p-Index From 2021 - 2026
5.971
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Katalogis PRISMA FISIKA Al-Manahij: Jurnal Kajian Hukum Islam Jurnal Konseling dan Pendidikan Warta Rimba Journal of Education and Learning (EduLearn) Al-'Adalah Business UHO: Jurnal Administrasi Bisnis Jurnal Sains dan Inovasi Perikanan/Journal of Fishery and Innovation (JSIPi) Jurnal Al-Qadau: Peradilan dan Hukum Keluarga Islam Al-Ihkam: Jurnal Hukum dan Pranata Sosial AL-MAIYYAH SAMARAH: Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam Al-'Adl Jurnal Smart PAUD Journal of Basication (JOB) : Jurnal Pendidikan Dasar Jurnal Riset Golden Age PAUD UHO Jurnal Kolaboratif Sains Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Bimbingan dan Konseling Borneo Jurnal Abdi Insani EduPsyCouns: Journal of Education, Psychology and Counseling Siyasatuna Jurnal Ilmiyah Mahasiswa Siyasah Syariyyah Akrab Juara : Jurnal Ilmu-ilmu Sosial Qadauna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Hukum Keluarga Islam MAHESA : Malahayati Health Student Journal JUSIE (Jurnal Sosial dan Ilmu Ekonomi) Shautuna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Perbandingan Mazhab Nuances of Indonesian Language Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Terapan (JPMIT) Al-MIKRAJ: Jurnal studi Islam dan Humaniora Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Journal of Agriculture (JoA) LEBAH Agribusiness Journal Kalosara: Family Law Review Indonesian Research Journal on Education Al-Rasikh : Jurnal Hukum Islam FISHIANA Journal of Marine and Fisheries Diksi: Jurnal Pendidikan dan Literasi INFOTIKA: Jurnal Pendidikan Informatika Jurnal Laut Pulau FAWAID: Sharia Economic Law Review International Journal of Islamic Studies Journal of Aceh Aquatic Sciences Moderation: Journal of Islamic Studies Review PESHUM Bilancia : Jurnal Studi Ilmu Syariah dan Hukum Kajian Ilmiah Mahasiswa Administrasi Publik (KIMAP) Munazzama Journal of Islamic Management and Pilgrimage Qaimuddin: Journal of Constitutional Law Review PALASTREN: Jurnal Studi Gender
Claim Missing Document
Check
Articles

PROBLEMATIKA PERCERAIAN DI LUAR PENGADILAN DAN IMPLIKASINYA TERHADAP HAK-HAK PEREMPUAN DAN ANAK (Studi di Desa Bambu, Kec. Mamuju Kab. Mamuju, Sulawesi Barat) Ilham, Muhammad; Misbahuddin, Misbahuddin; Alimuddin, Alimuddin; Kurniati, Kurniati; Asni, Asni
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 3 (2024): Volume 7 No 3 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i3.28946

Abstract

Perceraian di luar pengadilan mengakibatkan pelakunya tidak dapat melakukan perkawinan selanjutnya secara sah menurut perundang- undangan. Hal ini karena status perkawinannya belum putus secara hukum. Dalam arti, akibat perceraian di luar pengadilan ini pelaku hanya bisa melakukan perkawinan selanjutnya secara sirri. Akibat lainnya adalah tidak terpenuhinya nafkah istri pasca perceraian, termasuk pembagian harta gono gini. Tidak hanya itu, perceraian di luar Pengadilan juga berdampak buruk kepada anak. Begitulah gambaran besar dalam penelitian ini, yang nantinya akan dicoba menjelaskan bagaimana bentuk, proses dan dampak dari perceraian diluar pengadilan yang dilakkukan sebagian masyarakat di Desa Bambu, kec. Mamuju, Kab. Mamuju, Sulawesi Barat.
POTENSI SENYAWA KIMIA DAUN KAEMBU-EMBU (BLUMEA\ BALSAMIFERA\ L) SEBAGAI ANTI BAKTERI Fatima , Wa Ode; Asni, Asni; T, Wa Ode Nur Asmi.; Y, Wa Ode Findi Asnalda
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 1 (2025): Volume 8 No. 1 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i1.43192

Abstract

Keanekaragaman hayati Indonesia sangat penting bagi keberlangsungan kehidupan bangsa. Pola kehidupan masyarakat dunia saat ini cenderung kembali ke alam termasuk di bidang obat-obatan memiliki beberapa kelebihan yaitu tidak ada efek samping bila digunakan secara benar dan penggunaannya tidak perlu bantuan tenaga medis. Kaembu-embu (Blumea balsamifera) adalah sala satu jenis tanaman perdu yang terdapat dihutan rakyat pulau Muna, Sulawesi Tenggara yang memiliki banyak kelebihan yakni dapat digunakan sebagai salah satu obat dalam menangkal antibakteri pada tubuh manusia. Tujuan penelitian ini yakni mengaplikasikan dilingkungan masyarakat bahwa senyawa kimia dan kadar Flavonoid daun Kaembu-embu memiliki potensi sebagai bahan dasar obat- obatan serta aktivitas antibakteri daun kaembu-embu dapat dikembangkan sebagai bahan yang berfungsi sebagai antiseptic dan sebagainya. Metode yang digunakan pada penelitian ini yakni metode maserasi, Kromatografi Lapis Tipis dan Spektrofotometri UV-Vis. Hasil penelitian menunjukan bahwa semakin tinggi konsentrasi larutan maka semakin tinggi absorbansi yang diperoleh .Berdasarkan data penelitian kandungan kadar flavonoid yang diperoleh pada daun Kaembu-embu yakni 5.5802 mgQE/g serta aktifitas penghambatan antibakteri daun Kaembu-embu berada pada rentang kuat yakni 16 mm.
Pembaruan Penyelesaian Perkara Secara Elektronik menurut Perma No. 7 Tahun 2022 Perspektif Asas-Asas Peradilan Agama Asni, Asni
KALOSARA: Family Law Review Vol. 4 No. 2 (2024): Kalosara: Family Law Review
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/kalosara.v4i2.10446

Abstract

This article examines Perma No. 7 of 2022 regarding updating the application of electronic settlement of cases, which was previously regulated in Perma No. 3 of 2018 and Perma No. 1 of 2019. This study specifically examines the development of an electronic case settlement system in Perma No. 7 of 2022 and the problems with its application in the Religious Courts, which are then reviewed from the procedural principles of the Religious Courts. This study applies the normative-empirical legal research method. This research reveals changes in Perma No. 7 of 2022, among other things, regarding the necessity of electronic trials in cases that are registered electronically, and in conditions where the defendant does not agree, the Registrar of the Session will assist the process through PTSP. The developments in the Perma in several parts are in line with the principles of procedural law, in particular the principles of simplicity, speed and low cost. However, on the other hand, it also has the potential to hinder the fulfillment of other principles such as the principle of the obligation to reconcile and trials open to the public. In several religious courts, this Perma has not been fully implemented due to certain constraints such as sending summons or notifications by post.Therefore, the existence of this Perma and the electronic case settlement system in general, need to be continuously studied. In its implementation, the presence of this Perma must be balanced with socialization, strengthening human resources, and developing infrastructure that is evenly distributed to all levels of society.
Kendala-Kendala Belajar Siswa Tingkat Dasar Selama Pembelajaran Terbatas Asni, Asni; Sari, Rita; Rahayu, Nina
Diksi: Jurnal Pendidikan dan Literasi Vol 2 No 2 (2023): Diksi: Jurnal Pendidikan dan Literasi
Publisher : Mulya Literasi Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62719/diksi.v2i2.48

Abstract

The purpose of the study was to determine the learning difficulties of primary-level students in online learning in Birem Rayeuk Village. The type used in the research is a descriptive survey. The research findings show that some of the obstacles during limited learning are problems (1) the internet network is unstable; (2) the internet quota is very inadequate; (3) too many homework assignments given by the teacher every day; (4) students find it difficult to focus when learning the subject matter; (5) the applications used are difficult for students to understand. The second finding is that teachers' efforts to optimize limited learning include (1) forming study groups; (2) conducting home visits; (3) making learning videos according to the theme; and (4) cooperating with student guardians in accompanying children to study at home.
Pengaruh Pemberian Pakan Buatan pada Berbagai Stadia terhadap Laju Pertumbuhan dan Sintasan Post Larva Udang Windu (Penaeus Monodon) Fabricus Kasim, Muhammad Rijal; Hanif, Hasan; Asni, Asni
FISHIANA Journal of Marine and Fisheries Vol. 4 No. 2 (2025): November
Publisher : Fakultas Perikanan UCM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61169/fishiana.v4i2.349

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pakan buatan pada berbagai stadia yang berbeda terhadap laju pertumbuhan dan sintasan post larva udang windu (Penaeus monodon). Penelitian dilaksanakan di Balai Budidaya Air Payau (BBAP) Takalar, Sulawesi Selatan selama satu bulan. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan dan tiga ulangan. Perlakuan yang diuji yaitu kombinasi pakan alami dan pakan buatan pada stadia yang berbeda. Parameter yang diamati meliputi pertumbuhan mutlak, sintasan, serta kualitas air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan B (pemberian pakan buatan dimulai pada stadia zoea II) memberikan hasil terbaik dengan laju pertumbuhan mutlak 0,002054 gram dan sintasan tertinggi 41,4%. Pemberian pakan buatan yang tepat pada stadia awal berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup larva udang windu.
DEREP (SISTEM UPAH) PANEN PADI PADA MASYARAKAT DESA WUNDUMBOLO KECAMATAN TINANGGEA KABUPATEN KONAWE SELATAN DITINJAU DARI HUKUM ISLAM Aminatun, Aminatun; Asni, Asni; Kartini, Kartini
Fawaid : Sharia Economic Law Review Vol 2 No 1 (2020): Fawaid: Sharia Economic Law Review
Publisher : Fakultas Syariah IAIN Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/flr.v2i1.2906

Abstract

Artikel ini membahas tentang derep (sistem upah) panen padi pada masyarakat Desa Wundumbolo Kecamatan Tinanggea Kabupaten Konawe Selatan ditinjau Hukum Islam. Adapun rumusan masalah dalam kajian ini yaitu bagaimana praktek derep (sistem upah) panen padi yang dilakukan masyarakat Desa Wundumbolo Kecamatan Tinanggea Kabupaten Konawe Selatan serta bagaimana tinjauan hukum Islam mengenai praktek derep tersebut yang bertujuan untuk mengetahui proses praktek derep (sistem upah) panen padi pada masyarakat Desa Wundumbolo Kecamatan Tinanggea Kabupaten Konawe Selatan dan untuk mengetahui tinjauan hukum Islam terhadap praktek derep (sistem upah) panen padi di Desa Wundumbolo Kecamatan Tinanggea Kabupaten Konawe Selatan. Praktek akad derep (sistem upah) panen padi di Desa Wundumbolo Kecamatan Tinanggea Kabupaten Konawe Selatan merupakan salah satu bentuk akad ijarah antara pemilik sawah dengan buruh yang menjadi kebiasaan tiap kali musim panen padi. Proses derep dimulai dari panggilan pihak I kepada pihak II, ngeret, ngedos, pengayaan, mengemas padi dalam karung, penjumlahan hasil padi, pembagian upah, dan pengangkutan. Pegupahannya bukan berbentuk uang tetapi gabah (padi). Bagian upah yang akan diberikan yaitu 1:8. Praktek derep di Desa Wundumbolo tersebut sebagian belum sesuai dengan Hukum Islam karena ada beberapa buruh yang merasa kurang adil dengan pembagian upah yang diberikan oleh pemilik sawah. Hal tersebut menunjukan kurangnya kerelaan buruh dalam melakukan derep. Mereka melakukan derep tersebut karena tidak ada pekerjaan lain yang dapat menunjang perekonomian mereka. Sehingga pemilik sawah perlu memperhatikan asas keadilan dalam memberikan upah yang layak kepada buruhnya. Tetapi di sisi lain, dengan adanya derep ini timbullah kesejahteraan perekonomian masyarakat yang dapat menunjang kebutuhan masyarakat Desa Wundumbolo Kecamatan Tinanggea Kabupaten Konawe Selatan serta hubungan silaturahim mereka tetap terjaga dengan baik.
Judicial Considerations on Children's Rights Fulfillment in Divorce Rulings: A Study at Makassar Class 1A Religious Court Karmawati, Karmawati; Kurniati, Kurniati; Asni, Asni; Syafii, Ahmad
Bilancia: Jurnal Studi Ilmu Syariah dan Hukum Vol. 19 No. 2 (2025): Bilancia: Jurnal Studi Ilmu Syariah dan Hukum
Publisher : Fakultas Syariah Institut Agama Islam Negeri Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/blc.v19i2.4609

Abstract

The rising divorce rate in Makassar City has significantly impacted children's psychological well-being and educational rights. This study aims to analyze the judicial considerations of judges at the Makassar Class 1A Religious Court regarding the fulfillment of children's rights in divorce rulings, viewed through the perspective of Maqasid al-Syari'ah. This research employs a qualitative method with a field study design, utilizing data from verdict analysis and interviews with judges. The findings indicate that judges prioritize the child's primary interests (maslahat primer), covering the protection of life (hifz al-nafs) and intellect (hifz al-’aql). Judges implement progressive policies, such as mandating an annual percentage increase in child support (e.g., 10%) to combat inflation and determining custody based on the parent's moral and educational assurance rather than strict age limits. However, the effectiveness of these rulings is hindered by the Indonesian Civil Procedure Law, which lacks an automatic monitoring mechanism, often rendering child support rulings as "non-executable paper judgments". This study concludes that legal reform adopting effective forced execution principles is necessary to guarantee children's constitutional rights.
Women Judging Women: Gender Sensitivity in the Decisions of Divorce Cases of Indonesian Religious Courts Asni, Asni; Muhammad Iqbal
AL-IHKAM: Jurnal Hukum & Pranata Sosial Vol. 20 No. 2 (2025)
Publisher : Faculty of Sharia IAIN Madura collaboration with The Islamic Law Researcher Association (APHI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/al-lhkam.v20i2.18999

Abstract

This article examines patterns of gender sensitivity in divorce rulings issued by female judges in Indonesian Religious Courts and analyzes the factors shaping their judicial reasoning. Using an empirical legal research design, the study combines document analysis of selected divorce decisions with in-depth interviews of female judges in several Religious Courts across Sulawesi. Guided by Alimatul Qibtiyah’s framework of gender sensitivity, the findings identify two dominant patterns: moderate and progressive. The moderate pattern is reflected in judicial reasoning that balances religious norms with social realities, emphasizing maṣlaḥah, harm prevention, and the psychological welfare of women and children within existing legal frameworks. The progressive pattern is evident in decisions that explicitly recognize domestic violence, economic neglect, and psychological abuse, and actively enforce women’s post-divorce rights, including nafkah ‘iddah, mut’ah, past maintenance, and child support, even in wife-initiated divorce cases. These patterns are influenced by factors such as gender-based empathy, professional experience, judicial training, and the implementation of Supreme Court regulations on gender-sensitive adjudication. This study highlights the role of female judges in advancing substantive justice in Islamic family law and underscores the importance of strengthening institutional support to ensure consistent protection of women’s rights in Religious Courts.
IMPLEMENTASI KEADILAN (AL-ADL DAN AL-QISTH) DALAM PUTUSAN PENGADILAN PERSPEKTIF HISTORI-YURIDIS Mutiara, Mutiara; Talli, Halim; Asni, Asni
QAIMUDDIN: Journal of Constitutional Law Review Vol. 6 No. 1 (2026): Qaimuddin: Journal of Constitutional Law Review
Publisher : Institut Agama Islam (IAIN) Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/qjclr.v6i1.13761

Abstract

The concept of justice in Islamic teachings is fundamentally rooted in the principles of al-’adl and al-qisṭh, which emphasize fairness, balance, and moral responsibility in legal decision-making. However, in the Indonesian judicial system, law enforcement often tends to rely on a legal-formalist approach that prioritizes procedural legality over substantive justice, creating a gap between normative Islamic justice values and their practical application in judicial decisions. This study aims to analyze the implementation of the principles of al-’adl and al-qisṭh in Indonesian judicial decisions and to evaluate their relevance within the framework of the modern national legal system. This research employs a normative legal research method using historical and juridical-analytical approaches. The analysis is based on a review of Islamic legal literature and national legal frameworks, as well as an examination of the Supreme Court of the Republic of Indonesia Decision Number 46 P/HUM/2018. The results show that Islamic justice values have been substantively internalized in judicial reasoning through the application of proportional justice, the balance of rights and obligations, and an orientation toward public interest (maṣlaḥah), although these principles are not always explicitly articulated using Islamic legal terminology. This study focuses on normative analysis and is limited to a specific judicial decision. This research highlights the potential of al-’adl and al-qisṭh as ethical and philosophical foundations that can strengthen the integration of Islamic justice values within Indonesia’s national legal system while bridging the tension between legal certainty and substantive justice.
Tarik Menarik Faktor-Faktor Sosial Psikologis dalam Terbentuknya Sikap Mahasiswa Terhadap Isu Kesetaraan dan Keadilan Gender Mayasari, Ros; Obaid, Mohammad; Asni, Asni
PALASTREN: Jurnal Studi Gender Vol 13, No 2 (2020): PALASTREN
Publisher : UIN Sunan Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/palastren.v13i2.6538

Abstract

Gerakan yang menolak isu-isu kesetaraan gender  dengan menggunakan tafsiran terhadap agama sangat gencar dan sistematis disosialisasikan baik melalui kelompok kajian maupun  di media sosial. Di sisi lain, mahasiswa  sangat familiar dengan media sosial dan juga tertarik mengikuti kajian keagamaan yang banyak tersedia belakangan ini. Bagaimana mahasiswa menyikapi ide-ide kesetaraan dan keadilan gender dalam situasi seperti ini? Faktor faktor apa saja yang penting dalam pembentukan sikap mahasiswa tersebut? Dan bagaimana pengaruh sikap tersebut terhadap perilaku mahasiswa? Penelitian ini mencoba menjawab masalah-masalah tersebut   dengan  pendekatan constructive realism.  Untuk menjawab pertanyaan pertama dan kedua, mahasiswa  diminta  mengisi  open-ended questionnaire. Data tersebut kemudian dianalisis isinya untuk mengkategorisasikan  sikap responden terhadap isu-isu kesetaraan dan keadilan gender  dan faktor-faktor yang melatarbelakanginya. FGD dilakukan untuk memperoleh jawababn tentang dampak sikap terhadap perilaku mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap mahasiswa cenderung setuju dengan ide-ide kesetaraan dan keadilan gender, namun  terdapat differensiasi sikap terhadap semua isu-isu kesetaraan dan keadilan gender yang dipaparkan. Differensiasi sikap itu muncul terutama pada saat menempatkan posisi dan peran perempuan ketika sudah menikah dan memiliki anak. Pengalaman-pengalaman di rumah, di sekolah, di masyarakat dan di perguruan tinggi, saling tarik menarik dalam membentuk sikap tersebut di samping faktor fleksibilitas berpikir individu.  Sikap terhadap isu-isu kesetaraan  dan keadilan gender berperan penting terhadap  aspirasi pendidikan dan karir bagi mahasiswa.  Khusus bagi mahasiswi, sikap setuju secara positif mempengaruhi mahasiswi  untuk mengembangkan diri secara maksimal, namun sebaliknya sikap tidak setuju membawa mahasiswi membatasi peran dan pengembangan dirinya dengan hanya memusatkan peran ideal perempuan sebagai ibu. 
Co-Authors A Halim Abdul Halim Talli Abdul Wahid Haddade Afa, Musadia Afrianto, Afrianto Agusriyadin, Agusriyadin Ahmad Syafii Alya, Shabina Amin, Muhtar Aminatun Aminatun Anita Marwing, Anita Arif Prasetya Arisyanti, Arisyanti Ashari, Novita Asifa Asri Asriani, Nenni Awaluddin, Andi Aziz, Muhammad Noor Abdul Baharuddin, Rabiatul Adawiah Chairunnisa, Dini Daeng Mapuna, Hadi Dian Permana Dorce Banne Pabunga, Dorce Banne Dwihestie, Luluk Husnul Dwiprima Elvanny Myori, Dwiprima Elvanny Dylan Tamalsir Elpira Asmin Endang Sapta Hari Sosiawati Erfna, Erfna Fajrin, Hardiani Faradina, Nevi Fatima , Wa Ode Fatta, Muh. Irsyad February, Andis Fivia Eliza Gaby Nanda Kharisma Gunawan Gunawan Handayani, Fitrianti Hanif, Hasan Hasidu, La Ode Abdul Fajar Hulwani, Zati Ibrahim, Akhmad Fadli Ilimu, Edi Imran Anwar Kuba Jaelan Usman, Jaelan Jafar, Mohd Fairuz Jamin, Awaluddin Kamur, Sudarwin Karmawati Karmawati Kartini Kartini Kasim, Marini Kasim, Muhammad Rijal Kurniati Kurniati La Mpia La Ode Muhammad Aswad Salam La Ode Muhsafaat, La Ode Landu, Anti Lestari, Arwini Yulita Liwaul, Liwaul M, Mansyur. Maharani Maharani, Maharani Mansyur Mansyur Marniati Marniati, Marniati Marwah, Andi Masdul, Muh Rizal Mochamad Anwar mubarak, azhar aras Muhammad Ilham Muhammad Iqbal Muhammad Lukman Baihaqi Alfakihuddin Muhammad Saleh Ridwan Muhammad Wildan Muis Muis, Muis Mukhtar Lutfi Muliadi Mulya, Hasan Sayuti Mus, Rosdiana Mustakim Mustakim mutiara mutiara Mutmainnah Abbas Nur Aini Nur ‘Azah Nurrahmawati, Puji Nursalam Nursalam Nurum, Munawir NURWAHIDAH NURWAHIDAH Obaid, Mohammad Palintan, A. Tien Asmara Pamarudin, Pamarudin Pariakan, Arman Patimah Patimah Pratama, Harfansa Putra Prima Gusti Yanti Purwanto, Sigid Edy Puspitasari, Nuraini Putra, Trimardi Jaya Putri Zaidhatul, Fania Putri, Dessy Marsellya R, Mustafa R. Kasau, M. Nurzin Rahayu, Nina Rahim, Rahim Rahmat Said Rasyid, Rustam Efendy Rian Hidayat Rini Oktavera Riskasari Riskasari, Riskasari Rita Sari Rofiqi, Moh Arfin Romlah Ros Mayasari Ryansyah, Muhammad Rafli S, Ramlah Saleh, Ramlah Salsabila, Salsabila Sanusi, Nur Taufiq Siti Helmyati Siti Shofiyah Sitti Rahmaniar Abubakar, Sitti Rahmaniar Sulfiani, Sulfiani Sulistyaningsih Sulistyaningsih Surya, Andi Mega Syifa Annaqi, Danish T, Wa Ode Nur Asmi. Tarmizi Tarmizi Tasabaramo, Ilham Antarika Titin Agustina Tojang, Djunarlin Tri Ayu Lestari Natsir Ummah Karimah, Ummah Wangi, Najma Mega Widia Astuti Wijayanto, Cahyo Y, Wa Ode Findi Asnalda Zulkifli Zulkifli