Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH MODEL COLLABORATIVE CREATIVITY LEARNING (CCL) TERHADAP PROBLEM SOLVING ABILLITES (PSA) SISWA PADA MATERI MITIGASI BENCANA DI SMA BABUL MAGHFIRAH Damayanti, Rizki; Desfandi, Mirza; Afriyani, Mice Putri
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 10, No 2 (2025): MEI 2025
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v10i2.32262

Abstract

Pendidikan merupakan salah satu faktor utama dalam membentuk generasi berbudaya, unggul dan siap dalam menghadapi era abad 21 saat ini. Pembelajaran abad 21 mengharuskan siswa untuk memiliki keterampilan 4C yaitu berpikir kritis (critical thingking), berfikir kreatif (creative thingking), keterampilan komunikasi (communication), dan kolaborasi (collaboration). Rumusan masalah pada penelitian ini adalah apakah terdapat pengaruh yang signifikan dalam penerapan model Collaborative Creativity Learning (CCL) terhadap Problem Solving Abilites (PSA) siswa pada materi mitigasi bencana di SMA Babul Maghfirah. tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh yang signifikan dalam penerapan model collaborative creativity learning (CCL) terhadap problem solving abillites (PSA) siswa pada materei mitigasi bencana di SMA Babul Maghfirah. Jenis penelitian ini adalah eksperimen dengan jenis quasi eksperimental design. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa kelas XIC sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas XIB sebagai kelas kontrol. Langkah-langkah penelitian yang dilaksanakan yaitu, melakukan uji validitas soal, memberikan pre-test, memberikan materi, membagikan LKPD, dan melihat pengaruh setelah penerapan model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dalam penerapan model collaborative creativity learning (CCL) terhadap problem solving abillites (PSA) siswa pada materi mitigasi bencana di SMA Babul Maghfirah dengan skor signifikan 1,89 1,68. Berdasarkan hasil penelitian ini, direkomendasikan kepada guru-guru geografi agar turut menggunakan model collaborative creativity learning (CCL) agar hasil belajar menjadi lebih baik.Kata Kunci: Model Pembelajaran, CCL, PSA
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DALAM MENINGKATKAN LITERASI LINGKUNGAN PADA MATERI BIOSFER KELAS XI DI SMAN 1 LHOKSUKON Nurafni, Nurafni; Desfandi, Mirza; Jummi, Cut Vita Rajiatul
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 10, No 2 (2025): MEI 2025
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v10i2.34416

Abstract

Abstrak: Literasi lingkungan berarti kemampuan seseorang dalam melihat dan mengamati kondisi lingkungan yang ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu cara untuk meningkatkan literasi lingkungan adalah melalui proses pembelajaran, seperti penerapan model pembelajaran problem based learning (PBL) untuk meningkatkan literasi lingkungan. Model pembelajaran berbasis masalah (PBL) berarti pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan memecahkan masalah dan solusi pada mata pelajaran geografi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) peningkatan hasil belajar berdasarkan aspek literasi lingkungan; (2) aktivitas guru dan siswa; (3) keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran; dan (4) respon siswa terhadap pembelajaran. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa Kelas XI IPS 3 SMA Negeri 1 Lhoksukon yang berjumlah 30 orang. Teknik pengumpulan data penelitian tindakan kelas (PTK) dilakukan dengan pemberian tes, instrumen observasi aktivitas guru dan siswa, instrumen observasi keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran, dan angket respon siswa terhadap pembelajaran. Analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif persentase. Hasil penelitian adalah (1) persentase ketuntasan individu meningkat dari 60% pada siklus I menjadi 67% pada siklus II dan 83% pada siklus III. Persentase ketuntasan klasikal meningkat dari 60% pada siklus I menjadi 80% pada siklus II dan 90% pada siklus III. (2) Aktivitas guru dan siswa meningkat dari 5 aktivitas pada siklus I menjadi 8 aktivitas pada siklus II dan 9 aktivitas pada siklus III. (3) Keterampilan mengajar dalam mengelola pembelajaran meningkat dari skor 2,43 (kategori sedang) pada siklus I menjadi 3,50 (kategori baik) pada siklus II dan 3,80 (kategori sangat baik) pada siklus III. (4) Respon pembelajaran terdapat 10 orang yaitu 92% siswa menyatakan penerapan contoh pembelajaran problem based learning (PBL) sangat menyenangkan, menambah wawasan materi biosfer, dan berguna untuk pembelajaran geografi dalam kehidupan sehari-hari.Kata kunci : Penerapan, Model Problem Based Learning (PBL), Literasi lingkugan
HUBUNGAN EFIKASI DIRI DAN KEAKTIFAN BERORGANISASI INTRA KAMPUS DENGAN KOMPETENSI SOSIAL MAHASISWA JURUSAN PENDIDIKAN GEOGRAFI ANGKATAN 2018-2019 FKIP USK Priscilla, Chika; Aziz, Daska; Desfandi, Mirza
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 9, No 4 (2024): NOVEMBER 2024
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v9i4.27706

Abstract

Good social competence is an expectation for every student, including students of the Geography Education Department, Class of 2018-2019, FKIP USK. In both academic and social environments, students often face various challenges, one of which is a lack of self-confidence in social interactions. This study aims to determine whether there is a significant relationship between self-efficacy and participation in intra-campus organizations with students' social competence. The research method used is a quantitative approach with a correlational research design. The population in this study consisted of 99 students from the Geography Education Department, Class of 2018-2019, FKIP USK. Data collection was conducted using a questionnaire. Data analysis was carried out through simple linear regression tests and significance tests with a 5% significance level. The results of the study indicate that the simple linear regression equation obtained for the relationship between self-efficacy (X1) and social competence (Y) is 0.27, while the relationship between participation in intra-campus organizations (X2) and social competence (Y) is 0.24. These values indicate that both independent variables collectively have a weak relationship with the dependent variable. Furthermore, the significance test showed a Z value of 0.475, with the criterion that Zcount Ztable, leading to the acceptance of the alternative hypothesis (Ha). This means there is a significant relationship between self-efficacy and participation in intra-campus organizations with the social competence of students in the Geography Education Department, Class of 2018-2019, FKIP USK, although the relationship found is relatively weak.Kompetensi sosial yang baik merupakan harapan bagi setiap mahasiswa, termasuk mahasiswa Jurusan Pendidikan Geografi Angkatan 2018-2019 FKIP USK. Dalam lingkungan akademik maupun sosial, mahasiswa sering menghadapi berbagai tantangan, salah satunya adalah kurangnya rasa percaya diri dalam berinteraksi sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan yang signifikan antara efikasi diri dan keaktifan berorganisasi intra kampus dengan kompetensi sosial mahasiswa. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah 99 mahasiswa Jurusan Pendidikan Geografi Angkatan 2018-2019 FKIP USK. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Analisis data dilakukan melalui uji regresi linier sederhana dan uji signifikansi dengan taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persamaan regresi linier sederhana yang diperoleh untuk hubungan antara efikasi diri (X1) dan kompetensi sosial (Y) adalah sebesar 0,27, sedangkan hubungan antara keaktifan berorganisasi intra kampus (X2) dan kompetensi sosial (Y) adalah sebesar 0,24. Nilai ini menunjukkan bahwa kedua variabel bebas secara bersama-sama memiliki hubungan yang lemah terhadap variabel terikat. Selanjutnya, uji signifikansi menunjukkan nilai Z sebesar 0,475 dengan ketentuan Zhitung Ztabel, sehingga hipotesis alternatif (Ha) diterima. Artinya, terdapat hubungan yang signifikan antara efikasi diri dan keaktifan berorganisasi intra kampus dengan kompetensi sosial mahasiswa Jurusan Pendidikan Geografi Angkatan 2018-2019 FKIP USK, meskipun hubungan yang ditemukan tergolong lemah.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Cooperative Integrated Reading And Composition (CIRC) Berbantuan Media Audio Visual Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Geografi Siswa Kelas XI SMA Negeri 1 Setia Bakti Aceh Jaya Elviana, Meri; Desfandi, Mirza; Furqan, Muhammad Hafizul
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 9, No 4 (2024): NOVEMBER 2024
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v9i4.25102

Abstract

This study aims to determine the effectiveness of implementing the Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) learning model assisted by audiovisual media in improving the learning outcomes of eleventh-grade social science students at SMA Negeri 1 Setia Bakti, Aceh Jaya. Based on initial observations, learning at this school remained conventional, requiring a more interactive approach. The CIRC model was applied to encourage students to be more active in reading and writing, thereby enhancing their understanding of the material. This study employed a classroom action research (CAR) method with three cycles. The research subjects were 21 eleventh-grade social science students. Data were collected through pre-tests and post-tests, observations of teacher and student activities, assessments of teachers' teaching skills, and student response questionnaires. Data analysis was conducted using descriptive percentage statistics.The results showed an improvement in students learning outcomes, with individual mastery increasing from 43% in cycle I to 76% in cycle II and 91% in cycle III. Classical mastery also increased from 50% in cycle I to 70% in cycle II and 90% in cycle III. Teacher and student activities increased from 8 activities in cycle I to 12 activities in cycle II and 14 activities in cycle III. The teachers teaching skills improved from a moderate category (2.50) in cycle I to good (3.21) in cycle II and very good (3.54) in cycle III. A total of 90.5% of students responded positively to the CIRC model assisted by audiovisual media, as it was considered enjoyable and facilitated material comprehension.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GIVING QUESTION AND GETTING ANSWER BERBANTUAN MEDIA KAHOOT UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS X-1 SMA NEGERI BUNGA BANGSA Yuliawan, Yuliawan; Desfandi, Mirza; Purnomowati, Dyah Rahmani
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 9, No 3 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v9i3.24149

Abstract

Rumusan masalah dalam penelitian ini untuk melihat apakah ada peningkatan terhadap hasil belajar siswa, aktivitas guru dan siswa, keterampilan guru dan bagaimana respon siswa terhadap pembelajaran. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa, aktivitas guru dan siswa, keterampilan guru dan respon siswa terhadap pembelajaran. Pendekatan yang digunakan dalam penelitianini adalah pendekatan kuantitatif dalam bentuk penelitian tindakan kelas. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa Kelas X-1 SMA Negeri Bunga Bangsa yang berjumlah 30 siswa. Data dikumpulkan melalui tes, observasi dan angket. Analisis data menggunakan statistik deskriptif persentase. Hasil pengolahan data memperlihatkan bahwa ketuntasan individual pada siklus I sebanyak 30%,ketuntasan klasikal 40%. Pada siklus II ketuntasan individual meningkat menjadi 60%dan klasikal 70%.Selanjutnyapadasiklus IIIketuntasannya meningkat menjadi 90% secara individual dan secara klasikal menjadi 93%. Aktivitas guru dan siswa pada siklus I terdapat 7 aktivitas yang sesuai atau 70%, pada siklus II aktivitas yang sesuai menjadi 8 dengan persetase 82% dan pada siklus III meningkat menjadi 10 dengan persetase 100%. Keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran pada siklus I diperoleh skor 2,28 dengan kategori sedang, pada siklus II meningkatmenjadi 2,83 dengan kategori baik dan pada siklus III menjadi 3,76 dengan kategori sangat baik. Respon siswa pada umumnya baik, sebanyak 92% siswa di Kelas X-1 IPS SMA Negeri Bungan Bangsa menyatakan dapat memahami, termotivasi, menyenangkan dan dapat menjawab soal evaluasi. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa model Giving Question and Getting Answer Berbantuan Media Kahoot dapat meningkatkan hasil belajar pada mata pelajaran Geografi dengan persentase jawaban 96% Ya dan 3,7% yang menyatakan Tidak.Kata Kunci :Model Kooperatif,Giving Question and Getting Answer, Media Kahoot,Hasil Belajar
EFEKTIVITAS PROGRAM KAMPUS MENGAJAR DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI GURU PADA MAHASISWA JURUSAN PENDIDIKAN GEOGRAFI UNIVERSITAS SYIAH KUALA Annafia, Nida; Desfandi, Mirza; Aziz, Daska
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 9, No 3 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v9i3.22269

Abstract

Dengan hadirnya para mahasiswa di sekolah pada program kampus mengajar diharapkan dapat memberikan dampak penguatan literasi, numerasi, adaptasi teknologi dan juga perbaikan manajerial di sekolah. Sampai pada angkatan ke 3 program kampus mengajar, mahasiswa Pendidikan Geografi USK telah berpartisipasi mengikuti program ini sebanyak 36 mahasiswa. Mahasiswa diterjunkan ke sekolah membahas program yang dilakukan oleh mahasiswa bersama pengawas. Artinya ada kesinergian antara program mahasiswa dan kebutuhan sekolah. Menanggapi permasalahan tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas program kampus mengajar dalam meningkatkan kompetensi guru pada mahasiswa jurusan Pendidikan Geografi Universitas Syiah Kuala. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah 36 mahasiswa. Penelitian dilakukan pada populasi karena berjumlah kurang 100 sehingga teknik yang digunakan adalah total sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan cara membangikan angket kepada responden. Data tersebut dianalisis menggunakan persentase statistik deskriptif. Hasil pengolahan data diperoleh bahwa dari 36 mahasiswa pendidikan geografi Universitas Syiah Kuala diketahui efektivitas program kampus mengajar dalam meningkatkan kompetensi guru sebanyak 6 responden (16,7%) berada pada kategori sangat tinggi, 2 responden (5,6%) berada pada kategori tinggi, 19 responden (52,8%) berada pada kategori sedang, 9 responden (25%) berada pada kategori rendah dan 0% pada kategori sangat rendah.Kata kunci:Efektivitas, Kampus Mengajar, Kompetensi Guru, Mahasiswa, Pendidikan Geografi
HUBUNGAN SIKAP KEGURUAN DAN PERSEPSI PROFESI GURU DENGAN KESIAPAN MENJADI GURU PADA MAHASISWA JURUSAN PENDIDIKAN GEOGRAFI FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA Indah, Mina; Taher, Alamsyah; Desfandi, Mirza
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 9, No 3 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v9i3.23550

Abstract

Kesiapan menjadi guru merupakan suatu keadaan dimana seorang calon guru telah siap menjadi pengajar yang mampu memenuhi persyaratan dalam mengajar. Dalam kesiapan menjadi guru sikap keguruan dan persepsi profesi guru merupakan hal yang sangat mempengaruhi kesiapan seorang calon guru untuk menjadi guru yang profesional dalam mengajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan sikap keguruan dan persepsi profesi guru dengan kesiapan menjadi guru pada mahasiswa Pendidikan Geografi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Syiah Kuala. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini yaitu mahasiswa aktif angkatan 2018 dan 2019 Jurusan Pendidikan Geografi FKIP USK yang berjumlah 131 orang. Sampel yang diambil yaitu 33 orang. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan simple random sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu menggunakan angket. Teknik analisis data menggunakan korelasi ganda. Hasil perhitungan data diperoleh persamaan regresi Y = 68,54 + -0,41X1 + 0,52X2 dari persamaan tersebut dapat diartikan bahwa variabel sikap keguruan terhadap kesiapan menjadi guru memiliki pengaruh negatif. Variabel persepsi profesi guru terhadap kesiapan menjadi gurumemiliki pengaruh positif. Hasil uji signifikansi dengan Ztabel 0,49antara sikap keguruan terhadap kesiapan menjadi guru adalah sebesar 0,086, yang berarti tidak terdapat hubungan yang signifikansi. Uji signifikansi antara persepsi profesi guru terhadap kesiapan menjadi guru adalah sebesar 0,90, yang berarti terdapat hubungan yang signifikansiKata Kunci:Hubungan, Sikap Keguruan, Persepsi Profesi Guru, Kesiapan Menjadi Guru
KORELASI MINAT BACA DAN DISIPLIN BELAJAR DENGAN PRESTASI BELAJAR MAHASISWA JURUUSAN PENDIDIKAN GEOGRAFI ANGKATAN 2020-2021 FKIP USK Humaira, Fira; Desfandi, Mirza; Jummi, Cut Vita Rajiatul
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 9, No 3 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v9i3.24282

Abstract

Rumusan masalah pada penelitian ini adalah apakah terdapat korelasi minat baca dan disiplin belajar dengan prestasi belajar mahasiswa jurusan Pendidikan Geografi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Syiah Kuala. Pada penelitian ini, penulis menggunakan metode penelitian kuantitatif. Adapun populasi dari penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Jurusan Pendidikan Geografi FKIP USK Angkatan 2020-2021.Hasil penelitian menunjukkan berdasarkan nilai regresi ganda minat baca (X1) dan disiplin belajar (X2) dengan prestasi belajar (Y) = 29,1 + 0,76X1 + 0,14X2 yang berarti kedua variabel bebas memberikan pengaruh positif terhadap variabel terikat. Berdasarkan hasil penghitungan diperoleh nilai Fhitung = 3,26. Selanjutnya dilakukan uji signifikansi dengan cara membandingkan Fhitung dan Ftabel untuk mengetahui keberartian koefisien korelasi.Nilai Ftabel diperoleh dari distribusi F dengan pembilang (k) = 2 dan dk penyebut (n k 1) = 61 pada taraf signifikan 5% sehingga diperoleh Ftabel = 3,12. Berdasarkan data dan kriteria pengujian dapat diketahui bahwa Fhitung (3,26) Ftabel (3,12) maka terima Ha artinya terdapat hubungan yang signifikan antara minat baca dan disiplin belajar dengan prestasi belajar mahasiswa Jurusan Pendidikan Geografi angkatan 2020-2021 FKIP USK.Berdasarkan persamaan tersebut diketahui bahwa kedua variabel bebas memberikan pengaruh positif terhadap variabel terikat. Bila variabel (minat baca dan disiplin belajar) bebas meningkat, maka variabel terikat (prestasi belajar) juga akan meningkat
HUBUNGAN KECERDASAN ADVERSITAS DAN EFIKASI DIRI DENGAN KESIAPAN MENJADI GURU PADA MAHASISWA PROGRAM KAMPUS MENGAJAR JURUSAN PENDIDIKAN GEOGRAFI UNIVERSITAS SYIAH KUALA Fhathird, Maghfirah; Purnomowati, dyah Rahmani; Desfandi, Mirza
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 9, No 3 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v9i3.20903

Abstract

Dalam mempersiapkan diri menjadi guru, tentu terdapat masalah yang harus dihadapi dan tugas yang harus diselesaikan, oleh karena itu dibutuhkan kecerdasan adversitas juga efikasi diri untuk mempersiapkannya.Rumusan masalah pada penelitian ini adalah apakah terdapat hubungan antara kecerdasan adversitas dan efikasi diri dengan kesiapan menjadi guru pada mahasiswa Program Kampus Mengajar Jurusan Pendidikan Geografi Universitas Syiah Kuala.Tujuan penelitian ialah untuk mengetahui hubungan antara kecerdasan adversitas dan efikasi diri dengan kesiapan menjadi guru pada mahasiswa Program Kampus Mengajar Jurusan Pendidikan Geografi Universitas Syiah Kuala.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan jenis penelitian korelasional.Populasi pada penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Program Kampus Mengajar Jurusan Pendidikan Geografi Universitas Syiah Kuala angkatan satu dan angkatan dua yang berjumlah 23 mahasiswa.Pengumpulan data menggunakan angket dengan skala guttman dan tes.Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis statistik korelasi ganda dan uji signifikansi. Hasil penghitungan diperoleh persamaan regresi Y = 28,63+0,33X1 + 0,39X2 dan korelasi ganda sebesar 0,72 termasuk kategori kuat dengan koefisien determinasi sebesar 54,42%. Nilai penghitungan signifikansi diperoleh sebesar 11,02 dengan Ft = 3,49 dengan kriteria FhFt sehingga H0 ditolak. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara kecerdasan adversitas dan efikasi diri dengan kesiapan menjadi guru pada mahasiswa Program Kampus Mengajar Jurusan Pendidikan Geografi Universitas Syiah Kuala.Kata Kunci:kecerdasan adversitas, efikasi diri, kesiapan menjadi guru
HUBUNGAN KECERDASAN ADVERSITAS DAN EFIKASI DIRI DENGAN KESIAPAN MENJADI GURU PADA MAHASISWA PROGRAM KAMPUS MENGAJAR JURUSAN PENDIDIKAN GEOGRAFI UNIVERSITAS SYIAH KUALA Fhathird, Maghfirah; Purnomowati, Dyah Rahmani; Desfandi, Mirza
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 8, No 4 (2023): NOVEMBER 2023
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v8i4.34340

Abstract

Dalam mempersiapkan diri menjadi guru, tentu terdapat masalah yang harus dihadapi dan tugas yang harus diselesaikan, oleh karena itu dibutuhkan kecerdasan adversitas juga efikasi diri untuk mempersiapkannya.Rumusan masalah pada penelitian ini adalah apakah terdapat hubungan antara kecerdasan adversitas dan efikasi diri dengan kesiapan menjadi guru pada mahasiswa Program Kampus Mengajar Jurusan Pendidikan Geografi Universitas Syiah Kuala.Tujuan penelitian ialah untuk mengetahui hubungan antara kecerdasan adversitas dan efikasi diri dengan kesiapan menjadi guru pada mahasiswa Program Kampus Mengajar Jurusan Pendidikan Geografi Universitas Syiah Kuala.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan jenis penelitian korelasional.Populasi pada penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Program Kampus Mengajar Jurusan Pendidikan Geografi Universitas Syiah Kuala angkatan satu dan angkatan dua yang berjumlah 23 mahasiswa. Pengumpulan data menggunakan angket dengan skala guttman dan tes.Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis statistik korelasi ganda dan uji signifikansi. Hasil penghitungan diperoleh persamaan regresi Y = 28,63+0,33X1 + 0,39X2 dan korelasi ganda sebesar 0,72 termasuk kategori kuat dengan koefisien determinasi sebesar 54,42%. Nilai penghitungan signifikansi diperoleh sebesar 11,02 dengan Ft = 3,49 dengan kriteria FhFt sehingga H0 ditolak. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara kecerdasan adversitas dan efikasi diri dengan kesiapan menjadi guru pada mahasiswa Program Kampus Mengajar Jurusan Pendidikan Geografi Universitas Syiah Kuala.
Co-Authors . Hasmunir . Hasmunir . Hasmunir, . . Nurjannah . Nurjannah Abdul Wahab Abdi Abdul Wahab Abdi, Abdul Wahab Adhar, Fahrul Afna, Nia Raudhatul Afriyani, Mice Putri Ahmad Nubli Gadeng Ahmad Nubli Gadeng Aida Muliana Al-Farisi, Muhammad Alaina, Nurul Alamsyah Taher Alamsyah Taher, Alamsyah Alfathal Dina Amira, Zahwa Amsal Amri Amsal Amri Annafia, Nida Aqsar, Muharrir Al Ati, Siti Kembang Ayu Safitri Ayu Safitri Azani, Putroe Ramiya Azizah, Rohil Al Bayhaqi, Muhammad Cahyani, Rika Mauliza Cut Meurah Badriatun Nufus Cut Vita Rajiatul Jummi Daska Azis Daska Aziz, Daska Dede Rohmat Depa, Merda Sri Dewi Rahayu Dewi, Nurmala Sari Diah*, Husna Diah, Husna Dina, Alfathal Dini Amalia Disman Disman Disman, Disman Dita Ramadani Sunarti Elviana, Meri Enok Maryani Epon Ningrum Fadhlurrahman, Muhammad Fajriyani, Fajriyani Ferdana, Khalid Fhathird, Maghfirah Fitri, Shintia Fitria, Ade Furqan Ishak Aksa Furqan, M Hafizul Furqan, M. Hafizul Furqan, Muhammad Hafizul Gadeng, Ahmad Nubli Gansar, . Hastiza, Vera Humaira, Fira Ifdhal, Asyraqul Ilham Maulana Ilham Maulana Indah, Mina Intan Agusriati Irma Liana Islami, Zukya Rona Islamiati Islamiati Jakiatin Nisa Jakiatin Nisa, Jakiatin Jumara, Riska Jummi, Cut Vita Rajiatul Kamil, Puspita Annaba Khairunnas, Rinal Liana, Irma M Hafizul Furqan M Yusuf Harun M Yusuf Harun, M Yusuf Maghfirah Fhathird Maghfirah, Fuja Mastura, Cut Yenni Maulidian, Muhammad Okta Ridha Miftakhul Jannah MIFTAKHUL JANNAH Mohd Hairy Ibrahim Muhammad Al-Farisy Muhammad Fadhlurrahman Muhammad Okta Ridha Maulidian Muhammad Reza Muhammad Reza Muhjam Kamza Muliana, Aida Mulyani Mulyani Mulyani Mulyani Munira, Uswatul Muridha, Nabila Muridha, Nabila - Musfina, Ririn Muslinawati, Muslinawati Nadia Darti Nafis, Zahratun Ningrum, Dini Amalia Novia Zalmita Nudia, Iza Nufus, Cut Meurah Badriatun NurAfni NurAfni Nurmala Sari Dewi Nurul Rahmah Penona, Sara Pilay, Karishma Kavita Priscilla, Chika Purnomowati, Dyah Rahmani Rahmah, Hanifa Rahmah, Nurul Rahmatillah, Fajar Rahmilia Hadiyani Ramli Ramli Ramli Ramli Ridha, Syahrul Rika Mauliza Cahyani Rinal Khairunnas Rizka Dewantara Rizki Damayanti, Rizki Ruhma Ruhma Ruhma, . Ruliani Ruliani Ruliani, . Ruliani, Ruliani Safinatunnajah, . Safira, Mazaya Sahudra, Tengku Muhammad Salwati, Henni Sapitri, . Sara Penona Sari, Defi Nanda Sasmita, Umi Shafida, Maya Signorina Kasvia Sigorina Kasvia Siti - Rahayu Siti Rahayu Siti Rahayu Siti Sarah Siti Sarah, Siti Suhendro Susanti Susanti Susanti Susanti Syamsul Bardi Syamsul Bardi, Syamsul Thamrin Kamaruddin Thamrin Kamaruddin, Thamrin Trimunandar, Rizky tunnajah, Safina Umi Sasmita Uswatul Munira Wahna, Yuliani Mutia Yuli Yanti Yuli Yanti Yulianti Fitriani Yuliawan Yuliawan Yuliawan, Yuliawan Zahara, Amelia Zahwa Amira Zaki, Ammar