Claim Missing Document
Check
Articles

The Role of the Qanun in the Development of Mangrove Forest Ecotourism in Kuala Langsa, Aceh Sahudra, Tengku Muhammad; Desfandi, Mirza; Nisa, Jakiatin
Al-Risalah Vol 20 No 2 (2020): December 2020
Publisher : Fakultas Syariah UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (564.085 KB) | DOI: 10.30631/alrisalah.v20i2.601

Abstract

Kuala Langsa has a large tourism potential to be developed, however, the lack of understanding of ecotourism regulations by stakeholders can hamper the develop­ment of the area into a mangrove ecotourism area that is following the princip­le­s of development. This paper discusses the role of the qanun in the develop­ment of mangrove ecotourism in Kuala Langsa, Aceh. The type of legal research used in this paper is a normative research method, then analyzed using a qualitative approach, with different analysis methods. The results of this paper indicate that in optimizing the development of coastal areas it is necessary to strengthen and explore Qanun and policies that have been regulated by the government. The development and management of tourism areas have been regulated in Aceh Qanun No. 8 of 2013 concerning Tourism. However, the regulation has not been running optimally due to the low understanding of the community regarding the tourism Qanun even though it is intended to provide legal legality for each stakeholder to be able to increase their capacity.
PENGARUH RUMOH ACEH SEBAGAI SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN MITIGASI BENCANA PADA SISWA KELAS XI IPS SMA NEGERI 12 BANDA ACEH Depa, Merda Sri; Desfandi, Mirza; Ruliani, Ruliani
Jurnal Pendidikan Geosfer Vol 9, No 2 (2024): Jurnal Pendidikan Geosfer
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jpg.v9i2.36282

Abstract

Aceh salah satu provinsi di Indonesia yang memiliki kerawanan bencana yang tinggi. Bencana alam yang sering terjadi membuat masyarakat Aceh memiliki kearifan lokal yang mengajarkan masyarakat siap siaga menghadapi bencana. Salah satu kearifan lokal masyarakat Aceh yang siap siaga dalam menghadapi bencana alam yaitu Rumoh Aceh. Rumusan masalah dalam peneltian ini adalah apakah terdapat pengaruh yang signifikan pemanfaatan Rumoh Aceh sebagai sumber belajar untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang mitigasi bencana pada siswa kelas XI IPS SMA Negeri 12 Banda Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat Pengaruh yang signifikan pemanfaatan Rumoh Aceh sebagai sumber belajar untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang mitigasi bencana pada siswa kelas XI IPS SMA Negeri 12 Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian quasi eksperimental design. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas XI IPS SMA Negeri 12 Banda Aceh yang berjumlah 62 siswa dengan teknik pengambilan sampel sampling total. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tes dan dokumentasi. Analisis data menggunakan uji normalitas, homogenitas dan uji hipotesis menggunakan rumus uji-t. Berdasarkan hasil analisis data dapat dikemukakan bahwa hasil uji-t diperoleh nilai thitung 4,67 ttabel 1,67 yang berarti Ha diterima sehingga dapat disimpulkan bahwa hasil belajar siswa yang diajarkan dengan model Outdoor Study berbantuan media Rumoh Aceh lebih baik dibandingkan dengan hasilbelajar siswa yang diajarkan dengan konvensional tanpa menggunakan model Outdoor Study pada mata pelajaran geografi kelas XI IPS SMA Negeri 12 Banda Aceh. Kata Kunci: Pembelajaran Outdoor Study, Rumoh Aceh, Mitigasi Bencana
TINGKAT KESIAPSIAGAAN BENCANA GEMPA DAN TSUNAMI PADA MASYARAKAT GAMPONG MEUNASAH BALEE LAMPUUK KECAMATAN LHOKNGA KABUPATEN ACEH BESAR Salwati, Henni; Desfandi, Mirza; Muliana, Aida
Jurnal Pendidikan Geosfer Vol 9, No 2.1 (2024): Jurnal Pendidikan Geosfer
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jpg.v9i2.1.33545

Abstract

The Aceh region is an area prone to earthquakes, this is due to the geological and geographical conditions of Aceh which is at the confluence of three plates so it is very vulnerable to tektonic activity. In 2004 Aceh was rocked by an earthquake measuring 9.1 SR and was followed by a tsunami which claimed up to 173,741 lives. Mitigation activities are needed to reduce the risks arising from the earthquake and tsunami disaster. This research was conducted to determine earthquake and tsunami disaster preparedness in village communities using qualitative research methods. Data collection techniques were carried out using questionnaires through observation and interviews by asking questions to the community with a sample of 40 households taken randomly. Questions about disaster consist of 5 preparedness parameters, namely knowledge, policies or guidelines, emergency response plans, disaster warning systems, and resource mobilization. The result of the study showed that the preparedness of the village community for lighting customers in dealing with disasters was 97.5% and belonged to the very prepared category.
Preparedness of Special Schools in Banda Aceh Towards Earthquake and Tsunami Disasters Jummi, Cut Vita Rajiatul; Desfandi, Mirza; Maghfirah, Fuja; Diah*, Husna; Yulianti, Fitriani; Pilay, Karishma Kavita
Jurnal IPA & Pembelajaran IPA Vol 8, No 4 (2024): DECEMBER 2024
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jipi.v8i4.42347

Abstract

People with disabilities are a group at high risk during a disaster, due to limited abilities and access to the physical environment, information and communication in the community. The purpose of this study was to determine the level of preparedness of students and teachers as well as facilities of Special School in Banda Aceh towards earthquake and tsunami disasters. Data was collected using observation and survey methods using a standardized questionnaire developed by IIS-UNESCO/ISDR, then processed using index analysis. The results of the research on student preparedness were in the ready category, while teacher preparedness showed very ready results with parameters: knowledge and attitude category, emergency response plan category, disaster warning system category, and resource mobilization. Facilities at special schools are generally available in good condition. Although the preparedness of students, teachers and facilities tends towards the acceptable level, it is very important to socialize and simulate the disaster preparedness and increase the capacity to deal with earthquake and tsunami disasters that cannot be predicted when they will occur
Pelatihan Pengelolaan Sampah Sebagai Gaya Hidup Berkelanjutan dan Mitigasi Perubahan Iklim Diah, Husna; Yulianti, Fitriani; Jummi, Cut Vita Rajiatul; Furqan, M. Hafizul; Zalmita, Novia; Desfandi, Mirza; Azis, Daska; Islami, Zukya Rona
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 4 No. 6 (2024): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v4i6.1968

Abstract

Permasalahan sampah menjadi salah satu tantangan utama dalam upaya mitigasi perubahan iklim, karena pengelolaannya yang kurang optimal dapat menghasilkan emisi gas rumah kaca yang signifikan. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat, khususnya siswa, dalam mengelola sampah secara efektif sebagai bagian dari gaya hidup berkelanjutan. Kegiatan ini dilakukan melalui pendekatan partisipatif, meliputi observasi, mediasi, penyampaian materi pelatihan, praktik pembuatan kompos, pemilahan sampah dan diskusi serta evaluasi kegiatan penerapan 3R (Reduce, Reuse, Recycle) di lingkungan sekolah. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan peserta tentang dampak sampah terhadap perubahan iklim dan cara pengelolaannya. Evaluasi kegiatan menunjukkan bahwa metode yang digunakan efektif dalam membangun kesadaran dan memotivasi peserta untuk berkontribusi pada keberlanjutan lingkungan. Pelatihan ini berkontribusi pada pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), terutama pada SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab) dan SDG 13 (Tindakan terhadap Perubahan Iklim). Keberlanjutan program ini memerlukan dukungan berbagai pihak khususnya sekolah untuk menciptakan ekosistem yang mendukung penerapan gaya hidup berkelanjutan secara konsisten.
Inovasi Model Pembelajaran Geografi Melalui Teaching at The Right Level Untuk Meningkatkan Critical Thinking dan Problem Solving pada Kurikulum Merdeka Desfandi, Mirza; Zalmita, Novia; Furqan, M Hafizul; Muridha, Nabila
Jurnal Sosioteknologi Vol. 24 No. 2 (2025): JULY 2025
Publisher : Fakultas Seni Rupa dan Desain ITB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/sostek.itbj.2025.24.2.9

Abstract

Critical thinking and problem solving are skills needed by students to deal with the complexity and ambiguity of information. The teaching at the right level (TaRL) approach is a learning approach that orients students to learn in a learning design based on ability levels. The implementation of the Kurikulum Merdeka (Independent Curriculum) is one of the efforts aimed at developing students' character as well as their critical thinking and problem-solving skills. The purpose of this study is to develop a geography learning model that utilizes the teaching at the right level approach to enhance critical thinking and problem-solving skills within the framework of the Independent Curriculum. This research method uses research and development, using a 4D development model (four-D model) with stages, namely, define, design, develop, and disseminate. The subjects of this study included validators, who were geographylecturers and teachers, as well as students from SMA Negeri 2 and SMA Negeri 7 in Banda Aceh. Data collection techniques used feasibility test sheets, tests, and questionnaires, which were analyzed with N-gain. Research Results: At the defining stage, the division of heterogeneous student groups made it difficult for teachers to develop students' critical thinking skills. The designing stage consisted of designing teaching modules, student worksheets, and assessment instruments. The development stage, expert validation, content, and construction of the developed model fall into the category of highly feasible implementation. During the dissemination stage, student N-gain increased by 50% in the medium category and by 23.3% in the high category. Student responses to the learning model were in the very good category, with a percentage of 93.8%.
Penggunaan Electric-Fencing Dalam Usaha Meminimalisir Konflik Antara Gajah dan Manusia Di Desa Salah Sirong Jaya, Kabupaten Bireuen Kamil, Puspita Annaba; Fajriyani, Fajriyani; Desfandi, Mirza; Azis, Daska; Ridha, Syahrul
JKA Vol. 2 No. 2 (2025): JKA
Publisher : Bansigom Na Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26811/wm7wre95

Abstract

Conflict between elephants and humans is a serious problem in Salah Sirong Jaya Village, Bireuen Regency, Aceh. These conflicts have an impact on crop damage, loss of community income, and threats to elephant and human safety. This study aims to evaluate the effectiveness of the use of electric fencing in minimizing these conflicts. This study uses a descriptive qualitative method through in-depth interviews and direct observation. The results of the study show that the installation of electric fences is able to significantly reduce the frequency of conflicts between elephants and humans. People feel safer and productivity increases. However, the long-term effectiveness of electric fencing depends on regular maintenance, financial support, and active participation of the community. With proper management, electric fencing is a sustainable solution in mitigating elephant-human conflicts, while maintaining the balance of the ecosystem
PENGARUH MODEL COLLABORATIVE CREATIVITY LEARNING (CCL) TERHADAP PROBLEM SOLVING ABILLITES (PSA) SISWA PADA MATERI MITIGASI BENCANA DI SMA BABUL MAGHFIRAH Damayanti, Rizki; Desfandi, Mirza; Afriyani, Mice Putri
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 10, No 2 (2025): MEI 2025
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v10i2.32262

Abstract

Pendidikan merupakan salah satu faktor utama dalam membentuk generasi berbudaya, unggul dan siap dalam menghadapi era abad 21 saat ini. Pembelajaran abad 21 mengharuskan siswa untuk memiliki keterampilan 4C yaitu berpikir kritis (critical thingking), berfikir kreatif (creative thingking), keterampilan komunikasi (communication), dan kolaborasi (collaboration). Rumusan masalah pada penelitian ini adalah apakah terdapat pengaruh yang signifikan dalam penerapan model Collaborative Creativity Learning (CCL) terhadap Problem Solving Abilites (PSA) siswa pada materi mitigasi bencana di SMA Babul Maghfirah. tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh yang signifikan dalam penerapan model collaborative creativity learning (CCL) terhadap problem solving abillites (PSA) siswa pada materei mitigasi bencana di SMA Babul Maghfirah. Jenis penelitian ini adalah eksperimen dengan jenis quasi eksperimental design. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa kelas XIC sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas XIB sebagai kelas kontrol. Langkah-langkah penelitian yang dilaksanakan yaitu, melakukan uji validitas soal, memberikan pre-test, memberikan materi, membagikan LKPD, dan melihat pengaruh setelah penerapan model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dalam penerapan model collaborative creativity learning (CCL) terhadap problem solving abillites (PSA) siswa pada materi mitigasi bencana di SMA Babul Maghfirah dengan skor signifikan 1,89 1,68. Berdasarkan hasil penelitian ini, direkomendasikan kepada guru-guru geografi agar turut menggunakan model collaborative creativity learning (CCL) agar hasil belajar menjadi lebih baik.Kata Kunci: Model Pembelajaran, CCL, PSA
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DALAM MENINGKATKAN LITERASI LINGKUNGAN PADA MATERI BIOSFER KELAS XI DI SMAN 1 LHOKSUKON Nurafni, Nurafni; Desfandi, Mirza; Jummi, Cut Vita Rajiatul
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 10, No 2 (2025): MEI 2025
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v10i2.34416

Abstract

Abstrak: Literasi lingkungan berarti kemampuan seseorang dalam melihat dan mengamati kondisi lingkungan yang ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu cara untuk meningkatkan literasi lingkungan adalah melalui proses pembelajaran, seperti penerapan model pembelajaran problem based learning (PBL) untuk meningkatkan literasi lingkungan. Model pembelajaran berbasis masalah (PBL) berarti pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan memecahkan masalah dan solusi pada mata pelajaran geografi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) peningkatan hasil belajar berdasarkan aspek literasi lingkungan; (2) aktivitas guru dan siswa; (3) keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran; dan (4) respon siswa terhadap pembelajaran. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa Kelas XI IPS 3 SMA Negeri 1 Lhoksukon yang berjumlah 30 orang. Teknik pengumpulan data penelitian tindakan kelas (PTK) dilakukan dengan pemberian tes, instrumen observasi aktivitas guru dan siswa, instrumen observasi keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran, dan angket respon siswa terhadap pembelajaran. Analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif persentase. Hasil penelitian adalah (1) persentase ketuntasan individu meningkat dari 60% pada siklus I menjadi 67% pada siklus II dan 83% pada siklus III. Persentase ketuntasan klasikal meningkat dari 60% pada siklus I menjadi 80% pada siklus II dan 90% pada siklus III. (2) Aktivitas guru dan siswa meningkat dari 5 aktivitas pada siklus I menjadi 8 aktivitas pada siklus II dan 9 aktivitas pada siklus III. (3) Keterampilan mengajar dalam mengelola pembelajaran meningkat dari skor 2,43 (kategori sedang) pada siklus I menjadi 3,50 (kategori baik) pada siklus II dan 3,80 (kategori sangat baik) pada siklus III. (4) Respon pembelajaran terdapat 10 orang yaitu 92% siswa menyatakan penerapan contoh pembelajaran problem based learning (PBL) sangat menyenangkan, menambah wawasan materi biosfer, dan berguna untuk pembelajaran geografi dalam kehidupan sehari-hari.Kata kunci : Penerapan, Model Problem Based Learning (PBL), Literasi lingkugan
HUBUNGAN EFIKASI DIRI DAN KEAKTIFAN BERORGANISASI INTRA KAMPUS DENGAN KOMPETENSI SOSIAL MAHASISWA JURUSAN PENDIDIKAN GEOGRAFI ANGKATAN 2018-2019 FKIP USK Priscilla, Chika; Aziz, Daska; Desfandi, Mirza
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 9, No 4 (2024): NOVEMBER 2024
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v9i4.27706

Abstract

Good social competence is an expectation for every student, including students of the Geography Education Department, Class of 2018-2019, FKIP USK. In both academic and social environments, students often face various challenges, one of which is a lack of self-confidence in social interactions. This study aims to determine whether there is a significant relationship between self-efficacy and participation in intra-campus organizations with students' social competence. The research method used is a quantitative approach with a correlational research design. The population in this study consisted of 99 students from the Geography Education Department, Class of 2018-2019, FKIP USK. Data collection was conducted using a questionnaire. Data analysis was carried out through simple linear regression tests and significance tests with a 5% significance level. The results of the study indicate that the simple linear regression equation obtained for the relationship between self-efficacy (X1) and social competence (Y) is 0.27, while the relationship between participation in intra-campus organizations (X2) and social competence (Y) is 0.24. These values indicate that both independent variables collectively have a weak relationship with the dependent variable. Furthermore, the significance test showed a Z value of 0.475, with the criterion that Zcount Ztable, leading to the acceptance of the alternative hypothesis (Ha). This means there is a significant relationship between self-efficacy and participation in intra-campus organizations with the social competence of students in the Geography Education Department, Class of 2018-2019, FKIP USK, although the relationship found is relatively weak.Kompetensi sosial yang baik merupakan harapan bagi setiap mahasiswa, termasuk mahasiswa Jurusan Pendidikan Geografi Angkatan 2018-2019 FKIP USK. Dalam lingkungan akademik maupun sosial, mahasiswa sering menghadapi berbagai tantangan, salah satunya adalah kurangnya rasa percaya diri dalam berinteraksi sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan yang signifikan antara efikasi diri dan keaktifan berorganisasi intra kampus dengan kompetensi sosial mahasiswa. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah 99 mahasiswa Jurusan Pendidikan Geografi Angkatan 2018-2019 FKIP USK. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Analisis data dilakukan melalui uji regresi linier sederhana dan uji signifikansi dengan taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persamaan regresi linier sederhana yang diperoleh untuk hubungan antara efikasi diri (X1) dan kompetensi sosial (Y) adalah sebesar 0,27, sedangkan hubungan antara keaktifan berorganisasi intra kampus (X2) dan kompetensi sosial (Y) adalah sebesar 0,24. Nilai ini menunjukkan bahwa kedua variabel bebas secara bersama-sama memiliki hubungan yang lemah terhadap variabel terikat. Selanjutnya, uji signifikansi menunjukkan nilai Z sebesar 0,475 dengan ketentuan Zhitung Ztabel, sehingga hipotesis alternatif (Ha) diterima. Artinya, terdapat hubungan yang signifikan antara efikasi diri dan keaktifan berorganisasi intra kampus dengan kompetensi sosial mahasiswa Jurusan Pendidikan Geografi Angkatan 2018-2019 FKIP USK, meskipun hubungan yang ditemukan tergolong lemah.
Co-Authors . Hasmunir . Hasmunir . Hasmunir, . . Nurjannah . Nurjannah Abdul Wahab Abdi Abdul Wahab Abdi, Abdul Wahab Ade Fitria Afna, Nia Raudhatul Afriyani, Mice Putri Ahmad Nubli Gadeng Ahmad Nubli Gadeng Aida Muliana Alaina, Nurul Alamsyah Taher Alamsyah Taher, Alamsyah Alfathal Dina Amelia Zahara Amira, Zahwa Ammar Zaki Amsal Amri Amsal Amri Annafia, Nida Aqsar, Muharrir Al Ati, Siti Kembang Ayu Safitri Ayu Safitri Azani, Putroe Ramiya Azizah, Rohil Al Bayhaqi, Muhammad Cahyani, Rika Mauliza Cut Meurah Badriatun Nufus Cut Vita Rajiatul Jummi Daska Azis Daska Aziz, Daska Dede Rohmat Depa, Merda Sri Dewi Rahayu Dewi, Nurmala Sari Diah*, Husna Diah, Husna Dina, Alfathal Dini Amalia Disman Disman Disman, Disman Dita Ramadani Sunarti Elviana, Meri Enok Maryani Epon Ningrum Fadhlurrahman, Muhammad Fahrul Adhar fajar rahmatillah Fajriyani, Fajriyani Fhathird, Maghfirah Fitri, Shintia Fitria, Ade Fitriani Yulianti Furqan Ishak Aksa Furqan, M Hafizul Furqan, M. Hafizul Furqan, Muhammad Hafizul Gadeng, Ahmad Nubli Gansar, . Hastiza, Vera Humaira, Fira Husna Diah Ifdhal, Asyraqul Ilham Maulana Ilham Maulana Indah, Mina Intan Agusriati Irma Liana Islami, Zukya Rona Islamiati Islamiati Jakiatin Nisa Jumara, Riska Jummi, Cut Vita Rajiatul Kamil, Puspita Annaba Khairunnas, Rinal Khalid Ferdana Liana, Irma M Hafizul Furqan M Yusuf Harun M Yusuf Harun, M Yusuf Maghfirah Fhathird Maghfirah, Fuja Mastura, Cut Yenni Maulidian, Muhammad Okta Ridha MIFTAKHUL JANNAH Miftakhul Jannah Mohd Hairy Ibrahim Muhammad Al-Farisi Muhammad Al-Farisy Muhammad Fadhlurrahman Muhammad Hafizul Furqan Muhammad Okta Ridha Maulidian Muhammad Reza Muhammad Reza Muhjam Kamza Muliana, Aida Mulyani Mulyani Mulyani Mulyani Munira, Uswatul Muridha, Nabila Muridha, Nabila - Musfina, Ririn Muslinawati Muslinawati Nadia Darti Nafis, Zahratun Ningrum, Dini Amalia Novia Zalmita Nudia, Iza Nufus, Cut Meurah Badriatun NurAfni NurAfni Nurmala Sari Dewi Nurul Rahmah Penona, Sara Pilay, Karishma Kavita Priscilla, Chika Purnomowati, Dyah Rahmani Rahmah, Hanifa Rahmah, Nurul Rahmilia Hadiyani Ramli Ramli Ridha, Syahrul Rika Mauliza Cahyani Rinal Khairunnas Rizka Dewantara Rizki Damayanti, Rizki Ruhma Ruhma Ruhma, . Ruliani Ruliani Ruliani, . Ruliani, Ruliani Safinatunnajah, . Safira, Mazaya Sahudra, Tengku Muhammad Salwati, Henni Sapitri, . Sara Penona Sari, Defi Nanda Sasmita, Umi Shafida, Maya Signorina Kasvia Sigorina Kasvia Siti - Rahayu Siti Rahayu Siti Rahayu Siti Sarah Siti Sarah, Siti Suhendro Susanti Susanti Susanti Susanti Syamsul Bardi Syamsul Bardi, Syamsul Thamrin Kamaruddin Thamrin Kamaruddin, Thamrin tunnajah, Safina Umi Sasmita Uswatul Munira Wahna, Yuliani Mutia Yuli Yanti Yuli Yanti Yulianti Fitriani Yuliawan Yuliawan Yuliawan, Yuliawan Zahwa Amira