p-Index From 2021 - 2026
11.689
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Journal of Tropical Life Science : International Journal of Theoretical, Experimental, and Applied Life Sciences Proceedings of Annual International Conference Syiah Kuala University - Social Sciences Chapter Dharmakarya : Jurnal Aplikasi Ipteks Untuk Masyarakat Jurnal Empirika ETNOSIA : Jurnal Etnografi Indonesia Demography Journal of Sriwijaya Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Jurnal Penelitian Sains Jurnal Keperawatan BSI Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia IJEMS (Indonesian Journal of Environmental Management and Sustainability) Jurnal Keperawatan Silampari JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Jurnal Kreativitas PKM Manuju : Malahayati Nursing Journal JURNAL MITRA KENCANA KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Journal of Humanities and Social Studies Journal of Nursing Care Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS) Abdimas Umtas : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat MEDIA INFORMASI Indonesian Journal of Nursing Research (IJNR) Jurnal Masyarakat dan Budaya Siddhayatra: Jurnal Arkeologi Journal of Maternity Care and Reproductive Health Media Karya Kesehatan Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat JURNAL KESEHATAN BHAKTI HUSADA RESLAJ: RELIGION EDUCATION SOCIAL LAA ROIBA JOURNAL JPKMI (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia) Indonesian Journal of Community Health Nursing Indonesian Journal of Global Health research Jurnal Mitra Kencana Keperawatan dan Kebidanan Jurnal Media Sosiologi GUYUB: Journal of Community Engagement Majalah Kesehatan Indonesia Jurnal Kesehatan: Jurnal Ilmu- Ilmu Keperawatan, Kebidanan, Farmasi dan Analis Kesehatan Community Empowerment Sawala : Jurnal pengabdian Masyarakat Pembangunan Sosial, Desa dan Masyarakat MAHESA : Malahayati Health Student Journal Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat As-Sidanah : Jurnal Pengabdian Masyarakat EPIGRAM (e-journal) Jurnal Kesehatan komunitas Indonesia Jurnal Keperawatan 'Aisyiyah Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Jurnal Kesehatan dan Kebidanan Nusantara Pubmedia Social Sciences and Humanities International Journal of Applied and Advanced Multidisciplinary Research (IJAAMR) Jurnal Kesehatan Kartika Jurnal Kajian Budaya dan Humaniora (JKBH) Kesmas: Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional (National Public Health Journal) Klinik: Jurnal Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan
Claim Missing Document
Check
Articles

Social And Economic Attachment In The Development Of The Creative Knitting Industry In Tanjung Enim Lestari, Arum Lingga; Purnama, Dadang Hikmah; Yunindyawati, Yunindyawati
JHSS (JOURNAL OF HUMANITIES AND SOCIAL STUDIES) Vol 9, No 3 (2025): Journal of Humanities and Social Studies
Publisher : UNIVERSITAS PAKUAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33751/jhss.v9i3.12968

Abstract

This study aims to analyze the socio-economic embeddedness in the development of the knitting creative industry in Tanjung Enim, which is supported by the CSR program of PT Bukit Asam. The research employed a qualitative descriptive method with a case study approach. Data were collected through observation, interviews, and documentation involving knitting artisans and CSR representatives, then analyzed through data condensation, data display, and conclusion drawing and verification. The results show that the knitting creative industry has developed as a form of creative economy based on social collaboration, yet it remains dependent on external support from CSR Bukit Asam in terms of mentoring, training, and marketing. Based on Granovetter’s embeddedness theory, the relationship among artisans reflects relational embeddedness through trust, norms, and solidarity, while structural embeddedness is evident in the role of CSR as the main facilitator. The development efforts of the knitting industry are directed toward enhancing human resource capacity, product innovation, and expanding social networks and markets to achieve independence and sustainability as a competitive creative economy.
MINDFULNESS-BASED STRESS REDUCTION (MBSR) AND EFFECTIVENESS ON ANXIETY IN BREAST CANCER SURVIVORS: A RAPID LITERATURE REVIEW Witdiawati, Witdiawati; Andini, Wilda; Purnama, Dadang; Dinan, Nur Azmina; Bakar, Shabila Fasa Noor; Fauziah, Siti; Mulyani, Airin Rizki
Journal of Maternity Care and Reproductive Health Vol 8, No 4 (2025): Journal of Maternity Care and Reproductive Health
Publisher : Ikatan Perawat Maternitas Indonesia Provinsi Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36780/jmcrh.v8i4.12344

Abstract

Cancer is one of the leading causes of death in the world and its number continues to increase every day. The decline in physical condition that haunts breast cancer patients often makes patients anxious. Mindfulness-based stress reduction (MBSR) has been used to cope with stress normally but often and more significantly than daily life. The purpose of this literature review was to provide an empirical basis to evaluate whether the MBSR method can effectively reduce anxiety levels in breast cancer patients. The method in searching for article data sources was carried out through the Google Scholar, PubMed, SAGE Journals, and EBSCO (2012-2022) data bases database to retrieve relevant articles. The inclusion study design focuses on breast cancer patients. The selection process used the PRISMA Flow Diagram 2009, 5 articles were selected as the result of the selection. Result. MBSR has been shown to be effective in reducing anxiety and stress in breast cancer survivors. Conclusion. MBSR may be one of the nonpharmacological interventions that accompany conventional therapy in breast cancer patients. Keywords: Mindfulness-based stress reduction (MBSR), breast Cancer, Anxiety.
Optimizing the function of karang taruna in preventing child marriage in Bakung Village, Ogan Ilir Sartika, Diana Dewi; Purnama, Dadang Hikmah; Soraida, Safira; Istiqoma, Istiqoma; Syafe'i, Akhmad
Community Empowerment Vol 10 No 10 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/ce.13058

Abstract

Child marriage remains a social problem in Indonesia, especially in rural areas where the prevalence is high. Minimal socialization and low involvement of local institutions are factors that reinforce the occurrence of this practice. This community service aims to optimize the role of Karang Taruna as an agent of social change in efforts to prevent child marriage in Bakung Village, Ogan Ilir Regency. The implementation method included interactive socialization, participatory training, and evaluation. The results showed a significant increase in participants' understanding of the child marriage issue, with an average score increase of 65% between the pre-test and post-test. This activity successfully fostered collective awareness regarding the social, economic, and health impacts of child marriage, and strengthened the capacity of Karang Taruna as an education and advocacy facilitator at the community level. The active involvement of youth, support from the village government, and a collaborative approach proved effective in building a shared commitment to preventing the practice of child marriage at the grassroots level.
PENERAPAN ASUHAN KEPERAWATAN KESEHATAN KERJA UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN K3 PADA PEKERJA HOME INDUSTRY TAHU EEN Setiawan, Setiawan; Purnama, Dadang
Sawala : Jurnal pengabdian Masyarakat Pembangunan Sosial, Desa dan Masyarakat Vol 7, No 1 (2026): Sawala : Jurnal pengabdian Masyarakat Pembangunan Sosial, Desa dan Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/sawala.v7i1.68319

Abstract

Sektor informal memiliki peran signifikan dalam perekonomian Indonesia, khususnya dalam penyerapan tenaga kerja dan peningkatan pendapatan. Meskipun demikian, sektor ini menghadapi tantangan besar terkait implementasi standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Kurangnya pengawasan pemerintah, ditambah karakteristik sektor informal seperti penggunaan teknologi sederhana dan rendahnya keterampilan pekerja, berkontribusi pada munculnya berbagai masalah K3. Padahal, penerapan Sistem Manajemen K3 (SMK3) sebagaimana diatur dalam PP No. 50 Tahun 2012, sangat esensial untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman, nyaman, dan efisien, serta mencegah kecelakaan dan penyakit akibat kerja. Penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di sektor home industry seringkali belum optimal, sehingga meningkatkan risiko kecelakaan dan penyakit akibat kerja. Studi kasus di Pabrik Tahu EEN mengidentifikasi masalah keperawatan prioritas "Pemeliharaan Kesehatan Kerja Tidak Efektif" yang berhubungan dengan rendahnya pengetahuan dan ketidakpatuhan pekerja dalam penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) yang lengkap. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan pekerja mengenai K3 melalui penerapan asuhan keperawatan kesehatan kerja. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan pada 8 pekerja. Pengumpulan data dilakukan melalui winshield survey dan wawancara, yang dilanjutkan dengan implementasi berupa pendidikan kesehatan dan penyebaran poster mengenai standar APD, potensi bahaya, dan prinsip K3. Evaluasi menggunakan desain pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan, di mana nilai rata-rata pre-test pekerja sebesar 70 meningkat tajam menjadi 95 pada post-test. Disimpulkan bahwa intervensi edukasi kesehatan sebagai bagian dari asuhan keperawatan kesehatan kerja terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan pekerja home industry tahu mengenai pentingnya K3.
Family Nursing Care with Asthma Education Using The Calgary Family Assessment Model (CFAM) and The Calgary Family Intervention Model (CFIM): Case Report Azizah, Neng Zihan Nurul; Purnama, Dadang; Lukman, Mamat
Journal of Nursing Care Vol 9, No 1 (2026): Journal of Nursing care
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jnc.v9i1.64753

Abstract

Asthma is a chronic respiratory disease that can be triggered by hereditary and environmental factors, such as exposure to cigarette smoke at home. Effective asthma management requires active family involvement in the care process. This study aims to identify nursing problems and provide interventions for families with a history of asthma using the Calgary Family Assessment Model (CFAM) approach, which consists of the dimensions of Structural Assessment, Developmental Assessment, and Functional Assessment. Meanwhile, the Calgary Family Intervention Model (CFIM) focuses on three main domains of Cognitive, Affective, and Behavioral change as a conceptual framework. The research method used is descriptive with a case study design and the subjects in this study were one family with hereditary asthma selected using purposive sampling. This study was conducted from December 31, 2024, to January 22, 2025. The assessment was conducted for 15-30 minutes using the CFAM approach, which includes structural, developmental, and functional components of the family. The intervention was conducted using the CFAM approach across three domains: cognitive (education), affective (emotional counseling), and behavioral (lifestyle modification). The intervention involved education using easy-to-understand language and illustrated leaflets. Evaluation results showed increased family knowledge about asthma and the dangers of smoking, improved communication among family members, and a decrease in smoking frequency from six to three cigarettes per day. These findings suggest that implementing the CFAM and CFIM concepts can improve family health knowledge and support healthier behavior changes. This study recommends broader use of the CFAM and CFIM concepts in community-based family nursing practice.
Pengaruh Karakteristik Siswa terhadap Pengetahuan tentang PHBS Sekolah pada Siswa Sekolah Dasar Udin Rosidin; Iwan Shalahuddin; Nina Sumarni; Dadang Purnama; Witdiawati Witdiawati
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 8 (2025): Volume 7 Nomor 8 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i8.20785

Abstract

ABSTRACT School children's health is an effort that needs to be accustomed to in the learning process, so that children have an awareness of healthy behavior habits. This awareness must be instilled in all children, so that they can apply healthy behavior at school or in everyday life. Several studies have stated that health disorders in school-age children are susceptible to health problems caused by environmental factors and poor lifestyles. Based on the results of the initial survey, it was found that students often buy snacks around the school, brush their teeth only once a day, and students often suffer from diarrhea. This is possible because the implementation of clean and healthy living behaviors in schools is still low. One factor in the low implementation of clean and healthy living behaviors is knowledge. The purpose of this study was to determine the effect of characteristics on students' knowledge about the implementation of clean and healthy living behaviors. The characteristics of the students studied were class level, gender and age. While the variables are student characteristics, namely class level, gender and age as independent variables while knowledge is the dependent variable. The research design developed was quantitative analytic. The population of this study was all students from grades I to VI of SDN 1 Sukamentri. The results of the study showed that class level with student knowledge p value 0.001 and OR value 4.375. gender with student knowledge p value 0.32 and OR value 0.85. Age with student knowledge p value 0.001 and OR value 5.327. Conclusion; there is an influence between class level and student knowledge. There is no influence between gender and student knowledge and there is an influence between age and student knowledge. Keywords: Knowledge, Clean and healthy living behavior, Elementary School Students  ABSTRAK Kesehatan anak sekolah merupakan upaya yang perlu dibiasakan dalam proses pembelajaran, sehingga anak memiliki kesadaran terhadap kebiasaan berperilaku sehat. Kesadaran tersebut harus tertanam pada semua anak, agar dapat menerapkan perilaku sehat di sekolah ataupun pada kehidupan sehari-hari. Beberapa penelitian menyebutkan gangguan kesehatan pada anak usia sekolah rentan timbulnya masalah kesehatan yang disebabkan oleh faktor lingkungan dan pola hidup kurang baik. Berdasarkan hasil survey awal, ditemukan bahwa siswa sering jajan di sekitar sekolah, menggosok gigi hanya satu kali dalam sehari, dan siswa sering menderita penyakit diare. Hal ini dimungkinkan masih rendahnya pelaksanaan perilaku hidup bersih dan sehat di sekolah. Salah satu faktor rendahnya pelaksanaan perilaku hidup bersih dan sehat adalah pengetahuannya. Tujuan  dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh karakteristik dengan pengetahuan siswa tentang  pelaksanaan perilaku hidup bersih dan sehat. Karakteristik siswa yang diteliti adalah tingkatan kelas, jenis kelamin dan usia. Sedangkan variabelnya adalah karakteristik siswa yaitu tingkatan kelas, jenis kelamin dan usia sebagai variabel independen sedangkan pengetahuan sebagai variabel dependen. Rancangan penelitian yang dikembangkan adalah analitik kuantitatif. Populasi dari penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas I sampai dengan kelas VI SDN 1 Sukamentri. Hasil penelitian menunjukan tingkatan kelas dengan pengetahuan siswa p value 0,001 dan nilai OR 4,375. jenis kelamin dengan pengetahuan siswa p value 0,32 dan nilai OR 0,85. Usia dengan pengetahuan siswa p value 0,001 dan nilai OR 5,327. Kesimpulan ; adanya pengaruh antara tingkatan kelas dengan pengetahuan siswa. Tidak ada pengaruh antara jenis kelamin dengan pengetahuan siswa dan ada pengaruh antara usia dengan pengetahuan siswa.   Kata Kunci: Pengetahuan, Perilaku Hidup Bersih dan Sehat, Siswa Sekolah Dasar
Hubungan Pengetahuan Kader tentang Stunting dengan Self-Efficacy Kader Dalam Menjalankan Peran sebagai Tim Pendamping Keluarga Kareniva Tsuroyya; Sheizi Prista Sari; Dadang Purnama
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 6 (2025): Volume 7 Nomor 6 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i6.20194

Abstract

ABSTRACT Stunting remains a public health issue in Indonesia, including in Bandung City. Family Assistance Team cadres play a key role in preventing stunting through education and support for at-risk families. One factor influencing cadre success is self-efficacy, which may be affected by their knowledge of stunting. This study aims to examine the relationship between cadre knowledge of stunting and self-efficacy in three stunting-prone urban villages in Bandung City: Dago, Margasari, and Babakan. This study used secondary data from a quantitative descriptive study with a cross-sectional design. The sample consisted of 72 cadres selected using consecutive sampling. Data were collected through questionnaires and analyzed using the Spearman correlation test. The results showed no significant relationship between knowledge of stunting and cadre self-efficacy (r = -0.180, p = 0.129). Although some cadres had good knowledge, it did not directly enhance their confidence in assisting families. Strengthening cadre self-efficacy should not rely solely on knowledge improvement but also on practical training, field simulations, and continuous psychosocial support. Keywords: Cadres Family Assistance Team, Knowledge, Self-Efficacy, Stunting, Stunting Prevention.  ABSTRAK Stunting masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang meningkat di Indonesia, termasuk di Kota Bandung. Kader Tim Pendamping Keluarga (TPK) berperan penting dalam mendukung upaya pencegahan stunting melalui edukasi dan pendampingan keluarga berisiko. Salah satu faktor yang dapat memengaruhi keberhasilan kader dalam menjalankan perannya adalah self-efficacy, yang diyakini dapat dipengaruhi oleh pengetahuan mereka tentang stunting. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara pengetahuan kader tentang stuntingdengan self-efficacy kader dalam menjalankan peran sebagai Tim Pendamping Keluarga (TPK) di tiga lokus stuntingKota Bandung, yaitu Kelurahan Dago, Margasari, dan Babakan. Penelitian ini menggunakan data sekunder dari penelitian deskriptif kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian terdiri dari 72 kader yang dipilih melalui teknik consecutive sampling. Pengetahuan kader tentang stunting dan self-efficacy dalam menjalankan peran TPK dikumpulkan menggunakan kuesioner. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan tentang stunting dengan self-efficacy kader (r = -0,180, p = 0,129). Meskipun beberapa kader memiliki pengetahuan yang baik, hal tersebut tidak secara langsung meningkatkan kepercayaan diri mereka dalam menjalankan peran pendampingan keluarga. Penguatan self-efficacy kader sebaiknya tidak hanya difokuskan pada peningkatan pengetahuan, tetapi juga melalui pelatihan praktis, simulasi lapangan, dan dukungan psikososial yang berkelanjutan. Kata Kunci: Kader Tim Pendamping Keluarga, Pencegahan Stunting, Pengetahuan, Self-Efficacy, Stunting.
Peningkatan Kesehatan Keluarga dengan Hipertensi menggunakan Pendekatan Mcgill Model of Nursing : Laporan Kasus Dadang Purnama; Witdiawati Witdiawati; Lilis Siti Nurjanah
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 8 (2025): Volume 7 Nomor 8 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i8.21582

Abstract

ABSTRACT Hypertension is a condition when a person's blood pressure increases beyond the normal limit. A person is considered to have hypertension if their systolic blood pressure reaches ≥130 mmHg or their diastolic pressure ≥80 mmHg. The prevalence of hypertension in Indonesia reaches 36%. Based on the Indonesian Basic Health Research, the incidence of hypertension was recorded at 34.1%. Hypertension and pre-hypertension are health problems that are often found in families. Providing family nursing care focuses on empowering families to manage health problems independently. The application of the McGill Model of Nursing is an approach in nursing designed to support family-based care, which focuses on empowering families to manage health through strengthening their own abilities, in improving the health of families who have members with hypertension. This study uses a holistic approach that includes cognitive, affective, and behavioral aspects based on the results of observations, interviews, and medical record reviews, a case study model with a nursing care approach based on the McGill model of Nursing in one of the families with hypertension. The interventions provided were health education about hypertension, progressive muscle relaxation technique training and strategies for creating daily schedules and medication schedules. The intervention integrated the McGill Model approach, with the Nursing Intervention Standards (SIKI), and research findings related to hypertension. Implementation was carried out in two meetings with a duration of 15–30 minutes, involving all family members. After the 6th day of implementation, the results of the cognitive evaluation of the family showed a better understanding of hypertension, psychomotor evaluation of the family was able to perform the progressive muscle relaxation technique themselves and create a daily activity schedule. The application of the McGill Model of Nursing in nursing care for Hypertension families successfully demonstrated a holistic, strength-based, and collaborative approach in supporting families facing health problems, especially hypertension and pre-hypertension so that they had a better understanding of hypertension, motivation to take medication, and willingness to see a doctor, this shows that the application of the McGill Model can improve family coping, although challenges remain in encouraging consistent healthy behaviors on an ongoing basis. Although the implementation of the McGill Model of Nursing in Indonesia still requires adjustments to address local challenges, the results achieved in this case indicate the model's significant potential to support family nursing practice. Going forward, intensive training for nurses and the integration of this model into the family nursing system could be strategic steps to improve the quality of family-based care in Indonesia. Keywords: Hypertension, Family Nursing, Mcgill Model Of Nursing, Family Empowerment  ABSTRAK Hipertensi adalah kondisi ketika tekanan darah seseorang meningkat melebihi batas normal. Seseorang dianggap mengalami hipertensi jika tekanan darah sistoliknya mencapai ≥130 mmHg atau tekanan diastoliknya ≥80 mmHg. Prevalensi hipertensi di Indonesia mencapai 36%. Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar Indonesia, angka kejadian hipertensi tercatat sebesar 34,1% . Hipertensi dan pra-hipertensi adalah masalah kesehatan yang sering ditemui di dalam keluarga. Pemberian asuhan keperawatan keluarga berfokus pada pemberdayaan keluarga untuk mengelola masalah kesehatan secara mandiri. Penerapan McGill Model of Nursing  adalah pendekatan dalam keperawatan yang dirancang untuk mendukung perawatan berbasis keluarga, yang berfokus pada pemberdayaan keluarga untuk mengelola kesehatan melalui penguatan kemampuan mereka sendiri, dalam meningkatkan kesehatan keluarga yang memiliki anggota dengan hipertensi. Penelitian ini menggunakan pendekatan holistik yang mencakup aspek kognitif, afektif, dan perilaku yang  didasarkan pada hasil observasi, wawancara, dan tinjauan rekam medis, model studi kasus dengan pendekatan asuhan keperawatan berdasarkan model McGill of Nursing pada salah satu keluarga dengan Hipertensi. Intervensi yang diberikan adalah pendidikan kesehatan tentang hipertensi, latihan teknik relaksasi otot progresif dan strategi pembuatan jadwal harian dan jadwal pengobatan. Intervensi mengintegrasikan pendekatan McGill Model, dengan Standar Intervensi Keperawatan  (SIKI), dan hasil penelitian terkait hipertensi. Implementasi dilakukan dalam dua kali pertemuan dengan durasi 15–30 menit, melibatkan seluruh anggota keluarga. Setelah implementasi hari ke 6, hasil evaluasi secara kognitif keluarga menunjukan pemahaman lebih baik tentang hipertensi, evaluasi secara psikomotor keluarga dapat melakukan sendiri tehnik relaksasi otot progresif dan dan membuat jadwal aktivitas harian. Penerapan McGill Model of Nursing dalam asuhan keperawatan keluarga Hipertensi berhasil menunjukkan pendekatan yang holistik, berbasis kekuatan, dan kolaboratif dalam mendukung keluarga menghadapi masalah kesehatan, khususnya hipertensi dan pra-hipertensi sehinga memiliki pemahaman lebih baik tentang hipertensi, motivasi untuk meminum obat, serta kesediaan memeriksakan diri ke dokter, hal ini menunjukkan bahwa penerapan McGill Model dapat meningkatkan koping keluarga, meskipun tantangan tetap ada dalam mendorong konsistensi perilaku sehat secara berkelanjutan. Meskipun implementasi McGill Model of Nursing di Indonesia masih memerlukan penyesuaian untuk menghadapi tantangan lokal, hasil yang dicapai dalam kasus ini mengindikasikan potensi besar model ini dalam mendukung praktik keperawatan keluarga. Untuk ke depannya, pelatihan intensif bagi perawat dan pengintegrasian model ini ke dalam sistem keperawatan keluarga dapat menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pelayanan berbasis keluarga di Indonesia. Kata Kunci: Hipertensi, Keperawatan Keluarga, Mcgill Model Of Nursing, Pemberdayaan Keluarga
Upaya Pembentukan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di Tatanan Sekolah Udin Rosidin; Iwan Shalahuddin; Dadang Purnama; Witdiawati Witdiawati
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 6 (2026): Volume 9 Nomor 6 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i6.25899

Abstract

ABSTRAK Kesehatan siswa merupakan aspek penting dalam membentuk generasi yang sehat, cerdas dan produktif. Sekolah sebagai institusi pendidikan memiliki peran strategis tidak hanya dalam pengembangan aspek akademik, tetapi juga dalam membentuk perilaku hidup sehat sejak usia dini. Salah satu pendekatan yang efektif dalam mendukung upaya tersebut adalah melalui implementasi keperawatan kesehatan berbasis sekolah. Berdasarkan pengkajian yang dilakukan disalah satu SMPN di Kabupaten Garut menunjukkan bahwa perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) siswa masih tergolong rendah. Kondisi ini dimungkinkan karena kurangnya pemahaman siswa dalam pelaksanaan perilaku hidup bersih dan sehat. Tujuan dari kegiatan ini diharapkan adanya peningkatan pengetahuan siswa dalam pelaksanaan perilaku hidup bersih dan sehat di sekolah. Metode kegiatan yang digunakan adalah penyuluhan kesehatan tentang pelaksanaan perilaku hidup bersih dan sehat. Jumlah peserta yang hadir sebanyak 294 siswa. Hasil kegiatan menunjukkan rata-rata nilai pres-test sebesar 55,9 poin dan rata rata nilai post-test sebesar 66,7 poin. Ada peningkatan pengetahuan siswa  setelah dilakukan penyuluhan kesehatan sebesar 10,8 poin. Rencana tindak lanjut yang akan di teruskan oleh pihak sekolah dan pihak puskesmas adalah mengaktifkan kembali program UKS dan pelatihan duta remaja sehat. Program UKS yang bisa dilaksanakan dalam membudayakan hidup sehat di sekolah adalah melaksanakan pendidikan kesehatan kepada siswa.  Kata Kunci: PHBS Sekolah, Penyuluhan Kesehatan, Siswa.  ABSTRACT Student health is a crucial aspect in shaping a healthy, intelligent, and productive generation. Schools, as educational institutions, play a strategic role not only in academic development but also in fostering healthy lifestyles from an early age. One effective approach to supporting these efforts is through the implementation of school-based health nursing. A study conducted at a junior high school in Garut Regency showed that students' clean and healthy living behaviors (PHBS) were still relatively low. This is likely due to a lack of student understanding of the implementation of clean and healthy living behaviors. The objective of this activity was to increase students' knowledge in implementing clean and healthy living behaviors at school. The method used was health counseling on the implementation of clean and healthy living behaviors. A total of 294 students attended. The results showed an average pre-test score of 55.9 points and an average post-test score of 66.7 points. There was a 10.8 point increase in student knowledge after the health counseling. The follow-up plan, which will be continued by the school and community health center, is to reactivate the UKS program and train healthy youth ambassadors. One UKS program that can be implemented to cultivate a healthy lifestyle in schools is health education for students. Keywords: School PHBS, Health Education, Students.
Strengthening Housewives' Environmental Awareness to Reduce Plastic Use in Pulokerto Village Diana Dewi Sartika; Dadang Hikmah Purnama; Gita Isyanawulan; Deska Fitriyani; Muhammad Rifai
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 8 No 2 (2026): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v8i2.1865

Abstract

The use of single-use plastics has become a major environmental problem in many places, including the Pulokerto Village in Gandus District. Non-biodegradable plastic waste pollutes the environment, clogs waterways, and affects public health. Homemakers are a group in society who play an important role in managing household waste because of their strategic role in regulating consumption patterns and daily habits within the family. The service activity took the theme of strengthening environmental awareness among housewives to minimize plastic use. Identifying community needs shows that there is a lack of knowledge and awareness about environmental cleanliness due to plastic use. The potential in Pulokerto Village includes the central role of housewives, who hold a strategic position in leading groups; active social organizations, including active PKK groups, savings clubs, and health posts at Pulokerto Village; the spirit of mutual cooperation and environmental awareness among the community; and access to digital information and social media. Therefore, the solution offered is an educational lecture for the service participants, who are housewives. The implementation method uses a participatory approach. The innovation in this service activity is the Eco Challenge Family (Plastic-Free Home Competition), Reusable Bag (Simple Cloth Shopping Bag), and Plastic Exchange for Household Items. The program is community-based, involving RT/RW, and is designed to be simple and applicable in daily life, adapting to the needs and potential of the local community. Therefore, the expected outcomes of this service activity are short-term results, in the form of changes in the initial attitudes and behaviors of housewives, and long-term results, in the form of changes in the environment and a healthier and cleaner lifestyle.The results of the activity show an increase in housewives' knowledge from 50.8% (pre test) to 56.8% (post test), as well as the formation of three program innovations: Eco Challenge Family, Reusable Bag, and Plastic Exchange for Household Items.
Co-Authors -, Witdiawati Abdul Rahman Abdullah Idi Abdullah Idi Adelse Prima Mulya Adelse Prima Mulya AGUS AGUS AGUS Ahmad Yamin Ahmad Yamin Aisyah Istiqomah Akhmad Rizqi Turama, Akhmad Akhmad Syafe`i Akmal Sybromiilsy Akmal Sybromillsy Alamsyah Alamsyah Amady, M. Rawa El Amin Rejo Andini, Wilda Andriani Andriani Andriani Andriani Angela Sri Melani Winyarti Anita Rahmiwati Annisa, Syafa Kamila Nur Ardini S. Raksanagara, Ardini S. Ardiyan Saptawan Ari Nurlia Arianti, Yosi Arisandi, Toni Asih Setiarini Asmawati, Ainul Zulqoifah Asnani Asnani Azizah, Neng Zihan Nurul Bakar, Shabila Fasa Noor Besral . Cesilia M Dwiriani Dadang Suhenda Debby Janette Della Herliawati Deska Fitriyani Desy Indra Yani Desyandri Desyandri Diah Mulyawati Utari Diana Dewi Sartika Dinan, Nur Azmina Djokosujono, Kusharisupeni Dwi Putro Priadi Dwi Setiawan Eduar Syambado Elta Dewi Nurhayati Ema Arum R. Ermiati Ermiati Ernalida Ernalida Evi Novianti Fajar, Nur Alam Furkon Nurhakim Furkon Nurhakim Ghina Reftantia Gita Isnayawulan Gita Isyanawulan Gusgus Graha Ramdhanie Hartiah Haroen Hendarso, Yoyok Hendrawati Hendrawati Henny Suzana Mediani Husni Thamrin Hutomo, Wahyuni MP Iceu Amira D.A Inezia Zarqa Aviananda Ira Hairida Yuliani Istiqoma, Istiqoma Iwan Shalahhudin Iwan Shalahuddin Iwan Sholahuddin Iwan Suhendar Izzudin, Muhammad Kadir, Sabaruddin Kareniva Tsuroyya Kareniva Tsuroyya Komarudin Kosim Kosim Laili Rahayuwati Lausa Isaberna Lestari, Arum Lingga Lia Yulianti Lilis Siti Nurjanah Linda Utami Linda Utami LISYA S PUTRI Lisya Septiani Putri Luthfiyani, Nida M Noor, Rohmahalia M. Rizqy Al-Mubarok Mamat Lukman Maria komariah Maria Ulfa Merry Dian Cristin Telaumbanua Mery Yanti Muhammad Nur Muhammad Rifai Mulya, Adelse Prima Mulyadi Eko Purnomo Mulyani, Airin Rizki Mulyanto Mulyanto Muryati . Muryati Muryati Muryati Muryati Nabila Tahira Nana Mulyana Neti Juniarti Ngakan Putu Sueca Nilakrisna, Dewi Nina Sumarni Nita Arisanti Nomaini, Faisal novita, aryandini Novita, Aryandini Nugraha, Purnajati Nur Oktavia Hidayati Nurna Ningsih Nursiswati Nurussakinah, Nurussakinah Oktanedi, Aldri Putra, Muhammad Alfi Mahardika PUTRI, LISYA S Rai Nurussakinah Ramdhanie, Gusgus Gharaha Randi, Randi Ratna Djuwita Riani Pebrianti Rida Siti Toyibah Ridha Taqwa, Ridha Robiyanto Hendro Susanto Rohmahalia M Noor Rohmahalia M Noor Rohmahalia M Noor Rohmalia M Noor Rukman Rukman Rukman Rukman Santi Mulyani Saraswati, Erlisa Satria Jaya Priatna, Satria Jaya Senvi Fatnamartiana Setiawan Setiawan Setiawan Setiawan Setiawan Setiawan Setiawan Sheizi Prista Sari Siti Fauziah Soraida, Safira Soraida, Safira Sri Hartati Pratiwi sri sutami Sriati Sriati Sriati Sriati, Sriati Suci Destriatania Syafe'i, Akhmad Syifa Imaniar Rahma Theresia Eriyani Toha Budi Sri Pujiastuti Tri Krianto TRI SUTRISNO Udin Rosidin Umar Sumarna Umar Sumarna Umar Sumarna Umar Sumarna Utari, Setya Bella Uu Sunarya Veven Mira Noverina Vhonita, Ussy vina agustina Wahidin Wahidin Wahyu Gunawan Waspodo Waspodo Waspodo, Waspodo Wicaksono, Erdi Ramdhan Tri Wijaya, Revi Vereyanthi Witdia wati Witdiawati Witdiawati W Witdiawati W Witdiawati Witdiawati Witdiawati Witdiawati Witdiawati Witdiawati Witdiawati Witdiawati Witdiawati Witdiawati Witdiawati, Witdiawati Yati Tursini Yuanita Dwi Hapsari Yunindyawati Yunindyawati Yus naini Zaenal Muttaqin Zaenal Muttaqin Zaenal Muttaqin Zaenal Muttaqin Zuber Angkasa Zuhir, Mada Apriandi Zulfikri Suleman Zulfikri Suleman