Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Workshop Kewirausahaan dalam Strategi Memulai dan Mengembangkan Usaha Kecil di Kabupaten Bekasi Rismawati; Purwanti; Anshor, Abdul Halim; Maulana, Donny; Huda, Miftakul
SABAJAYA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 06 (2024): SABAJAYA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : SABA JAYA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59561/sabajaya.v2i06.497

Abstract

Workshop Kewirausahaan di Kabupaten Bekasi berhasil meningkatkan pemahaman dan keterampilan 60 pelaku usaha kecil yang terdaftar di Dinas Koperasi dan UMKM dalam berbagai aspek bisnis. Lima sesi pelatihan utama mencakup konsep kewirausahaan, perencanaan bisnis, manajemen keuangan, pemasaran digital, penggunaan teknologi, dan sesi coaching personal. Sebanyak 85% peserta merasa lebih siap merencanakan bisnis, 78% menunjukkan kemajuan dalam pengelolaan keuangan, 80% tertarik mengadopsi pemasaran digital, dan 75% siap memanfaatkan teknologi dalam operasional mereka. Sesi coaching membantu 90% peserta mengatasi tantangan spesifik usaha. Dengan tingkat kepuasan 88%, workshop ini terbukti memberikan dampak positif signifikan dan menawarkan program mentoring lanjutan untuk mendukung penerapan pengetahuan yang diperoleh.
Literasi Digital Sebagai Sarana Pengembangan Kemampuan Berpikir Kritis Di Era Digital Niken Wahyuningrum; Purwanti
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Digital Vol. 2 No. 3 (2025): Januari - Maret
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research is to determine the role of digital literacy as a means of developing critical thinking skills in the digital era. The method used in this research is a qualitative method, namely by reviewing literature related to the research object, such as: books, journals, magazines, newspapers, research results reports, etc. The data obtained was then analyzed using descriptive methods to describe the phenomenon studied. The results of this research show that digital literacy is a very important skill in developing critical thinking abilities in the digital era. With rapid advances in technology and information, society is required to have skills in filtering and evaluating information effectively. Challenges such as information overload and lack of awareness of the importance of source verification require serious attention. The proposed digital literacy development strategy includes comprehensive digital education, critical thinking training through digital media, and increasing technology-based creativity. This means that digital literacy is an important skill for facing the complexities of the digital era and helping people develop critical thinking skills.
Peran Literasi Digital dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis untuk Mendukung Pengambilan Keputusan yang Efektif Devi Herlina; Purwanti
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Digital Vol. 2 No. 3 (2025): Januari - Maret
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas pentingnya literasi digital dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis yang dibutuhkan untuk membuat keputusan yang tepat di zaman digital. Literasi digital merujuk pada kemampuan untuk dengan bijak mengakses, mengelola, mengevaluasi, dan menganalisis informasi digital. Seiring dengan pesatnya kemajuan teknologi, literasi digital juga mencakup keterampilan dalam menggunakan perangkat teknologi, mencari informasi yang relevan, mengidentifikasi bias, serta melawan disinformasi. Berpikir kritis merupakan keterampilan kognitif yang melibatkan analisis, evaluasi, dan sintesis informasi untuk pengambilan keputusan dan penyelesaian masalah. Penelitian ini meneliti hubungan antara literasi digital, berpikir kritis, dan proses pengambilan keputusan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi digital yang baik memungkinkan individu menggunakan informasi dengan bijaksana, dan kemampuan berpikir kritis membantu mengurangi bias dalam pengambilan keputusan, baik di tingkat pribadi maupun organisasi. Untuk menghadapi tantangan di era digital, kolaborasi antara keluarga, pendidikan, pemerintah, dan sektor teknologi sangat diperlukan.
LITERATURE REVIEW: IMPLEMENTASI BALANCED SCORECARD SEBAGAI ALAT PENGUKURAN KINERJA STRATEGIS Ellysa Shalsabella; Purwanti, Purwanti
Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 14 No. 6 (2025): Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8734/musytari.v14i6.10627

Abstract

Balanced Scorecard (BSC) merupakan alat pengukuran kinerja strategis yang telah digunakan secara luas di berbagai sektor dan wilayah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi BSC berdasarkan hasil literatur yang relevan. Temuan menunjukkan bahwa BSC memiliki fleksibilitas tinggi untuk diterapkan pada organisasi publik maupun privat, dengan empat perspektif utama—keuangan, pelanggan, proses internal, serta pembelajaran dan pertumbuhan—yang saling mendukung peningkatan kinerja strategis. Di sektor perbankan, seperti di Vietnam dan Nigeria, BSC digunakan untuk meningkatkan akuntabilitas dan efisiensi operasional. Dalam sektor publik di Indonesia, implementasi BSC membantu mendorong perbaikan layanan, meskipun terdapat tantangan dalam adaptasi organisasi. Di sektor UMKM, BSC terbukti meningkatkan kinerja bisnis melalui optimalisasi perspektif pelanggan dan proses internal. Sementara itu, sektor manufaktur di Aljazair dan industri gas alam cair di Taiwan menunjukkan bahwa fokus pada indikator non-keuangan, seperti keberlanjutan hijau, dapat memberikan dampak positif pada kinerja jangka panjang. Keberhasilan implementasi BSC sangat dipengaruhi oleh dukungan manajemen, pelatihan, serta penyesuaian dengan kebutuhan lokal. Namun, resistensi terhadap perubahan dan keterbatasan sumber daya menjadi kendala yang umum ditemukan. Secara keseluruhan, BSC terbukti efektif sebagai alat pengelolaan kinerja yang strategis, dengan adaptasi yang memungkinkan penerapan di berbagai sektor dan lingkungan.
Balanced Scorecard Sebagai Kerangka Kerja Strategis dalam Meningkatkan Efisiensi Operasional Neli Ferawati; Purwanti
Jurnal Akuntansi Keuangan Dan Perpajakan | E-ISSN : 3063-8208 Vol. 1 No. 3 (2025): Januari - Maret
Publisher : GLOBAL SCIENTS PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/jakp.v1i3.172

Abstract

This study explores the role of the Balanced Scorecard (BSC) as a strategic framework in improving operational efficiency. Through a comprehensive literature review of relevant research published between 2019 and 2024, this study examines how BSC implementation affects various aspects of organizational performance. The findings indicate that BSC provides organizations with a more holistic approach to performance measurement by integrating four key perspectives: financial, customer, internal processes, and learning and growth. The research demonstrates that companies implementing BSC show significant improvements in internal process management, customer satisfaction, and employee development, leading to enhanced operational efficiency. Furthermore, organizations utilizing BSC are better positioned to adapt to market changes and maintain long-term sustainability through balanced consideration of both financial and non-financial metrics..
Dampak pergeseran sosial pasca – Industrialisasi Aditya Arifin; Purwanti, Purwanti
Journal of Business Economics and Management | E-ISSN : 3063-8968 Vol. 1 No. 3 (2025): Januari - Maret
Publisher : GLOBAL SCIENTS PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/jbem.v1i3.159

Abstract

This journal explores the impact of industrialization on the social structure and local culture in Jayamukti Village, Cikarang. Utilizing qualitative methods, including interviews, observations, and focus group discussions, the research reveals that industrialization has transformed the community's livelihoods from traditional agriculture to industrial employment. This shift has led to a significant population increase, from approximately 230,000-250,000 before 1990 to around 550,000 in 2023. The emergence of a new social class has created notable disparities between long-term residents, primarily traditional farmers and small business owners, and new migrants working in the industry. While some residents perceive enhanced economic opportunities, others feel that industrialization has not substantially benefited local income. Environmental issues related to inadequate industrial waste management have also been identified, negatively affecting local water sources. The journal recommends skill enhancement programs through training and government support for cultural preservation and social activities to bridge existing social gaps. These findings highlight the challenges and opportunities faced by the community in adapting to the changes brought about by industrialization
Analisis Implementasi Balanced Scorecard Berbasis ESG (Environmental, Social, Governance) dalam Meningkatkan Nilai Perusahaan Nabila, Nabila; Purwanti, Purwanti
Journal of Business Economics and Management | E-ISSN : 3063-8968 Vol. 1 No. 3 (2025): Januari - Maret
Publisher : GLOBAL SCIENTS PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the implementation of the ESG (Environmental, Social, Governance)-based Balanced Scorecard to enhance corporate value. The Balanced Scorecard is utilized as a managerial tool to integrate ESG aspects into corporate strategy and performance measurement. This research adopts a quantitative approach using multiple regression analysis to examine the relationship between ESG indicators, Balanced Scorecard perspectives, and corporate value. The findings reveal that ESG integration within the Balanced Scorecard positively contributes to corporate value improvement through enhanced financial performance, operational efficiency, and reputation. The study's implications provide insights for companies to adopt measurable sustainability strategies to support sustainable growth and create long-term value for stakeholders.
Berpikir Kritis sebagai Kunci Inovasi Dalam Manajemen Perubahan Organisasi Revina Oktamiasyah; Purwanti
Journal of Business Economics and Management | E-ISSN : 3063-8968 Vol. 1 No. 3 (2025): Januari - Maret
Publisher : GLOBAL SCIENTS PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran berpikir kritis dalam mendorong inovasi sebagai bagian integral dari manajemen perubahan organisasi. Dengan menggunakan metode studi literatur, penelitian ini mengidentifikasi bahwa berpikir kritis berkontribusi signifikan terhadap inovasi melalui empat mekanisme utama. Studi ini menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis memungkinkan organisasi untuk merespons perubahan secara lebih efektif dan menghasilkan solusi inovatif yang relevan dengan dinamika pasar yang kompleks. Kesimpulan dari penelitian ini menggarisbawahi pentingnya pengembangan keterampilan berpikir kritis dalam organisasi untuk mendukung keberlanjutan dan daya saing di era perubahan yang dinamis.
Penerapan Metode Just In Time (JIT) dalam Pengelolaan Persediaan UMKM Kripik Singkong Balado di Kabupaten Bekasi Linda Okstiana; Purwanti
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Digital Vol. 2 No. 3 (2025): Januari - Maret
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan persediaan bahan baku yang efektif merupakan tantangan utama bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), khususnya di sektor kuliner. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan metode Just In Time (JIT) dalam pengelolaan persediaan bahan baku pada UMKM Keripik Singkong Balado di Kabupaten Bekasi. Metode JIT, yang dirancang untuk meminimalkan pemborosan dan memastikan bahan baku tersedia tepat waktu, diharapkan mampu meningkatkan efisiensi operasional dan menekan biaya penyimpanan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis data berdasarkan pengamatan langsung, catatan, serta dokumen pendukung lainnya. Data yang dikumpulkan meliputi kebutuhan bahan baku utama selama satu tahun, yang dianalisis menggunakan teknik Economic Order Quantity (EOQ) dan Just In Time (JIT). Perhitungan mencakup kebutuhan bahan baku, biaya stok, dan frekuensi pemesanan yang ideal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode JIT pada Keripik Singkong Balado efektif dalam mengurangi biaya persediaan, meningkatkan efisiensi pengelolaan stok, dan mempercepat waktu pengadaan bahan baku. Selain itu, metode ini juga memperkuat hubungan dengan pemasok lokal, memungkinkan pelaku usaha untuk lebih responsif terhadap permintaan pasar. Implementasi JIT terbukti mendukung kelangsungan usaha, meningkatkan produktivitas, dan menciptakan nilai tambah bagi UMKM di Kabupaten Bekasi.
Kemampuan Berpikir Kritis dan Penyelesaian Masalah pada Mahasiswa Universitas Pelita Bangsa Okstiana, Linda; Purwanti
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Digital Vol. 2 No. 3 (2025): Januari - Maret
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah merupakan dua kompetensi utama yang harus dikuasai oleh mahasiswa di era globalisasi dan revolusi industri 4.0. Kedua keterampilan ini menjadi kunci dalam menghadapi tantangan dunia kerja yang semakin kompleks. Universitas Pelita Bangsa, sebagai institusi pendidikan tinggi, menyadari pentingnya kedua keterampilan ini, namun masih terdapat kendala dalam pengembangannya di kalangan mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat perkembangan kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah mahasiswa Universitas Pelita Bangsa, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi kemampuan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui observasi langsung terhadap aktivitas mahasiswa dalam situasi akademik yang relevan, seperti diskusi kelas dan penyelesaian studi kasus. Kajian pustaka digunakan untuk melengkapi hasil observasi dengan menganalisis literatur yang berkaitan dengan kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah mahasiswa Universitas Pelita Bangsa masih perlu perhatian serius. Partisipasi mahasiswa dalam diskusi kelas rendah, dan mereka kesulitan dalam merumuskan solusi terhadap masalah yang kompleks. Faktor utama yang mempengaruhi adalah dominasi metode ceramah dalam pembelajaran, kurangnya pengalaman praktis, serta terbatasnya penggunaan pembelajaran berbasis pengalaman dan kolaborasi dengan dunia industri. Penggunaan teknologi dan program magang menjadi faktor positif yang dapat mendukung pengembangan keterampilan ini.