Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Karakteristik dan Kejadian Drug Related Problems pada Pasien Hipertensi di Puskesmas Temindung Samarinda Dwi Sri Handayani; Rolan Rusli; Arsyik Ibrahim
Jurnal Sains dan Kesehatan Vol. 1 No. 2 (2015): J. Sains Kes.
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25026/jsk.v1i2.20

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran karakteristik pasien hipertensi, dan jenis-jenis serta persentase Drug Related Problems (DRPs) yang terjadi pada pasien hipertensi di Puskesmas Temindung Samarinda. Penelitian bersifat deskriptif, pengambilan data dilakukan secara prospektif pada pasien hipertensi yang memenuhi kriteria inklusi. Data diambil pada periode bulan Februari 2014 melalui rekam medik, wawancara dan pemberian kuisioner.Dari data tersebut selanjutnya dianalisis karakteristik pasien dan adanya kejadian drug related problems (DRPs). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penderitahipertensi terbanyak adalah pasien wanita dengan usia 41 hingga 60 tahun, pasien yang memiliki gaya hidup kurang sehat 23,80 %, pasien yang memiliki riwayat hipertensi keluarga 63,49 %. Kejadian Interaksi obat7,5 %, Adverse Drug Reaction 37,5 %, dan ketidakpatuhan pasien 37,5 %.
Potensi Ekstrak Daun Kokang (Lepisanthes amoena (Haask) Leenh) Sebagai Obat Luka Henny Hidayah; Rolan Rusli; Herman Herman; Muhammad Amir Masruhim
Jurnal Sains dan Kesehatan Vol. 1 No. 3 (2015): J. Sains Kes.
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25026/jsk.v1i3.23

Abstract

Daun kokang (Lepisanthes amoena (Haask) Leenh) secara empiris digunakan sebagai pembersih tubuh dan wajah, memiliki kandungan metabolit sekunder yang berpotensi sebagai antimikroba. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi ekstrak daun kokang dalam penyembuhan luka. Metode yang digunakan adalah metode Morton yang dimodifikasi dengan menggunakan konsentrasi ekstrak sebesar 2,5%; 5%, 7,5%, dan 10%, serta bioplasenton sebagai kontrol positif dan aquadest sebagai kontrol negatif. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan anava satu arah dilanjutkan dengan uji BNJD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun kokang dapat berpotensi sebagai obat luka dengan konsentrasi 5%, 7,5%, dan 10% dengan lama penyembuhan luka sekitar 13-16 hari.
Kandungan Metabolit Sekunder dan Efek Penurunan Glukosa Darah Ekstrak Biji Rambutan (Nephelium lappaceum L) Pada Mencit (Mus musculus) Anak Agung Gede Prawira Yuda; Rolan Rusli; Arsyik Ibrahim
Jurnal Sains dan Kesehatan Vol. 1 No. 3 (2015): J. Sains Kes.
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25026/jsk.v1i3.28

Abstract

Telah dilakukan penelitian dengan judul “Kandungan Metabolit Sekunder dan Efek Penurunan Glukosa Darah Ekstrak Biji Rambutan (Nephelium lappaceum L)Pada Mencit (Mus Musculus)” bertujuan untuk mengetahui metabolit skunder, aktivitas dan dosis efektif ekstrak biji buah rambutan terhadap penurunan kadar glukosa darah mencit. Hasil pengujian metabolit sekunder menunjukan bahwa biji rambutan mengandung senyawa fenol, flavonoid dan tannin. Penelitian dilakukan dengan pemberian dosis ekstrak yaitu 0,05 mg/20g, 0,09 mg/20g dan 0,18 mg/20g BB Mencit, serta kontrol negatifnya Na CMC yang diberikan per oral setiap satu kali sehari selama 7 hari. Pengukuran glukosa dilakukan pada hari ke-0, ke-4 dan ke-8 menggunakan alat Glukosameter. Analisis data dilakukan menggunakan uji statistik ANAVA satu arah, dilanjutkan dengan uji BNJD. Hasil ANAVA satu arah dan dilanjutkan dengan BNJD menunjukan bahwa dosis 0,09 mg/BB Mencit merupakan dosis efektif sebagai penurunan kadar glukosa darah.
Isolasi Jamur Endofit Daun Beluntas (Pluchea indica (L.) Less) Jessie Elviasari; Rolan Rusli; Adam M. Ramadhan
Jurnal Sains dan Kesehatan Vol. 1 No. 3 (2015): J. Sains Kes.
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25026/jsk.v1i3.29

Abstract

Tanaman memiliki 1 sampai 4 jenis jamur yang hidup berasosiasi dengan tumbuhan sebagai jamur endofit. Jamur endofit merupakan jamur yang tumbuh pada bagian tanaman yaitu terdapat pada bagian jaringan akar, batang, dan daun. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengisolasi dan mengetahui ciri secara makroskopik dan mikroskopik jamur endofit yang terdapat pada daun beluntas. Penelitian dilakukan dengan mengisolasi jamur endofit dari daun beluntas menggunakan medium Potato Dextrose Agar Chloramphenicol (PDAC), kemudian dilakukan pemurnian pada jamur endofit serta mengkarakterisasi isolat jamur endofit. Hasil penelitian adalah diperoleh tiga isolate jamur endofit yang tumbuh pada daun beluntas, yaitu isolat jamur endofit hitam 1, isolat jamur endofit hitam 2, dan isolat jamur endofit putih.
Profil Kromatografi Senyawa Aktif Antioksidan dan Antibakteri Fraksi Etil Asetat Daun Libo (Ficus variegata Blume.) Mega Rizky Novitasari; Risna Agustina; Agung Rahmadani; Rolan Rusli
Jurnal Sains dan Kesehatan Vol. 1 No. 3 (2015): J. Sains Kes.
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25026/jsk.v1i3.30

Abstract

Tumbuhan Libo (Ficus variegata Blume.) memiliki buah yang tidak dimakan oleh hama/serangga, hal ini diduga karena kandungan metabolit sekunder tumbuhan libo mengandung senyawa aktif yang dapat berpotensi sebagai antibakteri maupun antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil kromatografi senyawa antioksidan dan antibakteri, serta mengetahui golongan metabolit sekunder yang terdapat dalam fraksi aktif etil asetat daun libo. Sampel dimaserasi dengan pelarut metanol. Isolasi dilakukan sebanyak 2 kali yaitu dengan cara kromatografi cair vakum kemudian dilanjutkan dengan kromatografi kolom konvensional. Hasil pemisahan berdasarkan kromatografi kolom konvensional yaitu diperoleh sebanyak 16 fraksi. Dari hasil tersebut kemudian dilakukan pengujian aktivitas antioksidan terhadap DPPH dan pengujian aktivitas antibakteri terhadap bakteri uji dengan metode KLT Bioautografi. Hasil penelitian diperoleh profil kromatografi fraksi etil asetat daun Libo (Ficus variegata Blume.) aktif sebagai antioksidan terhadap DPPH, dan aktif terhadap bakteri, Eschericia coli dan Staphylococcusaureus. Golongan metabolit sekunder aktif fraksi etil asetat daun libo adalah alkaloid, steroid, terpenoid dan fenol.
Aktivitas Tabir Surya Ekstrak Daun Cempedak (Artocarpus champeden Spreng) Whenny Whenny; Rolan Rusli; Laode Rijai
Jurnal Sains dan Kesehatan Vol. 1 No. 4 (2015): J. Sains Kes.
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25026/jsk.v1i4.33

Abstract

Daun cempedak (Artocarpus champeden Spreng) memiliki potensi beraktivitas sebagai tabir surya karena mengandung senyawa flavonoid yang memiliki sifat fotoprotektif sehingga mampu menyerap sinar ultraviolet. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kategori aktivitas tabir surya dari ekstrak daun cempedak. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa aktivitas tabir surya ekstrak daun cempedak berdasarkan persentase transmisi eritema terdiri atas kategori sunblock, proteksi ekstra dan suntan standar, sedangkan aktivitas tabir surya ekstrak daun cempedak berdasarkan persentase transmisi pigmentasi termasuk kategori sunblock.
Aktivitas Tabir Surya Daun Miana (Coleus atropurpureus L. Benth) Secara In Vitro Mufti Shofia Amrillah; Rolan Rusli; Jaka Fadraersada
Jurnal Sains dan Kesehatan Vol. 1 No. 4 (2015): J. Sains Kes.
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25026/jsk.v1i4.35

Abstract

Tanaman yang memiliki aktivitas antioksidan yang baik berpotensi digunakan sebagai tabir surya. Daun miana (Coleus atropurpureus L. Benth.) memiliki aktivitas antioksidan yang baik. Uji aktivitas tabir surya ekstrak etanol dan fraksi etil asetat daun miana dilakukan secara in vitro menggunakan spektrofotometer UV Vis pada panjang gelombang 290-375 nm. Kategori terbaik tabir surya ekstrak etanol dan fraksi etilasetat daun miana adalah kategori sunblock dengan konsentrasi masing-masing adalah 200 ppm dan 100 ppm.
Identifikasi Metabolit Sekunder Dan Uji Aktivitas Antibakteri Isolat Jamur Endofit Daun Beluntas (Pluchea indica (L.) Less.) Jessie Elviasari; Rolan Rusli; Adam M. Ramadhan
Jurnal Sains dan Kesehatan Vol. 1 No. 5 (2016): J. Sains Kes.
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25026/jsk.v1i5.42

Abstract

Eksploitasi berlebihan untuk memperoleh metabolit sekunder dari bahan alam dapat menyebabkan kepunahan bahan alam tersebut, sehingga solusi yang tepat yaitu melalui pengembangan mikroba endofit sebagai penghasil metabolit sekunder. Jamur endofit berpotensi menghasilkan metabolit sekunder seperti inangnya. Daun beluntas (Pluchea indica (L.) Less.) memiliki aktivitas sebagai antibakteri, maka diduga dapat pula isolat jamur endofit yang terdapat dalam jaringan daun beluntas menghasilkan metabolit sekunder yang sama dengan tanaman inangnya sehingga memungkinkan memiliki efek yang sama pula dengan tanaman inangnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi golongan metabolit sekunder dan menguji aktivitas antibakteri metabolit sekunder yang dihasilkan isolat jamur endofit dari daun beluntas. Pengujian aktivitas sebagai antibakteri menggunakan metode difusi agar dengan menggunakan kertas cakram (paper disc). Bakteri uji yang digunakan adalah Staphylococcus aureus, Staphylococcus epidermidis, Escherichia coli dan Pseudomonas aeruginosa. Dari hasil isolasi jamur endofit diperoleh tiga isolat yaitu isolat jamur endofit putih, isolat jamur endofit hitam 1 dan isolat jamur endofit hitam 2 yang ketiganya memiliki kandungan metabolit sekunder yaitu fenol dan alkaloid. Dari ketiga isolat jamur endofit hanya satu jamur yang memiliki aktivitas menghambat pertumbuhan keempat bakteri uji tersebut yaitu ekstrak isolat jamur endofit hitam 2. Aktivitas antibakteri ekstrak isolat jamur endofit hitam 2 ditunjukkan dengan adanya daya hambat pada Staphylococcus aureus, Staphylococcus epidermidis, Escherichia coli dan Pseudomonas aeruginosa, dengan daya hambat berturut-turut sebesar 5,474 mm, 5,206 mm, 5,057 mm, dan 5,107 mm.
Analisis GC-MS Senyawa Aktif Antioksidan Fraksi Etil Asetat Daun Libo (Ficus variegata Blume.) Mega Rizky Novitasari; Lizma Febrina; Risna Agustina; Agung Rahmadani; Rolan Rusli
Jurnal Sains dan Kesehatan Vol. 1 No. 5 (2016): J. Sains Kes.
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25026/jsk.v1i5.43

Abstract

Daun Libo (Ficus variegata Blume.) memiliki daun yang tidak dimakan oleh hama/serangga, hal ini diduga karena kandungan metabolit sekunder daun libo mengandung senyawa aktif yang potensial salah satunya adalah sebagai antioksidan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui komponen senyawa antioksidan fraksi etil asetat daun libo dengan metode GC-MS. Interpretasi spektrum massa GC-MS dilakukan dengan menggunakan database WILLEY9THN 08.L. Hasil analisis spektrum GC-MS fraksi etil asetat aktif antioksidan mengandung 2,5-Cyclohexadiene-1,4-dione, 2,6-bis(1,1-dimethylethyl (0,65%), 1-Octadecene (1,29%), 2-Hexadecen-1-ol, 3,7,11,15-tetramethyl- (1,54%), 7,9-Di-tert-butyl-1-oxaspiro(4,5)deca-6,9-diene-2,8-dione (1,52%), 1-Nonadecene (3,39%), 1-Docosene (3,39%), Nonadecyltrifluoroacetate (2,12%), 1,2-Benzenedicarboxylic acid,(2-ethylhexyl) ester (45,53%), 1-Docosene (2,71%), Pyrene, hexadecahydro (4,56%), Urs-12-en-3-ol, acetate,(3.beta.) (1,97%), 12-Oleanen-3-yl acetate, (3.alpha.)- (5,19%), Urs-12-en-3-ol, acetate,(3.beta.) (1,53 %), Taraxasterol-acetate (0,30%), 1-(Dimethylamino)-5-{[4'-(5"-(4"'-iodophenyl ethynyl|)-1"-naphthylethynyl]-1(8,46%), dan 7,8,17,18-Tetrahydro-35-methoxy-1,3,21,23-tetramethyl-16H,31H-5,9,15,19-dime (10,04%).
Kajian Pola Pengobatan Penderita Kanker Serviks Pada Pasien Rawat Inap Di Instalasi RSUD Abdul Wahab Sjahranie Periode 2014-2015 Yuniar Firsty Oktavia Lantika; Rolan Rusli; Welinda Dyah Ayu
Jurnal Sains dan Kesehatan Vol. 1 No. 8 (2017): J. Sains Kes.
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25026/jsk.v1i8.89

Abstract

Kanker organ reproduksi termasuk jenis kanker yang banyak terjadi pada wanita, salah satunya yaitu kanker serviks yang disebabkan oleh infeksi Human Papilloma Virus (HPV) dan salah satu cara pengobatan kanker yang digunakan adalah pengobatan kemoterapi secara injeksi intravena melalui pembuluh darah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik pasien kanker serviks, pola pengobatan kemoterapi pasien kanker serviks, dan dosis kemoterapi yang digunakan pasien kanker serviks. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan metode retrospektif. Pengumpulan data dilakukan dengan mencatat rekam medik pasien (responden) dengan jumlah total sebanyak 22 responden yang memiliki karakteristik yaitu berdasarkan usia terbanyak adalah usia 31-40 tahun sebesar 50%, berdasarkan hubungan antara usia pertama kali menikah dengan jumlah pernikahan terbanyak adalah usia 15-20 tahun dan menikah sekali sebesar 64%, dan berdasarkan metastase terbanyak adalah metastase IIIB sebesar 42%. Adapun pola pengobatan kemoterapi berdasarkan pemilihan jenis dan golongan obat kemoterapi terbanyak adalah kombinasi obat kemoterapi karboplatin-paxus sebesar 86% dan berdasarkan efek samping obat kemoterapi terbanyak adalah efek samping obat mual muntah sebesar 50%. Dosis pengobatan kemoterapi sesuai dengan hasil perhitungan dosis berdasarkan BSA (Body Surface Area) dan ClCr (Creatinine Clearance).
Co-Authors Abdul Malik Abdul Rahim Absharina Qisthi Azhari Adam M. Ramadhan Adam M. Ramadhan Ade Purnama Septiani Aditya Fridayanti Afif Ruchaemi Agata Tika Sari Alviera Rifka Mahmudyah Alya Ramadhani Amanuddin Amanuddin Anak Agung Gede Prawira Yuda Anasda Amal Fathullah Anggara Joko Pratama Annida Rifaya Annisa Nismaul Husna Arifuddin, Muhammad Arsyik Ibrahim Arwin Widi Astutik Aryanti Aryanti Aryanti Aryanti Asni Asni Atria Kent Ayu Kusumah Dewi Ayu Lestari Ayu Nursidah Azka Rafia Bambang Prijamboedi Basir, Nindya Yolanda Baso Didik Hikmawan Basri Hasan Bayu Heris Apriyanto Bela Apriliana Ningsih Bone, Mahfuzun Bravo Prisukarno Brigita Olivia Intan Kinam Cahayani, Mega Citra Deliana Dewi Sundari Costansia Clara Dedy Rani Saputra Desta Winanda Desten Prima Desy Apriati Ningsih Deva Ayudhia Septiani Dewi Mayasari Dewi Noorjannah Utami DEWI RAHMAWATI Dewi Rahmawati Deya Apriliana Dian Dwi Cahyadi Diana Ntowe Didi Fadilla Dwi Agustina Dwi Elfira Kurniati Dwi Sri Handayani Ekwan Prasetyo Azlin Elisa Elisa Elsa Edita Elsha Wiguna Sumanti Ema Via Mawadah Erwin Samsul Fairul Muflihah Faisal Ramdani Faisal Riyanda Fajar Prasetya Fajar Prasetya Fathiah Olpah Siara Fatimah Az-Zhahra Febrina, Lizma Fika Aryati Firmansyah Firmansyah Fitri Eka Giuliana Fridya Maulitha Fritlyanti Mappapa Gama, Sabaniah Indjar Ganjar Firmansyah Gayuk Kalih Prasesti Gusti Alamsyah Abdil Almajid Hadi Kuncoro Haeruddin Haeruddin Hajrah Hajrah Halimatu Sadiyah Hanggara Arifian Hawa Ode Liya Wati Hendy Kesuma Pribady Henny Hidayah Herlina Argantari Basuki Herlina Ekapratama Dewi Herman Herman Hidayat, G.A Hidayat, G.A Husnul Khatimah Ibrahim, Arsyik Ihdina Aulia Ika Wardani Ilimu, Edi Indah Puspitasari Ingwe Violenneofita Cheiya Islamudin Ahmad Islamudin Ahmad Ismah Nuri Ismunandar Ismunandar Ismunandar Ismunandar Jaka Fadraersada Jannah, Raodhatul Jeryanti Tandi Datu Jessie Elviasari Josanti Pitri Sagala Junaidin, Junaidin Jusmiati Jusmiati Khoirunnisa Khoirunnisa Khoirunnisa Wal Hazimah Kiki Vera Yasmina Laksono Trisnantoro Laode Rijai Laode Rijai Laras Indah Wulandari Lisna Meylina Lisna Meylina Lithiflika, Ghinaa Fairuuz Liza Kartika Lizma Febrina Lizma Febrina Lizma Febrina M Arifuddin M. Arifuddin M. Arifuddin M. Rizky Zakaria B.A. Mahdyya Afiana Ramadani Mahfuzun Bone Mahmudah, Febrina Maileh Toding Maulida, Faizatun Media Yutika Mega Cahayani Mega Rizky Novitasari Miftachul Ainin Chambali Mirhansyah Ardana Mi’atu Khabbah Monang P.S Marpaung Mufti Shofia Amrillah MUHAMMAD AMIR MASRUHIM Muhammad Faisal Mukti Priastomo Mukti Priastomo Mukti Priastomo Mulia Indah Kusuma Dewi Myra Puspha Hardina Myra Puspha Hardina Ni Made Sesari Aswinda Niken Indriyanti Nilam Cahaya Nisa Naspiah Nor Yasin Al Amin Norhalimah Norhalimah Novianty Indjar Gama Nur Anggreani Nur Masyithah Zamruddin Nur Mita Nur Rifka Rahmadini Nur Riska Safitri Nur Rohmah Noviati Budiarto Nur Zakiyah Darajat Abdurrahman Nurlansi Nurlansi Nurul Nurul Annisa Nurul Annisa Nurul Fatirah Nurul Fitriani Nurul Fitriani Nurul Handayani Olvira Esa Nurtiwi Onny Ziasti Fricillia Ragil Dwi Atmojo Rahmadani, Agung Rahmat Nur Hidayat Restu Harisma Damayanti Rija'i, Hifdzur Rashif Rijai, Hifdzur Rashif Riki RIKI RIKI, RIKI Rimba Hamid Rimba Hamid RISKA OKTAVIANI Risna Agustina Rizka Amelia Saleh Rizki Duratul Hikma Sambiri Rizki Khairunnisa Rosniah Rosniah Rosniar Rosniar Rusman, Arman Samsul, Erwin Setyowati, Widiastuti Agustina Eko Sheny Clarin Ananta Shinta Christiani Sinta Octaviana Siti Julaicha Sukartiningsih Sukartiningsih Sulistiarini, Riski Sulton Ulfadha Supriatno Salam Syamsidar Syamsidar Tirza Jeli Ping Uswatun Hasanah Utari Sugipratiwi VICTORIA YULITA FITRIANI Vidia Prajna Lakhsita Vina Maulidya Vina Maulidya Vita Olivia Siregar Wahyu Widayat Welinda Dyah Ayu Welinda Dyah Ayu Whenny Whenny Winiaksa Tri Asdini Wisnu Cahyo Prabowo Yelfiani Li'lak Todingan Yolanda Pratiska Yosefin Ida Saptana Yulistian Rindiani Yunaedi Yunaedi Yuni Dwi Anjarwati Yuniar Firsty Oktavia Lantika Yuriska Yudistia Ningrum