, yaitu perbanyakan secara tradisional dan perbanyakan secara cepat. Melalui perbanyakan secara cepat dapat mempersingkat massa perbanyakan bibit dan dapat meningkatkan jumlah bibit dengan kualitas yang terjamin. Penelitian bertujuan untuk mendapatkan media tumbuh yang paling optimal sehingga dapat memberi pengaruh yang baik pada pertumbuhan stek plantlet kentang, telah dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya yang berlokasi di Cangar pada bulan Maret hingga Juni 2014. Metode penelitian yang digunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK), yang terdiri dari 9 perlakuan sebagai berikut :K1 : Media tanah, K2: Media arang sekam, K3: Media arang sekam + tanah (1 : 1), K4 : Media cocopeat, K5: Media cocopeat + tanah (1 : 1), K6 : Media humus, K7 : Media humus + tanah (1 : 1), K8 : Media pupuk kandang ayam, K9 : Media pupuk kandang ayam + tanah (1 : 1). Bahan tanam stek pucuk plantlet tanaman kentang Varietas Granola Kembang yang diperoleh dari hasil kultur jaringan. Pengamatan yang dilakukan meliputi. Persentase tanaman tumbuh, tinggi tanaman, jumlah daun, panjang tunas dan diameter batang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 9 macam media yang digunakan pada penelitian ini terdapat satu media yaitu media pupuk kandang ayam menunjukkan hasil terendah dibanding perlakuan lainnya pada semua parameter pengamatan, sedangkan media yang lain memiliki kemampuan yang sama dalam meningkatkan pertumbuhan stek plantlet tanaman kentang. Kata kunci : Plantlet, Stek pucuk, Kentang, Komposisi media.
KAJIAN PENGGUNAAN MULSA PLASTIK DAN TIGA GENERASI UMBI BIBIT YANG BERBEDA PADA KOMODITAS KENTANG (Solanum tuberosum L.) VARIETAS GRANOLA Prayoga, Kharisma Marta; Maghfoer, Mochammad Dawam; Suryanto, Agus
Produksi Tanaman Vol. 4 No. 2 (2016)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Produksi kentang di Indonesia hanya mencapai 16,58 ton perhektar, sedangkan potensi produksi kentang Nasional sebesar 20 ton perhektar. Produksi tanaman kentang di Indonesia dapat ditingkatkan dengan penggunaan bibit yang baik serta cara budidaya yang tepat. Salah satu upaya untuk meningkatkan produksi tanaman kentang yaitu dengan penggunaan mulsa plastik dengan warna yang berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan jenis mulsa plastik dengan kombinasi warna yang terbaik bagi pertumbuhan dan hasil tanaman kentang. Penelitian dilaksanakann pada bulan Maret 2014 sampai dengan bulan juni 2014, desa Wonokerto, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo.  Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 12 perlakuan yang diulang 3 kali. Hasil penelitian menunjukan penggunaan berbagai macam mulsa plastik mampu meningkatkan pertumbuhan tanaman pada tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, bobot kering umbi, bobot kering total tanaman yang lebih baik dibandingkan tanpa menggunakan mulsa. Perlakuan mulsa plastik hitam perak, mulsa plastik perak dan perlakuan mulsa plastik hitam pada semua generasi memiliki potensi hasil yang sama yaitu 27,23 – 38,07 ton ha¯¹. Kata kunci: Solanum tuberosum L.,Kentang Granola L, Penggunaan Mulsa Plastik, Umbi Bibit G3, Umbi bibit G4.
Co-Authors A Halim A.A. Ketut Agung Cahyawan W A’yun, Norma Qurrota Abdullah, Muhammad Isa Abrianti, Putri Achmadi, Taofan Ali Addieni, Mulia Addin, Muhammad Faqih Adenita Cynthia Affan, Banu Nur Agus Murnomo Aini Nurul Ainurrasjid Ainurrasjid Ainurrasyid Ainurrasyid Aji, Mukhammad Wildan Akbar, Mohammad Fani Alislami, Tia Candra Khaula Amellia Firdaus Zahra Anan Nugroho Andy Andy Angelia Norma Wulandari Anggraini Mulwinda Anggraini Mulwinda Apriyanto, Eko Bagus Arfriandi, Arief Arif Budi Prasetya Ashar, Fauzi Asriningati Asriningati Bahrul Maani Bambang Satrio Bangun, Kosa Otaka Cahyani, Agustina Rizky Cahyo Fajar Adhiningtyas Chaerunnisa, Chaerunnisa Chaerunnisa, Sita Sarah Chatarina Umbul Wahyuni Daffa, Muhammad Abu Damaiyanti, D. R. R. Damaiyanti, D.R.R. Damanik, Jhones King Damanik, Sariah Aprianti Darmawan, Krisna Reza Darmoyo Darmoyo Dendy Eta Mirlana Dewi Ratih Rizki Damaiyanti Dewi, Nur Afifah Dewi, Wening Tiara Dhidik Prastiyanto Diah Ayu Kusumawati Diah Ayu Kusumawati Didik Hariyono Diyoprakuso, First Djallalluddin Djallalluddin Dyah Erlina Sulistyaningrum EDI SARWONO Edy Prayitno Eko Supraptono Eko Widaryanto Eline, Merina Endang Wuryandini Erika Tinambunan Erlambang, Rere Erviani, Diah Erviani, Diah Fahrurrozy, Mohammad Farida Farida Febrianti, Annisa Fitri Feddy Setio Pribadi Ferdian, Herman Ferry Fauzi, Ferry Fery Widhiatmoko Fikrie Rizqy Juan Bismaditya Firdaus, Mohammad Nur Firokhman, Alnguda Fita Anggraini Friska Rizqi Pratiwi Gestiyana Ayu Kurnia Puteri Girsang, Srimayanti Hadinata, Nadia Agus Hanang Wibisono, Banteng Handoyo, Thomas Hari Wibawanto Hasan S. Panigoro Hemida Kusumaningrum Heriana, Tutik Hirlan Hirlan Huda, Moh Nurul Huda, Mukhammad Robitul Hudallah, Nur Husni Thamrin Sebayang Ibrahim M. H. Sanhoury Ilmam, Hasbi Shidqi Indrawan, Rahadyan Rizki Indriyani, Triska Widya Inovian Wahyuningsih, Inovian Ismail, Moch. Taufiq Isnani Darti Jatumara, Prawesty Dinnar Juprianto, Miki Kartono , Karuniawan Puji Wicaksono Khoiril Anam, Khoiril Khoirudin Fathoni, Khoirudin Khotimah , Khusnul Koesriharti Koesriharti Kumalasari, Septi Nuning Kurniawan, Asrofiq Kurniawan, Berry Kusumaningtyas, Sa'aprita Kusumawinahyu, W. M. Lilik Setyobudi Lutfiyana, Lutfiyana M. Harlanu, M. Mai Puspadyna Bilyastuti Maitimu, Dyah Kartika Mario Norman Syah, Mario Norman Marsela, Marsela Marsudi Marsudi Matanari, Dimpo Cicio Medha Baskara Misromi, Misromi Mochammad Dawam Maghfoer Mochammad Samsul Arifin Mochammad Wildan Nugraha Moh. Amin Mohammad Ainun Multazam Mubarok, Ahnan Mudhofi Nurrohman Mudji Santosa Muhammad Akmal Muhtadi, Much Misbah Musafir, Raqqasyi Rahmatullah Nafiah, Vivi Imroatin Najma Aulia Nakhmiidah, Nisa Nararya, Mas Bagus Aulia Nia Kurniawan Nindra, Daffa Ninuk Herlina Nirmalasari, Ririn Nobukazu Nakagoshi Noor Hidayat, Noor Noor Hudallah Noor Ramadhan, Akbar Noor, Arifin Nugraha, Alfikri Raihan Nugraha, Hanggara Dwiyudha Nugroho, Agung Nur Hidayat Nuri Aulya Nurkhanifah, Nia Nurkharisma, Aditya Nurkholis, Fathur Nurlaelih, Euis Ellih Nurul Imamah Octavianti Paramita Oscar Regazzoni Pambudi, Muhammad Ario Paramyta Nila Permanasari, Paramyta Nila Pranata, Bayu Ari Pranata, Bayu Ari Prastika, Angrenani Rindu Pratiwi, Rima Anissa Prayitno, Marco Ferrianto Prayoga, Kharisma Marta Prihatin, Lilik Purnomo, Anna Silvia Putri Andriani Putri, Fadhila Ravinda R Kartono, R Rahardian, Tantra Septa Rahmadi, Farrabilla Ayu Rahman, Antony Anwari Rahmawati, Anindya Ramadhan, Apianto Rizky Ramadhana, Syahrul Raunica, Elsha Afry Rayungsari, Maya Resmawan Resmawan Reza Ardian Wahyu Ramadhan, Reza Ardian Riana Defi Mahadji Putri Ridwan, Dzaky Fakhriza Rinata, Mar’atus Eski Rio Satriyantara Riza Fitriani, Riza Rizky Rachmadi Utomo Roedy Soelistyono Ruslan Abdul Gani Saptariana - Saptriana Suryanto, Saptriana Saputra, Handika Lintang Seftriana Anifa Khusniasari Setio, Pradipa Setyono Yudo Tyasmoro Setyono, Bagus Wahyu Setyowati Pertiwi, Indah Shafakamila, Salsabila Nazla Shelvi Sellitasari Sholeh, Mohammad Hasyim Sianturi, Michael Fias Sidabutar, Malkia Hotman Simbolon, Santri Novalina Sisca Fajriani Sitawati Sitawati Sitawati, . Sri Sartono, Sri Sri Sukamta Suchaida, Azziyaa Suci Surya Dewi Sudiarso Sudiarso Sugeng Sugeng Suhatman, Yan Sunaryo Sunaryo Suwasono Heddy Syahrul Ramadhan Syaiful Anam Tanamas, Jimmy Tarigan, Maulana Ikhsan Tatyantoro Andrasto Tia Anggara, Dewi Shinta Tindriyani, Niswatul Arifah Titin Sumarni Toto Himawan Tri Rahayuningsih Trisilowati Trisilowati, Trisilowati Tristi Indah Dwi Kurnia Tyary Airivia Udayana, Cicik Ulfah Mediaty Arief Uma Khumairoh Uswatun Hasanah Utomo, M. Dika Cahyo Utomo, Yosafat Rio Wardhani, Dyah Ayu Kusuma Warma, Mohammad Perdana Prehatama Putra Wibowo, Ario Wahyu Wicaksono, Dwi Haryo Wiwin Sumiya Dwi Yamika, Wiwin Sumiya Wulandari, Dania Ayu Wulansari, Atikah Wuryasari Muharini Kusumawinahyu Yoga Oktavianto Yogi Sugito Yohanes Primadiyono, Yohanes Yoom, Lilis Irjayanti Yuniaratri, Riris Yuniaratri, Riris Yusuf, Dedi Yuwono, Amrih Zuanita, Reni