p-Index From 2021 - 2026
12.15
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Gizi Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia JURNAL GIZI INDONESIA Media Kesehatan Masyarakat Indonesia Jurnal Kesehatan Masyarakat Spirakel VISIKES Disease Prevention and Public Health Journal Jurnal Kesehatan Masyarakat Abdimas PALASTREN Jurnal Kesehatan Gigi Jurnal Pendidikan Usia Dini HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Jurnal Kreativitas PKM Jurnal Pascapanen dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Unnes Journal of Public Health Public Health Perspective Journal Jurnal Sehat Mandiri PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat : Media Komunikasi Komunitas Kesehatan Masyarakat HSG (Health Science Growth) Journal Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat Health Publica : Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Puruhita Quality : Jurnal Kesehatan Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Journal of Health and Nutrition Research Journal of Community Empowerment Indonesian Journal of Public Health and Nutrition Asian Journal of Healthcare Analytics Jurnal Riptek Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Proceeding of International Conference on Science, Education, and Technology Promotor: Jurnal Mahasiswa Kesehatan Masyarakat JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa Journal of Nonformal Education PAUDIA: JURNAL PENELITIAN DALAM BIDANG PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Jurnal Abdimas Jurnal Bina Desa Unnes Journal of Public Health Jurnal Info Kesehatan Jurnal Kesehatan Masyarakat Journal of Creativity Student Public Health Perspective Journal
Claim Missing Document
Check
Articles

PENURUNAN CONTAINER INDEX (CI) MELALUI PENERAPAN OVITRAP DI SEKOLAH DASAR KOTA SEMARANG Cahyati, Widya Hary; Sukendra, Dyah Mahendrasari; PS, Yunita Dyah
Unnes Journal of Public Health Vol 5 No 4 (2016): Unnes Journal Of Public Health
Publisher : Universitas Negeri Semarang in cooperation with Association of Indonesian Public Health Experts (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI))

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.3 KB) | DOI: 10.15294/ujph.v5i4.13965

Abstract

Abstrak Penggunaan ovitrap terbuat dari botol plastik bekas dan diisi atraktan merupakan salah satu upaya sederhana serta mampu menurunkan populasi nyamuk. Angka Bebas Jentik (ABJ) merupakan salah satu indikator untuk mengetahui tingginya atau rendahnya populasi nyamuk pada suatu lingkungan. ABJ Kota Semarang tahun 2015 yaitu 59%, masih di bawah target (<95%). Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui kemampuan penerapan ovitrap berbasis sekolah dalam menurunkan container index (CI). Jenis penelitian yaitu eksperimen semu, dengan populasi seluruh sekolah dasar di Kota Semarang dan sampelnya yaitu 4 sekolah dasar : SDN Sekaran 01, SDN Pedurungan Tengah 02, SDN Petompon 01, dan SD Tugurejo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan ovitrap mampu menurunkan CI. CI sebelum dan setelah penerapan ovitrap di sekolah menunjukkan penurunan sebesar 40% untuk SDN Sekaran 01, 43% untuk SD Pedurungan Tengah, 57% untuk SDN Petompon 01, dan 25% untuk SDN Tugurejo. Simpulan dalam penelitian ini penerapan ovitrap berbasis sekolah mampu menurunkan CI.   Abstract Aplication of ovitrap made from plastic bottle and filled attractan is one of the ways to reduce mosquitoes population. LFI Semarang in 2015 is 59 %, still under the target (<95%). The purpose of research to determine the effectiveness of  implementation of school-based ovitrap to reduce the population of Aedes. Design research was a quasi experiment, and the population are elementary schools in Semarang City also the sample are SDN Sekaran 01, SDN Pedurungan Tengah 02, SDN Petompon 01, and SDN Tugurejo. The results showed that the application of ovitrap effective to reduce the container index (CI). Before and after the application of ovitrap in schools, the CI showed a decrease :  40% in SDN Sekaran 01, 43% in SD Central Pedurungan, 57% in SDN Petompon 01, and 25% in SDN Tugurejo. The conclusion in this study is ovitrap school-based application is capable to reduce the CI.
Artocarpus altilis Extracts as Liquid Electric Mosquito Repellent Against Aedes aegypti Ernawati, Ernawati; Cahyati, Widya Hary
Unnes Journal of Public Health Vol 7 No 2 (2018): Unnes Journal of Public Health
Publisher : Universitas Negeri Semarang in cooperation with Association of Indonesian Public Health Experts (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI))

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (152.669 KB) | DOI: 10.15294/ujph.v6i3.15618

Abstract

ABSTRACT Aedes aegypti is the main vector of dengue virus carriers. One alternative to deal with these problem is by using insecticides derived from the leaves of breadfruit (Artocarous altilis) with the method of liquid electric. The research was purely experimental, with a posttest-only control group design with six variations of extract concentration of 9%, 13%, 20%, 30%, 44%, and 66% with 3 repetitions. The result of Kruskal Wallis test showed that there was a difference of the average number of Aedes aegypti mosquito mortality on various concentration of breadfruit leaf extract, that indicated by significance or probability value of 0.008 <0.05. The deadliest concentration of breadfruit leaf was 66% concentration with mosquito mortality of 83.3% from all mosquito test. The probit analysis obtained LC50 at concentration of 17.850% and LC90 at concentration of 98.348%.   Keywords: Aedes aegypti, Breadfruit Leaf Extract, Liquid Electric   ABSTRAK Aedes aegypti merupakan nyamuk yang menjadi vektor utama pembawa virus dengue. Salah satu alternatif lain untuk menangani permasalahan tersebut yaitu dengan menggunakan insektisida yang berasal dari tumbuhan atau  nabati, yaitu daun sukun (Artocarous altilis) dengan metode elektrik cair. Jenis penelitian ini adalah eksperimen murni, dengan rancangan posttest only control group design dengan enam variasi konsentrasi ekstrak sebesar 9%, 13%, 20%, 30%, 44%, dan 66% dengan masing-masing 3 kali pengulangan. Hasil uji Kruskal Wallis menunjukkan bahwa ada perbedaan rata-rata jumlah kematian nyamuk Aedes aegypti pada berbagai konsentrasi ekstrak daun sukun, ditunjukkan dengan nilai signifikansi atau probabilitas adalah 0,008 < 0,05. Konsentrasi ekstrak daun sukun yang paling banyak mematikan nyamuk yaitu konsentrasi 66% dengan kematian nyamuk 83,3 % dari keseluruhan nyamuk. Uji analisis probit didapatkan LC50 pada konsentrasi 17.850% dan LC90 pada konsentrasi 98.348%.   Kata kunci: Aedes aegypti, Ekstrak Daun Sukun, Elektrik Cair
HUBUNGAN FAKTOR SOSIAL EKONOMI DENGAN KETERLAMBATAN DIAGNOSIS PENDERITA KANKER LEHER RAHIM DI RSUD KOTA SEMARANG Mukharomah, Kunthi Isti; Cahyati, Widya Hary
Public Health Perspective Journal Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Public Health Perspective Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (359.117 KB)

Abstract

Penderita kanker leher rahim di RSUD Kota Semarang terus meningkat. Peningkatan kasus diikuti dengan banyaknya pasien yang didiagnosis stadium lanjut. Faktor keterlambatan diagnosis kanker leher Rahim dipengaruhi factor social ekonomi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara status pekerjaan dan tingkat penghasilan dengan keterlambatan diagnosis kanker leher rahim. Jenis penelitian ini adalah analitik observasional dengan pendekatan kasus kontrol. Total sampel 62, terdiridari 32 kasusdan 32 kontrol yang diperoleh dengan teknik acak sederhana. Analisis data dilakukan melalui 2 tahap yaitu analis isunivariat dengan deskriptif dan analisis bivariate dengan ujichi-square (?=0,05) dan menghitung nilai Odds Ratio (OR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa factor tingkat penghasilan (p=0,001; OR=6,818) berhubungan dengan keterlambatan diagnosis kanker leher rahim. Saran bagi RSUD Kota Semarang adalah memberi dorongan kepada wanita usia subur untuk mendaftarkan diri dalam jaminan kesehatan agar dapat menggunakan pelayanan kesehatan dengan lebih murah atau tanpa biaya.Cervical cancer patients in SemarangCityHospital increased. That increased case was followed by most patient diagnosed with advanced stage of cervical cancer. Late diagnosis of cervical cancer was influenced by socio economic factor. The purpose of this research was to identify association between occupation and income level with late diagnosis of cervical cancer patient. This research was observational analytic with case control approach. Total sample was 64, consisted of 32 cases and 32 controls that were taken using simple random sampling technique. Data analysis used univariate analysis by descriptive and bivariate analysis by chi-square test (?=0,05) and calculated the Odds Ratio value (OR). Study result showed that income (p=0,001; OR=6,818) related with late diagnosis of cervical cancer patient. Recommendation for SemarangCityHospital was to advocate childbearing woman for registered at health insurance to order used the cheaper or free health care.
Uji Daya Bunuh Umpan Blok Umbi Gadung (Dioscorea hispida L) terhadap Tikus Ningtyas, Dyka Arya Ratna; Cahyati, Widya Hary
Kes Mas: Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat Vol 11, No 2 (2017): Kes Mas: Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.554 KB) | DOI: 10.12928/kesmas.v11i2.5868

Abstract

Background: Leptospirosis disease control relies on vector control is rodent animals. The use of natural rodenticides should be developed to reduce the negative impact of chemical rodenticides. Yam tuber contains alkaloids, including dioscorin and cyanide are toxic. This study was conducted to determine the effectiveness of the use of bait blocks yam tubers for mice. Method: This was experimental research, post test was conducted with control group design for 4 groups, namely the concentration of 30%, 50%, and 70% to the total sample examined was 28 mus musculus. Result: The test results showed that there was corelation between the feed block yam tubers with mortality of the mice (p= 0.001). The data was analyzed with univariate and bivariate. Probit analysis obtained bait blocks LC50 and LC90 was 34.024% is 59.298%. In LT50 and LT90 are 2.206E5 minutes 2.018E6 minutes. Conclusion: Conclusions from this research is a block yam tubers have the effect of rodenticides for mus musculus, but it can not effective as rodenticides. The researchers suggest there should be a further research on the active ingredients contained in yam tuber with just taking alkaloid content. Keywords: mus musculus, feed blocks, yam tubers.
Proximate Determinant of Adolescents Fertility in Central Java Raharjo, Bambang Budi; Nugroho, Efa; Cahyati, Widya Hary; Najib, Najib; Nisa, Alfiana Ainun
KEMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 15, No 1 (2019)
Publisher : Department of Public Health, Faculty of Sport Science, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kemas.v15i1.21364

Abstract

Adolescent fertility is an important issue in terms of health and social care due to its relation to morbidity and mortality of mothers and children. The 2017 IDHS provided data regarding the percentage of women aged 15-19 who already became mothers or pregnant with their first child according to background characteristics. The 2017 IDHS results showed 7 percent of women aged 15-19 were mothers: 5 percent had given birth and 2 percent were pregnant with their first child. This study used a quantitative secondary data analysis approach. The secondary data used were the results of the Central Java IDHS 2017. The population of this study was all adolescent girls aged 15-19 years in Central Java. The unit analysis in the study were women of childbearing age which were 15-19 years from the analysis unit of Central Java IDHS in 2017 with a total sample of 4,560 respondents. From the results of the study, we noted that factors related to adolescent fertility in Central Java were age, education, use of contraception, marital status, status of living with a partner, and practice of sexual relations. Factors which were not related to adolescent fertility in Central Java were occupation, wealth, type of residential area, insurance ownership, duration of abstinence, partner's age, partner's level of education, and partner's occupation.
KEJADIAN KEKERASAN TERHADAP ANAK TENAGA KERJA INDONESIA DI KABUPATEN KENDAL Widowati, Evi; Cahyati, Widya Hary
PALASTREN Jurnal Studi Gender Vol 12, No 1 (2019): PALASTREN
Publisher : STAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/palastren.v12i1.3149

Abstract

Tingginya kasus Kekerasan terhadap Anak yang orangtuanya berprofesi sebagai Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dan Kabupaten Kendal adalah salah satu kantong TKI di Indonesia. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif dengan desain penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini terdiri atas dua tahap yaitu pengumpulan data sekunder melalui BPPKB Kabupaten Kendal dan FGD dengan stakeholder terkait TKI di Kabupaten Kendal. Dari penelitian ini dapat diketahui bahwa faktor yang paling dominan berhubungan dengan kejadian kekerasan pada anak dengan orang tua berprofesi TKI adalah faktor pendapatan dan jenis pekerjaan. Pendapatan yang cukup tinggi, yang tidak diimbangi dengan pengetahuan dan kemampuan pengelolaan keuangan yang baik untuk anak dan keluarganya. Jenis pekerjaan TKI memiliki dampak negatif pada pola asuh anak, terutama karena tidak mampu memberikan pendampingan yang adekuat kepada anak-anak mereka dari pengaruh pergaulan lingkungan dan juga pengaruh tekhnologi informasi (TI).
Potensi Ekstrak Daun Kamboja (Plumeria acuminata) sebagai Insektisida terhadap Nyamuk Aedes aegypti Utami, Ika; Cahyati, Widya Hary
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 1 No 1 (2017): HIGEIA
Publisher : Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aedes aegypti merupakan vektor utama pembawa virus dengue bersama Ae. Albopictus. Penggunaan insektisida kimiawi yang populer digunakan di masyarakat untuk upaya pengendalian vektor dapat menyebabkan resistensi pada nyamuk vektor. Salah satu pengendalian yang efektif adalah menggunakan insektisida nabati alternatif yang berasal dari tumbuhan, yaitu daun kamboja(Plumeria acuminate) dengan metode elektrik cair. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas obat nyamuk elektrik cair berinsektisida daun kamboja untuk membunuh nyamuk Aedes aegypti Jenis penelitian ini adalah eksperimen murni, dengan rancangan post test only with control group design dengan enam variasi konsentrasi ekstrak sebesar 5 %, 10 %, 15 %, 20 %, 25 % dan 30 % dengan empat kali pengulangan. Hasil uji Kruskal Wallis menunjukkan bahwa ada perbedaan rata-rata jumlah kematian nyamuk Aedes aegypti pada berbagai konsentrasi ekstrak daun kamboja, ditunjukkan dengan nilai signifikansi atau probabilitas adalah 0,007< 0,05.  Analisis probit didapatkan LC50 pada konsentrasi 9,041 %dan LC90 pada 26,774 %. Simpulan dari penelitian ini adalah pemberian ekstrak daun kamboja (Plumeria acuminata) dapat menyebabkan kematian nyamuk Aedes aegypti  dengan LC50= 9,041 % dan LC90= 26,774 %. Saran peneliti adalah perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai isolasi alkaloid, saponin, tanin, dan flavonoid secara tersendiri dari daun kamboja untuk mengetahui kandungan zat aktif secara pasti. Kata kunci: Aedes aegypti, ekstrak daun kamboja, elektrik cair Aedes aegypti with Ae. Albopictus is the main vector of dengue virus carriers. Using chemical insecticide that popular in society as vector control can impact resistance mosquito. One of the effective control is using insecticide from plants, e.g cambodia leaf (Plumeria acuminate) with electric liquid vaporizer method. The purpose of this research is to determine the effectiveness electric liquid insecticide of cambodia leaves as the Aedes aegypti mosquito killer. Method of research is true experimental by post test only with control group design, six variations of the extract concentration 5 %, 10 %, 15 %, 20 %, 25 %, and 30 % with four times repetitions. The results of Kruskal Wallis test show that there are differences average of mortality Aedes aegypti various concentrations of cambodia extract, which significance or probability value is 0,007 < 0,05. From probit analysis test, LC50 is found in level 9,041 % and LC90 in level 26,774 %. Conclusion of this study is extract of Cambodia (Plumeria acuminata) causes the death of Aedes aegypti with LC50 in level 9,041 % and LC90 in level 26,774 %. The researcher suggests to further researcher to concerning alkaloid, saponin, tanin, and flavonoid that separate from cambodia leaf extract as Aedes aegypti kill agent. Keywords: Aedes, cambodia leaves, electric liquid vaporizer
Perkembangan Aedes aegypti pada Berbagai Kondisi Ph Air dan Salinitas Air Anggraini, Tri Septa; Cahyati, Widya Hary
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 1 No 3 (2017): HIGEIA
Publisher : Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nyamuk Aedes aegypti merupakan vektor utama virus dengue. Pertumbuhan dan perkembangan nyamuk Aedes aegypti didukung oleh beberapa karakteristik lingkungan seperti kondisi lingkungan fisik, kimia, dan biologi. Perlu dilakukan studi untuk mempelajari sifat adaptasi nyamuk Aedes aegypti pada berbagai kondisi lingkungan untuk menekan laju pertumbuhan nyamuk. Jenis penelitian ini adalah eksperimen murni, dengan rancangan posttest only control group design. Sampel penelitian adalah betina gravid I dan larva Instar II. Analisis data menggunakan analisis univariat. Hasil pengamatan oviposisi nyamuk dengan persentase tertinggi yaitu pH 9 (22,75%) dan terendah yaitu pH 4 (5,93%). Persentase perkembangan larva tertinggi pada pH 9 (83,33%) dan terendah pada pH 4 (40,83%). Oviposisi tertinggi untuk salinitas air yaitu 5 gr/l (23,52%) dan terendah 18 gr/l (6,68%). Perkembangan larva terjadi pada 4 gr/l (74,16%), 5 gr/l (73,33%), dan 6 gr/l (49,16%). Simpulan, Aedes aegypti dapat melakukan oviposisi pada pH air 3 – 10 dan salinitas air 0 gr/l – 22 gr/l dalam penelitian. Perkembangan larva hanya terjadi pada pH air 4 – 10 dan salinitas air 0 gr/l – 6 gr/ Kata kunci: Aedes aegypti, pH, salinitas, pengembangan Aedes aegypti mosquito is the main vector of dengue virus. The growth and development of Aedes aegypti mosquitoes is supported by several environmental characteristics such as physical, chemical, and biological environment conditions. It was necessary to study the adaptation of mosquitoes in various environmental conditions to suppress the growth rate of mosquitoes. This type of research was purely experimental, with a posttest only control group design. The sample of this study were female gravid I and larvae Instar II. Data analysis used univariate analysis. Result of female gravid I mosquitoes oviposition observation were the highest percentage was pH 9 (22,75%) and lowest was pH 4 (5,93%). The highest percentage of larval development occurred at pH 9 (83,33%) and the lowest larval development percentage was at pH 4 (40,83%). Female mosquito ovipositor with highest percentage was at concentration 5 gr/l (23,52%) and lowest was at concentration 18 gr/l (6,68%). The development of larvae in salinity water could occur at 4 gr/l (74,16%), 5 gr/l (73,33%), and 6 gr/l (49,16%). The conclusion is Aedes aegypti could do oviposition their eggs in several of pH water between 3 – 10 and salinity water 0 gr/l – 22 gr/l. The development of larvae only happened in pH water 4 – 10 and sainity water 0 gr/l – 6 gr/l. Keywords: Aedes aegypti, pH, salinity, development
Perbandingan Modifikasi Ovitrap Tempurung Kelapa dan Ovitrap Standar dalam Memerangkap Telur Aedes sp. Nadhiroh, Siti Ainun; Cahyati, Widya Hary; Siwiendrayanti, Arum
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 2 No 1 (2018): HIGEIA
Publisher : Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Nyamuk Aedes sp merupakan vector DBD di Indonesia. Incidence Rate (IR) DBD di Indonesia tahun 2015 sebesar 47,9/100.000 penduduk, IR DBD Kota Semarang tahun 2015 sebesar 98,61/100.000 penduduk. Salah satu pengendalian DBD yaitu dengan penggunaan ovitrap. Ovitrap tempurung kelapa dan ovitrap standar terbukti mampu memerangkap telur nyamuk Aedes sp. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan modifikasi ovitrap tempurung kelapa dan ovitrap standar (gelas plastik) terhadap jumlah telur Aedes sp yang terperangkap. Jenis penelitiannya yaitu quasi eksperimen, dengan rancangan after only with control desing. Sampelnya terdiri dari 90 modifikasi ovitrap tempurung kelapa dan 90 modifikasi ovitrap standar, diletakkan di 45 rumah pada 3 kelurahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah telur nyamuk Aedes sp yang terperangkap sebanyak 7.395 butir. Hasil uji statistik Mann-Whitney diperoleh nilai signifikansi adalah 0,0001 (p<0,05), dengan perbandingan 1:2,3. Simpulan penelitian ini adalah modifikasi ovitrap standar 2,3 kali lebih efektif memerangkap telur nyamuk Aedes sp dibandingkan modifikasi ovitrap tempurung kelapa. Abstract Aedes sp was a dengue vector in Indonesia. Incidence Rate (IR) DHF in Indonesia in 2015 was 47.9/100.000 population, IR DHF Semarang City in 2015 of 98.61/100.000 population. One of controlling dengue with the used of ovitrap. Ovitrap coconut shell and standard ovitrap proved able to trap the eggs of Aedes sp. The purpose of the study was to find out the differences of modification of ovitrap coconut shell and standard ovitrap (plastic cup) to trapped eggs Aedes sp. The type of research was quasi experiment, with after only with control desing. The samples were 90 modifications of coconut shell ovitrap and 90 standard ovitrap modifications, placed in 45 houses in 3 urban villages. The results showed of Aedes sp mosquitoes trapped as many as 7,395 eggs. The result of Mann-Whitney test obtained significance value is 0.0001 (p <0,05), with ratio 1: 2,3. The conclusion was a standard ovitrap modification of 2.3 times more effective in trapping Aedes sp eggs than modified coconut shell ovitrap.  Keyword : Aedes sp eggs, Coconut Shell ovitrap, Standard ovitrap
Pengetahuan Risiko Pernikahan Dini pada Remaja Umur 13-19 Tahun Oktavia, Eka Radiyani; Agustin, Fatehah Rahma; Magai, Nandito Mapian; Widyawati, Sigit Ambar; Cahyati, Widya Hary
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 2 No 2 (2018): HIGEIA
Publisher : Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/higeia.v2i2.23031

Abstract

ABSTRAK Pernikahan dini adalah menikah pada usia kurang dari 20 tahun. Banyaknya kejadian pernikahan pada usia muda yaitu usia dibawah 20 tahun yang merupakan salah satu permasalahan yang berkaitan dengan sistem reproduksi pada remaja yang sangat memerlukan perhatian dan resiko pernikahan dini. Untuk itu perlu diteliti tingkat pengetahuan remaja di Desa Pudak Payung tentang resiko pernikahan dini terhadap remaja usia 13 – 20 tahun. Penelitian ini menggunakan jenis metode penelitian kualitatif dengan rancangan penelitian deskriptif  kuantitatif. Kegiatan penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 22 November 2017 yang dilakukan di Lingkungan RW 06 kelurahan Pudak Payung Kabupaten Semarang. Penelitian ini menggunakan teknik sampel dengan jumlah sebanyak 30 responden. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan menggunakan kuosioner. Hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukan bahwa pengetahuan responden ada tiga golongan yaitu golongan baik, cukup, dan kurang. Berdasarkan data yang telah di dapat melalui kuesioner yaitu Pengetahuan responden dari 30 responden yang berpengetahuan baik sebanyak 2 responden ( 8%), responden dengan pengetahuan cukup sebanyak 23 responden (78%), dan yang berpengetahuan kurang sebanyak 5 responden (14%). Hal ini peneliti dapat simpulkan bahwa dari hasil perhitungan melalui tabel frekuensi tingkat pengetahuan responden di Desa Pudak Payung mayoritas tergolong berpengetahuan cukup dengan presentase 78%, dipengaruhi oleh rendahnya pendidikan remaja dan pemahaman dari remaja yang minim. Oleh karena itu diharapkan remaja untuk memahami dan mendapatkan informasi tentang pengetahuan resiko pernikahan dini supaya dapat menekan terjadinya pernikahan dini pada remaja di Desa Pudak Payung. Abstract Survey results in September 2017 conducted on 30 young women in Pudak Umbrella Village, found 4 young women (13.3%) who did not understand about the risk of early marriage. This had implications for the high incidence of early marriage age under 20 years, whereas in Semarang City there was already a policy on Child Friendly City. This study aimed to determine the image of early marriage risk knowledge in adolescents aged 13-19 years in Pudak Payung Urban Village. This research used descriptive quantitative research method with cross sectional study. This research activity was conducted on November 22nd, 2017 which was done in Neighborhood RW 06 Pudak Payung Urban Village Semarang. The sample of this study amounted to 30 respondents. The research instrument used questionnaires, documentation and observation. The results showed that respondents who were well knowledge as much as 2 respondents (8%), quite as much as 23 respondents (78%), and less as many as 5 respondents (14%). The conclusion of this research was the level of knowledge of adolescents aged 13-19 years in Pudak Payung Village majority classified as knowledgeable enough with percentage 78%, influenced by low education of adolescents and understanding of teenagers minimal. Keyword : Knowledge, Early Marriage, Youth
Co-Authors Abdul Hakam Abroery Abroery Agustin, Fatehah Rahma Agustin, Fatehah Rahma Ainun Nisa, Alfiana Akbariandi, Robby Akhsanu Amala Al Isynaini, Izha Fajar Al Kautsar, Nikmatul Ilma Aldias Bahatmaka Alvy Fajri Amala, Akhsanu Ambar Atikah Zain Amir Mahmud Anakita, Cantika Salya Manikawening Andi Irwan Benardi Andreas Wilson Setiawan Anggara, Raka Angger Luhung Nur Fadilah Anggit Kartikasari Anggraini, Tri Septa Anggraini, Tri Septa Anggun Dessita Wandastuti Angraini, Ulfi Ani Nur Fauziah, Ani Nur Anies Setiowati, Anies Anik Setyo Wahyuningsih Annisa Pramitasari Annisa Putri Fatmasari Apriani, Annisa Sifa Ardika, Noviana Ayu Ari Yuniastuti Arum Lusiana Arum Lusiana Arum Siwiendrayanti Asturiningtyas, Ika Puspita Atika Aulia Aufiena Nur Ayu Merzistya Aviana, Rhanindra Ayu, Dhea Istiva Bambang Budi Raharjo Bambang Budi Raharjo Bambang Budi Raharjo Basiroh, Umi Malikhatul Budi Laksono Budi Mulyaningsih Budi Widyaningsih BUDIONO SKM, M.Kes(Epid), IRWAN Cahya Wulandari Casmuti, Casmuti Chatila Maharani Chia, Michael Yong Hwa Daryati Daryati Deby Aulia Fandani Devi Ayu Susilowati Dina Nur Anggraini Ningrum Dwiastuti, Sagung Agung Putri Dyah Mahendrasari Sukendra Dyah Rini Indriyanti Efa Nugroho Elvie F Dungga Emaliana Saomi, Eva Eram Tunggul Pawenang Erika Wijayanti Ernawati Ernawati Eunike R Rustiana Eunike R. Rustian Evi Widowati Fahrurozi, M. Fajriyah, Anidaul Farida, Eko Faza Khilwan Amna, Faza Khilwan Febriantika, Febriantika Fennyta Fika Fiyanza Feriyanti Lestari Fitri Indrawati Fitria Ardyanti Ramadhani Fitria Ningsih Galuh Nita Prameswari Galuh Nita Prameswari Golo, Zefan Adiputra Hadi Ashar Hanan, Latifa Haniek Try Umayana, Haniek Try Hanif Pandu Suhito Hari Rudijanto Indro Wardono Hari Rudijanto Indro Wardono Heni Maulidah Hermania, Chindy Hermawati, Bertakalswa Hikmah, Mamluatul Husodo, Martanto Setyo I Made Sudana Ika Utami, Ika Imam Subhi, Imam Ina Kusrini Inayah Anggraini Nanda Pramesti Indah Putrianti Indah Sulistyowati, Indah Intan Zainafree, Intan Irmawati Irmawati Irsam, Muhamad Irwan Budiono Irwan Irwan Isbandi Isbandi Iskandar, Wawan Istiada, Ayu Ita Yulita, Ita Izha Fajar Al Isynaini Jasmine, Agvely Aulia Jayawarsa, A.A. Ketut Jumirah, Yasinta Jusran, Alek Jusuf Kristianto Juwita, Fitra Karnowo - Kartika Nugraheni Khairunnisa, Marizka Kusuma, Refani Alycia Laila Fitriani Latifah Rachmawati Lestari, Yanesti Nur Avianda Lia Diah Kumalasari Liftiah Liftiah Lilis Hartati Linda Riski Sefrina Lukman Fauzi Made Sudana, I Maelani, Tika Magai, Nandito Mapian Magai, Nandito Mapian Mahalul Azam Maharani, Adelia Wahyuningtyas Mahrunnisa, Desy Rizky Mardiana Mardiana Margareta Rahayuningsih Nugroho Edi K Mariezko, Arnayla Nezza Marpid, Adrin Daila Martien Herna Susanti Maulidah, Heni Meviana, Dliya Laela Eka Minhajul Mubarok Mona Subagja Muhamad Anbiya Nur Islam Muhammad Azinar Muhammad, Fathurrahman Mukharomah, Kunthi Isti Muna, Ni'mal Muna, Ni'mal Muniroh Muniroh Muniroh, Muniroh Nadhiroh, Siti Ainun Nadhiroh, Siti Ainun Najib Najib Nanik Wijayati Natalia Desy Putriningtyas, Natalia Desy Nathaniela, Regina Marsha Niken Lestari, Niken Ningtyas, Dyka Arya Ratna Nisa, Alfiana Ainun Nugroho, Kaori Risma Fauzia Nur Dina Amalina Nur Siyam Nur Wahidah Nurdian Susilowati Nurfajriah, Nurfajriah Nurfitriani Nurfitriani, Nurfitriani Nurhayati, Syarifah Nurrochmah, Siwi Amru Nuryanti, Susi Nuryanto Nuryanto Oktabella, Zulvaida Haditya Oktavia, Eka Radiyani Oktavia, Eka Radiyani Oktaviani Cahyaningsih Oktia Woro Kasmini Handayani Paripurna, Yoga Parno Parno Pramitasari, Annisa Pranindita, Salsabila Kinaya Prasetya, Henky Yoga Priadi Eling Waskito PS, Yunita Dyah Purwoko, Sidiq Puspitasari, Candra R. Susanti R. Susanti Rachmawati, Latifah Raffy Rustiana, Eunike Raffy Rustiana Rahayu, Dinta Alfiyanti Rahmadani, Anisya Rahmat, Sultan Aulia Raina Khairana Denando Raina Khairana Denando Ratna Dewi Kusumaningtyas Ratna Rahayu, RR Sri Ratna Rahayu, Sri Ratna Sri Indrawati Riski Margareta Rizki Amalia Rohmawati, wahidah Apri Rosadah, Shalma Rosha, Putri Tiara Rr. Sri Ratna Rahayu Rudatin Windraswara Russiska, Russiska S Rahmah Umniyati, S Rahmah Saefurrohim, Muhamad Zakki Safitri, Isnaeni Anggi Salsabila, Annisa Putri Salviana, Eka Asvista Sanjani, Jauharotusf Syifa Kusrah Sari, Emi Yela Utami Sari, Merlinda Permata Sari, Merlinda Permata Satriani Satriani Savitri, Annisa Aulia Setya Rahayu Shakin Ervita Oktaviyani Shinta Kaozar Wiratman Sholehawati, Ardhita Sholikun, Sholikun Sidiq Purwoko Sidiq Purwoko Sigit Ambar Widyawati Simanjuntak, Sugianto Parulian sinta septiyawati, Gabrial Siska Yunita Arsula Siti Harnina Bintari Siti Istiana Siti, Putri Rafika Sofwan Indarjo Sri Ratna Rahayu Sri Sulastri Sri Sumartiningsih Suazini, Esa Risi Suharyo - Suharyo Suharyo Suhito, Hanif Pandu Sulastien, Herni Sulastri Sulastri Sulur Joyo Sukendro Susilowati, Ita Sutini Sutini, Sutini Suyitno Suyitno Syahroni, Arfan Tandiyo Rahayu Tatik Atmini tri wahyuni Tur Endah Sukowinarsih Ulfah Husna Labibah Ummul Mahmudah Wahyudi Wahyudi Wandah Wibawanto Wara Dyah Pita Rengga Wardono, Hari Rudijanto Indro Widiastuti, Erli widowati widowati Widya Asmara Widya Dwi Qinahyu Widyaningsih, Budi Wijayanti , Yuni Wikky Fawwaz Al Maki Wiratama, Rifki Woro Kasmini, Oktia yoga agung prabowo Yuli Kurniawati Sugiyo Pranoto, Yuli Kurniawati Sugiyo Yuliaji Siswanto Yuni Wijayanti Zaimatuddunia, Irma Zainafree , Intan Zainuddin Zainuddin Zulfiarini, Febriana Maya Zulfiarini, Febriana Maya