This Author published in this journals
All Journal International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) Indonesian Journal of Geography Pendidikan Geografi (Berkala) Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Tunas Geografi Journal of Education and Learning (EduLearn) Majalah Geografi Indonesia Journal of Degraded and Mining Lands Management Forum Geografi Jurnal Pendidikan Geografi: Kajian, Teori, dan Praktik dalam Bidang Pendidikan dan Ilmu Geografi Al Ishlah Jurnal Pendidikan Sumatra Journal of Disaster, Geography and Geography Education Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Jurnal Pendidikan : Riset dan Konseptual Jurnal Geografi Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan Ganaya: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora JURNAL SWARNABHUMI Journal of Education Action Research International Journal of Natural Science and Engineering Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Jurnal Komunikasi Pendidikan GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Journal of K6 Education and Management Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Studies in Learning and Teaching Didaktika: Jurnal Kependidikan GEOGRAPHIA: Jurnal Pendidikan dan Penelitian Geografi Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-ilmu Sosial Prosiding University Research Colloquium Jurnal MIPA dan Pembelajarannya (Journal of Environmental Sustainability Management) Indonesian Journal on Learning and Advanced Education (IJOLAE)
Claim Missing Document
Check
Articles

Tata Ruang dan Keserasian Ekologis Kota Sugeng Utaya
Jurnal Pendidikan Geografi Vol 4, No 2 (1997)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/pg.v4i2.1975

Abstract

Pesatnya perkembangan kota yang tak terkendali temyata telah menimbulkan berbagai masalah lingkugan. Tak dapat dipungkiri bahwa masalab tersebut sangat berkait dengan tata ruang kota, yang tidak mampu menampung tuntutan perkembangan kota. Saat ini setiap tata ruang kota selain harus dapat menampung berbagai dinamika penduduknya, juga dituntut dapat menciptakan dan menjaga keserasian ekologis kota. Untuk model tata ruang kota yang dikembangkan harus meletakkan masalah lingkungan sebagai isu sentral.
Kualitas Lingkungan Permukiman Penduduk Miskin Daerah Pedesaan di Kabupaten Tulungagung Sugeng Utaya
Jurnal Pendidikan Geografi Vol 6, No 1 (1999)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/pg.v6i1.2036

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui kondisi kualitas permukiman penduduk miskin di daerah pedesaan di Kabupaten Tulungangung dan kaitan kualitas lingkungan permukiman tersebut dengan kondisi sosial ekonomi penduduknya. Populasi penelitian adalah seluruh wilayah dan penduduk miskin di daerah pedesaan di Kabupaten Tulungagung. Sampel wilayah ditetapkan secara sengaja (pourposife sampling) dan terpilih desa Kiping mewakili daerah belum berkembang dan desa Tanggung mewakili daerah yang sudah berkembang. Sampel responden dipilih secara random dengan responden 100 kk. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan observasi lapangan, dengan instrumen daftar pertanyaan dan label kriteria kualitas lingkungan permukiman. Penetapan kualitas lingkung­an rumah dan permukiman di kerjakan dengan cara pemberian skor (scoring) menggunakan model Risyanto (modifikasi model Departemen Pekerjaan Umum). Korelasi kualitas lingkungan permukiman dengan kondisi sosial ekonomi penduduk dianalisis dengan label silang dan regresi ganda. Penelitian ini memperoleh basil: (1) kualitas lingkungan rumah dan lingkung­an permukiman penduduk miskin di Kabupaten Tulungagung masih tergolong kurang baik hingga buruk; hal ini menunjukkan bahwa faktor kemiskinan masih menjadi kendala bagi upaya pemeliharaan pemeliharaan rumah dan lingkungan permukiman; (2) kualitas lingkungan rumah dan lingkungan permukiman di daerah pedesaan miskin di Tulungagung sangat dipengaruhi oleh kondisi sosial ekonomi penduduknya, dan faktor yang menonjol adalah jumlah anggota keluarga dan tingkat pendapatan.
Pencemaran Udara 1 Kota dan Efeknya pada Efek Kesehatan Manusia Sugeng Utaya
Jurnal Pendidikan Geografi Vol 3, No 1 (1996)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/pg.v3i1.1885

Abstract

 Meningkatnya aktivitas menusia di kola yang ditunjang dengan sarana transportasi modern ternyata telah menimbulkan masalah pencemaran udara, yang pada akhimya justru mengancam kehidupan manusia itu sendiri. Bahan polutan buangan kendaraan bermotor yang tertumpah secara tak terkendali di atas atmosfer kota, dapat dengan mudah masuk ke dalam tubuh manusia baik secara inhalasi, ingesti, maupun penetrasi kulit, dan jelas efeknya dapat menimbulkan gangguan pada kesehatan manusia. Repotnya,.aktivitas manusia tersebut kian hari justru kian meningkat saja.
Landslide Risk Analysis in Kelud Volcano, East Java, Indonesia Syamsul Bachri; Sumarmi Sumarmi; Sugeng Utaya; Listyo Yudha Irawan; Lela Wahyu Ning Tyas; Farizki Dwitri Nurdiansyah; Alif Erfika Nurjanah; Rahmat Wirawan; Akhmad Amri adillah; Denny Setia Purnama
Indonesian Journal of Geography Vol 53, No 3 (2021): Indonesian Journal of Geography
Publisher : Faculty of Geography, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/ijg.40909

Abstract

Pandansari village became one of the villages that has frequent landslide events in the period 2009-2015 compared with the surrounding area in Malang regency. The purpose of this study was to determine the level of landslide risk located within an active volcano. To enhance the comprehensive analysis of landslide disasters, we used a risk concept in this study. The landslide risk analysis was based on 3 determinants, namely hazards, community vulnerability, and regional capacity. The data collections were conducted using observation and documentation for landslide hazards and interviews as well as  Focus Group Discussion (FGD) for vulnerability and capacity aspects. The interviewed were applied for community and local government of Pandansari village. The recorded interviews were transcribed and analyzed according to recurrent themes in the answers. Findings from field investigation were then confronted with previous existing concepts of human exposure to natural hazards. Furthermore, the landslide hazard data were analyzed using spatial analysis tools, including GIS scoring, weighting, and overlaying weighted sum. The results showed the level of landslide risk has different values depending on the risk parameter, community vulnerability, and regional capacity. The level of landslide risk was divided into three levels, namely high with an area of 557.71 ha, moderate with 774.49 ha, and low with 1118.77 ha. Each of the risk factors, vulnerability, and capacity, has its characteristics in influencing the landslide risk in Pandansari Village. In relation to landslide disaster management, the risk analysis gives comprehensive input reaching good management practice in Pandansari village. 
Pengaruh Perubahan Penggunaan Lahan terhadap Sifat Biofisik Tanah dan Kapasitas Infiltrasi di Kota Malang Sugeng Utaya
Forum Geografi Vol 22, No 2 (2008): December 2008
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/forgeo.v22i2.4986

Abstract

Land use management causes the changes of the function of the land in the city. The change of the function of uncultivated land to be cultivated land has a potential to change soil biophysical characteristic, and at the same time, it decreases the absorption of soil water. This research aims: (1) to study the influence of the landuse change towards soil biophysical characteristics, (2) to study the correlation between soil biophysical characteristics and infiltration capacity, and (3) to study the influence of the landuse change towards the infiltration capacity. The landuse change is studied by comparing the ongoing mapping documents. Soil biophysical characteristics consist of root biomass, number of worms, soil organic matter (SOM), and porosity. The root biomass is obtained by root density, the number of worms is identified with monolith and hand sorting method, the SOM is identified with fraction analysis, and the porosity is identified with cylinder and pignometer method. The water absorption is measured with the plot experiment. The influence of the landuse towards soil biophysical traits is analyzed T-test and the influence of landuse change towards infiltration capacity is analyzed correlatively. This research gains the results that: (1) the landuse change causes the change of soil biophysical traits, too, and the soil biophysical traits change causes, furthermore, the declining of the land capability in absorbing water, and (2) the amount of the infiltration capacity is caused by soil biophysical traits, mostly by root biomass, number of worms, and the SOM, and (3) the landuse change causes the declining of infiltration capacity.
Hubungan antara Minat Menjadi Guru dengan Prestasi Belajar Mahasiswa Zakiyatul Lutfiyah; Sugeng Utaya; Singgih Susilo
Jurnal Pendidikan Geografi: Kajian, Teori, dan Praktek dalam Bidang Pendidikan dan Ilmu Geografi Vol 21, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (386.001 KB) | DOI: 10.17977/jpg.v21i2.303

Abstract

Abstrak: Prestasi belajar merupakan hasil akhir usaha belajar. Prestasi belajar bisa diukur melalui simbol angka. Pada tingkat perguruan tinggi, prestasi belajar bisa dilihat berdasarkan indeks prestasi kumulatif (IPK). IPK dengan kategori pujian menjadi tujuan semua mahasiswa. Prestasi belajar sangat mempengaruhi hasil lulusan sarjana yang berkualitas. Hal itu termasuk dalam fungsi prestasi belajar, maka diperlukan pengetahuan untuk mengetahui faktor apa saja yang memberikan sumbangan terbesar. Minat menjadi guru merupakan faktor instrinsik yang penting dalam prestasi belajar mahasiswa pendidikan geografi Universitas Negeri Malang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan minat menjadi guru dengan prestasi belajar mahasiswa. Rancangan penelitian kuantitatif menggunakan eksplanatory. Hasil analisis menggunakan uji korelasional menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000. Jadi nilai signifikansi 0,000 < 0,05, maka H0 ditolak. Hasil analisis korelasional diketahui bahwa 0,465 yang berarti ada hubungan minat menjadi guru dengan prestasi belajar. DOI: http://dx.doi.org/10.17977/um017v21i22016p008
Pengaruh Kebiasaan Belajar dan Self-Efficacy terhadap Hasil Belajar Geografi Di SMA Fatiya Rosyida; Sugeng Utaya; Budijanto Budijanto
Jurnal Pendidikan Geografi: Kajian, Teori, dan Praktek dalam Bidang Pendidikan dan Ilmu Geografi Vol 21, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (404.821 KB) | DOI: 10.17977/jpg.v21i2.304

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui adanya (1) pengaruh kebiasaan belajar terhadap hasil belajar Geografi, (2) pengaruh self-efficacy terhadap hasil belajar Geografi, dan (3) pengaruh kebiasaan belajar dan self-efficacy terhadap hasil belajar Geografi di SMAN 1 Widang-Tuban. Data dikumpulkan dengan menyebarkan angket dan dokumentasi dari 94 responden. Kebiasaan belajar diukur dengan angket kebiasaan belajar yang dikembangkan oleh Bakare 1971. Instrumen Motivation and Strategy Learning Quetionare (MSLQ) yang dikembangkan oleh Pintrich dkk tahun 1991 digunakan untuk mengukur self-efficacy, sedangkan hasil belajar siswa diperoleh dari nilai rata-rata ulangan. Setelah data terkumpul, dianalisis secara statistik dengan teknik regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) kebiasaan belajar secara signifikan berpengaruh terhadap hasil belajar siswa dengan sumbangan efektif sebesar 65,60%, (2) Self-efficacy secara signifikan berpengaruh terhadap hasil belajar siswa dengan sumbangan efektif sebesar 15,80%, dan (3) kebiasaan belajar dan self-efficacy secara signifikan berpengaruh terhadap hasil belajar siswa dengan sumbangan efektif sebesar 65,20%. DOI: http://dx.doi.org/10.17977/um017v21i22016p017
STUDI KELAYAKAN ISI BUKU TEKS PELAJARAN GEOGRAFI KELAS XI SMA PADA MATERI FLORA DAN FAUNA Syafril Syafril; Sugeng Utaya; I. Komang Astina; Budi Handoyo
Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Vol 11, No 3 (2020): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/paedagoria.v11i3.2643

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripisikan kelayakan isi buku teks mata pelajaran geografi Kelas XI SMA/MA pada Materi Flora dan Fauna. Berdasarkan  survey  lapangan  diketahui salah satu buku yang banyak digunakan adalah  Buku geografi yang disusun oleh K. Wardiyatmoko penerbit Erlangga tahun 2013. Teknik pengolahan data dalam penelitian ini menggunakan analisis format instrumen penilaian buku teks pelajaran Geografi SMA/MA yang ditetapkan oleh BSNP (2013). Dalam instrumen tersebut, peneliti menghitung nilai tiap butir instrumen menggunakan teknik rating scale yang kemudian dijumlahkan untuk melihat nilai keseluruhan butir. Berdasarkan hasil penelitian, bahwa buku yang dianalisis termasuk dalam kriteria layak dengan perolehan nilai 7 atau 58,33% pada sub aspek cakupan materi, skor 33,33% atau tidak layak pada sub aspek akurasi materi, skor 37,5% atau cukup layak pada sub aspek kemutakhiran, skor 37,5% atau cukup layak pada sub aspek kandungan wawasan nilai spiritual, sosial, kinestetis, dan produktifitas, serta skor 75% atau layak pada sub aspek mengembangkan wawasan kebhinekaan dan memperkokoh NKRI. Secara keseluruhan, skor rata—rata yakni 48,5% atau cukup layak. Jadi, Buku Teks Geografi untuk Kelas XI SMA  dan  MA  yang  disusun  oleh  K. Wardiyatmoko  penerbit Erlangga tahun 2013 cukup layak dan harus direvisi untuk digunakan sebagai sumber belajar dalam pembelajaran geografi di SMA/MA  kelas  XI.Abstract:  This study aims to describe the appropriateness of the contents of textbooks in geography subjects in Class XI SMA / MA on Flora and Fauna Materials. Based on the field survey, it is known that one of the most widely used books is the Geography Book compiled by K. Wardiyatmoko, the publisher of Erlangga in 2013. The data processing technique in this study uses the analysis of the instrument format for assessing textbooks for SMA / MA Geography textbooks determined by BSNP (2013). In the instrument, the researcher calculates the value of each item of the instrument using a rating scale technique which is then summed to see the value of the whole item. Based on the results of the study, that the books analyzed are included in the criteria of feasible with the acquisition of a value of 7 or 58.33% in the sub-aspects of material coverage, a score of 33.33% or not feasible in the sub-aspects of material accuracy, a score of 37.5% or quite feasible on the latest sub-aspects, a score of 37.5% or quite feasible in the sub-aspects of the content of spiritual, social, kinesthetic, and productivity values, and a score of 75% or feasible in the sub-aspects of developing insight into diversity and strengthening the Unitary Republic of Indonesia. Overall, the average score is 48.5% or reasonably good. So, the Geography Textbook for Class XI of SMA and MA compiled by K Wardiyatmoko, the publisher of Erlangga in 2013, is quite feasible and must be revised to be used as a learning resource in learning geography in SMA / MA grade XI
EFEKTIVITAS METODE DEBAT AKTIF DAN STRATEGI PENERAPANNYA DALAM MENGOPTIMALKAN PEMBELAJARAN GEOGRAFI Pradika Adi Wijayanto; Sugeng Utaya; Ach. Amirudin
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol. 2 No. 1 (2017)
Publisher : Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan, Kemendikbudristek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24832/jpnk.v2i1.586

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui efektivitas penerapan metode debat aktif dalam mendukung tingkat keaktifan siswa pada pembelajaran geografi sekaligus menguraikan strategi tepat untuk mengoptimalkannya. Penelitian ini merupakan studi kasus dengan menggunakan subjek penelitian kelas XI IS 1 SMA Negeri 1 Mayong tahun ajaran 2016/2017 dilakukan selama tiga kali pertemuan. Teknik pengumpulan data berasal dari observasi partisipan, dokumentasi, dan lembar keaktifan siswa. Teknik analisis data menggunakan deskripsi persentase kemudian dikonsultasikan dengan kriteria yang ditentukan untuk menyimpulkan hasil penelitian sedangkan uraian strategi dalam mengefektifkan berdasarkan data hasil observasi partisipan kemudian dilakukan member check dan diimplementasikan. Analisis data hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase keaktifan siswa pada pertemuan pertama masuk dalam kategori baik, persentase keaktifan siswa pada pertemuan berkategori sangat baik, persentase keaktifan siswa pada pertemuan ketiga juga berkategori sangat baik. Dengan demikian, efektivitas penerapan metode debat aktif dalam pembelajaran geografi adalah sangat baik. Strategi yang diterapkan juga mempunyai andil dalam mendukung persentase keaktifan siswa sehingga lebih optimal dari sebelumnya.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA MAN 6 JAKARTA Mushoddik Mushoddik; Sugeng Utaya; Budijanto Budijanto
JURNAL SWARNABHUMI : Jurnal Geografi dan Pembelajaran Geografi Vol 1, No 1 (2016): Jurnal Swarnabhumi
Publisher : Geography Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (630.345 KB) | DOI: 10.31851/swarnabhumi.v1i1.809

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan mengkaji apakah model pembelajaran Group Investigation berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kritis siswa MAN 6 Jakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan quasi experimen dengan pre test and post test control group design. Subjek dalam penelitian ini terdiri dari dua kelas, yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol, yang homogen berdasarkan nilai raport semester 1. Hasilkemampuan berpikir kritis siswa diukur dengan menggunakan soal esai. Skor tes kemampuan berpikir kritis ditentukan berdasarkan hasil skor pretest dan posttest (gainscore). Hasil penelitian menunjukkanbahwa model pembelajaran Group Investigation berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Hal ini dapat dilihat dari analisis data nilai t = 3,432 dan signifikansi dua ekor 0,01 lebih kecil dari α =0,05. Hal ini dapat dilihat rata-rata kemampuan berpikir kritis siswa kelas eksperimen adalah 25,64, lebih tinggi dari kelas kontrol 19,88.Kata kunci: Group Investigation, Kemampuan Berpikir Kritis
Co-Authors AA Sudharmawan, AA Ach. Amirudin Achmad Taher Adilah, Gina Putri Adip Wahyudi Afrian, Ramdan Agus Sugiarto Agus Sugiarto ahmad habibi Ahmad Ridho Nugroho Aini, Qurratu Akhmad Amri Adillah Akhmad Amri adillah Al Kindy, Muhammad Asyrofi Al Musafiri, M. Rizqon Al-Matna, Awanda Taufiqurrohman Alfyananda Kurnia Putra Alif Erfika Nurjanah Alif Erfika Nurjanah Alif Reza Nurhadi Alvionita Widayanti Ana Susiati Anandika Okta Riandanu Anang Santoso Andri Estining Sejati Angga Puspita Anita Eka Putri, Anita Eka Ardani Ardani Ariyandi Ajuwan Audi Cindra Arini Auliya, Navisa Dinni Awanda Taufiqurrohman Al-Matna Bambang Sigit Widodo Bandarusin Bandarusin Batchuluun Yembuu Bernadi, Andi Irwan Budi Handoyo Budijanto Budijanto, B Dedi Kuswandi Dema Viona Ghaisani Aufar Denny Setia Purnama Denny Setia Purnama Dewi Nuraeni Dicky Arinta Didik Taryana Didit Satya Prayogi Diky Al Khalidy Dwi Angga Oktavianto Dwiyono Hari Utomo Dzulqornain AS, Awib Muhtar Edy Bambang Irawan Emilia Rahma, Deniar Emirta Z.A.S. Hanapi Eni Heldayani Era Tazkiyah Ery Tri Djatmika RWW Fahmi, Muhammad Rizieq Fahrudi Ahwan Ikhsan Faizatul Lutfia Yasmin Falik Wardana Farizki Dwitri Nurdiansyah Farizki Dwitri Nurdiansyah Fatiya Rosyida, Fatiya Fitriana, Evi Hafizhatul Amanah Hariyono Hariyono Heri Suwignyo I Komang Astina I Nyoman Ruja I Nyoman S Degeng I Nyoman Sudana Degeng idin, Juna idin, Juna Ike Sari Astuti Imron Arifin Islami, Miranda Khalida Rozana Ulfah Klotilda Margareta Woa Lalu Warige Hadinata Lela Wahyu Ning Tyas Lela Wahyu Ning Tyas Lia Yuliati Liknin Nugraheni Listyo Yudha Irawan Maghfiroh, Ainun Marlina Mar’atus Sholihah Mashitoh, Ferryati Masruroh, Heni Muhamad Sholeh Muhammad Afif Muhammad Sultoni Mushoddik Mushoddik Nurjati, Radya Wirawan Nurul Safia Rianti Paka Alya Rinando, Jalu Paris, Zul Pradika Adi Wijayanto Primandani, Rr Siti Masrihati Prista, Dynda Punaji Setyosari Purnomo, Helen Purwanto Purwanto Purwanto R. Muhammad Amin Sunarhadi Rachmadian, Robby Hilmi Raditya Ardani Hindriyanto Rahmadiani Rahmadiani Rahmat Wirawan Ravinesh Rohit Prasad, Ravinesh Rohit Resti Ajeng Pramestika Rista Anggraini Rista Anggraini Sa'dun Akbar Safarudin, Nur Rohmad Saraya Faridah Sari, Mita Intan Sin, Ishak Singgih Susilo Sudarmiatin Sukmawati Sukmawati Sumarmi Sunarhadi, M. Amin Supriyono, Supriyono Susriyati Mahanal Syafril Syafril Syamsul Bachri Syamsul Bachri Tamammudin Istni Tety Nur Cholifah, Tety Nur Tuti Arbatia Tuti Mutia Virda Dwi Erlita Wahjoedi Wahjoedi Wahyu Indrastuti Wahyu Islamul Hayati Watana, Selvia Amia Widya Novia Hedyanti Wijayati, Erning Windya Wahyu Lestari Yudha Adrian Yusnia Nurrohmi Yustin Susanti Yusuf Suharto Zakiyatul Lutfiyah Zidan Malik, Muhammad