Claim Missing Document
Check
Articles

Faktor Risiko Yang Berhubungan Dengan Kejadian Preeklamsia Pada Ibu Hamil Di RSIA Siti Khadijah 1 Makassar Tahun 2020-2021 Noor, Raehana; Nulanda, Mona; Syamsu, Rachmat Faisal; Hamsah, M.; Efendy, Rizki Amalia
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 2 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i2.9971

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian preeklamsia pada ibu hamil di RSIA Siti Khadijah 1 Makassar Tahun 2020-2021. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan desain cross sectional yang merupakan cara untuk mengetahui ada atau tidaknya hubungan variabel. Kekuatan antara variabel dapat di lihat dari nilai koefisien korelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara umur dengan kejadian preeklamsia di RSIA Siti Khadijah 1 Makassar tahun 2020-2021. Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara Riwayat diabetes melitus dengan kejadian preeklamsia di RSIA Siti Khadijah 1 Makassar tahun 2020-2021. Terdapat hubungan yang signifikan antara berat badan dengan kejadian preeklamsia di RSIA Siti Khadijah 1 Makassar tahun 2020-2021. Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara Riwayat hipertensi dengan kejadian preeklamsia di RSIA Siti Khadijah 1 Makassar tahun 2020-2021. Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara paritas dengan kejadian preeklamsia di RSIA Siti Khadijah 1 Makassar tahun 2020-2021.
Hubungan Golongan Darah dengan Obesitas Pada Mahasiswa Angkatan 2019, 2020 dan 2021 Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia Adriana, Delvi; Syamsu, Rachmat Faisal; Laddo, Nirwana; Kartika, Irna Diyana; Safitri, Asrini
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i3.10000

Abstract

Latar Belakang: Golongan darah berpengaruh terhadap program diet karena Dianggap bisa mempengaruhi sistem pencernaan, metabolisme tubuh menurun Dan penyakit seperti kanker. Perbedaan jenis golongan darah akan memberikan Respons yang berbeda terhadap pemilihan makanan tertentu. Oleh karena itu, Penting untuk mengetahui menu makanan apa saja yang bermanfaat dan baik Dikonsumsi serta makanan yang sebaiknya dihindari untuk sesuai dengan Golongan darah untuk menghindari obesitas. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara golongan darah Dengan Obesitas pada Mahasiswa Angkatan 2019, 2020 dan 2021 Fakultas Kedokteran universitas Muslim Indonesia. Metode: Penelitian ini menggunakan studi deskriptif cross sectional yang Menggunakan data primer dengan menggunakan teknik Total Sampling. Hasil: Dari 102 sampel penelitian, didapatkan Penderita Obesitas usia dewasa Muda paling banyak tergolong pada golongan darah 0, sebanyak 33 orang (32%), Golongan darah A sebanyak 31 orang (30%), Golongan darah B Sebanyak 23 (23%) dan AB sebanyak 15 (14.7%) dengan jenis kelamin paling Banyak adalah perempuan sebanyak 62 orang (61%) dan di seluruh golongan Darah memiliki Obesitas II sebanyak 75 (73,5%). Kesimpulan: Mayoritas (32,4%) mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia Angkatan 2019, 2020, dan 2021 yang mengalami obesitas Memiliki golongan darah, mayoritas 0, (73,5%) termasuk dalam kategori obesitas Derajat II, dan Golongan darah 0 sangat berpotensi mengalami obesitas tipe II, Disusul dengan golongan darah A, B, AB walaupun data statistik tidak signifikan.
Laporan Kasus: Analisis Kasus Hipoalbuminemia Pada Congestive Heart Failure (CHF) Dalam Perspektif Medis, Bioetik Dan Islam Palo, Nurul Aisyah; Rachmat, Rizqah Aulyna; Mappaware, Nasrudin Andi; Royani, Ida; Mokhtar, Shulhana; Makmun, Armanto; Syamsu, Rachmat Faisal; Latief, Shofiyah
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 5 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i5.13827

Abstract

Albumin merupakan protein utama yang memiliki beberapa peran fisiologis. Hipoalbuminemia adalah kadar albumin darah yang kurang dari normal yaitu kurang dari 3,5 g/dl. Dalam kaidah dasar bioetik diketahui terdapat 4 aspek, yaitu: Beneficence, non-maleficence, autonomy, dan justice. Dalam perspektif islam yaitu surah Al- Rum ayat 41, surah Al-Isra ayat 82, H.R Bukhari dan H.R Muslim. Laporan kasus ini adalah perempuan 48 tahun, datang ke Poli Interna RSUD Tenriawaru Bone dengan keluhan keluhan bengkak diseluruh badan sejak > 6 bulan yang lalu. Pemeriksaan fisik didapatkan kesadaran composmentis, tanda tanda vital didapatkan tekanan darah 184/84 mmHg dan suhu 37,5oC. Status generalis konjungtiva anemis (+/+),  bibir pucat (+), bunyi napas tambahan rhonki -/+, pada abdomen tampak cembung, timpani (+), pada ekstremitas edema (+) ekstremitas atas dan bawah (tangan dan kaki). Pada pemeriksaan laboratorium didapatkan kolesterol total 364mg/dL, glukosa sewaktu 364 mg/dL, albumin 2.2g/dL, natrium 133 mmol/l, kalsium 108 mmol/l dan pH urin 5.0. Untuk itu pasien di diagnosis hipoalbuminemia. Untuk tatalaksana pada pasien, dilakukan tindakan cairan dan farmakologi. Dalam perspektif kaidah dasar bioetik autonomy  dan beneficence. Kesimpulan dari kasus ini bahwa seorang perempuan dengan hipoalbuminemia, dilakukan tindakan sesuai indikasi medis, memenuhi kaidah dasar bioetik dan etika klinik
Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Buah Tin (Ficus carica L.) Terhadap Bakteri Streptococcus pneumoniae Salsabila, Lu’lu Luqyana Amirah; Syamsu, Rachmat Faisal; Utami, Dian Fahmi; Sodiqah, Yani; Anggita, Dwi
Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi Vol 24, No 2 (2024): Juli
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/jiubj.v24i2.4737

Abstract

Streptococcus pneumoniae (pneumococcus) is a normal flora in the respiratory tract that can mutate into pathogenic bacteria that cause Invasive Pneumococcal Disease (IPD) such as pneumonia. The high prevalence of pneumonia causes antibiotics to be the appropriate therapy to treat cases of infection by bacteria. However, the use of antibiotics that are not indicated can lead to other health problems, namely antibiotic resistance. One of the efforts that can be made to reduce the rate of antibiotic resistance is the utilization of natural-based antibiotics. One of the plants that has potential as a natural antibiotic is Tin fruit (Ficus carica L.) which is thought to be due to the presence of antibacterial compounds in it, namely tannins, phenols, and flavonoids. The specialty of Tin fruit is also mentioned in the Qur'an surah At-Tiin verse 1 which means "By (the fruit) Tin and (the fruit) Olive".  To determine the antibacterial activity of Tin fruit (Ficus carica L.) against Streptococcus pneumoniae bacteria. The research conducted was a true experimental post test study using the disc diffusion method (Kirby Bauer method) to see the effectiveness of Tin fruit extract (Ficus carica L.) in inhibiting the growth of Streptococcus pneumoniae bacteria. Tin fruit extract (Ficus carica L.) with a concentration of 50% is resistant to Streptococcus pneumoniae bacteria with an inhibition diameter of 4.35 mm. While the 100% concentration is sensitive in inhibiting the growth of Streptococcus pneumoniae bacteria with an inhibition diameter of 19.45 mm. Tin fruit extract (Ficus carica L.) has antibacterial activity in inhibiting the growth of Streptococcus pneumoniae bacteria.
Virgin Coconut Oil and Extra Virgin Olive Oil on Total Cholesterol and Triglyceride Levels in Hyperglycemic Obese White Rats Hakim, Dwi Ashariyanti; Bamahry, Aryanti R.; Namirah, Hanna Aulia; Royani, Ida; Syamsu, Rachmat Faisal
Jurnal Ilmiah Kesehatan (JIKA) Vol. 7 No. 2 (2025): Volume 7 Nomor 2 Agustus 2025
Publisher : Sarana Ilmu Indonesia (salnesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36590/jika.v7i2.1373

Abstract

The increasing prevalence of obesity and metabolic disorders highlights the need for effective dietary interventions to improve lipid profiles and reduce cardiovascular risk. This study compares the effects of Virgin Coconut Oil (VCO) and Extra Virgin Olive Oil (EVOO) on lipid profiles, specifically total cholesterol and triglyceride levels, in hyperglycemic obese Wistar rats. Obesity and hyperglycemia are major risk factors for cardiovascular diseases and type 2 diabetes. A total of 24 male rats were divided into three groups: a negative control, a VCO group, and an EVOO group. Rats were placed on a high-fat diet for 14 days and administered 2 mL/kg body weight of either VCO or EVOO via oral gavage. Blood samples were collected at baseline, Day 7, and Day 14 for lipid profile analysis. Results revealed that both VCO and EVOO significantly reduced total cholesterol and triglyceride levels compared to the control group. Notably, EVOO resulted in a more substantial reduction in both total cholesterol (to 130,83 ± 24,807 mg/dL) and triglycerides (to 108,17 ± 17,612 mg/dL) by Day 14, surpassing the effects of VCO. These findings suggest that both oils are effective in improving lipid profiles in hyperglycemic obese rats, with EVOO demonstrating superior efficacy. This study provides valuable insights into the potential of VCO and EVOO as dietary interventions for managing obesity-related metabolic disorders, emphasizing EVOO’s greater effectiveness in lipid management.
Analisa Kandungan Antioksidan Polifenol Pada Buah Tin (Ficus Carica) Dan Buah Anggur Merah (Vitis Vinifera) Dengan Metode 2,2-Diphenyl-1- Picrylhydrazyl (DPPH): Analysis of Antioxidant Content of Polyphenols in Figs (Ficus Carica) and Red Grapes (Vitis Vinifera) Using the 2,2-Diphenyl-1- Picrylhydrazyl (DPPH) Method Syamsu, Rachmat Faisal; Listin, Nurhalisa; Putra, Fadil Mula; Muchsin, Achmad Harun; Mulyadi, Farah Ekawati
Jurnal Abdi Keperawatan dan Kedokteran Vol 5 No 1 (2026): Jurnal Abdi Kesehatan dan Kedokteran
Publisher : Chakra Brahmanda Lentera Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55018/jakk.v5i1.159

Abstract

Antioxidants play an important role in counteracting free radicals that can damage body cells. Indonesia has a wide variety of natural antioxidant sources, including fig fruit (Ficus carica) and red grapes (Vitis vinifera), which are rich in polyphenol and flavonoid compounds. To determine the antioxidant activity of these fruits, the DPPH method is used because it is simple, rapid, and accurate in measuring the ability of compounds to scavenge free radicals. This study aimed to determine the extraction method for fig fruit (Ficus carica) and red grapes (Vitis vinifera), as well as to analyze the polyphenol antioxidant content of both fruits using the DPPH method. This research was an experimental laboratory study. The results showed that the extraction of fig fruit (Ficus carica) and red grapes (Vitis vinifera) was carried out using the maceration method. This method was chosen because it is simple, easy to perform, requires readily available equipment, and is effective in maintaining the stability of heat-sensitive active compounds, making it suitable for extracting polyphenol compounds. Based on the results of the antioxidant activity test using the DPPH method, the fig fruit extract of the Iraqi variety showed an IC₅₀ value classified as very strong antioxidant activity, while the red grape extract of the Red Globe variety showed an IC₅₀ value classified as strong according to the Blois classification. These results indicate that both fruits contain polyphenol compounds with antioxidant potential, with higher antioxidant activity observed in fig fruit compared to red grapes.
GAMBARAN STATUS GIZI PADA PASIEN HIPERTENSI DI PUSKESMAS TAMANGAPA Syamsu, Rachmat Faisal; Dahliah, Dahliah; Palloge, Salahuddin Andi; Nasruddin, Hermiaty; Indarwati, Rezky Putri; Makmun, Armanto; Bahar, Burhanuddin; Nurdin, Abbas Zavery; Fatimah, Fatimah; Nurfadhilah, Nadiyah; Zahiyah, Azzah
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i4.54271

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan utama yang prevalensinya terus meningkat dan menjadi faktor risiko penting penyakit kardiovaskular. Salah satu faktor yang berperan dalam terjadinya hipertensi adalah status gizi, yang umumnya dinilai menggunakan Indeks Massa Tubuh (IMT). Kelebihan berat badan dan obesitas dapat memicu peningkatan tekanan darah melalui mekanisme resistensi insulin, aktivasi sistem saraf simpatis, dan retensi natrium. Di Indonesia, perubahan pola makan dan gaya hidup menyebabkan meningkatnya jumlah pasien hipertensi dengan status gizi tidak normal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran status gizi pada pasien hipertensi di Puskesmas Tamangapa. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif observasional. Populasi penelitian adalah seluruh pasien hipertensi yang tercatat di Puskesmas Tamangapa tahun 2025. Sampel penelitian berjumlah 25 pasien hipertensi yang diambil menggunakan metode total sampling. Variabel penelitian adalah status gizi pasien hipertensi yang diukur menggunakan Indeks Massa Tubuh (IMT). Alat pengumpulan data berupa data sekunder yang meliputi berat badan dan tinggi badan pasien. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan menyajikan distribusi frekuensi berdasarkan kategori IMT menurut kriteria WHO Asia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pasien hipertensi memiliki status gizi normal sebanyak 16 orang (64%), diikuti kategori overweight sebanyak 8 orang (32%), dan obesitas kelas I sebanyak 1 orang (4%). Kesimpulan penelitian ini mayoritas pasien hipertensi di Puskesmas Tamangapa memiliki status gizi normal hingga overweight. Pemantauan dan pengendalian status gizi tetap diperlukan sebagai bagian penting dalam upaya pengelolaan dan pencegahan komplikasi hipertensi.
Gambaran perilaku pencegahan penyakit tidak menular pada masyarakat di Indonesia: Literature review Putri, Fadila Ananda; Nasruddin, Hermiaty; Hawaidah, Hawaidah; Syamsu, Rachmat Faisal; Susanto, Ham Fransiskus
JOURNAL OF Qualitative Health Research & Case Studies Reports Vol 6 No 2 (2026): February Edition 2026
Publisher : Published by: Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/quilt.v6i2.2094

Abstract

Background: Non-communicable diseases (NCDs), such as hypertension, diabetes mellitus, cardiovascular disease, and cancer, remain the leading causes of illness and death in Indonesia. Purpose: To describe how Indonesians perceive and practice NCD prevention and to identify key factors influencing their preventive behavior. Method: A narrative literature review was conducted using articles published between 2019 and 2024 from PubMed, ScienceDirect, and Google Scholar. Studies focusing on lifestyle modification, health screening, or health promotion were analyzed descriptively. Results: Most studies indicate that preventive behavior remains inconsistent and is strongly influenced by education level, socioeconomic status, and health literacy. Urban populations generally demonstrate higher awareness and participation than rural populations. Digital and community-based health programs have been effective in increasing knowledge and promoting healthier lifestyles, although disparities remain in areas with limited resources. Conclusion: Strengthening community participation, integrating culturally appropriate education, and promoting digital-based health literacy are crucial for improving NCD preventive behavior in Indonesia. Sustainable health promotion and multisectoral collaboration are needed to build a sustainable culture of prevention.   Keywords: Health Literacy; Health Promotion; Indonesia; Non-Communicable Diseases; Preventive Behavior.   Pendahuluan: Penyakit Tidak Menular (PTM) seperti hipertensi, diabetes melitus, penyakit kardiovaskular, dan kanker, masih menjadi penyebab utama penyakit dan kematian di Indonesia. Tujuan: Untuk menggambarkan bagaimana masyarakat Indonesia memandang dan mempraktikkan pencegahan PTM dan untuk mengidentifikasi faktor-faktor utama yang memengaruhi perilaku pencegahan mereka. Metode: Penelitian narrative literature review dengan menggunakan artikel yang diterbitkan antara tahun 2019-2024 dari data PubMed, ScienceDirect, and Google Scholar. Studi yang berfokus pada modifikasi gaya hidup, skrining kesehatan, atau promosi kesehatan yang dianalisis secara deskriptif. Hasil: Sebagian besar studi menunjukkan bahwa perilaku preventif masih belum konsisten dan sangat dipengaruhi oleh tingkat pendidikan, status sosial ekonomi, dan literasi kesehatan. Penduduk perkotaan umumnya menunjukkan kesadaran dan partisipasi yang lebih tinggi dibandingkan masyarakat pedesaan. Program kesehatan digital dan berbasis masyarakat telah efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan mendorong gaya hidup yang lebih sehat, meskipun masih terdapat kesenjangan di daerah dengan sumber daya yang terbatas. Simpulan: Penguatan partisipasi masyarakat, integrasi pendidikan yang sesuai budaya, dan promosi literasi kesehatan berbasis digital sangat penting untuk meningkatkan perilaku preventif PTM di Indonesia. Promosi kesehatan berkelanjutan dan kolaborasi multisektoral diperlukan untuk membangun budaya pencegahan yang berkelanjutan.   Kata Kunci: Indonesia; Literasi Kesehatan; Penyakit Tidak Menular; Perilaku Preventif; Promosi Kesehatan.
Gambaran status gizi pada diabetes melitus Syamsu, Rachmat Faisal; Amrin, Alisa Febriana; Saad, Lucky Amelia
JOURNAL OF Qualitative Health Research & Case Studies Reports Vol 6 No 2 (2026): February Edition 2026
Publisher : Published by: Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/quilt.v6i2.2186

Abstract

Background: Type 2 diabetes mellitus is a public health problem with a steadily increasing prevalence and is closely related to nutritional status. Nutritional imbalances, both undernutrition and overnutrition, impact glycemic control and the risk of complications. Purpose: To determine the nutritional status of type 2 diabetes mellitus patients based on Body Mass Index (BMI). Method: This is a descriptive study using a secondary data approach. Samples were taken using a total sampling technique from all type 2 diabetes mellitus patients registered in the medical records of the Maccini Sawah Community Health Center during the period October–November 2025. Nutritional status data was determined based on BMI calculations and classified according to WHO criteria. Results: A total of 37 type 2 diabetes mellitus patients were studied, the majority of whom had normal nutritional status (35.14%). Overweight patients accounted for 27.03%, class I obesity for 24.32%, and class II obesity for 5.41%. Meanwhile, 8.11% of patients were underweight. Conclusion: The description of the nutritional status of type 2 diabetes mellitus patients shows that more than half of the patients are overweight and obese.   Keywords: Body Mass Index; Nutritional Status; Primary Health Care; Type 2 Diabetes Mellitus.   Pendahuluan: Diabetes melitus tipe 2 merupakan masalah kesehatan masyarakat dengan prevalensi yang terus meningkat dan sangat berkaitan dengan status gizi. Ketidakseimbangan status gizi, baik gizi kurang maupun gizi lebih, berpengaruh terhadap kontrol glikemik dan risiko komplikasi. Tujuan: Untuk mengetahui gambaran status gizi pasien diabetes melitus tipe 2 berdasarkan Indeks Massa Tubuh (IMT). Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan data sekunder. Sampel diambil menggunakan teknik total sampling terhadap seluruh pasien diabetes melitus tipe 2 yang tercatat dalam rekam medis Puskesmas Maccini Sawah pada periode Oktober–November 2025. Data status gizi ditentukan berdasarkan perhitungan IMT dan diklasifikasikan menurut kriteria WHO.  Hasil: Sebanyak 37 pasien diabetes melitus tipe 2 yang diteliti, sebagian besar memiliki status gizi normal (35.14%). Pasien dengan status overweight ditemukan sebesar 27.03%, obesitas kelas I sebesar 24.32%, dan obesitas kelas II sebesar 5.41%. Sementara itu, 8.11% pasien berada dalam kategori underweight. Simpulan: Gambaran status gizi pasien diabetes melitus tipe 2 menunjukkan bahwa lebih dari separuh pasien mengalami kelebihan berat badan dan obesitas.   Kata Kunci: Diabetes Melitus Tipe 2; Indeks Massa Tubuh; Puskesmas; Status Gizi.
“Antibacterial Activity of Olive Oil Against Salmonella Typhi.” Fauziyah, Nailatul; Syamsu, Rachmat Faisal; Sodiqah, Yani; Karim, Marzelina; Arifuddin Karim, Abdul Mubdi Ardiansar
Syifa'Medika Vol 16, No 2 (2026): Syifa Medika: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan
Publisher : Faculty of Medicine

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/sm.v16i2.10374

Abstract

Salmonella typhi merupakan penyebab utama demam tifoid yang sering memerlukan pengobatan antibiotik, namun masalah resistensi bakteri terhadap antibiotik menjadi tantangan besar dalam pengobatan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efek antimikroba dari tiga jenis minyak zaitun: Extra Virgin Olive Oil (EVOO), Extra Light Olive Oil (ELOO), dan Olive Pomace Oil (OPO) terhadap pertumbuhan Salmonella typhi. Metode yang digunakan adalah uji difusi cakram selama tiga hari di Laboratorium UP3M Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga jenis minyak zaitun menunjukkan zona hambat terbatas antara 7,0 mm hingga 9,0 mm, yang semuanya dinilai “Resisten”, mengindikasikan efektivitasnya yang terbatas. Meskipun EVOO memiliki zona hambat rata-rata tertinggi (8,37 mm), tidak ada perbedaan signifikan antara ketiga jenis minyak zaitun maupun dengan Ciprofloxacin (kontrol positif) yang menunjukkan zona hambat sebesar 33 mm. Penelitian ini menyoroti pentingnya pengembangan terapi alternatif berbasis alami untuk mengatasi infeksi bakteri seperti Salmonella typhi, namun juga menekankan perlunya penelitian lebih lanjut untuk memahami potensi penuh minyak zaitun dan cara untuk meningkatkan efektivitasnya, termasuk modifikasi kimia atau pengolahan lebih lanjut.
Co-Authors 'Aisy S.Day, Siti Rahadatul Abdillah, Andi Rachmat Abdullah, A. Adila Permata Abdullah, Rezky Putri Indrawati Adriana, Delvi Ahmad Ahmad Ahyar, Farah Firjatillah Akbar, Muhammad Alief Alfaruq, Zulfi Zain Alhumaerah, Musdalifah Alie, Nuzul Shafira Alimun, Sity Rahmatia Amrin, Alisa Febriana Amrizal Muchtar Ancha, Annisa Andry Pratama, Andry Anggita, Dwi Aqillah Rahis, Fadiah Dewi Arfah, Arni Isnaini Arifin, Arina Fathiyyah Arifuddin Karim, Abdul Mubdi Ardiansar Astri Wahyuni Azis, Arung Anugrah Al Bamahry, Aryanti R. Bazith, Akhmad Bima, Irmayanti Haidir Bima, Irmayanti Johar Bonita, Nita Burhanuddin Bahar Dahlia Dahlia Dahliah, Dahliah Darariani Iskandar Dewi, Anna Sari Domu, Anugrah Julistiar Aksan Efendy, Rizki Amalia Evi Sulastri fatimah Fatimah Fattah, Nurfachanti Fauziyah, Nailatul febriyanti febriyanti G. Gunawan Gani, Azis Beru Gayatri, Sri Wahyuni Hadi, Santriani Hakim, Dwi Ashariyanti Hamsah, M. Hasbi, Berry Erida Hawaidah, Hawaidah Hikmah, Annisa Duratul Ikram, Dzul Ilda, Khusnul Indarwati Abdullah, Rezky Putri Indarwati, Rezky Putri Irna Diyana Kartika Jam’an Laoh, Abulkahiril Jannah, Reza Miftahul Jaya, Muh. Alim Juliani, Sri Julyani, Sry Kamaluddin, Irna Diyana Kartika Karim, Abdul Mubdi Ardiansar Arifuddin Karim, Marzelina Kartika, Andy Visi Khalid, Nur Fadhillah Laddo, Nirwana Latief, Shofiyah Lausiri, Satharia Listin, Nurhalisa M. Yogi Riyantama Isjoni Makmun, Armanto Mangarengi, Yusriani Mappaware, Nasrudin Andi Maulidiah, Nurul Farah Mayo, Abbas Ali Mochammad Erwin Rachman, Mochammad Erwin Mokhtar, Shulhana Mubarok, Rizqi Muchsin, Achmad Harun Mukhtar, Shulhana Mulyadi, Farah Ekawati Musa, Inna Mutmainnah N, Hermiaty N. Hamzah, Pratiwi Namirah, Hanna Aulia Nasruddin, Hermiaty Nawawi, Nurafni Maharani Noor, Raehana Norman, Fadhilah Nulanda, Mona Nurdin, Abbas Zavery Nurdin, Abbas Zavey Nurfadhilah, Nadiyah Nurhikma, Nurhikma Nurmadilla, Nesyana Ode Arli, Rosmelidian Safari Palloge, Salahuddin Andi Palo, Nurul Aisyah Pramono, Sigit Dwi Purnamasari, Reeny Putra, Fadil Mula Putri, Fadila Ananda Putri, Riski Astriani Rachman, Moch. Erwin Rachmat, Rizqah Aulyna Rafiqah, Rafiqah Rahman, Dinda Briliany Rahman, Mochammad Erwin Rasfayanah, Rasfayanah Rifai B, Muh. Rizki Salsabilah R, Andi Fatihah Saad, Lucky Amelia Safitri, Asrini Saifullah, Yayan Yustika Sakti, Muhammad Reyhan Salam, Annisa Salsabilah Salmalia, Raisya Zahra Salsabila, Lu’lu Luqyana Amirah Saputra, Adrian Shamad, Muhammad Ishaq Sholehah, Mar'atun Siska Nuryanti, Siska Sodiqah, Yani Sri Wahyu Surdam, Zulfiyah Suryo, Ersya Putri Alifya Susanto, Ham Fransiskus Tebi, Tebi Thahir, Ilyas Thahira, Yugni Maula Utami, Dian Fahmi Wardayani Wardayani, Wardayani Wello, Eny Arlini Yusuf, Andini Zahiyah, Azzah Zulfahmidah, Zulfahmidah Zulfitriani Murfat