Claim Missing Document
Check
Articles

KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF PESERTA DIDIK DALAM PEMECAHAN SOAL CERITA MATEMATIKA MATERI OPERASI HITUNG BILANGAN KELAS IV SEKOLAH DASAR Nurmadani, Kurnia; Sastrawati, Eka; Syarif, Ahmad
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025 Terbit
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.33723

Abstract

This study aims to describe the This study aims to describe the creative thinking ability of elementary school students in solving mathematical word problems on arithmetic operations in fourth grade. The research employed a qualitative approach with a case study design. The subjects were 28 fourth-grade students of SDN 70/IV Kota Jambi. Data were collected through tests, observations, and interviews, using instruments validated by experts. The analysis focused on four indicators of creative thinking: fluency, flexibility, originality, and elaboration. The results show that students’ creative thinking ability is generally low. In terms of fluency, only a small number of students were able to generate more than one solution, while most relied on a single common method. Regarding flexibility, students with high ability could switch strategies when facing difficulties, whereas others tended to stick to one method. Originality emerged as the weakest aspect, with most students providing uniform answers based on the teacher’s example, and only a few showing unique or different ideas. For elaboration, the majority of students wrote only the final answer without detailing the solution steps, while only those in the high category could explain their process systematically. These findings indicate that although a small number of students demonstrated high creative thinking ability, the majority still performed at a low level across the four indicators. This study implies the need for learning strategies that emphasize the process of creative thinking, provide space for students to explore new ideas, try alternative strategies, and practice explaining their solutions systematically.
Pelatihan Peningkatan Kemampuan Literasi Siswa kepada Guru-guru SMPN 2 Kota Jambi suatu Upaya Pembudayaan Literasi di Sekolah Nazurty, Nazurty; Haryanto, Edy; Ali, Raden; Sulistyo, Urip; Sastrawati, Eka
Prosiding Seminar Nasional Humaniora Vol. 4 (2025): Prosiding Seminar Nasional Humaniora
Publisher : Jurusan Sejarah, Seni, dan Arkeologi, FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan dan pembudayaan literasi sudah menjadi persoalan yang harus diperhatikan dewasa ini. Leterasi bukan sekedar pengetahuan tentang tulis baca tetapi lebih daripada itu menyangkut pemahaman terhadap makna bacaan dan kemampuan menulis untuk mengungkapkan ide-ide yang ingin dituangkan dan dapat dipahamani oleh pembaca, (Yamin, 2021). Untuk meningkatkan kemampuan literasi dan pembudayaan literasi kepada peserta didik maka dilakukan pelatihan kepada guru-guru supaya mereka bisa membimbing peserta didiknya dalam memahami dan meningkatkan pembudayaan literasi di sekolah. Tujuan pengabdian pada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kemampuan guru-guru dalam memahami pengetahuan tentang literasi dan pembudayaan literasisi, sehingga guru-guru mampu meningkatkan kemampuan literasi siswa dan dapat pula mengarahkan siswa untuk membiasakan membaca dan menulis sebagai kebiasaan hidup sehari-hari. Maksudnya, membaca dan menulis menjadi budaya dalam kehidupan mereka sejak usia sekolah. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di SMPN 2 Kota Jambi, dengan peserta seluruh guru di sekolah tersebut. Kegiatan dilaksanakan dengan beberapa tahap, yakni identifikasi kebutuhan mitra, sosialisasi dan pendampingan, pelatihan dan pembimbingan, dan evaluasi kegiatan deangan cara pemberian angket di akhir kegiatan. Hasil yang diperoleh adalah terjadi peningkatan pengetahuan dan kemampuan literasi guru-guru di SMPN 2 Kota Jambi. Kemudian, guru-guru juga mampu membimbing pelaksanaan kegiatan literasi di sekolah. Sehingga kegiatan literasi terhadap siswa di sekolah tersebut lancar dan bermakna. Artinya, kegiatan literasi di sekolah dapat meningkatkan kemampuan siswa untuk membaca, menulis, menerjemahkan (memaknai bacaan) secara kritis, dan meningkat kemampuan berpikir kritis siswa.
Pelatihan Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Kodular untuk Peningkatan Keterampilan Guru SD Gugus Mentari Sastrawati, Eka; Syarif , Ahmad; Gusmaulia Eka Putri, Andi
KOMUNITA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 4 No 4 (2025): November
Publisher : PELITA NUSA TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60004/komunita.v4i4.278

Abstract

Pemanfaatan media pembelajaran berbasis teknologi di Komunitas Belajar Gugus Mentari KKG di Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi. Masih rendah, hanya 25% dari 74 guru yang mampu menggunakan media interaktif seperti Powerpoint, Youtube, dan Canva. Penguasaan teknologi pembelajaran merupakan indikator kunci kompetensi pedagogi guru di era digital. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan guru SD dalam mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis Android dengan menggunakan Platform Kodular. Kegiatan berlangsung pada tanggal 24-25 Juli 2024 di SDN 147/IV, Kota Jambi, dan terdiri dari dua tahap: pelatihan dan pendampingan. Pelatihan meliputi pengenalan antarmuka Kodular, konsep dasar pemrograman berbasis blok, dan pembuatan aplikasi sederhana. Pendampingan intensif meliputi perancangan, penambahan komponen, pengaturan properti, dan konstruksi blok logika, sehingga menghasilkan aplikasi media pembelajaran yang fungsional. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 60,18% peserta menilai materi sesuai, 71,62% mendapatkan wawasan baru terkait teknologi pembelajaran, dan 85% memberikan penilaian positif terhadap pendampingan yang diberikan oleh narasumber. Sebagian besar peserta mampu membuat aplikasi media pembelajaran interaktif yang relevan dengan kebutuhan siswa. Kegiatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan kompetensi guru dalam menguasai teknologi pembelajaran dan mendorong terciptanya media pembelajaran inovatif di sekolah dasar.
Implementasi Kurikulum Pendidikan dalam Menghadapi Masalah Kualitas Pembelajaran Nur Afiqoh Aprilia; Hadiyanto Hadiyanto; Yantoro Yantoro; Eka Sastrawati
Morfologi : Jurnal Ilmu Pendidikan, Bahasa, Sastra dan Budaya Vol. 3 No. 4 (2025): Agustus : Morfologi : Jurnal Ilmu Pendidikan, Bahasa, Sastra dan Budaya
Publisher : Asosiasi Periset Bahasa Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/morfologi.v3i4.2337

Abstract

This research is motivated by the low quality of learning in various educational units, one of the causes of which is the gap between curriculum design and classroom implementation. A good curriculum will not have a significant impact without effective implementation by teachers. Therefore, curriculum implementation plays a strategic role as a link between macro-level education policies and classroom learning practices. This study aims to analyze the impact of curriculum implementation on learning quality, identify supporting and inhibiting factors, and formulate strategies to strengthen learning quality. The method used is descriptive qualitative, using observation, interviews, and documentation techniques with teachers, principals, and elementary school students. The results show that the implementation of a flexible curriculum, such as the Independent Curriculum, encourages a shift from teacher-centered to student-centered learning, which increases student motivation and engagement through project-based learning and authentic assessment. However, teacher preparedness, limited infrastructure, and administrative burdens remain major obstacles. Authentic assessment has been shown to improve students' critical thinking skills and creativity, but requires consistent managerial support. The implication is that improving the quality of learning must be accompanied by strengthening teacher competency, the availability of resources, and adaptive school management so that curriculum transformation has a real impact on the quality of national education
Analisis Konseptual Perencanaan Kurikulum Pendidikan Dasar dalam Perspektif Kurikulum Merdeka Nadila Hardiyanti; Yantoro; Hadiyanto; Eka Sastrawati
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Build
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.34471

Abstract

Kurikulum merupakan elemen strategis dalam sistem pendidikan yang menentukan arah, isi, serta orientasi proses pembelajaran di setiap jenjang pendidikan. Pada jenjang pendidikan dasar, rancangan kurikulum memiliki signifikansi tinggi dalam memastikan keterpaduan antara karakteristik perkembangan peserta didik dengan tuntutan perubahan sosial dan kemajuan pengetahuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara konseptual dan filosofis rancangan perencanaan kurikulum dalam kerangka implementasi Kurikulum Merdeka. Pendekatan penelitian yang digunakan ialah studi pustaka (literature review) dengan menelaah berbagai dokumen akademik, regulasi pendidikan, serta hasil penelitian empiris yang relevan. Temuan kajian menunjukkan bahwa perencanaan kurikulum pada Kurikulum Merdeka menekankan prinsip fleksibilitas, diferensiasi pembelajaran, dan relevansi kontekstual yang menempatkan peserta didik sebagai pusat kegiatan belajar. Selain itu, desain kurikulum ini diorientasikan untuk mewujudkan Profil Pelajar Pancasila melalui integrasi penguatan kompetensi, pembentukan karakter, serta pengembangan daya berpikir kritis, kreatif, dan reflektif. Dengan demikian, Kurikulum Merdeka merepresentasikan pergeseran paradigma pendidikan dari model transfer pengetahuan menuju sistem pembelajaran yang berorientasi pada pemaknaan, kemandirian, dan keberlanjutan proses belajar sepanjang hayat
EFEKTIVITAS KURIKULUM PADA SISWA BERKEBUTUHAN KHUSUS: Efektivitas kurikulum pada siswa berkebutuhan khusus menjadi fokus utama dalam dunia pendidikan inklusif. Kurikulum yang dirancang khusus dan adaptif memberikan kesempatan bagi siswa dengan kebutuhan unik untuk mengembangkan potensi mereka secara optimal. Dengan pendekatan yang tepat, setiap anak, tanpa terkecuali, dapat meraih kesuksesan dalam belajar dan berkontribusi pada masyarakat. Fajarli; Yantoro; Hadiyanto; Eka Sastrawati
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Terbit
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.34997

Abstract

Pendidikan merupakan hak asasi setiap individu, termasuk anak berkebutuhan khusus. Namun pelaksanaan pendidikan inklusif di Indonesia masih menghadapi tantangan seperti keterbatasan kompetensi guru, sarana pembelajaran, dan relevansi kurikulum terhadap kebutuhan individu siswa. Penelitian ini bertujuan efektivitas efektivitas kurikulum bagi siswa berkebutuhan khusus dengan menelaah berbagai temuan empiris dan konteks dari literatur terkini. Metode yang digunakan berupa kajian pustaka sistematis melalui penelusuran artikel ilmiah dan laporan penelitian tentang adaptasi kurikulum inklusif. Hasil analisis menunjukkan bahwa efektivitas kurikulum sangat dipengaruhi oleh kemampuan guru dalam melakukan adaptasi pembelajaran, penerapan kurikulum yang fleksibel seperti Individualized Education Program (IEP), dukungan kebijakan dan sumber daya, serta kesesuaian metode dan media pembelajaran. Kurikulum yang adaptif dan berorientasi pada kebutuhan individu terbukti meningkatkan hasil belajar serta partisipasi siswa berkebutuhan khusus, sedangkan kurikulum seragam justru menghambat tercapainya tujuan pendidikan inklusif. Penelitian ini menekankan pentingnya reformulasi kebijakan dan peningkatan kompetensi guru guna mewujudkan kurikulum yang efektif dan berkeadilan bagi seluruh peserta didik.
IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA: TANTANGAN, STRATEGI DAN DAMPAKNYA TERHADAP PRAKTIK PEMBELAJARAN Endah Yunita; Yantoro; Hadiyanto; Eka Sastrawati
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Terbit
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.34999

Abstract

Kajian pustaka ini mengulas pelaksanaan Kurikulum Merdeka di Indonesia dengan fokus pada tantangan yang dihadapi, penerapan strategi yang diterapkan, serta dampaknya terhadap praktik pembelajaran di kelas. Berdasarkan dokumen kebijakan, panduan praktis dan penelitian empiris, ditemukan bahwa hambatan utama mencakup kesiapan sumber daya manusia, dukungan sarana-prasarana serta perubahan paradigma pembelajaran. Strategi yang dibahas meliputi implementasi bertahap, pengembangan profesional guru, adaptasi sekolah dan kolaborasi pemangku kepentingan. Kajian ini menunjukkan bahwa kurikulum memberikan efek positif seperti peningkatan keterlibatan siswa, pembelajaran terdiferensiasi dan inovasi guru, meskipun terdapat variasi pada tingkat keberhasilan implementasi. Kesimpulannya, sistem perlu diperkuat melalui pemantauan berkelanjutan, komunitas belajar dan dukungan responsif.
DINAMIKA IMPLEMENTASI KURIKULUM PENDIDIKAN DASAR DALAM MENGHADAPI PERMASALAHAN PENDIDIKAN Mayang Ismaya; Hadiyanto; Eka Sastrawati; Yantoro
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Terbit
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.35947

Abstract

The implementation of Kurikulum Merdeka in Indonesia faces significant challenges, particularly in areas with limited infrastructure and human resources (HR). This study aims to identify the challenges in the implementation of Kurikulum Merdeka, focusing on the quality and distribution of teachers, technology limitations, and infrastructure disparities in remote areas. The research methodology used is descriptive qualitative, with data collection through interviews, observations, and documentation related to the implementation of the curriculum. The results of the study show that many teachers still struggle to integrate technology due to limited training and access to digital devices. Furthermore, the disparity in the distribution of trained teachers between urban and rural areas causes the quality of education in remote areas to be unequal to that in urban areas. Limited infrastructure, including poor internet access, further exacerbates this gap. Therefore, the study recommends the need for continuous training for teachers, improvement of education infrastructure, and the equal distribution of technology access throughout Indonesia to optimize the implementation of Kurikulum Merdeka and improve the quality of education equally across the country.
PENGARUH PENGGUNAAN TEKNOLOGI AUGMENTED REALITY (AR) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN SAINS DI KELAS VI SEKOLAH DASAR Aditya Yoga Pratama; Eka Sastrawati; Muhammad Sholeh
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Terbit
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.35813

Abstract

This study aims to analyze the effect of using Augmented Reality (AR) technology on student learning outcomes in science subjects, specifically on the Solar System material in sixth grade at SD Negeri 216/IV Kota Jambi. This research employed a quasi-experimental design with a Nonequivalent Control Group Design. The research sample consisted of 30 students divided into an experimental group (15 students) who received learning using AR technology and a control group (15 students) who used conventional learning. The research instrument was a multiple-choice test consisting of 20 questions that had been tested for validity and reliability. Data analysis used paired sample t-test and independent sample t-test. The results showed that there was a significant effect of using AR technology on student learning outcomes with a significance value of 0.000 < 0.05. The average post-test score of the experimental group was 76.67, higher than the control group at 37.33, with t count value of 14.473 > t table 2.048. This study proves that AR technology is effective in improving student learning outcomes in understanding abstract concepts such as Solar System material because it presents interactive and contextual three-dimensional visualizations.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN MODUL BERBASIS ETNOMATEMATIKA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK Eka Sastrawati; Desri Guspita
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 11 No. 4 (2022): August
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/10.33578/jpfkip.v11i4.8958

Abstract

This article explains the effectiveness of ethnomathematics-based mathematics modules on students’ critical thinking skills. The research method used is a quantitative method with the type of post-test only control design with a cluster random sampling technique. Data were collected through documentation, observation, and test methods. The instrument used the validity test, the level of difficulty test, the test of discriminating power, and a reliability test. The data analysis technique used an analytical prerequisite and hypothesis tests (t-test). Based on the t-test result between the experimental and the control classes, it was obtained the value of 1.872 while ttable was 1.67. Above it, tcount > ttable, which means that the experimental class average is higher than the control class average. Hence, it can be concluded that the use of ethnomathematics-based mathematics modules on students’ critical thinking skills is better than learning that does not use ethnomathematics-based mathematics modules.
Co-Authors Aditya Yoga Pratama Agustian, Linda Ahmad Hariandi Ahmad Syarif Aini, Nur Akhmad Faisal Hidayat Al Adawiyah, Wiya Ali, Raden Alirmansyah Alta Damayanti Andary, Lisa Andayani, Nurlita Andi Gusmaulia Eka Putri Andi Gusmaulia Eka Putri Anggelina, Selin Edri Anggreyani, Risma Annisa Amalia Aprilia Sari , Putri Aulia Yunita Rosanti Chan, Faizal Cici Adila Fiaski Darwin, Carles Debi, Yolanda Putri Deni Saputra, Muhammad Desita Nova Desita Novi Desita Novi Desri Guspita Destrinelli Destrinelli Destrinelly Desy Rosmalinda Dhiyan Syahirah Dinata, Serica Aulia Dinda Sartika Putri Diska Ayu Saputri Dongoran, Anita Dwita, Jeliya Edy Haryanto Eka Putri, Andi Gusmaulia Eki Elviawati Eko Kuntarto Endah Yunita Evidawati, Evidawati Fadhilla Rahman Fajarli Faridatul Ulya Febrianti, Yunita Gusmaulia Eka Putri, Andi Hadiyanto Hadiyanto Hadiyanto Hadiyanto Hadiyanto Handoko, Yudo Haryanti, Meli Hawani, Hanifah Rozalia Helena helty, helty Hendra Budiono Hendriani, Hendriani Hidayati, Astuti Hindicha, Yuliana Indryani Indryani Indryani Indryani, Indryani Intan Nurhalisa Ismawanti, Afifah Issaura Sherly Pamela Khoironi, Dwi Rahmat KHOIRUNNISA Kurnia , Dewi Laura Mustika Lestari, Indah Bunga Lestari M. Asyraf Maharani, Annisa Maria Qibtiah Maryono Maryono . Maryono Maryono Maryono Maryono Maryono Maryono Masykur , Muhammad Mawaddah, Faizah Mayang Ismaya Mohamad Muspawi Muhammad - Rusdi Muhammad Sholeh Muhammad Sholeh Muhammad Sholeh Muhammad Sofwan Mulyadi Mulyadi Muspawi, Mohamhamad Mustika, Laura Muzdalifah Muzdalifah N. Nurjanah Nabila, Nabila Nadila Hardiyanti NAZURTI, NAZURTI Nazurty Nazurty Neca Naula Niken ananda Novia Mahera Shafitri Novit Aprillia Noviyanti, Silvina Nur Afiqoh Aprilia Nuraisah Jan Sabela Nurmadani, Kurnia Oktavia Andriani Oktavia, Gessy Frischa Ouralita, Silvi Pakpahan, Gritia Putri Pamela, Issaura Sherly Pamela, Issaura Sherly Patmawati Paturrahman, Aprian Pratiwi, Meliya Nur Putri Wulandari Raihan Noer Silmi Ranti Julia Rd. Muhammad Deza Pratama Rifda Afifah Risdalina Rizki Amelia Rosmawati, Eka Sabrina Wiyanpuri , Rahma Saputri, Anggraini Saputri, Pratiwi Sartika, Hana Yuli Sasabillah Sasabillah Septa Sabbihisma Shakila, Ayuni Silvia Dian Suari Soleh, Warissuddin Sri Marmoah Sulistia Ningsih Sulistyo, Urip Syamsurizal - - Syifa, Putri Tasya, Kesintia Dwinda Trisna Trisna, Trisna Vahlepi, Sahrizal Viqri, Denada Widya Rista cahyani Yantoro Yantoro Yantoro Yantoro Yantoro Yantoro Yantoro, Y Yantoro, Yantoro Zahyuni, Violita Zuhdi, Sayfudin