p-Index From 2021 - 2026
7.611
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Al Bayan: Jurnal Jurusan Pendidikan Bahasa Arab Tadris: Jurnal keguruan dan Ilmu Tarbiyah Jurnal KALAM Religious: Jurnal Studi Agama-Agama dan Lintas Budaya Al-Fikri: Jurnal Studi dan Penelitian Pendidikan Islam FOKUS: Jurnal Kajian Keislaman dan Kemasyarakatan AJIS : Academic Journal of Islamic Studies Arabiyatuna : Jurnal Bahasa Arab Indonesian Journal of Islamic Educational Management AL-USWAH: Jurnal Riset dan Kajian Pendidikan Agama Islam Studia Religia: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Zawiyah: Jurnal Pemikiran Islam JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Tasyri` : Jurnal Tarbiyah-Syari`ah-Islamiyah Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan Sukma: Jurnal Pendidikan Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Diklat Review : Jurnal manajemen pendidikan dan pelatihan Instructional Development Journal Tabyin; Jurnal Pendidikan Islam Al-Mutharahah: Jurnal Penelitian dan Kajian Sosial Keagamaan Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan) Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Journal of English Language and Education MANAJERIAL: Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan International Journal of Education, Social Studies, And Management (IJESSM) Jurnal Inovasi, Evaluasi dan Pengembangan Pembelajaran (JIEPP) Kutubkhanah Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan Journal of Education Research Hamalatul Qur'an : Jurnal Ilmu Ilmu Al-Qur'an Al-Ihda' : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Jurnal Islam Nusantara Al-Aulia: Jurnal Pendidikan dan Ilmu-Ilmu Keislaman Counselia: Jurnal Bimbingan Konseling Pendidikan Islam Jurnal Kajian Islam Modern Indonesian Research Journal on Education Innovative: Journal Of Social Science Research JAMPARING: Jurnal Akuntansi Manajemen Pariwisata dan Pembelajaran Konseling Journal of Islamic Education El Madani Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Ahlussunnah: Journal of Islamic Education Symfonia: Jurnal Pendidikan Agama Islam Journal of Multidisciplinary Inquiry in Science, Technology and Educational Research Al-Insyiroh: Jurnal Studi Keislaman LANCAH Jurnal Inovasi dan Tren Sukma: Jurnal Pendidikan Reflektika
Claim Missing Document
Check
Articles

Metode Double Movement sebagai Inovasi Fazlur Rahman dalam Pembaharuan Pendidikan Islam Mastura, Nadhila; Agustina, Anggi Maharani; Dewi, Eva
Journal of Education Research Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i3.1303

Abstract

Pendidikan merupakan hal sangat esensial dalam berbagai aspek kehidupan. Pendidikan Islam pada konteks modern masih mengalami beberapa persoalan. Tokoh yang berperan dalam memberikan solusi pembaharuan pendidikan yaitu Fazlurrahman, beliau merancang metode yang disebut dengan metode double movement.  Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemikiran fazlurrahman tentang metode double movement. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan mencari dan menggali informasi dalam literature lainnya. Fazlurrahman merupakan seorang tokoh yang berpengaruh dalam pembaharuan pendidikan islam. Salah satu solusi yang ditawarkan oleh fazlurrahman dalam melakukan pembaharuan pendidikan islam ialah merubah cara menghafal al- qur’an yang biasanya hanya menghafal dan mengulang dirubah menjadi menganalisis. Menganalisis makna al-qur’an bisa meenggunakan metode double movement yang dimaksud dengan dua gerakan ganda yaitu memahami ayat al-qur’an lebih mendalam secara sosial historisnya.
INTEGRASI AGAMA DAN SAINS DALAM PERSPEKTIF M. AMIN ABDULLAH Muhammad, Ilham; M, Amril; Dewi, Eva; Qadri, Wil
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 1 (2025): Volume 8 No. 1 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i1.39335

Abstract

Penelitian ini bertujuan agar para pembaca terutama para Umat Islam mendapatkan bahan bacaan dan referensi sehingga timbul motivasi untuk membahas dan meneliti serta memperdalam kembali tentang Integrasi Agama dan Sains dalam Perspektif M. Amin Abdullah. Agar dengan demikian muncullah sebuah gambaran tentang bagaimana pendidikan Islam dan sains dapat saling melengkapi dan memperkaya satu sama lain, sehingga dapat menciptakan pendidikan yang lebih holistik dan seimbang antara agama dan sains. Jenis penelitian menggunakan Library Research yang berarti riset kepustakaan, yang mana teknik yang digunakan dalam mengumpulkan datanya berdasarkan dokumentasi melalui bukti-bukti peninggalan yang tertulis seperti tulisan yang bersumber dari buku, jurnal, dan lainnya yang mendukung penelitian ini. Berdasarkan penelitian ini ditemukan bahwa M. Amin Abdullah menawarkan pandangan yang memperkuat integrasi antara agama dan sains, menekankan bahwa keduanya dapat saling melengkapi. M. Amin Abdullah menekankan pentingnya interpretasi teks agama yang kontekstual dan dinamis. Ia percaya bahwa pemahaman yang berkembang tentang sains dapat mendorong reinterpretasi ajaran agama, sehingga tidak terjebak dalam dogma. Ini memberikan ruang bagi dialog yang konstruktif antara keduanya. Kesimpulannya, Amin Abdullah mendukung pendekatan holistik yang melihat agama dan sains sebagai dua jalan yang dapat saling mendukung dalam pencarian kebenaran, mendorong umat untuk beradaptasi dan berpikir kritis dalam memahami dunia.
INTEGRITAS AGAMA DAN SAINS DALAM PERSPEKTIF ABDUSSALAM Nst, Muhammad Padil; Mulia, Harapan; M, Amril; Dewi, Eva
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Special Issue Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.39567

Abstract

Banyak yang beranggapan bahwa sains dan agama itu memiliki posisi masing- masing yang mana ilmu dalam memperoleh suatu kebenaran itu didasarkan pada perolehan data secara epistimologi melalui beberapa penelitian. Kajian ini merupakan kajian yang membahas tentang integrasi agama dan sains menurut Abdussalam.Kajian ini merupakan jenis kajian studi kepustakaan (library research) untuk mendeskriptifkan integrasi agama dan sains dalam perspektif Andussalam. Sedangkan metode yang dipakai adalah deskriptif analitik, yaitu suatu metode yang digunakan secara sistematis untuk mendeskripsikan segala hasil yang berkaitan dengan pokok masalah. Dengan metode deskriptif analitik ini diharapkan akan menemukan parameterparameter sains Islam yang dapat menjadi sebuah solusi altematif dari sistem sains yang berkembang saat ini. Hasil penelitian tentang sains Islam ini menjelaskan bahwa menurut Abdussalam, Agama dan sains seharusnya tidak dipandang terpisah, tapi perlu dicari hubungan yang terkait di antara keduanya. Keduanya memiliki esensi yang serupa. Masih banyak aspek yang menjadi objek kajian ilmiah yang sejalan dengan prinsip-prinsip keagamaan. Sebelum penelitian dilakukan, agama telah menjelaskannya dalam kitab suci. Agama dan sains erat terkait dan saling membutuhkan.
SAINS ISLAM: RELASI TRIPATRIK MIKROKOSMOS, MAKROKOSMOS DAN METAKOSMOS Jelita, Priti Ike; M, Amril; Dewi, Eva; Nirmala, Atika
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Special Issue Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.39569

Abstract

Artikel ini membahas relasi tripatrik antara mikrokosmos, makrokosmos, dan metakosmos dalam konteks sains Islam. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan (Library research). Metode kepustakaan (Library research) merupakan jenis penelitian yang data utamanya bersumber dari buku, jurnal, atau artikel. Mikrokosmos dipahami sebagai entitas manusia yang memiliki kemampuan untuk memahami dan mengartikan fenomena alam, sedangkan makrokosmos meliputi keseluruhan alam semesta yang menjadi fokus kajian ilmiah. Metakosmos berperan sebagai dimensi ilahi yang memberikan makna dan arahan bagi kedua dimensi tersebut. Penelitian ini menekankan pentingnya mengintegrasikan ilmu pengetahuan dengan nilai-nilai spiritual dalam pengembangan sains Islam. Al-Quran dan hadis dapat menjadi sumber inspirasi bagi ilmuwan Muslim untuk mengeksplorasi hubungan antara ketiga dimensi tersebut. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pemahaman yang menyeluruh tentang mikrokosmos, makrokosmos, dan metakosmos dapat membantu ilmuwan Muslim membangun hubungan yang harmonis antara pengetahuan dan spiritualitas, serta berkontribusi pada keseimbangan ekologis dan moral dalam masyarakat.
Pendekatan Multi, Inter dan Transdisiplin dalam Integrasi Agama dan Sains Nazifa, Mahda Naura; Muhammad, Amril; Dewi, Eva; Rahmadhani, Saszlin
Hamalatul Qur'an : Jurnal Ilmu Ilmu Alqur'an Vol. 5 No. 2 (2024): December 2024
Publisher : Pondok Pesantren Hamalatul Qur'an Jogoroto Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/hq.v5i2.346

Abstract

This article discusses the Multi, Inter, Transdisciplinary Approach in the Integration of Religion and Science. This research uses the library research method. Library research is a type of research whose main data is sourced from books, journals, or articles. This research highlights the emergence of various problems along with the development of the times whose solutions can use various different approaches, in this case discussing the Multi, Inter and Transdisciplinary approaches in the integration of religion and science. The result of this research is that multi, inter, and transdisciplinary approaches have the potential to produce a comprehensive and deeper understanding and are able to provide more holistic solutions to today's complex problems.
LATAR BELAKANG FILOSOFIS DAN SOSIOLOGIS INTEGRASI AGAMA DAN SAINS Harahap, Adek Saputra; Amril M, Amril M; Dewi, Eva; pengelola, pengelola
Tasyri` : Jurnal Tarbiyah-Syari`ah-Islamiyah Vol. 32 No. 01 (2025): April 2025
Publisher : LPPM STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70281/tasyri.v32i01.868

Abstract

This research describes the backgroundPhilosophical, Sociological Integration of Religion and Science. The aim of this research is tounderstand aboutbackgroundPhilosophical, Sociological Integration of Religion and Science,.The study method used is literature study or library research by collecting various information from related journals/literaturebackgroundPhilosophical, Sociological Integration of Religion and Science.Data collection with the results of previous research which supports the data in this research.The result is The philosophical aspect is one way of expressing the wisdom that lies behind the teachings of the Islamic religion, for example, Islamic teachings teach to carry out congregational prayers with the aim, among other things, that a person can experience the wisdom of living side by side with other people, and so on. As for the sociological aspect, there are many religious teachings related to social problems. The great attention of religion to social problems further encourages religious people to understand social sciences as a tool for understanding their religion.
Integrasi Agama dan Sains dalam Perspektif M. Naquib Al-Attas Larasati, Septri; M, Amril; Dewi, Eva; pengelola, pengelola
TABYIN: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol 6 No 02 (2024): Desember
Publisher : STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/tabyin.v6i02.721

Abstract

This research describes the integration of religion and science from the perspective of M. Naquib Al-Attas. The aim of this research is to understand the biography of M. Naquib al-Attas, al-Attas's religious and scientific thinking, al-Attas' methodology for integrating religion and science and the Islamization of al-Attas' knowledge. The study method used is literature study or library research by collecting various information from journals/literature related to the Integration of Religion and Science in the Perspective of M. Naquib Al-Attas. Data collection with the results of previous research which support the data in this research. The result is that Al-Attas stated that there is an incompatibility between modern western science and technology and the Islamic system of epistemology and metaphysics. This is because science does not involve the role of God the Khaliq who has created natural laws, so science tends to conflict with religion. Since the 1970s Al-Attas began to introduce the concept of Islamization of science. Islamization as echoed by al-Attas is a term that brings something into Islam or makes it and makes it Islamic in accordance with the spirit of Islamic epistemology as a step or an effort to understand everything within an Islamic framework.
PERBANDINGAN KONSEP PENDIDIKAN AKHLAK IBNU MISKAWAIH DAN IBNU SAHNUN Sayfulloh, Usman Hamid; Dewi, Eva; Khalid, Muhammad Idkham
Reflektika Vol 19, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Al-Amien Prenduan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28944/reflektika.v19i2.1922

Abstract

Abstract: The aim of this research is to examine how the concept of moral education and Ibn Miskawaih and Ibnu Sahnun can be applied in this modern era which is full of moral decline. Using a qualitative descriptive method by utilizing literature review is a relevant method for this research using content analysis techniques, because it allows researchers to analyze moral concepts, classical values, and practice educational character through an in-depth understanding of various comparisons of Ibn's moral education concepts. Miskawaih and Ibn Sahnun. Ibn Miskawaih's concept of morals is a middle position, extreme advantages and extreme disadvantages, while Ibn Sahnun's concept of morals is to highlight morals. Teachers should teach etiquette to students, because it is an obligation to Allah, teachers should advise, care for and pay attention to them. The research findings have a significant impact on the development of moral education strategies for the next generation who not only have academic abilities but are based on the noble principles of the nation and Islamic teachings.   
REVITALISASI PENDIDIKAN ISLAM DI ERA DISRUPSI: STUDI TERHADAP PEMIKIRAN IBNU KHALDUN Efendi, Rahmi Maldini; Dewi, Eva; Sutarmo
Studia Religia : Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam Vol 9 No 02 (2025): Edisi Desember 2025
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/sr.v9i02.26631

Abstract

This research examines the urgency and relevance of revitalizing Islamic education in the era of disruption, through a study of Ibn Khaldun's thought. The purpose of this study is to explore the relevance of Ibn Khaldun's ideas on educational components such as educators, students, curriculum and educational materials, as well as educational methods in facing the challenges of the times in the era of disruption marked by technological advances, globalization, and shifting values. This research uses the literature study method by analyzing various sources of literature, including books of interpretation, scientific journals, and reference books, to broaden insights. The results show that Ibn Khaldun's thought is very relevant to be used as a reference in building an adaptive and responsive Islamic education system. Ideas such as the strategic role of teachers, students as active subjects, integrative curriculum between naqliyah and aqliyah sciences, as well as applicable and contextual learning methods, offer concrete solutions to today's educational challenges. This research contributes to the development of Islamic education that is more relevant to contemporary challenges, and emphasizes the importance of reviving Islamic intellectual heritage for the future of the ummah. Keywords: Ibn Khaldun, Islamic Education, Revitalization, Disruption Era.
REKONSTRUKSI SEJARAH PENDIDIKAN ISLAM MASA BANI UMAYYAH: KAJIAN ATAS PERAN ULAMA DAN INSTITUSI ILMU Almanar; Dewi, Eva; Sutarmo
JURNAL KAJIAN ISLAM MODERN Vol 13 No 02 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Institut Agama Islam Sahid (INAIS) Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56406/jurnalkajianislammodern.v13i02.786

Abstract

This study reconstructs the history of Islamic education during the Umayyad Dynasty by highlighting the pivotal roles of scholars and early knowledge institutions in shaping the foundations of classical Islamic educational traditions. Employing a qualitative historical approach, the research draws upon primary sources such as Tarikh al-Ṭabari and Al-Bidayah wa al-Nihayah, complemented by contemporary academic literature. The findings reveal that scholars such as Hasan al-Basri and Ibn Shihab al-Zuhri served as teachers, jurists, and codifiers of hadith through halaqah-based learning, mosque circles, and scholarly travel (rihlah ilmiyyah). Educational institutions including mosques, scholarly circles, and early libraries played a crucial role in transmitting knowledge and developing networks of learning grounded in sanad. The curriculum centered on the Qur’an, hadith, fiqh, and the Arabic language, delivered through memorization, oral transmission, and dialogical methods. The study affirms that the Umayyad era laid an essential intellectual foundation for the more structured educational system that emerged under the Abbasid Caliphate and marked the initial phase of interaction between religious and rational sciences. Further comparative research is recommended to examine the intellectual continuity between the Umayyad and Abbasid periods.
Co-Authors Afriza, Afriza Agustina, Anggi Maharani Ahmad Rifqi Aini, Risma Sulistia Almanar ALWIZAR ALWIZAR, ALWIZAR Amir Toedien, Faisal Amril Amril Amril M, Amril M Amril Muhammad, Amril Arbi, Arbi Arfan, Surya Arsita, Wina Aswanda, Jais Atika Nirmala Aziz, Muhammad Zaky B, Alya Mardatillah. Bermawy Munthe Delviany, Venny Dinata, Syaiful Efendi, Rahmi Maldini Elpasamani, Hasian Toyyiba Endang Retnowati Fadila, Nurul Febriza, Selsa Ihza Fitri Rahayu Fitri, Anisa Harahap, Adek Saputra Hatni, Hatni Herlina Herlina Hidayati, Okfrida Hulawa, Djeprin E. Ibrahim, Faisal Mahmoud Adam Ilham Muhammad Imam Hanafi Irawan, Toni Irma Suryani Jamil, Sukron Jelita, Priti Ike Jumiati, Dinda Kadar Kadar, Kadar Khairil Anwar Khairunnisa, Iqlima Khalid, Muhammad Idkham Kholis, Idham Kurniawan, Hafif Larasati, Septri Lubis, Rivaldiansolih M, Amril Maimunah, Iffat Mardatillah, Nur Aprilda Mardatillah. B, Alya Mastura, Nadhila Moenanda, Meimunah S Muhammad Afif Amrulloh Muhammad Firdaus Muhammad Zikri Mulia, Harapan Murniati , Andi Nasution, Muhammad Padil Nazifa, Mahda Naura Nst, Muhammad Padil Nurwijayanti Panggabean, Witari Triarni Pasaribu, Ummi Salamah Br pengelola, pengelola Pratama, Bahari Pratama, Muhammad Surya Qadri, Wil Rahadian Kurniawan Rahayu, Tia Rahima, Riska Siti Rahmadani, Sahdiana Rahmadhani, Saszlin Rahman, Arini Retnowari, Endang Riana Wahyuni Riansyah, Riansyah Risnawati Risnawati Riviana, Natta Sahbana, M. Dwi Rahman Sandi, Radila Sariah Sariah Sayfulloh, Usman Hamid Sefrianti, Riski Septian, Haris Sihombing, Hanissa Wandansari Siregar, Asri Yanti Suhertina, Suhertina Susanty Harahap, Fatimah Depi Sutarmo Sutarmo Sutarmo, Sutarmo Sutarno, Sutarmo Syahrani, Amellia Putri Syahrizul, Syahrizul Syihabuddin Syihabuddin Toedien, Faisal Amir Wildana Wargadinata Yasnel, Yasnel Zahra, Dwi Noviatul Zainur Rofiq Zamzam Afandi, Zamzam