Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING BERBASIS SMONG UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MITIGASI BENCANA SISWA KELAS XI IPS SMA NEGERI I SIMEULUE TENGAH Rahayu, Siti; Abdi, Abdul Wahab; Desfandi, Mirza
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 5, No 1 (2020): Februari 2020
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v5i1.15119

Abstract

Discovery Learning merupakan suatu metode pembelajaran untuk mengembangkan cara berpikir aktif setiap peserta didik dengan cara peserta didik, menemukan, menyelidiki sendiri, bahan pembalajaran sehingga pengetahuan diperoleh akan bertahan lama dalam ingatan. Smong artinya air laut naik setelah terjadinya gempa bumi, Smong adalah sebuah konsep kearifan lokal sederhana berfungsi sebagai alat sosialisasi bahwa akan terjadi tsunami. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar peserta didik, aktivitas guru dan peserta didik, keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran, respon peserta didik terhadap pembelajaran. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas XI IPS SMA Negeri I Simeulue Tengah berjumlah 21 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar tes, instrumen pengamatan aktivitas guru dan peserta didik, instrumen pengamatan keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran, dan angket respon peserta didik terhadap pembelajaran. Analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif persentase. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa pertama untuk siklus I peningkatan persentase kelulusan Indvidual sebesar 52%, selanjutnya siklus II berjumlah 71% dan dilanjutkan untuk siklus III sebesar 90%. Penghitungan persen kelulusan klasikal berjumlah 50% di siklus I, untuk siklus II terdapat peningkatan menjadi 70% dan untuk siklus III mengalami peningkatan sebesar 90%. Kegiatan yang dilakukan guru dan peserta didik mengalami peningkatan secara bertahap, terdapat enam aktivitas yang tepat di siklus I, terdapat tujuh kegiatan yang tercapai untuk siklus II, selanjutnya untuk siklus III terdapat sepuluh kegiatan yang tepat. Kemampuan guru untuk mengelolah proses belajar pada siklus I memiliki skor 2,16 berarti sedang, untuk siklus II memiliki skor 2,87 berarti baik, dan siklus III memperoleh skor 3,61 berarti sangat baik. Peserta didik terhadap pembelajaran yang berisi 10 pertanyaan bahwa 95,3% menyatakan setuju. Metode pembelajaran Discovery Learning berbasis Smong sangat menyenangkan dan siswa mudah memahami materi dalam melakukan proses pembelajaran
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING DENGAN PENDEKATAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI IPS SMA NEGERI 5 KOTA BANDA ACEH Reza, Muhammad; Abdi, Abdul Wahab; Desfandi, Mirza
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 4, No 1 (2019): Februari 2019
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v4i1.13242

Abstract

Pembelajaran dengan model PBL menggunakan masalah dunia nyata (real word) untuk memecahkan masalah. Pemanfaatan SIG dalam pendidikan meningkatkan kemampuan dalam menampilkan pembelajaran secara visual, meningkatkan pemahaman materi, keterampilan membaca peta, dan kemampuan berpikir spasial siswa. Tujuan penelitian untuk mengetahui yaitu perkembangan hasil belajar, kegiatan guru dan siswa, keahlian guru mengolah pembelajaran, dan respon siswa. Sasaran penelitian ini siswa XI IPS SMAN 5 Kota Banda Aceh 24 orang. Metode Pengumpulan data yakni berupa instrumen post test, kegiatan guru dan siswa, observasi keahlian guru mengolah pembelajaran, dan angket stimulus siswa. Hasil penelitian yaitu (1) Diperolehnya ketuntasan individual meningkat dari 41,6% siklus I naik menjadi 66,6% pada siklus II dan 79,1% siklus III, Sedangkan ketuntasan klasikal meningkat dari 40% siklus I naik menjadi 60% siklus II dan 90% siklus III. (2) Kegiatan guru dan siswa meningkat dari 4 kegiatan yang sesuai pada siklus I naik menjadi 8 kegiatan siklus II dan 10 kegiatan siklus III.(3) Keahlian guru mengelola pembelajaran meningkat dengan skor 2,26 (kategori sedang) siklus I naik menjadi 3,35 (katagori baik) siklus II dan 3,65 (katagori sangat baik) siklus III. (4) Respon terhadap pembelajaran yang berisi 10 pernyataan bahwa 91,25 persen menyatakan pembelajaran problem based learning dengan pendekatan SIG sangat menyenangkan, menambah pengalaman baru untuk menyelesaikan permasalah dengan menggunakan teknologi informasi berbasis komputer dan membantu dalam memahami materi pembelajaran serta menambah kecakapan membaca peta.Kata Kunci : Penerapan, PBL, SIG, Hasil Belajar Geografi
HUBUNGAN MINAT BELAJAR SISWA DAN PERHATIAN ORANG TUA DENGAN HASIL BELAJAR IPS TERPADU SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 MESJID RAYA Safitri, Ayu; Amri, Amsal; Desfandi, Mirza
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 4, No 1 (2019): Februari 2019
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v4i1.13232

Abstract

Keluarga merupakan lingkungan sosial kecil yang dikenal pertama kali oleh seseorang anak. Oleh karena itu keluarga mempunyai peran penting bagi perkembangan dan pertumbuhan seorang anak. Secara lebih spesifik dapat dikatakan bahwa yang sangat mempengaruhi prestasi belajar anak dari faktor keluarga adalah dukungan dan perhatian orang tua. perhatian tersebut dapat berupa pemberian fasilitas belajar, membantu kesulitan, maupun pemberian penghargaan atau hukuman. Tujuan penelitian adalah apakah terdapat hubungan yang signifikan antara minat belajar siswa dan perhatian orang tua dengan hasil belajar IPS Terpadu siswa SMP Negeri 1 Mesjid Raya. Pendekatan yang digunakan yaitu kuantitatif dengan jenis penelitian korelasi. Populasi dalam penelitian ini siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Mesjid Raya yang berjumlah 80 siswa dan sampel penelitian sebanyak 40 siswa menggunakan teknik random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan angket dan dokumentasi. Berdasarkan pengolahan data hasil penelitian yaitu, hubungan minat belajar siswa dan perhatian orang tua dengan hasil belajar IPS Terpadu siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Mesjid Raya yaitu 0,294 dinyatakan hubungannya rendah. Dari pengolahan data tidak terdapat hubungan yang signifikan anatara minat belajar siswa dan perhatian orang tua dengan hasil belajar siswa.Kata Kunci: hubungan, minat belajar siswa, perhatian orang tua, hasil belajar, IPS Terpadu.
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE DENGAN THINK TALK WRITE PADA MATA PELAJARAN IPS TERPADU KELAS VIII SMPN 3 MONTASIK Dina, Alfathal; Bardi, Syamsul; Desfandi, Mirza
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 4, No 1 (2019): Februari 2019
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v4i1.13229

Abstract

Penelitian ini berkaitan dengan membandingkan hasil belajar peserta didik dari dua model pembelajaran yaitu Think Pair Share dan Think Talk Write. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah hasil belajar peserta didik yang diajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share lebih baik dibandingkan dengan model pembelajaran Think Talk Write pada mata pelajaran IPS Terpadu Kelas VIII SMPN 3 Montasik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah hasil belajar peserta didik yang diajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share lebih baik dibandingkan dengan model pembelajaran Think Talk Write pada mata pelajaran IPS Terpadu Kelas VIII SMPN 3 Montasik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII SMPN 3 Montasik yang berjumlah 62 siswa. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling, diambil hanya dua kelas yaitu kelas VIII-1 sebanyak 20 siswa dan kelas VIII-2 sebanyak 19 siswa. Teknik pengumpulan data berupa pemberian test kepada peserta didik, yakni pre-test dan post-test. Teknik pengolahan data dilakukan dengan uji-t diperoleh thitung= 7,07 dan ttabel= 1,68 pada taraf signifikansi 5% dan dk = 37, sesuai dengan kriteria uji jika thitung ttabel sehingga Ha diterima. Simpulan dari penelitian ini adalah hasil belajar peserta didik menggunakan model pembelajaran Think Pair Share lebih baik daripada hasil belajar peserta didik menggunakan model pembelajaran Think Talk Write pada mata pelajaran IPS Terpadu Kelas VIII SMPN 3 Montasik.Kata kunci: perbandingan, hasil belajar, Think Pair Share, Think Talk Write, IPS Terpadu
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISONS (STAD) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS VII MTSN 1 BANDA ACEH Penona, Sara; Kamaruddin, Thamrin; Desfandi, Mirza
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 3, No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v3i1.12067

Abstract

Tujuan dari penlitian ini untuk meningkatan hasil belajar IPS dengan pnerapan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD) di kelas VII-10 MTsN 1 Banda Aceh tahun pelajaran 2016/2017. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) (Classroom Action Research). Subjek penelitian adalah siswa kelas VII-10 MTsN 1 Banda Aceh yang berjumlah 30 siswa. Data penelitian diperoleh melalui hasil observasi, lembar observasi motivasi belajar digunakan selama kegiatan belajar mengajar IPS dilangsungkan, test, angket respon siswa dan dokumentasi. Dengan menghitung dari keseluruhan aspek yang diamati data lembar observasi motivasi belajar siswa dianalisis dan dihitung. Data yang didapat melalui test lalu dianalisis dengan menghitung nilai rata-rata kelas VII-10 setiap siklus. Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil belajar IPS siswa setelah dilakukan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada materi Keanekaragaman Flora dan Fauna di Indonesia mengalami peningkatan. Ketuntassan secara individual mengalami peningkatan dari 63% pada siklus I menjadi 73% pada siklus II dan 93% pada siklus III. Dengan demikian motivasi belajar siswa kelas VII-10 MTsN 1 Banda Aceh yang awalnya tergolong sedang, setelah tindakan menjadi sangat tinggi. Pada umumnya respon siswa sangat bagus (baik) terutama mereka menyatakan menarik, menyenangkan, memahami dan membuat siswa bersemangat dalam mengikuti proses pembelajaran yang disampaikan guru.Kata Kunci : Penelitian, Student Teams Achievement Divisons, Hasil belajar
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD TOGETHER BERBANTUAN MEDIA AUDIO VISUAL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS TERPADU SISWA KELAS VII SMP NEGERI 18 BANDA ACEH Yanti, Yuli; Amri, Amsal; Desfandi, Mirza
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 3, No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v3i1.11178

Abstract

Numbered Head Together ialah model pembelajaran kooperatif pemberian nomor oleh guru kepada masing-masing peserta didik dan tugas untuk diskusi. Media audio visual merupakan unsur gambar dan suara menyampaikan bahan pembelajaran mengunakan teknologi, mesin-mesin mekanik dan elektronik. Penelitian bertujuan ini mengetahui (1) hasil peningkatanbelajar siswa Peningatan belajar siswa; (2) Kegiatan guru dan siswa; (3) Kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran;dan(4) Pembelajaran Numbered Head Together berbantuan media audio visual terhadap responden siswa. Siswa kelas VII-5 SMP Negeri 18 Banda Aceh penelitian ini sebai bersubjek 26 siswa. Data dikumpulkan mengunakan (1) Lembar pre-test dan post-test; (2)Lembar pengamatan aktivitas guru dan siswa; (3) Lembar pengamatan keterampilan guru; dan (4) Angket respon siswa. Statistik persentase analisis deskriptif. persentase hasil penelitian bahwa (1) Persentase Individual ketuntasan pada siklus I meningkat 62% pada siklus II 73% dan pada Siklus III 92%. Klasikal Persentase ketuntasan klasikal naik dari 60% pada siklus I menjadi 70% pada siklus II dan 90% pada siklus III. (2) Jumlah aktivitas guru dan siswa meningkat dari 6 aktivitas sesuai pada siklus I menjadi 8 aktivitas sesuai pada siklus II dan 10 aktivitas sesuai pada siklus III.(3) Keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran meningkat dengan kategori sedang siklus I skor 2,57 pada siklus II kategori baik 2,85 dan pada siklus III kategori baik 3,37.(4) Pada umumnyaa setuju penerapan Numbered Head Together berbantuan media audio visual bahwa siswa sangat menyenagkan dan membantu siswa dalam materi pelajaran. Berdasarkan hasil belajar siklus I, II, dan III maka dapat dikatakan bahwa penerapan model pembelajaran Numbered Head Together berbantuan audio visual dapat meningkatkan hasil belajar siswa.Kata Kunci: Penerapan Numbered Head Together, Audio Visual, Hasil Belajar, IPS
ANALISIS SOAL IPS TERPADU KELAS VII DI SMP NEGERI KABUPATEN ACEH BESAR Munira, Uswatul; Hasmunir, .; Desfandi, Mirza
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 3, No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v3i1.10782

Abstract

Evaluasi dilakukan untuk mengetahui tingkat kemampuan dan pemahaman siswa terhadap materi pelajaran yang telah diberikan. Alat evaluasi dikatakan memenuhi kriteria tes yang baik apabila dapat mengukur kemampuan siswa dan memenuhi syarat baik buruknya suatu tes. Untuk itulah diperlukan menganalisis butir soal suatu tes, untuk mengetahui kualitas tes tersebut. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana kualitas soal IPS Terpadu kelas VII di SMP Negeri Kabupaten Aceh Besar. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas soal IPS Terpadu kelas VII di SMP Negeri Kabupaten Aceh Besar berkualitas baik. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekataan kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan ditiga SMP Negeri Kabupaten Aceh Besar yaitu SMP Negeri 1 Peukan Bada, SMP Negeri 1 Ingin Jaya, dan SMP Negeri 1 Lembah Seulawah. Sampel penelitian ini siswa kelas VII yang berjumlah 30 orang pada setiap sekolah. Subjek penelitian ini meliputi butir soal pada tes dan lembar jawaban siswa. Pengumpulan data melalui dokumentasi. Hasil analisis data soal IPS Terpadu menunjukkan bahwa validitas butir soal masih tergolong rendah dimana sebanyak 58% dari 100 butir soal belum valid. Sedangkan reliabilitas butir soal berada pada intepretasi 0,8-1,0 degan katgori sangt tingi. Dayapmbeda soal sebesar 46% dri 100 butir soal dengan kategori jelek, sehingga soal tersebut harus direvisi kembali. Tingkat Kesukaran butir soal baik sehingga sudah memenuhi kriteria tingkat kesukaran soal yang baik. Kesimpulan secara keseluruhan kualitas soal kurang baik untuk digunakan sebagai alat ukur keberhasilan belajar siswa. Saran pada penelitian yaitu kepada guru diharapkan dalam menyusun tes evaluasi hasil belajar, sebaiknya tes tersebut dianalisis terlebih dahulu agar tes tersebut dapat memenuhi syarat untuk menjadi tes yg baik.Kata Kunci: valid, reliabel, tingkat kesukaran, daya pembeda
The Role of the Qanun in the Development of Mangrove Forest Ecotourism in Kuala Langsa, Aceh Sahudra, Tengku Muhammad; Desfandi, Mirza; Nisa, Jakiatin
Al-Risalah Vol 20 No 2 (2020): December 2020
Publisher : Fakultas Syariah UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/alrisalah.v20i2.601

Abstract

Kuala Langsa has a large tourism potential to be developed, however, the lack of understanding of ecotourism regulations by stakeholders can hamper the develop­ment of the area into a mangrove ecotourism area that is following the princip­le­s of development. This paper discusses the role of the qanun in the develop­ment of mangrove ecotourism in Kuala Langsa, Aceh. The type of legal research used in this paper is a normative research method, then analyzed using a qualitative approach, with different analysis methods. The results of this paper indicate that in optimizing the development of coastal areas it is necessary to strengthen and explore Qanun and policies that have been regulated by the government. The development and management of tourism areas have been regulated in Aceh Qanun No. 8 of 2013 concerning Tourism. However, the regulation has not been running optimally due to the low understanding of the community regarding the tourism Qanun even though it is intended to provide legal legality for each stakeholder to be able to increase their capacity.
Hubungan Prokrastinasi Akademik dan Efikasi Diri dengan Perilaku Plagiarisme Pada Mahasiswa Jurusan Pendidikan Geografi Universitas Syiah Kuala tunnajah, Safina; Desfandi, Mirza; Ruliani, Ruliani
Jurnal Pendidikan Geosfer Vol 8, No 2 (2023): Jurnal Pendidikan Geosfer
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jpg.v8i2.28055

Abstract

Plagiarisme merupakan mengambil karya atau pendapat orang lain dan menjadikan hasil pemikiran tersebut atas nama dirinya sendiri. Mahasiswa seringkali menempuh cara yang tidak baik atau bahkan menyimpang untuk mencapai keberhasilan dibidang akademik. Dimana mahasiswa cenderungan untuk menunda dalam mengerjakan tugas perkuliahan dan menyalin informasi dari karya ilmiah orang lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan yang signifikan antara prokrastinasi akademik dan efikasi diri dengan perilaku plagiarisme pada mahasiswa Jurusan Pendidikan Geografi Universitas Syiah Kuala. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasi. Adapun populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh mahasiswa Jurusan Pendidikan Geografi Universitas Syiah Kuala angkatan 2017 dan 2018 yang berjumlah 97 orang. Sampel yang diambil yaitu semua anggota populasi yaitu 97 responden. Teknik pengambilan sampel yaitu sampling jenuh. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu angket. Teknik analisis data menggunakan regresi ganda, korelasi ganda, koefisien determinasi, dan uji signifikansi. Berdasarkan hasil analisis statistik diketahui bahwa hubungan antara prokrastinasi akademik dan efikasi diri dengan perilaku plagiarisme diperoleh persamaan regresi ganda Y= 0,43+0,43X1+0,49 X2 dapat diartikan kedua variabel bebas memberikan pengaruh positif terhadap variabel terikat. Koefisien korelasi prokrastinasi akademik dengan perilaku plagiarisme sebesar 0,19 (sangat lemah), nilai koefisien korelasi efikasi diri dengan perillaku plagiarisme 0,05 (sangat lemah), korelasi prokrastinasi akademik dan efikasi diri dengan perilaku plagiarisme sebesar 0,19 (sangat lemah), korelasi prokrastinasi akademik dengan efikasi diri 0,12 (sangat lemah), dan koefisien determinasi (R2) = 3,6%. Hasil uji signifikansi menunjukkan Fhitung (1,8) Ftabel (3,09) pada taraf signifikansi 5% sehingga terima H0 artinya tidak terdapat hubungan yang signifikan antara prokrastinasi akademik dan efikasi diri dengan perilaku plagiarisme pada mahasiswa Jurusan Pendidikan Geografi Universitas Syiah Kuala.Kata kunci: Prokrastinasi Akademik, Efikasi Diri, Perilaku Plagiarisme
KESIAPSIAGAAN MASYARAKAT DALAM MENGHADAPI BENCANA TSUNAMI DI GAMPONG DAYAH MAMPLAM KECAMATAN LEUPUNG ACEH BESAR Elviana, Meri; Desfandi, Mirza
Jurnal Pendidikan Geosfer Vol 8, No 2 (2023): Jurnal Pendidikan Geosfer
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jpg.v8i2.26263

Abstract

ABSTRACTPreparedness is one of the efforts made to anticipate the possibility of a disaster occurring to avoid casualties, loss of property and changes in the life of the community in the future. Experts have found that tsunami disasters can repeat themselves and have cycles. This poses a serious threat to areas directly facing the ocean. Therefore, coastal communities must be vigilant and be able to adapt to their homes which are close to the coast. The purpose of this study was to find out how the community was prepared to face the tsunami disaster in Dayah Mamplam Village, Leupung District, Aceh Besar District. This study uses a quantitative approach with a survey method. The population in this study was the Gampong Dayah Mamplam community, which amounted to 200 families with 736 people and took a sample of 20% of the total heads of families so that there were 40 families as research samples. Based on the results of research and discussion, it can be concluded that the level of preparedness of the Gampong community Dayah Mamplam, Leupung District, Aceh Besar District in facing the tsunami disaster as a whole is in the almost ready category with an index of 56.36. The highest index is in the knowledge parameter with a total of 61.89, while the disaster ranking which has the lowest index of the four parameters is resource mobilization with a total of 42.88.Keywords: Preparedness, Tsunami Disaster
Co-Authors . Hasmunir . Hasmunir . Hasmunir, . . Nurjannah . Nurjannah Abdul Wahab Abdi Abdul Wahab Abdi, Abdul Wahab Ade Fitria Afna, Nia Raudhatul Afriyani, Mice Putri Ahmad Nubli Gadeng Ahmad Nubli Gadeng Aida Muliana Alaina, Nurul Alamsyah Taher Alamsyah Taher, Alamsyah Alfathal Dina Amelia Zahara Amira, Zahwa Ammar Zaki Amsal Amri Amsal Amri Annafia, Nida Aqsar, Muharrir Al Ati, Siti Kembang Ayu Safitri Ayu Safitri Azani, Putroe Ramiya Azizah, Rohil Al Bayhaqi, Muhammad Cahyani, Rika Mauliza Cut Meurah Badriatun Nufus Cut Vita Rajiatul Jummi Daska Azis Daska Aziz, Daska Dede Rohmat Depa, Merda Sri Dewi Rahayu Dewi, Nurmala Sari Diah*, Husna Diah, Husna Dina, Alfathal Dini Amalia Disman Disman Disman, Disman Dita Ramadani Sunarti Elviana, Meri Enok Maryani Epon Ningrum Fadhlurrahman, Muhammad Fahrul Adhar fajar rahmatillah Fajriyani, Fajriyani Fhathird, Maghfirah Fitri, Shintia Fitria, Ade Fitriani Yulianti Furqan Ishak Aksa Furqan, M Hafizul Furqan, M. Hafizul Furqan, Muhammad Hafizul Gadeng, Ahmad Nubli Gansar, . Hastiza, Vera Humaira, Fira Husna Diah Ifdhal, Asyraqul Ilham Maulana Ilham Maulana Indah, Mina Intan Agusriati Irma Liana Islami, Zukya Rona Islamiati Islamiati Jakiatin Nisa Jumara, Riska Jummi, Cut Vita Rajiatul Kamil, Puspita Annaba Khairunnas, Rinal Khalid Ferdana Liana, Irma M Hafizul Furqan M Yusuf Harun M Yusuf Harun, M Yusuf Maghfirah Fhathird Maghfirah, Fuja Mastura, Cut Yenni Maulidian, Muhammad Okta Ridha MIFTAKHUL JANNAH Miftakhul Jannah Mohd Hairy Ibrahim Muhammad Al-Farisi Muhammad Al-Farisy Muhammad Fadhlurrahman Muhammad Hafizul Furqan Muhammad Okta Ridha Maulidian Muhammad Reza Muhammad Reza Muhjam Kamza Muliana, Aida Mulyani Mulyani Mulyani Mulyani Munira, Uswatul Muridha, Nabila Muridha, Nabila - Musfina, Ririn Muslinawati Muslinawati Nadia Darti Nafis, Zahratun Ningrum, Dini Amalia Novia Zalmita Nudia, Iza Nufus, Cut Meurah Badriatun NurAfni NurAfni Nurmala Sari Dewi Nurul Rahmah Penona, Sara Pilay, Karishma Kavita Priscilla, Chika Purnomowati, Dyah Rahmani Rahmah, Hanifa Rahmah, Nurul Rahmilia Hadiyani Ramli Ramli Ridha, Syahrul Rika Mauliza Cahyani Rinal Khairunnas Rizka Dewantara Rizki Damayanti, Rizki Ruhma Ruhma Ruhma, . Ruliani Ruliani Ruliani, . Ruliani, Ruliani Safinatunnajah, . Safira, Mazaya Sahudra, Tengku Muhammad Salwati, Henni Sapitri, . Sara Penona Sari, Defi Nanda Sasmita, Umi Shafida, Maya Signorina Kasvia Sigorina Kasvia Siti - Rahayu Siti Rahayu Siti Rahayu Siti Sarah Siti Sarah, Siti Suhendro Susanti Susanti Susanti Susanti Syamsul Bardi Syamsul Bardi, Syamsul Thamrin Kamaruddin Thamrin Kamaruddin, Thamrin tunnajah, Safina Umi Sasmita Uswatul Munira Wahna, Yuliani Mutia Yuli Yanti Yuli Yanti Yulianti Fitriani Yuliawan Yuliawan Yuliawan, Yuliawan Zahwa Amira