Articles
PEMBERIAN REWARD DAN PUNISHMENT TERHADAP HASIL BELAJAR PENDIDIKAN PANCASILA KELAS V
Safari, Riska Ardilla;
Pratiwi, Ika Ari;
Masfuah, Siti
SCHOOL EDUCATION JOURNAL PGSD FIP UNIMED Vol 13, No 3 (2023): SHOOL EDUCATION JOURNAL PGSD FIP UNIMED
Publisher : Universitas Negeri Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24114/sejpgsd.v13i3.50121
The learning method is used as a means used to achieve learning objectives, namely the teacher uses the reward and punishment method in learning Pancasila Education. This study used a descriptive qualitative research method conducted at SD Negeri 02 Tempur. This study aims to describe the impact of reward and punishment on learning outcomes in Pancasila Education. The data collection technique used was through the observation, interview and documentation stages consisting of 10 people including 1 class V teacher and 9 class V students consisting of 3 male students and 6 female students. The results of the study show that reward and punishment have an impact on students' affective learning outcomes. The positive impact of reward and punishment is that it makes students more accomplished and more confident in increasing their knowledge, students do not repeat their behavior or mistakes and have an attitude of responsibility. The negative impact of reward and punishment is that it makes students feel arrogant about their learning outcomes and makes students less confident.
ANALISIS KESALAHAN PENGGUNAAN HURUF KAPITAL DAN TANDA BACA SISWA SEKOLAH DASAR
Rusanti, Risa;
Fathurohman, Irfai;
Pratiwi, Ika Ari
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 6, No 2 (2022): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58258/jisip.v6i2.3055
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kesalahan penggunaan huruf kapital dan tanda baca(titik dan koma) serta persebaran kesalahan penulisan huruf kapital dan tanda baca(titik dan koma). Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif. Metode pengumpulan data yang digunakan menggunakan observasi, wawancara, dan dokumetasi. Data di analisis yang dipakai dalam penelitian adalah analisis milik Miles dan Huberman yaitu koleksi data, reduksi data, penyampaian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa penulisan huruf kapital, kesalahan yang paring sering dilakukan yaitu pada menulisan nama orang/alamat/bulan/instansi yang masih menggunakan huruf kecil, dan penulisan huruf kapital di tengah kalimat Indikasinya yaitu adanya keterbiasaan dari siswa itu sendiri dan siswa tidak terlatih menulis menggunakan huruf kapital dengan baik dan benar. Faktor lain yang menyebabkan siswa melakukan kesalahan pada penulisan huruf kapital dan tanda baca, yakni disebabkan karena motivasi belajar siswa rendah, respon dan sikap siswa yang kurang baik selama proses belajar, guru yang hanya menghandalkan metode ceramah dan lebih menekankan aspek teoretikal dari pada keterampilan praktis bahasa tulis, dan materi ajar yang kurang dipahami siswa.
Hubungan Kebiasaan Belajar Dengan Hasil Belajar IPS Siswa Kelas IV Di Desa Tunjungharjo Kecamatan Tegowanu Grobogan
Islami, Amalia Nur;
Pratiwi, Ika Ari;
Ismaya, Erik Aditia
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 6, No 2 (2022): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58258/jisip.v6i2.3031
The government seeks to realize quality education by improving the quality of human resources through education, in the learning process, supporting facilities and infrastructure are needed in the form of human resources, learning media and the potential of students. The results of interviews with classroom teachers indicate that there are ineffective study habits. Reflected before the learning process, the teacher prepares students and asks students to issue textbooks for the subjects to be studied. The aims of this study are as follows: 1) To examine the relationship between study habits and social studies learning outcomes for fourth grade students in Tunjungharjo Village, Tegowanu District, Grobogan. 2) Describe the relationship between study habits and social studies learning outcomes for fourth grade students in Tunjungharjo Village, Tegowanu District, Grobogan. There is a positive and significant relationship between study habits and social studies learning outcomes for fourth grade students at SDN Tunjungharjo 1 and SDN Tunjungharjo 2, Tegowanu District, which is indicated by a correlation coefficient of 0.641 with a strong level of relationship between study habits and social studies learning outcomes because it is in the 0.60 interval. -0.799 with a contribution of 41.1% and 58.9% influenced by other factors not included in this study. Shown by a correlation coefficient of 0.721 with a strong level of relationship between study habits and learning facilities with social studies learning outcomes because it is in the interval 0.60-0.799 with a contribution of 52% and 48% influenced by other factors not included in this study.
Analisis Pengaruh Shortvideo Dalam Perkembangan Kepribadian Anak Sekolah Dasar
Prastyana, Muhammad Naufal;
Rondli, Wawan Shokib;
Pratiwi, Ika Ari
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/educatio.v10i3.8697
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan short video dari media sosial terhadap perkembangan kepribadian siswa kelas IV di SDN Jinggotan, Kecamatan Kembang, Kabupaten Jepara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan short video memiliki dampak positif dan negatif terhadap kepribadian siswa. Dampak positif meliputi peningkatan kreativitas dalam berbahasa, penambahan wawasan, dan pemahaman tentang internet. Namun, dampak negatif yang ditemukan adalah siswa menjadi lupa waktu, malas, serta menggunakan kata-kata yang tidak pantas dalam interaksi sosial yang dapat menyebabkan bullying verbal. Guru memiliki peran penting dalam memberikan arahan kepada siswa mengenai penggunaan media sosial dan pentingnya pemahaman terhadap konten yang dilihat. Selain itu, peran orang tua juga sangat dibutuhkan dalam membatasi penggunaan media sosial oleh anak-anak. Kesimpulannya, meskipun media sosial short video dapat memberikan manfaat edukatif, penggunaannya perlu diawasi agar dampak negatifnya dapat diminimalisir.
PROBLEMATIKA GURU DALAM PROGRAM PEMBIASAAN KARAKTER SOPAN SANTUN SISWA SEKOLAH DASAR
Putri, Riyan Aryuning;
Pratiwi, Ika Ari;
Kuryanto, M. Syafruddin
P2M STKIP Siliwangi Vol 9 No 1 (2022): Volume 9 Nomor 1: Mei 2022
Publisher : IKIP Siliwangi Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22460/p2m.v9i1.3054
The purpose of this study was to describe the teacher's problems in the character habituation program for the students of SD 5 Jekulo Kudus. The method used is qualitative, the data collection in this research is direct observation, interviews, and documentation according to research needs, this research took place at SD 5 Jekulo, Kudus Regency, the subjects in this study were teachers and students at SD 5 Jekulo. The results showed that SD 5 Jekulo had a regular system of habituation of polite character, starting from the morning when the students went to school until the afternoon when the students came home from school. Internalization of teacher problems in the character habituation program for elementary school students 5 Jekulo Kudus can be classified; (1) problems in the role of students' behavior that does not respect elders; (2) problems in students doing mischief; and (3) teacher problems in patience. The solution that can be given is to provide understanding to students so that they do not have disrespectful feelings towards elders and the teacher sets a good example for students, directs students to always be polite to anyone, and teachers should always pay attention to the background of students in behaving and doing actions, and teachers should always be role models for students and be able to protect themselves from bad traits.    Â
THE APPLICATION OF EDUCATIONAL SNAKE AND LADDERS (ULTRASI) AND SMART CARD LEARNING MEDIA IN INCREASING STUDENT ACTIVENESS
Mar'ah, Umrotul;
Ismaya, Erik Aditia;
Pratiwi, Ika Ari
JPSD (Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar) Vol 8, No 2 (2022): JPSD (Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar)
Publisher : Department of Primary education, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Su
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30870/jpsd.v8i2.15804
AbstractThis research aimed to determine and analyze the activeness level of 6th grade students of SDN 2 Bategede in learning activities through the use of ULTRASI media (Educational Snakes and Ladders) and Smart Cards. This classroom action research was conducted at SDN 2 Bategede with the research subjects of 33 students in 6th grade. Data collection techniques include interviews, observation sheets and questionnaires, and documentation. The data analysis used is qualitative and quantitative. The results showed that the application of Educational Snakes and Ladders (ULTRASI) and smart cards had not succeeded in increasing student activeness based on the questionnaire and were successful based on observation with an average observation score of 84% and an average questionnaire score of 78%. The failure to achieve the research success indicators on the questionnaire may occur due to the lack of guidance of researchers in explaining the contents of the questionnaire to students. In cycle II, questionnaires and observations showed that the application of Educational Snakes and Ladders (ULTRASI) and smart cards was sucessful to increase student activity with an average observation score of 96% and an average questionnaire score of 82%. Keyword: Educational Snake Ladder; Smart Card; Student Activeness
Pengaruh Pola Asuh Demokratis Terhadap Kemampuan Komunikasi Interpersonal Anak Usia 10-12 Tahun
Sari, Al Meyda Swastika;
Fakhriyah, Fina;
Pratiwi, Ika Ari
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 4 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i4.1222
Kemampuan komunikasi interpersonal anak usia 10-12 tahun di Desa Panjang masih rendah. Salah satu faktor yang mempengaruhi kemampuan komunikasi pada anak adalah adanya pola asuh yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pola asuh demokratis terhadap kemampuan komunikasi interpersonal anak, dan mengetahui besar sumbangan efektif pola asuh demokratis terhadap kemampuan komunikasi anak. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian regresi linear sederhana. sampel penelitian terdiri dari 40 anak usia 10-12 tahun di Desa Panjang dengan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan angket tertutup dengan perhitungan skor menggunakan skala likert. Hasil penelitian diperoleh bahwa pola asuh demokratis orang tua pada kategori sedang (58%) dan kemampuan komunikasi interpersonal pada kategori sedang (62,5%). Hasil uji regresi linear menyatakan adanya pengaruh yang signifikan pola asuh demokratis terhadap kemampuan komunikasi interpersonal dengan nilai signifikansi 0,05 sebesar 26,9%.
Analisis Penggunaan Aplikasi Pembelajaran Daring terhadap Minat Belajar Siswa di Desa Karangmalang
Awalia, Layyina Mawarda;
Pratiwi, Ika Ari;
Kironoratri, Lintang
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 5 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i5.1354
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aplikasi yang digunakan dalam pembelajaran daring serta mendeskripsikan upaya dan kendala yang terjadi dalam meningkatkan minat belajar siswa melalui penggunaan aplikasi pembelajaran daring Penelitian ini membahas tentang penggunaan aplikasi pada pembelajaran daring. Pada pelaksanaan pembelajaran daring aplikasi belajar mempunyai peran yang penting dalam meningkatkan minat belajar siswa. Aplikasi belajar menjadi salah satu media yang digunakan dalam kegiatan pembelajaran dimasa pandemi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif sebagai tahapan dalam melakukan penelitian. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Karangmalang Kecamatan Gebog Kabupaten Kudus dengan subjek penelitian 5 siswa kelas IV dan guru kelas IV. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data meliputi tahap observasi, wawancara, dokumentasi, dan pencatatan
Implementasi Permainan Tradisional Gobak Sodor dalam Meningkatkan Kerjasama Anak Usia 10 Tahun
Puspitasari, Nia;
Masfuah, Siti;
Pratiwi, Ika Ari
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i2.2458
Masa perkembangan anak usia 10 tahun membutuhkan sosialisasi dengan teman sekitar, lingkungannya, dan dirinya sendiri. Salah satu bentuk masa perkembangan anak yang sangat penting yaitu kerjasama. Akan tetapi Kerjasama anak usia 10 tahun di Desa Tenggeles masih rendah. Ppenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kerjasama anak usia 10 tahun di Desa Tenggeles melalui permainan tradisional gobak sodor. Jenis penelitian ini adalah PAR (Participatory Action Research) dengan metode explanatory sequential. Hasil yang dicapai dalam penelitian ini adalah kerjasama anak melalui permainan tradisional gobak sodor telah mengalami peningkatan dimulai dari prasiklus sebesar 23% dengan kategori perlu bimbingan, siklus I sebesar 74% dengan kategori perlu bimbingan, dan siklus II sebesar 92% dengan kategori baik. Selain itu melalui uji N-gain juga menunjukkan bahwa siklus I sebesar 34% dengan kategori sedang dan pada siklus II mengalami peningkatan menjadi 77% dengan kategori tinggi dan telah mencpai indicator keberhasilan yaitu 75%. Jenis instrument yang digunakan yaitu kuesioner tertutup, wawancara terstruktur, observasi partisipasi, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah uji N-gain terkait peningkatan serta kritertia kerjasama anak dan analisis data kualitatif terkait respon awal masyarakat dan penerapan kerjasama anak.Â
Dampak Penggunaan Gadget Terhadap Karakter Peduli Sosial Anak
Agustina, Naila Intan Muna;
Ismaya, Erik Aditia;
Pratiwi, Ika Ari
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i2.2465
Penggunaan gadget dapat memengaruhi karakter peduli sosial anak. Ditemukan kasus di Desa Kedungwaru Kidul RT 01 RW 04 anak-anak yang menggunakan gadget kerap kali acuh tak acuh, bertindak tidak sopan santun, dan enggan membantu orang lain. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakter peduli sosial anak yang menggunakan gadget. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus. Teknik pengumpulan data dalam penelitian menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi dan pencatatan lapangan. Keabsahan data diperoleh dengan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Analisa data yang digunakan yaitu analisis data kualitatif dengan menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian yaitu karakter peduli sosial anak belum terlihat. Hal ini ditunjukkan dengan perilaku anak yang enggan dalam memberikan bantuan/pertolongan pada orang lain, suka marah-marah, berkata kasar, dan tidak menghormati orang lain dikarenakan anak lebih asik bermain gadget dibanding peduli dengan orang disekitarnya. Kesimpulan penelitian ini yaitu penggunaan gadget memengaruhi belum terlihatnya karakter peduli sosial anak-anak di Desa Kedungwaru Kidul RT 01 RW 04 Demak.