p-Index From 2021 - 2026
7.518
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Psikologika : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Jurnal Anestesiologi Indonesia Proceedings of Annual International Conference Syiah Kuala University - Life Sciences & Engineering Chapter Komunikasi Fisika Indonesia Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia Abdimas Talenta : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Journals of Ners Community Journal of Saintech Transfer Jurnal Biomedika dan Kesehatan Jurnal Respirasi (JR) Sumatera Medical Journal Jurnal Keperawatan Priority Jurnal Prima Medika Sains JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika) Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan IJOEP : International Journal of Ecophysiology SCRIPTA SCORE Scientific Medical Journal Indonesia Berdaya Jurnal Health Sains Indonesian Journal of Applied Research (IJAR) Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan MAHESA : Malahayati Health Student Journal Jumat Informatika: Jurnal Pengabdian Masyarakat Narra J Educivilia: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat KESANS : International Journal of Health and Science Jurnal Impresi Indonesia Prosiding Konferensi Nasional PKM-CSR Journal of Endocrinology, Tropical Medicine, and Infectious Disease (JETROMI) Majalah Anestesia & Critical Care (MACC) International Journal of Health and Pharmaceutical (IJHP) MEDICINUS The Journal of Society Medicine (JSOCMED) International Journal on ObGyn and Health Sciences Jurnal Riset Ekonomi dan Akuntansi Maeswara: Jurnal Riset Ilmu Manajemen dan Kewirausahaan Faedah: Jurnal Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia Ardhi: Jurnal Pengabdian dalam Negri Jurnal Kemitraan Masyarakat Gandhi: Jurnal pengabdian kepada Masyarakat (G-JPM)
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : SCRIPTA SCORE Scientific Medical Journal

Hubungan Tingkat Pengetahuan Terhadap SIkap dan Perilaku Masyarakat Tentang Penggolongan Obat Tradisional di Indonesia di Kecamatan Medan Tembung Nainggolan, Zefanya Grace Winneke; Rina Amelia; Dalimunthe, Dina Arwina; Nasution, Afrida Aryani
SCRIPTA SCORE Scientific Medical Journal Vol. 6 No. 1 (2024): SCRIPTA SCORE Scientific Medical Journal
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/scripta.v6i1.15388

Abstract

Pendahuluan. Keanekaragaman hayati Indonesia sangat tinggi, terdapat sekitar 30.000 spesies tumbuhan di Indonesia yang memiliki khasiat obat atau bisa dimanfaatkan sebagai obat tradisional. Pengobatan tradisional telah lama menjadi bagian esensial dari sistem pengobatan di Indonesia. BPOM pada tahun 2004 menggolongkan obat tradisional berdasarkan uji klinis menjadi jamu, obat herbal terstandar, dan fitofarmaka. Tujuan. Menganalisis hubungan tingkat pengetahuan terhadap sikap dan perilaku masyarakat tentang penggolongan obat tradisional di Indonesia di Kecamatan Medan Tembung Metode penelitian. Penelitian ini merupakan studi observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan instrumen kuesioner yang berisikan pertanyaan untuk mengukur tingkat pengetahuan, sikap, dan perilaku. Sampel penelitian terdiri dari masyarakat di Kecamatan Medan Tembung sebanyak 105 orang yang dipilih melalui consecutive sampling. Data yang digunakan adalah data primer dengan metode analisis berupa uji korelasi Chi-square. Hasil dan Diskusi. Data hasil penelitian dari 105 orang sampel didapatkan bahwa terdapat 70 orang (66,7%) dengan tingkat pengetahuan yang kurang, 100 orang (95,2%) dengan sikap yang baik, dan 78 orang (74,3%) dengan perilaku yang baik. Hasil analisis bivariat didapatkan 66 orang (62,8%) dengan tingkat pengetahuan kurang tetapi memiliki sikap baik 52 orang (49,5%), dengan tingkat pengetahuan kurang tetapi perilakunya baik, sehingga berdasarkan karakteristik responden tersebut didapatkan hubungan yang bermakna antara tingkat pendidikan dengan tingkat pengetahuan dengan nilai p = 0,042 dan pekerjaan dengan perilaku didapatkan nilai p = 0,009 responden. Kesimpulan. Tidak ada hubungan antara tingkat pengetahuan tentang penggolongan obat tradisional di Indonesia dengan sikap dan perilaku masyarakat di Kecamatan Medan Tembung dikarenakan sebagian besar masyarakat masih menerapkan compliance. Introduction. Indonesia's biodiversity is very high, there are around 30,000 plant species in Indonesia that have medicinal properties or can be used as traditional medicine. Traditional medicine has long been an essential part of the medical system in Indonesia. In 2004, BPOM classified traditional medicines based on clinical trials into herbal medicines, standardized herbal medicines and phytopharmacies. Objective. Analyzing the relationship between the level of knowledge and community attitudes and behavior regarding the classification of traditional medicines in Indonesia in Medan Tembung District. Research method. This research is an analytical observational study with a cross-sectional approach. Research data was collected using a questionnaire instrument containing questions to measure the level of knowledge, attitudes and behavior. The research sample consisted of 105 people in Medan Tembung District who were selected through consecutive sampling. The data used is primary data with the analysis method in the form of the Chi-square correlation test. Results and Discussion. Research data from 105 sample people showed that there were 70 people (66.7%) with a poor level of knowledge, 100 people (95.2%) with good attitudes, and 78 people (74.3%) with good behavior. The results of the bivariate analysis showed that 66 people (62.8%) had a low level of knowledge but had a good attitude, 52 people (49.5%), with a low level of knowledge but good behavior, so that based on the characteristics of these respondents, a significant relationship was found between the level of education and level of knowledge with a value of p = 0.042 and work with behavior obtained a value of p = 0.009 for respondents. Conclusion. There is no relationship between the level of knowledge about the classification of traditional medicines in Indonesia and the attitudes and behavior of the people in Medan Tembung District because the majority of people still practice compliance.  
Faktor yang Memengaruhi Penggunaan Pengobatan Herbal pada Pasien di Puskesmas Pekan Labuhan tahun 2023 Alnaz, Ahmad Razi Maulana; Nasution, Rizki Fauzan Ghali; Nasution, Abdul Hakim; Fauzi, Muhammad Rado; Annisa, Dinda; Alifa, Cut Safira; Amelia, Rina
SCRIPTA SCORE Scientific Medical Journal Vol. 5 No. 1 (2023): SCRIPTA SCORE Scientific Medical Journal
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/scripta.v5i1.13656

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang. Indonesia kaya akan keanekaragaman hayati terutama di bidang pertanian, yang menyebabkan tingginya angka pemanfaatan herbal untuk pengobatan tradisional. Praktik tersebut dipengaruhi oleh banyak faktor terutama faktor sosio-demografis, ekonomi, pendidikan dan lainnya.Tujuan. Untuk menganalisis  jumlah dan tipe-tipe dari pengobatan herbal di Puskesmas Pekan labuhan dan juga faktor yang memengaruhi penggunaan obat-obatan herbal.Metode.Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dan analitik observasional dengan desain potong lintang, pada 119 pasien dewasa di Puskesmas Pekan Labuhan pada rentang waktu penelitian. Sampel diambil dengan metode purposive sampling pada pasien yang datang ke puskesmas. data dikumpulkan menggunakan kuesioner. Data di analisis secara univariat dan bivariat menggunakan tes pearson χ2  atau Fischer's Exact test menggunakan Statistical Package for Social Science (SPSS) versi ke-21 untuk windows pada interval kepercayaan 95%.Hasil. Penggunaan pengobatan herbal pada masyarakat sekitar Puskesmas Pekan Labuhan sebesar 49%. Umumnya pengobatan herbal digunakan sebagai obat komplementer, dengan jamu sebesar 39% dan pil ekstrak 23.7%. Penggunaan pengobatan herbal tersebar merata diantara kelompok demografis dan faktor pengobatan. Terdapat 2 faktor yang paling memengaruhi yaitu kepercayaan terhadap keamanan dari pengobatan herbal (PR 3.58, p<0.001) dan persepsi akan mahalnya pengobatan konvensional (PR 1.69, p=0.013). Kesimpulan : Penggunaan pengobatan herbal umum digunakan di lingkungan Puskesmas Pekan Labuhan, yang tersebar secara merata dalam berbagai factor latar belakang sosiodemografis. Oleh karena itu, dibutuhkan penelitian lebih lanjut yang lebih detail dan dengan cakupan yang lebih luas   Kata Kunci: Pusat Kesehatan Masyarakat, Pengobatan alternatif, Pengobatan herbal, Pengobatan komplementer, Pengobatan tradisional   ABSTRACT Background. Indonesia rich in biodiversity mainly in agriculture, causing high number of herbal utilization for medication among local traditional medication. The practice was affected by many factors mainly sociodemographic, economic, education, and other factors. Objectives. To analyze numbers and types of herbal medication in Pekan Labuhan Primary Health Centre and factors affecting the utilization.Methods. This is a descriptive and analytic observational study which is conducted in cross sectional design, on 119 selected adult in the Pekan Labuhan Primary Health Care Center visiting during research time range. Samples were obtained by purposive sampling on patient presenting to the PHC. Data were collected using questionnaires. Data were analyzed with univariate, bivariate analysis was using Pearson χ2 test or Fischer’s Exact test using Statistical Package for Social Science (SPSS) version 21 for windows on Confidence Interval of 95%.Results. Utilization of herbal medication among public around Pekan Labuhan PHC were approximately 49% of total. Most of herbal medication were used as complementary medicine using jamu for 39% and extract pills for 23.7%.  The use of herbal medication were similar among groups of demographic and medication factors, however we reported 2 main affecting factors which were local belief on safety of herbal medication (PR 3.58, p<0.001) and expensive perception of conventional medication (PR 1.69, p=0.013)Conclusion : Utilization of herbal medication is common around Pekan Labuhan PHC, which were similar on most factors. Hence, further detailed and larger research will be required to be conducted Keywords: Alternative Medicine, Complementary Medicine, Herbal Medication, Traditional medicine, Primary Healthcare Center
Hubungan Durasi dan Postur Duduk Terhadap Keluhan Low Back Pain pada Mahasiswa Kedokteran Koswara, Jocelyn; Machrina, Yetty; Lubis, Mahrani; Amelia, Rina
SCRIPTA SCORE Scientific Medical Journal Vol. 5 No. 2 (2024): SCRIPTA SCORE Scientific Medical Journal
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/scripta.v5i2.14906

Abstract

Background: Low Back Pain (LBP) is the most common musculoskeletal disorder in the community with a global prevalence of 15-45% each year. Medical students are prone to LBP due to several risk factors such as long sitting duration and improper sitting posture during lectures. Objectives: This research is performed to determine the correlation between the duration and sitting posture during lectures on the incidence of LBP in medical students at Universitas Sumatera Utara (USU). Methods: This study used an analytical descriptive research design with a cross-sectional approach conducted in April 2023 at the Faculty of Medicine, Universitas Sumatera Utara. The sampling technique used is simple random sampling with 147 medical students selected as the research sample. Data was obtained from filling out PAD and BAPHY questionnaires. A Chi-square test was used to explore the association between the two variables and LBP while the logistic regression test was used to identify the dominating causes generating LBP. Result: The study's findings revealed that 40.1% of students reported having LBP problems, 72.1% reported sitting for more than seven hours, and 33.3% reported having a bad sitting posture. Chi-square analysis revealed a significant correlation between sitting duration and posture on complaints of LBP (RR = 1.69, p = 0.041 and RR = 1.69, p = 0.009). At a risk of 2,438 times, sitting position is the main factor contributing to LBP among medical students at USU. Conclusion: This research showed a correlation between duration and sitting posture on the incidence of LBP. Keyword: Low Back Pain, Medical Students, Seven Hours, Sitting duration, Sitting posture Latar Belakang: Low Back Pain (LBP) merupakan gangguan muskuloskeletal yang paling sering terjadi pada masyarakat dengan prevalensi global 15-45% setiap tahunnya. Mahasiswa kedokteran rentan mengalami keluhan LBP dikarenakan beberapa faktor risiko seperti durasi duduk yang lama dan postur duduk yang tidak ergonomis saat perkuliahan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara durasi dan postur duduk saat perkuliahan terhadap keluhan LBP pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara. Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional yang dilakukan pada bulan April 2023 di FK USU Medan. Populasi penelitian adalah mahasiswa FK USU angkatan 2021 yang dipilih dengan metode simple random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 147 orang. Data diperoleh dari pengisian kuesioner PAD dan BAPHY. Untuk mengetahui hubungan kedua variabel dengan keluhan LBP dilakukan uji Chi-square dan uji regresi logistik untuk melihat faktor dominan penyebab keluhan LBP. Hasil: Dari hasil penelitian ditemukan terdapat 40,1 % mahasiswa yang mengalami keluhan LBP dengan durasi duduk > 7 jam sebesar 72,1% dan postur duduk yang tidak baik sebesar 33,3%. Analisis Chi-square menunjukkan terdapat hubungan bermakna antara durasi dan postur duduk terhadap keluhan LBP (RR = 1,69, p=0,041 dan RR = 1,69, p=0,009). Faktor dominan penyebab keluhan LBP pada mahasiswa FK USU angkatan 2021 adalah postur duduk dengan besar risiko sebesar 2,438 kali. Kesimpulan: Durasi dan postur duduk memiliki hubungan dengan keluhan LBP. Kata Kunci: Durasi duduk, Low Back Pain, Mahasiswa Kedokteran, Postur Duduk, Tujuh Jam
Tingkat Pengetahuan, Sikap, dan Tindakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat pada Anak-Anak Panti Asuhan Claresta Kecamatan Medan Johor Kota Medan Tahun 2023. Fauzi, Choirunnisa; Dalimunthe, Dina Arwina; Michelle Hotmauli Sinaga; Rina Amelia; Irma Sepala Sari Siregar
SCRIPTA SCORE Scientific Medical Journal Vol. 7 No. 2 (2026): SCRIPTA SCORE Scientific Medical Journal
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/scripta.v7i2.18616

Abstract

Background: Clean and Healthy Lifestyle is an effort to provide learning experiences and create conditions for communities, groups, families and individuals to be able to independently overcome and prevent health problems they face. Fostering Clean and Healthy Lifestyle can be carried out by organizing health promotion, namely trying to increase knowledge, behavior and attitudes in providing assistance to groups, families, individuals and communities so that they know, are able to, and want to implement clean and healthy living behaviors. Objective:The research aims to know the charateristics of knowledge, attitudes and PHBS actions towards children living in the Panti Asuhan Claresta Kecamatan Medan Johor Kota Medan in 2023. Method: This type of research is descriptive. The total sampling technique was used in this study with a total sample of 30 foster children, with 15 boys and girls each. The level of knowledge, attitudes, and PHBS actions were measured using a questionnaire. Results: The results showed that 80% of children had good knowledge of PHBS, 66.7% of children had good attitudes towards PHBS, and 76.7% of children had good PHBS practices. Girls have better PHBS knowledge and actions than boys, but both girls and boys have the same PHBS attitude. Conclusion: Most of the children from the Panti Asuhan Claresta Kecamatan Medan Johor Kota Medan have good knowledge, attitudes and behavior for Clean and Healthy Lifestyle. Keywords: Attitude, Clean and Healthy Living Behavior, Knowledge, Practice. Latar Belakang: Perilaku Hidup Bersih dan Sehat yaitu upaya dalam memberi pengalaman belajar dan mewujudkan sebuah keadaan untuk masyarakat, kelompok, keluarga, dan perorangan untuk bisa secara mandiri menanggulangi dan mencegah permasalahan kesehatan yang dihadapi. Membina Perilaku Hidup Bersih dan Sehat bisa dilaksanakan dengan menyelenggarakan promosi kesehatan, yakni berupaya menambah pengetahuan, perilaku dan sikap dalam memberikan bantuan kepada kelompok, keluarga, individu, dan masyarakat agar mengetahui, mampu, dan ingin menerapkannya perilaku hidup bersih dan sehat. Tujuan: Mengetahui gambaran  pengetahuan, sikap dan tindakan PHBS pada anak-anak Panti Asuhan Claresta Kecamatan Medan Johor Kota Medan pada tahun 2023. Metode: Jenis penelitian ini yaitu penelitian deskriptif. Digunakan teknik total sampling pada penelitian ini yang jumlah sampelnya sebesar 30 orang anak asuh, dengan masing-masing 15 anak laki-laki dan perempuan. Tingkat pengetahuan, sikap, dan tindakan PHBS diukur dengan memakai kuesioner. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan 80% anak berpengetahuan baik tentang PHBS, sebanyak 66,7% anak memiliki sikap yang baik terhadap PHBS, dan 76,7% anak memiliki tindakan PHBS yang baik. Anak perempuan memiliki pengetahuan dan tindakan PHBS lebih baik dari anak laki-laki, namun baik anak laki-laki dan anak perempuan mempunyai sikap PHBS yang sama. Kesimpulan: Sebagian besar anak-anak Panti Asuhan Claresta memiliki pengetahuan, sikap dan tindakan Perilaku Hidup Bersih dan sehat yang baik. Kata Kunci: Pengetahuan, Perilaku Hidup Bersih dan Sehat, Sikap, Tindakan.
Cervical Cancer Awareness and Its Association with VIA (Visual Inspection with Acetic Acid) Screening Behaviors Among Women of Reproductive Age: A Cross-Sectional Study at Simpang Limun Primary Health Center Khosasi, Felix; Elbert Elbert; Ginting, Anastasia Grace Milenia; Matondang, Halisa Tiara Ariani; Batubara, Riska Primayanti; Rina Amelia
SCRIPTA SCORE Scientific Medical Journal Vol. 7 No. 2 (2026): SCRIPTA SCORE Scientific Medical Journal
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/scripta.v7i2.21104

Abstract

Background: Cervical cancer is a malignant disease that affects the cervix and ranks as the fourth most common cause of cancer globally, according to the World Health Organization. Women over the age of 15 are at high risk, with the most affected age group being 25–64 years. Early detection through screening, such as viasual examintation tests, plays a crucial role in reducing cervical cancer morbidity and mortality. Objectives: This study aims to determine the relationship between the knowledge of women of childbearing age about cervical cancer and VIA tests, and their behavior (attitudes and actions) regarding VIA examination as a screening method for cervical cancer. Methods: This analytical descriptive study used a cross-sectional design. Data were collected through questionnaires distributed to women of childbearing age who visited the Simpang Limun Primary Health Center. The study population included women of childbearing age in the health center's working area. A total of 100 participants were selected using the one-population hypothesis sampling formula. Data were analyzed using the Chi-square test in SPSS. Results: The findings indicate a significant relationship between knowledge about cervical cancer and VIA tests and the behavior (attitudes and actions) of women of childbearing age towards undergoing VIA examinations. Conclusion: Enhancing knowledge about cervical cancer and  tests can positively influence the behavior of women of childbearing age, leading to increased participation in cervical cancer screening. Keyword: Cervical cancer, Screening, VIA test, Knowledge, Behavior Latar Belakang: Kanker serviks merupakan penyakit ganas yang menyerang leher rahim dan menempati peringkat keempat sebagai penyebab kanker tersering di dunia menurut World Health Organization. Wanita berusia di atas 15 tahun berisiko tinggi, dengan kelompok usia yang paling banyak terkena adalah 25–64 tahun. Deteksi dini melalui skrining, seperti pemeriksaan IVA, berperan penting dalam menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat kanker serviks. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan wanita usia subur tentang kanker serviks dan tes IVA dengan perilaku (sikap dan tindakan) mereka terhadap pemeriksaan IVA sebagai metode skrining untuk kanker serviks. Metode: Penelitian deskriptif analitik ini menggunakan desain cross-sectional. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang dibagikan kepada wanita usia subur yang berkunjung ke Puskesmas Simpang Limun. Populasi penelitian mencakup wanita usia subur di wilayah kerja puskesmas tersebut. Sebanyak 100 partisipan dipilih menggunakan rumus one-population hypothesis sampling formula. Data dianalisis menggunakan uji Chi-square dengan bantuan program SPSS. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara pengetahuan tentang kanker serviks dan pemeriksaan IVA dengan perilaku (sikap dan tindakan) wanita usia subur terhadap pemeriksaan IVA. Kesimpulan: Peningkatan pengetahuan tentang kanker serviks dan tes IVA dapat berpengaruh positif terhadap perilaku wanita usia subur, sehingga meningkatkan partisipasi dalam melakukan skrining kanker serviks. Kata Kunci: Cervical cancer, Screening, VIA test, Pengetahuan, Sikap
Co-Authors AA, Rizka Abdul Latif Adawiyah, Varihatul Al Hafiz, OK Muhammad Alifa, Cut Safira Alnaz, Ahmad Razi Maulana Alona, Ivana Andika Pradana Andika Pradana Andika Pradana Anggraini, Dwi Rita Annisa, Dinda Aprianti Lubis, Nenni Dwi Ariga, Hijrah Purnama Sari Ariga, Selviana Arlinda Sari Wahyuni Athika Adnani Attamimi, Fandy Faidhul Aulia, Devina Auliya, Muhammad Azka Ayodhia P. Pasaribu, Ayodhia P. Batubara, Riska Primayanti Bayani, Sri Bisono, Luwih C, Teguh Chusnul Chotimah Cut Putri Hazlianda Dagau, Lelie Dalimunthe, Almira Dalimunthe, Muhammad Bayhaqi Daulay, Majidah Andilaila Deri Edianto Destanul Aulia, Destanul Dewi Susanti Atmaja Dian Putri Oktavia, Dian Putri Dina Arwina Dalimunthe, Dina Arwina Dinda Sani Pratiwi Doni Prabowo Dwi Aprianti Lubis, Nenni Dwi Hanto Elbert Elbert EM, Samuel Fachry Abda El Rahman Fadillah Tarigan, Muhammad Fahira Mulya Suhady Fajar, Fajar Amanah Ariga Fathia Meirina, Fathia Fauzi, Choirunnisa Fauzi, Muhammad Rado Fithri Hervianti Fujiati, Isti Ilmiati Ginting, Anastasia Grace Milenia Ginting, Daniel Suranta Gunawan, Prayogo Aldi Hamdani, Rifqi Hamdi, Tasrif Hanafie, Achsanuddin Handayani, Bejo Utomo Harahap, Dhiny Yolanda Harahap, Juliandi Haslinda Hendri Wijaya, Hendri Husnul Khatimah Hutagalung, Sunna Vyatra Ihsan, Mhd Imal, Khasanul Irina, Rr. Sinta Irma Sepala Sari Siregar Isna Wati Isna Wati  Jefri, Budi Jelita Siregar Juliandi Harahap Jusuf, Nelva Karmila Karim, Tengku Abdul Keumala Sari, Dina Kholilah, Ma’rifahtul Khosasi, Felix Kiking Ritarwan Koswara, Jocelyn Lambok Siahaan Lim, Darren Wan-Teck Lita Sri Andayani Lubis, Andriamuri Primaputra Lubis, Inke ND. Lubis, Mahrani Lubis, Nenni Dwi Aprianti M. Ilham Magdalena Sinaga, Bintang Yinke Maspuroh, Uah Matondang, Halisa Tiara Ariani Mayasri, Fadhliani Mayasri, Fadhliani Putri Michelle Hotmauli Sinaga Moh. Anshori Aris Widya Muhammad Ichwan Muhammad Ihsan Muhammad Ramadhan Muhammad Rizal Mula Tarigan Mustafa Mahmud Amin Nainggolan, Zefanya Grace Winneke Nasutiah Nasutiah Nasution, Abdul Hakim Nasution, Afrida Aryani Nasution, Bayu Rusfandi Nasution, Rizki Fauzan Ghali Nisa Purnamasari Noni Novisari Soeroso Nurhidayah, Dea Olga R. Siregar, Olga R. Pandia, Pandiaman Pane, Nikmah Kemalasari Pangestu, Raden Ali Panggabean, Mathilda Parluhutan Siagian Pasaribu, Ayodhia Pitaloka Pertin Sianturi Pradana, Hasta Dwi Putri Chairani Eyanoer, Putri Chairani Qadri Fauzi Tanjung Raihanah Raihanah Reni Asmara Ariga Ribawanto, Muhammad Rafif Rini Savitri Daulay, Rini Savitri Rini Yayuk Priyati, Rini Yayuk Robby Awaluddin Perangin-Angin Rohama, Rohama Rusda, Muhammad Rusdiana Rusdiana Ruslaini, Ruslaini Rusmalawaty, Rusmalawaty Saktioto Saktioto Salbiah, Siti Saragih, Rina Amalia Caromina Satria, Fauzi Budi Selvi Nafianti Sibuea, Bonar Pandapotan Silaen, Ester Lantika Sinaga, Janry Lewis Hasan Sarma SITI FATIMAH Sri Budi Astuti, Sri Budi Syamsidah Lubis, Syamsidah Syamsudhuha Syamsudhuha Syifha, Nor Tanjung, Ika Citra Dewi Tarigan, Amira Permatasari Tazkiyah, Aulia Tengku Emrinaldi Triyadi, Slamet Ugrasena, I DG. Ulfah, Indar Fauziah Veralia Vinda Sari Ermiza Nasution W, Steven Wahyuni, Arlinda S. Wahyuni, Arlinda Sari wicaksono, desmiko haryo Widjaja, Sry Suryani Widowati Hermajiwandini, Chandra Murti Dewi Wijaya, Dadik Wahyu Wisman Dalimunthe, Wisman Y, Devi Yessica Amelia Yetty Machrina Yinke Magdalena Sinaga, Bintang Yosi Mardoni Yulfi, Hemma Yunanda, Yuki Yuniar, Nabila Yunita Sari Pane Zainul Abidin Zulkarnain Zulkarnain