Articles
Pengaruh Intensitas Penggunaan Aplikasi Free Fire terhadap Kemampuan Sosial Anak
Tsalis Hana Hanifa;
Muhamad Taufik Hidayat
Jurnal Basicedu Vol 6, No 4 (2022): August Pages 5501-7663
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3267
Memainkan game ini dapat menyebabkan kecanduan yang sulit untuk dilepas sehingga dapat menimbulkan dampak penurunan kemampuan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara intensitas penggunaan aplikasi free fire terhadap kemampuan sosial. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode korelasional. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas 3 sampai kelas 6 yang bermain free fire dengan intensitas minimal 1 jam sehari di sekolah yang berada di Desa Wonokerso dengan sample penelitian terdiri dari 100 siswa, teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu google form. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang rendah, signifikan dan juga berarah positf. Hal ini dapat dilihat dari hasil uji korelasi spearman rank yang dilakukan, dimana nilai koefisien korelasi menghasilkan nilai sebesar 0,313 yang berarti kedua variabel memiliki hubungan yang rendah. Nilai signifikansi menunjukkan hasil 0,002 < 0,5 artinya hubungan antara dua variabel sifnifikan dan arah hubungan menunjukkan positif artinya intensitas penggunaan aplikasi free fire berpengaruh terhadap kemampuan sosial anak.
Efektivitas Penggunaan Aplikasi Belajar ”Ayo Belajar Membaca” dan ”Marbel Membaca” pada Siswa Sekolah Dasar
Hanif Fauziah;
Muhammad Taufik Hidayat
Jurnal Basicedu Vol 6, No 3 (2022): June Pages 3200-5500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2944
Rendahnya kemampuan membaca permulaan siswa, membuat siswa susah untuk menguasai materi. Mengetahui efektivitas penggunaan aplikasi belajar “Ayo Belajar Membaca” dan “Marbel Membaca” pada kemampuan belajar membaca siswa Sekolah Dasar merupakan tujuan dari penelitian ini. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Teknik Pretest dan Posttest digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini. Skor efektivitas aplikasi membaca “Ayo Belajar Membaca” dalam menaklukkan keterampilan membaca adalah 1,93 untuk mean different, dengan persentase kenaikan efektivitas 37,33 persen, menurut temuan penelitianini. Sedangkan skor keefektifan aplikasi membaca “Marbel Membaca” dalam mengatasi kemampuan membaca sebesar 1,56 untuk perbedaan mean different,, dengan peningkatan efikasi sebesar 30,17 persen. Aplikasi “Ayo Belajar Membaca” memiliki persepsi yang lebih besar dalam meningkatkan keterampilan membaca siswa daripada aplikasi “Marbel Baca”.
Pengembangan Media "Fun Thinkers Book" untuk Meningkatkan Antusiasme Belajar dan Hasil Belajar Materi Bangun Datar Siswa Sekolah Dasar
Desi Luthfiana Rahmah;
Muhamad Taufik Hidayat
Jurnal Basicedu Vol 6, No 4 (2022): August Pages 5501-7663
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3259
Penggunaan media pembelajaran masih belum dilaksanakan secara maksimal oleh guru. Kurangnya penggunaan media pembelajaran mengakibatkan rendahnya antusiasme belajar siswa. Hal tersebut berpengaruh terhadap kurang maksimalnya hasil belajar siswa. Sehingga, tujuan penelitian ini dilakukan adalah untuk menghasilkan produk media “Fun Thinkers Book” sebagai upaya meningkatkan antusiasme belajar dan hasil belajar materi bangun datar siswa kelas III SD. Penelitian ini menggunakan metode R&D dengan model ADDIE. Tetapi, dalam penelitian ini hanya sampai tahap uji validasi. Uji validasi dilakukan dengan uji validasi media dan uji validasi materi. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan angket. Instrumen dalam penelitian pengembangan ini adalah lembar angket validasi ahli media dan ahli materi. Hasil uji validasi media mendapatkan skor 68 dari 72 dengan keterangan “Sangat Valid”. Hasil uji validasi materi mendapatkan skor 45 dari 48 dengan keterangan “Sangat Valid”. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa media “Fun Thinkers Book” valid dan layak digunakan dalam pembelajaran sebagai upaya untuk meningkatkan antusiasme belajar dan hasil belajar materi bangun datar siswa kelas III SD.
Dampak Pelaksanaan Full Day School Terhadap Perkembangan Sosial Anak di Sekolah Dasar
Prapti Octavia Ningsih;
Muhamad Taufik Hidayat
Jurnal Basicedu Vol 6, No 3 (2022): June Pages 3200-5500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2901
Penerapan full day school atau sekolah sehari penuh akan membawa dampak bagi siswa. Terlebih dalam hal bersosialisasi dengan lingkungannya, karena waktu mereka banyak digunakan untuk belajar di sekolah, sehingga waktu yang digunakan untuk berinteraksi dengan keluarga dan masyarakat di lingkungannya menjadi berkurang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Dampak Pelaksanaan Full Day School Terhadap Perkembangan Sosial Anak di SDTQ Al-Abidin Surakarta. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang terdiri dari tiga bagian yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya dampak positif dan dampak negatif dari pelaksanaan full day school terhadap perkembangan sosial anak. Dampak positif pelaksanaan full day school terhadap perkembangan sosial anak adalah siswa lebih mudah bersosialisasi dengan teman maupun guru karena hubungan mereka yang lebih intens. Adapun dampak negatif dari pelaksanaan full day school terhadap perkembangan sosial anak yaitu kurangnya waktu siswa berinteraksi dengan keluarga dan masyarakat di lingkungan sekitar.
Efektivitas Penggunaan Media Belajar Buku Cerita Bergambar terhadap Pemahaman Literasi Membaca Siswa Kelas Atas Sekolah Dasar
Ardiana Primasari;
Muhamad Taufik Hidayat
Jurnal Basicedu Vol 6, No 4 (2022): August Pages 5501-7663
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3209
Kemampuan memahami bacaan di Indonesia sekarang ini masih terbilang rendah, tidak semua siswa dalam satu kelas mampu memahami bacaan dengan baik. Keadaan tersebut perlu dilakukan perbaikan untuk siswa maupun tenaga pendidik itu sendiri. Berbagai metode dan juga media diberikan untuk memperbaiki keadaan tersebut. Salah satunya dengan melalui gerakan literasi membaca. Demi memenuhi gerakan literasi, diperlukan adanya media yang mendukung, seperti halnya buku cerita bergambar. Meskipun demikian, tidak menutup kemungkinan bahwa masih terdapat banyak siswa sekolah dasar dengan kemampuan memahami bacaan yang rendah. Tujuan penelitian adalah (a) untuk mengetahui perbedaan hasil dari pemahaman literasi membaca siswa sebelum tindakan dan sesudah tindakan; (b) untuk mengetahui keefektivitasan penggunaan media buku cerita bergambar terhadap pemahaman membaca siswa kelas atas sekolah dasar. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif, dengan metode experiment comparative, desain penelitian berupa one-group pretest and posttest design. Populasi menggunakan siswa kelas atas dengan kemampuan pemahaman membaca rendah. Analisis data yang diperlukan berupa uji normalitas, uji hipotesis serta uji regresi. Didapati hasil berupa adanya perbedaan hasil pada hasil pretest dan posttest yang menunjukkan bahwa buku cerita bergambar efektif meningkatkan pemahaman membaca siswa, besar sig. 0,000 < 0,05.
Strategi Guru dalam Mengatasi Perilaku Bullying Siswa di Sekolah Dasar
Ramadhanti, Ramadhanti;
Hidayat, Muhamad Taufik
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2892
Penelitian ini dilatarbelakangi dengan intens nya kasus bullying yang terjadi di Indonesia khusunya di dunia pendidikan. Indonesia menjadi Negara terbanyak ke lima dari 78 negara dalam kasus bullying. Metode yang peneliti gunakan adalah deskriptif kualitatif dengan desain studi kasus. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi dan wawancara. Data dianalisis dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik penilaian untuk mengecek keabsahan data adalah triangulasi teknis, triangulasi sumber, dan member check. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1). Bentuk fisik dari perilaku bullying antara lain memegang bahu teman, memukul dan menginjak kaki. Sedangkan bullying verbal adalah dengan cara memanggil dengan nama panggilan atau gelar, meminjam dengan paksa, memanggil nama orang tua (2) Penyebab perilaku bullying adalah terbesar adalah dari faktor keluarga, selain itu penyebab lainnya adalah pengaruh media, berupa tayangan televisi dan handphone yang menayangkan adegan kekerasan yang tidak baik untuk anak (3) strategi guru dalam menghadapi perilaku bullying adalah melakukan intervensi antar siswa yang terlibat kasus bullying, mengambil air wudhu, meminta penjelasan dari kedua belah pihak, meminta pelaku menyadari kesalahannya dan meminta maaf
Dampak Pelaksanaan Full Day School Terhadap Perkembangan Sosial Anak di Sekolah Dasar
Ningsih, Prapti Octavia;
Hidayat, Muhamad Taufik
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2901
Penerapan full day school atau sekolah sehari penuh akan membawa dampak bagi siswa. Terlebih dalam hal bersosialisasi dengan lingkungannya, karena waktu mereka banyak digunakan untuk belajar di sekolah, sehingga waktu yang digunakan untuk berinteraksi dengan keluarga dan masyarakat di lingkungannya menjadi berkurang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Dampak Pelaksanaan Full Day School Terhadap Perkembangan Sosial Anak di SDTQ Al-Abidin Surakarta. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang terdiri dari tiga bagian yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya dampak positif dan dampak negatif dari pelaksanaan full day school terhadap perkembangan sosial anak. Dampak positif pelaksanaan full day school terhadap perkembangan sosial anak adalah siswa lebih mudah bersosialisasi dengan teman maupun guru karena hubungan mereka yang lebih intens. Adapun dampak negatif dari pelaksanaan full day school terhadap perkembangan sosial anak yaitu kurangnya waktu siswa berinteraksi dengan keluarga dan masyarakat di lingkungan sekitar.
Efektivitas Penggunaan Media Belajar Buku Cerita Bergambar terhadap Pemahaman Literasi Membaca Siswa Kelas Atas Sekolah Dasar
Primasari, Ardiana;
Hidayat, Muhamad Taufik
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3209
Kemampuan memahami bacaan di Indonesia sekarang ini masih terbilang rendah, tidak semua siswa dalam satu kelas mampu memahami bacaan dengan baik. Keadaan tersebut perlu dilakukan perbaikan untuk siswa maupun tenaga pendidik itu sendiri. Berbagai metode dan juga media diberikan untuk memperbaiki keadaan tersebut. Salah satunya dengan melalui gerakan literasi membaca. Demi memenuhi gerakan literasi, diperlukan adanya media yang mendukung, seperti halnya buku cerita bergambar. Meskipun demikian, tidak menutup kemungkinan bahwa masih terdapat banyak siswa sekolah dasar dengan kemampuan memahami bacaan yang rendah. Tujuan penelitian adalah (a) untuk mengetahui perbedaan hasil dari pemahaman literasi membaca siswa sebelum tindakan dan sesudah tindakan; (b) untuk mengetahui keefektivitasan penggunaan media buku cerita bergambar terhadap pemahaman membaca siswa kelas atas sekolah dasar. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif, dengan metode experiment comparative, desain penelitian berupa one-group pretest and posttest design. Populasi menggunakan siswa kelas atas dengan kemampuan pemahaman membaca rendah. Analisis data yang diperlukan berupa uji normalitas, uji hipotesis serta uji regresi. Didapati hasil berupa adanya perbedaan hasil pada hasil pretest dan posttest yang menunjukkan bahwa buku cerita bergambar efektif meningkatkan pemahaman membaca siswa, besar sig. 0,000 < 0,05.
Pengembangan Media "Fun Thinkers Book" untuk Meningkatkan Antusiasme Belajar dan Hasil Belajar Materi Bangun Datar Siswa Sekolah Dasar
Rahmah, Desi Luthfiana;
Hidayat, Muhamad Taufik
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3259
Penggunaan media pembelajaran masih belum dilaksanakan secara maksimal oleh guru. Kurangnya penggunaan media pembelajaran mengakibatkan rendahnya antusiasme belajar siswa. Hal tersebut berpengaruh terhadap kurang maksimalnya hasil belajar siswa. Sehingga, tujuan penelitian ini dilakukan adalah untuk menghasilkan produk media “Fun Thinkers Book†sebagai upaya meningkatkan antusiasme belajar dan hasil belajar materi bangun datar siswa kelas III SD. Penelitian ini menggunakan metode R&D dengan model ADDIE. Tetapi, dalam penelitian ini hanya sampai tahap uji validasi. Uji validasi dilakukan dengan uji validasi media dan uji validasi materi. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan angket. Instrumen dalam penelitian pengembangan ini adalah lembar angket validasi ahli media dan ahli materi. Hasil uji validasi media mendapatkan skor 68 dari 72 dengan keterangan “Sangat Validâ€. Hasil uji validasi materi mendapatkan skor 45 dari 48 dengan keterangan “Sangat Validâ€. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa media “Fun Thinkers Book†valid dan layak digunakan dalam pembelajaran sebagai upaya untuk meningkatkan antusiasme belajar dan hasil belajar materi bangun datar siswa kelas III SD.
Pengaruh Intensitas Penggunaan Aplikasi Free Fire terhadap Kemampuan Sosial Anak
Hanifa, Tsalis Hana;
Hidayat, Muhamad Taufik
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3267
Memainkan game ini dapat menyebabkan kecanduan yang sulit untuk dilepas sehingga dapat menimbulkan dampak penurunan kemampuan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara intensitas penggunaan aplikasi free fire terhadap kemampuan sosial. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode korelasional. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas 3 sampai kelas 6 yang bermain free fire dengan intensitas minimal 1 jam sehari di sekolah yang berada di Desa Wonokerso dengan sample penelitian terdiri dari 100 siswa, teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu google form. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang rendah, signifikan dan juga berarah positf. Hal ini dapat dilihat dari hasil uji korelasi spearman rank yang dilakukan, dimana nilai koefisien korelasi menghasilkan nilai sebesar 0,313 yang berarti kedua variabel memiliki hubungan yang rendah. Nilai signifikansi menunjukkan hasil 0,002 < 0,5 artinya hubungan antara dua variabel sifnifikan dan arah hubungan menunjukkan positif artinya intensitas penggunaan aplikasi free fire berpengaruh terhadap kemampuan sosial anak.