Claim Missing Document
Check
Articles

IDENTIFIKASI SLUM AREA DI KOTA BANDA ACEH : STUDI KASUS DI GAMPONG JAWA KECAMATAN KUTARAJA aqsar, muharrir al; Desfandi, Mirza
Jurnal Pendidikan Geosfer Vol 8, No 1.1 (2023): Edisi Khusus Jurnal Pendidikan Geosfer Juli 2023
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jpg.v8i1.1.32854

Abstract

ABSTRACTThis study reveals the characteristics of slums in Gampong Java, including facilities and infrastructure, physical, social, economic, and hazards. This research uses qualitative methods with data collection techniques through observation, in-depth interviews, and documentation. Samples were taken by Cluster Random Sampling technique from the population of Gampong Java. This research focused on Tengku Muda Hamlet or the 5th alley which is a slum. Descriptive analysis is performed on the collected data. Factors that lead to slums include lack of basic services, limited access to sanitation facilities, uninhabitable houses, high building density, and illegal construction. This research is expected to provide a better understanding of the slum area in Gampong Java and provide important input in efforts to overcome the slum area in Banda Aceh City.Keywords: Slum, characteristics, Gampong Java, Banda AcehABSTRAKPenelitian ini mengungkapkan ciri-ciri permukiman kumuh di Gampong Jawa, termasuk sarana dan prasarana, fisik, sosial, ekonomi, dan bahaya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Sampel diambil dengan teknik Cluster Random Sampling dari populasi Masyarakat Gampong Jawa. Penelitian ini difokuskan pada Dusun Tengku Muda atau lorong ke-5 yang merupakan kawasan kumuh. Analisis deskriptif dilakukan terhadap data yang terkumpul. Faktor-faktor yang menyebabkan kawasan kumuh antara lain kurangnya pelayanan dasar, akses terbatas terhadap fasilitas sanitasi, rumah tidak layak huni, kepadatan bangunan yang tinggi, dan pembangunan ilegal. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih baik tentang slum area di Gampong Jawa dan memberikan masukan penting dalam upaya penanggulangan slum area di Kota Banda Aceh .Kata kunci: Kawasan kumuh, karakteristik, Gampong Jawa, Banda Aceh
Peran Panglima Laot Dalam Menerapkan Sustainable Development Goals (SDGs) Dalam Bidang Kelestarian Laut Di Gampong Ujong Pie Kecamatan Muara Tiga Kabupaten Pidie Nudia, Iza; Desfandi, Mirza
Jurnal Pendidikan Geosfer Vol 8, No 1.1 (2023): Edisi Khusus Jurnal Pendidikan Geosfer Juli 2023
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jpg.v8i1.1.31873

Abstract

Provinsi Aceh memiliki lembaga adat yang bertujuan untuk melaksanakan, memelihara dan mengawasi pelaksanaan adat istiadat dan hukum adat laot yang disebut panglima laot. Tujuan penelitiaan ini adalah kualitatif untuk mengetahui gambaran di lapangan terhadap peran panglima laot dalam menerapkan Suistanable Development Goals (SDGs) dalam bidang kelestarian laut di Gampong Ujong Pie, Kecamatan Muara, Tiga Kabupaten Pidie. Untuk memperoleh keabsahan data dalam penelitian ini digunakan teknik pengumpulan data wawancara. Berdasarkan peroleh data melalui wawancara di lapangan diperoleh hasil sebagai berikut panglima laot dan nelayan di Gampong Ujong Pie sama-sama tidak mengetahui tentang program SDGs, namun demikian nelayan di Gampong Ujong Pie secara tidak langsung telah menerapkan program SDGs melalui metode penangkapan ikan yang biasa mereka lakukan. Panglima laot dan nelayan biasanya menggunakan metode penangkapan ikan konvesional dengan menggunakan kail pancing. Nelayan sendiri juga lebih memilih menangkap ikan dengan menggunakan metode tradisional meskipun dengan hasil tangkapan yang tidak banyak, namun mampu menjaga kelestarian lingkungan laut, dibandingkan dengan menggunakan metode penangkapan modern dengan hasil tangkapan yang jauh lebih banyak namun dapat dengan cepat merusak lingkungan laut. Nelayan di Gampong Ujong Pie dalam sehari dapat memperoleh pendapatan rata-rata dua ratus ribu sampai tiga ratus ribu perhari. Saran yang dapat dikemukam oleh penulis kepada pemerintah adalah memberikan apresiasi kepada nelayan dan panglima laot yang telah menggunakan metode penangkapan ikan dengan menerapkan prinsipprinsip kelestarian lingkungan yang dikemukakan oleh SDGs. Apresiasi dapat berupa pemberian penghargaan, pendampingan dan pelatihan, bahkan pemberian fasilitas pendukung kepada nelayan dan panglima laot di Gampong Ujong Pie, Kecamatan Muara Tiga, Kabupaten Pidie.Kata Kunci : Panglima Laot, Sustainable Development Goals, Nelayan, Kelestarian Laut
PERAN MASYARAKAT DALAM PELESTARIAN ALIRAN SUNGAI KRUENG DAROY DI DESA LAMBHEU, KEC DARUL IMARAH, KABUPATEN ACEH BESAR Rahmah, Hanifa; Desfandi, Mirza
Jurnal Pendidikan Geosfer Vol 8, No 1.1 (2023): Edisi Khusus Jurnal Pendidikan Geosfer Juli 2023
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jpg.v8i1.1.31923

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran masyarakat desa lambheu, kec darul imarah Kabupaten aceh besar dalam melestarikan aliran sungai krueng daroy. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat yang tinggal sekitar aliran sungai Krueng Daroy di Desa lambheu, Kec Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar berjumlah 130 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi,dokumentasi dan angket. Teknik analis data yang di lakukan oleh penelitian ini dengan menggunakan metode analisis data kuantitatif deskriptif merupakan metode yang membantu menggambarkan, menunjukkan atau meringkas data dengan cara yang konstruktif. Kesimpulan dari penelitian ini ialah masyarakat desa lambheu sudah tahu terkait permasalahan daerah aliran sungai, masyarakat tahu dampak yang ditimbulkan bila daerah aliran sungai tercemar dan rusak, seperti banjir. Pengetahuan terkait cara menanggulangi permasalahan daerah aliran sungai dan upaya yang harus di lakukan untuk melestarikan sungai masih kurang karena kurangnya edukasi tentang pentingnya menjaga dan melestarikan daerah aliran sungai.Kata kunci: peran masyarakat,daerah aliran sungai,pelestarian.
Kajian Pengembangan Objek Wisata Pantai Ulee Lheue di Desa Ulee Lheue Meuraxa Kota Banda Aceh Muridha, Nabila -; Desfandi, Mirza
Jurnal Pendidikan Geosfer Vol 8, No 1.1 (2023): Edisi Khusus Jurnal Pendidikan Geosfer Juli 2023
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jpg.v8i1.1.31810

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kajian pengembangan pantai Ulee Lheue dengan menggunakan analisis SWOT. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode analisis SWOT. Populasi dalam penelitian yaitu pengelola objek wisata pantai Ulee Lheue. Sampel dalam penelitian ini hanya satu orang saja. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi sehingga mendapatkan hasil data penelitian. Teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu, pertama dengan melakukan studi lapangan yaitu melihat gambaran umum dan wawancara dengan pengelola objek wisata pantai Ulee Lheue. Kedua, dengan melakukan studi literature yaitu dengan melihat teori maupun beberapa referensi mengenai penelitian yang mungkin pernah dilakukan di pantai Ulee Lheue. Kemudian melakukan analisa dan pembahasan dengan menggunakan metode analisis SWOT. Ketiga, menentukan kesimpulan.Kata Kunci: Pengembangan, objek wisata, pantai Ulee Lheue
KELAYAKAN KAWASAN PANTAI LHOK PUUK KECAMATAN SEUNUDDON KABUPATEN ACEH UTARA SEBAGAI DESTINASI WISATA ALAM Mastura, Cut Yenni; Desfandi, Mirza; Gadeng, Ahmad Nubli
Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 11, No 1 (2023): Jurnal Penelitian Geografi (JPG)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpg.v11i1.27114

Abstract

Kawasan Pantai Lhok Puuk merupakan salah satu kawasan objek wisata pantai yang terletak di Kecamatan Seunuddon Kabupaten Aceh Utara. Semenjak masyarakat mulai membangun objek wisata pantai, jumlah pengunjung mulai mengalami peningkatan, bahkan pengunjung yang datang tidak hanya dari dalam kabupaten melainkan juga dari luar kabupaten. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana kelayakan kawasan Pantai Lhok Puuk sebagai destinasi wisata alam. Tujuan penelitian untuk mengetahui kelayakan kawasan Pantai Lhok Puuk sebagai destinasi wisata alam. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi yang digunakan adalah populasi wilayah dan populasi manusia.Teknik pengumpulan data terdiri dari studi literatur, observasi dan angket. Hasil penelitian ini adalah kawasan Pantai Lhok Puuk termasuk dalam kategori layak sebagai destinasi wisata alam. Hal ini didasarkan pada hasil penjumlahan skor kriteria penilaian daya tarik, aksesibilitas, akomodasi dan sarana prasarana yang terdapat di kawasan Pantai Lhok Puuk. Kata Kunci: Kelayakan, Destinasi Wisata, Pantai Lhok Puuk, Aceh Utara DOI: http://dx.doi.org/10.23960/jpg.v11.i1.27114
Fieldwork: Utilizing the Environment for Comprehensive Geography Learning Daska Azis; M Hafizul Furqan; Suhendro; Muhammad Al-Farisy; Ahmad Nubli Gadeng; Mirza Desfandi; Rizka Dewantara; Cut Meurah Badriatun Nufus; Rahmilia Hadiyani
JURNAL GEOGRAFI Vol. 17 No. 1 (2025): JURNAL GEOGRAFI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jg.v17i1.64613

Abstract

This study provides an overview of how the Field Trip learning method can be used in school geography by utilizing natural and artificial laboratories. Geography education includes various components, including the lithosphere, anthroposphere, hydrosphere, biosphere, and atmosphere. One effective method to enhance learning is to utilize the environment as a resource through fieldwork, where students engage in direct observation and investigation outside the classroom. The research method uses a qualitative approach with literature studies and bibliographic analysis. The findings show that natural and artificial environments can support fieldwork-based learning, including (1) studying the distribution of flora and fauna in urban forests, (2) understanding natural disasters through visits to the Tsunami Museum, (3) applying remote sensing techniques by exploring hilly landscapes, and (4) utilizing university laboratories for Geographic Information Systems. The fieldwork method encourages interactive learning between teachers and students and peer involvement, creating a fun yet focused learning experience. In addition, incorporating the environment as a learning resource enhances students' critical thinking, encourages active participation, and fosters a scientific mindset. Students gain deeper geographical insights through this approach while developing important analytical and observation skill
Development of Gamification-Based Learning Media on Atmospheric Dynamics Material Fitria, Ade; Azis, Daska; Desfandi, Mirza; Gadeng, Ahmad Nubli
Tunas Geografi Vol. 14 No. 1 (2025): JURNAL TUNAS GEOGRAFI
Publisher : Department of Geography Education, Faculty of Social Sciences, Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/tgeo.v14i1.67694

Abstract

This development research aims to produce a gamification-based learning media that is feasible and effective for teaching the topic of atmospheric dynamics and its impact on life in Geography subjects. The material on atmospheric dynamics and its impacts includes several subtopics, namely: (1) identifying the layers of the Earth's atmosphere, (2) analyzing weather elements and interpreting weather data, (3) identifying atmospheric dynamics and their impact on life, (4) analyzing the classification of climate types and global climate patterns, and (5) understanding the characteristics of Indonesia's climate and its influence on human activities. This research explains that gamification does not mean creating a game, but rather developing specialized media to apply gamification concepts more effectively. The development of the media was carried out using the Research and Development (R&D) method with the ADDIE development model (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). This study produced learning media containing gamification elements such as points, badges, challenges, competition, collaboration, levels, content unlocking, duration, tasks, and game rules. The model used in the implementation of this gamification-based learning media is the Game-Based Learning model. Data collection techniques in this research used questionnaires with a Likert scale. The results obtained showed a validation score from media experts of 89%, from material experts of 83%, and students' trial results reached 83% as well. Therefore, the gamification-based learning media is categorized as “highly feasible” for use.
ANALYSIS OF DISASTER RISK REDUCTION (DRR) LEARNING MODULES IN SCHOOL CURRICULUM IN INDONESIA Signorina Kasvia; Mirza Desfandi
Multidiciplinary Output Research For Actual and International Issue (MORFAI) Vol. 4 No. 3 (2024): Multidiciplinary Output Research For Actual and International Issue
Publisher : RADJA PUBLIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54443/morfai.v4i3.2069

Abstract

Schools need a disaster module as a special guide that is used to build student awareness in dealing with disasters. To meet the needs of students as users, this module must be able to deliver accurate and trustworthy information. This paper uses a descriptive qualitative approach with content analysis, which explains in more depth what school DRR support modules have been developed. There are four steps to this research method: i) problem conceptualization, ii) data collecting (investigation), iii) data coding, and iv) data analysis and interpretation. This study uses search engines from databases such as Google, and data from the National Secretariat, KIE Media, and Schools. This paper will discuss further i) What DRR support modules have been developed in schools? ii) how is the module compatible with disaster learning? and iii) How suitable is the module for disaster learning in schools? To support a wider spectrum of literature emerging from the search, the database was searched using the following key terms: “Modules”, “Learning”, “Disasters”, “Schools”, “DRR”, “Training”, “Teachers” adding “AND” " and "OR". As an inclusion criterion, this discussion only considers the Learning module from the DRR aspect. A literature search was conducted from September 8 to September 21, 2022. A total of 6 modules that met the inclusion and exclusion criteria were included for further analysis. Based on the results of the analysis of data management, conclusions are obtained from the components consisting of objectives, indicators, materials, learning activities, exercises, self-reflection, summary, and references.
ANALISIS GARIS PANTAI LADONG ACEH BESAR TAHUN 2016-2022 DENGAN MENGGUNAKAN APLIKASI DIGITAL SHORELINE ANALYSIS SYSTEM (DSAS) Khalid Ferdana; Mirza Desfandi
Jurnal Pendidikan Geosfer Vol 9, No 2.1 (2024): Jurnal Pendidikan Geosfer
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jpg.v9i2.1.33383

Abstract

Penelitian ini berfokus pada perubahan garis pantai Pantai Ladong, Kecamatan Mesjid Raya, Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh, Indonesia dari tahun 2016 hingga 2022. Pantai Ladong adalah kawasan dinamis yang terbentuk oleh endapan pantai dan sungai, dan merupakan daerah pertemuan interferensi antara darat, laut, dan udara. Metode penelitian ini menggunakan citra satelit Google Earth dari tahun 2016, 2018, 2020, dan 2022. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan Software ArcGIS dan fitur Digital Shoreline Analysis System (DSAS) untuk menghitung laju perubahan garis pantai dari waktu ke waktu. Hasil analisis menunjukkan bahwa Pantai Ladong mengalami proses abrasi dan akresi. Nilai akresi pantai pada 2016-2022 lebih tinggi daripada nilai abrasi, dengan total penambahan luasan sebesar 4,87 hektar dan total pengurangan luasan sebesar 2,01 hektar. Secara keseluruhan, pantai mengalami perubahan dengan rata-rata penambahan sekitar 0,695 hektar per tahun dan rata-rata pengurangan sekitar 0,287 hektar per tahun.
Fenomena Korean Wave Di kalangan Mahasiswa Universitas Syiah Kuala Muslinawati Muslinawati; Mirza Desfandi
Jurnal Pendidikan Geosfer Vol 9, No 1 (2024): Jurnal Pendidikan Geosfer
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jpg.v9i1.1.33372

Abstract

Globalisasi dan teknologi komunikasi menumbuhkan budaya baru yang populer di masyarakat. Demam budaya korea atau yang dikenal dengan Korean Wave. Penelitian ini bertujuan untuk melihat fenomena Korean wave di kalangan mahasiswa khususnya di daerah banda aceh dan sekitarnya. Populasi yang di gunakan dalam penelitian ini adalah mahasiswa dari berbagai Fakultas di Universitas Syiahkuala. Metode yang digunakan, mixed method dengan instrumen pengumpulan data berupa kuisioner yang disebar ke setiap mahasiswa yang digunakan sebagai sampel. Dapat di simpulkan fenomena Korean wave di kalangan mahasiswa saat ini dapat merubah kebudayaan pada dirinya, dengan munculnya budaya asing seperti Korean wave, yang jelas akan berdampak positif dan negatif pada budaya lokal seperti budaya kita sendiri. Berdasarkan penelitian di atas Budaya yang telah masuk ke Indonesia terutama di dalam kehidupan mahasiswa seharusnya dapat menyaring hal-hal positif dalam Korean wave tersebut
Co-Authors . Hasmunir . Hasmunir . Hasmunir, . . Nurjannah . Nurjannah Abdul Wahab Abdi Abdul Wahab Abdi, Abdul Wahab Ade Fitria Afna, Nia Raudhatul Afriyani, Mice Putri Ahmad Nubli Gadeng Ahmad Nubli Gadeng Aida Muliana Alaina, Nurul Alamsyah Taher Alamsyah Taher, Alamsyah Alfathal Dina Amelia Zahara Amira, Zahwa Ammar Zaki Amsal Amri Amsal Amri Annafia, Nida Aqsar, Muharrir Al Ati, Siti Kembang Ayu Safitri Ayu Safitri Azani, Putroe Ramiya Azizah, Rohil Al Bayhaqi, Muhammad Cahyani, Rika Mauliza Cut Meurah Badriatun Nufus Cut Vita Rajiatul Jummi Daska Azis Daska Aziz, Daska Dede Rohmat Depa, Merda Sri Dewi Rahayu Dewi, Nurmala Sari Diah*, Husna Diah, Husna Dina, Alfathal Dini Amalia Disman Disman Disman, Disman Dita Ramadani Sunarti Elviana, Meri Enok Maryani Epon Ningrum Fadhlurrahman, Muhammad Fahrul Adhar fajar rahmatillah Fajriyani, Fajriyani Fhathird, Maghfirah Fitri, Shintia Fitria, Ade Fitriani Yulianti Furqan Ishak Aksa Furqan, M Hafizul Furqan, M. Hafizul Furqan, Muhammad Hafizul Gadeng, Ahmad Nubli Gansar, . Hastiza, Vera Humaira, Fira Husna Diah Ifdhal, Asyraqul Ilham Maulana Ilham Maulana Indah, Mina Intan Agusriati Irma Liana Islami, Zukya Rona Islamiati Islamiati Jakiatin Nisa Jumara, Riska Jummi, Cut Vita Rajiatul Kamil, Puspita Annaba Khairunnas, Rinal Khalid Ferdana Liana, Irma M Hafizul Furqan M Yusuf Harun M Yusuf Harun, M Yusuf Maghfirah Fhathird Maghfirah, Fuja Mastura, Cut Yenni Maulidian, Muhammad Okta Ridha MIFTAKHUL JANNAH Miftakhul Jannah Mohd Hairy Ibrahim Muhammad Al-Farisi Muhammad Al-Farisy Muhammad Fadhlurrahman Muhammad Hafizul Furqan Muhammad Okta Ridha Maulidian Muhammad Reza Muhammad Reza Muhjam Kamza Muliana, Aida Mulyani Mulyani Mulyani Mulyani Munira, Uswatul Muridha, Nabila Muridha, Nabila - Musfina, Ririn Muslinawati Muslinawati Nadia Darti Nafis, Zahratun Ningrum, Dini Amalia Novia Zalmita Nudia, Iza Nufus, Cut Meurah Badriatun NurAfni NurAfni Nurmala Sari Dewi Nurul Rahmah Penona, Sara Pilay, Karishma Kavita Priscilla, Chika Purnomowati, Dyah Rahmani Rahmah, Hanifa Rahmah, Nurul Rahmilia Hadiyani Ramli Ramli Ridha, Syahrul Rika Mauliza Cahyani Rinal Khairunnas Rizka Dewantara Rizki Damayanti, Rizki Ruhma Ruhma Ruhma, . Ruliani Ruliani Ruliani, . Ruliani, Ruliani Safinatunnajah, . Safira, Mazaya Sahudra, Tengku Muhammad Salwati, Henni Sapitri, . Sara Penona Sari, Defi Nanda Sasmita, Umi Shafida, Maya Signorina Kasvia Sigorina Kasvia Siti - Rahayu Siti Rahayu Siti Rahayu Siti Sarah Siti Sarah, Siti Suhendro Susanti Susanti Susanti Susanti Syamsul Bardi Syamsul Bardi, Syamsul Thamrin Kamaruddin Thamrin Kamaruddin, Thamrin tunnajah, Safina Umi Sasmita Uswatul Munira Wahna, Yuliani Mutia Yuli Yanti Yuli Yanti Yulianti Fitriani Yuliawan Yuliawan Yuliawan, Yuliawan Zahwa Amira