p-Index From 2021 - 2026
6.455
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Akuakultur Indonesia Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan dan Perikanan Indonesia ILMU KELAUTAN: Indonesian Journal of Marine Sciences Jurnal Ilmu Lingkungan GRADASI Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (Journal of Natural Resources and Environmental Management) Agrokreatif Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat BERITA BIOLOGI Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Omni-Akuatika Acta Aquatica: Aquatic Sciences Journal Jurnal Matematika Sains dan Teknologi EnviroScienteae Jurnal Akuakultur Sungai dan Danau Sains Akuakultur Tropis : Indonesian Journal of Tropical Aquaculture Indonesian Aquaculture Journal Jurnal Riset Akuakultur Jurnal Mina Sains Jurnal Kelautan Nasional Jurnal Kebijakan Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan Jurnal Iktiologi Indonesia (Indonesian Journal of Ichthyology) Demandia : Jurnal Desain Komunikasi Visual, Manajemen Desain, dan Periklanan JURNAL PERIKANAN TROPIS Jurnal Abdi Insani PELAGICUS: Jurnal IPTEK Terapan Perikanan dan Kelautan Nekton JAGO TOLIS : Jurnal Agrokompleks Tolis Buletin Jalanidhitah Sarva Jivitam Clarias : Jurnal Perikanan Air Tawar Jurnal Pusat Inovasi Masyarakat Journal of Fish Health Jurnal Salamata Depik Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan, Pesisir dan Perikanan Policy Brief Pertanian, Kelautan, dan Biosains Tropika Depik Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan, Pesisir, dan Perikanan JARI : Jurnal Akuakultur Rawa Indonesia Advances in Tropical Biodiversity and Environmental Sciences
Claim Missing Document
Check
Articles

Production performance and water quality of Caulerpa lentillifera with fermented fruit vegetable fertilizer Supriyono, Eddy; Chrisliana, Chrisliana; Puji Hastuti, Yuni; Lila Antara, Kadek; Ee Ling, Yong; Nurussalam, Wildan
Jurnal Akuakultur Indonesia Vol. 23 No. 2 (2024): Jurnal Akuakultur Indonesia
Publisher : Indonesian Society of Scientific Aquaculture (ISSA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19027/jai.23.2.224-236

Abstract

The use of fermented vegetable and fruit waste (FVF) based fertilizers as an effort to reduce waste has the potential to be used to support aquaculture activities. This study aims to evaluate the effectiveness of Caulerpa lentillifera cultivation with the addition of fertilizer based on fruit and vegetable waste fermentation on water quality parameters and production performance. The experimental design used was a completely randomized design with three replications for four different doses of FVF fertilizer treatments, namely 0, 0.05, 0.1, and 0.2 µl/L. This study used an initial weight of 500 g which was reared in a concrete tank with a capacity of 1000 L for 30 days growth period. The results showed that the use of FVF of 0.1 µl/L gave a better net harvest weight (p<0.05), namely 0.08 ± 0.06 kg. Keywords: Caulerpa lentillifera, fermentation, fertilizer, seaweed, waste ABSTRAK Penggunaan pupuk berbasis fermentasi limbah sayur dan buah (FVF) sebagai salah satu upaya pengurangan limbah memberikan potensi sebagai larutan pendukung kegiatan budidaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas budidaya Caulerpa lentillifera dengan penambahan pupuk berbasis fermentasi limbah buah dan sayur terhadap parameter kualitas air dan kinerja produksi. Rancangan percobaan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap dengan tiga kali ulangan pada empat perlakuan pupuk, yaitu 0, 0.05, 0.1, dan 0.2 µl/L. Penelitian ini menggunakan bobot awal 500 g yang dipelihara dalam bak beton berkapasitas 1000 L. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa penggunaan FVF sebesar 0.1 µl/L memberikan bobot panen bersih yang lebih baik (p<0.05) yaitu 0.08 ± 0.06 kg. Kata kunci: Caulerpa lentillifera, fermentasi, limbah, pupuk, rumput laut
Kelayakan Kualitas Air dan Tanah Budidaya Segmentasi Pembesaran di Kecamatan Kemang Kabupaten Bogor Supriyono, Eddy; Nurussalam, Wildan; Rirojoyo, Gerald P P; Faturochman, Ilman; Rohman, Rohman; Hastuti, Sri; Mahmud, Moh Burhanuddin
Sains Akuakultur Tropis : Indonesian Journal of Tropical Aquaculture Vol 9, No 1 (2025): SAT edisi Maret
Publisher : Departemen Akuakultur FPIK UNDIP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/sat.v9i1.26209

Abstract

Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor khususnya pada Desa Tegal merupakan suatu wilayah atau lokasi yang memiliki luas 4 hektar, luas tersebut sudah dan akan dijadikan untuk kolam budidaya segmentasi pembesaran. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis kelayakan kualitas air dan tanah di Desa Tegal, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor sebagai lokasi kegiatan perikanan budidaya segmentasi pembesaran.  Pengambilan serta pengukuran sampel air dilakukan secara langsung (in situ) dan juga tidak langsung (ex situ) pada titik uji lokasi sejumlah 3 titik. Selain itu dilakukan juga pengambilan serta pengukuran sampel tanah, pemetaan menggunakan GPS. Kualitas air yang berada pada titik uji lokasi memiliki hasil dominan pada kategori S2 (Sesuai), hasil tersebut dapat diartikan lokasi tersebut layak untuk dijadikan lokasi budidaya perairan. Kualitas tanah pada lokasi tersebut masuk ke dalam kategori tidak sesuai (N), maka perlu dilakukannya perlakuan agar kualitas tanah menjadi baik untuk budidaya perairan.
Efektivitas Ekstrak Daun Ubi Jalar (Ipomea batatas) Terhadap Tingkat Stres Induk Ikan Nila (Oreochromis niloticus) dalam Sistem Transportasi Nurussalam, Wildan; Maksum, Ahmad; Supriyono, Eddy; Mahmud, Moh Burhanuddin; Permatasari, Sheny
Jurnal Akuakultur Sungai dan Danau Vol 10, No 1 (2025): April
Publisher : Universitas Batangahari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/akuakultur.v10i1.249

Abstract

Broodstock transportation is a critical phase in aquaculture in Nile tilapia (Oreochromis niloticus), directly influencing brood quality and reproductive success. This study investigated the effectiveness of sweet potato leaf extract (Ipomoea batatas) at varying concentrations in a closed transport system to reduce stress and improve survival. A completely randomized design (CRD) with four treatments and three replications was employed: N1 (control, no extract), N2 (2 mL/L extract), N3 (4 mL/L extract), and N4 (6 mL/L extract). Parameters measured included survival rate (SR), daily growth rate (DGR), feed consumption (FC), water quality (temperature, pH, dissolved oxygen, ammonia, nitrite), and stress response via blood glucose levels. Results indicated that adding sweet potato leaf extract significantly influenced water quality, reduced stress, and improved fish survival. The 4 mL/L treatment (N3) yielded the best outcomes, with a 100% survival rate and the lowest blood glucose level (77.67 mg/dL), suggesting its potential as an effective natural antistress agent during broodstock transport.
Pemberian Kalsium Karbonat CaCO3 pada Media Bersalinitas 3 g L-1 Untuk Pertumbuhan Ikan Sepat Siam Trichopodus pectoralis Hastuti, Yuni Puji; Mahmud, Moh Burhanuddin; Anwar, Rifky Alwafi; Supriyono, Eddy; Nirmala, Kukuh; Nurussalam, Wildan
Jurnal Akuakultur Sungai dan Danau Vol 10, No 1 (2025): April
Publisher : Universitas Batangahari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/akuakultur.v10i1.243

Abstract

The snakeskin gourami is a part of the superior commodity of freshwater fisheries in Indonesia because it has economic value and high demand. Technology is needed to optimize the growth of snakeskin gourami so that the production of snakeskin gourami from aquaculture becomes more stable. The method of adding calcium to the salinity water is a part of the technology to optimize the growth of cultured fish. The purpose of this research is to determine the best amount of CaCO3 calcium carbonate lime on the growth of snakeskin gourami that are maintained at 3 g L-1 of salinity. The tank is used in the form of an aquarium measuring 30x30x30 cm3 with a volume of water as much as 20 liters. The snakeskin gourami used were 8.7 ± 0.46 cm in length and weighed 8.3 ± 1.37 g. The fish are fed with the restricted method (5% of fish biomass). The study was conducted by applying calcium carbonate CaCO₃ at concentrations of 50, 100, 150, and 200 mg L⁻¹, with an additional control treatment that received no calcium carbonate application. The results showed that the best amount of CaCO3 calcium carbonate lime, as much as 100 mg L-1, showed 2.5 cm of total length growth, total weight growth of 6.35 g, daily growth rate of 2%, and survival rate of 93.3%. The best amount of CaCO3 calcium carbonate lime for 3 g L-1 of salinity water is 100 mg L-1. The best amount of CaCO3 calcium carbonate lime for the growth of snakeskin gourami that is maintained at 3 g L-1 of salinity is 100 mg L-1.
Kebijakan Inovatif untuk Akuakultur Berkelanjutan: Optimalisasi Peran Bivalvia dalam Pengolahan Limbah Pras, Eva Prasetiyono; Nirmala, Kukuh; Supriyono, Eddy; Sukenda; Hastuti, Yuni Puji
Policy Brief Pertanian, Kelautan, dan Biosains Tropika Vol. 7 No. 2 (2025): Policy Brief Pertanian, Kelautan, dan Biosains Tropika
Publisher : Direktorat Kajian Strategis dan Reputasi Akademik IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agro-maritim.0702.1272-1276

Abstract

Pertumbuhan industri tambak udang intensif di Indonesia telah memberikan kontribusi ekonomi yang signifikan. Namun tambak udang juga menimbulkan permasalahan lingkungan akibat buangan kaya nutrien seperti amonium, nitrat, ortofosfat, partikel organik dan tersuspensi. Kandungan nutrien yang tinggi dalam buangan tambak dapat memicu ledakan populasi mikroalga, menurunkan kualitas lingkungan dan terganggunya keseimbangan ekosistem perairan. Pemerintah telah mengeluarkan kebijakan yang mewajibkan setiap tambak udang memiliki unit pengolahan limbah sebagai bentuk pengendalian dampak lingkungan. Namun, implementasi kebijakan ini menghadapi tantangan besar terkait dengan besarnya biaya investasi dan operasional instalasi pengolahan limbah tersebut. Upaya untuk memberikan solusi alternatif yang lebih efisien dan ramah lingkungan harus dilakukan, diantaranya dengan menggunakan bivalvia. Pemanfaatan bivalvia— seperti kerang darah—dapat menjadi pendekatan biotreatment yang efektif. Bivalvia berperan sebagai filter feeder yang mampu mengasimilasi mikroalga dan partikel nutrien di dalam air. Filtrasi menggunakan kerang darah terbukti mampu menurunkan konsentrasi mikroalga dan nutrien, masing-masing sebesar 72,80% untuk mikroalga, 36,78% untuk amonia, 50,00% untuk nitrit, 78,77% untuk nitrat, dan 89,13% untuk ortofosfat.. Rekomendasi alternatif kebijakan diarahkan pada integrasi penggunaan bivalvia dalam sistem pengolahan limbah tambak, dan penyusunan pedoman teknis biotreatment yang lebih efisien sebagai bagian dari strategi pengelolaan limbah berkelanjutan. Strategi ini tidak hanya memperkuat upaya perlindungan lingkungan, tetapi juga membuka peluang ekonomi tambahan melalui produksi bivalvia sebagai komoditas konsumsi.
PELATIHAN PENGELOLAAN KUALITAS AIR TAMBAK UNTUK PENCEGAHAN SERANGAN PENYAKIT AHPND UDANG VANAME DI KABUPATEN PEMALANG Nirmala, Kukuh; Nurussalam, Wildan; Supriyono, Eddy; Mahmud, Moh Burhanuddin; Nuradzani, Daffa
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 2 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i2.2358

Abstract

Kabupaten Pemalang, sebagai salah satu kawasan pesisir di Provinsi Jawa Tengah, memiliki potensi besar dalam pengembangan budidaya udang vaname yang menjadi komoditas unggulan berorientasi ekspor. Dengan luas wilayah tambak mencapai 1.728,31 hektar dan garis pantai sepanjang 35 km, budidaya udang vaname menjadi sektor prioritas dalam mendukung perekonomian lokal dan nasional. Namun, tantangan utama dalam budidaya ini adalah serangan penyakit seperti Acute Hepatopancreatic Necrosis Disease (AHPND) yang disebabkan oleh bakteri Vibrio parahaemolyticus, yang dapat menyebabkan kematian massal udang dan menurunkan produktivitas tambak. Pengelolaan kualitas air tambak, termasuk parameter seperti pH, suhu, oksigen terlarut, dan salinitas, menjadi faktor kunci dalam pencegahan penyakit tersebut. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) melalui pelatihan pengelolaan tambak udang vaname yang berfokus pada penerapan teknologi dan manajemen kualitas air untuk pencegahan penyakit AHPND. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman peserta yang diukur melalui skor pre-test dan post-test. Sebagian besar peserta mengalami peningkatan skor post-test yang signifikan, menunjukkan efektivitas pelatihan dalam meningkatkan kompetensi teknis dan pemahaman peserta. Beberapa peserta dengan skor peningkatan minimal menjadi catatan untuk perbaikan metode pembelajaran melalui pendekatan yang lebih intensif. Secara keseluruhan, program ini berkontribusi pada pengembangan kapasitas SDM dan peningkatan produktivitas budidaya udang vaname di Kabupaten Pemalang. Keberhasilan program ini mendukung tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 8 tentang "Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi" serta SDG 12 tentang "Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab". Dengan meningkatnya produktivitas tambak, diharapkan tercipta lapangan kerja baru, peningkatan pendapatan masyarakat, dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di wilayah pesisir.
PELATIHAN PENGOLAHAN LINGKUNGAN BUDIDAYA UDANG VANAME UNTUK MENINGKATKAN PRODUKSI DI KABUPATEN TEGAL Supriyono, Eddy; Mahmud, Moh Burhanuddin; Nirmala, Kukuh; Nurussalam, Wildan; Nuradzani, Daffa
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 4 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i4.2359

Abstract

ekonomi, serta mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (SDG’s 8 dan 12). Kesimpulannya, pelatihan ini efektif dalam meningkatkan pengetahuan petani tambak dan mendukung pengelolaan budidaya udang vaname yang lebih berkelanjutan.
The effectiveness of calcium silicate in preventing ice-ice disease and production performance of Kappaphycus alvarezii Wirantari, Ayu Puspa; Nirmala, Kukuh; Supriyono, Eddy; Hamim, Hamim
Jurnal Akuakultur Indonesia Vol. 24 No. 2 (2025): Jurnal Akuakultur Indonesia
Publisher : Indonesian Society of Scientific Aquaculture (ISSA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19027/jai.24.2.288-298

Abstract

The cultivation of Kappaphycus alvarezii faces serious challenges due to ice-ice disease outbreaks. This disease is caused by fluctuating environmental conditions that induce stress in the seaweed. Ice-ice disease is characterized by thallus whitening, softening, and fragility, which can lead to a reduction in yield and directly impact the economic returns for seaweed farmers. This study aims to evaluate the effectiveness of calcium silicate (CaSiO3) dosing as a mineral source for the prevention of ice-ice disease and the growth of K. alvarezii seaweed. The experimental design used was a completely randomized design with three replications across four treatments: CaSiO3 doses of 0, 1.6, 1.8, and 2 g/L. The study used an initial weight of K. alvarezii of 100 g per tie. The experiment was conducted through a field trial in seawater using an off-bottom cultivation method. The results indicated that the group with the highest dose of CaSiO3 (2 g/L) produced the best ice-ice resistance, with treatment D showing 17.77 ± 5.09% at the population level and 0.25 ± 0.015 at the individual level, which was statistically significant (P<0.05). Optimal CaSiO3 dosing can be a potential cultivation strategy to improve resistance to ice-ice disease and increase the productivity of K. alvarezii. Keywords: ice-ice, Kappaphycus alvarezii, mineral, nutrient enrichment, seaweed ABSTRAK Budidaya rumput laut K. alvarezii menghadapi tantangan serius akibat serangan penyakit ice-ice. Penyakit ini disebabkan karena kondisi lingkungan yang berfluktuatif sehingga menyebabkan rumput laut menjadi stres. Penyakit ice-ice ditandai dengan pemutihan talus, talus menjadi lunak, dan mudah patah. Penyakit ini dapat mengurangi hasil panen yang berdampak langsung pada keuntungan ekonomi bagi pembudidaya rumput laut. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pemberian dosis kalsium silikat (CaSiO3) sebagai sumber mineral terhadap pencegahan penyakit ice-ice dan pertumbuhan rumput laut K. alvarezii. Rancangan percobaan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap dengan tiga kali ulangan pada empat perlakuan yaitu dosis CaSiO3 0, 1,6, 1,8, dan 2 g/L. Penelitian ini menggunakan berat awal K. alvarezii sebesar 100 g per ikatan. Pengujian dilakukan dengan percobaan lapangan di perairan laut dengan metode lepas dasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok dengan dosis CaSiO3 tertinggi (2 g/L) secara signifikan (p<0,05) menghasilkan persentase ice-ice terbaik yaitu pada perlakuan D sebesar 17,77 ± 5,09% pada level populasi dan sebesar 0,25 ± 0,01% pada level individu. Pemberian CaSiO3 pada dosis optimal dapat menjadi strategi budidaya yang potensial untuk meningkatkan ketahanan dari penyakit ice-ice dan produktivitas K. alvarezii. Kata kunci: ice-ice, Kappaphycus alvarezii, mineral, pengayaan nutrisi, rumput laut
KORELASI PARAMETER KUALITAS AIR DAN PRODUKTIVITAS UDANG VANAME (Litopenaeus vannamei) DALAM SISTEM KOLAM HDPE Adianto, Asep; Nirmala, Kukuh; Hastuti, Yuni Puji; Supriyono, Eddy
JARI : Jurnal Akuakultur Rawa Indonesia Vol. 12 No. 2 (2024): JARI : JURNAL AKUAKULTUR RAWA INDONESIA
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan, Fakultas Pertanian, Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jari.v12i2.23

Abstract

Vannamei shrimp remains one of the leading fisheries commodities in Indonesia. This study aims to analyze the correlation between measured parameters and identify the most influential water quality parameters affecting the productivity of vannamei shrimp reared in HDPE pond systems. This non-experimental research was conducted by directly sampling from a shrimp pond in Patrol, Indramayu, over a 49-day cultivation period. The measured data included water quality parameters (physical, chemical, and biological) and shrimp growth performance parameters (survival rate, feed conversion ratio, average body weight, and average daily gain). Measurements were carried out both in the field and in the laboratory. The results showed that several water quality parameters exceeded their optimal thresholds (e.g., hardness levels reached 7,000 mL⁻¹ in pond D3). However, growth performance parameters still indicated relatively high values. Based on survival rate calculations, pond D2 had the highest Survival Rate (96%), while pond C3 recorded the lowest (67%). These findings suggest that water quality parameters collectively support shrimp growth despite some of them being outside the ideal range. Total Organic Matter (TOM) and Dissolved Oxygen (DO) were identified as the most influential water quality parameters for shrimp productivity.
Evaluasi Kondisi Konsumsi Ikan pada Masyarakat Kabupaten Bekasi serta Strategi Peningkatannya Septya, Saka Tirta; Supriyono, Eddy; Sulistyowati, Lilik
Buletin Jalanidhitah Sarva Jivitam Vol 5, No 2 (2023): September 2023
Publisher : POLITEKNIK AHLI USAHA PERIKANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/bjsj.v5i2.11992

Abstract

Kesadaran konsumsi ikan di kalangan masyarakat Bekasi masih dibawah rata-rata. Bagaimanapun ikan adalah makanan yang ekonomis, gampang ditemukan, dan bergizi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola konsumsi ikan, menganalisis persepsi dan preferensi responden terhadap ikan, serta meningkatkan strategi konsumsi ikan. Penelitian dilakukan dengan menganalisis data primer mengenai pola konsumsi ikan yang dipengaruhi oleh persepsi dan preferensi terhadap produk ikan melalui wawancara secara langsung terhadap 110 anggota rumah tangga. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif, analisis logit, analisis kuantitatif dengan uji chi-square, analisis SWOT dan analisis Analytical Hierarchy Process (AHP). Mengacu pada temuan penelitian tersebut, strategi peningkatan konsumsi ikan di Kabupaten Bekasi antara lain: 1) Memberikan pengetahuan kepada kelompok masyarakat perikanan tentang cara mengelola dan menangani GMP dengan benar melalui pelatihan atau peningkatan kesadaran, 2) Menerapkan sistem untuk menjamin kualitas produk ikan yang sehat dan aman melalui cara pengolahan yang steril sesuai standar GMP dan SOP, 3) Mempromosikan penerapan teknologi produksi dan penjualan yang lebih efektif melalui media periklanan yang ada, 4) Penyuluhan dan edukasi kepada nelayan, petani ikan dan UMKM pengolah ikan, 5) Mendorong hasil pengembangan teknologi pengolahan produk perikanan, khususnya produk yang tidak mempunyai nilai ekonomi.
Co-Authors . Sukenda . Sulistiono Adang Saputra Adang Saputra Adianto, Asep Agustinus Ngaddi Ahmad Ghufron Mustofa Ahmad Maksum Aisyah Lukmini Alexander Burhani Marda, Alexander Burhani Ali Djamhuri Amin Pamungkas Anang Hari Kristanto Ani Widiyati Ani Widiyati Anwar, Rifky Alwafi Any Widiyati Ardyen Saputra, Ardyen Arif Faisal Siburian Arifin, Rahmatulloh Arifin Aris Darmansah Aris Darmansah Asep Rachmat Pratama Bambang Gunadi Bambang Gunadi Bambang Gunadi Bambang Priyo Utomo Berlianti . Budiyanti Cecep Kusmana Chrisliana, Chrisliana Dadang Shaffruddin Dadang Shafruddin Dadang Shafruddin Dadang Shafrudin Daniel Djokosetianto Daniel Djokosetianto Daniel Djokosetiyanto Darmawan, Ahmad Rumi DEDI JUSADI Dedi Pardiansyah Dewi Puspaningsih Diana Sriwisuda Putri Diana Sriwisuda Putri, Diana Sriwisuda Diki, Diki Dinamella Wahjuningrum Dinar Tri Soelistyowati Dini Wulandari Dody Sihono Donny Prariska Ee Ling, Yong Eka Rosyida Eko Harianto, Eko Enang H. Surawidjaja Enang Haris Enang Harris Enang Harris Enang Harris Enang Harris Enang Harris Enang Harris Enang Harris Enang Harris Surawidjaja Ernik Yuliana Eva Prasetiyono Failu, Ismail Faturochman, Ilman Fauziah Azmi Febrianti, Santi Ferdinand Hukama Taqwa Fikru Sifa, Zulfana Fina Lestari Guttifera Hamim Hamim Hamzah, Aris Sando Hanif Azhara, Muhammad Harton Arfah Hendriana, Andri Humairani, Humairani I Wayan Nurjaya Idil Ardi Ima Kusumanti Iman Rusmana Iman Sari Lubis, Vina Imron Imron, Imron Ing Mokoginta Intan Wulandari Irzal Effendi Izhar Amirul Haq I’ana Rahma Salisa Jariyah, I’it Rohmatul Julie Ekasari Kukuh Adiyana Kukuh Adiyana Kukuh Adiyana Kukuh Adiyana Kukuh Adiyana Kukuh Adiyana, Kukuh Kukuh Nirmala Kukuh Nirmala Lesmana, Dudi Lies Setijaningsih Lila Antara, Kadek Lilik Sulistyowati Lina Warlina Listyarini, Sri Liubana, Debora Victoria Lolita Thesiana Lolita Thesiana M. Faisol Riza Ghozali M. Toelihere M. Yusuf Arifin M. Zairin Junior Maman Tocharman Maria Niken Tri Ubaya Sakti Mariam, Susanti Mariska Putri Nur Hidayah Mas Tri Djoko Sunarno Melati, Aulia Firda Mia Setiawati Moh. Burhanuddin Mahmud Muh. Saleh Nurdin Muhamad Dzikri Muhamad Yamin Muhamad Yamin MUHAMMAD AGUS SUPRAYUDI Muhammad Ammar Muhammad Fauzan Isma Muhammad Nabil Muhammad Saifuddin Muhammad Subhan Hamka Muhammad Zairin Jr. Muhammad Zairin Jr. Mulyasari Mulyasari MUNTI YUHANA MURIE DWIYANITI1 N Hutomo N. Potalangi Nana Ganda Neltje Nobertine Palinggi Neltje Nobertine Palinggi Novitasari, Septi Liana Nur Fauziyah Nur Hasanah Nuradzani, Daffa Nuri Muahiddah Nurul Taufiqu Rochman Nurul Taufiqu Taufiqu Rochman Obed Lepa Saba Kulla Odang Carman Otie Dylan Soebhakti Hasan Permatasari, Sheny Petrus Rani Pong-Masak Prama, Ega Aditya Pras, Eva Prasetiyono Pratama, Asep Rachmat Puji Hastuti, Yuni Rahma Vida Anandasari, Rahma Vida Rangga Idris Affandi Rasul Raudhatus Sa'adah Revfvi Al Ghaney Rizal Riandini Riandini Riani Rahmawati Richard Latuny Ridwan Affandi RIDWAN AFFANDI Rifqah Pratiwi Rio Yusufi Subhan Rirojoyo, Gerald P P Ris Dewi Novita Rizki Eka Puteri Rohman Rohman Rumondang, Anne Ruspindo Syahputra S. Hastuti Sabilu, Kadir Sabilu, Murni Santosa Koesoemadinata Saputra, Henry Kasmanhadi Selly Ratna Sari Septya, Saka Tirta Setijaningsih, Lies Sihananto, Bambang Siska Mellisa Solly Aryza Sophia N. M. Fendjalang Sri Nuryati Sri Wahyuni Firman Sugeng Budiharsono Sugeng H. Suseno Suhaiba Djai Sukenda . Sukenda Sukenda Sukenda Sukenda Sukenda Sukenda Sukenda Sukenda Sulistiono Supriani Suri Purnama Febri Susanti Mariam Suseno, Sugeng Hari Sutrisno Sutrisno Tanbiyaskur, Tanbiyaskur Tatag Budiardi Teuku Fadlon Haser Thomas Nugroho Titin Kurniasih Tri Heru Prihadi Usman Usman Usman Usman Usman Usman Wa Iba, Wa Iba Wahyu Pamungkas Wahyu Wahyu Wasjan Wasjan WIDANARNI WIDANARNI Widiyati, Any Wijianto Wijianto Wildan Nurussalam Wirantari, Ayu Puspa Wisriati Lasima Y. Hadiroseyani Yosmaniar Yosmaniar Yosmaniar Yosmaniar Yosmaniar Yosmaniar Yoyo Wiramiharja Yuni Puji Hastuti Yuni Puji Hastuti Yuni Puji Hastuti