p-Index From 2021 - 2026
16.932
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JDM JURNAL EMBA : JURNAL RISET EKONOMI, MANAJEMEN, BISNIS DAN AKUNTANSI SCHOOL EDUCATION JOURNAL PGSD FIP UNIMED EKOMBIS REVIEW: Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Bisnis JURNAL KONFIKS Jurnal SOLMA JURNAL MUQODDIMAH : Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora JURNAL TEKNIK INFORMATIKA DAN SISTEM INFORMASI METHOMIKA: Jurnal Manajemen Informatika & Komputerisasi Akuntansi Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat EQIEN - JURNAL EKONOMI DAN BISNIS YUME : Journal of Management JIKAP PGSD: Jurnal Ilmiah Ilmu Kependidikan Maker: Jurnal Manajemen International Journal of Economics Development Research (IJEDR) Asian Journal of Aquatic Sciences JURNAL ILMIAH MAKSITEK Journal of Management - Small and Medium Enterprises (SME's) Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (JMPIS) Dinasti International Journal of Economics, Finance & Accounting (DIJEFA) Visi Sosial Humaniora Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi (JEBMA) International Journal of Economic, Business, Accounting, Agriculture Management and Sharia Administration (IJEBAS) International Journal of Social Science, Educational, Economics, Agriculture Research, and Technology (IJSET) ProBisnis : Jurnal Manajemen JURNAL ECONOMINA Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat (JURIBMAS) Golden Ratio of Data in Summary Innovative: Journal Of Social Science Research Enrichment: Journal of Multidisciplinary Research and Development Mopolayio : Jurnal Pengabdian Ekonomi Tuhenori: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Jurnal Ilmu Ekonomi, Pendidikan dan Teknik (IDENTIK) Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Multidisiplin (JUPENGEN) Management Perspective: Jurnal Penelitian Manajemen Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Journal of Golden Generation Economic Jurnal Ekonomi Jurnal Ilmiah Manajemen dan Bisnis
Claim Missing Document
Check
Articles

Sustainable HRM sebagai Dasar Pengembangan Praktik HR yang Berkelanjutan Yurisman Waruwu; Forman Halawa; Eliyunus Waruwu
Jurnal Ekonomi (LIKUID) Vol. 1 No. 03 (2025): Desember
Publisher : Faatuatua Media Karya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70404/likuid.v1i03.491

Abstract

Peran Manajemen Sumber Daya Manusia Berkelanjutan sebagai pendekatan strategis dalam mengintegrasikan dimensi ekonomi, sosial, dan lingkungan ke dalam praktik pengelolaan sumber daya manusia. Masalah utama yang diidentifikasi adalah rendahnya penerapan prinsip keberlanjutan dalam kebijakan pengelolaan sumber daya manusia pada banyak organisasi, yang menyebabkan lemahnya loyalitas karyawan, menurunnya kinerja lingkungan, serta kurang optimalnya pencapaian tujuan keberlanjutan perusahaan. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka sistematis melalui empat tahap, yaitu pencarian literatur, seleksi sumber relevan, analisis konten, dan penyusunan temuan dari berbagai publikasi nasional dan internasional. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan Manajemen Sumber Daya Manusia Berkelanjutan mampu meningkatkan loyalitas karyawan hingga 30–40 persen, meningkatkan kinerja lingkungan melalui praktik pengelolaan sumber daya manusia berbasis lingkungan, serta memperkuat ketahanan organisasi melalui pemberdayaan dan peningkatan keamanan psikologis karyawan. Selain itu, rekrutmen berbasis keberlanjutan terbukti meningkatkan kesesuaian nilai antara karyawan dan organisasi, sementara pelatihan berkelanjutan berkontribusi pada penguatan kompetensi jangka panjang. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa Manajemen Sumber Daya Manusia Berkelanjutan merupakan landasan penting dalam membangun organisasi yang adaptif, etis, dan mampu bertahan dalam jangka panjang.
Mengintegrasikan Reskilling dan Upskilling ke dalam Siklus Hidup Karyawan: Pendekatan Strategis dalam Manajemen Talenta Viki Rian Hura; Eliyunus Waruwu; Forman Halawa Halawa
Jurnal Ekonomi (LIKUID) Vol. 1 No. 03 (2025): Desember
Publisher : Faatuatua Media Karya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70404/likuid.v1i03.492

Abstract

Perubahan dalam dunia bisnis yang dipengaruhi oleh kemajuan teknologi dan otomatisasi yang semakin cepat memaksa perusahaan untuk menggunakan pendekatan yang lebih strategis dalam mengelola karyawan agar tetap kompetitif. Penelitian ini membahas tantangan yang dihadapi perusahaan dalam mengatasi kesenjangan keterampilan, yang terjadi karena adanya perubahan digital. Banyak karyawan memiliki kemampuan yang sudah ketinggalan atau tidak sesuai dengan kebutuhan masa depan. Tujuan utama penelitian ini adalah membuat dan menguji model yang mengintegrasikan program reskilling dan upskilling secara menyeluruh dalam setiap tahapan siklus hidup seorang karyawan, mulai dari proses perekrutan, orientasi, pengembangan karier, hingga transisi jabatan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif berupa studi kasus pada perusahaan multinasional di bidang teknologi. Metode ini melibatkan wawancara mendalam dengan HR Specialist, manajer departemen, dan karyawan, serta analisis terhadap program pelatihan dan kinerja mereka. Hasil sementara menunjukkan bahwa adanya program pelatihan yang disesuaikan dengan kebutuhan individu dan proyek perusahaan, didukung oleh kepemimpinan yang baik dan budaya belajar yang kuat, dapat meningkatkan retensi karyawan sebesar 15% dan efisiensi proyek baru sebesar 18% dalam waktu enam bulan. Model ini menggunakan kerangka kerja berbasis data untuk mengidentifikasi kebutuhan keterampilan secara real-time dan menjalankan jalur pembelajaran yang personal. Dengan demikian, pengembangan karyawan bukan lagi sekadar aktivitas tambahan, tetapi bagian utama dari strategi perusahaan. Pendekatan strategis ini memastikan sumber daya manusia tetap relevan, adaptif, dan siap menghadapi perubahan pasar yang terus berkembang.
Talent Management Development Dan Reskilling Atau Upskilling Yuli Arman Halawa; Forman Halawa; Eliyunus Waruwu
Jurnal Ekonomi (LIKUID) Vol. 1 No. 03 (2025): Desember
Publisher : Faatuatua Media Karya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70404/likuid.v1i03.502

Abstract

Transformasi digital telah mengubah kebutuhan kompetensi tenaga kerja dan menuntut organisasi untuk menerapkan strategi Talent Management yang lebih adaptif dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana proses Talent Management, khususnya pada aspek pengembangan, reskilling, dan upskilling, dapat meningkatkan kesiapan karyawan menghadapi perubahan teknologi. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui kajian literatur dan wawancara semi-terstruktur dengan praktisi bidang sumber daya manusia dari beberapa sektor industri. Temuan penelitian menunjukkan bahwa integrasi Talent Management dalam proses reskilling dan upskilling memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan produktivitas, kesiapan kompetensi, serta kemampuan adaptasi karyawan. Beberapa faktor penentu keberhasilan meliputi dukungan manajemen puncak, budaya belajar yang kuat, pemanfaatan teknologi pembelajaran digital, serta sistem evaluasi kinerja yang berkelanjutan. Namun demikian, penelitian ini juga menemukan sejumlah hambatan, seperti resistensi karyawan terhadap perubahan, keterbatasan anggaran pelatihan, dan kurang optimalnya perencanaan jangka panjang dalam manajemen talenta. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa organisasi perlu mengembangkan strategi reskilling dan upskilling yang sistematis, terarah, dan berkesinambungan agar mampu bersaing dalam era digital. Rekomendasi lebih lanjut diberikan untuk memperkuat praktik pengembangan SDM melalui inovasi pelatihan dan peningkatan dukungan manajerial.
Peran Employee Engagement Terhadap Produktivitas Dan Loyalitas Kinerja Karyawan Adriannisa Telaumbanua; Eliyunus Waruwu; Forman Halawa
Jurnal Ekonomi (LIKUID) Vol. 1 No. 03 (2025): Desember
Publisher : Faatuatua Media Karya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70404/likuid.v1i03.504

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tentang employee engagement yang merupakan salah satu faktor strategis yang menentukan keberhasilan organisasi dalam menghadapi dinamika persaingan dan tuntutan kinerja. Keterlibatan karyawan yang tinggi tidak hanya menggambarkan adanya hubungan emosional dan komitmen yang kuat terhadap pekerjaan, tetapi juga mencerminkan sejauh mana karyawan mampu berkontribusi secara optimal terhadap tujuan organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi employee engagement, termasuk kepemimpinan, lingkungan kerja, komunikasi internal, dan dukungan organisasi, serta menilai dampaknya terhadap kinerja individu maupun efektivitas operasional perusahaan. Pendekatan kuantitatif digunakan melalui penyebaran kuesioner kepada responden yang berasal dari berbagai unit kerja, kemudian dianalisis menggunakan metode statistik deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan organisasi dan kualitas kepemimpinan memiliki pengaruh signifikan terhadap tingkat engagement karyawan. Selain itu, lingkungan kerja yang kondusif dan komunikasi yang efektif terbukti mampu memperkuat rasa memiliki, motivasi, serta loyalitas karyawan. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan employee engagement merupakan investasi strategis untuk memperkuat keunggulan kompetitif dan memastikan keberlanjutan kinerja organisasi.
Implementasi Sustainable Human Resource Management dalam Mewujudkan Keberlanjutan Organisasi Arlina Buulolo; Eliyunus Waruwu; Forman Halawa
Jurnal Ekonomi (LIKUID) Vol. 1 No. 03 (2025): Desember
Publisher : Faatuatua Media Karya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam dan lengkap bagaimana Sustainable Human Resource Management (SHRM) diterapkan dalam upaya mencapai keberlanjutan organisasi di Indonesia. Konsep keberlanjutan kini menjadi hal yang penting bagi perusahaan modern, di mana setiap aspek bisnis harus mengintegrasikan tiga dimensi: ekonomi, sosial, dan lingkungan, termasuk dalam manajemen sumber daya manusia. Masalah utama yang dibahas adalah bagaimana praktik SHRM, seperti rekrutmen yang ramah lingkungan, pengembangan karyawan yang bertanggung jawab secara etis dan lingkungan, manajemen kinerja yang berkelanjutan, serta kebijakan kompensasi yang adil, bisa diterapkan secara efektif. Tujuannya adalah menciptakan keunggulan kompetitif jangka panjang sekaligus menjaga keseimbangan tiga aspek penting dalam keberlanjutan, yaitu ekonomi, sosial, dan lingkungan. Pendekatan yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan metode studi kasus, melalui wawancara mendalam dengan manajer HR dan karyawan di perusahaan yang sudah berkomitmen pada keberlanjutan. Data sekunder seperti laporan keberlanjutan perusahaan dan dokumen internal juga dianalisis. Hasil sementara menunjukkan bahwa menanamkan nilai keberlanjutan dalam budaya organisasi adalah faktor penting dalam kesuksesan, di mana tingkat kepuasan karyawan (employee well-being) mencapai 85% pada tahun pertama implementasi SHRM. Keberlanjutan organisasi sangat dipengaruhi oleh sejalan antara strategi bisnis dengan praktik SHRM yang fokus pada kesejahteraan karyawan dan dampak lingkungan. Temuan ini memberikan manfaat langsung bagi praktisi HR dalam membuat kerangka kerja SDM yang tidak hanya efisien, tetapi juga tanggung jawab sosial dan ekologis
Faktor Penentu Kesejahteraan dan Kesehatan Psikologis Karyawan di Tempat Kerja Modern Maswita Zega; Forman Halawa; Eliyunus Waruwu
Jurnal Ekonomi (LIKUID) Vol. 1 No. 03 (2025): Desember
Publisher : Faatuatua Media Karya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70404/likuid.v1i03.511

Abstract

Kesejahteraan karyawan (employee well-being) dan kesehatan mental telah menjadi isu kritis dalam manajemen sumber daya manusia modern, terutama akibat perubahan lingkungan kerja yang semakin dinamis, tuntutan pekerjaan yang tinggi, dan tekanan psikologis yang meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kesejahteraan dan kesehatan mental karyawan, serta mengevaluasi peran organisasi dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat secara psikologis. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif melalui analisis literatur terkini dari jurnal-jurnal primer lima tahun terakhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesejahteraan karyawan dipengaruhi oleh beban kerja, dukungan organisasi, budaya perusahaan, keamanan kerja, dan keseimbangan kerja–kehidupan. Selain itu, intervensi organisasi seperti employee assistance program, kebijakan fleksibilitas kerja, dan kepemimpinan suportif terbukti memiliki dampak signifikan terhadap peningkatan mental health karyawan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi landasan bagi organisasi dalam merancang strategi manajemen sumber daya manusia yang lebih humanis dan berkelanjutan.
Analisis Pengaruh Beban Kerja dan Dukungan Manajerial Terhadap Kesehatan Mental Karyawan Sepriani Halawa; Forman Halawa; Eliyunus Waruwu
Jurnal Ekonomi (LIKUID) Vol. 1 No. 03 (2025): Desember
Publisher : Faatuatua Media Karya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70404/likuid.v1i03.512

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh beban kerja dan dukungan manajerial terhadap kesehatan mental karyawan pada lingkungan kerja modern. Kondisi kesehatan mental karyawan semakin menjadi perhatian penting dalam manajemen sumber daya manusia, mengingat tingginya tuntutan pekerjaan dan dinamika organisasi yang kompleks. Beban kerja yang berlebihan dapat memicu stres, kelelahan mental, gangguan kecemasan, serta menurunkan tingkat kesejahteraan psikologis. Sebaliknya, dukungan manajerial yang memadai berpotensi mengurangi tekanan kerja dan menjadi faktor protektif bagi karyawan dalam menghadapi berbagai tuntutan tugas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui kuesioner berskala Likert untuk mengukur persepsi karyawan terkait beban kerja, dukungan manajerial, dan kesehatan mental. Analisis data dilakukan melalui regresi linear berganda setelah melewati uji validitas, reliabilitas, serta uji asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban kerja berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kesehatan mental karyawan, sementara dukungan manajerial memiliki pengaruh positif dan signifikan. Selain itu, dukungan manajerial terbukti mampu memperlemah dampak negatif beban kerja yang tinggi. Temuan ini menegaskan pentingnya pengelolaan beban kerja dan peningkatan kualitas dukungan manajerial untuk menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan produktif.
Implementasi Diversity, Equity, and Inclusion (DEI) dalam Meningkatkan Kinerja Karyawan di Organisasi Modern Atarine Tafonao; Eliyunus Waruwu; Forman Halawa
Jurnal Ekonomi (LIKUID) Vol. 1 No. 03 (2025): Desember
Publisher : Faatuatua Media Karya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70404/likuid.v1i03.516

Abstract

Penerapan Diversity, Equity, and Inclusion (DEI) menjadi strategi penting dalam meningkatkan efektivitas organisasi modern yang semakin kompetitif dan dinamis. Beragamnya latar belakang karyawan sering kali menimbulkan tantangan seperti kesenjangan akses, ketidaksetaraan dalam peluang karier, dan kurangnya rasa keterlibatan di lingkungan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejauh mana implementasi DEI berpengaruh terhadap peningkatan kinerja karyawan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan survei terhadap karyawan di berbagai divisi organisasi. Instrumen penelitian mencakup pengukuran persepsi karyawan mengenai keberagaman, keadilan, dan inklusi, serta tingkat kinerja individu. Analisis dilakukan menggunakan regresi linier untuk melihat hubungan langsung antara variabel. Hasil sementara penelitian menunjukkan bahwa implementasi DEI yang baik mampu meningkatkan kinerja karyawan hingga sekitar 32%, terutama melalui peningkatan rasa keterlibatan, kepercayaan, dan keadilan yang dirasakan di lingkungan kerja. Temuan ini menegaskan bahwa kebijakan DEI bukan hanya bentuk komitmen etis organisasi, tetapi juga faktor strategis yang mendorong produktivitas dan efektivitas kerja. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi organisasi untuk memperkuat kebijakan DEI secara lebih terarah dan berkelanjutan.
Pengaruh Employee Engagement terhadap Kinerja Organisasi dan Kepuasan Pelanggan pada Sektor Jasa David Darmawan Zebua David Zebua; Eliyunus Waruwu; Forman Halawa
Jurnal Ekonomi (LIKUID) Vol. 1 No. 03 (2025): Desember
Publisher : Faatuatua Media Karya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70404/likuid.v1i03.517

Abstract

Dalam industri perbankan yang sangat kompetitif, kualitas layanan yang diberikan oleh karyawan (terutama Teller dan Customer Service) secara langsung menentukan Customer Satisfaction, sehingga Employee Engagement (EE) menjadi variabel strategis. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya tingkat turnover karyawan di frontliner dan beberapa laporan keluhan nasabah terkait kecepatan dan keramahan layanan di PT Bank Sentosa. Tujuan utama penelitian ini adalah menganalisis dan menguji pengaruh Employee Engagement terhadap peningkatan Kinerja Organisasi dan tingkat Kepuasan Pelanggan di bank tersebut. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan survei, melibatkan 150 karyawan frontliner dan back office PT Bank Sentosa yang diambil melalui teknik purposive sampling. Data dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Square (PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Employee Engagement berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Organisasi (dengan kontribusi 62,5%), serta (2) Employee Engagement juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan Pelanggan (dengan kontribusi 54,8%). Temuan ini menggarisbawahi pentingnya mempertahankan ikatan emosional dan kognitif karyawan, karena hal tersebut mendorong perilaku kerja yang melampaui standar, yang pada akhirnya meningkatkan efisiensi operasional dan loyalitas nasabah. Manajemen PT Bank Sentosa disarankan untuk fokus pada program peningkatan work-life balance dan sistem reward and recognition yang lebih terstruktur.
Employee Engagement Sebagai Kunci Meningkatkan Kinerja Karyawan Vivid Meriah Hati Gulo; Eliyunus Waruwu; Forman Halawa
Jurnal Ekonomi (LIKUID) Vol. 1 No. 03 (2025): Desember
Publisher : Faatuatua Media Karya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70404/likuid.v1i03.518

Abstract

Keterlibatan karyawan adalah konsep luas yang menyentuh hampir semua aspek manajemen sumber daya manusia yang kita ketahui hingga saat ini. Jika setiap bagian dari sumber daya manusia tidak ditangani dengan cara yang tepat, karyawan gagal untuk sepenuhnya terlibat dalam pekerjaan mereka sebagai respons terhadap manajemen yang buruk tersebut. Konsep keterlibatan karyawan dibangun di atas fondasi konsep-konsep sebelumnya seperti kepuasan kerja, komitmen karyawan, dan perilaku kewarganegaraan organisasi. Meskipun terkait, keterlibatan karyawan memiliki cakupan yang lebih luas dan merupakan prediktor yang lebih kuat terhadap kinerja organisasi yang positif. Karyawan yang terlibat secara emosional terikat pada organisasi mereka, melakukan upaya ekstra di luar perjanjian kontrak kerja demi keberhasilan perusahaan. Penelitian ini menegaskan bahwa keterlibatan tersebut secara signifikan meningkatkan retensi dan produktivitas karyawan melalui dimensi semangat, dedikasi, dan penghayatan dalam bekerja.
Co-Authors Abdiel Harapan Laia Adriannisa Telaumbanua Aferiaman Telaumbanua Aferiaman Telaumbanua Ainil Warda Lase Alex Putra Berkat Laoli Andika Pranata Telaumbanua Anwardin Batee Ardika Immanuel Zebua Arini Rahmi Mendrofa Ariston Laia Arlina Buulolo Arlius Zai Arsyid Nurman Tanjung Asilika Waruwu Asmaweti Zai Asokhiwa Zega Atarine Tafonao Ayler Beniah Ndraha Bate'e, Maria Magdalena Bawamenewi, Arisman Berkat Krisman Zamasi Berkat Setiawan Waruwu Berlian Telaumbanua Betzy Victor Telaumbanua Buulolo, Nanny Artatina Buulolo, Sanida Daeli, Iman Suryani Darwis Robinson Manalu David Darmawan Zebua David Zebua Dawolo, Surya Rahmani Dermawan Zebua Dernius Hura Destriman Laoli Dian Hesti Harefa Dodi Defrika Waruwu Dohona, Wenita Eduar Baene Edward Harefa Eliagus Telaumbanua Elisati Kurniawan Telaumbanua Elisati Kurniawan Telaumbanua Elvin Sriniat Hura Emanuel Zebua Ervin Ningsi Gea Euaggelian Yeremia Harefa Falestina Lase Fanahadodo Dakhi, Petrus Fatolosa Hulu Ferdiana Laia Fikir Aman Waruwu Fikri Januarizal Jawa Fikri Jawa Fitri Kristiani Zega Forman Halawa Forman Halawa Forman Halawa Forman Halawa Forman Halawa Halawa Gea, Desman Gea, Jeliswan Berkat Iman Jaya Gea, Juli Peramah Jaya Gea, Nov Elhan Gulo, Heniwati Gulo, Seven Rianto Gulo, Siasat Gulo, Sumangeli Gulo, Yagusman Gusti Mardalena Putri Lase Halawa, Forman Halawa, Odaligoligoziduhu Harefa, Erni Suriati Harefa, Fajar Harefa, Idarni Harefa, Juli Perdamaian Harefa, Mardius Harefa, Peringatan Harefa, Ridho Faatulo Harefa, Yurmin Hasrat Sozanolo Harefa Helmin Parida Zebua Heniwati Gulo Herman Putra Zamasi Herniwati Zalukhu Hulu, Dafril Hulu, Perlindungan Hura, Elvin Sriniat Idarni Harefa Idarni Harefa Ikhlas Kristian Sentosa Ndraha Iman Berkat Zai Iman Suryani Daeli Indah Wijaya Lase Intan Permata Hati Hulu Januari Dawolo January Dawolo Jeliswan Berkat Iman Jaya Gea Jua Anugrah Jaya Laoli Juita Telaumbanua Juli Peramah Jaya Gea Jurisman Waruwu Juwita Ratnasari Hia Kristina Natalia Zendrato Lahagu, Emanueli Laia, Otanius laoli, Eka putri nanjaya Lase, Alvien Christhoper Lase, Delipiter Lase, Devi Chrisman Lase, Fajariman Lase, Heseziduhu Laurensius Elvantius Gea Lawolo, Marniaman Leni Putri Mawati Waruwu Lesna Murni Zebua Lisbet Rostiani Laoli Mardius Harefa Maria Magdalena Bate'e Maria Magdalena Bate'e Maria Magdalena Batee Maria Magdalena Batee Maria Magdalena Bate’e MARIA MAGDALENA BATE’E Marinus Gea Marinus Gea, Marinus Marniaman Lawolo Martha Surya Dinata Mendrofa Maskarya Bawamenewi Maswita Zega Meiman Hidayat Waruwu Meiman jaya hulu Melisna Putri Jaya Mendrofa Melki Setiawan Zebua Mendrofa, Cardinal P. Mendrofa, Leni Erniwati Mendrofa, Martha Surya Dinata Mendrofa, Syah Abadi Mendrofa, Yupiter Mentalisman Halawa Mesatulozisokhi Telaumbanua Mesra Meiwati Zai Meterlius Zalukhu Michael Boiman Zokho Lase Michael Hasiholan Zebua Minta Kasih Hulu Misdar Kurinci Mulya Mulya Nainggolan, Firmatogu Nanny Artatina Buulolo Ndruru, Fransiskus Niati Hulu Odaligoziduhu Halawa Odaligoziduhu Halawa Odaligoziduhu Halawa Odaligoziduhu Halawa Ofelius Laia Opi Raisa Zebua Otanius Laia Palindungan Lahagu Palindungan Lahagu Paul Hesed Hulu Peringatan Harefa Perlindungan Faebuadodo Hulu Petra Sribunga Zalukhu Putra Hidayat Telaumbanua Putra Oculi Harefa Rian Hidayat Zaen Tanjung Ridho Hardi Putra Harefa Ridho Victory Nazara Robin Markus Putra Waruwu Robin Markus Putra Waruwu Ronal Sentosa Hulu Sabayuti Gulo Saferius Ndruru Satria Ndruru Sentosa Ronal Hulu Sepriani Halawa Serniati Zebua Serniati Zebua Setiawan Putra Zega Sri Putri Candeny Zebua Stephen Hernandez Hondro Stephen Hondro Suka'aro Waruwu Sukaaro Waruwu Syafirah Nazara Syah Abadi Mendrofa Tarihoran, Sumitrotua Telaumbanua, Elisati Kurniawan Telaumbanua, Elvanius Telaumbanua, Ida Suryani Telaumbanua, Ledi Triranto Telaumbanua, Libertina Theozanolo Zebua, Mauritius Tiarni Duha Titin Gea Tiwi Elvis Zebua Viki Rian Hura Viktor Bastian Zendrato Vivid Meriah Hati Gulo Waruwu, Aprilman Waruwu, Kristo Alafabe Waruwu, Leni Putri Mawati Waruwu, Meiman H. Waruwu, Wulan Arini Widiana Hulu, Mei Sastra Wirni Sandroto Wulan Arini Waruwu Yamolala Zega Yasaro Dotonafo Laoli Yerilia Waruwu Yoel Melsaro Larosa Yosua Kristian Telaumbanua Yuli Arman Halawa Yunisa Halawa YUPITER MENDROFA Yupiter Mendrofa Yurisman Waruwu Yuterlin Zalukhu Zai, Mei Karianus Zebua, Berkat Putra Zebua, Dedy Setiawan Zebua, Dewia Zebua, Dwi Hartati Zebua, Emanuel Zebua, Ferinus Zebua, Jeliman Netral Zebua, Kristiawan Zebua, Linda Kristiani Zebua, Nur Jernih Delpi Karianita Zebua, Ratna Dewi Zebua, Virginia Chrismonita Zega, Darman Syah Zega, Karlius Zega, Yamolala Zendrato, Amdos April Zendrato, Temazaro