Claim Missing Document
Check
Articles

MEKANISME ANTIBAKTERI SENYAWA TURUNAN KALKON 4-ASETIL PIRIDIN Laras Indah Wulandari; Agung Rahmadani; Rolan Rusli
Jurnal Ilmiah Ibnu Sina (JIIS): Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol 3 No 2 (2018): JIIS
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan ISFI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.3 KB) | DOI: 10.36387/jiis.v3i2.173

Abstract

Senyawa kalkon adalah salah satu senyawa metabolit sekunder yang banyak ditemukan di alam dengan berbagai macam aktivitas biologis diantaranya sebagai antioksidan, antikanker, antiinflamasi, sitosoksik, antivirus serta antibakteri. Mekanisme antibakteri senyawa turunan kalkon berbasis 4-asetil terhadap bakteri Bacillus subtilis dan Escherichia coli dipejari melalui metode docking. Senyawa kalkon 3-(3-metoksi-4-hidroksifenil)-1-(piridin-4-il)-prop-2-en-1-on, 3-(4-hidroksifenil)-1-(piridin-4-il)-prop-2-en-1-on, 3-(4–metoksifenil)-1-(piridin-4-il)-prop-2-en-1-on menunjukkan aktivitas antibakteri yang baik dengan berikatan kompleks terhadap asam amino pada bakteri Bacillus subtilis pada Arg A389, Asp A164, Ser A299, Tyr A149, REZ C500, Asn A301, dan Asn A397, sedangkan pada bakteri Escherichia coli pada Leu 140 dan Gln 170..
SINTESIS DAN UJI TOKSISITAS SENYAWA 1-(2,4-DIKLOROFENIL)-3-(3,4-DIMETOKSIFENIL)PROPENON Husnul Khatimah; Agung Rahmadani; M. Arifuddin; Rolan Rusli
Jurnal Ilmiah Ibnu Sina (JIIS): Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol 4 No 1 (2019): JIIS
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan ISFI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.025 KB) | DOI: 10.36387/jiis.v4i1.266

Abstract

Chalcone has been widely reported to have various activities such as cytotoxic, antioxidant, antibacterial, and others. Synthesis becames the right way to get chalcone because it can produce much yield of chalcone and can be varied in accordance with the desired structure. The compound of 1-(2,4-dichlorophenyl)-3-(3,4-dimethoxyphenyl)propenone was synthesized by conventional method for 6 hours using a 40% NaOH catalyst with a yield of 90.87%. The toxicity test of 1-(2,4-dichlorophenyl)-3-(3,4-dimethoxyphenyl)propanone was done by Brine Shrimp Lethality Test method (BSLT). The results of the test showed that the 1-(2,4-dichlorophenyl)-3- (3,4-dimethoxyphenyl)propenone has toxicity value LC50 613.05 ppm.
Analisis Efek Samping Penggunaan Obat Antituberkulosis (OAT) di Instalasi Rawat Jalan RSD BLUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Tanjung Selor : Analysis of Side Effects of Using Antituberculosis Drugs in the Outpatient Departments of RSD BLUD dr. H. Soemarno Sostroatmodjo Tanjung Selor Fridya Maulitha; Nurul Fitriani; Rolan Rusli
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 16 (2022): Proc. Mul. Pharm. Conf.
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25026/mpc.v16i1.656

Abstract

Tuberkulosis Paru (TB) merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh kuman mycobacterium tuberculosis. Penyakit ini diobati dengan Obat Antituberkulosis (OAT) menggunakan obat kombinasi sehingga sebagian besar pasien mengalami efek samping. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analisis secara deskriptif dan analitik dengan pengambilan data secara prospektif menggunakan data rekam medik dan wawancara pada pasien. Tujuannya untuk mengetahui karakteristik pasien, mengetahui ketepatan obat pasien dan mengetahui efek samping yang terjadi pada pasien TB di instalasi rawat jalan RSD BLUD dr. H. Soemarno Sostroatmodjo Tanjung Selor. Hasil karakteristik pasien terbanyak yang didapatkan dari 26 responden yaitu pasien perempuan sebanyak 14 pasien (53,85%), mayoritas pasien pada rentang usia >46 tahun sebanyak 12 pasien (46,15%), pasien tidak bekerja sebanyak 15 pasien (57,70%), tahap pengobatan tertinggi pada tahap intensif 15 pasien (57,70%) dan hasil pemeriksaan terbanyak pada TCM+ 19 pasien (73,08%). Tingkat kepatuhan pasien tertinggi pada tingkat ”sedang” (73,08%). Angka kejadian Efek Samping yang terjadipada pasien yaitu air seni berwarna merah 96,63%, nafsu makan berkurang 74,51%, mual 57,43%, gatal pada kulit 22,59%, nyeri ulu hati 18,26%, muntah 16,34%, demam 7,68% dan gangguan keseimbangan 5,28%.
Synthesis and Characterization of Bi2TixV1-xO5.5-δ as Electrolyte Material in Solid Oxide Fuel Cell Bambang Prijamboedi; Citra Deliana Dewi Sundari; Rolan Rusli; Ismunandar Ismunandar
Indonesian Journal of Physics Vol 22 No 3 (2011): Vol. 22 No. 3, July 2011
Publisher : Institut Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (704.45 KB) | DOI: 10.5614/itb.ijp.2011.22.3.4

Abstract

Oxide materials of Bi2TixV1-xO5,5-δ have been synthesized by means of conventional solid state reaction method. Substitution of Ti atom for the V sites leads to the formation of single phase Bi2TixV1-xO5,5-δ material with I4/mmm space group of tetragonal structure as well as gives results in large grain size and good sinterability of the ceramic material. With Ti concentration of x = 0.2, sample without the presence of porous could be obtained. The ionic conductivity of Bi2TixV1-xO5,5-δ increases significantly with the presence of Ti atoms. This Ti substitution also reduces phase transition temperatures in Bi2TixV1-xO5,5-δ materials. The conductivity data and scanning electron microscope images show that the Ti concentration in Bi2TixV1-xO5,5-δ could be applied as much as x = 0.2, which is higher than reported before and it still gives better properties.
Skrining Fitokimia dan Uji Aktivitas Antibakteri Ektrak Daun Cabai Rawit (Capsiccum frutescens L.) terhadap Staphylococcus epidermidis: Phytochemical Screening and Antibacterial Activity Test of Cayenne Pepper Leaf Extract (Capsiccum frutescens L.) against Staphylococcus epidermidis Annisa Nismaul Husna; Onny Ziasti Fricillia; Rolan Rusli
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 18 (2023): Proc. Mul. Pharm. Conf.
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25026/mpc.v18i1.725

Abstract

Cayenne pepper leaves (Capsiccum frutescens L.) are a plant that has many benefits, one of which is in the health sector. Scientifically, cayenne pepper leaves act as an antioxidant, antibacterial and can prevent diabetes. This activity is caused by the chemical compounds contained in the plant. This research aims to determine the antibacterial activity of cayenne pepper leaf extract. The extraction process was carried out using 70% ethanol solvent using the maceration method. From the extraction results, 221.5 grams of thick extract was obtained so that the yield value was 31.57%. The results of the phytochemical screening test on the 96% ethanol extract of cayenne pepper leaves (Capsiccum frutescens L.) showed that the 96% ethanol extract of cayenne pepper leaves contained alkaloids, saponins, tannins, terpenoids and flavonoids. The results showed that cayenne pepper leaf extract has antibacterial activity against Staphylococcus epidermidis bacteria with inhibitory extract power at concentrations of 5%, namely 1.82 mm, 10%, namely 3.42 mm, and 15%, namely 6.04 mm. Keywords: Cayenne pepper leaves (Capsiccum frutescens L.), phytochemicals, yield value, antibacterial Abstrak Daun cabai rawit (Capsiccum frutescens L.) merupakan tanaman yang memiliki banyak manfaat salah satunya di bidang kesehatan. Secara ilmiah daun cabai rawit berperan sebagai antioksidan, antibakteri dan dapat mencegah diabetes. Aktivitas tersebut disebabkan oleh kandungan senyawa kimia yang terdapat di dalam tanaman tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menetahui aktivitas antibakteri ekstrak daun cabai rawit. Proses ekstraksi dilakukan menggunakan pelarut etanol 70% dengan metode maserasi. Dari hasil ekstrasi didapatkan ekstrak kental sebanyak 221,5 gram sehingga nilai rendemen diperoleh 31,57%. Hasil uji Skrining fitokimia pada ekstrak etanol 96% daun cabai rawit (Capsiccum frutescens L.) menunjukkan bahwa ekstrak etanol 96% daun cabai rawit mengandung alkaloid, saponin, tannin, terpenoid dan flavonoid. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun cabai rawit memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteri Staphyloccocus epidermidis dengan daya hambat ekstrak pada konsentrasi 5% yaitu 1,82 mm, 10% yaitu 3,42 mm dan 15% yaitu 6,04 mm. Kata Kunci: Daun cabai rawit (Capsiccum frutescens L.), fitokimia, nilai rendemen, antibakteri
Skrining Fitokimia dan Uji Aktivitas Tabir Surya Ekstrak Etanol Daun Rambutan (Nephelium lappaceum L.): Phytochemical Screening and Sunscreen Activity Test of Rambutan (Nephelium lappaceum L.) Leaf Ethanol Extract Ayu Lestari; Rolan Rusli; Fika Aryati
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 18 (2023): Proc. Mul. Pharm. Conf.
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25026/mpc.v18i1.726

Abstract

Rambutan (Nephelium lappaceum L.) is a tropical plant that is widely found in Indonesia and can be used as sunscreen to protect the skin from UV radiation. The purpose of this study was to determine the content of secondary metabolite compounds and the sunscreen activity of rambutan leaf extract. Phytochemical screening results show that rambutan leaf extract contains flavonoids tannins and saponins, Rambutan leaf extract 100 ppm has sunscreen activity in the sunblock category with a %Te value of 0,58 and %Tp 31,28; and an SPF value of 23,09, including the ultra protection category. Keywords: Rambutan leaf, Phytochemical, Sunscreen Abstrak Rambutan (Nephelium lappaceum L.) merupakan tanaman tropis yang banyak terdapat di Indonesia yang dapat dimanfaatkan sebagai tabir surya untuk melindungi kulit dari radiasi sinar UV. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kandungan senyawa metabolit sekunder dan aktivitas tabir surya ekstrak daun rambutan. Hasil skrinning fitokimia menunjukkan bahwa ekstrak daun rambutan mengandung senyawa flavonoid, tannin, dan saponin. Ekstrak daun rambutan 100 ppm memiliki aktivitas tabir surya kategori sunblock dengan nilai %Te 0,58 dan %Tp 31,28; dan nilai SPF sebesar 23,09 termasuk kategori proteksi ultra. Kata Kunci: Daun Rambutan, Fitokimia, Tabir surya
Formulasi Sediaan Gel Pewarna Rambut dari Ekstrak Bunga Rosela (Hibiscus sabdariffa L.) Lithiflika, Ghinaa Fairuuz; Mahmudah, Febrina; Rusli, Rolan
Indonesian Journal of Pharmaceutical Science and Technology 2024: Suppl. 6, No. 1 (Special Issue for Mulawarman Pharmaceutical Conference)
Publisher : Indonesian Journal of Pharmaceutical Science and Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/ijpst.v6i1.53518

Abstract

Pewarna rambut merupakan sediaan kosmetik yang digunakan untuk mewarnai rambut. Pewarna rambut yang beredar di pasaran menggunakan pewarna sintetik sebagai zat pewarnanya, sehingga penelitian ini dilakukan bertujuan untuk membuat sediaan gel pewarna rambut dari ekstrak bunga rosela dan mengetahui efektifitas serta stabilitas warna rambut dari sediaan gel pewarna rambut ekstrak bunga rosella. Ekstrak bunga rosela yang digunakan dalam formula sediaan gel pewarna rambut adalah 3%, 5%, dan 7%. Penelitian ini dilakukan dengan formulasi sediaan gel pewarna rambut, lalu dievaluasi karakteristik fisik yang meliputi uji organoleptis, homogenitas, pH, dan viskositas. Selanjutnya dilakukan uji efektifitas warna dan stabilitas warna rambut terhadap pencucian dan cahaya. Hasil penelitian menunjukkan sediaan gel pewarna rambut ekstrak bunga rosella memiliki warna coklat kemerahan, bertekstur kental hingga cair, dan beraroma khas ekstrak. Nilai viskositas gel pewarna rambut pada rentang 186,67 – 46,67 dPa.s. Nilai pH  gel pewarna rambut berada dalam rentang 5,09 – 6,99.  Efektifitas pewarna rambut menghasilkan rambut berwarna very light blonde hingga blonde. Warna rambut stabil pada beberapa kali pencucian dan terhadap cahaya UV 366 nm.
Sintesis Oksida Aurivillius Sr2Bi4Ti5-xFexO18 (x = 0,25; 0,5; 0,75; dan 1) Rolan Rusli; Ismunandar Ismunandar
Journal of Tropical Pharmacy and Chemistry Vol. 1 No. 1 (2010): J. Trop. Pharm. Chem.
Publisher : Faculty of Pharmacy, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia, 75117, Gedung Administrasi Fakultas Farmasi Jl. Penajam, Kampus UNMUL Gunung Kelua, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25026/jtpc.v1i1.9

Abstract

Aurivillius oxides Sr2Bi4Ti5-xFexO18 have been synthesized using the solid state reaction method. Powder X-ray diffraction data were refined using Le Bail method implemented in Rietica have space group B2cb, Z = 4, and parameter cell are a = 5.542(8), b = 5.474(9), c = 48.947(1); a = 5.565(5), b = 5.491(9), c = 49,097(1); a = 5.533(7), b = 5.464(7), c = 48.595(2) and a = 5.621(1), b = 5.492(9), c = 49.78(4); respectively for x = 0.25, 0.5, 0.75, and 1. The substitution of cation Fe3+ in these Aurivillius oxides was showed increasing of magnetic moment are μ = 2.67, 3.21, 3.98, and 4.62 for x = 0.25, 0.5, 0.75, and 1 respectively. Keywords: Aurivillus oxide, solid state reaction, Le Bail method, magnetic moment ABSTRAK Oksida Aurivillius Sr2Bi4Ti5-xFexO18 telah disintesis dengan menggunakan metode reaksi kimia padat. Data difraksi sinar-x serbuk yang penghalusan strukturnya menggunakan metode rietveld dengan program rietica menunjukkan bahwa oksida ini memiliki grup ruang B2cb, Z = 4, dan parameter selnya adalah a = 5,542(8), b = 5,474(9), c = 48,947(1); a = 5,565(5), b = 5,491(9), c = 49,097(1); a = 5,533(7), b = 5,464(7), c = 48,595(2) dan a = 5,621(1), b = 5,492(9), c = 49,78(4); berturut-turut untuk x = 0.25; 0,5; 0,75; dan 1. Substitusi kation Fe3+ pada oksida Aurivillius ini menunjukkan terjadinya peningkatan momen magnet oksida ini yaitu μ = 2,67; 3,21; 3,98; dan 4,62 berturut-turut untuk x = 0,25; 0,5; 0,75; dan 1. Kata kunci: Oksida Aurivillius, reaksi kimia padat, metode Le Bail, momen magnet
Analisis Kadar Mineral dalam Abu Buah Nipa (Nypa fructicans) Kaliwanggu Teluk Kendari Sulawesi Tenggara Herman Herman; Rolan Rusli; Edi Ilimu; Rimba Hamid; Haeruddin Haeruddin
Journal of Tropical Pharmacy and Chemistry Vol. 1 No. 2 (2011): J. Trop. Pharm. Chem.
Publisher : Faculty of Pharmacy, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia, 75117, Gedung Administrasi Fakultas Farmasi Jl. Penajam, Kampus UNMUL Gunung Kelua, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25026/jtpc.v1i2.17

Abstract

Research about Levels of ash analysis in Nipa Fruit (Nypa fructicans) Kaliwanggu Kendari Gulf South East Sulawesi have been done. Research carried out by gravimetric method and AAS. The ash content of old nipa fruit at a temperature 450°C dan 550°C obtained amounted to 1.01% and 0.89%. while the young nipa fruits obtained ash content of 0.88% and 0.86% at450°C dan 550°C. Mineral content of old nipa fruit which had become ash at a temperature of 450°C obtained at 1.3769 ppm, 7.9167 ppm, 3.7876 ppm, 9.2365 ppm, respectively for Fe, Mg, K, and Na. On the other hand, at a temperature of 550°C obtained at 1.1153 ppm, 8.0127 ppm, 3.7990 ppm and 9.3634 ppm, respectively for Fe, Mg, K, and Na. On young fruit nipah obtained concentration of 0.8769 ppm, 7.9939 ppm, 3.8260 ppm, 9.4041 ppm, respectively for Fe, Mg, K, and Na at ash temperature 450°C. Meanwhile, at a ash temperature of 550°C obtained concentration of 0.9230 ppm, 7.9738 ppm, 3.7468 ppm and 9.3861 ppm, respectively for Fe, Mg, K, and Na. The water content obtained from the old and young nipa flesh fruit obtained at 41.86% and 33.49%, respectively. Key words: Level of mineral analysis, Nypa fructicans, Gravimetric, AAS ABSTRAK Telah dilakukan penelitian dengan judul “Analisis Kadar dalam Abu Buah Nipa (Nypa fructicans)” Kaliwanggu Teluk Kendari Sulawesi Tenggara. Penelitian dilakukan dengan metode gravimetri dan AAS. Kadar abu buah nipa tua pada suhu 450°C dan 550°C diperoleh sebesar 1,01% dan 0,89%, sedangkan pada buah nipa muda diperoleh kadar abu sebesar 0,88% dan 0,86% berurut-turut untuk suhu 450°C dan 550°C. Kadar mineral buah nipa tua yang diabukan pada suhu 450°C diperoleh sebesar 1,3769 ppm, 7,9167 ppm, 3,7876 ppm, 9,2365 ppm, berturut-turut untuk Fe, Mg, K, dan Na. Sedangkan pada suhu 550°C diperoleh sebesar 1,1153 ppm, 8,0127 ppm, 3,7990 ppm, dan 9,3634 ppm, berturut-turut untuk Fe, Mg, K, dan Na. Pada buah nipa muda diperoleh kadar sebesar 0,8769 ppm, 7,9939 ppm, 3,8260 ppm, 9,4041 ppm, berturut-turut untuk Fe, Mg, K, dan Na pada suhu pengabuan 450°C. Sedangkan pada suhu pengabuan 550°C diperoleh kadar sebesar 0,9230 ppm, 7,9738 ppm, 3,7468 ppm, dan 9,3861 ppm, berturut-turut untuk Fe, Mg, K, dan Na. Adapun kadar air yang diperoleh dari daging buah nipa tua dan muda diperoleh sebesar 41,86% dan 33,49%. Kata kunci: Analisis kadar mineral, Nypa fructicans, Gravimetri, AAS
Identifikasi Gugus Fungsi Minyak Buah Nipa (Nypa fructicans) Kaliwanggu Teluk Kendari Sulawesi Tenggara Rolan Rusli; Rosniar Rosniar; Haeruddin Haeruddin; Nurlansi Nurlansi
Journal of Tropical Pharmacy and Chemistry Vol. 1 No. 2 (2011): J. Trop. Pharm. Chem.
Publisher : Faculty of Pharmacy, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia, 75117, Gedung Administrasi Fakultas Farmasi Jl. Penajam, Kampus UNMUL Gunung Kelua, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25026/jtpc.v1i2.22

Abstract

Nipa is one of the vegetation mangroves in Southeast Sulawesi that optimal utilization by people in this region is not optimal because less of information. Attempt to provide information of oil component has done research with the title “Identification of Functional Group of Oil from Nipa Fruit (Nypa fructicans) at Kaliwanggu, Kendari Bay, Southeast Sulawesi”. Research was using the extraction technique, trans-esterification reactions, and FTIR measurements. The extracted oil is having characteristic aromatic, colourless, and volatile. The Oil content was obtain 13.72%, 10.57%, 7.73%, and 3.62% for oil from fiber seed fruit, fruit pulp, fruit cob, and epidermis seed fruit, respectively. The interpretation of FTIR spectrum was obtain vibrations of methylene (CH2) which overlap with vibration of the cis-alkene bond (cis-HC = CH), stretching vibration of ester group (C-O), bending vibrations of C-H, stretching vibration of ester group (C = O), and hydroxyl group (OH). Keywords: Nipa, oil, extraction, trans-esterification, FTIR ABSTRAK Nipa adalah salah satu vegetasi magrove di Sulawesi Tenggara yang pemanfaatannya oleh masyarakat belum optimal karena kurangnya informasi mengenai hal tersebut. Untuk memberikan informasi komponen minyak dilakukan penelitian dengan judul “Identifikasi Gugus Fungsi Minyak Buah Nipa (Nypa fructicans) Kaliwanggu Teluk Kendari Sulawesi Tenggara”. Penelitian dilakukan menggunakan ekstraksi dan reaksi trans-esterifikasi serta pengukuran FTIR. Minyak yang diekstraksi memiliki karakteristik berbau harum dan tidak berwarna (bening) serta mudah menguap (volatil). Kadar minyak diperoleh berturut-turut sebesar 13,72%, 10,57%, 7,73%, dan 3,62% untuk minyak dari bagian sabut, daging buah, tongkol buah, dan kulit ari daging buah nipa. Hasil interpretasi spektrum FTIR diperoleh gugus fungsi yaitu gugus vibrasi gugus methylene (CH2) yang overlap dengan vibrasi ikatan dari cis-alkena (cis-HC=CH), vibrasi ulur gugus (C-O) pada ester, vibrasi tekuk gugus C-H, vibrasi ulur gugus (C=O) dari ester, dan gugus hidroksil (OH). Kata kunci: Nipa, minyak, ekstraksi, trans-esterifikasi, FTIR
Co-Authors Abdul Malik Abdul Rahim Absharina Qisthi Azhari Adam M. Ramadhan Adam M. Ramadhan Ade Purnama Septiani Aditya Fridayanti Afif Ruchaemi Agata Tika Sari Alviera Rifka Mahmudyah Alya Ramadhani Amanuddin Amanuddin Anak Agung Gede Prawira Yuda Anasda Amal Fathullah Anggara Joko Pratama Annida Rifaya Annisa Nismaul Husna Arifuddin, Muhammad Arsyik Ibrahim Arwin Widi Astutik Aryanti Aryanti Aryanti Aryanti Asni Asni Atria Kent Ayu Kusumah Dewi Ayu Lestari Ayu Nursidah Azka Rafia Bambang Prijamboedi Basir, Nindya Yolanda Baso Didik Hikmawan Basri Hasan Bayu Heris Apriyanto Bela Apriliana Ningsih Bone, Mahfuzun Bravo Prisukarno Brigita Olivia Intan Kinam Cahayani, Mega Citra Deliana Dewi Sundari Costansia Clara Dedy Rani Saputra Desta Winanda Desten Prima Desy Apriati Ningsih Deva Ayudhia Septiani Dewi Mayasari Dewi Noorjannah Utami Dewi Rahmawati DEWI RAHMAWATI Deya Apriliana Dian Dwi Cahyadi Diana Ntowe Didi Fadilla Dwi Agustina Dwi Elfira Kurniati Dwi Sri Handayani Ekwan Prasetyo Azlin Elisa Elisa Elsa Edita Elsha Wiguna Sumanti Ema Via Mawadah Erwin Samsul Fairul Muflihah Faisal Ramdani Faisal Riyanda Fajar Prasetya Fajar Prasetya Fathiah Olpah Siara Fatimah Az-Zhahra Febrina, Lizma Fika Aryati Firmansyah Firmansyah Fitri Eka Giuliana Fridya Maulitha Fritlyanti Mappapa Gama, Sabaniah Indjar Ganjar Firmansyah Gayuk Kalih Prasesti Gusti Alamsyah Abdil Almajid Hadi Kuncoro Haeruddin Haeruddin Hajrah Hajrah Halimatu Sadiyah Hanggara Arifian Hawa Ode Liya Wati Hendy Kesuma Pribady Henny Hidayah Herlina Argantari Basuki Herlina Ekapratama Dewi Herman Herman Hidayat, G.A Hidayat, G.A Husnul Khatimah Ibrahim, Arsyik Ihdina Aulia Ika Wardani Ilimu, Edi Indah Puspitasari Ingwe Violenneofita Cheiya Islamudin Ahmad Islamudin Ahmad Ismah Nuri Ismunandar Ismunandar Ismunandar Ismunandar Jaka Fadraersada Jannah, Raodhatul Jeryanti Tandi Datu Jessie Elviasari Josanti Pitri Sagala Junaidin, Junaidin Jusmiati Jusmiati Khoirunnisa Khoirunnisa Khoirunnisa Wal Hazimah Kiki Vera Yasmina Laksono Trisnantoro Laode Rijai Laode Rijai Laras Indah Wulandari Lisna Meylina Lisna Meylina Lithiflika, Ghinaa Fairuuz Liza Kartika Lizma Febrina Lizma Febrina Lizma Febrina M Arifuddin M. Arifuddin M. Arifuddin M. Rizky Zakaria B.A. Mahdyya Afiana Ramadani Mahfuzun Bone Mahmudah, Febrina Maileh Toding Maulida, Faizatun Media Yutika Mega Cahayani Mega Rizky Novitasari Miftachul Ainin Chambali Mirhansyah Ardana Mi’atu Khabbah Monang P.S Marpaung Mufti Shofia Amrillah MUHAMMAD AMIR MASRUHIM Muhammad Faisal Mukti Priastomo Mukti Priastomo Mukti Priastomo Mulia Indah Kusuma Dewi Myra Puspha Hardina Myra Puspha Hardina Ni Made Sesari Aswinda Niken Indriyanti Nilam Cahaya Nisa Naspiah Nor Yasin Al Amin Norhalimah Norhalimah Novianty Indjar Gama Nur Anggreani Nur Masyithah Zamruddin Nur Mita Nur Rifka Rahmadini Nur Riska Safitri Nur Rohmah Noviati Budiarto Nur Zakiyah Darajat Abdurrahman Nurlansi Nurlansi Nurul Nurul Annisa Nurul Annisa Nurul Fatirah Nurul Fitriani Nurul Fitriani Nurul Handayani Olvira Esa Nurtiwi Onny Ziasti Fricillia Ragil Dwi Atmojo Rahmadani, Agung Rahmat Nur Hidayat Restu Harisma Damayanti Rija'i, Hifdzur Rashif Rijai, Hifdzur Rashif Riki RIKI RIKI, RIKI Rimba Hamid Rimba Hamid RISKA OKTAVIANI Risna Agustina Rizka Amelia Saleh Rizki Duratul Hikma Sambiri Rizki Khairunnisa Rosniah Rosniah Rosniar Rosniar Rusman, Arman Samsul, Erwin Setyowati, Widiastuti Agustina Eko Sheny Clarin Ananta Shinta Christiani Sinta Octaviana Siti Julaicha Sukartiningsih Sukartiningsih Sulistiarini, Riski Sulton Ulfadha Supriatno Salam Syamsidar Syamsidar Tirza Jeli Ping Uswatun Hasanah Utari Sugipratiwi VICTORIA YULITA FITRIANI Vidia Prajna Lakhsita Vina Maulidya Vina Maulidya Vita Olivia Siregar Wahyu Widayat Welinda Dyah Ayu Welinda Dyah Ayu Whenny Whenny Winiaksa Tri Asdini Wisnu Cahyo Prabowo Yelfiani Li'lak Todingan Yolanda Pratiska Yosefin Ida Saptana Yulistian Rindiani Yunaedi Yunaedi Yuni Dwi Anjarwati Yuniar Firsty Oktavia Lantika Yuriska Yudistia Ningrum