p-Index From 2021 - 2026
11.486
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Intiqad: Jurnal Agama dan Pendidikan Islam Al Fikra : Jurnal Ilmiah Keislaman Jurnal Ushuluddin An-Nuha : Jurnal Kajian Islam, Pendidikan, Budaya Dan Sosial Ta'allum: Jurnal Pendidikan Islam KONTEMPLASI: JURNAL ILMU-ILMU USHULUDDIN Jurnal Pendidikan Agama Islam (Journal of Islamic Education Studies) MAHKAMAH: Jurnal Kajian Hukum Islam FALASIFA : Jurnal Studi Keislaman EL-BANAT: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam SAMARAH: Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam al-Afkar, Journal For Islamic Studies DAR EL-ILMI : Jurnal Studi Keagamaan, Pendidikan dan Humaniora Jurnal At-Tibyan: Jurnal Ilmu Alqur’an dan Tafsir Kuttab: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam Istighna : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam Tarbawiyah Jurnal Ilmiah Pendidikan Al - Tadabbur: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir Al Furqan: Jurnal Ilmu Al Quran dan Tafsir Al-Fatih: Jurnal Pendidikan dan Keislaman Ulumuddin : Jurnal Ilmu-ilmu Keislaman Jurnal Ulunnuha Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Al-Mutharahah: Jurnal Penelitian dan Kajian Sosial Keagamaan At-Tajdid : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam IQ (Ilmu Al-qur'an): Jurnal Pendidikan Islam Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Sunan Kalijaga International Journal on Islamic Educational Research Maslahah: Jurnal Pengabdian Masyarakat Mozaic : Islam Nusantara Atta'dib Jurnal Pendidikan Agama Islam CENDEKIA : Jurnal Ilmu Pengetahuan An-Nahdlah: Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Kependidikan Islam Al Hikmah : Jurnal Studi Keislaman Maghza: Jurnal Ilmu al-Qur'an and Tafsir QiST: Journal of Quran and Tafseer Studies Takuana: Jurnal Pendidikan, Sains, dan Humaniora Al Muhafidz Padma: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Taqaddumi: Journal of Quran and Hadith Studies Tadris: Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Semiotika-Q: Kajian Ilmu al-Quran dan Tafsir Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) Eduvest - Journal of Universal Studies Al-Fahmu: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir Jurnal Cendekia : Media Komunikasi Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Islam IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Penelitian dan Pendidikan Agama Islam Journal of Islamic Education Analysis Jurnal Komprehenshif JURNAL ILMIAH PENELITIAN MAHASISWA Al-Muhith : Jurnal Ilmu Qur'an dan Hadits Jurnal Kualitas Pendidikan TAFASIR Kontemplasi : Jurnal Ilmu-Ilmu Ushuluddin Jurnal Asy-Syukriyyah Antmind Review: Journal of Sharia and Legal Ethics Raudhah Proud To Be Professionals: Jurnal Tarbiyah Islamiyah Al-Risalah Jurnal Studi Agama dan Pemikiran Islam Ma'had Aly Journal Of Islamic Studies TARLIM : JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Indonesian Journal of Humanities and Social Sciences Jurnal KACA Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Cendekia: Media Komunikasi Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Islam Ta'allum: Jurnal Pendidikan Islam Algebra : Jurnal Pendidikan Sosial dan Sains Al Yasini: Jurnal Keislaman, Sosial, Hukum dan Pendidikan At Turots: Jurnal Pendidikan Islam
Claim Missing Document
Check
Articles

REASSERTING THE ROLE OF ASBAB AL-NUZUL IN CONTEXTUALIZING QURANIC TEACHINGS: A CRITICAL HERMENEUTICAL INQUIRY IN THE MODERN AGE Fatihatun Nadliroh; Suwarno; Ahmad Yusam Thobroni
Jurnal At-Tibyan: Jurnal Ilmu Alqur'an dan Tafsir Vol. 10 No. 1 (2025): Volume 10 No. 1 June 2025
Publisher : The Department of the Qur'anic Studies, Faculty of Ushuluddin, Adab, and Da'wah, State Institute of Islamic Studies (IAIN) Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/at-tibyan.v10i1.11436

Abstract

This article explores the epistemological significance of asbab al-nuzul (occasions of revelation) as a hermeneutical tool for contextualizing Quranic teachings in the face of contemporary interpretive challenges. While traditionally regarded as historical annotations, asbab al-nuzul provide more than background context—they serve as critical frameworks that anchor the meaning of verses to their original socio-historical settings, thus preventing misreadings in modern applications. Employing a qualitative-descriptive method within a library research framework, this study critically engages with both classical and contemporary exegetical works. The findings reveal that integrating asbab al-nuzul into modern Quranic interpretation enhances both textual fidelity and contextual relevance, especially in navigating legal, ethical, and socio-political verses. In an era marked by pluralism, shifting norms, and the reconfiguration of Islamic thought, reaffirming the role of asbab al-nuzul becomes essential for maintaining the coherence, depth, and transformative potential of the Quranic message. This study advocates for a renewed hermeneutical approach that positions asbab al-nuzul not merely as ancillary data, but as a core interpretive mechanism in contemporary Quranic studies.
Pembelajaran Tajwid Metode Interaktif Kolaboratif dan Efektivitasnya Annur Karomatul Umamah; Azka Mazaya; Ahmad Yusam Thobroni
Jurnal Kualitas pendidikan (JKP) Vol 4 No 1 (2026)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65311/jkp.v4i1.1921

Abstract

Penguasaan ilmu tajwid merupakan fondasi penting dalam menjaga kemurnian bacaan Al-Qur’an sesuai dengan kaidah yang berlaku. Namun, pembelajaran tajwid sering dianggap membosankan karena masih menggunakan metode ceramah satu arah, sehingga peserta didik kesulitan mempraktikkan teori dengan baik. Artikel ini membahas bagaimana model pembelajaran interaktif dan kolaboratif dapat meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur’an.Kajian ini menggunakan metode studi pustaka dengan menelaah berbagai literatur dan konsep pendidikan tajwid yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran yang komunikatif serta diskusi kelompok mampu menciptakan suasana belajar yang lebih menarik. Peserta didik menjadi lebih percaya diri dalam melafalkan bacaan yang sulit karena terlibat langsung dalam proses pembelajaran, bukan hanya mendengarkan penjelasan. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa kombinasi komunikasi dua arah dan kerja sama antarpeserta didik efektif meningkatkan kelancaran serta ketepatan makhraj. Metode ini menciptakan suasana belajar yang lebih terbuka dan suportif sehingga peserta didik lebih nyaman untuk berlatih dan saling mengoreksi. Dengan demikian, teori tajwid yang rumit dapat dipahami dan dikuasai lebih cepat melalui praktik bersama.
Implementasi Literasi Tahsin dan Tahfidz Dalam Pembelajaran Al-Qur’an Hadis di MI Islamiyah Maindu Fatwa Am ‘Azza Kusuma Dewi; Amru Hasan Nafisa Karim; Ahmad Yusam Thobroni
Jurnal Kualitas pendidikan (JKP) Vol 4 No 1 (2026)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65311/jkp.v4i1.1931

Abstract

Pembelajaran Al-Qur’an Hadis di Madrasah Ibtidaiyah memiliki peran penting dalam membangun kemampuan literasi Qur’ani peserta didik sejak usia dini. Salah satu upaya yang dilakukan ialah melalui implementasi literasi tahsin dan tahfidz dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi literasi tahsin dan tahfidz dalam pembelajaran Al-Qur’an Hadis serta menjelaskan faktor pendukung dan penghambat pelaksanaannya di Madrasah Ibtidaiyah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Data diperoleh melalui pengumpulan berbagai literatur berupa jurnal ilmiah, buku, dan hasil penelitian terdahulu yang relevan dengan topik penelitian. Teknik analisis data menggunakan analisis isi (content analysis) dengan cara mengelompokkan dan menafsirkan data berdasarkan tema pembahasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi literasi tahsin dan tahfidz memiliki kontribusi penting dalam meningkatkan kemampuan membaca dan menghafal Al-Qur’an peserta didik. Pembelajaran tahsin dilakukan melalui metode talaqqi, drill, dan pembiasaan membaca Al-Qur’an, sedangkan pembelajaran tahfidz dilakukan melalui metode murojaah dan pemberian target hafalan secara bertahap. Selain meningkatkan kemampuan membaca dan hafalan Al-Qur’an, implementasi tahsin dan tahfidz juga berpengaruh terhadap pembentukan karakter religius, kedisiplinan, dan tanggung jawab peserta didik. Keberhasilan implementasi literasi tahsin dan tahfidz dipengaruhi oleh kompetensi guru, budaya literasi Qur’ani di lingkungan sekolah, serta dukungan orang tua. Meskipun masih terdapat beberapa hambatan, seperti keterbatasan waktu pembelajaran dan perbedaan kemampuan peserta didik, implementasi literasi tahsin dan tahfidz tetap menjadi salah satu bentuk penguatan pembelajaran Al-Qur’an Hadis di Madrasah Ibtidaiyah.
Metode Pembelajaran Al-Qur'an di Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) Al-Islah: Studi Historis dan Pengembangan Kurikulum Achmad Ichya'uddin; Abdullah Bikri; Ahmad Yusam Thobroni
Jurnal Kualitas pendidikan (JKP) Vol 4 No 1 (2026)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65311/jkp.v4i1.1944

Abstract

Penelitian ini mengkaji perkembangan historis metode pembelajaran Al-Qur'an di TPQ Al-Islah, Dusun Penitik, Desa Wonosari, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember, sejak berdiri pada tahun 1997 hingga saat ini. Menggunakan pendekatan kualitatif-historis dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi, penelitian ini menemukan tiga hal utama: (1) TPQ Al-Islah mengalami perkembangan yang dinamis, termasuk perpindahan lokasi akibat konflik sosial tahun 1998 dan peralihan metode dari Qira'ati ke Nahdoti pada tahun 1999; (2) Kurikulum Nahdoti yang disusun secara mandiri dalam delapan jilid mencakup dimensi kognitif, psikomotorik, dan afektif pembelajaran Al-Qur'an; (3) Keberhasilan penyebaran metode ini ke berbagai daerah seperti Wonogiri, Kalimantan, dan Trenggalek didukung oleh legitimasi sanad keilmuan dan relevansinya dengan kebutuhan lokal. Penelitian ini berkontribusi pada pemahaman tentang inovasi kurikulum berbasis komunitas dalam pendidikan Al-Qur'an nonformal.
TRANFORMASI PEMBELAJARAN AL-QUR’AN di ERA DIGITAL: INTEGRASI METODE BELAJAR MANDIRI dan KOLABORATIF Fibri Ilma Nur Aini; Fakhriyah Qudsi; Ahmad Yusam Thobroni
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Public
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.14335

Abstract

One of the main pillars of Islamic education is learning the Al-Qur'an, which aims to build students' character and spiritual literacy. However, its implementation in the field is often hindered by monotonous conventional teaching methods, a lack of independent learning, and an inability to adapt to technological advancements, causing Al-Qur'an learning to lag behind other academic disciplines. The purpose of this study is to analyze the importance of optimizing Al-Qur'an learning in the digital era by strategically synergizing independent and collaborative learning methods. The method used is a literature review, examining scientific literature, educational journals, and relevant documents. The collected data were analyzed descriptively and then concluded. The results show that the use of collaborative approaches including participatory activities, peer tutoring, and discussions helps students become more motivated, improves their retention in learning the Al-Qur'an, and reduces boredom. Furthermore, digital transformation enables a more dynamic learning ecosystem. By using digital media such as interactive Al-Qur'an applications, tutorial videos, and online communication platforms, students can explore independently without being limited by space and time. This study finds that the synergy between technological independence and collaborative social interaction not only improves learning outcomes but also enhances teachers' performance as facilitators and learning designers in the internet era.
Religious Moderation in the Context of Islamic Economics in Indonesia: A Thematic Interpretation of al-Qur'an Aidin Muhammad Fadly; Ahmad Yusam Thobroni; Muhammad Harisul Islam; Indika Ilwan Wahilmi
Taqaddumi: Journal of Quran and Hadith Studies Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/taqaddumi.v6i1.13381

Abstract

Equitable economic welfare is not only a fundamental aspiration of society but also an important principle in Islamic teachings. However, this ideal has not yet been fully realized, as economic disparities in various regions continue to reflect unequal distribution of wealth and unequal access to economic opportunities. Such conditions indicate the need for stronger principles of social justice and balanced economic practices. In the Islamic perspective, these principles are closely related to the values of justice (‘adl), balance (tawazun), and concern for vulnerable groups (mustadh’afin) as taught in the Qur’an. Based on this framework, this study aims to elaborate the concept of religious moderation in achieving economic justice through the perspective of thematic Qur’anic interpretation. Using the maudhu’i (thematic) method of Qur’anic exegesis, this research collects and analyzes relevant Qur’anic verses comprehensively to formulate a conceptual framework of economic justice within the Indonesian context. Its implementation can be carried out through Islamic economic instruments such as zakat, almsgiving, and sharia-compliant trade, as well as religion-based social programs. The concept of religious moderation in economic affairs, as rooted in the Qur’an, offers a model for societal welfare development that adheres to the principles of Islamic economics. This approach not only presents technical economic solutions but also integrates moral and spiritual values in the pursuit of a fair and sustainable distribution of wealth.
From Competency to Itqan: Integrating Prophetic Spiritual Excellence into the Learning Outcomes of the Merdeka Curriculum Faqih Abdul Aziz; Rohmat Robi' Rozaqiy; Albert Taqy Asy Syakur; Akbar Yusgiantara; Ahmad Yusam Thobroni
Jurnal Pendidikan Islam Vol 16 No 2 (2026): July
Publisher : Research Departement of Darullughah Wadda'wah International Islamic University Bangil, Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38073/jpi.4557

Abstract

The integration of Outcome-Based Education (OBE) within Indonesia’s Merdeka Curriculum encounters philosophical friction, as mechanistic competency standards frequently marginalize spiritual values. This study aims to reconstruct OBE’s philosophical foundation by synthesizing Prophetic Traditions into a holistic instructional design model. Employing a qualitative library method alongside a hermeneutic synthesis approach, this research systematically analyzes five canonical Hadiths to establish a robust "Prophetic OBE Framework." The findings articulate three fundamental reconstructions. First, concerning learning objectives, the study proposes a hierarchical taxonomy rooted in the Hadith of Jibril (Islam-Iman-Ihsan) and a strict prerequisite logic, termed Prophetic Scaffolding, derived from the Hadith of Mu'adz, prioritizing Adab (etiquette) prior to cognitive mastery. Second, within the learning process, the concepts of "Spiritual Agility" (Hadith of Hanzalah) and "Ecological Behaviorism" (Hadith of the Murderer of 100) are introduced to humanize the educational ecosystem, ultimately mitigating toxic productivity. Third, regarding assessment, the paradigm firmly shifts from minimal competency towards Itqan (Spiritual Excellence). By analyzing the Hadith of the Cave, this research formulates the "Cave Assessment Model," measuring student success through an "Authentic Portfolio" of real-world problem-solving rather than merely standardized testing. Ultimately, this study advocates comprehensive national assessment reforms shaping exceptional professional graduates.
PERAN PENDIDIKAN DALAM MENGEMBANGKAN INTELEKTUAL SISWA MENURUT PERSPEKTIF SURAH AL-BAQARAH AYAT 31 Ahmad Yusam Thobroni; Amalia Kholisha Nashihi; Rosa Amelia Basir; Mahesh Khusianand Aryana
At Turots: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 6 No. 2 Desember (2024): At Turots: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Madani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to explore the role of education in developing students' intellect from the perspective of Surah Al-Baqarah verse 31. Using a qualitative approach and library research methods, the study analyzes the interpretation of the verse and examines the concept of intellectual development in education. The findings reveal that Surah Al-Baqarah verse 31 emphasizes the urgency of education in optimizing human intellectual potential as one of the purposes of creation. Education should facilitate students in developing critical thinking, creativity, and problem-solving skills. Furthermore, the integration of spiritual values such as **tawhid** (monotheism), sincerity, patience, gratitude, and trustworthiness is crucial to ensure that intellectual development aligns with the purpose of human creation as servants of Allah SWT. The study recommends curriculum reform, the application of student-centered learning methods, improvement of the learning environment's quality, enhancement of teacher professionalism, and prioritization of the integration of spiritual values into the learning process. Thus, education can optimally contribute to the holistic development of students' intellect, encompassing both cognitive and spiritual aspects.
Co-Authors A. Solihein Ridha Abdillah Theofany Farozdaq Abdillah Theofany Farozdaq Abdullah Bikri ABDULLOH Abdulloh Ach. Alfarrabby Achmad Alhady Ahdan Achmad Ichya'uddin Achmad Syaifudin Nur Khisam Afi Rizqiyah Afi Rizqiyah Afrida Nur Afni Ahdan, Achmad Alhady Ahmad Faidlun Nawal Ahmad Rahiqil Makhtum Aida Fithriyyah Aidin Muhammad Fadly Aisyah Rizki Ramadhani Akbar Yusgiantara Al Faruq, Abdul Qudus Alawy, Naufal Albab, Muhammad Ulul Albert Taqy Asy Syakur ALFI NI’AMISSA’ADAH Ali Mahrus Alif Akbar Hidayatullah Alif Nur Hanifah Aliffiya Zurinah Alizuan, Galvani Baihaqi Alniatul Fadilah Alvita Niamullah Amalia Kholisha Nashihi Amelia Khoirunisa Amnesti, Muhammad Esa Prasastia Amru Hasan Nafisa Karim Andayani, R. Silvia Annisa, Anni Annur Karomatul Umamah Aufaqurrizqi, Fiqih Aulia, Firza Nada Auliya Ridwan Azis, Annisa Rahmania Azizah, Imroatul Azka Mazaya Azzahra Zulfi Zulfiah Balqisa Ratu Nata Celine, Devi Rofidah Chusna Maladani Cinta Aprilia Putri Daris Saadah Daroin, Rahma Xenia Della Amelia Dewi Masyithoh Dhekis Baskoro Aji Dholilah Jihan Atiqah Dimas Yoga Pratama Dinda Kenanga Larasati Dini Widiyastutik Dzikrul Akbar Eka Pratiwi Wulandari Eka Sulistiyawati ENDAH NIKHMATUS SYA'ADAH Faiqoh, Kholisotul Fakhriyah Qudsi Faqih Abdul Aziz Fathollah, Moh. Fauzan Fathur Rahman Fathur Rahman Fatihatun Nadliroh Fatimah Azzahro Fatwa Am ‘Azza Kusuma Dewi Fauzy, Muhammad Arief Fenny Syaichie Savawia Fibri Ilma Nur Aini Fitri Ullynda Sari Hafidh Dinul Kholis Hamzah, Moh. Havida, Nadhiva Iffany Hidayatullah, Alif Akbar Himmatul Izzah Ihkamuddin, Hazmi Ihsanniati, Nurlina Sari Ilma Silfiah, Rossa Indi Aula Jauharoh Indika Ilwan Wahilmi Indri Aulia Safitri Intan Nur Fauziyah Amaliyah Iqbal Fatoni Irwanto Irwanto Isnur Azizah Rohmani Isyak, Isyak Izzah, Himmatul Jailani Khorilia Ramadhani Lahmuddin, Fakhruddin Lau Han Sein LUKMAN, LUKMAN Lutfiyah, Siti Khumairotul M Baihaqi M. Ikhwanul Khoir M. Multazami Mahesh Khusianand Aryana malik, hamidah Mas'ady Ashabul Kahfi Mashuri Muslim Masyithoh, Dewi Maulidiyah, Isyfa’ Meirando Rukhuz Mey Kusnia Dewi Miftahus Sudury, Ahmad Mochammad Rizqi Hidayatullah Mohammad Toha Muhammad Ainudzaky Muhammad Dzikru Alfin Maulaya Muhammad Esa Prasastia Amnesti Muhammad Fadli MUHAMMAD FAHMI Muhammad Harisul Islam Muhammad Salman Alfarisi Muhammad Suyudi Muhammad Suyudi Muhammad Yusuf Qardlawi Mukminin, Ikhwanul Munir, Muhammad Syamsul Nashrullah Nashrullah Nasruddin Yusuf Nasywa Annisa Syabana Nazila Mumtaza Zamhariroh Nazilla Nur Febriani Nisa', Mas Ayu Ainun Nur Intan, Nur Nur Istiqlaliyah Nur Mila Zakkiyah Nuriyah, Sinta Dewi Nurkumala, Indah Ayu Nurul Atik Hamida Prasastia Amnesti, Muhammad Esa Qisom, Shobikhul Qurratina, Noor Shania Ramadhan, M. Nur Gema Ridha Rosyadi, Muhammad Arief Rizqiyah, Afi Rohmat Robi' Rozaqiy Rosa Amelia Basir Safira, Annisa Ilmi Sein, Lau Han Setio Budi Setyoningsih, Kattrin Siti Nafilatul Munawwaroh Sudury, Ahmad Miftahus Sukma, Aishah Natasya Suwarno Syafira, Intan Nur Syahputra, Gama Syamsudin Syamsudin Syamsudin Syamsudin Tarik, Atika Agustina Tengku Riza Zarzani N Wafik Azizah Wafik Azizah Wahidah Ma'rifatunnisa' Yaqin, Achmad Ainul Yoga Adhitya Fredy Firmansyah Zahrah, Vira Aisah Zaini Tamin AR Zainuddin, Iskandar