p-Index From 2021 - 2026
8.978
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia Disease Prevention and Public Health Journal Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas (Andalas Journal of Public Health) Jurnal Kesehatan Andalas JMMR (Jurnal Medicoeticolegal dan Manajemen Rumah Sakit) Jurnal Manajemen Kesehatan Indonesia Sari Pediatri Jurnal Kesehatan Medical Laboratory Technology Journal Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi Jurnal Kesehatan Medika Saintika Journal of Maternal and Child Health Jurnal Hilirisasi IPTEKS (JHI) Buletin Ilmiah Nagari Membangun Journal of Midwifery Majalah Kedokteran Andalas Majalah Patologi Indonesia Menara Ilmu Bioscientia Medicina : Journal of Biomedicine and Translational Research Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Health and Medical Journal Human Care Journal Contagion: Scientific Periodical Journal of Public Health and Coastal Health Andalas obstetrics and gynecology journal Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences AN-Nur: Jurnal Kajian dan Pengembangan Kesehatan Masyarakat JOURNAL LA MEDIHEALTICO Bioscientia Medicina : Journal of Biomedicine and Translational Research International Journal of Science and Society (IJSOC) Jurnal Ilmu Kesehatan Indonesia (JIKSI) Jurnal Endurance: Kajian Ilmiah Problema Kesehatan The Indonesian Journal of Gastroenterology, Hepatology and Digestive Endoscopy Andragogi Kesehatan Indonesian Journal of Advanced Research (IJAR) Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat METHABDI JMMR (Jurnal Medicoeticolegal dan Manajemen Rumah Sakit) Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia (JKMI) Jurnal Riset Ilmiah Jurnal Sains, Teknologi dan Kesehatan Proceeding International Health Conference NERS Jurnal Keperawatan
Claim Missing Document
Check
Articles

EVALUASI KEBERHASILAN IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI KARANTINA KESEHATAN DI KANTOR KESEHATAN PELABUHAN KELAS II PADANG TAHUN 2020 Roery Yohanes; Yuniar Lestari; Husna Yetti
Menara Ilmu Vol 15, No 1 (2021): VOL. XV NO. 1 OKTOBER 2021
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v15i1.2888

Abstract

Sistem informasi karantina kesehatan (SINKARKES) adalah merupakan media pencatatan dan pelaporan berbasis teknologi informasi yang membantu kegiatan kekarantinaan dan pelayanan kesehatan di kantor kesehatan pelabuhan dan saling terkoneksi antar kantor kesehatan pelabuhan di seluruh Indonesia. Tujuan penelitian adalah untuk melakukan evaluasi terhadap keberhasilan implementasi SINKARKES dengan pendekatan HOT(Human, Organization, Technology) Fit Models di KKP Kelas II Padang. Jenis penelitian survey analitik dengan desain cross sectional dengan obyek SINKARKES. Waktu penelitian bulan Juni sampai Desember 2020 di KKP Kelas II Padang. Subyek penelitian adalah karyawan KKP pengguna SINKARKES dengan jumlah responden sebanyak 49 orang. Analisis data yang dilakukan analisis bivariat dan multivariat. Karakteristik pengguna Sinkarkes lebih dari separuh berjenis kelamin perempuan, pendidikan sarjana (S1/D4), jabatan fungsional umum dan hampir separuhnya pada usia 30-39 tahun, memiliki masa kerja dari 1 – 9 tahun. Pada komponen HOT sebagian besar pengguna menyatakan penggunaan sistem mudah dan puas terhadap SINKARKES, struktur organisasi, lingkungan organisasi, kualitas sistem, kualitas informasi baik dan kualitas layanan baik dalam mendukung implementasi SINKARKES. Sebagian besar pengguna menyatakan Net Benefit SINKARKES bermanfaat. Ada hubungan kepuasan pengguna, lingkungan organisasi, kualitas sistem, kualitas informasi dan kualitas layanan dengan Net Benefit(manfaat) dan faktor yang paling dominan dalam keberhasilan implementasi SINKARKES di KKP Kelas II Padang adalah kualitas informasi. Secara umum semua faktor yang diteliti mendukung keberhasilan implementasi SINKARKES di KKP Kelas II Padang. Faktor yang tidak berhubungan dengan manfaat dari SINKARKES karena fungsi salah satu dari SINKARKES adalah untuk membantu kegiatan pelayanan dan pengguna harus menggunakan sistem informasi itu dalam kegiatan pelayanan kekarantinaan kesehatan dan kesehatan pelabuhan walau kurang ada dukungan dari struktur organisasi. Implementasi SINKARKES di KKP Kelas II Padang sudah berhasil dengan baik.Kata Kunci: HOT Fit Model, KKP, SINKARKES
Analisis Implementasi Program Penanggulangan HIV/AIDS di Puskesmas Bungus Kota Padang Tahun 2020 Fitri Yanti; Yuniar Lestari; Husna Yetti
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 11, No 2 (2020): Desember 2020
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v11i2.847

Abstract

Penyebaran HIV dan AIDS merupakan ancaman serius bagi kehidupan manusia, upaya penanggulangan dilakukan secara terpadu, efektif, dan efisien. Dari data Dinas Kesehatan Kota Padang diketahui bahwa kasus AIDS tertinggi  ditemui pada usia 20-29 tahun sebanyak 17 kasus, dan usia 30-39 tahun sebanyak 17 kasus. Puskesmas Bungus merupakan puskesmas rujukan dengan kunjungan terbanyak dibandingkan puskesmas lainnya. Capaian tes HIV Puskesmas Bungus adalah yang paling tinggi, yaitu sebesar 215%. Namun, pencapaian ini berasal dari kunjungan dari luar wilayah kerja puskesmas. Sementara capaian untuk penjaringan yang dilakukan oleh petugas terhadap kelompok berisiko di wilayah kerjanya belum mencapai target. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis implementasi program HIV/AIDS di Puskesmas Bungus Kota Padang tahun 2020.  Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menelaah input, proses, dan output untuk melihat keberhasilan program. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara mendalam, Focus Group Discussion, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian didapatkan bahwa kebijakan HIV/AIDS sudah baik, sumber daya manusia belum memenuhi standar sesuai Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 4 Tahun 2019 dan  penempatan Sumber Daya Manusia yang tidak efektif, dana di puskesmas bersumber dari Global Fund dan Bantuan Operasiona Kesehatan, media Komunikasi, Informasi, dan Edukasi untuk promosi kesehatan belum cukup. Kegiatan perencanaan belum sesuai dengan standar yang ada, dan kegiatan promosi kesehatan belum rutin dan terjadwal, serta monitoring dan evaluasi dilakukan dalam bentuk laporan secara online. Dalam surat keputusan tim pelaksana program hendaknya melibatkan Sumber Daya Manusia yang terintegrasi dengan program HIV/AIDS dan merencanakan anggaran untuk kegiatan promosi kesehatan.
PERBEDAAN INSIDENSI DIABETES MELITUS TIPE 2 DAN HBA1C PADA POPULASI TERPAPAR-TIDAK TERPAPAR EMISI PABRIK SEMEN PADANG Prima Adelin; Rismawati Yaswir; Zelly Dia Rofinda; Rizanda Machmud; Husna Yetti
Health and Medical Journal Vol 3, No 2 (2021): HEME July 2021
Publisher : Universitas Baiturrahmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (943.083 KB) | DOI: 10.33854/heme.v3i2.632

Abstract

Background: Cement factory emission disrupt blood glucose control through insulin resistance mechanism, thus increasing incidence of type 2 diabetes mellitus (DM type 2). Aim: Aim of this study is to determine incidence’s differences of DM type 2 and mean HbA1c patients with DM type 2 within population exposed and unexposed cement Padang factory emission. Method: This was a cross sectional analytic study with cluster sampling that conducted on June-December 2015 with 129 and 125 participant from exposed and unexposed areas. Age of participants are 20-79 years old. Incidence is total new cases per total sample in exposed or unexposed area. HbA1c were measured with immunoturbidimetry method. Data were analyzed by chi-squared test to asses differences of two proportions and t test to asses differences of two averages. Results: The incidence DM type 2 are 3,9% and 7,2% respectively in exposed and unexposed areas, without significant difference (p>0,05). The mean HbA1c patients DM type 2 are 10,0(2,4)% and 8,8(1,6)% in exposed and unexposed areas, without significant difference (p>0,05). Conclusions: There were no significant differences incidence of DM type 2 and  mean HbA1c patients DM type 2 in the populations exposed and unexposed cement Padang factory emission. Cohort studies is required to see the effects of cement factory emission
PENGARUH PENGETAHUAN DAN SIKAP MASYARAKAT TERHADAP PELAKSANAAN PIS-PK DI PUSKESMAS KOTA PADANG TAHUN 2020 Arifni Arifin; husna yetti; kamal kasra
HUMAN CARE JOURNAL Vol 6, No 1 (2021): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32883/hcj.v6i1.1080

Abstract

Program Indonesia Sehat merupakan salah satu program dari agenda ke lima Nawa Cita, yaitu meningkatkan kualitas hidup manusia di Indonesia. Acuan tercapainya pelaksanaan program PIS-PK dipengaruhi oleh tingkat pengetahuan dan sikap masyarakat dalam menerima informasi serta mampu menerapkan pola hidup yang sehat serta indikator lainnya pada PIS-PK itu sendiri. Permasalahan yang ada yaitu dalam pencapaian IKS yang masih rendah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat gambaran pengetahuan dan sikap masyarakat dalam pelaksanaan PIS-PK di Puskesmas Kota Padang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif yang bersifat deskriptif dengan desain cross sectional dan total populasi 8.638 KK. Teknik pengumpulan datanya dengan google form dan Analisa data secara bivariat. Hasil penelitian diperoleh bahwa Adanya hubungan antara tingkat pengetahuan masyarakat dengan pelaksanaan PIS-PK di Puskesmas Kota Padang. Namun pada masing-masing Puskesmas tidak terdapat hubungan yang signifikan. Sedangkan pada sikap masyarakat berhubungan dengan pelaksanaan PIS-PK di Puskesmas Kota Padang. Masih ada masyarakat yang masih terpengaruh oleh pikiran dan keyakinan orang terdahulu, serta belum dapat menerima perubahan. Diharapkan kepada petugas kesehatan dapat meningkatkan sosialisasi, komunikasi dan edukasi yang lebih inovatif serta masih perlunya kerjasama lintas sektor untuk meningkatkan kesehatan keluarga.
Gambaran Faktor Risiko Bayi Berat Lahir Rendah yang Dirawat di RSUP DR. M. Djamil Padang Katelino Marpaung; Husna Yetti; Defrin Defrin
Jurnal Ilmu Kesehatan Indonesia Vol 1 No 3 (2020): November 2020
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1332.94 KB) | DOI: 10.25077/jikesi.v1i3.20

Abstract

Abstrak Latar Belakang. Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) adalah bayi yang mempunyai berat lahir kurang dari 2500 gram yang ditimbang pada saat setelah lahir. Saat ini BBLR menjadi salah satu penyebab kematian neonatus terbanyak di Kota Padang. Banyak faktor yang dapat memengaruhi kejadian bayi berat lahir rendah, seperti usia ibu, paritas, jarak kehamilan, status gizi, antenatal care, anemia, pendidikan, sosial ekonomi, penyakit saat hamil, plasenta previa, solusio plasenta, kelainan kongenital, dan kehamilan ganda. Objektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran faktor risiko bayi berat lahir rendah yang dirawat di RSUP Dr. M. Djamil Padang pada periode 1 Januari – 31 Desembar tahun 2019. Metode. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan desain penelitian cross-sectional. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah simple random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 71 sampel. Hasil. Hasil penelitian didapatkan beberapa faktor risiko sebagai berikut : usia ibu berisiko (28,17%), paritas nullipara (35,21%), jarak kehamilan berisiko (8,45%), riwayat antenatal care berisiko (4,23%), ibu anemia (33,80%), status pendidikan rendah (73,24%), status sosial ekonomi rendah (54,93%), penyakit saat hamil (76,06%), kelainan plasenta (5,63%), kelainan kongenital (8,45%), dan kehamilan ganda (22,54%). Kesimpulan. Faktor risiko yang paling banyak terjadi pada bayi berat lahir rendah adalah penyakit saat hamil, status pendidikan rendah, dan status sosial ekonomi rendah. Kata kunci: BBLR, faktor risiko, neonatus Abstract Background. Low Birth Weight (LBW) baby is when the infant is weighed less than 2500 grams at the time after birth. Low Birth Weight baby is one of the leading causes of neonates deaths in Padang. There are several factors causing LBW babies, such as maternal age, parity, space between pregnancy, nutrition, antenatal care, anemia, low educational status, low socioeconomic status, disease during pregnancy, placenta previa, placenta abruption, congenital abnormality, and multiple pregnancies. Objective.This study was aimed to describe the risk factors of LBW babies who were treated at RSUP Dr. M. Djamil Padang from 1st January – 31st December 2019. Methods. This study was a descriptive study with a cross-sectional design. Seventy-one samples were selected by simple random sampling. Results. The results of the study describe risk factors of LBW babies as follows mother with threatening age (28.17%), nullipara parity (35.21%), the distance of hazardous pregnancies (8.45%), nutritional status of underweight (12.68%), history of risky antenatal care ( 4.23%), maternal anemia (33.80%), low educational status (73.24%), low socioeconomic status (54.93%), illness during pregnancy (76.06%), placental disorders (5.63) %), congenital abnormalities (8.45%), and multiple pregnancies (22.54%). Conclusion. The most critical risk factors for low birth weight babies are illness during pregnancy, low education status, and low socioeconomic status. Keywords: low birth weight baby, risk factors, neonates
Characteristics of Non-Alcoholic Fatty Liver Disease Patients at Dr. M. Djamil General Hospital Padang Husna Yetti; Nada Utami Prahastiwi; Restu Susanti; Eva Decroli; Saptino Miro
The Indonesian Journal of Gastroenterology, Hepatology, and Digestive Endoscopy Vol 21, No 3 (2020): VOLUME 21, NUMBER 3, December 2020
Publisher : The Indonesian Society for Digestive Endoscopy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (571.035 KB) | DOI: 10.24871/2132020171-176

Abstract

Background: Non-Alcoholic Fatty Liver Disease (NAFLD) is emerging as chronic liver disease, both in developed and developing countries. NAFLD affects up to 25% population worldwide. The incidence of NAFLD associated with various risk factors supporting the development of the fatty liver. This study aim is to know the characteristics of NAFLD patients.Method: Retrospective study was conducted from medical records to find the characteristics of patients diagnosed with NAFLD  at Dr. M. Djamil General Hospital from January 2016 – December 2018.Results: Seventy-seven patients were diagnosed with NAFLD. The majority of  NAFLD patients were male and female at 36-45 years old and female at 65 years old. Unemployed females were more prevalent compared to males. Dyslipidemia was the most component of a metabolic syndrome found in NAFLD patients. From laboratory findings, 55.56% of patients have increased aspartate aminotransferase (AST) levels, while 52.78%  have increased alanine aminotransferase (ALT) levels. Ultrasonography used widely as a diagnostic device to detect NAFLD. Pharmacological therapy based on American Asociation for the Study of Liver Disease (AASLD) recommendation that used widely to treat patients with NAFLD was statin.Conclusion: The incidence of NAFLD was found to vary in different age ranges and sexes. Dyslipidemia occurred in most of NAFLD patients. AST and ALT levels increased in about half of the patients. Abdomen ultrasound as a diagnostic modality that was widely used.
Analysis of Drug Inventory Control Using the ABC Method of Critical Index in Islamic Hospital Ibnu Sina Padang in 2021 for Public Welfare Putri Widya Herman; Husna Yetti; Isniati Isniati
Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal) Vol 5, No 2 (2022): Budapest International Research and Critics Institute May
Publisher : Budapest International Research and Critics University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33258/birci.v5i2.5644

Abstract

Hospitals have a very strategic role in an effort to accelerate the improvement of the health status of the Indonesian people. So, the service system must always be reviewed to anticipate competition. The level of efficiency in the use of funds for drug procurement depends on the ability to manage it. Selection of the right method can help achieve good and appropriate drug management. It is known that the Medicines Formulary of the Islamic Hospital of Ibnu Sina Padang has not been updated regularly, pharmacy installations have not implemented more in-depth inventory control methods, and are still experiencing drug shortages. The purpose of this study was to analyze the implementation of drug control using the ABC critical index analysis method at the Islamic Hospital Ibnu Sina Padang in 2021. The research method is quantitative in the form of operational research. The results of this study are group A ABC critical index analysis consists of 9 drug items (18.75%) with an investment value of 14.19% of the total investment value and the number of uses is 54.87% of the total drug use, group B consists of of 34 drug items (70.83%) with an investment value of 80.25% of the total investment value and the number of known uses is 44.87% of the total drug use, group C consists of 5 drug items (10.42%) with an investment value 5.56% of the total investment value and 0.26% of the total use of drugs. It is hoped that the results of this study can be used as input and consideration in managing drug supplies in hospitals. The results of this study are group A ABC critical index analysis consists of 9 drug items (18.75%) with an investment value of 14.19% of the total investment value and the number of uses is 54.87% of the total drug use, group B consists of of 34 drug items (70.83%) with an investment value of 80.25% of the total investment value and the number of known uses is 44.87% of the total drug use, group C consists of 5 drug items (10.42%) with an investment value 5.56% of the total investment value and 0.26% of the total use of drugs. It is hoped that the results of this study can be used as input and consideration in managing drug supplies in hospitals.
Relationship between Molecular Subtype, Degree of Differentiation, and Lymph Node Metastasis with Survival of Breast Cancer Patients at Dr. M. Djamil General Hospital, Padang, Indonesia Isra Analdo Arza; Daan Khambri; Rony Rustam; Hera Novianti; Husna Yetti
Bioscientia Medicina : Journal of Biomedicine and Translational Research Vol. 6 No. 16 (2022): Bioscientia Medicina: Journal of Biomedicine & Translational Research
Publisher : HM Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37275/bsm.v6i16.696

Abstract

Background: Breast cancer has the highest incidence of all cancers in women worldwide. A molecular subtype of breast cancer, degree of differentiation, and lymph node metastasis are prognostic and predictive factors of breast cancer. This study aims to explore the relationship between molecular subtype, degree of differentiation, and lymph node metastasis with overall survival and disease-free survival of breast cancer patients at Dr. M. Djamil General Hospital Padang. Methods: This study was an analytic observational study with a retrospective cohort approach using secondary data from 68 subjects. The test variables in this study were the molecular subtype of breast cancer, the degree of differentiation, and lymph node metastasis which were obtained from secondary data and medical records. Another test variable is patient survival, namely overall survival (OS) and disease-free survival (DFS). Data analysis with the help of SPSS software in univariate, bivariate, and multivariate. Results: Patients with lymph node metastases were 7.94 times more likely to experience an event (death) (HR=7.94 95% CI: 0.91–78.2). Patients with lymph node metastases were 10.2 times more likely to experience an event (recurrence) (HR=10.2 95% CI: 1.03–101.1). Conclusion: Lymph node metastases are the factors most related to survival (overall survival and disease-free survival) of breast cancer patients at Dr. M. Djamil General Hospital, Padang, Indonesia.
Hubungan Ekspresi E-cadherin dengan Derajat Histopatologik dan Tumor Budding pada Karsinoma Endometrium Jenis Endometrioid Haris Pemuda; Aswiyanti Asri; Rachmadijah Zuryati Nizar; Husna Yetti
Majalah Patologi Indonesia Vol. 31 No. 3 (2022): MPI
Publisher : Perhimpunan Dokter Spesialis Patologi Indonesia (IAPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55816/mpi.v31i3.515

Abstract

BackgroundEndometrial carcinoma is the fourth most common malignancy among women worldwide with increasing incidence and death rate every year. One of the types of endometrial carcinoma is endometrioid carcinoma, originated from atypical hyperplasia and develop into carcinoma. Lack of intercellular cohesiveness in the epithelial tumors such as endometrioid carcinoma occur due to lack of expression of E-cadherin. It can also causetumor invasion and metastatic through the epithelial-mesenchymal transition (EMT) process. Tumor differentiation and tumor budding are presumed to be histopathologic representations due to lack of cohesiveness and the occurrence of the EMT process so that these two things need to be related with the expression of E-cadherin on tumor cells.MethodsAn observational study was conducted using a cross-sectional approach with 46 cases of endometrioid endometrial carcinoma.Samples were obtained from 4 Anatomical Pathology Laboratories in West Sumatra during 2016-2019 in the form of paraffin blocks and HE slides that obtained from hysterectomy surgery. Reevaluation of tumor grade and tumor budding in HE slides was performed. E-cadherin expression in tumor cells was seen by immunohistochemical staining. Bivariate statistical analysis was performed using Fisher's Exact test and the results were considered significant if the p value was <0.05.ResultsSpecimens with negative E-cadherin expression were more common in grade 2 tumors (41.7%) and grade 3 tumors (50.0%) and in specimes with positive tumor budding (91.7%). Statistical analysis revealed a significant correlation between E-cadherin expression with tumor grade (p=0.000) and tumor budding (p=0.000).ConclusionExpression of E-cadherin has a significant correlation with the tumor grade and tumor budding in endometrioid endometrial carcinoma.
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Tingkat Nikotin Dependen pada Mahasiswa Laki-Laki Perokok di Kota Padang Salsabila Oktaverina; Husna Yetti; Lili Irawati
Jurnal Ilmu Kesehatan Indonesia Vol 2 No 3 (2021): September 2021
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jikesi.v2i3.419

Abstract

Latar Belakang: Merokok masih menjadi faktor risiko peyebab utama masalah kesehatan dan kematian dini di dunia. Senyawa yang berperan dalam kebiasaan merokok adalah nikotin yang dapat mengakibatkan nikotin dependen. Objektif: Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan faktor usia inisial merokok, lama merokok, tipe kebiasaan merokok, dan aturan merokok dengan tingkat nikotin dependen perokok pada mahasiswa laki-laki di Kota Padang. Metode: Penelitian ini merupakan survei analitik dengan desain cross-sectional study yang dilakukan di Kota Padang dari September-Desember 2020. Sebanyak 218 mahasiswa menjadi sampel penelitian diambil dengan teknik consecutive sampling. Pengambilan data dilakukan dengan pengisian kuesioner secara online. Pengukuran tingkat nikotin dependen berdasarkan kuesioner Fagerstrom Test for Nicotine Dependence (FTND). Analisis data yang dilakukan adalah uji Mann-Whitney dan uji chi-square. Hasil: Sebagian besar mahasiswa perokok laki-laki di Kota Padang memiliki tingkat nikotin dependen ringan (84,8%). Terdapat perbedaan rata-rata usia inisial (p=0,001) dan lama merokok (<0,001) antar tingkat nikotin dependen. Terdapat hubungan bermakna antara tipe kebiasaan merokok dan aturan merokok dengan tingkat nikotin dependen ((p<0,001, OR=9,537 (3,229-28,171); p<0,001, OR=7,635(3,466-16,820)). Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian ini adalah faktor usia inisial merokok, lama merokok, tipe kebiasaan merokok, dan aturan merokok berpegaruh terhadap tingkat nikotin dependen.
Co-Authors ', Ardian ', Herman Abdi Setia Putra Abdiana Abdiana Abdiana Abdiana Abdiana, Abdiana Adang Bachtiar Adelia Rachmita, Prima Adelin, Prima Adilla Kasni Astiena Adrial Adrial Afdal Afdal Afriani Afriani - Afriani Afriani, Nita Afriwardi Afriwardi Aini, Julpa Nurul Aisyah Elliyanti Aisyah Herviana Rifka Aisyah Putri Rezeki ALADIN ALADIN Aldino Desra Amel Yanis Amir, Arni Andani Eka Putra Anggelina Effendi Anggra Pramana Anggra Pramana Ansharina, Hafiznie Ariadi , Ariadi Arifni Arifin Arnis En Yulia Arnofyan, Budi Pratama Arya Vermasari Asterina, Asterina Astiena, Adila Kasni Aswad, Fitria Aswiyanti Asri Aswiyanti Asri Athiyyah, Salsa Naudzul Avit Suchitra Basyir, Vaulinne Berliandi, Lucky Bobby Indra Utama Brian Sri Prahastuti Daan Khambri Dasman, Hardisman Deddy Almasdy Defrin Defrin Defrin Defrin Desi Andriani Desia, Maya Dhyna Lidya Lestari Dia Rofinda, Zelly Dia Dini Andri Utami Diniy Miftahul Muthmainah Dolly Irfandy Dutia Gestin Dwi Yanti Fioni Putri Enda Gusnita Endrinaldi Ermayanti, Sabrina Erwani Erwani Eryati Darwin Essy Mandriani Etriyel Myh Etriyel, Etriyel Eva Decroli Faathira, Ken Rabbani Fadila, Zurayya Fajar Aria Phitra Fauzi Ahmad Hasibuan Fika Tri Anggraini Finny Fitry Yani Firdawati Firdawati Firdawati Firdawati Firdawati Firdawati, Firdawati Fitri Nur Handriyani Fitri Yanti Fitriani Karlita Genia, Dara Indah Hanum, Fathiya Juwita Hardian, Sonny Hardisman Hardisman Dasman Haris Pemuda Harun Harnavi Hasmiwati Haviz Yuad Henny Mulyani Henny Mulyani henny Mulyani Hera Novianti Herinda, Dwi Putri Herlina Herlina Herri Hidayanti, Rahmi Husnil Kadri Ida Rahma Burhan Ida Rahmah Burhan Idwar, Idwar Ifmaily Ifmaily Ifmaily, Ifmaily iftahillah - iftahillah Ikhsan Yusda Ilmiawati Ilmiawati, Ilmiawati Indrapriyatna, Ahmad Syafruddin Isniati Isniati Isra Analdo Arza Juniwati Juniwati Juniwati Juniwati Kamal Kasra Katelino Marpaung Kurnia, Nurul Syifa Kusumardani, Dini Laila Nur Azizah Lili Irawati Lili Irawati Loli Devianti Lucky Berliandi Malinda Meinapuri Masrul Masrul Masrul Maulana, Afdal Maya Amanda Mayetti Mayetti Media Fitri Mela Aryati Mellina Rahmi Miftah Irramah Morena, Sivia Heni Mudjiran Muhammad Helmi, Iqbal Mustika Sari Muttakia Hardy, Siti Khalisha Nada Utami Prahastiwi Nadhira Isza Qushoyyi Nana Liana Nelmi Silvia Nia Prima Shartika Nisura, Egi Nizwardi Azkha Nora Harminarti Novria Hesti Noza Hilbertina Noza Hilbertina Noza Hilbertina, Noza Nur Indrawaty Lipoeto Nur Indrawaty Lipoeto Nurhayati Nurhayati Nuzulia Irawati Octavia, Fatharani Nabila Putra Santoso Putri Widya Herman Rachmadijah Zuryati Nizar Rahmaddiansyah, Refa Rahman, Fikri Rahmani Welan Ramadani, Mery Rapida Saragih Ratu Fawwaz Efendi Rauza Sukma Rita Reno Afriza Neri Restu Susanti Reva Arianda Putra Rika Sarfika Rima Semiarty Rini Purnama Sari Rio Hendra Rismawati Yaswir Ritonga, Sukhri Herianto Rizanda Machmud Roery Yohanes Rony Rustam Rony Rustam Rosfita Rasyid Roza Sri Yanti Rozi Sastra Purna Rusli Yulianter RZ Nizar Safnita, Dewi Salmiah Agus Salmiah Agus Salsabila Oktaverina Salsabilla Dhiyaa Syifa Salshabilla, Miftah Saptino Miro Selfi Renita Rusjdi Sharfina Shinta Pertiwi Shreshta Dewi Silvi Korprina Silvia Harpeni Simarmata, Sondang Sirazudeen, Nurhaslinda sondang - nora Suchitra, Avit Sulthani, Muhammad Zhorif Surika Martalina Susanti, Yenila Syamel Muhammad Talsi Transino Tofrizal tofrizal - tofrizal Transino, Talsi Utama, Bobby Indra Utami, Dini Andri Vaulinne Basyir Wizia, Lady Yantri Miaputra Yenila Susanti Yenita . Yenita Afriyeni Yessi Ardiani Yolanda Dwi Santi Violentina Yollanda Dwi Santi Violentina Yuniar Lestari Yuniar Lestari Yusrawati Yusrawati Zukri Afriadi Zulen, Ilham Andhika