p-Index From 2021 - 2026
17.025
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Kesehatan Jurnal Kesehatan Vokasional Wahana : Tridarma Perguruan Tinggi Journal of Epidemiology and Public Health Jambura Health and Sport Journal Jurnal Kesehatan Jurnal Fisioterapi dan Rehabilitasi Jurnal Keperawatan dan Fisioterapi (JKF) Journal of Appropriate Technology for Community Services Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Sains Kebidanan Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Abdimas Indonesia : Jurnal Abdimas Indonesia Kontribusi: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Abdi Geomedisains Jurnal Pustaka Mitra : Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana (JUFDIKES) Quality : Jurnal Kesehatan Journal of Innovation Research and Knowledge Academic Physiotherapy Conference Proceeding Proceeding ISETH (International Summit on Science, Technology, and Humanity) Cendekiawan: Jurnal Pendidikan dan Studi Keislaman Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kedokteran (JURRIKE) Florona : Jurnal Ilmiah Kesehatan Urecol Journal. Part C: Health Sciences Prosiding University Research Colloquium Gaster Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Mestaka: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Easta Journal of Innovative Community Services Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Journal Physical Therapy UNISA Indonesian Journal of Physiotherapy Physical Therapy Journal of Indonesia Jurnal Anestesi: Jurnal Ilmu Kesehatan dan Kedokteran Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Medika Nusantara Jurnal Kesehatan dan Kedokteran Jurnal Ilmiah Fisioterapi Muhammadiyah Physio Journal Vitamin: Jurnal Ilmu Kesehatan Umum Obat: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan FISIO MU: Physiotherapy Evidences Journal of Community Services and Engagement: Voice of Community (VOC) Jurnal Karya Nyata Pengabdian Jurnal Pengabdian Mandiri JSSF : Journal of Sport Science and Fitness Physical Education and Sports: Studies and Research Jurnal Berkawan Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta
Claim Missing Document
Check
Articles

Physiotherapy Management of Frozen Shoulder Dextra E.C Dextra Shoulder Osteoarthritis Case Widyaningrum, Ni Luh Gadung; Naufal, Adnan Faris; Efendi, Elif Nur
FISIO MU: Physiotherapy Evidences Vol 4, No 3 (2023): Vol 4, No.3 September 2023 Physiotherapy Case Study
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/fisiomu.v4i3.5052

Abstract

Frozen Shoulder (FS) is a common shoulder disorder characterized by a gradual increase in pain that is direct and limited. Movement of the glenohumeral joint ranges of motion. The pathophysiology of frozen shoulder is relatively clear as a pathological process. The study used a case report study conducted at the Praktik Mandiri Fisioterapi Magetan. The cause of Frozen Shoulder is still unknown, but there are other factors that trigger the occurrence of frozen shoulder including postoperative fractures resulting in limited movement of the shoulder, certain diseases, injuries to surrounding muscles. Physiotherapy plays a role in optimizing children's active movements using interventions in the form of infrared modalities, myofacial release, scapular mobilization, approximation, GTO release, contract relax stretching, and ice packs. After being treated for 3 times T1-T3 there was an increase and change in muscle strength by measuring muscle strength by MMT, pain by NRS, LGS by goniometer, and functional ability by SPADI Index.
Hubungan Tingkat Pemahaman Orangtua Terkait Stimulasi dengan Kemampuan Motorik Kasar Usia 15 Bulan di Pediatric Therapy Center Ngawi Naufal, Adnan Faris; Farlinda, Anzela Rosepti
FISIO MU: Physiotherapy Evidences Vol 4, No 3 (2023): Vol 4, No.3 September 2023 Physiotherapy Case Study
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/fisiomu.v4i3.5056

Abstract

Latar belakang : Motorik kasar (gross motor) yaitu aktifitas fisik yang membutuhkan koordinasi sebagian besar tubuh anak, yang melibatkan aktivitas otot besar seperti lengan seseorang untuk bergerak dan berjalan. Terdapat 4 tahapan kemampuan berjalan bayi, yaitu merambat, ditittah, berdiri tanpa bantuan dan berjalan. Dalam fase ini pemberian stimulasi motorik kasar dirasa tepat, karena stimulasi ini dapat mempersiapkan kekuatan otot, koordinasi dan keseimbangan yang diperlukan untuk fase selanjutnya. Permasalahan tumbuh kembang yang terjadi pada balita di sebabkan karena kurangnya stimulasi yang diberikan kepada balita. Kondisi ini terjadi karena kurangnya pemahan orang tua tentang stimulasi yang adekuat dengan usia balita. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara tingkat pemahaman orangtua terkait stimulasi dengan kemampuan motorik kasar usia 15 bulan yang diukur menggunakan kuisioner tingkat pemahaman orangtua dan ASQ3. Metode penelitian menggunakan Cross Sectional Study dengan pengambilan sampel 31 responden dengan menggunakan uji analisis. Hasil uji analisis kendall's tau-b menunjukan nilai p-value = 0.089 (>0.005) yang menunjukkan tidak ada hubungan antara tingkat pemahaman orangtua terkait stimulasi dengan kemampuan motorik kasar usia 15 bulan. Kesimpulan tidak ada hubungan antara tingkat pemahaman orangtua terkait stimulasi dengan kemampuan motorik kasar usia 15 bulan di Pediatric Therapy Center Ngawi.
PENATALAKSANAAN FISIOTERAPI DENGAN TERAPI LATIHAN (ISOMETRIC EXERCISE) PADA KONDISI MENISCUSS TEARS: CASE REPORT Nisya Khairani Simatupang; Adnan Faris Naufal; Halim Mardianto
Physio Journal Vol. 4 No. 1 (2024): MARET
Publisher : P3M Universitas 'Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30787/phyjou.v4i1.1394

Abstract

Latar Belakang: Meniscuss Tears adalah salah satu cedera terkait olahraga yang sering kali memerlukan pembedahan dikarenakan adanya nyeri dan disfungsi lutut. Penanganan lebih lanjut perlu dilakukan, karena beberapa penelitian menyebutkan bahwa individu dengan kasus Meniscuss Tears dapat mengalami resiko terjadinya cedera berulang. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui efek pemberian terapi latihan dengan isometric exercise pada pasien dengan cedera meniscuss tears. Metode penelitian ini menggunakan case report dengan Single subject research yang dilakukan kepada seorang atlet sekaligus mahasiswa berusia 21 tahun dengan riwayat cedera meniscuss tears. Penelitian ini dilakukan di bulan Oktober 2023 selama 1 bulan. Dimana subjek diberikan intervensi fisioterapi berupa modalitas elektrotherapy (TENS, Cryotherapy) dan terapi latihan (isometric exercise) selama 2 minggu. Terapi dilakukan selama 4 kali dan dilakukan follow up pengukuran kemampuan fungsional dengan The Tegner Lysholm Scale. Adapun Hasil dari efek terapi latihan dengan isometric exercise dalam kurun waktu selama 2 minggu didapatkan penurunan tingkat nyeri, peningkatan lingkup gerak sendi, peningkatan kekuatan otot knee, serta peningkatan kemampuan aktifitas fungsional secara optimal. Kesimpulan dari penelitian ini didapatkan bahwa terdapat penurunan nyeri, peningkatan kekuatan otot tungkai, endurance, koordinasi, serta kemampuan fungsional secara optimal.
MANEJEMEN FISIOTERAPI PADA PENANGANAN THORACIC OUTLET SYNDROME (TOS) DENGAN MANUAL TERAPI: CASE REPORT Nabila, Aulia Safa’; Adnan Faris Naufal; Melur Belinda
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 3 No. 9: Februari 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v3i9.7494

Abstract

Thoracic outlet syndrome (TOS) is the compression of nerves and blood vessels in one area around the thorax. TOS is a complex group of symptoms including nerve disorders in the upper extremities, arterial disorders, and venous disorders. The prevalence of TOS according to the classification of 3 types: neurogenic TOS cases get 95-99%, venous TOS 3-5% and arterial TOS 1-2%. Other factors causing TOS include neck and shoulder trauma, postural problems, work-related injuries, and repetitive overhead activities. Purpose: In this study to determine the effect of physiotherapy interventions, namely manual therapy in the form of scapula mobiliation, scaleni stretching, and sternoclavicular mobilization. Methods: This study was conducted directly on 1 respondent with TOS patients for 3 therapy sessions. Result: After 3 therapy sessions, there was a decrease in pain, increased ROM, and improved functional abilities. Conclusion: There is an effect of physiotherapy management in the form of manual therapy on reducing pain, increasing ROM, and improving functional abilities.
PROGRAM LATIHAN FISISOTERAPI PADA PASIEN POST ORIF FRACTURE FEMUR 1/3 DISTAL DEXTRA: A CASE REPORT Firdaus, Hilman Muhammad; Adnan Faris Naufal; Taufiq Anwar
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 3 No. 10: Maret 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v3i10.7561

Abstract

Latar Belakang: Fraktur adalah sebuah pemisahan atau robekan pada kontinuitas tulang yang terjadi karena adanya tekanan yang berlebihan pada tulang dan tulang tidak mampu untuk menahannya, yang menjadi salah satu penyebab pasien mengalami disabilitas. Tujuan: Untuk mengetahui manfaat terapi latihan dalam meningkatkan LGS, meningkatkan kekuatan otot, mengurangi nyeri dan kemampuan berjalan tanpa alat bantu, pada penderita Fraktur Femur 1/3 Distal Sinistra. Metode Penelitian: dilakukan dengan studi case report yang dilaksanakan di RSUD Pandan arang Boyolali pada pasien perempuan atas nama Ny. S usia 44 tahun dengan diagnosa medis pasca Post ORIF Fracture Femur 1/3 Distal Dekstra. Alat ukur yang digunakan yaitu Numeric Rating Scale (NRS) mengukur tinggkat nyeri, keterbaasan lingkup gerak sendi diukur menggunakan goniometer, untuk kekuatan otot menggunakan manual muscle testing (MMT), fungsional dan kemandirian nya menggunakan Barthel Index, keseimbangan menggunakan Berg balance scale. Hasil: yang didapat setelah akhir program terjadi penurunan nyeri gerak nyeri tekan, peningkatan MMT pada grup otot flexor hip, dan grup flexor knee, peningkatan terjadi pada Barthel Index degan nilai skor awal 80 menjadi 85 terjadi perubahan pada kemandirian berpakaian, dan terjadi peningkatan pada keseimbangan menggunakan berg balance scale (BBS) dengan nilai awal 22-28 yaitu membutuhkan bantuan berjalan. Kesimpulan: pemberian intervensi Fisioterapi selama 5 kali pertemuan menunjukkan hasil akhir berupa adanya peningkata kondisi pasien walaupun belum signifikan tapi ada progres perubahan ke arah yg lebih baik dan butuh ditingkatan kembali agar mendapatkan hasil yg optimal.
HUBUNGAN ARCUS PEDIS DENGAN KESEIMBANGAN STATIS PADA ANAK USIA 9-12 TAHUN DI SDN GONILAN 02 Risa Fitri Kurniati; Adnan Faris Naufal
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 3 No. 12: Mei 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v3i12.7744

Abstract

Background: the ability of children to be able to perform physical activities in a coordinated manner is needed to support and support physical activities so as to improve their achievements. Therefore, in childhood, physical development must always be paid attention to, especially in the development of the arcus pedis, because in childhood if the arcus pedis of children who do not grow normally will be able to cause several disorders, one of which disorders that can occur is balance disorders, while balance is a very vital body function for humans as well as the five senses. Objective: The purpose of this study was to determine whether there is a relationship between arcus pedis and static balance in children aged 9-12 years at Gonilan 02 Elementary School. Method: this study used a cross sectional study design method, the sample size was 84 children with purposive sampling technique and random samples (randbetween), using the Kolmogorov-smirnov normality test and the spearment rho test. Results: esults: from the results of the study from the Spearmen's rho test of the arcus pedis with static balance, a significant value of p = 0.017> 0.05 was obtained so that it could be concluded that there was a relationship between the arcus pedis and static balance for a value of r = 0.260 which means that the level of relationship is weak and the data is positive, where the arcus pedis has increased, the static balance has increased. Conclusion: Based on the results of the research that has been done, it shows that there is a relationship between arcus pedis and static balance in children aged 9-12 years at Gonilan 02 Elementary School.
Edukasi Kepada Ibu Hamil Tentang Deteksi Dini Tumbuh Kembang Anak Dengan Apgar Score di Komunitas Ibu Hamil Puskesmas Gajahan Surakarta Nurul Fikri Mufidah; Adnan Faris Naufal; Amalia Faradilla Rahim
OBAT: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2024): March : OBAT: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Kesehatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/obat.v2i2.330

Abstract

Apgar is an examination of newborns with five aspects of assessment, namely skin color, heart rate, reflex response, active muscle tone and breathing. Early detection with assessment is very important for health and the growth and development process. A low Apgar score can indicate immunological abnormalities in the neonate such as respiratory, heart and neurological problems as well as a risk of neonatal sepsis. There is still little information on the Apgar assessment given to pregnant women. The partner of this service activity is the Pregnant Women's Community at Gajahan Surakarta Health Center. The aim of this outreach activity is to provide a forum for information to pregnant women at the Gajahan Surakarta Community Health Center about the Apgar assessment and determine the level of understanding of this education. A baby is said to be healthy if it has an Apgar score of more than seven. The educational method provided is through the lecture method, distributing leaflets about the Apgar score. To measure the level of understanding and knowledge, a pre-test was carried out before delivering the material and a post-test after being given education. Based on the results of the pre-test and post-test comparison of 27 respondents, the average score increased from 77.7 to 91. Participants were enthusiastic in taking part in this activity and there was an increase in pregnant women's understanding of the Apgar score
Hubungan Antara Beban Tas Terhadap Risiko Skoliosis Pada Anak Usia 9-12 Tahun di SDN Gonilan 02 Zara Sugiyarti; Adnan Faris Naufal
OBAT: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 3 (2024): May : OBAT: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Kesehatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/obat.v2i3.395

Abstract

Many incidents that occur in school-age children are postural errors in carrying out learning activities. One of the causes of posture errors is the use of bags that are too heavy. The weight of a bag that is more than 10% of the child's body weight can affect posture, especially the curves of the spine and is at great risk of causing scoliosis. To determine whether there is a relationship between bag weight and risk of scoliosis in children aged 9-12 years at Gonilan 02 Elementary School. Using the Cross Sectional Study method, with a sample of 110 children using the Total Sampling technique. Based on the results of research that has been conducted from the Spearman’s rho Test, the significance value of p = 0.000 is obtained, which indicates that there is a relationship between the bag load and the risk of scoliosis in children aged 9-12 years at Gonilan 02 Elementary School. The value of r = 0.418 means that the level of closeness of the relationship is moderate and the data is positive, namely the increasing value of the independent variable (bag load), the value of the dependent variable (risk of scoliosis) will also increase. Based on the results of the research that has been done, it shows that there is a relationship between the bag load and the risk of scoliosis in children aged 9-12 years at Gonilan 02 Elementary School. The significance value is p = 0.000. With the level of closeness of the relationship worth r = 0.418, which means that the data is moderate and the data is positive, namely the increasing value of the independent variable (bag load), the value of the dependent variable (risk of scoliosis) will also increase.
Hubungan Antara Indeks Massa Tubuh Dengan Bentuk Arcus Pedis Pada Anak Usia 9-12 Tahun Arimbi, Luluk Setya; Naufal, Adnan Faris
Easta Journal of Innovative Community Services Vol 2 No 03 (2024): Easta Journal of Innovative Community Services (EJINCS)
Publisher : Eastasouth Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/ejincs.v2i03.246

Abstract

Keperluan masyarakat yang cenderung praktis, termasuk sandang, pangan, dan hiburan, dapat dipenuhi tanpa banyak gerakan. peningkatan konsumsi makanan cepat saji dan ketergantungan yang semakin tinggi pada teknologi dapat menyebabkan munculnya masalah terkait status gizi, tidak hanya sebatas kurang gizi, tetapi juga meliputi peningkatan berat badan. Adapun akibat meningkatnya Indeks Massa Tubuh (IMT) dapat mempengaruhi bentuk arcus pedis. Tujuan: Untuk mengetahui apakah ada korelasi antara Indeks IMT dengan bentuk arcus pedis pada anak usia 9-12 tahun. Metode: menggunakan metode Cross Sectional dengan sampel 84 anak, menerapkan metode purposive sampling dan pengambilan sampel secara acak (randbetween). Data dianalisis menggunakan uji spearment rho test menggunakan SPSS versi 25. Hasil: nilai signifikasi p = 0,00 dengan nilai korelasi yaitu r = -0,723 yang menunjukkan adanya hubungan antara Indeks Massa Tubuh (IMT) dengan bentuk arcus pedis pada anak usia 9-12 tahun dan data bersifat negatif.
Physiotherapy Management in Case of Osteoarthritis Genu Dextra Grade 1: A Case Report Widyastuti, Anggitya; Naufal, Adnan Faris; Yanuar, Reza Arshad
Academic Physiotherapy Conference Proceeding 2025: Academic Physiotherapy Conference Proceeding
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Introduction: Osteoarthritis (OA) genu merupakan salah satu penyebab utama disabilitas pada populasi lanjut usia. Meskipun gejalanya sering muncul sejak stadium awal, OA grade 1 sering kali tidak ditangani secara aktif, padahal penanganan dini berpotensi mencegah progresi penyakit. Fisioterapi multimodal dapat menjadi pendekatan efektif dalam mengatasi nyeri dan meningkatkan fungsi aktivitas pada pasien OA.Case Presentation: Seorang perempuan usia 52 tahun dengan diagnosis OA genu dextra grade 1 menjalani fisioterapi sebanyak empat sesi selama dua minggu. Evaluasi dilakukan sebelum dan setelah terapi menggunak NPRS, MMT, dan WOMAC.Management and Outcome: Melaporkan respons klinis pasien OA genu dextra grade 1 terhadap kombinasi intervensi yaitu Ultrasound (US), Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation (TENS), serta latihan Open Kinetic Chain (OKC) dan Close Kinetic Chain (CKC).Result: Adanya penurunan skor NPRS pada nyeri saat gerak (6 menjadi 3), nyeri tekan (4 menjadi 2), dan nyeri istirahat (1 menjadi 0). Kekuatan otot meningkat dari MMT skor 4 menjadi 5. Skor WOMAC menunjukkan penurunan dari 42 menjadi 23, menandakan perbaikan fungsi aktivitas harian.Conclusion: Kombinasi fisioterapi US, TENS, OKC, dan CKC berpotensi memberikan manfaat klinis jangka pendek bagi pasien OA genu grade 1. Namun, temuan ini bersifat deskriptif dan perlu dikaji lebih lanjut melalui studi eksperimental dengan sampel yang lebih besar.
Co-Authors Adelia Rahmayanti Adindha Puteri Ayu Zahwani Afifah Nur Fauzani Agus Setyawan Agus Widodo AGUS WIDODO Agus Widodo Almadani, Zahra Almas Awanis Alya Aufa Gamal Alya Yuanita Ramadhanti Amalia Faradilla Rahim Amalia Ferina Anggraeni Amalia, Farah Rizki Amaliyah Hana Safitri Amanda Permata Putri Ana Triasari Ana Triasari Anas Pradana Andhini, Nur Intan Lia Putri Andi Saputra Anggita Nurul Ikshanty Anggun Pramudya Putri Anida Azkia Fitri Anida Azkia Fitri Anida Azkia Fitri Anindhita Mella Pratama Anisa Asri Pratiwi Annisa Fitri Dewi Annisa Khusnul Khotimah Anzela Rosepti Farlinda Ardiani, Savilla Dara Ariana Candra Dewi Arieputra, Achmad Briliansyah ARIF KURNIAWAN Arif Pristianto Arif Setiawan Arif Setiawan Arimbi, Cindy Kartika Arimbi, Luluk Setya Arin Supriyadi Artika, Prilliya Arwida, Neriya Ashabul Jannah Kholiliyah Asmarasikha, Aldila Lutfi Astari, Rahmi Windhy Asyifa. , Nabila Kultsum Atik Hidayati Atikah Itsna Zulfatirrohman Atikah Nurulinsani Aura Anisa Caesar Riskia Avida Kurniasari Awalia Nurfitria Khoirunnisa Awanis, Almas Ayu Nisa Fransiska Azalia, Zahara Naura Azizah Ridha Syaiful Azizah Shalsa Billa Azizah, Hauna Nur Azizah, Hikmah Ma’rifatul Azizah, Ummi Azizi, Laili Rahmawati Azkia, Anida Fitri Baehaqi, Daru Mukti Bagas Satrio Wibowo Bagassabirin, Nugrah Satria Berta Arwi Yunita Darojati, Hafizhah Putri Ilma Daru Mukti Baehaqi Deistriany, Zehra Karil Desty Tri Rahmadhani Deti Juriansari Devia Putri Agnesia Dewangga, Mahendra Wahyu Dharmawan, Yan Ari Tya Diajeng Sabina Purwagayatri Diajeng Sabina Purwagayatri Diki Retno Yuliani, Diki Retno Dini Afriani Khasanah Dini Afriani Khasanah Dinik Ayundya Marlis Durratun Nafi'ah Dwi Rosella Komala Sari Efendi, Alfina Ramadani Dyah Efendi, Elif Nur Egalia Novika Hidayat Eka Salsabila Mardiani Putri Elif Nur Efendi Eri Fersiana Safitri Eva Arnaz Sari Fadhil, Adnan Rizqy Fahrizal Sidiq Radiasto Farid Rahman Farita Adhynda Amithya Farlinda, Anzela Rosepti Fatimah As-Syifa Fenisa Nurul Hidayah Fikriyah, Istimrorul Najibatil Firdaus, Hilman Muhammad Firdaus, Zahrina alyani Fitri, Anida Azkia Galih Adhi Isak Setiawan Gita Shofwa Lahati H, oor Ifah Wahyuni. Hafizhah Putri Ilma Darojati Haidar Ahmad Raihan Halim Mardianto Hana Laila Nabilah Handayani, Dwi Putri Puspita Hariani Wahyu Ningtyas Hastuti, Nimah Hawari, Dadang Herlambang, Rahmat Hidayah, Fenisa Nurul Hidayat Sukri Hidayat, Egalia Novika Hidayati, Ina Hikmah Ma’rifatul Azizah Hizza, Rifqi Warnedi I Ketut Suada Ibnu Charis Rachmanda Ilmi, Dhiki Fadhilah Islamiatun, Zunitasari Kholifah Istimrorul Najibatil Fikriyah Istimrorul Najibatil Fikriyah istiqomah istiqomah Izzatul Arifah Jeara, Orlens Rambu Jihadilia Islami Putri Juriansari, eti Karyanto, Muhammad Dhaffa Keumala, Melati Ulee Khairullah, Fakhri Khairunissa, Hatifa Khairunnisa Pebriana Khairunnisa, Fatimah As-Syifa Khasanah, Dini Afriani Khotimah, Annisa Khusnul Khusniyati Masykuroh Kinasih, Putri Kingkinarti Kingkinarti Kingkinarti, Kingkinarti Klarissa Salsa Bila Maharani Kurnia Febriani Harahap Kurniawati, Innie Latif, Syariah Latifa, Devi Indah Latifah, Yayu Laura Kirana lestari, sulis Lusi Amalia Triyani Lutfi, Idvan M Irfan Alhady M. Fahreza Ramadani M. Halim M. Rayyan Berliansyah Maharani, Silvia Putri Maisaroh Maisaroh Manun, Arumi Lulul Marasabessy, Mahdi Ramadhani Idris Marinto, Luklu Eko Marlis, Dinik Ayundya Marlita Prasetyani Maulana, Hakny Kusuma Maulana, Jais Rizki Mauliddina Adinda Putri Indah Pakerti Mediano Melania Kartika Sari Melati Ulee Keumala Melur Belinda Mely Erlika Sari Merina Merina Miftakhul Nur Ilmi Muazarroh, Salma Muhamad Nasuka Muhammad Dhaffa Karyanto Muhammad Nizar Siddiq Muhammad Nizar Siddiq Muhammad Raihan Ishad Mulatsih Nita Utami Muna, Naliatul Mutiara Sabta Amanda Nabila Ardelia Zahra Nabila Jaiza Mawarni Nabila Rizka Lathifani Nabila, Aulia Safa Nabila, Aulia Safa’ Nabilah, Hana Laila Nadiah Ulfah Nadya Aqsha Tamarinda Nafi’ ika Salsabila Naim, Karimatun Naliatul Muna Nanda Dwi Mahardika Nasuka, Muhammad Neriza Dwiyanti Nesa Oktavia Toligaga Ni Luh Gadung Widyaningrum Ni'mah, Dita Nurul Nisya Khairani Simatupang Nisya Khairani Simatupang Noor Ifah Wahyuni.H Noorrahmah, Azkia Noviyana, Ulfa Nur Aeni Afiyah Fauziah Nur Azizah Nur Indah Swariningrum Nuristiqomah Dwi Putri Nurrahman, Muhammad Rizqa Nurrofifah Luthfi Amjad Nurul Azizah Nurul Fikri Mufidah Nurulinsani, Atikah Nurwahidah, Kamila Oktaviana, Riast Eka Oktaviani Fitriyah Olivia, Septina Orlens Rambu Jeara Permatasari, Ayu Amalia Pradana, Anas Pradani, Frita Aulia Pradipta, Puspita Asri Pramudita Widi Ismara Pramudya Kurnia Pramudya Kurnia Prasetyani, Marlita Prasojo, Wildan Prima Jalu Pratiwi, Anisa Asri Prihastomo, Teguh Prilliya Artika Puji Eva Annisaa Purwagayatri, Diajeng Sabina Puspita Asri Pradipta Puspitaningrum, Dinda Ayudya Putri , Nuristiqomah Dwi Putri, Fatati Nurainni Putri, Nuristiqomah Dwi Putri, Rafika Sakina Putri, Yulinda Permata Rachmat, Ahdiyat Ananta Rachmatika, Bahertha Radinda, Indiana Rahma Annisa Rahma Dani Nurhidayah Rahmadhani, Desty Tri Rahman , Farid Rahmania, Ifitita Nayla Rahmayanti, Adelia Rahmi Windhy Astari Raihani, Siti Ramadhanti, Alya Yuanita Ramahandika, Achmad Kukuh Ramona, Dela Renny Hidayati Zein Reza Arshad Yanuar Reza Ghani Abdul Azis Riast Eka Oktaviana Ridwan, Yumnariffa Ulayya Rina Kusuma Wardani Risa Fitri Kurniati Risbiyanto, Stevenny Aulia Rita Setiyaningsih Riza Amalia Rizki Setiawan Rizky , Aisyah Shabrina Rizqi Mutia Andini Rizqi, Muhammad Ziddan Rizqillah, Indah Prima Rohmadhani, Wina Safitri, Amaliyah Hana Safitri, Eri Fersiana Samiyem Samiyem Samiyem, Samiyem Sari, Eva Arnaz Saskia Maulina Savilla Dara Ardiani Savilla Dara Ardiani Savilla Dara Ardiani Shafira Dilla Setya Ardana Sherin Nada Salsabila Silvi Puspitasari Siti Khadijah Siti Khadijah Siti Maryam Siti Raihani Sitti Qomariyah Diu Sri Yunanto Sri Yunanto Stevenny Aulia Risbiyanto Sukatwo, S Sukmawati, Andera Prastina Sulistiowati, Nabilah Tri Suryo Saputra Perdana Susilo, Ridwan Andi Syalwa Fitria Wurandhani Syarif Hidayat Syarif Hidayat Syazana Zahra Umardi Talitha Qanitah Taufik Eko Susilo Taufiq Anwar Tiara Fatmarizka Totok Budi Santoso Triasari, Ana Trijaya Tristian, Deviana Triyani, Lusi Amalia Ulfa Noviyana Ulfah, Nadiah Uswatun Hasanah Utami, Atika Rianti Viola, Christine Viona Putri Giwani Vivin Sari Sukmawati Wahyu Tri Sudaryanto Wahyundari, Dhanti Wahyuni Wahyuni Wardani, Rina Kusuma Wardhani, Azzahra Irkoshaum Kusuma wati, Mida Wibowo, Olga Syahfitri Widyaningrum, Ni Luh Gadung Widyastuti, Anggitya Wijayaningsih, Anteng Wijianto Wijianto Wijianto Wina Rohmadhani Winarso, Septerina Purwandani Wulan Adis Aranti Yan Ari Tya Dharmawan Yanuar, Reza Arshad Yasyfi Addiningsih Yayu Latifah Yudha Setya Farisna Yudith Leo Bantara Yuli Kusumawati Yuliana Davi Yusria Apriliani Zahra Almadani Zahra Fatmawati Jabir Zahra, Izdihar Zahra, Nabila Ardelia Zahwa Putri Nurhandrita Zara Sugiyarti Zein, Renny Hidayati Zulfatirrohman, Atikah Itsna Zulfikar Yucha Putra Zunitasari Kholifah Islamiatun