p-Index From 2021 - 2026
11.615
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Journal of Tropical Life Science : International Journal of Theoretical, Experimental, and Applied Life Sciences Proceedings of Annual International Conference Syiah Kuala University - Social Sciences Chapter Dharmakarya : Jurnal Aplikasi Ipteks Untuk Masyarakat Jurnal Empirika ETNOSIA : Jurnal Etnografi Indonesia Demography Journal of Sriwijaya Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Jurnal Penelitian Sains Jurnal Keperawatan BSI Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia Jurnal Analisa Sosiologi IJEMS (Indonesian Journal of Environmental Management and Sustainability) Jurnal Keperawatan Silampari JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Jurnal Kreativitas PKM Manuju : Malahayati Nursing Journal JURNAL MITRA KENCANA KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Journal of Humanities and Social Studies Journal of Nursing Care Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS) Abdimas Umtas : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat MEDIA INFORMASI Indonesian Journal of Nursing Research (IJNR) Jurnal Masyarakat dan Budaya Siddhayatra: Jurnal Arkeologi Journal of Maternity Care and Reproductive Health Media Karya Kesehatan Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat JURNAL KESEHATAN BHAKTI HUSADA RESLAJ: RELIGION EDUCATION SOCIAL LAA ROIBA JOURNAL JPKMI (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia) SOSIOEDUKASI : JURNAL ILMIAH ILMU PENDIDIKAN DAN SOSIAL Indonesian Journal of Community Health Nursing Indonesian Journal of Global Health research Jurnal Mitra Kencana Keperawatan dan Kebidanan Jurnal Media Sosiologi GUYUB: Journal of Community Engagement Majalah Kesehatan Indonesia Jurnal Kesehatan: Jurnal Ilmu- Ilmu Keperawatan, Kebidanan, Farmasi dan Analis Kesehatan Community Empowerment Sawala : Jurnal pengabdian Masyarakat Pembangunan Sosial, Desa dan Masyarakat MAHESA : Malahayati Health Student Journal As-Sidanah : Jurnal Pengabdian Masyarakat EPIGRAM (e-journal) Jurnal Kesehatan komunitas Indonesia Jurnal Keperawatan 'Aisyiyah Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Jurnal Kesehatan dan Kebidanan Nusantara Pubmedia Social Sciences and Humanities International Journal of Applied and Advanced Multidisciplinary Research (IJAAMR) Jurnal Kesehatan Kartika Jurnal Kajian Budaya dan Humaniora (JKBH) Kabuyutan: Jurnal Kajian Iilmu Sosial dan Humaniora Berbasis Kearifan Lokal Kesmas: Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional (National Public Health Journal)
Claim Missing Document
Check
Articles

An Overview of Family Functioning in Parents with Adolescent Children in West Java Mulya, Adelse Prima; Yamin, Ahmad; Purnama, Dadang; Suhenda, Dadang; Winyarti, Angela Sri Melani
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 7 No 4 (2025): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v7i4.6269

Abstract

Adolescent health risk behaviors often occur due to the lack of control and supervision of family functions in Indonesia. Family plays an important role in adolescent health behavior. Objective: The purpose of this study is to see how the description of family functions in families with adolescent children. Method: This study is a quantitative study. The samples in this study were families (parents) who had adolescent children. The samples selected were families with adolescent children whose data had been recorded in the 2019 program performance and accountability survey (SKAP) system. With a total of 1999 respondents from West Java Province selected using stratified multistage sampling. The SKAP questionnaire type used a family function questionnaire with a Croanbach alpha value of 0.81. Data obtained from SKAP 2019 were analyzed descriptively quantitatively. Descriptive data will be presented in tabular form. Results: The results of the analysis showed that the family function was quite good as much as 70.2%. Conclusions: Family functions in families with adolescent children in West Java Province are mostly good enough. With the application of 8 optimal family functions in the family, it is expected to prevent health risk behavior in adolescents.
Pendidikan Kesehatan Gaya Hidup Sehat dan Gizi Seimbang Dalam Mengoptimalkan Kesehatan Remaja : Studi Kasus Wicaksono, Erdi Ramdhan Tri; Mulya, Adelse Prima; Purnama, Dadang
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 3, No 8 (2023): Volume 3 Nomor 8 (2023)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v3i8.10928

Abstract

ABSTRACT Adolescence is a period of transition from the childhood phase to the adult phase with an age range of 10 - 19 years. Adolescents are an age group that is vulnerable to malnutrition or overnutrition. Indonesia is currently faced with a triple burden of nutrition problems, namely nutritional deficiencies (stunting and wasting), excess nutrients (obesity) and micronutrient deficiencies such as anemia. Food and nutrition knowledge is also one of the factors that affect nutritional status so that health education is needed related to nutrition formally and non-formally which aims to improve nutrition and health knowledge of adolescents. The purpose of this study was to determine the increase in adolescents' knowledge about healthy lifestyles and balanced nutrition with health education interventions in optimizing adolescent health. This research uses a case study design. The population in this study were adolescents in the environment of SMP Vijaya Kusuma Bandung as many as 411 adolescents. The sampling technique in this study was carried out by non-probability sampling, namely total sampling, this technique was used to make all populations as samples. The assessment was carried out for four days, on April 03 to 06, 2023, health education intervention was carried out for one day, on April 13, 2023 by proposing the theme of Healthy Lifestyle and Balanced Nutrition in Adolescents. Data analysis using Stastical Program for Social Science (SPSS) The results were presented with frequency and percentage distribution tables. The results of health education have increased pre-test and post-test scores by 33% with a comparison in the pre-test the average student managed to get a score of 5.9 points while in the post-test the average student managed to get a score of 7.88 points out of a total of 10 points. Based on the evaluation results, there was an increase in post-test scores in Vijaya Kusuma Junior High School students. This shows the impact of health education on student knowledge. Keywords: Adolescents, Healthy Lifestyle, and Balanced Nutrition  ABSTRAK Masa remaja merupakan periode transisi dari fase kanak-kanak ke fase dewasa dengan rentang usia 10 – 19 tahun. Remaja merupakan kelompok usia yang rentan mengalami masalah gizi kurang ataupun lebih. Saat ini Indonesia dihadapkan pada tiga beban masalah gizi (triple burden) yaitu kekurangan nutrisi (stunting dan wasting), kelebihan nutrisi (obesitas) dan kekurangan zat gizi mikro seperti anemia. Pengetahuan pangan dan gizi juga merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi status gizi sehingga diperlukan edukasi kesehatan terkait gizi secara formal maupun non formal yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan gizi dan kesehatan remaja. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan pengetahuan remaja mengenai gaya hidup sehat dan gizi seimbang dengan intervensi pendidikan kesehatan dalam mengoptimalkan kesehatan remaja. Penelitian ini menggunakan desain studi kasus. Populasi pada penelitian ini adalah remaja di lingkungan SMP Vijaya Kusuma Bandung sebanyak 411 remaja. Teknik penarikan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan cara non  probability sampling yaitu total sampling, teknik ini digunakan untuk menjadikan semua populasi sebagai sampel. Pengkajian dilaksanakan selama empat hari, pada tanggal 03 hingga 06 April 2023, intervensi pendidikan kesehatan dilaksanakan selama satu hari, pada tanggal 13 April 2023 dengan mengusul tema Gaya Hidup Sehat dan Gizi Seimbang pada Remaja. Analisa data menggunakan Stastical Program for Social Science (SPSS) disajikan dengan tabel distribusi frekuensi dan persentase. Hasil pendidikan kesehatan terdapat peningkatan nilai pre-test dan post-test sebesar 33% dengan perbandingan pada pre-test rata-rata siswa berhasil mendapatkan nilai 5.9 poin sedangkan pada post-test rata-rata siswa berhasil mendapatkan nilai 7.88 poin dari total 10 poin. Berdasarkan hasil evaluasi terdapat peningkatan nilai post-test pada mahasiswa SMP Vijaya Kusuma. Hal tersebut menunjukan adanya dampak dari pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan siswa. Kata Kunci: Remaja, Gaya Hidup Sehat, dan Gizi Seimbang
Gambaran Intensi dan Faktor yang Berkonstribusi terhadap Berhenti Merokok pada Kepala Keluarga Arisandi, Toni; Yamin, Ahmad; Purnama, Dadang
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 3, No 8 (2023): Volume 3 Nomor 8 (2023)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v3i8.10818

Abstract

ABSTRACT The behavior habits of the head of the family who still smokes while at home can cause various health problems, especially for themselves or health problems in other families such as children, wives. This habit can stop if the head of the family has a strong intention to stop smoking. Intentions in the Theory of Planned Behavior can be influenced by three factors: attitudes, subjective norms, and perceptions of behavioral control. This study is to identify the picture of intentions and factors that contribute to smoking cessation intentions in the head of the family. This study used quantitative descriptive with the number of popilation of 1113 heads of families who smoked with a research sample of 92 heads of families. The sampling technique used is proportionate stratified random sampling. As for data collection, researchers used questionnaires that were modified according to the substance of the study. The data analysis used is univariate and presented in the form of frequency and percentage tables. Research shows that the head of the family has a strong intention (65.2%), the head of the family has a positive attitude (64.1%), while the head of the family has a subjective norm of (58.7%), and most heads of families have a perception of positive behavioral control (60.9%) towards the intention to stop smoking. But mostly, respondents have a level of elementary school education, therefore, it is expected that there will be a health program on the dangers of smoking for health and the benefits of quitting smoking in maintaining health. Keywords: Family Head, Smoking, Theory of Planned Behavior  ABSTRAK Kebiasaan perilaku kepala keluarga yang masih saja merokok saat berada di rumah dapat menyebabkan berbagai masalah dalam kesehatan terutama bagi mereka sendiri ataupun masalah kesehatan pada keluarga yang lain seperti anak, istri. Kebiasaan tersebut dapat berhenti apabila kepala keluarga mempunyai intensi yang kuat untuk menghentikan kebiasaan merokoknya. Intensi dalam Theory of Planned Behaviour dapat dipengaruhi oleh tiga faktor yaitu sikap, norma subyektif, dan persepsi kontrol perilaku.  Peneltian ini adalah untuk mengidentifikasi gambaran intensi dan faktor-faktor yang berkontribusi terhadap intensi berhenti merokok pada kepala keluarga.  Penelitian ini menggunakan deskriptif kuantitatif dengan jumlah popilasi 1113 kepala keluarga yang merokok dengan sampel penelitian 92 kepala keluarga. Teknik dalam pengambilan sampel yang digunakan yaitu proportionate stratified random sampling. Sedangkan untuk pengumpulan data peneliti menggunakan kuesioner yang dimodifikasi sesuai subtansi penelitian. Analisa data yang digunakan univariat dan disajikan dalam bentuk tabel frekuensi dan presentase. Penelitian menunjukan bahwa kepala keluarga memiliki intensi kuat sebesar (65,2%), kepala keluarga memiliki sikap positif sebesar (64,1%), sedangkan kepala keluarga memiliki norma subyektif sebesar (58,7%), dan sebagian besar kepala keluarga memiliki persepsi kontrol perilaku positif (60,9%) terhadap intensi berhenti merokok. Namun kebanyakan, reponden memiliki tingkat pendidikan Sekolah Dasar, oleh karena itu, diharapkan agar ada program promkes tentang bahaya merokok bagi kesehatan dan manfaat berhenti merokok dalam menjaga kesehatan. Kata Kunci: Kepala Keluarga, Merokok, Theory of Planned Behavior
Pemberdayaan Masyarakat dalam Pelaksanaan Perilaku Hidup Bersih Sehat di RW 10 Kelurahan Ciwalen Garut Kota Rosidin, Udin; Sumarni, Nina; Purnama, Dadang; Shalahuddin, Iwan; Witdiawati, Witdiawati
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 5 (2024): Volume 7 No 5 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i5.14595

Abstract

ABSTRAK Kesehatan adalah hak setiap individu dan merupakan salah satu unsur kesejahteraan yang harus diwujudkan. Dalam upaya mencapai hak tersebut Menteri Kesehatan RI membuat suatu pedoman tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di tatanan rumah tangga. PHBS tatanan rumah tangga merupakan upaya untuk memberdayakan anggota rumah tangga agar mereka tahu, mau dan mampu untuk melaksanakan PHBS serta dapat berperan aktif dalam gerakan kesehatan masyarakat. Kementrian Kesehatan menetapkan target rumah tangga yang mempraktikan PHBS untuk tahun 2019 adalah 80%. Sementara hasilnya pada tahun 2016 capaian rumah tangga yang mempraktikan PHBS di Jawa Barat hanya 52,5% dan masih jauh dari target yang telah ditatapkan. Hasil survey yang dilakukan mahasiswa profesi Ners angkatan 45 di wilayah RW 10 Kelurahan Ciwalen menunjukkan masih rendahnya pelaksanaan perilaku hidup bersih dan sehat  seperti memiliki kebiasaan hidup yang kurang sehat, kurangnya aktivitas fisik, memiliki kebiasaan merokok dan membuang limbah sampah ke sungai. Tujuan dari kegiatan ini diharapkan masyarakat RW 10 Kelurahan Ciwalen memiliki pengetahuan serta kemampuan dalam melaksanakan PHBS  rumah tangga. Kegiatan pemberdayaan masyarakat ini diikuti oleh 35 orang warga RW 10. Pelaksanaan ini dilakukan pada tanggal 9 dan 10 September 2023. Hasil kegiatan menunjukan rata-rata nilai pengetahuan sebelum dilaksanakan kegiatan sebesar 51 dan setelah dilaksanakan sebesar 69. Kesimpulannya adalah ada peningkatan pengetahuan masyarakat sebesar 18 poin. Kegiatan yang sudah dilaksanakan diharapkan dapat dilanjutan oleh masyarakat RW 10 dengan dukungan dari kelurahan Ciwalen dan Puskesmas Guntur. Sehingga pada akhirnya masyarakat dapat melaksanakan perilaku hidup bersih dan sehat secara mandiri.   Kata Kunci: Masyarakat, Pemberdayaan, Perilaku Hidup Bersih dan Sehat  ABSTRACT Health is the right of every individual and is one element of prosperity that must be realized. In an effort to achieve this right, the Indonesian Minister of Health created a guideline regarding Clean and Healthy Living Behavior (PHBS) in the household setting. PHBS in the household order is an effort to empower household members so that they know, are willing and able to implement PHBS and can play an active role in the community health movement. The Ministry of Health has set a target of 80% of households practicing PHBS for 2019. Meanwhile, in 2016, the achievement of households practicing PHBS in West Java was only 52.5% and was still far from the target that had been set. The results of a survey conducted by students of the 45th class of the Nursing profession in the RW 10 area of Ciwalen Subdistrict showed that the implementation of clean and healthy living behavior was still low, such as having unhealthy living habits, lack of physical activity, having a smoking habit and throwing rubbish into the river. The aim of this activity is to hope that the people of RW 10 Ciwalen Village will have the knowledge and ability to implement household PHBS. This community empowerment activity was attended by 35 residents of RW 10. This implementation was carried out on September 9 and 10 2023. The results of the activity showed that the average knowledge value before the activity was carried out was 51 and after it was carried out it was 69. The conclusion is that there was an increase in community knowledge by 18 points. It is hoped that the activities that have been carried out can be continued by the RW 10 community with support from the Ciwalen sub-district and the Guntur Community Health Center. So that in the end people can implement clean and healthy living habits independently. Keywords: Community, Empowerment, Clean And Healthy Living Behavior.
Peningkatan Pengetahuan Masyarakat tentang Penyakit Hipertensi di Dusun Panglanjan Desa Cintaratu Pangandaran Rosidin, Udin; Setiawan, Setiawan; Juniarti, Neti; Purnama, Dadang
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 6 (2024): Volume 7 No 6 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i6.15022

Abstract

ABSTRAK Penyakit hipertensi saat ini menjadi  salah satu masalah kesehatan masyarakat yang meresahkan penduduk dunia. Kejadian meningkatnya penyakit hipertensi adalah penyebab utama kematian di seluruh dunia. Penyakit hipertensi memiliki kecenderungan terus meningkat khususnya di negara berkembang. Hasil survey yang dilakukan mahasiswa program praktek lapangan komunitas di Dusun Panglanjan Desa Cintaratu Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran didapatkan hasil bahwa  hampir setengahnya lansia mengatakan tidak mengetahui tentang hipertensi, banyak yang memiliki tekanan darah lebih dari 140/90 mmHg, memiliki riwayat kolesterol yang tinggi dan banyak yang memiliki keluhan utama diantaranya hipertensi. Selain itu didapatkan pula banyak lansia yang tidak datang ke posbindu untuk pemeriksaan kesehatan. Tujuan kegiatan ini diharapkan masyarakat Dusun Panglanjan Desa Cintaratu Pangandaran memiliki pengetahuan dan kemampuan untuk melakukan perilaku pencegahan penyakit hipertensi. Metode kegiatan adalah penyuluhan kesehatan tentang penyakit hipertensi dan pemeriksaan kesehatan sebagai upaya deteksi dini penyakit hipertensi. Hasil kegiatan menunjukan rata-rata nilai pengetahuan sebelum dilakukan penyuluhan kesehatan sebesar 53 poin dan rata rata nilai setelah dilakukan penyuluhan kesehatan sebesar 76 poin. Kesimpulan ada peningkatan pengetahuan setelah dilakukan penyuluhan  kesehatan sebesar 23 poin. Sedangkan kegiatan pemeriksaan kesehatan diikuti oleh semua peserta yang hadir yaitu 42 orang. Kegiatan yang sudah dilaksanakan diharapkan dapat dilanjutkan oleh Kepala Puskesmas Selasari bersama Kepala Desa Cintaratu. Sehingga pada akhirnya masyarakat dapat melaksanakan perilaku pencegahan penyakit hipertensi dengan benar secara mandiri.   Kata Kunci: Pengetahuan, Penyuluhan Kesehatan, Penyakit Hipertensi  ABSTRACT Hypertension is currently a public health problem that is troubling the world's population. The increasing incidence of hypertension is the main cause of death throughout the world. Hypertension has a tendency to continue to increase, especially in developing countries. The results of a survey conducted by students of the community field practice program in Panglanjan Hamlet, Cintaratu Village, Parigi District, Pangandaran Regency, showed that almost half of the elderly said they did not know about hypertension, many had blood pressure of more than 140/90 mmHg, had a history of high cholesterol and many The main complaint is hypertension. Apart from that, it was also found that many elderly people did not come to Posbindu for health checks. The aim of this activity is that it is hoped that the people of Panglanjan Hamlet, Cintaratu Pangandaran Village, will have the knowledge and ability to carry out behavior to prevent hypertension. The activity method is health education about hypertension and health checks as an effort to detect hypertension early. The results of the activity showed that the average knowledge score before the health education was carried out was 53 points and the average score after the health education was carried out was 76 points. The conclusion was that there was an increase in knowledge after health education was carried out by 23 points. Meanwhile, all 42 participants attended the health examination activity. It is hoped that the activities that have been carried out can be continued by the Head of the Siswari Community Health Center together with the Head of Cintaratu Village. So that in the end the community can implement hypertension prevention behavior correctly independently. Keywords: Knowledge, Health Education, Hypertension
Penerapan Pola Hidup Sehat Agar Terhindar Dari Diabetes di RW 08 Kelurahan Ciwalen Kecamatan Garut Kota Sumarni, Nina; Rosidin, Udin; Witdiawati, Witdiawati; Shalahuddin, Iwan; Purnama, Dadang; M Noor, Rohmahalia; Luthfiyani, Nida
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 2 (2024): Volume 7 No 2 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i2.12981

Abstract

ABSTRAK Diabetes seringkali dikaitkan dengan faktor genetik serta  gaya hidup dan kebiasaan makan yang tidak sehat. Perubahan gaya hidup, seperti berolahraga secara teratur dan menjaga pola makan yang sehat, sangat penting untuk mengobati diabetes. Berbagai upaya pencegahan telah dipublikasikan, dipromosikan, dan direkomendasikan oleh berbagai ahli kesehatan, termasuk kampanye kesadaran masyarakat tentang tes gula darah dan edukasi tentang pentingnya gaya hidup sehat. Mengikuti kebiasaan hidup yang sehat dapat membantu mengurangi kemungkinan terkena diabetes.Kegiatan ini bertujuan  untuk melakukan edukasi pada masyarakat rw 08 tentang  penerapan pola hidup sehat untuk mencegah diabetes . Elemen dasar penatalaksanaan diabetes adalah transformasi gaya hidup, seperti mengikuti diet sehat dan berolahraga secara teratur, termasuk kampanye kesadaran masyarakat tentang tes gula darah dan edukasi tentang pentingnya gaya hidup sehat dapat membantu mengurangi risiko terkena diabetes. Metode yang digunakan pada kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah metode praktek pemeriksaan gula darah dan edukasi. Hasil Jumlah peserta yang mengikuti kegiatan pengabdian ini adalah sebanyak 39 orang. Sebelum dilakukan edukasi dilakukan pre- test dengan skor rata rata nilai 65,3. Setelah dilakukan pemeriksaan gula darah dan edukasi maka dilakukan lagi post-test dimana hasil skor rata rata adalah 90,6. KesimpulanTerdapat peningkatan pengetahuan sesudah diberikan edukasi sebesar (35,3 poin). Terdapat peningkatan pengetahuan setelah dilakukan edukasi tentang penerapan pola hidup sehat agar terhindar dari diabetes. Kata Kunci: Diabetes, Penerapan, Pola Hidup Sehat  ABSTRACT Diabetes is often associated with genetic factors as well as unhealthy lifestyle and eating habits. The basic elements of diabetes management are lifestyle changes, such as eating right and exercising regularly. Various prevention efforts have been published, promoted and recommended by various health experts, including public awareness campaigns about blood sugar testing and education about the importance of a healthy lifestyle, a healthy lifestyle can help reduce the risk of developing diabetes. Objective to increase the knowledge of the RW 08 community about implementing a healthy lifestyle to avoid diabetes. The basic elements of diabetes management are lifestyle changes, such as eating right and exercising regularly, including public awareness campaigns about blood sugar testing and education about the importance of a healthy lifestyle can help reduce the risk of developing diabetes. The method used in this community service activity is the practical method of checking blood sugar and education. Results The number of participants who took part in this service activity was 39 people. Before the education was carried out, a pre-test was carried out with an average score of 65.3. After checking blood sugar and education, another post-test was carried out where the average score was 90.6. There is an increase in knowledge after being given education by (35.3 points). There is an increase in knowledge after education about diseases, implementing a healthy lifestyle to avoid diabetes. Keywords: Diabetes, Application, Healthy Lifestyle
Pendidikan Kesehatan tentang Penerapan Ergonomis Tubuh dan Peregangan untuk Mencegah Terjadinya Cedera Saat Bekerja Shalahuddin, Iwan; Purnama, Dadang; Rosidin, Udin; Sumarni, Nina; Witdiawati, Witdiawati
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 5 (2024): Volume 7 No 5 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i5.14289

Abstract

ABSTRAK Risiko cedera pada pekerja berhubungan dengan kurangnya pengetahuan pekerja mengenai kesehatan dan keselamatan kerja di tempat mereka bekerja belum memiliki SOP yang harus dilakukan, pegawai mengalami masalah sendi dan nyeri tulang seperti pegal-pegal, nyeri punggung, dan nyeri pinggang sebanyak 3 orang (60%), sebagian kecil pekerja sering bertugas mengangkat barang yaitu sebanyak 2 orang (40%) dengan berat beban 5-10 kg, para pekerja mengatakan belum pernah mendapatkan penyuluhan mengenai keselamatan kerja. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk mengenalkan pemilik dan pegawai terkait masalah kesehatan dan lingkungan yang ada di home industri, terutama posisi ergonomis dalam bekerja. Metode pelaksanaan pengabdian ini menggunakan dua pendekatan, yaitu pendekatan lapangan dan pendekatan teoritis, Pendekatan upaya pencegahan dengan penggunaan tiga level pencegahan, yaitu: Pencegahan Primer, sekunder dan tertier. Hasil, Kegiatan Survey Mawas Diri untuk pekerja Home Industry ini dilaksanakan pada tanggal 15 September 2023 yang berlangsung di Home Industry Roemah Parti yang bertempat di Kelurahan Ciwalen RW 1 Kelurahan Ciwalen. Hasil pengukuran didistribusikan berdasarkan jumlah jawaban benar peserta yang mengikuti pendidikan kesehatan. Nilai rata-rata untuk pre- test adalah 4,2 dan post-test 5. Pengkategorian data dibagi menjadi dua yaitu skor < rata-rata = pengetahuan kurang dan skor ≥ rata-rata = pengetahuan baik.   Kesimpulan Setelah dilakukan kegiatan pendidikan kesehatan kepada para pekerja terkait dengan permasalahan-permasalahn tersebut, didapatkan bahwa pengetahuan para pekerja meningkat dan mampu mengenal masalah kesehatan yang ditandai dengan hasil evaluasi para pegawai yang menunjukkan peningkatan dan lebih baik setelah diberikan pendidikan kesehatan. Kata Kunci: Promosi Kesehatan, Resiko Kerja, Ergonomi, Home Industri  ABSTRACT The risk of injury to workers is related to the lack of knowledge of workers about occupational health and safety where they work does not have SOPs that must be done, employees experience joint problems and bone pain such as aches, back pain, and low back pain as many as 3 people (60%), a small number of workers are often tasked with lifting goods, namely as many as 2 people (40%) with a load weight of 5-10 kg,  Workers said they had never received counseling on occupational safety.  The purpose of this service is to introduce owners and employees to health and environmental issues that exist in the home industry, especially ergonomic positions at work. This method of implementing service uses two approaches, namely a field approach and a theoretical approach, a prevention effort approach with the use of three levels of prevention, namely: primary, secondary and tertiary prevention. As a result, this introspective survey activity for Home Industry workers was carried out on September 15, 2023 which took place at Roemah Parti Home Industry located in Ciwalen RW 1 Village, Ciwalen Village. The measurement results are distributed based on the number of correct answers of participants who attend health education. The average score for pre-test was 4.2 and post-test 5. Data categorization is divided into two, namely average < score = less knowledge and average ≥ score = good knowledge. Conclusion After conducting health education activities for workers related to these problems, it was found that the knowledge of workers increased and was able to recognize health problems marked by the results of employee evaluations that showed improvement and better after being given health education      Keywords: Health Promotion, Work Risk, Ergonomics, Home Industry
Edukasi Pentingnya Pemberian Asi Eklusif dan Pemantauan Rutin di Posyandu Mampu Mencegah Anak Dari Stunting pada Ibu yang Memiliki Bayi dan Balita di RW 20 Kelurahan Kota Wetan Kabupaten Garut Sumarni, Nina; Rosidin, Udin; Purnama, Dadang; Shalahuddin, Iwan; Witdiawati, Witdiawati
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 6 (2024): Volume 7 No 6 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i6.14855

Abstract

ABSTRAK Siklus hidup manusia bergantung pada gizi. Pada ibu hamil, kekurangan gizi dapat menyebabkan berat badan lahir rendah (BBLR) dan penurunan kecerdasan. Antara usia 0 hingga 24 bulan, seseorang mengalami pertumbuhan dan perkembangan pesat yang disebut masa emas dan kritis. Masa emas (golden age) dapat terwujud apabila pada masa bayi anak mendapat asupan gizi yang cukup untuk tumbuh kembangnya secara optimal. Stunting merupakan permasalahan gizi yang dialami balita akibat kurangnya asupan gizi dalam jangka waktu lama. Indonesia merupakan negara ketiga dengan prevalensi tertinggi di Kawasan Asia Tenggara (SEAR). Stunting berdampak pada perkembangan kognitif, motorik, dan verbal anak yang tidak optimal. Kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi ibu bayi dan balita tentang pentingnya ASI eksklusif dan pemantauan rutin di posyandu untuk mencegah anak stunting. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah ceramah dan diskusi. Kegiatan ini diikuti oleh 25 orang ibu-ibu yang memiliki bayi dan balita serta kader Posyandu Kecamatan Kota Wetan Puskesmas Guntur, serta dibantu oleh 6 orang mahasiswa Unpad yang melakukan tahapan komunitas. Rata-rata skor pre-test yang diperoleh sebesar 64 poin dan rata-rata skor post-test sebesar 78 poin yang menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan sebesar 14 poin setelah dilakukan penyuluhan kesehatan tentang “Pentingnya ASI Eksklusif dan pemantauan rutin di Posyandu”. yang mampu meningkatkan pengetahuan Ibu untuk mencegah anak stunting di RW 20 Kota Wetan Kabupaten Garut.” Terdapat peningkatan pengetahuan ibu tentang pentingnya ASI Eksklusif dan pemantauan rutin di Posyandu. Kata Kunci: Pendidikan, Ibu, Bayi Stunting  ABSTRACT The human life cycle depends on nutrition. In pregnant women, malnutrition can cause low birth weight (LBW) and decreased intelligence. Between 0 and 24 months, a person experiences rapid growth and development called the golden and critical period. The golden age can be realized if in infancy children receive appropriate nutritional intake for optimal growth and development. Stunting is a nutritional problem experienced by toddlers due to a lack of nutritional intake over a long period. Indonesia is the third country with the highest prevalence in the Southeast Asia Region (SEAR). Stunting impacts children's cognitive, motor, and verbal development which is not optimal. This activity aims to educate mothers of babies and toddlers about the importance of exclusive breastfeeding and routine monitoring at posyandu to prevent children from stunting. The method used in this activity is lecture and discussion. This activity was attended by 25 mothers with babies and toddlers as well as Posyandu cadres from Kota Wetan District, Guntur Health Center, and assisted by 6 Unpad students who carried out community stages. The average pre-test score obtained was 64 points and the average post-test score was 78 points, which shows an increase in knowledge of 14 points after health education was carried out about "The importance of exclusive breastfeeding and routine monitoring at Posyandu" which was able to improve Mothers' knowledge to prevent children from stunting in RW 20, Kota Wetan, Garut Regency." There is an increase in mothers' knowledge about the importance of exclusive breastfeeding and routine monitoring at Posyandu. Keywords: Education, Mother, Stunting Baby
Pemberdayaan Keluarga dalam Perawatan Kesehatan Anggota Keluarga yang Mengalami Gangguan Jiwa Muttaqin, Zaenal; Muryati, Muryati; Rukman, Rukman; Purnama, Dadang; Witdiawati, Witdiawati
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 3 (2024): Volume 7 No 3 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i3.13453

Abstract

ABSTRAK Kesehatan jiwa bisa dikatakan sebagai suatu kondisi sehat baik emosional, psikologis, dan juga social yang ditunjukkan dalam hubungan interpersonal yang memuaskan antara individu dengan individu lainnya, Kondisi ini perlu mendapat perhatian yang sungguh-sungguh dari seluruh jajaran lintas sektor Pemerintah baik di tingkat Pusat maupun Daerah, serta perhatian dari seluruh masyarakat, khususnya keluarga. Kurangnya pemahaman masyarakat dan keluarga tentang bagaimana cara merawat Orang Dengan Disabilitas Psikososial (ODDP) akan memberi dampak tidak optimal kepada kesembuhan anggota keluarga yang menderita gangguan jiwa. Pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kemampuan masyarakat dan keluarga sebagai upaya mencapai kemandirian masyarakat dan keluarga merawat ODDP. Metode kegiatan berupa sosialisasi, pre test, pendidikan kesehatan dan, post test serta pendampingan pada keluarga ODDP. Kegiatan diikuti oleh 30 orang peserta yang dari kader dan keluarga dengan ODDP di RW 03 dan RW 10. Kegiatan ini terjadi peningkatan pengetahuan dan kemampuan masyarakat dan keluarga dalam merawat ODDP, hasil rata-rata pretest 4.5 menjadi 6.5; analisis perhitungan jumlah nilai pre test dan post test peserta dari RW. 03 terjadi peningkatan nilai rata-rata 1,98 dari pre test = 4.7 menjadi post tes = 6.68 sedangkan peserta dari RW 10 terjadi peningkatan nilai rata-rata 2,1 dari pre test= 4.1 menjadi post test = 6.28. Kegiatan pengabdian masyarakat berupa pendidikan kesehatan dapat memberikan informasi pengetahuan dan motivasi kepada masyarakat dan keluarga tentang cara merawat ODDP, sehingga akan mendorong ODDP dapat hidup mandiri, produktif, dan percaya diri di tengah masyarakat, bebas dari stigma, diskriminasi atau rasa takut, malu dan ragu-ragu serta mengurangi resiko kekambuhan pada Orang Dengan Disabilitas Psikososial (ODDP). Kata Kunci: Keluarga, Kader, Pemberdayaan, Pendidikan Kesehatan  ABSTRACT Mental health can be said to be a healthy condition, both emotional, psychological and social, which is demonstrated in satisfactory interpersonal relationships between individuals and other individuals. This condition needs to receive serious attention from all levels across government sectors, both at the central level. and regions, as well as attention from the entire community, especially families. The lack of understanding by the community and families about how to care for People with Psychosocial Disabilities (ODDP) will have a suboptimal impact on the recovery of family members who suffer from mental disorders. This community service aims to increase the knowledge and abilities of the community and families as an effort to achieve community and family independence in caring for ODDP. Activity methods in the form of socialization, pre-test, health education and, post-test and assistance to ODDP families. The activity was attended by 30 participants from cadres and families with ODDP in RW 03 and RW 10. this activity increased the knowledge and ability of the community and families in caring for ODDP, the average pretest result was 4.5 to 6.5; analysis of the calculation of the total pre-test and post-test scores of participants from RW. 03 there was an increase in the average score of 1.98 from pre test = 4.7 to post test = 6.68, while participants from RW 10 experienced an increase in average score of 2.1 from pre test = 4.1 to post test = 6.28. Community service activities in the form of health education can provide knowledge and motivation information to the community and families about how to care for ODDP, so that it will encourage ODDP to live independently, productively and confidently in society, free from stigma, discrimination or fear, shame and doubt and reduce the risk of relapse in People with Psychosocial Disabilities (ODDP). Keywords: Family, Cadres, Empowerment, Health Education
Pendidikan Kesehatan melalui Gerakan Aksi Bergizi dalam Peningkatan Pengetahuan Siswa tentang Pencegahan Anemia Rosidin, Udin; Sumarni, Nina; Purnama, Dadang; Amira, Iceu; Hendrawati, Hendrawati
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 2 (2024): Volume 7 No 2 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i2.13061

Abstract

ABSTRAK Keperawatan kesehatan sekolah merupakan salah satu area keperawatan yang fokus dalam upaya peningkatan dan pencegahan penyakit di lingkungan sekolah. Salah satu masalah yang sering terjadi pada anak sekolah adalah status gizi yang kurang atau anemia. Anemia merupaka kondisi dimana kadar hemoglobin dalam darah berada di bawah batas normal. Angka kejadian anemia pada remaja putri masih cukup tinggi di Indonesia. Kondisi tersebut terjadi juga di SMPN 3 Garut. Berdasarkan hasil survey yang dilakukan mahasisawa PPN 44 bahwa setengah dari jumlah anak yang dicek Hb memiliki kadar Hb yang rendah. Hb yang rendah menunjukkan siswa SMPN 3 Garut mengalami anemia yang akan berdampak pada keterlambatan pertumbuhan fisik, gangguan perilaku dan emosional. Sebagian besar siswa SMPN 3 Garut juga memilih gaya hidup tidak sehat dengan membeli jajanan yang ada di sekolah. Berdasarkan latar belakang di atas, kami tim pengabdian masyarakat tertarik untuk melakukan pendidikan kesehatan melalui gerakan aksi bergizi dalam peningkatan pengetahuan siswa tentang pencegahan anemia. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa tentang pencegahan anemia gizi sehingga siswa dapat melaksanakan upaya yang baik dalam mengkonsumsi makanan yang mengandung gizi yang tepat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa tentang pencegahan anemia sebesar 20 poin. Kegiatan yang sudah dilaksanakan diharapkan dapat berkelanjutan secara mandiri oleh pihak sekolah melalui kegiatan UKS. Kepala sekolah dan kepala puskesmas dapat memfasilitasi siswa dalam pelaksanaan pencegahan anemia gizi. Kata Kunci: Pengetahuan, Pencegahan Anemia, Siswa  ABSTRACT School health nursing is an area of nursing that focuses on efforts to improve and prevent disease in the school environment. One of the problems that often occurs in school children is poor nutritional status or anemia. Anemia is a condition where the hemoglobin level in the blood is below the normal limit. The incidence of anemia in adolescent girls is still quite high in Indonesia. This condition also occurred at SMPN 3 Garut. Based on the results of a survey conducted by PPN 44 students, half of the children who were checked for Hb had low Hb levels. A low Hb indicates that students at SMPN 3 Garut have anemia which will have an impact on delayed physical growth, behavioral and emotional disorders. Most students at SMPN 3 Garut also choose an unhealthy lifestyle by buying snacks at school. Based on the background above, our community service team is interested in carrying out health education through nutritional action movements to increase students' knowledge about preventing anemia. This activity aims to increase students' knowledge about preventing nutritional anemia so that students can make good efforts in consuming food that contains the right nutrients. The results of the activity showed an increase in students' knowledge about preventing anemia by 20 points. It is hoped that the activities that have been implemented can be continued independently by the school through UKS activities. School principals and heads of health centers can facilitate students in implementing nutritional anemia prevention. Keywords: Knowledge, Anemia Prevention, Students
Co-Authors -, Witdiawati Aat, Aat Abdul Rahman Abdullah Idi Abdullah Idi Adelse Prima Mulya Adelse Prima Mulya AGUS AGUS AGUS Ahmad Yamin Ahmad Yamin Aisyah Istiqomah Akhmad Syafe`i Akmal Sybromiilsy Akmal Sybromillsy Al-Mubarok, M. Rizqy Alamsyah Alamsyah Amady, M. Rawa El Amin Rejo Andini, Wilda Andriani Andriani Andriani Andriani Anita Rahmiwati Annisa, Syafa Kamila Nur Ardini S. Raksanagara, Ardini S. Ardiyan Saptawan Ari Nurlia Arianti, Yosi Arisandi, Toni Asih Setiarini Asmawati, Ainul Zulqoifah Asnani Asnani Azizah, Neng Zihan Nurul Bakar, Shabila Fasa Noor Besral . Cesilia M Dwiriani Desy Indra Yani Desyandri Desyandri Diah Mulyawati Utari Diana Dewi Sartika, Diana Dewi Dinan, Nur Azmina Djokosujono, Kusharisupeni Dwi Putro Priadi Dwi Setiawan Eduar Syambado Elta Dewi Nurhayati Ema Arum R. Ermiati Ermiati Ernalida Ernalida Evi Novianti Fajar, Nur Alam Furkon Nurhakim Furkon Nurhakim Ghina Reftantia Gita Isnayawulan Gusgus Graha Ramdhanie Hartiah Haroen Hendarso, Yoyok Hendrawati Hendrawati Henny Suzana Mediani Herliawati, Della Husni Thamrin Hutomo, Wahyuni MP Iceu Amira D.A Ira Hairida Yuliani Istiqoma, Istiqoma Iwan Shalahhudin Iwan Shalahuddin Iwan Sholahuddin Iwan Suhendar Izawahi, Izawahi Izzudin, Muhammad Kadir, Sabaruddin Kareniva Tsuroyya Komarudin Kosim Kosim Laili Rahayuwati Lausa Isaberna Lestari, Arum Lingga Lia Yulianti Lilis Siti Nurjanah Linda Utami Linda Utami LISYA S PUTRI Luthfiyani, Nida M Noor, Rohmahalia Maharani, Glena Dwi Mamat Lukman Mardiah, Ai Maria komariah Maria Ulfa Merry Dian Cristin Telaumbanua Mery Yanti Muhammad Nur Mulya, Adelse Prima Mulyadi Eko Purnomo, Mulyadi Eko Mulyani, Airin Rizki Mulyanto Mulyanto Muryati . Muryati Muryati Muryati Muryati Nabila Tahira Nana Mulyana Neti Juniarti Ngakan Putu Sueca Nilakrisna, Dewi Nina Sumarni Nita Arisanti Nomaini, Faisal Noor, Rohmahalia M novita, aryandini Novita, Aryandini Nugraha, Purnajati Nur Fazriah, Diva Lutfia Nur Oktavia Hidayati Nurna Ningsih Nursiswati Nurussakinah, Nurussakinah Nur’aeni, Aan Oktanedi, Aldri Putra, Muhammad Alfi Mahardika PUTRI, LISYA S Rahma, Syifa Imaniar Rai Nurussakinah Ramdhanie, Gusgus Gharaha Randi, Randi Ratna Djuwita Riani Pebrianti Rida Siti Toyibah Ridha Taqwa, Ridha Robiyanto Hendro Susanto Rohmahalia M Noor Rohmahalia M Noor Rohmalia M Noor Rukman Rukman Rukman Rukman Santi Mulyani Saraswati, Erlisa Satria Jaya Priatna, Satria Jaya Senvi Fatnamartiana Setiawan Setiawan Setiawan Setiawan Setiawan Sheizi Prista Sari Siti Fauziah Soraida, Safira Soraida, Safira Sri Hartati Pratiwi sri sutami Sriati Sriati Sriati Sriati, Sriati Suci Destriatania Suhenda, Dadang Sununianti, Vieronica V. Syafe'i, Akhmad Theresia Eriyani Toha Budi Sri Pujiastuti Tri Krianto TRI SUTRISNO Trysal, Muhammad Turama, Akhmad Rizqi Udin Rosidin Umar Sumarna Umar Sumarna Umar Sumarna Umar Sumarna Utari, Setya Bella Uu Sunarya Veven Mira Noverina Vhonita, Ussy vina agustina Wahidin Wahidin Wahyu Gunawan Waspodo Waspodo Waspodo, Waspodo Wicaksono, Erdi Ramdhan Tri Wijaya, Revi Vereyanthi Winyarti, Angela Sri Melani Witdia wati Witdiawati Witdiawati W Witdiawati W Witdiawati Witdiawati Witdiawati Witdiawati Witdiawati Witdiawati Witdiawati Witdiawati Witdiawati, Witdiawati Yati Tursini Yunindyawati Yunindyawati Yunindyawati Yunindyawati Yus naini Zaenal Muttaqin Zaenal Muttaqin Zaenal Muttaqin Zaenal Muttaqin Zahana, Yui Zuber Angkasa Zuhir, Mada Apriandi Zulfikri Suleman Zulfikri Suleman