p-Index From 2021 - 2026
8.521
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Indonesian Journal of Geography Cakrawala Pendidikan Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Dinamika Akuntansi Keuangan dan Perbankan Interaksi : Jurnal Ilmu Komunikasi Indonesian Journal of Applied Sciences Pedagogi: Jurnal Ilmu Pendidikan REKA KARSA Interaksi Online Journal of the Medical Sciences (Berkala Ilmu Kedokteran) Jurnal Sains Dasar Kompak : Jurnal Ilmiah Komputerisasi Akuntansi Corak : Jurnal Seni Kriya PROMUSIKA: Jurnal Pengkajian, Penyajian, dan Penciptaan Musik Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Perikanan dan Ilmu Kelautan AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Indonesian Journal of Pharmaceutical Science and Technology AKSES: Jurnal Ekonomi dan Bisnis JKG (Jurnal Keperawatan Global) Jurnal Pendidikan dan Kajian Seni BIOMA Jurnal Mirai Management Paediatrica Indonesiana Analitika : Jurnal Magister Psikologi UMA Jurnal Hukum Lingkungan Indonesia Jurnal Akuntansi Acta Pharmaciae Indonesia : Acta Pharm Indo Agrin : Jurnal Penelitian Pertanian Media Gizi Pangan Prosiding Seminar Nasional Pakar SEIKO : Journal of Management & Business Pelataran Seni : Jurnal Pendidikan dan Kajian Seni JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT International Journal of Supply Chain Management Abdi Seni YUME : Journal of Management Journal of Primary Education Prologia Koneksi Academy of Education Journal Sangia : Jurnal Penelitian Arkeologi (Journal of Archaeology Research) Jurnal Teknik Mesin dan Mekatronika (Journal of Mechanical Engineering and Mechatronics) Tonika: Jurnal Penelitian dan Pengkajian Seni Journal of Islamic Accounting and Tax (JIATAX) Riayah: Jurnal Sosial dan Keagamaan Jurnal Ilmu Pendidikan Islam Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences The Journal of Hospital Accreditation (JHA) Jurnal Empathy Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Pendidikan Tunas Nusantara Abdimas Singkerru Progresif : Media Publikasi Ilmiah BULETIN BISNIS & MANAJEMEN (BBM) Buletin Abdi Masyarakat (BAM) Jurnal Lingkungan Binaan Indonesia Jurnal Hukum dan Peradilan Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) AGRIEKSTENSIA Jurnal Ilmiah Teknik Elektro Bulletin of Indonesian Islamic Studies Jurnal Ilmiah MEA (Manajemen, Ekonomi, dan Akuntansi) Dharma Pengabdian Perguruan Tinggi (DEPATI) Cakrawala: Jurnal Pengabdian Masyarakat Global Madani : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Buletin SWIMP Depik Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan, Pesisir dan Perikanan Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan dan Kebudayaan Birokrasi: Jurnal Ilmu Hukum dan Tata Negara Jurnal Sadewa: Publikasi Ilmu Pendidikan, Pembelajaran dan Ilmu Sosial Eksekusi: Jurnal Ilmu Hukum dan Administrasi Negara Farmers: Journal of Community Services Atmosfer: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, Budaya, Dan Sosial Humaniora Ihsanika : Jurnal Pendidikan Agama Islam Mengabdi: Jurnal Hasil Kegiatan Bersama Masyarakat Ardhi: Jurnal Pengabdian dalam Negri Jurnal Manajemen dan Pendidikan Agama Islam Jurnal Elemen Kimia Jurnal Riset Pembelajaran Kimia Presidensial: Jurnal Hukum, Administrasi Negara, Dan Kebijakan Publik Jurnal Padamu Negeri Terang: Jurnal Kajian Ilmu Sosial, Politik dan Hukum Parlementer : Jurnal Studi Hukum Dan Administrasi Publik Desentralisasi: Jurnal Hukum, Kebijakan Publik, Dan Pemerintahan Konstitusi: Jurnal Hukum, Administrasi Publik, dan Ilmu Komunikasi Karakter: Jurnal Riset Ilmu Pendidikan Islam Reflection: Islamic Education Journal Hikmah: Jurnal Studi Pendidikan Agama Islam Solusi Bersama : Jurnal Pengabdian Dan Kesejahteraan Masyarakat Jurnal Bina Desa
Claim Missing Document
Check
Articles

Aesthetcs is Truth on Being (Art According to Martn Heidegger) Sunarto Sunarto
Pelataran Seni Vol 2, No 1
Publisher : Program Studi Pendidikan Seni Pertunjukan FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jps.v2i1.4966

Abstract

In his philosophy, the leter Heidegger attemped to gain a non-reifyingaccess of to Being. To this end he turned to art, especting it to makeprecisely Such access possible. His principal writing on aesthetics in theessay “The Origin of the Work of Art” (1935-1936). Kant, when writingon aesthetics, had investigated aesthetic experience, that is to say theeffect of works of art on the subject. In opposition to this, Heideggeremphasized in his essay the autonomous value of a work of art.According to Heidegger a work of aer most most not be misunderstoodas a thing with distinctive characteristics of its own such as, for instance,the fact that it depicts reality particulary well or particulary beautifully.On the contrary it reveals the general nature of thing, thereby openingup a view of the world for us.Keyword: art, aesthetics, being and time, heidegger
Claude Debussy dan Gamelan Jawa Sunarto Sunarto
Pelataran Seni Vol 3, No 1
Publisher : Program Studi Pendidikan Seni Pertunjukan FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jps.v3i1.5210

Abstract

Debussy sebagai komposer Prancis salah satu musisi terpenting pada masanya. Inovasi harmonisnya memiliki pengaruh besar pada generasi komposer. Debussy membuat langkah tegas dari Wagnerisme dalam satu opera lengkap Pelléas et Mélisande. Pada karyanya untuk piano dan orkestra, Debussy menciptakan genre baru dan mengungkapkan berbagai warna timbre dan warna yang menunjukkan estetika musik yang sangat orisinil. Debussy terpesona oleh teater Annam dan Gamelan Jawa pada Universal Exposition tahun 1889, sebuah penemuan yang menyelesaikan pembentukan keyakinan estetikanya. Sesudah Universal Exposition, Debussy mulai tertarik dan menggali Gamelan Jawa sebagai sumber inspirasi pada beberapa komposisinya. Hal itu bukanlah keinginan Debussy untuk memadukan kesan estetis sepintas, namun pengungkapkan secara harafiah dari beberapa sumber teknik dan kaidah seni, dalam mencari musik baru dengan persepsi estetis yang lebih luas.Kata Kunci: debussy, impresionisme, universal exposition, gamelan jawa
Negativitas Total: Kritik Adorno terhadap Rasionalitas dan Seni Masyarakat Modern Sunarto Sunarto
Pelataran Seni Vol 1, No 2
Publisher : Program Studi Pendidikan Seni Pertunjukan FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jps.v1i2.1883

Abstract

Theodor Wiesengrund Adorno (1903-1969) adalah salah satu tokoh dari Mazhab Frankfurt, yang sangat akrab dengan Max Horkheimer. Keduanya membesarkan Mazhab Frankfurt. Adorno ahli dari berbagai bidang: filsafat, sosiologi, dan musikolgi. Pemikirannya saling bertautan. Kritiknya terhadap seni modern lebih kepada pertautan dengan sosiologi. Kondisi masyarakat modern post-aufklarung telah begitu memprihatinkan dengan mengorbankan hidup demi rasionalitas teknologi yang instrumental. Adorno menganggap telah terjadi pembalikkan total atas peran manusia sebagai subjek menjadi objek. Masyarakat modern telah terjebak rasionalitasnya sendiri. Bidang seni telah terjebak pada industrialisasi, yang memungkinkan manusia telah kehilangan daya estetis. Manusia menciptakan seni dan sebagai subjek seni akhirnya menjadi objek seni. Realitas inilah yang disebut sebagai “negativitas total”, manusia ingin menguasai alam akhirnya terkuasai oleh alam itu sendiri. Seni yang diciptakan manusia, akhirnya menjadi seni untuk kebutuhan “sesaat” dan konsumtif belaka.Kata Kunci: seni, negativitas total, teori kritis, rasionalitas Theodor Wiesengrund Adorno (1903-1969) is one of the leaders of the Frankfurt School, who is very familiar with Max Horkheimer. Both raise the Frankfurt School. Adorno experts from various fields: philosophy, sociology, and musikolgi. Their thinking is interlocked. His criticism of modern art is more to engagement with sociology. Conditions Aufklarung post-modern society has been so alarming at the expense live for rasionality instrumental technology. Adorno considers there has been a total reversal of the role of man as a subject to an object. Modern society has stuck own rationality. The arts have been stuck on industrialization, which allows humans have lost their aesthetic. Humans create art and as a subject of art eventually became an art object. Reality is what is referred to as "total negativity", humans want to control nature eventually possessed by nature itself. Art created humans, eventually becoming an art for the needs of “instantaneous” and a mere consumer.Keywords: art, total negativity, critical theory, rationality 
Peran Kementerian Pariwisata Dalam Mengkampanyekan Taman Nasional Komodo Melalui Brand Pesona Indonesia Andre Lukita; Sunarto Sunarto
Prologia Vol 1, No 1 (2017): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v1i1.1330

Abstract

 Berwisata merupakan kegiatan yang menjadi minat banyak orang untuk menikmati liburan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui Peran Kementerian Pariwisata dalam mengkampanyekan Taman Nasional Komodo melalui Brand Pesona Indonesia. Target Kementerian Pariwisata Indonesia untuk mengajak Wisatawan Nusantara berlibur ke Taman Nasional Komodo sesuai dengan target dari Brand Pesona Indonesia menargetkan kunjungan Wisatawan Nusantara ke Taman Nasional Komodo. Penelitian ini mengulas seputar kegiatan yang dilakukan oleh Kementerian Pariwisata dalam mengkampanyekan Taman Nasional Komodo melalui Brand Pesona Indonesia. Teori yang digunakan  dalam  penelitian  ini meliputi teori kegiatan Kampanye menggunakan Kampanye Public Relations, Media Massa dan Media Sosial. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus.  Sumber  data  yang  didapatkan  untuk  penelitian  ini  berasal  dari  wawancara, dokumentasi dan observasi. Hasil dari penelitian ini adalah Kementerian Pariwisata melaksanakan peran yang sama dengan public relations dalam mengkampanyekan Taman Nasional Komodo melalui brand Pesona Indonesia dengan menggunakan Media Massa, Media Sosial dan Kampanye Public Relation. Pada saat ini Kementrian Pariwisata lebih memusatkan aktifitas penggunaan Media Sosial dan publikasi melalui travel blogger untuk mengkampanyekan Taman Nasional Komodo untuk  memberikan informasi dan mempersuasif para masyarakat Indonesia untuk menjadi wisatawan nusantara yang berkunjung ke Taman Nasional Komodo.
Komunikasi Interpersonal Driver Online dengan Pelanggan (Studi Kasus pada Driver Go-Jek dengan Mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara) Chandra Wijaya; Sunarto Sunarto
Koneksi Vol 2, No 1 (2018): Koneksi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/kn.v2i1.2428

Abstract

Komunikasi selalu terjadi dalam setiap kehidupan manusia. Setiap kegiatan yang dilakukan manusia merupakan hasil dari kegiatan komunikasi, baik secara verbal maupun non verbal. Peneliti tertarik melakukan penelitian ini dengan tujuan untuk dapat mengetahui komunikasi interpersonal yang terjadi antara driver GO-JEK dan mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan subjek penelitiannya adalah driver GO-JEK dan mahasiswa di Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara. Data yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh melalui hasil wawancara narasumber yang berjumlah tiga belas orang, terdiri atas delapan narasumber mahasiswa pelanggan GO-JEK dan lima narasumber driver GO-JEK. Hasil dari penelitian menunjukkan driver GO-JEK dan pelanggan terdapat adanya komunikasi interpersonal yang terjalin yang saling berinteraksi satu sama lain dan menciptakan hubungan yang saling menguntungkan.
Gaya Kepemimpinan Pemilik Rumah Makan Asam Dalam Membangun Kinerja Karyawan Jennifer Jennifer; Sunarto Sunarto
Koneksi Vol 1, No 2 (2017): Koneksi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/kn.v1i2.2016

Abstract

Rumah Makan Asam merupakan sebuah rumah makan yang menyajikan makanan khas Bagan Siapi-Api dan terletak di Teluk Gong, Jakarta Utara. Banyak cara yang dilakukan guna menunjang eksistensi rumah makan ini. Salah satu caranya adalah dengan meningkatkan kinerja karyawan agar para konsumen merasa puas saat melakukan transaksi. Rumah makan ini sendiri telah buka selama 21 tahun, sebuah waktu yang tidak dapat dikatakan singkat. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana gaya kepemimpinan pemilik Rumah Makan Asam dalam membangun kinerja para karyawannya. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif, dengan menggunakan metode wawancara, observasi, dan pengumpulan dokumen lainnya. Dari hasil penelitian, pemilik Rumah Makan Asam memiliki gaya kepemimpinan partisipatif, serta menganut Teori Y, dan memiliki kisi kepemimpinan dengan gaya santai.
Penilaian Continuity of Care Orang Dengan Gangguan Jiwa Pasca Rawat Inap Berbasis Aplikasi Android Si-KOPEN Kandar Kandar; Sunarto Sunarto; Rihadini Rihadini; Sri Woro Asih; Ari Sugeng
The Journal of Hospital Accreditation Vol 3 No 01 (2021): Pembelajaran dari Kegiatan Akreditasi dan Peningkatan Mutu
Publisher : Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35727/jha.v3i01.82

Abstract

Latar Belakang: Orang Dengan Gangguan jiwa (ODGJ) menjadi fenomena yang semakin meningkat secara global, termasuk di Indonesia. Berdasarkan Standar Nasional Akreditasi Rumah Sakit (SNARS. 1.1) Akses ke Rumah sakit dan Kontinuitas pelayanan (ARK), elemen penilaian kriteria pemulangan kompleks dan tindak lanjut pemulangan pasien ditujukan agar fasilitas layanan kesehatan di komunitas dapat memberikan dukungan pelayanan. Pada ODGJ terdapat permasalahan readmisi pasien, pasien dengan permasalahan sosial (terlantar, tidak diterima keluarga/warga, pasien pasung, pasien tidak memiliki penjamin kesehatan) dan pasien dengan lama rawat lebih dari 21 hari. Untuk membantu mengurangi permasalahan pemulangan ODGJ, maka dikembangkan aplikasi Sistem Kontinuitas Pelayanan Pasien (SI-KOPEN) untuk memastikan kontinuitas pelayanan pasien ODGJ di Rumah Sakit Jiwa Daerah (RSJD) Dr. Amino Gondohutomo.Tujuan: Mengevaluasi pengaruh penggunaan SI-KOPEN untuk menurunkan permasalahan pemulangan kompleks pada pasien ODGJ.Metode: Penelitian kuasi-eksperimental ini menggunakan desain post-test only design with control group untuk membandingkan penurunan jumlah pasien dengan permasalahan pemulangan komplek saat masuk perawatan dengan saat selesai perawatan pada dua kelompok. Kelompok intervensi sebanyak 35 sampel pasien menggunakan SI-KOPEN dan kelompok kontrol sebanyak 35 pasien tanpa SI-KOPEN. Data dianalisis dengan uji beda proporsi dua populasi dengan z score test.Hasil: Pasien ODGJ yang mengalami rawat inap ulang di kelompok intervensi (6 dari 35 responden) lebih rendah secara bermakna dibanding dengan kelompok kontrol (14 dari 35 responden). Selain itu, terdapat perbedaan yang signifikan pula antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol dalam pelayanan SI-KOPEN terhadap permasalahan pemulangan komplek ODGJ pasca rawat inap (p ,0,05).Kesimpulan: Kontinuitas pelayanan pasien ODGJ pascarawat inap dengan aplikasi SI-KOPEN di RSJD Dr. Amino Gondohutomo lebih baik dengan menurunnya angka rawat inap ulang dibanding sebelum intervensi.Kata kunci: continuity of care, ODGJ, rawat inap, aplikasi
Upaya Meningkatkan Kemampuan Melaksanakan Pertolongan Pertama pada Kecelakaan dengan Pendidikan Kesehatan Helmet Removal Sunarto Sunarto; Addi Mardi Harnanto
Jurnal Empathy Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 1 (2020): JURNAL EMPATHY PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Poltekkes Kemenkes Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37341/jurnalempathy.v1i1.6

Abstract

Background: Head and neck injuries as the etiology of death for road users. then there are efforts to overcome them with protective equipment for the head ie the helmet, the use of the right helmet is expected to reduce the burden of collisions directly to the head. Furthermore, when an accident occurs in a patient who is still wearing a helmet, the helper must understand the technique and how to properly remove the helmet. Purpose this community enganggement is necessary to obtain health education through community service in order to improve their knowledge and skills. Methods: In the implementation using question and answer lecture and demonstration models, with the module learning media. Pre-test and post-test is done by asking questions. Results: An increase in the number of correct answers between before and after health education was given. The average increase in the number of correct answers is between 3 to 4. Conclusion: After health education knowledge and skills increased.
Penerapan Model Pembelajaran TPS (Think Pair Share) pada Materi Negara Maju dan Negara Berkembang untuk Meningkatkan Kemampuan Bertanya dan Hasil Belajar Siswa Sunarto Sunarto
Academy of Education Journal Vol 9 No 1 (2018): Academy of Education Journal
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (77.641 KB) | DOI: 10.47200/aoej.v9i1.256

Abstract

This study aims to improve the ability to ask questions and student learning outcomes on material motion systems in humans in class IX D SMP Negeri 1 Nusawungu with cooperative learning model type TPS (Think Pair Share). This research is a type of Classroom Action Research (CAR) which is a research conducted systematically reflective of the actions taken by the teacher as a researcher, ranging from planning, implementing, to assessments to improve learning conditions. In this class action research researchers used two cycles, each of which consisted of four stages: planning, action, observation, and reflection. The research instrument was in the form of a test aimed at finding out student learning outcomes and non-tests in the form of an observation sheet filled out by collaborators, and a student motivation questionnaire sheet filled out by students. The subjects of this study were students of class IX D of SMP Negeri 1 Nusawungu, totaling 32 students. The data analysis technique used for the assessment process is quantitative descriptive to find out the improvement of student learning outcomes, and qualitative descriptions to determine students' asking abilities. The results of this class action research are the application of the TPS (Think Pair Share) learning model that provides an increase in the ability to ask questions and student learning outcomes from cycle I, cycle II sequentially having a percentage of graduation of 25% to 97% while the ability to ask students from 36% to 92%. so it can be concluded that the application of the TPS type learning model can improve the ability to ask questions and student learning outcomes.
The Roles of Supply Chain and Safety Culture on Nuclear Installations Management System: An In-Depth Interview K.I. Ismara; Fatma Lestari; Sunarto Sunarto
International Journal of Supply Chain Management Vol 9, No 2 (2020): International Journal of Supply Chain Management (IJSCM)
Publisher : International Journal of Supply Chain Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (538.847 KB)

Abstract

Abstract-There is inclusion of cultural aspects are necessary by the organization a unified approach is necessary, more specially when elements of the organizational and safety culture plays an important role to achieve the settled goals of an organization inclusive of the safety goals. Study aimed to analyze the relationship between supply chain, zero tolerance, safety’s priority and nuclear management system with mediating effect of teamwork. This prima aim of this paper is to shine the spotlight on the safety culture in nuclear installation system. It also define the importance and need of the safety culture in such a sensitive nature nuclear management to avoid any kind of nuclear disaster. It’s a quantitative study with certain recommendations to evaluate the safety culture importance. This evaluation will conducted not only take prior but also during the installation operations.
Co-Authors A A Musyaffa A.A Musyaffa Abdul Rachman Abdul Rozak Ali Maftuhin Achmad Asrori Addi Mardi Harnanto Adelina Adelina Adi Martono Adriyani Adam Afrilia Miratul Ulfa Aga Ardhianto Feryyanshah Agung Budi Raharjo Agus Naryoso Agus Rahmad Hidayat Agustianto, Wahyu Ahmad Muzaki Ainul Maftuchah Alamsyah Alamsyah Aldhila Gusta H. Yoga Alhadi Alhadi Allen Yeoh Alya Dinia Asyfiqi Masykur Alya Khoirun Nisa Andre Lukita Andrean Widiyantoro Angga Dwi Pratama Angga Widhi Saputro Anindya Ratna Pratiwi Anisatul Luthfia Annisa Arum Putri Anwar Anwar Ari Sugeng Arimby Palera Armeina Nur Rachmawati Asikin, Hijrah Asmawati Asmawati Asri Nugraheningtyas Ayi Yustiati Bagus Sembodo Bagus Susetyo Bambang Subali Bambang Sudarmanto Baskoro Adi Prayitno Bilqisti Bilqisti bintari, intan galuh Binti Khoirur Rofiah Chairunnisa Chairunnisa Chandra Wijaya Charles Parningotan Haratua Simanjuntak Dandi Wahyu Agung Darusman Darusman David David Dedy Sugianto Dendy Kurniawan Dewi Hasanah Dhienisa Rahmadianti Dilla Mardianty Dwi Septiani Dwiky Erlangga Edhi Martono Endang D Endang Djuana Erlinda Erlinda Erni Murniarti, Erni Esti Dyah Utami Evi Gravitiani Fahad Nuraini Faridah Laeli Syarifah Fatma Lestari Ferdiansyah Ferdiansyah Ferrianto G Ferrianto Gozali Fige Arief Kusumo Fitri Sagantha Florenchia Yohana Tellu Fredi Ganda Putra Furi styo Siskawati Hanif Nasiatul Baroroh Hari Wahyudi Harliyandri Iqbal Nugroho Harry Supriyono Heti Herawati I Made Sedana I Made Sukanadi I Nyoman Suwitra Igviro Yurki Lailina Iin Triyanti Ilham Futaki Ilyas Ilyas Imam Sufardi Inas Khairani Indah Mastuti Indra Suharman Intan Sonia Apriani Irfanda Rizki Harmono Sejati Iskandar Iskandar Iskandar Suhardi Isna Putri Indayani Iva Yuniasih Ja'far Shadiq Jennifer Jennifer Kadek Mas Tantra Kandar Kandar Katimin Katimin Katisya Abrina Prastyanti Ketut Ima Ismara Khaeriya Megauleng Kidung Sukma Asmarani Kuat Rahardjo Kuat Rahardjo T.S Kuat Rahardjo TS Kurdi Kurdi Kurnia Roossenda Langgeng Wahyu Santosa Latifatul Azizah Leidena Sekar Negari Lia Faiqoh Luh Yuliani Dewi Luthfi Anis Muadzin M. Mudrik H. Rohman M. Ngainul Malawani M. Rudyansyah Ismail Marina Silalahi Mariska Diah Kusumasari Mega Laksmini Syamsudin Mega Nugraha Moch Adhitya Rifka Wibowo Mochamad Candra Wirawan Arief Muchamad Yulianto Muhammad Abduh MUHAMMAD INDRAWAN Muhammad Rizki Romadhon Mujiono Mujiono Mustakim Mustakim Mustamin Nafik Salafiyah Nanang Supriadi Naris Dyah Prasetyawati Neazar Astina Prabawani Ni Wayan Widya Astuti Niken Ambar Pratiwi Noor Sudiyati Nugroho Wahyu Sumartono Nur Amalia Choirani Nur Amalia Choironi Nur Dzaedzatul H Nur Faizin Nursetya Danusaputra Nurul Faizatus Sholikah Nuryanti Nuryanti Pandansari Kusumo Ponendi Hidayat Putri Oktaviana Radhita Kusuma Wardani Rahmi Lubis Rani Rakhmaputri Wiranto Rapiko Rapiko Ratnapuri, Adisti Regina Tutik Padmaningrum Retno Dewi Kurniasari Ridhah Taqwa Rihadini Rihadini Robert Adriaan Philipus Rosalia H S Rosalia H Subrata S. Jazilah Sahora Dina Pangesty Sari Rosiati Nur Khasanah Sigid Sudaryanto Sisca Indriyani Sischa Wahyu Dwiningsih Siti Alliyah Siti Asiah Siti Kartika Sari Siti Marwati Siti Ubaidah Sitinjak, Rivaldi Slamet Haryono Slamet Mardiyanto Rahayu Sri Budi Lestari Sri Mulyani Sri Widowati Herieningsih Sri Woro Asih Sulton Sulton Sumardino Sumardino Suparmi Suparmi Suriani Rauf Sutaryo Sutaryo Syahrun Syahrun Syahrun, Syahrun Syahrun Syaiko Rosyidi Tandiyo Pradekso Tiara Handayani Titi Yuli Astuti Titik Kuntari Toto Tohir Totok Trisaputro Tri Melisa Selviani Trisnawiyana Trisnawiyana Triyono Lukmantoro Tuti Sri Suhesti Tutik Fitri Wijayanti Ubad Badrudin Umil Muhsinin Utami Utami Vania Reani Valmai Wahyu Lestari Wahyu Yun Santoso Wahyuningtyas, Riska Septia Widha Sunarno Wijayanti Puji Lestari Winda Saputri Wiryanto Wiryanto Wiwid Noor Rakhmad Yasarah Diswari Ditiya Yeow Liang Yoseph Santosa Yudi Prana Hikmat Yuli Andriani Yuliyati Yuliyati Yuyuk Liana Zahidah Hasan Zaky Mubarok, Zaky Zulfikar Zulfikar Zulfikri Suleman