p-Index From 2021 - 2026
15.884
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JURNAL EMBA : JURNAL RISET EKONOMI, MANAJEMEN, BISNIS DAN AKUNTANSI SCHOOL EDUCATION JOURNAL PGSD FIP UNIMED EKOMBIS REVIEW: Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Bisnis JURNAL KONFIKS Jurnal SOLMA JURNAL MUQODDIMAH : Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora JURNAL TEKNIK INFORMATIKA DAN SISTEM INFORMASI METHOMIKA: Jurnal Manajemen Informatika & Komputerisasi Akuntansi EQIEN - JURNAL EKONOMI DAN BISNIS YUME : Journal of Management JIKAP PGSD: Jurnal Ilmiah Ilmu Kependidikan Maker: Jurnal Manajemen International Journal of Economics Development Research (IJEDR) Asian Journal of Aquatic Sciences JURNAL ILMIAH MAKSITEK Journal of Management - Small and Medium Enterprises (SME's) Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (JMPIS) Dinasti International Journal of Economics, Finance & Accounting (DIJEFA) Visi Sosial Humaniora Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi (JEBMA) International Journal of Economic, Business, Accounting, Agriculture Management and Sharia Administration (IJEBAS) International Journal of Social Science, Educational, Economics, Agriculture Research, and Technology (IJSET) ProBisnis : Jurnal Manajemen Golden Ratio of Data in Summary Innovative: Journal Of Social Science Research Enrichment: Journal of Multidisciplinary Research and Development Tuhenori: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Jurnal Ilmu Ekonomi, Pendidikan dan Teknik (IDENTIK) Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Multidisiplin (JUPENGEN) Management Perspective: Jurnal Penelitian Manajemen Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Journal of Golden Generation Economic Jurnal Ekonomi
Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Lingkungan Kerja terhadap Employee Engagement: Literature Review Zebua, Ardika Immanuel; Forman Halawa; Eliyunus Waruwu
Jurnal Ekonomi (LIKUID) Vol. 1 No. 03 (2025): Desember
Publisher : Faatuatua Media Karya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70404/likuid.v1i03.451

Abstract

Lingkungan kerja merupakan faktor penting yang menentukan tingkat kenyamanan, motivasi, dan keterlibatan karyawan dalam organisasi. Banyak organisasi masih menghadapi rendahnya employee engagement akibat kondisi lingkungan kerja yang kurang mendukung, baik dari aspek fisik maupun psikososial. Penelitian ini bertujuan memberikan pemahaman komprehensif mengenai pengaruh lingkungan kerja terhadap employee engagement melalui kajian literature review sistematis. Metode yang digunakan mencakup identifikasi topik, pencarian dan seleksi artikel full-text periode 2019–2025, analisis konten, serta sintesis temuan untuk mengungkap pola hubungan antarvariabel. Sebanyak sejumlah artikel nasional yang relevan dianalisis berdasarkan dimensi lingkungan kerja, instrumen pengukuran, dan hasil empirisnya. Hasil sementara menunjukkan bahwa lingkungan kerja fisik, seperti ergonomi, fasilitas, dan kebersihan ruang, berkontribusi meningkatkan fokus dan kenyamanan kerja. Sementara itu, lingkungan kerja non-fisik terbukti menjadi prediktor paling kuat bagi engagement melalui dukungan atasan, komunikasi, hubungan kerja, dan budaya organisasi. Temuan sintesis juga mengindikasikan bahwa kepemimpinan berperan sebagai mediator yang memperkuat pengaruh lingkungan kerja terhadap keterlibatan karyawan. Secara keseluruhan, sekitar 70–80% studi yang ditelaah menunjukkan hubungan positif signifikan antara kualitas lingkungan kerja dan tingkat engagement karyawan. Penelitian ini memberikan dasar ilmiah bagi organisasi untuk merancang strategi perbaikan lingkungan kerja sebagai upaya meningkatkan keterlibatan dan produktivitas karyawan.
Digital HR Practices dan HR Analytics di Indonesia Pasca Pandemi Hura, Elvin Sriniat; Halawa, Forman; Waruwu, Eliyunus
Jurnal Ekonomi (LIKUID) Vol. 1 No. 03 (2025): Desember
Publisher : Faatuatua Media Karya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70404/likuid.v1i03.454

Abstract

Percepatan digitalisasi dalam fungsi manajemen sumber daya manusia (SDM) di Indonesia semakin pesat pascapandemi COVID-19. Krisis kesehatan global ini telah memicu perubahan mendasar dalam model kerja, struktur interaksi organisasi, dan desain proses SDM. Literatur dari lima tahun terakhir menunjukkan bahwa SDM digital di Indonesia tidak lagi dianggap semata-mata sebagai mekanisme otomatisasi administratif, tetapi mulai berorientasi pada infrastruktur strategis yang mendukung kelincahan organisasi, pengalaman karyawan, dan pengambilan keputusan SDM berbasis bukti. Platform seperti sistem informasi SDM dan sistem manajemen pembelajaran telah menjadi tulang punggung utama implementasi karena kemampuannya untuk memusatkan data, mempercepat pelaporan, menyediakan kapabilitas swalayan, dan memfasilitasi analitik deskriptif-prediktif yang tepat waktu melalui dasbor dan algoritma pengelompokan dasar. Dengan menggunakan metode Tinjauan Literatur Sistematis (SLR) berbasis kerangka kerja PRISMA, artikel ini secara sistematis memetakan arah pengembangan SDM digital dan analitik SDM di Indonesia pascapandemi, mengidentifikasi faktor pendorong dan penghambat, serta menyoroti urgensi penyelarasan tata kelola teknologi dengan desain pengalaman karyawan yang tepercaya, adil, dan secara strategis sesuai konteks negara berkembang.
Dampak Implementasi Human Resource Information System (HRIS) terhadap Efisiensi Pengelolaan SDM di Era Digital Lase, Falestina; Halawa, Forman; Waruwu, Eliyunus
Jurnal Ekonomi (LIKUID) Vol. 1 No. 03 (2025): Desember
Publisher : Faatuatua Media Karya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70404/likuid.v1i03.456

Abstract

Perkembangan teknologi informasi mendorong organisasi untuk mengadopsi Human Resource Information System (HRIS) guna meningkatkan efisiensi dan akurasi pengelolaan sumber daya manusia di era digital. Implementasi HRIS tidak hanya mempermudah pengolahan data kepegawaian, tetapi juga menyediakan informasi yang lebih cepat dan berkualitas sebagai dasar pengambilan keputusan manajerial. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa penggunaan HRIS berkontribusi pada peningkatan kinerja pegawai, efektivitas proses administrasi, serta integrasi fungsi-fungsi SDM secara lebih terstruktur. Namun demikian, pemanfaatan HRIS masih menghadapi sejumlah tantangan, antara lain kesiapan organisasi, kompetensi pengguna, dan dukungan infrastruktur teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak implementasi HRIS terhadap efisiensi pengelolaan SDM dengan meninjau aspek kecepatan proses, ketepatan data, dan kualitas layanan administrasi kepegawaian. Pendekatan yang digunakan berupa kajian pustaka terhadap berbagai hasil penelitian terkini yang relevan dengan topik HRIS dan manajemen SDM di era digital. Temuan penelitian diharapkan dapat memberikan gambaran komprehensif mengenai peran strategis HRIS bagi organisasi, serta menjadi dasar pertimbangan dalam merancang kebijakan dan langkah implementasi sistem yang lebih optimal.
Sustainable Human Resource Management Sebagai Strategi Penguatan Keberlanjutan Organisasi Halawa, Mentalisman; Halawa, Forman; Waruwu, Eliyunus
Jurnal Ekonomi (LIKUID) Vol. 1 No. 03 (2025): Desember
Publisher : Faatuatua Media Karya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70404/likuid.v1i03.471

Abstract

Sustainable Human Resource Management (SHRM) merupakan pendekatan pengelolaan sumber daya manusia yang mengintegrasikan tujuan ekonomi, sosial, dan lingkungan ke dalam kebijakan serta praktik SDM secara berkelanjutan. Dalam pendekatan ini, Green Human Resource Management (Green HRM) menjadi salah satu instrumen utama untuk mendorong perilaku hijau karyawan dan membangun budaya organisasi yang peduli lingkungan. Artikel ini bertujuan menganalisis peran SHRM, khususnya melalui praktik Green HRM, sebagai strategi penguatan keberlanjutan organisasi dengan menelaah berbagai hasil penelitian empiris pada beragam sektor seperti perbankan, pariwisata, industri manufaktur, dan jasa lainnya. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan meninjau artikel ilmiah yang membahas hubungan praktik Green HRM, budaya organisasi hijau, kinerja lingkungan, dan kinerja berkelanjutan organisasi dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa praktik Green HRM, antara lain rekrutmen dan seleksi hijau, pelatihan dan pengembangan kompetensi hijau, integrasi indikator lingkungan dalam penilaian kinerja, serta sistem penghargaan yang mendorong perilaku pro-lingkungan, berkontribusi terhadap peningkatan perilaku hijau karyawan, kinerja lingkungan, dan keberlanjutan perusahaan. Selain itu, penerapan manajemen SDM berkelanjutan membantu organisasi menyelaraskan tujuan bisnis dengan tuntutan keberlanjutan sehingga memperkuat kinerja organisasi secara menyeluruh dan mendukung keunggulan bersaing jangka panjang. Temuan tersebut menegaskan bahwa SHRM dapat dimanfaatkan sebagai strategi penting untuk memperkuat keberlanjutan organisasi dengan menempatkan SDM sebagai aktor utama dalam transformasi hijau.
Peran Sustainable Human Resource Management dalam Mewujudkan Kinerja Organisasi Berkelanjutan (Industri Manufaktur Ramah Lingkungan) Yunisa Halawa; Eliyunus Waruwu; Forman Halawa
Jurnal Ekonomi (LIKUID) Vol. 1 No. 03 (2025): Desember
Publisher : Faatuatua Media Karya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70404/likuid.v1i03.472

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengidentifikasi peran strategis Sustainable Human Resource Management (SHRM) dalam mendorong tercapainya kinerja organisasi yang berkelanjutan, terutama di bidang industri manufaktur yang ramah lingkungan. Masalah keberlanjutan semakin menjadi perhatian utama, karena tekanan dari aturan pemerintah, harapan konsumen, serta kelangkaan sumber daya memaksa perusahaan manufaktur untuk mengintegrasikan aspek lingkungan dalam kegiatan operasional mereka. Masalah utama yang dibahas adalah bagaimana praktik SHRM seperti perekrutan yang ramah lingkungan, pelatihan berkelanjutan, penilaian kinerja yang memperhatikan lingkungan, serta sistem pengupahan berdasarkan triple bottom line dapat secara efektif membantu dan meningkatkan kinerja ekonomi, sosial, dan lingkungan perusahaan secara bersamaan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menyebar kuesioner kepada 250 orang karyawan dan manajer di berbagai perusahaan manufaktur yang telah memiliki sertifikasi ISO 14001 di wilayah Jawa Barat. Data yang dikumpulkan kemudian dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) untuk memeriksa hubungan sebab-akibat antara variabel SHRM dan kinerja berkelanjutan. Hasil awal menunjukkan bahwa penerapan berbagai dimensi SHRM memiliki dampak positif signifikan (p-value < 0.05), terutama terhadap kinerja lingkungan (koefisien jalur 0.48) dan kinerja sosial (koefisien jalur 0.35). Selain itu, kinerja yang baik di bidang lingkungan dan sosial juga berkontribusi secara bersamaan terhadap peningkatan kinerja ekonomi. Kesimpulan sementara menunjukkan bahwa SHRM merupakan hal penting yang harus diterapkan oleh industri manufaktur dalam mencapai keunggulan kompetitif jangka panjang serta berkontribusi pada pembangunan yang berkelanjutan melalui praktik kerja yang lebih tanggung jawab.
Peran Budaya Organisasi dalam Mengimplementasikan Praktik HR yang Berkelanjutan Mendrofa, Arini Rahmi; Halawa, Forman; Waruwu, Eliyunus
Jurnal Ekonomi (LIKUID) Vol. 1 No. 03 (2025): Desember
Publisher : Faatuatua Media Karya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70404/likuid.v1i03.475

Abstract

Praktik Human Resource Management (HRM) berkelanjutan menjadi perhatian penting dalam organisasi modern karena tuntutan global terhadap keberlanjutan. Budaya organisasi terbukti berperan sebagai faktor penguat yang memfasilitasi penerapan praktik HR yang mendukung keberlanjutan, seperti green recruitment, pelatihan berbasis keberlanjutan, penilaian kinerja ramah lingkungan, serta insentif berbasis perilaku pro-lingkungan. Penelitian ini mengkaji bagaimana budaya organisasi mendorong internalisasi nilai keberlanjutan dalam praktik HR melalui pendekatan studi literatur terhadap publikasi 5 tahun terakhir. Temuan menunjukkan bahwa budaya organisasi yang adaptif, kolaboratif, dan berorientasi inovasi berkontribusi signifikan dalam mendorongketerlibatan karyawan serta efektivitas implementasi Sustainable HRM. Hasil kajian menegaskan bahwa keberhasilan HR berkelanjutan tidak hanya ditentukan oleh kebijakan, tetapi sangat ditopang oleh budaya organisasi yang mampu memfasilitasi perubahan perilaku dan komitmen jangka panjang.
Sustainable Human Resource Management: Analisis Komprehensif terhadap Konsep, Praktik, dan Implementasi Manajemen Sumber Daya Manusia yang Berkelanjutan dalam Organisasi Modern Hulu, Paul Hesed; Halawa, Forman; Waruwu, Eliyunus
Jurnal Ekonomi (LIKUID) Vol. 1 No. 03 (2025): Desember
Publisher : Faatuatua Media Karya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70404/likuid.v1i03.476

Abstract

Pengelolaan sumber daya manusia yang berkelanjutan atau Sustainable Human Resource Management (Sustainable HRM) merupakan pendekatan strategis dalam manajemen modern yang mengintegrasikan aspek keberlanjutan sosial, ekonomi, dan lingkungan ke dalam seluruh fungsi HR. Pendekatan ini lahir sebagai respon terhadap tantangan organisasi di era global yang dihadapkan pada tuntutan efisiensi, produktivitas, kesejahteraan karyawan, serta tanggung jawab jangka panjang terhadap masyarakat. Sustainable HRM berupaya menciptakan praktik HR yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian tujuan organisasi, tetapi juga mempertimbangkan keberlangsungan hubungan industrial, perlindungan hak karyawan, pengurangan dampak lingkungan, serta stabilitas operasional jangka panjang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep dasar Sustainable HRM, mengidentifikasi praktik-praktik HR berkelanjutan yang umum diterapkan di organisasi modern, serta mengevaluasi pengaruhnya terhadap kinerja karyawan dan keberlanjutan organisasi. Metode penelitian menggunakan Systematic Literature Review (SLR) dengan analisis pada referensi primer lima tahun terakhir yang relevan dengan tema keberlanjutan HR. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Sustainable HRM berdampak signifikan terhadap peningkatan employee well-being, retensi karyawan, produktivitas, dan reputasi perusahaan. Selain itu, keberhasilan implementasi Sustainable HRM sangat dipengaruhi oleh komitmen kepemimpinan, budaya organisasi yang adaptif, serta integrasi strategi keberlanjutan dalam kebijakan HR. Penelitian ini juga menegaskan perlunya organisasi di Indonesia memperkuat kebijakan HR berkelanjutan agar mampu bersaing secara global.
Pengembangan Talent Management melalui Strategi Reskilling dan Upskilling: Tinjauan Literatur dalam Perspektif Manajemen Sumber Daya Manusia Tanjung , Rian Hidayat Zaen; Halawa, Forman; Waruwu, Eliyunus
Jurnal Ekonomi (LIKUID) Vol. 1 No. 03 (2025): Desember
Publisher : Faatuatua Media Karya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70404/likuid.v1i03.477

Abstract

Perkembangan teknologi, disrupsi digital, dan dinamika lingkungan bisnis yang semakin kompleks menuntut organisasi untuk memiliki sumber daya manusia yang adaptif dan berdaya saing. Salah satu tantangan utama yang dihadapi organisasi adalah kesenjangan keterampilan (skill gap) yang muncul akibat perubahan kebutuhan kompetensi kerja. Dalam konteks tersebut, pengembangan talent management yang terintegrasi dengan strategi reskilling dan upskilling menjadi pendekatan penting dalam manajemen sumber daya manusia. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau secara sistematis konsep, peran, serta penerapan Talent Management Development melalui strategi reskilling dan upskilling berdasarkan kajian literatur. Metode penelitian yang digunakan adalah literature review dengan menganalisis artikel jurnal nasional dan internasional bereputasi yang dipublikasikan dalam kurun waktu lima tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa implementasi talent management yang efektif, didukung oleh program reskilling dan upskilling yang berkelanjutan, berkontribusi signifikan terhadap peningkatan kompetensi karyawan, kinerja organisasi, serta kesiapan menghadapi perubahan teknologi dan pasar kerja. Selain itu, integrasi strategi pengembangan talenta dengan kebutuhan organisasi mampu meningkatkan retensi karyawan dan memperkuat keberlanjutan organisasi dalam jangka panjang. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi akademis dan praktis dalam pengembangan kebijakan manajemen sumber daya manusia yang strategis dan berorientasi masa depan.
Integrasi Green HRM Dan Prinsip DEI dalam Mewujudkan Organisasi Berkelanjutan dan Inklusif Gea, Titin; Halawa, Forman; Waruwu, Eliyunus
Jurnal Ekonomi (LIKUID) Vol. 1 No. 03 (2025): Desember
Publisher : Faatuatua Media Karya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70404/likuid.v1i03.478

Abstract

Penelitian ini membahas integrasi Green Human Resource Management (GHRM) dan prinsip Diversity, Equity, and Inclusion (DEI) dalam mewujudkan organisasi yang berkelanjutan dan inklusif. Permasalahan utama yang melatarbelakangi penelitian ini adalah masih rendahnya penerapan praktik pengelolaan sumber daya manusia berbasis lingkungan yang disertai dengan nilai keadilan, keberagaman, dan inklusivitas di banyak organisasi. Sebagian besar organisasi hanya berfokus pada aspek lingkungan tanpa menggabungkannya dengan dimensi sosial, sehingga upaya keberlanjutan tidak berjalan optimal. Penelitian ini bertujuan menganalisis sejauh mana integrasi GHRM dan DEI dapat memperkuat praktik keberlanjutan organisasi serta mengidentifikasi elemen kunci yang mendorong terciptanya lingkungan kerja yang hijau, adil, dan inklusif. Metode yang digunakan adalah analisis literatur dengan meninjau artikel nasional dan internasional yang relevan dalam rentang 5–10 tahun terakhir, kemudian melakukan pengelompokan tematik untuk menemukan pola dan hubungan antarvariabel. Hasil sementara menunjukkan bahwa integrasi GHRM dan DEI berpotensi meningkatkan efektivitas program keberlanjutan organisasi sebesar 25–40 persen melalui peningkatan motivasi karyawan, rasa memiliki, serta keterlibatan dalam program lingkungan. Selain itu, penerapan nilai DEI memperkuat keberhasilan GHRM dengan menciptakan budaya kerja yang mendukung partisipasi semua karyawan. Temuan ini menegaskan pentingnya pendekatan terpadu dalam membangun organisasi yang berkelanjutan dan inklusif.
Implementasi Talent Management Development dalam Memperkuat Kapabilitas SDM melalui Program Reskilling - Upskilling Zendrato, Kristina Natalia; Halawa, Forman; Waruwu, Eliyunus
Jurnal Ekonomi (LIKUID) Vol. 1 No. 03 (2025): Desember
Publisher : Faatuatua Media Karya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70404/likuid.v1i03.483

Abstract

Perkembangan teknologi digital mendorong organisasi untuk memperkuat kapabilitas sumber daya manusia (SDM) melalui strategi pengembangan talenta yang terstruktur. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi talent management development dalam memperkuat kapabilitas SDM melalui program reskilling–upskilling. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi terkait pelaksanaan program pengembangan kompetensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses identifikasi talenta dilakukan secara sistematis melalui analisis kinerja, potensi, dan kebutuhan strategis organisasi. Pemetaan kebutuhan kompetensi mampu mengungkap kesenjangan keterampilan yang relevan dengan tuntutan digitalisasi, sehingga program reskilling dan upskilling yang dirancang menjadi lebih tepat sasaran. Implementasi program pelatihan terbukti meningkatkan kemampuan teknis, literasi digital, serta soft skill pegawai. Evaluasi pascaprogram memperlihatkan adanya peningkatan efektivitas kerja, kesiapan menghadapi perubahan, dan kemampuan adaptasi terhadap teknologi baru. Penelitian ini menegaskan bahwa integrasi antara manajemen talenta dan pengembangan kompetensi berperan strategis dalam memperkuat kapabilitas SDM secara berkelanjutan. Temuan ini memberikan manfaat praktis bagi organisasi dalam merancang model pengembangan talenta yang lebih adaptif dan sesuai dengan kebutuhan masa depan.
Co-Authors Aferiaman Telaumbanua Anwardin Batee Arlius Zai Arsyid Nurman Tanjung Asmaweti Zai Asokhiwa Zega Ayler Beniah Ndraha Bate'e, Maria Magdalena Bawamenewi, Arisman Berkat Krisman Zamasi Berlian Telaumbanua Betzy Victor Telaumbanua Buulolo, Arlina Buulolo, Nanny Artatina Buulolo, Sanida Daeli, Iman Suryani Darwis Robinson Manalu David Zebua, David Darmawan Zebua Dawolo, Surya Rahmani Dermawan Zebua Dernius Hura Destriman Laoli Dodi Defrika Waruwu Eduar Baene Edward Harefa Eliagus Telaumbanua Elisati Kurniawan Telaumbanua Emanuel Zebua Ervin Ningsi Gea Fanahadodo Dakhi, Petrus Fatolosa Hulu Ferdiana Laia Forman Halawa Forman Halawa Forman Halawa Gea, Desman Gea, Jeliswan Berkat Iman Jaya Gea, Juli Peramah Jaya Gea, Laurensius Elvantius Gea, Nov Elhan Gea, Titin Gulo, Heniwati Gulo, Seven Rianto Gulo, Siasat Gulo, Sumangeli Gulo, Vivid Meriah Hati Gulo, Yagusman Gusti Mardalena Putri Lase Halawa, Forman Halawa, Forman Halawa Halawa, Mentalisman Halawa, Odaligoligoziduhu Halawa, Sepriani Halawa, Yuli Arman Harefa, Erni Suriati Harefa, Fajar Harefa, Idarni Harefa, Mardius Harefa, Peringatan Harefa, Ridho Faatulo Harefa, Yurmin Hasrat Sozanolo Harefa Helmin Parida Zebua Herniwati Zalukhu Hondro, Stephen Hulu, Dafril Hulu, Paul Hesed Hulu, Perlindungan Hulu, Ronal Sentosa Hura, Elvin Sriniat Hura, Viki Rian Idarni Harefa Iman Berkat Zai Iman Suryani Daeli Indah Wijaya Lase Januari Dawolo January Dawolo Jawa, Fikri Jeliswan Berkat Iman Jaya Gea Juita Telaumbanua Juli Peramah Jaya Gea Jurisman Waruwu Juwita Ratnasari Hia Kurinci, Misdar Lahagu, Emanueli Laia, Otanius Laoli, Alex Putra Berkat laoli, Eka putri nanjaya Laoli, Jua Anugrah Jaya Lase, Alvien Christhoper Lase, Delipiter Lase, Devi Chrisman Lase, Fajariman Lase, Falestina Lase, Heseziduhu Lawolo, Marniaman Lesna Murni Zebua Lisbet Rostiani Laoli Mardius Harefa Maria Magdalena Bate&#039;e Maria Magdalena Bate'e Maria Magdalena Batee Maria Magdalena Batee Maria Magdalena Bate’e Marinus Gea Marinus Gea, Marinus Marniaman Lawolo Martha Surya Dinata Mendrofa Maskarya Bawamenewi Meiman Hidayat Waruwu Meiman jaya hulu Mendrofa, Arini Rahmi Mendrofa, Cardinal P. Mendrofa, Leni Erniwati Mendrofa, Martha Surya Dinata Mendrofa, Syah Abadi Mendrofa, Yupiter Mesra Meiwati Zai Michael Boiman Zokho Lase Nainggolan, Firmatogu Nanny Artatina Buulolo Ndruru, Fransiskus Niati Hulu Odaligoziduhu Halawa Odaligoziduhu Halawa Odaligoziduhu Halawa Ofelius Laia Opi Raisa Zebua Palindungan Lahagu Peringatan Harefa Perlindungan Faebuadodo Hulu Petra Sribunga Zalukhu Putra Hidayat Telaumbanua Putra Oculi Harefa Ridho Hardi Putra Harefa Ridho Victory Nazara Robin Markus Putra Waruwu Sabayuti Gulo Saferius Ndruru Satria Ndruru Serniati Zebua Serniati Zebua Sri Putri Candeny Zebua Sukaaro Waruwu Syah Abadi Mendrofa Tafonao, Atarine Tanjung , Rian Hidayat Zaen Tarihoran, Sumitrotua Telaumbanua, Adriannisa Telaumbanua, Elisati Kurniawan Telaumbanua, Elvanius Telaumbanua, Ida Suryani Telaumbanua, Ledi Triranto Telaumbanua, Libertina Telaumbanua, Yosua Kristian Theozanolo Zebua, Mauritius Tiarni Duha Tiwi Elvis Zebua Viktor Bastian Zendrato Waruwu, Aprilman Waruwu, Berkat Setiawan Waruwu, Fikir Aman Waruwu, Kristo Alafabe Waruwu, Leni Putri Mawati Waruwu, Meiman H. Waruwu, Wulan Arini Waruwu, Yurisman Widiana Hulu, Mei Sastra Wirni Sandroto Wulan Arini Waruwu Yamolala Zega Yasaro Dotonafo Laoli Yoel Melsaro Larosa Yunisa Halawa YUPITER MENDROFA Yupiter Mendrofa Yuterlin Zalukhu Zai, Mei Karianus Zamasi, Herman Putra Zebua, Ardika Immanuel Zebua, Berkat Putra Zebua, Dedy Setiawan Zebua, Dewia Zebua, Dwi Hartati Zebua, Emanuel Zebua, Ferinus Zebua, Jeliman Netral Zebua, Kristiawan Zebua, Linda Kristiani Zebua, Melki Setiawan Zebua, Michael Hasiholan Zebua, Nur Jernih Delpi Karianita Zebua, Ratna Dewi Zebua, Virginia Chrismonita Zega, Darman Syah Zega, Fitri Kristiani Zega, Karlius Zega, Maswita Zega, Yamolala Zendrato, Amdos April Zendrato, Kristina Natalia Zendrato, Temazaro