p-Index From 2021 - 2026
11.791
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Al-Ulum Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan TARBIYA : Journal Education in Muslim Society Inspiratif Pendidikan Iqra: Jurnal Ilmu Kependidikan dan Keislaman Journal of Islamic Education Policy Dinamika Ilmu FENOMENA SYAMIL: Jurnal Pendidikan Agama Islam (Journal of Islamic Education) Tafaqquh: Jurnal Penelitian Dan Kajian Keislaman JIE (Journal of Islamic Education) JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Istighna : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam IJoASER (International Journal on Advanced Science, Education, and Religion) DAYAH: Journal of Islamic Education TARBAWI: Journal on Islamic Education JURNAL ANSIRU PAI : Jurnal Pengembangan Profesi Guru Pendidikan Agama Islam Jurnal Pendidikan dan Konseling SCAFFOLDING: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme JURNAL PENDIDIKAN, SAINS DAN TEKNOLOGI Andragogi : Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Sustainable: Jurnal Kajian Mutu Pendidikan Moderasi; Jurnal Studi Ilmu Pengetahuan Sosial Ulumuna Jurnal Cahaya Mandalika EDUCASIA : Jurnal Pendidikan, Pengajaran, dan Pembelajaran International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS) Al-Riwayah : Jurnal Kependidikan Al-Rabwah : Jurnal Ilmu Pendidikan Edusiana : Jurnal Manajemen dan Pendidikan Islam Al-Mutsla: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman dan Kemasyarakatan Bulletin of Community Engagement Jurnal Kolaboratif Sains Almufi Journal of Measurement, Assessment, and Evaluation Education (AJMAEE) Jurnal Al-Qiyam Jurnal Tana Mana Jurnal Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Borneo Tarbiyah Wa Ta'lim: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Sultan Idris Journal of Psychology and Education Jurnal Ilmiah Mahasiswa Raushan Fikr DINAMIKA ILMU: Jurnal Pendidikan el-Buhuth: Borneo Journal of Islamic Studies SYAMIL: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (JOURNAL OF ISLAMIC EDUCATION) FENOMENA: Jurnal Penelitian Jurnal Pendidikan Islam Borneo Journal of Islamic Education Cross-border ITQAN: Jurnal Ilmu-ilmu Kependidikan Journal of Mandalika Literature Ta'dib Wahana Islamika: Jurnal Studi Keislaman AHDÃF: Jurnal Pendidikan Agama Islam Jurnal Penelitian Pendidikan Islam AZKIYA Proceeding Of International Conference On Education, Society And Humanity Jurnal Ilmu Pendidikan & Sosial (SINOVA) Tafani Al-Hayat: Journal of Islamic Education SIMAS JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Journal of Islamic Education Cendekia : Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Wahana Islamika; Jurnal Studi Keislaman Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Claim Missing Document
Check
Articles

Perencanaan Manajemen Kewirausahaan Pesantren: Studi Kasus pada SMA Madina Citra Insani Boarding School Kota Samarinda Intitsal, Amiratul Fadilah; Khojir, Khojir
EDUCASIA: Jurnal Pendidikan, Pengajaran, dan Pembelajaran Vol 9 No 2 (2024): Educasia, 9(2), August 2024
Publisher : Pusat Pelatihan, Riset, dan Pembelajaran Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21462/educasia.v9i2.264

Abstract

Manajemen kewirausahaan pesantren didefinisikan sebagai kegiatan yang mengatur dan mengelola wirausaha di antara anggota masyarakat pesantren dengan tujuan meningkatkan produktivitas dan kreativitas para santri. SMA Madina Citra Insani Boarding School Kota Samarinda memiliki ciri khas dalam pengelolaan kewirausahaan yang melibatkan partisipasi aktif komunitas sekolah. Jenis penelitian ini adalah studi kasus dengan pendekatan penelitian kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini ialah kepala sekolah, Waka Kesiswaan, pengelola unit usaha, dan pengurus osis. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara semi terstruktur, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldana yang meliputi tahap pengumpulan data/penyediaan data, kondensasi data, penyajian data dan pengambilan kesimpulan. Sedangkan uji keabsahan data menggukan teknik triangulasi. Hasil penelitian didapatkan Planning program kewirausahaan setiap usaha dirancang dengan cermat untuk memastikan keselarasan dengan kebutuhan santri seperti menyediakan produk yang halal dan sehat, serta kelengkapan santri dan kebutuhan guru seperti usaha tanam saham. Perencanaan ini di lakukannya rapat bersama kepala sekolah dan karyawan sekolah untuk pembentukan unit usaha dengan adanya peluang yang akan di buka di sekolah, selanjutnya di pilih penanggung jawab setiap unit usaha yang di bentuk di sekolah.
Progressivism in the Perspective of Islamic Educational Philosophy Rosita; Rachmad Soe’oed; Khojir
International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS) Vol. 6 No. 4: October 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/ijhess.v4i2.2349

Abstract

he world of education needs progressivism that can not only realize and develop children's potential and interests through creating learning freedom through children's experiences directly in the community, but progressivism that can lead students to get closer to their God. This study uses the design of a review literature review method in which the literature taken is in accordance with the subject of discussion. With the aim of obtaining information related to progressivism in the perspective of Islamic educational philosophy. The results of the analysis show that: (1) According to the view of Islamic educational philosophy in learning practice, educators not only equip with materials about the world, but also emphasize aspects that are thick with religious nuances and full of divine dimensions, (2) Educators can apply the concept of pprogresivism to teaching methods and materials that are in line with Islamic values, such as speculative methods and contemplative (contemplative), analysis of concepts (language), truth and experience as well as normative (values), historical (historical) and scientific approaches to actual problems, so that children have awareness of worship, obedient and able to face various obstacles during their lives, (3) In Islamic education, it is important to provide provisions for students about things that are useful in life in the world through their learning experiences. So, the author suggests learning methods that are suitable for use in a process of western/Islamic education, namely the method of tours (study tours), projects, dialogues, discussions, experiments, fieldwork, field trips and practical experiences, where students can face and solve problems and can learn from these problems so that they have useful experiences in the hereafter armed with the hereafter.
PERAN ORANG TUA DALAM PENGEMBANGAN MODERASI BERAGAMA PADA ANAK USIA DINI Subandi, Sri Asmanah; Khojir, Khojir; Suratman, Suratman
TARBAWI:Journal on Islamic Education Vol 7, No 2: Oktober 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/tarbawi.v1i2.2412

Abstract

The purpose of this study is to describe the role played by parents in an effort to develop religious moderation in early childhood within the family sphere. The method used in this research is qualitative with a literature study approach. The literature used is books and articles about religious moderation in early childhood. Data collection techniques are carried out by exploring matters or variables related to religious moderation and the involvement of parents and early childhood in it. The data analysis technique used is a content analysis model on data obtained from readings on religious moderation in early childhood. The study results show that the values of religious moderation instilled in early childhood are national commitment, tolerance, anti-radicalism, and accommodative. The forms of the role of parents in the development of religious moderation in early childhood are media filters used by children, telling the good stories of the Prophets and Apostles, teaching respect, respect, and tolerance with others, and setting an example through example and habituation of good behavior.
KESIAPAN PENERAPAN KURIKULUM MERDEKA TINGKAT SEKOLAH DASAR ISLAM DI SAMARINDA Istialfiyah, Istialfiyah; Khojir, Khojir; Rukiyah, Ity
TARBAWI:Journal on Islamic Education Vol 7, No 2: Oktober 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/tarbawi.v1i2.2372

Abstract

Kebijakan baru Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Republik Indonesia Nomor 262/M/2022 tentang penerapan kurikulum merdeka tingkat Sekolah Dasar. membuat pihak sekolah terutama guru belum memiliki kesiapan yang maksimal sehingga akan mempengaruhi tujuan penerapan kurikulum merdeka yaitu untuk mencapai Profil Pelajar Pancasila. Tujuan penelitian ini adalah: 1. untuk mengetahui bagaimana kesiapan Sekolah Dasar Islam di Samarinda dalam penerapan kurikulum merdeka, meliputi kesiapan guru, dan  kesiapan perangkat ajar, 2. untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kesiapan penerapan kurikulum merdeka, baik internal maupun eksternal, dan 3. untuk mengetahui strategi peningkatan kesiapan penerapan kurikulum merdeka. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Sumber data dalam penelitian ini adalah Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Samarinda, Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah, Guru, dan Tata Usaha pada masing-masing sekolah. Data diperoleh dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan menggunakan uji keabsahan data berupa triangulasi sumber, metode, dan waktu. Data ini kemudian dianalisis menggunakan analisis SWOT yaitu mengidentifikasi faktor-faktor internal dan eksternal ke dalam faktor kekuatan (strengths), kelemahan (weaknesses), peluang (opportunities), dan tantangan (threats). Kesimpulan penelitian ini adalah: Pertama, kesiapan penerapan kurikulum merdeka tingkat Sekolah Dasar Islam di Samarinda dikategorikan siap, baik dilihat dari kesiapan guru maupun dari kesiapan perangkat ajar. Kedua, faktor-faktor yang mempengaruhi kesiapan penerapan kurikulum merdeka adalah intensitas sosialisasi kebijakan penerapan kurikulum merdeka dan bimbingan teknis terhadap guru-guru serta ketercukupan sarana dan pembiayaan. Ketiga, strategi peningkatan kesiapan penerapan kurikulum merdeka dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu melakukan identifikasi elemen faktor internal dan eksternal dan membuat matriks strategi peningkatan kesiapan penerapan kurikulum merdeka, yaitu dengan fokus pada elemen kekuatan dan peluang (strategi WO), elemen kekuatan dan tantangan (strategi ST), elemen kelamahan dan peluang (strategi WO), dan elemen kelemahan dan tantangan (strategi WT). Sehingga strategi ini dapat digunakan untuk bahan evaluasi dan perbaikan kedepannya dalam pencapaian hasil penerapan kurikulum merdeka.
Implementasi Pembelajaran Penguatan Profil Pelajar Pancasila pada Anak Usia Dini di PAUD Terpadu Belia Binuang dan TK Handayani III Penajam Dahliana, Hasnun; Khojir, Khojir; Muadin, Akhmad
Ahdāf: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 1 No. 2 (2023): Ahdāf: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : PAI Fakultas Tarbiyah & Ilmu Keguruan UIN SUNA Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47766/ahdf.v1i2.1469

Abstract

This study aims to analyze the planning, implementation, and evaluation of project-based learning to strengthen the profile of Pancasila students in early childhood in North Penajam Paser Utara. The research explores the effectiveness of this approach in addressing learning problems within the context of the Independent Curriculum, which is mandatory for educational units. The qualitative research employed data collection techniques such as observation, interviews, and documentation. Data analysis involved an interactive process of condensing and presenting the data, leading to the formulation of conclusions. The validity of the data was ensured through triangulation of methods and sources. The findings of this study reveal the successful implementation of project-based learning to strengthen the profile of Pancasila students in early childhood at Belia Binuang Integrated PAUD and TK Handayani III in Penajam Paser Utara. The research focused on three key areas: (1) planning P5 learning, which involved formulating objectives, identifying learning content, designing learning activities, and evaluating the learning process; (2) implementing P5 learning, which included thorough preparation, incorporating Pancasila values into every learning activity, collaborating with parents, evaluating and providing feedback, reflecting on the process, and fostering development; and (3) evaluating P5 learning, which employed various assessment methods such as observation, portfolio assessment, formative assessment, role playing, interviews, reflection, and discussion. By examining the planning, implementation, and evaluation stages of project-based learning, this study sheds light on its efficacy in strengthening the profile of Pancasila students in early childhood. These insights contribute to the ongoing efforts to improve early childhood education and inform curriculum development.
Islamic Religious Education in Corruption Prevention at Public Universities in East Kalimantan Khojir, Khojir; Setiawan, Agus; Maboh, Siteehaya
SYAMIL: Journal of Islamic Education Vol 12 No 2 (2024): SYAMIL: Journal of Islamic Education
Publisher : Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/sy.v12i2.8929

Abstract

The purpose is to find out the policies of general universities in preventing corruption, analyze the development of Islamic Religious Education materials in preventing corruption, analyze the methods of Islamic Religious Education learning and preventing corruption and find out the evaluation of learning and its impact on preventing corruption in general universities in East Kalimantan. This research is qualitative with a phenomenological-pedagogical approach. The data sources are university leaders, Islamic Religious Education lecturers and students. Data collection was carried out through interviews, observations and documentation. Data analysis used the Milles and Huberman model assisted by Nvivo 12 software. The results of this study are 1) The policies of general universities in preventing corruption are opening one-door cooperation, accountability for activities through reports, prohibition of gratification, Islamic Religious Education based on anti-corruption, forming an anti-corruption task force, forming an SPI, implementing statutes properly, providing an Anti-Corruption Education MK and unification of accounts. 2) Development of Islamic Religious Education material containing corruption prevention, namely the implementation of the pillars of faith and the pillars of Islam, honesty, trust, development of faith and piety material, honesty-based transactions, honest agricultural products, discussion of corruption in an Islamic perspective, modern shirk. 3) Islamic Religious Education learning methods in preventing corruption include lectures, questions and answers, discussions, consistent with lecture contracts, peer studies, assignments (structured and independent), projects. 4) The types of evaluations used in preventing corruption are mid-term exams, final exams, observations, project assessments, FGDs, identification of commendable and uncommendable attitudes in lectures and reflections.
Islamic Religious Education in Corruption Prevention at Public Universities in East Kalimantan Khojir, Khojir; Setiawan, Agus; Maboh, Siteehaya
SYAMIL: Journal of Islamic Education Vol 12 No 2 (2024): SYAMIL: Journal of Islamic Education
Publisher : Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/sy.v12i2.8929

Abstract

The purpose is to find out the policies of general universities in preventing corruption, analyze the development of Islamic Religious Education materials in preventing corruption, analyze the methods of Islamic Religious Education learning and preventing corruption and find out the evaluation of learning and its impact on preventing corruption in general universities in East Kalimantan. This research is qualitative with a phenomenological-pedagogical approach. The data sources are university leaders, Islamic Religious Education lecturers and students. Data collection was carried out through interviews, observations and documentation. Data analysis used the Milles and Huberman model assisted by Nvivo 12 software. The results of this study are 1) The policies of general universities in preventing corruption are opening one-door cooperation, accountability for activities through reports, prohibition of gratification, Islamic Religious Education based on anti-corruption, forming an anti-corruption task force, forming an SPI, implementing statutes properly, providing an Anti-Corruption Education MK and unification of accounts. 2) Development of Islamic Religious Education material containing corruption prevention, namely the implementation of the pillars of faith and the pillars of Islam, honesty, trust, development of faith and piety material, honesty-based transactions, honest agricultural products, discussion of corruption in an Islamic perspective, modern shirk. 3) Islamic Religious Education learning methods in preventing corruption include lectures, questions and answers, discussions, consistent with lecture contracts, peer studies, assignments (structured and independent), projects. 4) The types of evaluations used in preventing corruption are mid-term exams, final exams, observations, project assessments, FGDs, identification of commendable and uncommendable attitudes in lectures and reflections.
Strategi Guru Pendidikan Agama Islam dalam Menanamkan Nilai-Nilai Karakter Siswa di Smpn Sangatta Utara Kabupaten Kutai Timur Ni'mah, Choirun; Khojir; Afendi, H. A. Ruslan
Journal of Mandalika Literature Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jml.v6i1.3803

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam menanamkan nilai-nilai karakter kepada siswa di tiga sekolah menengah pertama di Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur yakni SMPN 1, SMPN 2, dan SMPN 3. Nilai-nilai karakter yang ditanamkan mencakup religiusitas, tanggung jawab, toleransi, serta kedisiplinan. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan model interaktif yang melibatkan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang diterapkan oleh guru PAI meliputi integrasi nilai-nilai karakter dalam materi pembelajaran, penerapan metode keteladanan, serta penguatan melalui kegiatan ekstrakurikuler keagamaan.
FILSAFAT PENDIDIKAN ISLAM SUHRAWARDI DITINJAU DARI ASPEK KURIKULUM MERDEKA Subakti, Hani; Khojir, Khojir; Soe’oed, Rahmat
AZKIYA Vol 6 No 1 (2023): Januari - Juni 2023
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Kutai Kartanegara Tenggarong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53640/azkiya.v6i1.1430

Abstract

Suhrawardi yang seorang filosof Persia abad ke-12 dikenal sebagai pendiri aliran filsafat Ishraqi atau "Iluminasi", memadukan unsur-unsur mistisisme dengan logika dan rasionalitas. Suhrawardi mengembangkan teori pengetahuan yang berakar pada 'pengetahuan intuitif' atau pengetahuan batin, yang ia anggap sebagai sumber pengetahuan yang paling murni dan akurat. Dalam konteks pendidikan, Suhrawardi menekankan pentingnya pengembangan kebijaksanaan batin atau intuisi, di samping pengetahuan rasional dan empiris. Baginya, pendidikan sejati tidak hanya melibatkan pengumpulan informasi atau data, tetapi juga pengembangan kepekaan spiritual dan intuitif. Ini mencakup aspek-aspek seperti kontemplasi, meditasi, dan kepekaan terhadap dimensi yang lebih dalam dari realitas.Suhrawardi juga memandang pentingnya integrasi antara ilmu pengetahuan dan etika. Ia percaya bahwa pengetahuan sejati harus membawa individu ke arah kebaikan moral dan pemahaman yang lebih dalam tentang kebenaran universal. Secara keseluruhan, filsafat pendidikan Suhrawardi menawarkan perspektif yang unik dan mendalam, menggabungkan pencarian ilmu pengetahuan dengan perkembangan spiritual dan moral individu. Pendekatannya mencerminkan upaya menghubungkan dunia material dengan realitas spiritual yang lebih tinggi. Suhrawardi tentu tidak secara langsung berbicara tentang "Kurikulum Merdeka" yang merupakan konsep modern. Namun, prinsip-prinsip pendidikan dapat diterjemahkan dan diadaptasi ke dalam konteks kurikulum yang lebih merdeka atau independen dalam pendidikan kontemporer. Pengembangan kecerdasan holistik: menekankan pada pengembangan intelektual yang seimbang dengan kecerdasan spiritual. Pentingnya pengetahuan intuitif dan kontemplatif: menghargai pengetahuan yang didapatkan melalui intuisi dan kontemplasi. Integrasi ilmu pengetahuan dan etika: percaya bahwa ilmu pengetahuan harus diintegrasikan dengan nilai-nilai etis. Pendidikan yang menekankan pencarian kebenaran: mencari kebenaran melalui pendekatan yang menggabungkan filsafat, misticisme, dan logika. Pembelajaran berbasis pengalaman: berdasarkan penekanan pada pengetahuan batin dan intuitif, kurikulum merdeka dapat mengutamakan pembelajaran berbasis pengalaman, di mana siswa belajar melalui kegiatan praktis, proyek, dan eksplorasi langsung. Fleksibilitas dan pilihan siswa: menghormati keunikan setiap individu, kurikulum merdeka dapat memberikan kebebasan bagi siswa untuk mengeksplorasi area minat mereka sendiri, sesuai dengan prinsip Suhrawardi tentang pencarian kebijaksanaan individual
Memperkuat Sistem Pendidikan Islam di Arab Saudi: Analisis Terhadap Kajian Literatur dan Best Practices Rosita, Rosita; Noorthaibah, Noorthaibah; Khojir, Khojir
Jurnal Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Borneo Vol 5 No 3 (2024): Jurnal Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Borneo, 5(3), Oktober 2024
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/jtikborneo.v5i3.8575

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem pendidikan Islam di Arab Saudi dengan mengeksplorasi kajian literatur dan best practices yang ada. Sistem pendidikan di Arab Saudi dapat menjadi model untuk memperkuat pendidikan Islam di negara-negara muslim lainnya, namun perlu penyesuaian, sesuai dengan konteks lokal masing-masing negara. Alat pencarian yang digunakan adalah Harzing’s Publish or Perish dengan mengumpulkan dan menganalisis berbagai literatur nasional dan internasional (2020-2024) dan menghasilkan 7 artikel jurnal yang relevan. Hasil yang ditemukan: Sistem pendidikan di Arab Saudi memiliki struktur yang teratur dan kurikulum yang berpusat pada nilai-nilai Islam, mencakup semua jenjang pendidikan dari pra-sekolah hingga pendidikan tinggi. Pendidikan di Arab Saudi lebih menekankan mata pelajaran keagamaan dengan berbagai metode untuk menghindarkan anak dari kebodohan dan mempersiapkan mereka menghadapi tantangan zaman. Juga menyediakan pendidikan gratis dan berbagai program beasiswa luar negeri untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Sistem ini memiliki pengaruh besar terhadap praktik pendidikan di negara-negara muslim lainnya, termasuk dalam cara berpakaian, pola asuh, dan pendidikan di sekolah yang menekankan nilai-nilai moral, etika, religiusitas, serta kesenian Islam dan sastra Arab. Namun, memiliki perbedaan dengan sistem pendidikan di Indonesia, seperti pemisahan siswa putra dan putri dalm proses pembelajarannya dan menetapkan hari libur pada hari jumat. Tidak hanya itu, proses pendidikan Islam yang lebih mendalam di Arab Saudi menjadi tujuan belajar yang direkomendasikan bagi pelajar dan mahasiswa dari berbagai negara muslim, termasuk Indonesia, melalui kompetisi. Sementara di sisi lain, terdapat kekhawatiran terhadap perubahan tujuan dan latar belakang pelajar Indonesia di Arab Saudi, sehingga Kementerian Agama perlu mendampingi mereka agar dapat berkontribusi dalam pembangunan NKRI dan mewujudkan Islam sebagai rahmatan lil 'alamin.
Co-Authors Achmad Ruslan Afendi Afendi, H. A. Ruslan Agus Setiawan Agus Setiawan Agustianingsih, Tri Ahadi, Abdi Ahmad Riyadi Ahmad Yazid Hayatul Maky Akhmad Ramli Alhijri, Muhammad Rasyidil Fikri Alya Fadila Amalia Nur Aini Amalia Nur Aini Andi Muhammad Fauzan Razak Argaricha, Amirah Sahda ARIFUDDIN aristya, septian Asmara, Tri Asmiati, Rini Auliya, Safira Nur Badrus Syamsi Badrut Tamam Bahrani Cholid Shihabul Hikam Dahliana, Hasnun Darmawanti, Darmawanti Dewi, Yasmin Aulia Dian Wahid H Dian Wahid Hermawan Durase, M. Abzar Eko Nursalim Eko Nursalim, Eko Esa Claudia Putri Faramitha, Aulia Febriathie, Nur Aisyah Feronika, Feronika Habib Zainuri Habibie, Faisal Hadi, Saipul Hamsir Hamsir Hamsir Hani Subakti Hasanuddin Hasniah Hasniah HS, Muhammad Alwi Husnul Puad Ida Suryani Wijaya Idris, Husni Imam Hanafie Inayah, Sirri Khairu Indriansyah, Hizbul Aulia Intitsal, Amiratul Fadilah Iskandar Yusuf Ismail Istialfiyah, Istialfiyah Ity Rukiyah Janah, Fathul Jannah, Baiq Faridatul Jazmi, Kamarul Azmi Kamar, Fahmi Kamaruddin Kamaruddin Khairudin Khairudin Khairul Saleh Khairy Abusyairi Khoirunnikmah, Ifah Khumaini Rosadi Lestari, Rini Eka M. Kusasi, M. Maboh, Siteehaya Mahrus Mahrus Mahrus, Mahrus Marantika, Marantika Masbiyanti Mokhamad Taufik Muadin, Akhmad Muammar Tasbih Muhamad Fajri Muhamad Jaeni Muhammad al-Fain Arrafi Muhammad Firdaus Muhammad Hajirin Nur Muhammad Isnaini Muhammad Nasikin Muhammad Ridho Muttaqin Muhammad Yunus Mujahidah Mujahidah Mukmin Mukmin Mutmainnah Sukeriyadi Nafisah, Wardatun Nafsiyah, Faizatun Nanang Faisol Hadi Nasrun, Moh Nazili, Muhammad Abi Hakkin Ni'mah, Choirun Noorhaidi Noorthaibah Nur Kholik Afandi Nurhamidah, Winda Islamitha Paramita, Laura Parnisih, Iin Puji Hartono Rachmad Soe’oed Rachmat Soe’oed Rafiatul Latifah Rahmad Soe’oed Rahmat Soe'oed Rahmat Soe’oed Rahmat Soe’oed Ramadhani, Annisa Laily Rhendica, Rhendica Rika Wahyuni Rina Riyanti Rofiqul Ulum Rosadi, Khumaini Rosidah, Ana Rosita Rosita Rosita Rumainur, Rumainur SABRINA, ELSA Salehudin, Mohammad Salim, Muhammad SATRIYAS ILYAS Sayuri Sayuri Septian Aristya Shafa Shafa Shalihudin, Ahmad Faishal Sirajudin Sirajudin Siti Nor Asiah Siti Rahmah Siti Rahmah Diana Soe’oed, Rahmad Soe’oed, Rahmat Subandi, Sri Asmanah Sudadi Sudadi Sudadi Sugiyono Sugiyono SUHARMAN Suharman Suharman, Suharman Sultani Sultani Sulthon Fatoni Suprehatin, Yulia Suratman Suratman Sutanti, Dini Syafaat, Muhammad Yoghi Syahrani, Nabila Syahril Syahril Syamsi, Badrus Syntha, Nela Tasbih, Muammar Taufikur Rohman Taufikur Rohman Taufikur Rohman Ummi Puji Astutik Wahid H, Dian Wahid H, Dian Wahyuni, Erna Wanto, Eko Kurnia Wildan Saugi Wulandari, Ririn Fairuz yono, Sugi Yuliani Yuliani Zainal, Muhammad Zuhair Zamroni Zamroni Zulkarnaen Zulkarnaen Zulkarnaen Zulkifli Zulkifli Zurqoni