p-Index From 2021 - 2026
10.331
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Indonesian Journal of Educational Counseling Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Global Conference Index AMALIAH: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Psikologi Konseling: Jurnal Kajian Psikologi dan Konseling Jurnal Pendidikan dan Konseling Best Journal (Biology Education, Sains and Technology) Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Al-Ittizaan : Jurnal Bimbingan Konseling Islam Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Terpadu Syifaul Qulub: Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam Ability : Journal of Education and Social Analysis Cybernetics: Journal of Research and Educational Studies Continuous Education : Journal of Science and Research ALACRITY : Journal Of Education Education Achievement: Journal of Science and Research Indo-MathEdu Intellectuals Journal INVENTION: Journal Research and Education Studies Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Literasi Nusantara Edu Society: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial dan Pengabdian Kepada Masyarakat PEMA: Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Kepada Masyarakat Mudabbir: Journal Research and Education Studies Khazanah : Journal of Islamic Studies International Journal of Educational Research Excellence (IJERE) All Fields of Science Journal Liaison Academia and Sosiety Termometer: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Dan Kedokteran Innovative: Journal Of Social Science Research Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Jurnal An-Najat: Jurnal Ilmu Farmasi dan Kesehatan Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Jurnal Penelitian Pendidikan MIPA Jurnal Anestesi: Jurnal Ilmu Kesehatan dan Kedokteran Indonesian Counseling and Psychology Jurnal Ventilator: Jurnal Riset Ilmu Kesehatan dan Keperawatan INDOPEDIA (Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan) GEMBIRA (Pengabdian Kepada Masyarakat) Jurnal As-Syar’i: Jurnal Bimbingan & Konseling Keluarga Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Observasi: Jurnal Publikasi Ilmu Psikologi Taawun: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Pengabdian Masyarakat Berdampak
Claim Missing Document
Check
Articles

Keterbukaan Diri Siswa Agama Minoritas di SMAN 1 Kejuruan Muda Taufiq, Muhammad; Dewi, Ika Sandra; Nurjannah, Nurjannah; Harahap, Apriani
PEMA Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i2.1394

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran keterbukaan diri siswa beragama minoritas di SMAN 1 Kejuruan Muda dan faktor-faktor yang menyebabkan ketidakmampuan mereka dalam melakukan keterbukaan diri. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik purposive sampling, melibatkan enam siswa kelas XI beragama minoritas (Kristen dan Buddha). Teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara, dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya dua dari enam siswa yang mampu melakukan keterbukaan diri. Sisanya mengalami hambatan seperti kurang percaya diri, tidak terbiasa mengungkapkan perasaan, dan pengalaman traumatis seperti broken home dan perundungan. Temuan ini menunjukkan bahwa keterbukaan diri bukan ditentukan oleh status agama minoritas, melainkan faktor psikologis dan pengalaman individu.
Meningkatkan Pemahaman Siswa dalam Menjaga Etika Pergaulan dengan Menggunakan Teknik Sosiodrama Melalui Layanan Bimbingan Klasikal Sinambela, Sanny Greace; Dewi, Ika Sandra; Dewi, Ratna Sari; Ardiana, Ardiana
PEMA Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i2.1395

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai etika pergaulan melalui layanan bimbingan klasikal dengan teknik sosiodrama. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya pemahaman etika pergaulan siswa, yang ditunjukkan oleh tingginya frekuensi perilaku tidak etis dalam lingkungan sekolah. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus pada siswa kelas VII-10 SMP Negeri 4 Medan. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pada kondisi awal, sebanyak 22 siswa (73,3%) berada dalam kategori pemahaman etika pergaulan rendah, 8 siswa (26,7%) dalam kategori sedang, dan tidak ada yang berada di kategori tinggi. Setelah tindakan pada siklus I, jumlah siswa dalam kategori rendah menurun menjadi 15 (50%), kategori sedang tetap 8 (26,7%), dan kategori tinggi meningkat menjadi 7 siswa (23,3%). Pada siklus II, hasilnya semakin membaik: siswa dalam kategori rendah menjadi 0, kategori sedang menjadi 7 (23,3%), dan kategori tinggi meningkat menjadi 23 siswa (76,7%). Hasil ini menunjukkan bahwa teknik sosiodrama efektif dalam membentuk pemahaman dan kesadaran siswa akan pentingnya etika dalam berperilaku sosial. Oleh karena itu, teknik sosiodrama direkomendasikan untuk digunakan dalam layanan bimbingan klasikal sebagai strategi pembelajaran yang mampu meningkatkan pendidikan karakter di sekolah.
Pendampingan Bimbingan Dan Konseling Bagi Guru Sebagai Edukasi Pengentasan Masalah Peserta Didik Dalam Proses pembelajaran Saragih, Nurul Azmi; Handayani, Aminda Tri; Dewi, Ika Sandra; Putri Siregar, Macharani Adi
Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9 No 1 (2025): Amaliah Jurnal: Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LPPI UMN AL WASHLIYAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/ajpkm.v9i1.5014

Abstract

Guidance and Counseling is part of education for a teacher to be able shape the character of students so they can have a personality that can overcome problems in their learning process individually. Nowadays, not only teachers who have a guidance and counseling major are allowed to carry out process of eliminating student problems, but subject teachers and homeroom teachers are required to be able carry out the general guidance process in the classroom, therefore it is important for a teacher to be able understand guidance and counseling in general as a form of providing motivation or alleviating problems for students when they experience difficulties while studying either in class, school or at home. The Madrasah where community service is carried out is one of places where it is necessary provide assistance regarding guidance and counseling for teachers as education to overcome problems for students in their learning process. The methods used start from process of managing permits, socialization, preparation and implementation/activities, presentation results and final evaluation. The results of community service carried out at this Madrasah showed an increase in understanding of guidance and counseling for teachers starting from pretest before material was given to after material was given.
Pengaruh Layanan Informasi Pendekatan Behavioral Terhadap Sikap Anti Bullying pada Siswa Mas Washliyah 12 Perbaungan Serdang Bedagai Desy Novianti; Ika Sandra Dewi
As-Syar i: Jurnal Bimbingan & Konseling Keluarga  Vol. 7 No. 3 (2025): As-Syar’i: Jurnal Bimbingan & Konseling Keluarga
Publisher : Institut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/as.v7i3.8533

Abstract

This study aims to determine the effect of informational services using a behavioral approach on students’ anti-bullying attitudes at SMAS 12 Al-Jam’iyatul Washliyah Perbaungan. The background of this research is the ongoing presence of bullying behavior in schools, which negatively affects students’ social and emotional development. The research employs a quantitative approach with a quasi-experimental method and a one-group pretest-posttest design. The sample consisted of 31 eleventh-grade students selected through purposive sampling based on a tendency to exhibit bullying behavior. The research instrument used was an anti-bullying attitude questionnaire, which had been tested for validity and reliability. The results showed an increase in anti-bullying attitudes after students received informational services with a behavioral approach. This was supported by a t-test analysis, which showed a t value of 30.49 > t table at a significance level of 0.05, indicating a significant effect. It can be concluded that informational services using a behavioral approach are effective in improving students’ anti-bullying attitudes. Therefore, this approach is recommended for school counselors as a preventive strategy to address bullying behavior in schools.
Hubungan Pola Asuh Demokratis Orang Tua dengan Regulasi Emosi Siswa Kelas X SMAN 1 Lubuk Pakam Tahun Ajaran 2024/2025 Lubis, Nabila Safina; Dewi, Ika Sandra; Saragih, Nurul Azmi
Indonesian Journal of Educational Counseling Vol 9 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Mathla'ul Anwar Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30653/001.202592.510

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola asuh demokratis orang tua dengan regulasi emosi pada siswa kelas X SMAN 1 Lubuk Pakam Tahun Ajaran 2024/2025. Pola asuh demokratis diyakini dapat membentuk individu yang bertanggung jawab dan memiliki kemampuan regulasi emosi yang baik, melalui komunikasi dua arah, pemberian kebebasan yang disertai tanggung jawab, serta kedekatan emosional antara orang tua dan anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel berjumlah 40 siswa yang dipilih dengan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria yaitu siswa SMAN 1 Lubuk Pakam dan Siswa yang orang tuanya menerapkan pola asuh demokratis. Instrumen yang digunakan adalah angket pola asuh demokratis dan regulasi emosi, yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan dengan teknik korelasi Pearson Product Moment menggunakan bantuan program SPSS. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pola asuh demokratis orang tua dengan regulasi emosi siswa, dengan nilai koefisien korelasi sebesar r = 0,408 dan nilai signifikansi p = 0,009 (p < 0,05), yang menunjukkan tingkat hubungan sedang. Adapun nilai koefisien determinasi sebesar R² = 0,166, yang artinya 16% regulasi emosi dipengaruhi oleh pola asuh demokratis orang tua. Sementara 84% regulasi emosi dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu, usia, jenis kelamin, motivasi, norma dan budaya. Penelitian ini memberikan implikasi penting dalam pengembangan peran orang tua dan sekolah dalam mendukung perkembangan emosi siswa.
PENGARUH KELOMPOK TEMAN SEBAYA TERHADAP PERILAKU INTERAKSI SOSIAL SISWA MTS NURUS SALAM DELI TUA Sari, Vivi Artika; Hutasuhut, Dina Hidayati; Syaimi, Khairani Ulfa; Dewi, Ika Sandra
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025 In Press
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.30718

Abstract

This study aims to determine the influence of peer groups on students' social interaction behavior at MTs Nurus Salam Deli Tua. Adolescence is an important developmental stage in an individual's life, where interaction with peers plays a significant role in shaping social behavior. This study used a quantitative approach with a simple linear regression method. The sample consisted of 45 students selected through random sampling techniques from a total population of 177 students. Data were collected using a questionnaire that had been tested for validity and reliability. The results of the validity test showed that most of the statement items in the questionnaire on social interaction behavior and peer groups had an r-table value (0.2500), which means it was valid and suitable for use in research. The results of the reliability test also showed that the instrument used had a high level of consistency with a reliability coefficient value included in the reliable category. Furthermore, the results of the regression analysis showed that there was a significant relationship between peer groups and students' social interaction behavior. The regression test produced a significant value of 0.008 <0.05, which indicated that peer groups had a positive and significant influence on social interaction behavior. The better the peer influence, the better the students' social interaction behavior. These findings are expected to serve as a reference for schools, guidance counselors, and parents in fostering students' social development.
The Relationship Between Peers and Academic Procrastination Behavior of Grade X Students of SMA Negeri 1 Namorambe Amalia Zamira; Dina Hidayati; NurAsyah, NurAsyah; Ika Sandra Dewi
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia (JIM-ID) Vol. 4 No. 8 (2025): Jurnal Ilmiah Multidisplin Indonesia (JIM-ID) 2025
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Academic procrastination is a persistent problem among high school students, leading to reduced learning outcomes and lower academic achievement. Peer relationships are a key factor influencing procrastination, as adolescents often rely heavily on their peers for support, motivation, and identity. However, when peer interactions are not constructive, they may reinforce avoidance and task delays. At SMA Negeri 1 Namorambe, procrastination remains a challenge for many students, highlighting the need to better understand how peer relationships contribute to this behavior. Urgent attention to this issue is crucial to prevent negative impacts on students’ academic success and overall development. This study investigates the relationship between peer relationships and academic procrastination among students at SMA Negeri 1 Namorambe. Academic procrastination remains a prevalent issue in the school setting, often shaped by the social environment and habitual task delay. Employing a correlational research design, the study involved 60 students selected as the sample. Data were collected through a Likert-scale questionnaire and analyzed using Pearson’s Product Moment correlation with the aid of SPSS software. Findings revealed a strong and statistically significant positive correlation between peer relationships and academic procrastination (r = 0.710, p < 0.001). These results suggest that a higher intensity of peer interactions, when not positively directed, increases the likelihood of students postponing academic tasks. The study concludes that the quality of peer relationships plays a critical role in shaping academic behaviors, particularly procrastination. Consequently, fostering a supportive and constructive social environment within schools is essential to mitigate procrastination and enhance students’ academic achievement.
Pengaruh Layanan Konseling Kelompok Teknik Role Playing Terhadap Pengendalian Perilaku Konsumtif Remaja SMA Negeri 1 Deli Tua Sitanggang, Rendi Edowin; Dewi, Ika Sandra; Saragih, Nurul Azmi; Syaimi, Khairina Ulfa
Continuous Education: Journal of Science and Research Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/ce.v6i2.2749

Abstract

Perilaku konsumtif ditandai dengan kecenderungan untuk membeli barang atau jasa secara berlebihan tanpa mempertimbangkan kebutuhan sebenarnya. Berdasarkan observasi awal yang dilakukan di lingkungan SMA Negeri 1 Deli Tua, teridentifikasi bahwa perilaku konsumtif telah menjadi fenomena yang cukup signifikan di kalangan siswa. Observasi juga menunjukkan bahwa perilaku konsumtif ini memiliki dampak negatif yang cukup serius terhadap aspek lain dari kehidupan siswa. Banyak siswa yang mengaku kesulitan untuk fokus pada tugas-tugas akademik mereka karena terlalu banyak menghabiskan waktu dan energi untuk memikirkan tren terbaru atau mencari cara untuk mendapatkan barang yang diinginkan. Hal ini tidak hanya mengurangi motivasi belajar, tetapi juga menciptakan tekanan emosional yang cukup berat, terutama bagi siswa yang merasa tidak mampu memenuhi standar gaya hidup yang diinginkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh layanan konseling kelompok teknik role playing terhadap pengendalian perilaku konsumtif siswa SMA Negeri 1 Deli Tua. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas X di SMA Negeri 1 Deli Tua dengan jumlah 385 siswa. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Metode pengumpulan data menggunakan skala psikologi dengan alat pengumpulan data berupa skala perilaku konsumtif. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitaif, uji-t dan analisis observasi. Hasil penelitian ini ialah tingkat perilaku konsumtif siswa sebelum layanan konseling kelompok sebesar 77,4% berada pada kategori sangat tinggi, setelah diberikan treatment berupa layanan konseling kelompok teknik role playing diperoleh perilaku konsumtif siswa dalam diskusi kelompok 53,3% dengan kategori rendah. Hasil penelitian menunjukkan terjadi penurunan perilaku konsumtif pada peserta didik sebesar 24,1%. Hasil uji-t menunjukkan bahwa thitung= 22,990 > ttabel= 2,262 artinya Hipotesis alternatif (Ha) yang menyatakan ada pengaruh layanan konseling kelompok teknik role playing terhadap perilaku konsumtif siswa kelas X di SMA Negeri 1 Deli Tua, dinyatakan diterima.
Efektivitas Games Edukatif Berbasis Barang Bekas terhadap Perkembangan Kognitif dan Kedekatan Emosional Anak: Studi Kasus di PAUD Melati Putih Wahyudi, Chandra; Harahap, Azur Aini; Tampubolon, Camelia; Pepayoca Girsang, Chindi Emiya; Dalimunte, Deby Elystiadi; Purba, Dewi Febriana; Ikhwana, Disty Khairani; Siregar, Nurhafni; Dewi, Ika Sandra
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juli-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i2.1640

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas penggunaan games edukatif berbasis barang bekas dalam meningkatkan perkembangan kognitif anak dan kedekatan emosional antara anak dan orang tua. Kegiatan dilaksanakan di PAUD Melatih Putih, Kelurahan Tanjung Selamat, dengan melibatkan 10 orang tua siswa sebagai partisipan pelatih. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan pengukuran melalui angket pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan adanya peningkatan sebesar 10% pada keterlibatanorang tua dalam menerapkan permainan edukatif dan peningkatan kualitas kedekatan emosional dengan anak setelah pelatihan.Permainan yang digunakan seperti Games Topik dan Games Cocok Pasang terbukti mampu menjadi media edukatif yang menyenangkan, murah, dan efektif dalam merangsang perkembangan anak.penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan pembelajaran berbasis permainan edukatif buatan sendiri dapat menjadi strategi efektif dalam membangun intraktif positif antara anak dan orang tua,sekaligus mendorong tumbuh kembang anak secara optimal.
Layanan Layanan Bimbingan Klasikal Dengan Teknik Role Playing Dalam Meningkatkan Kecerdasan Emosi Peserta Didik Kelas XI D.I Panjaitan SMAN 15 Medan Sitinjak, Finny Cornelia; Dewi, Ika Sandra; Riyandhani, M. Fikri
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juli-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i2.1747

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas layanan bimbingan klasikal dengan teknik role playing dalam meningkatkan kecerdasan emosi peserta didik kelas XI D.I Panjaitan SMAN 15 Medan. Kecerdasan emosional merupakan aspek penting dalam perkembangan remaja karena memengaruhi kemampuan mereka dalam mengelola stres, menjalin hubungan sosial, serta mengambil keputusan secara bijak. Berdasarkan observasi awal, peserta didik menunjukkan gejala rendahnya kecerdasan emosi, seperti mudah tersinggung, sulit menerima kritik, tidak mampu mengungkapkan perasaan secara tepat, dan kurang empati terhadap sesama. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode Penelitian Tindakan Bimbingan dan Konseling (PTBK) yang dilaksanakan secara sistematis dalam beberapa sesi. Teknik role playing dipilih karena memungkinkan siswa mengalami secara langsung situasi sosial tertentu, sehingga mendorong mereka untuk lebih memahami emosi diri dan orang lain. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kecerdasan emosi siswa setelah mengikuti layanan bimbingan klasikal dengan teknik role playing. Siswa menjadi lebih terbuka dalam mengekspresikan emosi, mampu mengelola perasaan dengan lebih baik, dan menunjukkan empati yang lebih tinggi terhadap teman sebaya. Keberhasilan ini juga didukung oleh desain sesi bimbingan yang sistematis, suasana yang dinamis, dan kegiatan refleksi yang dilakukan secara konsisten. Dengan demikian, layanan bimbingan klasikal berbasis role playing dapat direkomendasikan sebagai pendekatan yang efektif untuk meningkatkan kecerdasan emosional remaja di lingkungan sekolah. Penelitian ini memberikan kontribusi penting bagi pengembangan strategi layanan BK yang lebih kontekstual dan responsif terhadap kebutuhan emosional peserta didik.
Co-Authors Abdullah Hasibuan Albanteni, Qari’ah Ali Badri Harahap Alkausar Saragih Alma Ika Batubara Amalia Zamira Amara Arora Aminda Tri Handayani Anglia, Dilla Anisyah, Andini Nur Anjani, Mila Ardiana Ardiana, Ardiana Aulia, Nurika Aulya, Afifah Aurel Dalimunthe Ayu, Suci Dirma Azzahra, Lutfi Diyah Bella Novia Sumantri Cindy Fransisca, Cindy Daharnis Daharnis Dalimunte, Deby Elystiadi Desniarti, Desniarti Desy Novianti Devita Elina Harahap DEWI SARTIKA Dimas Budi Prabawa Dina Hidayati Dinda Rizka Eryanti Lisma Fadhillah Arriba Fani Dwi Ariani Fitriana, Dina Hadi, Fadlan Haiyu, Selvy Noer Handayani, Aminda Tri Harahap, Apriani Harahap, Azur Aini Harahap, Nahdah Faizah Harahap, Zulmihani Hasanah Sinambela, Nurul Hasibuan, Munawaroh Helsa Nasution Hidayati, Dina Hutasuhut, Dina Hidayati Ikhwana, Disty Khairani Indra Fauzi Ira Amalia Harahap Juliani Br Sembiring Khairani Harahap, Rhiza Khairina Ulfa Syaimi Kharismaylinda, Joya Lina Ayu Ashari Harahap Lubis, Lailan Syafira Lubis, Nabila Safina Luthfiah Mawar M. Agung Rahmadi Maiya, Rezky Milna Sari Muhammad Taufiq N. Nurjanah Nabillah, Haura Nadia Patoluna Dalimunthe Nadila, Nadila Nasia, Nadia Patoluna Dalimunthe Nasution, Ega Putri Andira Nasution, Jovan Bangsawan Nazariah Nazariah Ningsih, Shola Novita Friska Nur Asyah Nur Asyah Nur Asyah, Nur Nurhafni Siregar Nurjannah Nurjannah Nurlaili Nurlaili Nurlaili, Horia Siregar Nurmairina Nursakbaniah Nursakbaniah Nurul Amelia Lubis Nurul Azmi Saragi Nurul Azmi Saragih Nurul Azmi Saragih Nurvita Sari Panny Chintya Pepayoca Girsang, Chindi Emiya Pepayoca, Chindi Emiya Pohan, Nurul Yesila Pramadan, Awalamsyah Pranika, Pranika Purba, Dewi Febriana Purnama, Dwi Putri Siregar, Macharani Adi Putri, Annisa Surya Putri, Siti Annisa Rahmadi Ali Rambe, Ayu Permata Rizky Ratna Sari Dewi Raziqa Nurul Aulia Rijal, Rijal Riyandhani, M. Fikri Romaito Nasution Safaruddin Safaruddin Safitri, Nurliana Safitri, Wita Sagala, Herbet Sakbaniah, Annisa Mardiah Salsabila, Faradiza San Putra Sandra Falisa Hasibuan Sandra Falisa Hasibuan Sapinka, Wanda Viola Sari, Vivi Artika Selfida Sunaria Purba Shahnan, Muhammad Siallagan, Rikki Candra Sinambela, Sanny Greace Siregar, Muhammad Faisal Siregar, Salwina Anggriani Sirumahombar, Ayu Ratna P. Sitanggang, Rendi Edowin Sitepu, Irmaya Br. Siti Aisyah Siti Khairani Sitinjak, Finny Cornelia Sukmawarti Sundari, Pipit Syahniar Syahniar Syaim, Khairina Ulfa Syaimi, Khairani Ulfa Tampubolon, Camelia Tanjung, Nadra Putri Hasina Tria Yulita Wahyudi, Chandra Wildani Auza Suroya Yayan Farhan Zulfitri Zulfitri