p-Index From 2021 - 2026
12.786
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal IPTA Progresiva : Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Civicus DIRASAT Jurnal Manajemen & Pendidikan Islam Al Tarbawi Al Haditsah JURNAL IQRA´ Al-Wijdan : Journal of Islamic Education Studies Al Ishlah Jurnal Pendidikan QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam qolamuna : Jurnal studi islam FITRAH:Jurnal Kajian Ilmu-ilmu Keislaman Jurnal Pendidikan Islam Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar IQRO: Journal of Islamic Education Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam At-Ta'dib: Jurnal Ilmiah Prodi Pendidikan Agama Islam JMKSP (Jurnal Manajemen, Kepemimpinan, dan Supervisi Pendidikan) Jurnal At-Tarbiyat (Jurnal Pendidikan Islam) Istighna : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam IJoASER (International Journal on Advanced Science, Education, and Religion) Jurnal Kajian Peradaban Islam Murobbi: Jurnal Ilmu Pendidikan JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM AL-IDARAH JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Nizham Journal of Islamic Studies Alamtara: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Tunas Siliwangi : Jurnal Program Studi Pendidikan Guru PAUD STKIP Siliwangi Bandung Al-MUNZIR Al-Hikmah: Jurnal Dakwah dan Ilmu Komunikasi Adaara: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Ulumuddin : Jurnal Ilmu-ilmu Keislaman Masyarakat Madani: Jurnal Kajian Islam dan Pengembangan Masyarakat Dirasah : Jurnal Studi Ilmu dan Manajemen Pendidikan Islam AL-ADABIYA: Jurnal Kebudayaan dan Keagamaan IJECA (International Journal of Education and Curriculum Application) Al-Mudarris : Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam Al-Fath Syaksia : Jurnal Hukum Perdata Islam Tadris : Jurnal Penelitian dan Pemikiran Pendidikan Islam Tafkir: Interdisciplinary Journal of Islamic Education TASAMUH: Jurnal Studi Islam Journal of Digital Learning and Education Thawalib: Jurnal Kependidikan Islam Indonesian Gender and Society Journal Jurnal Kajian Peradaban Islam Taklim : Jurnal Pendidikan Agama Islam Religio Education (RE) TARBAWY: Indonesian Journal of Islamic Education Bulletin of Pedagogical Research Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education Jurnal Al-Qiyam Jurnal Tana Mana International Journal of Humanities Education and Social Sciences INOVATIF: Jurnal Penelitian Pendidikan, Agama, dan Kebudayaan Kreatifitas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam Tarbiyah Wa Ta'lim: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Mazahib: Jurnal Pemikiran Hukum Islam Islam Realitas: Journal of Islamic and Social Studies MASALIQ: Jurnal Pendidikan dan Sains Journal of Innovation and Research in Primary Education PEKERTI Journal Pendidikan Agama Islam & Budi Pekerti Jurnal Pendidikan Islam Room of Civil Society Development Sosio Religi: Jurnal Kajian Pendidikan Umum Jurnal Riset Rumpun Ilmu Pendidikan (JURRIPEN) Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Pendidikan Islam Studi Multidisipliner: Jurnal Kajian Keislaman Tafaqquh : Jurnal Hukum Ekonomi Syariah dan Ahwal Syahsiyah Al-Qalam: Jurnal Kajian Islam Dan Pendidikan Room of Civil Social Development Tapis : Jurnal Penelitian Ilmiah Sumbula : Jurnal Studi Keagamaan, Sosial dan Budaya Urwatul Wutsqo : Jurnal Studi Kependidikan dan Keislaman Khazanah Pendidikan Islam
Claim Missing Document
Check
Articles

Studi Kasus Gim Genshin Impact: Dampak Shipping Culture LGBT Terhadap Aqidah Islam Pemainnya Puteri, Aura Dina Amalia; Fadhillah, Gita Amelia Nur; Rizal, Ahmad Syamsu; Budiyanti, Nurti
Sosio Religi: Jurnal Kajian Pendidikan Umum Vol 22, No 1 (2024): JURNAL KAJIAN PENDIDIKAN UMUM
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/sosio religi.v22i1.68448

Abstract

Praktik shipping (menjodohkan) karakter fiksi maupun orang telah menjadi budaya yang populer di kondisi sosial zaman sekarang. Penulis menemukan fenomena nyata dari shipping culture bertema LGBT di antara komunitas Genshin Impact. Mengingat bahwa di antara komunitas tersebut terdapat orang-orang beragama Islam, penulis menganggap bahwa praktik shipping ini berpotensi merusak aqidah keislaman, terutama para shipper yang mendukung LGBT. Maka dari itu, penulis mengadakan penelitian terhadap fenomena tersebut dengan mewawancarai komunitas Genshin Impact. Metode penelitian dalam artikel ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini terdiri dari dua, yaitu data primer yang diambil dari hasil wawancara dan data sekunder yang diambil dari literatur-literatur yang relevan dan terpercaya. Berdasarkan hasil wawancara kepada 18 responden komunitas Genshin Impact, diketahui sebanyak 4 orang mengidentifikasi sebagai shipper LGBT dan 14 orang non shipper. Dalam data kuesioner, diketahui baik responden shipper LGBT dan responden non shipper tidak mendukung LGBT di dunia nyata dengan alasan yang beragam. Penulis memandang bahwa budaya shipping pasangan sesama jenis merupakan fenomena yang tidak sejalan dengan syariat Islam sehingga budaya tersebut sebaiknya tidak diikuti. Oleh karenanya, penulis memberikan beberapa langkah preventif, yaitu memperbanyak amalan ibadah, menjauhi segala bentuk larangan yang ditetapkan Allah, dan selektif dalam menyikapi budaya yang tidak sejalan dengan syariat Islam.
Media Sosial sebagai Perekat Ukhuwah Islamiyah Azahra, Thifa; Nura, Tiara Siti Aulia; Rizal, Ahmad Syamsu; Budiyanti, Nurti
Sosio Religi: Jurnal Kajian Pendidikan Umum Vol 21, No 1 (2023): JURNAL KAJIAN PENDIDIKAN UMUM
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/sosio religi.v21i1.58965

Abstract

Ukhuwah Islamiyah atau persaudaraan antara sesama umat Islam terjalin karena adanya rasa kerukunan dan kecintaan yang kuat terhadap sesama saudara muslimin. Berkat perkembangan teknologi yang begitu pesat, masyarakat dapat menerapkan ukhuwah Islamiyah secara online melalui media sosial. Media sosial dapat mengeratkan ukhuwah Islamiyah umat, tetapi juga dapat menjadi alat pemecah ukhuwah. Oleh sebab itu, penulis melakukan pengkajian lebih lanjut mengenai hal-hal apa saja yang dapat menguatkan sekaligus merusak ukhuwah Islamiyah serta bagaimana cara mengatasinya. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif melalui hasil kuesioner dan literatur yang terpercaya dan relevan. Berdasarkan hasil penelitian. didapatkan bahwa media sosial dapat menjadi sarana untuk mempererat ukhuwah Islamiyah.
Fenomena Metaverse: “Peluang dan Tantangan dalam Pandangan Islam” Permadi, Riris Juanita Kania; Pitaloka, Berliana Indah; Sriyani, Cucu; Ghassani, Dini Aghniya; Antsary, Muhamad Faishal; Anwar, Saepul; Budiyanti, Nurti
Sosio Religi: Jurnal Kajian Pendidikan Umum Vol 20, No 2 (2022): JURNAL KAJIAN PENDIDIKAN UMUM
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/sosio religi.v20i2.58534

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pandangan serta kesiapan mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia dalam menyikapi hadirnya teknologi metaverse yang akan semakin berkembang. Metaverse menawarkan satu dunia baru tempat interaksi manusia. Pada dunia baru ini, manusia dijanjikan dapat berperilaku layaknya kehidupan di dunia saat ini, sehingga manusia akan mulai terbiasa dengan hadirnya dunia metaverse. Metode Penelitian yang digunakan merupakan penelitian kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa muslim aktif di Universitas Pendidikan Indonesia. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner dengan bantuan digital google form. Hasil dari penyebaran kuesioner menyatakan bahwa 44,3% diantaranya mengetahui metaverse. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 53,6% responden berpendapat jika kedepannya dunia metaverse dapat digunakan untuk berinteraksi dengan orang lain seperti berkenalan dan berbagai interaksi sosial lainnya, maka hal tersebut akan mempengaruhi kehidupan dunia nyata.
Menghidupkan Sunnah Harian Rasulullah dalam Pembentukan Karakter Pribadi Muslim Wirasasmita, Muhammad Aditya; Nasrulloh, Muhammad Fauzan; Rizal, Ahmad Syamsu; Budiyanti, Nurti
Sosio Religi: Jurnal Kajian Pendidikan Umum Vol 21, No 1 (2023): JURNAL KAJIAN PENDIDIKAN UMUM
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/sosio religi.v21i1.58872

Abstract

Kepribadian adalah keseluruhan cara seorang individu bereaksi dan berinteraksi dengan individu lain. Kepribadian manusia adalah suatu hal yang membedakan manusia dari manusia lainnya. Dalam masyarakat terdapat kepribadian yang berbeda-beda. Dalam Islam, kepribadian tidak bisa lepas dari akhlak seseorang, bahkan kepribadian seringkali disamakan dengan akhlak. Tetapi, kepribadian sebagian besar umat muslim masih belum menunjukkan kepribadian yang baik. Demi membina akhlak seorang yang baik, salah satu caranya adalah dengan melakukan gerakan ihyaus sunnah. Gerakan ihyaus sunnah adalah gerakan menghidupkan sunnah-sunnah harian rasul. Dengan mengikuti gerakan ihyaus sunnah sebagai teladan mereka terhadap Rasulullah SAW, kepribadian seorang muslim akan mendapatkan dampak yang positif.
Pandangan Islam Terhadap Keputusan Hidup Tanpa Anak Setelah Menikah Alfini, Fifien; Nuryawandhana, Jannetha Firdani; Sumarisah, Sumarisah; Rizal, Ahmad Syamsu; Budiyanti, Nurti
Sosio Religi: Jurnal Kajian Pendidikan Umum Vol 21, No 1 (2023): JURNAL KAJIAN PENDIDIKAN UMUM
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/sosio religi.v21i1.58937

Abstract

Pernikahan adalah suatu hal yang disyariatkan dalam Islam memenuhi syarat pernikahan dan rukun nikah. Pada hakikatnya, Allah menciptakan makhluk secara berpasang-pasangan. Dengan menikah, seorang muslim menyempurnakan separuh agamanya. Pernikahanpun melindungi seorang muslim dari perbuatan zina dan dosa, menjadikan hubungan muda-mudi menjadi hubungan yang halal, dan menyatukan dua keluarga yang awalnya tidak ada hubungan dan keterikatan menjadi ada, dapat membangun mahligai rumah tangga yang sakinah, mawaddah, dan waahmah yang terdiri dari ayah, ibu, anak yang dinamakan keluarga. Perintah menikah merupakan salah satu implementasi maqashid syariah (maksud dan tujuan syariat Islam) dan hifzhul nasl (menjaga keturunan). Seiring perkembangan zaman, muncul fenomena childfree. Fenomena ini memiliki keputusan atau pilihan untuk tidak memiliki anak secara biologis maupun adopsi meskipun mampu untuk memilikinya baik secara jasmani rohani maupun finansial. Dengan bertemakan Islam dan keluarga, kami melakukan suatu penelitian mengenai pandangan masing-masing mengenai childfree atau keputusan untuk tidak memiliki anak.
Pemetaan Sistem Politik dalam Lingkup Mahasiswa dalam Perspektif Islam Direza, Bayu Batara; Syafari, Feri Nurjamil; Amal, Muhammad Hanif Ikhlashul; Rizal, Ahmad Syamsu; Budiyanti, Nurti
Sosio Religi: Jurnal Kajian Pendidikan Umum Vol 21, No 1 (2023): JURNAL KAJIAN PENDIDIKAN UMUM
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/sosio religi.v21i1.58962

Abstract

Politik merupakan alat untuk mengatur persoalan yang ada di suatu tempat. bentuk politik dalam negara Indonesia sudah cukup jelas bagian bagiannya, dan kita sebagai muslim harus tahu apa kaitannya dengan islam dengan terbentuknya bagian bagian tersebut namun untuk memiliki akses informasi tersebut cukup terbatas. Kita sebagai mahasiswa sebaiknya tahu bagaimana bentuk politik di lingkungan mahasiswa dalam perspektif islam. maka dari itu, penulis ingin menanyakan bentuk politik dalam salah satu organisasi di lingkungan UPI. Metode penelitian dalam artikel ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini terdiri dari dua, yaitu data primer yang diambil dari hasil wawancara dan data sekunder yang diambil dari literatur-literatur yang relevan dan terpercaya. Berdasarkan hasil wawancara terhadap salah satu Ketua Organisasi di lingkungan UPI bahwa Organisasinya berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 yang kita tahu bersumber dari Al-Qur’an.
Tolerance in Creating Healthy Politics From an Islamic Perspective Setiawan, Anton; Budiyanti, Nurti; Nufus, Jihaadun; Salsabila, Mutiara; Thariqsa, Resvi
Jurnal Civicus Vol 23, No 2 (2023): JURNAL CIVICUS, DECEMBER 2023
Publisher : Department of Civic Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/civicus.v23i2.57165

Abstract

In political practice in Islamic countries, disputes often occur between communities due to differences of opinion. The most appropriate solution to overcome this problem is to apply tolerance. Tolerance in politics will create healthy political relations for the prosperity of citizens. This research uses a qualitative descriptive approach to look at the condition of religious tolerance which recently is often directed at Islam, that Islam is an intolerance religion. This approach aims to prove the accusation that Muslims are the most tolerant group. The results of this study indicate that from an Islamic perspective it is emphasized that we as Muslims must have an attitude that upholds tolerance and maintains harmony so that divisions between religions will not occur. The data in this study includes primary data obtained from interviews with three speakers, namely practitioners, teachers, and students who have insight into tolerance in the political sphere from an Islamic perspective, as well as secondary data in the form of Hadith, Qur'anic postulates, and previous research journals. The results of the research conducted resulted in the conclusion that knowledge and understanding of inter-religious tolerance is important. People must explore knowledge about inter-religious tolerance to learn because we Muslims have to be political. The political strategy in Islam is by da'wah. Harmonization between religious communities is by creating a peaceful atmosphere to establish better communication and help each other if there are difficulties in order to create a harmonious atmosphere in the community. Therefore, in the Islamic perspective it is emphasized that we as Muslims must have an attitude that upholds tolerance and maintains harmony so that there will be no divisions between religious communities.
Optimizing Dhuha Lectures in the Islamic Religious Education Tutorial Program to Improve the Religious Character of UPI Students Nurmani, Balqis; Budiyanti, Nurti; Surahman, Cucu; Yusranti, Muthia; Rosyada, Noer Amrina
TARBAWY: Indonesian Journal of Islamic Education Vol 10, No 2 (2023): November 2023
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/t.v10i2.57315

Abstract

This research aims to find out how understanding, belief in the application of religious values in dhuha lecture activities in improving the religious character of UPI students class of 2021. This research uses a qualitative descriptive approach. The survey subjects in this research were 50 students at the Indonesian University of Education Class of 2021 using a closed questionnaire method. The results of the research show that all survey subjects, namely 50 UPI students class of 2021, that they understand, believe and apply the religious values provided by UPI in the PAI Tutorial dhuha lecture activities. Thus, it can be concluded that all survey subjects, namely 50 UPI students class of 2021, stated that PAI tutorials can educate and provide benefits.
The Potential of Islamic Boarding Schools and Their Effort of Development and Fostering at Pesantren Persatuan Islam 1-2 Bandung) Aziz, Asep Abdul; Budiyanti, Nurti; Ahmad, Nurwadjah; Suhartini, Andewi
JMKSP (Jurnal Manajemen, Kepemimpinan, dan Supervisi Pendidikan) Vol. 6 No. 2 (2021): JMKSP (Jurnal Manajemen, Kepemimpinan, dan Supervisi Pendidikan)
Publisher : Graduate Program Magister Manajemen Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/jmksp.v6i2.5721

Abstract

The existence of boarding schools in Indonesia, in its development and coaching was very influential to the surrounding community, especially in terms of education. The world education was now facing a case of moral degradation great increasingly. The presence of Pesantren educational institutions can certainly strengthen Islamic civilization. The researchers used qualitative approach with case study methods at Pesantren Persatuan Islam 1-2 Bandung. The results of the study showed that Pesantren Persatuan Islam 1-2 Bandung was one of the modern pesantren that combines religious science and general science. Pesantren has the potential to give birth to students who are independent, sincere, tolerant, simple, and can establish a good ukhuwah ilsmaiyaah. The result has proven from the coaching program that was done either at KBM hours or outside KBM. The effort construction carried out in outside the KBM were ikhtifal activities, bai'at activities, hadith research activities, tahsin wa tahfidz halaqah activities, as well as Arabic language worship activities. While the efforts construction on KBM were adjusted in existing subjects both containing the general curriculum of IPA and IPS programs, the central religious curriculum (akidah akhlak, al-quran, Islamic cultural history, and fiqh), as well as pesantren curriculum such as balaghah, mantiq, maani, hiwar, ushul fiqh, tafsir ahkam, fafsir aam, aqidah, nahwu sharaf, and falaq science). All subjects are directed to embody a generation that is tafaquh fid-in. Keyword: The Potential Islamic Boarding School; Development Pesantren, Fostering Pesantren
CONCEPTUAL REFORMULATION OF TA'LIM AS A PARADIGM OF ISLAMIC EDUCATION LEARNING IN BUILDING EDUCATIONAL INTERACTIONS THROUGH RAHMANIYYAH PRINCIPLES Islamy, Mohammad Rindu Fajar; Abdussalam, Aam; Budiyanti, Nurti; Parhan, Muhamad
Al-Fath Vol 15 No 1 (2021): Juni 2021
Publisher : Department of Ilmu al-Qur'an dan Tafsir, Faculty of Ushuluddin and Adab, State Islamic University of Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/alfath.v15i1.4542

Abstract

This article tries to reformulate the concept of ta'lim in the Quran so that it can be one of the solutions in answering the challenges of today's growing era. The civilization of science and technology is influenced by the philosophical schools of positivism, rationalism, and materialism. True according to this school, must come out with an approach to empiric boundaries and logic (secular), where scientific concepts must be measured in a mustard manner. All the truths produced must never reach the truths that are beyond the reach of the empiric. Al-Quran has very different characteristics and extraordinary, both in terms of content, language and systematics. Al-Quran has provided the best solution for all aspects of human life without limits of space and time, especially in the area of education. The pattern of Islamic education, which is seen as underdeveloped from the Western education model, is a challenge for Muslim intellectuals to formulate the concept of ta'lim that can bridge this gap. With the approach of review literature, the results of the study showed that the concept of ta'lim in the Quran if developed further is very closely related to psychological situations and highly interactive educational communication. Inter-relation between ta'lim concepts in this perspective will be able to build a comprehensive and integrative ta'lim concept with the presence of rahmaniyyah principles, so that intellectual generations will be born accompanied by a solid character.
Co-Authors AA Sudharmawan, AA Aam Abdussalam Aam Abdussalam Aam Abdussalam, Aam Aan Hasanah Abdul Aziz, Asep Abu Warasy Batula Aceng Kosasih, Aceng Adilah, Nadiyah Nur Aeldi Despriyadi Agisty, Nesha Agus Fakhruddin Agus Salim Mansyur Ahmad Fuaddin Ahmad Syamsu Rizal Ahmad Syamsu Rizal Ahmad Syamsu Rizal, Ahmad Syamsu Ahmad, Nurwadjah Aisy, Salwa Rihadatul Ajat S Hidayatullah Alfini, Fifien Alya Sasmi Lukmana Amal, Muhammad Hanif Ikhlashul Amanda, Restu Rizki amira nurifkah m Andewi Suhartini Andewi Suhartini Andewi Suhartini Andewi Suhartini Andewi Suhartini, Andewi Anggraeni, Nia Annisa Bunga Aulia Anton Maulana Antsary, Muhamad Faishal Anugrah, Eri Ari Kartiko, Ari Ari Prayoga Ari Prayoga Prayoga Arifin, Bambang Samsul Asep A Aziz Asep Abdul Aziz Asep Abdul Aziz Asep Abdul Aziz Asep Abdul Aziz Asep Abdul Aziz Asep Bahria Assyifa, Marsa Asyiri Abghiya R Aulia, Sephia Musyaffa Nur Auliya Fitria Azahra, Thifa Aziz, Asep Abdul Azka Budi Robbani Azzahra, Aura Aulia Baharudin Akbar Bahy Rynar Murfid Batula, Abu Hafash Batula, Abu Warasy Bildan Muhammad Sya'ban Cucu Surahman Dikdik Sunandar Dina Siti Logayah Direza, Bayu Batara Elan Sumarna Endis Firdaus, Endis Fadhilah, Silmi Nur Fadhillah, Gita Amelia Nur Fadhlan Yuda Pratama Fahriza, Firdha Fajar Islamy, Mohammad Rindu Fatimah Az Zahra . Febrianty, Rizka Amelia Fiki Dwi Alfaiga Firmansyah, Reinata Luciana Ganjar Eka Subakti Gastiadirrijal, Wayan Ghassani, Dini Aghniya Hafidz Noor Haikal, Muhammad Fajrin Hanifah, Ajeng Mulla Hayatin Nufus Helmy, Helmy Abdullah Heryani, Irsa Nur Azizah Hilman Taufiq Abdillah, Hilman Taufiq Hizba Aulia, Muhammad Hyangsewu, Pandu Indah Sari Indah Sari Indriani, Ananda jaelani, Muhammad Rifki Jenuri Karimah, Intan Wardatul Khoirunnisa, Yasmin Kiki Rizki Fauzi Kokom Siti Komariah Kokom St Komariah Kokom st Komariah Komariah, Kokom Siti Komariah, Kokom Siti Komariah, Kokom St Laila Nur Sampurna Layla Novitasari Lutfi Amalia M Rindu Fajar Islamy M. Abdul Somad Maulidya Nisa Maulidya Nisa Moch Hakim Ibnu Ramadhan Mohamad Erihadiana, Mohamad Mohammad 'Ulyan Mohammad Rindu Fajar Islamy Mokh. Iman Firmansyah Mubarokah, Syifa Fatihatul Muhamad Parhan Muhammad Ahyar Muhammad Fahmi Fathurrahman Muhammad Fajryan Muhammad Galih Muhammad Habib Mubarok Muhammad Ikhsan Ag Muhammad Parhan Muhammadun Muhammadun Muhibbin Syah Muhibbin Syah Mukjizati, Silvania Munawar Rahmat Nabil Ibrahim Baria Nabila Azzahra Nabila Putri Sholahudin Nabila, Disah Alya Nadhira Saffa Aulia Nasalia, Indah Putri Nasrudin, Ega Nasrulloh, Muhammad Fauzan Naufal Taufikul Hakim Azhar Neng Mulyanti Noor Azmi Noor, Hafidz Nufus, Jihaadun Nugrah, Mochamad Nugraha, Nursani Awal Artha Nur Aulia, Sephia Musyaffa Nura, Tiara Siti Aulia Nurdianti, Ranti Nurfarida, Rida Nurmani, Balqis Nurwadjah Ahmad Nurwadjah Ahmad Nurwadjah Ahmad Nuryawandhana, Jannetha Firdani Palah Palah Pandu Hyangsewu Patriasya, Pitra Gosha Permadi, Riris Juanita Kania Pitaloka, Berliana Indah Puteri, Aura Dina Amalia PUTRI WULANDARI Qiqi Yuliati Zakiah Rahayu, Risma Putri Rahmania, Puput Reviana, Alma Shafira Ridwan, Ahmad Dimyati Rifa’ Alifah Gunawan Riki Ardian Riris Almutiroh Risris Hari Nugraha Rossi Damayanti Rosyada, Noer Amrina Ruswandi, Uus Saepul Anwar Salsabiila Zhafirah Nathania Salsabila, Mutiara Salsabilla Sayyidina Salsabillah Wardah R Sari Rahmawati Sasqia Faradila Selviana Oktaviani Oeva Setiawan, Achmad Ghiyats Setiawan, Anton Shafa Aulia Az-Zahra Shendyka, Muhammad Shepta Adi Nugraha Shidik, Fahmi Siti Komariah, Kokom Siti Nurhaliza , Rifa Solihatunnisa, Ismi Sriyani, Cucu Suci Fadillah, Zahra Suhartini, Andewi Sukma Rahayu, Anisa Sumarisah, Sumarisah Supiana Supiana Supriadi , Udin Suprima Syafari, Feri Nurjamil Syafe'i, Makhmud Syahidin Syahidin, Syahidin Tantowi, Yusuf Ali Thariqsa, Resvi Udin Supriadi Usup Romli Uus Ruswandi Wawan Hermawan Wawan Hermawan Wa’dalloh, Kholish Roja Wijayanti, Indri Retno Wirasasmita, Muhammad Aditya Wisnuwardani, Vanesa Patricia Yasmin Aulia Yasmin Kurniawan Yuriko Indriani Putri Yusranti, Muthia Zaenab Octaviany Zakiah, Qiqi Yuliati ‘Izzulhaq, Moch Alief