Claim Missing Document
Check
Articles

Peer Support System and School Climate Management: A Strategic Approach to Building an Anti-Bullying Culture Muh. Amar; Andi Kasmawati; Mustaring Mustaring; Najamuddin Najamuddin; Bakhtiar Bakhtiar; Fitriani. K
Asian Journal of Management Analytics Vol. 5 No. 1 (2026): January 2026
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/ajma.v5i1.15967

Abstract

This study examines the strategic role of peer support systems and school climate management in fostering an anti-bullying culture in secondary schools in Jeneponto, Indonesia. Using a qualitative case study approach, data were collected through interviews, observations, and document analysis involving teachers, principals, and students. The findings reveal that bullying is deeply rooted in patriarchal social structures and reinforced by weak school climate management. Peer support Systems function as informal yet effective emotional networks that promote empathy and Solidarity among students. However, the absence of institutionalized mechanisms limits Their sustainability. The study suggests Integrating peer-based interventions        with Inclusive school climate management to establish a participatory, equitable, and gender-responsive education system.
Strategies For Implementing Activity Priority Analysis (APK) To Achieve Good Governance In Indonesia Ihwan Arifuddin; Jumadi; Muhammad Yamin; Wahira; Andi Kasmawati
International Journal of Economics Accounting and Management Vol. 2 No. 2 (2025): IJEAM - July 2025
Publisher : PT. INOVASI TEKNOLOGI KOMPUTER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60076/ijeam.v2i2.1283

Abstract

Local government budgets in Indonesia often fail to translate planned development objectives into actual outcomes. This study investigates how entrenched budget politics – the interplay of political interests, corrupt networks, and weak fiscal rules – creates a persistent gap between planned and actual budgets. A review of recent studies shows that pervasive “budget leakage” and interest-group capture divert public funds away from priority services and misallocate scarce resources. We articulate the research gap: while public financial management is well studied, few analyses focus on the political dynamics of local budgeting or why reforms fail to curb corruption. Using Dunn’s policy evaluation framework (with criteria such as effectiveness, efficiency, adequacy, responsiveness, and appropriateness), we propose a systematic evaluation of local budgets. We empirically analyze Indonesian subnational deficits (exceeding statutory caps) to illustrate flawed fiscal policies. We then explore the causes of misaligned programs: incumbent leaders exploit loopholes (e.g., padded grants in election years) and finance deficits for votes. We demonstrate how the current planning system allows for political capture by citing examples of inflated project lists and unimplemented “ghost” programs. As a solution, we describe an Activity Priority Analysis (APK) – a multi-stakeholder, evidence-based budgeting process where government, academia, and civil society collaboratively vet and rank programs. We outline the evaluation steps using Dunn’s criteria to judge budget outcomes. The diagrams illustrate the proposed APK workflow.
PENINGKATAN KOMPETENSI KEPRIBADIAN GURU PPKn DI SMA NEGERI 8 JENEPONTO KABUPATEN JENEPONTO . WIDARWANI; . MUSTARING; ANDI KASMAWATI
Jurnal Tomalebbi Vol 5, No 2 (2018): Volume V, Nomor 2, Juni 2018
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.791 KB) | DOI: 10.56680/jt.v5i2.6788

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pemahaman guru PPKn di SMA Negeri 8 Jeneponto terhadap kompetensi kepribadiannya. Mengetahui  upaya yang dilakukan oleh Guru PPKn di SMA Negeri 8 Jeneponto dalam meningkatkan Kompetensi Kepribadiannya. Mengetahui kendala yang dihadapi guru PPKn di SMA Negeri 8 Jeneponto dalam meningkatkan kompetensi kepribadian guru.Peneliti menggunakan teknik pengumpulan data melalui, dokumentasi, observasi, dan wawancara. Data yang telah diperoleh dari hasil penelitian di olah dengan menggunakan analisis Kualitatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) pemahaman guru PPKn di SMA Negeri 8 Jeneponto terhadap kompetensi kepribadian guru tergolong tinggi dilihat dari pengetahuan guru PPKn mengenai kompetensi kepribadian guru serta pemahamannya terhadap setiap indikator kompetensi kepribadian guru yang meliputi kepribadian  mantap dan stabil, kepribadian dewasa, kepribadian arif dan bijaksana, dan kepribadian yang berwibawa. (2) upaya yang dilakukan guru PPKn di SMA Negeri 8 Jeneponto dalam meningkatkan kompetensi kepribadian guru yaitu mengikuti kegiatan keagamaan, mengukuti kegiatan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) serta mengikuti kegiatan  Uji Kompetensi Guru (UKG). (3) Kendala yang dihadapi oleh guru PPKn di SMA Negeri 8 Jeneponto dalam meningkatkan Kompetensi Kepribadian Guru yaitu masih kurangnya pendidikan maupun pelatihan yang menekankan pada Kompetensi Kepribadian Guru. Selama ini baik dari pihak sekolah maupun pemerintah lebih berfokus kepada pendidikan dan pelatihan Kompetensi Pedagogik yaitu kemampuan guru menguasai kurikulum dan pengelolaan pembelajaran peserta didik. Kata Kunci: Peningkatan, Kompetensi Kepribadian.  ABSTRACT: This study aims to find out how the understanding of PPKn teachers in SMA Negeri 8 Jeneponto is against their personality competencies. Knowing the efforts made by PPKn Teachers at SMA Negeri 8 Jeneponto in increasing their Personality Competencies. Knowing the obstacles faced by PPKn teachers in SMA Negeri 8 Jeneponto in improving teacher's personality competencies. Researchers use data collection techniques through documentation, observation, and interviews. The data that has been obtained from the research results is processed using Qualitative analysis. The results of the study show that: (1) the understanding of PPKn teachers in SMA Negeri 8 Jeneponto on teacher personality competency is high as seen from the knowledge of PPKn teachers regarding the teacher's personality competencies and their understanding of each indicator teacher personality competencies which include steady and stable personality, adult personality, wise and wise personality, and authoritative personality. (2) the efforts made by PPKn teachers at SMA Negeri 8 Jeneponto in improving teacher personality competencies, namely participating in religious activities, attending the Subject Teacher Training (MGMP) activities and participating in the Teacher Competency Test (UKG) activities. (3) The constraints faced by PPKn teachers at SMA Negeri 8 Jeneponto in improving Teacher Personality Competencies are the lack of education and training that emphasize Teacher Personality Competencies. So far, both the school and the government have focused more on education and training on Pedagogic Competence, namely the ability of teachers to master the curriculum and learning management of students. Keywords: Improvement, Personality Competence.
PELAKSANAAN KEWENANGAN LEMBAGA BPK PROVINSI SULAWESI SELATAN DALAM PEMERIKSAAN KEUANGAN DAERAH (STUDI PADA KANTOR BPK RI PERWAKILAN SULAWESI SELATAN) FATMAWATI MOGENTE; ANDI KASMAWATI
Jurnal Tomalebbi Volume IV, Nomor 2, Juni 2017
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.096 KB) | DOI: 10.56680/jt.v0i2.3723

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Implementasi pelaksanaan kewenangan lembaga BPK Perwakilan  Sulawesi Selatan dalam pemeriksaan keuangan daerah di provinsi Sulawesi Selatan. 2). Kendala di lapangan yang dihadapi BPK Perwakilan Sulawesi Selatan dalam pemeriksaan keuangan daerah di provinsi Sulawesi Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian ini bertempat di BPK RI Perwakilan Sulawesi Selatan. Jenis dan sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah sumber data primer dan sumber data sekunder. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Implementasi kewenangan BPK RI Perwakilan Sulawesi Selatan dalam Pemeriksaan Keuangan Daerah Provinsi Sulawesi Selatan sudah sesuai dengan standar pemeriksaan yang ditetapkan di dalam Peraturan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia No. 01 Tahun 2007 tentang Standar Pemeriksaan Keuangan Negara. 2) Kendala di Lapangan yang Dihadapi BPK Perwakilan Sulawesi Selatan dalam Pemeriksaan Keuangan Daerah di Provinsi Sulawesi Selatan diantaranya yakni; (1) jumlah personil dan terbatasnya waktu, (2) faktor demografis, (3) agama mayoritas, (4) adat istiadat setempat, (5) suhu politik, dan (5) ketidak sesuaian antara legislatif dan eksekutif. Kendala ini tidak bersifat terus-menerus tergantung dari entitas yang di periksa. Kata Kunci: Kewenangan BPK, Pemeriksaan Keuangan Daerah  ABSTRACT: This study aims to determine: 1) Implementation of the implementation of the authority of BPK Perwakilan Sulawesi Selatan in the examination of regional finances in the province of South Sulawesi. 2). Constraints in the field faced by BPK Representatives of South Sulawesi in the examination of regional finances in the province of South Sulawesi. This research uses qualitative approach. This research took place at BPK RI South Sulawesi Representative. The types and sources of data used in this study are primary data sources and secondary data sources. Data collection techniques in this study are interview and documentation techniques. Data analysis technique used is descriptive qualitative data analysis technique. The results of the research indicate that: 1) Implementation of BPK RI authority South Sulawesi Representative in Regional Financial Audit of South Sulawesi Province is in accordance with inspection standard as stipulated in Regulation of Supreme Audit Board of Republic of Indonesia no. 01 of 2007 on State Auditing Standards. 2) Obstacles in the Field Facing BPK South Sulawesi Representative in Regional Financial Auditing in South Sulawesi Province such as; (1) demographic factors, (3) majority religion, (4) local customs, (5) political temperature, and (5) incompatibility between the legislature and the executive. These constraints are not continuous depending on the entity being examined. Keywords: Authority of BPK, Regional Financial Audit
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE MAKE A MATCH DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VII PADA MATA PELAJARAN PPKn SMP NEGERI 1 WONOMULYO KABUPATEN POLEWALI MANDAR MITRA PARADIBA; ANDI KASMAWATI
Jurnal Tomalebbi Volume 1, Nomor 3, Desember 2014
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (407.454 KB) | DOI: 10.56680/jt.v1i3.1664

Abstract

Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe make a match dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VII pada mata pelajaran PPKn SMP Negeri 1 Wonomulyo Kabupaten Polewali Mandar. Metode penelitian tindakan kelas ini menggunakan 2 variabel yaitu variabel bebas dan variabel terikat, penelitian ini di tempuh dalam dua siklus dengan menggunakan analisa deskriptif dan kemudian membandingkan data hasil belajar siswa dari setiap siklusnya yaitu siklus I dan Siklus II. Penelitian ini dilaksanakan pada semester II tahun ajaran 2015/2016. Fokus penelitian adalah pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe make a match. Data dikumpulkan dengan menggunakan teknik pengumpulan data yang meliputi: observasi,tes, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian dengan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe make a match yang terdiri dari kegiatan perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi menunjukkan bahwa hasil belajar siswa diperoleh nilai rata – rata yaitu pada Kelas VII A mulai dari tes awal 62,5 % , tes Siklus I 74,78 % dan Siklus II 90,12 % dan Kelas VII D tes awal 56,4 %, Tes Siklus I 73,6 % dan Siklus II 90,6 %. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa proses pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe make a match pada mata pelajaran PPKn sudah berjalan cukup baik dibuktikan dengan adanya peningkatan hasil belajar siswa di setiap siklus dimulai dari pelaksanaan Tes Awal, Tes Akhir Siklus I dan Tes Akhir Siklus II siswa Kelas VII SMP Negeri 1 Wonomulyo Kabupaten Polewali Mandar.Kata Kunci : Pelaksanaan Pembelajaran, Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Make A Match
Peran Mahasiswa Program Kampus Mengajar Dalam Meningkatkan Kemampuan Literasi Dan Numerasi Peserta Didik Marsanda Putri; Andi Kasmawati; Mustaring Mustaring
Jurnal Tomalebbi Volume 12, Nomor 2 (Juni 2025)
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56680/jt.v12i2.73677

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Untuk mengetahui kesiapan mahasiswa dalam meningkatkan literasi dan numerasi peserta didik SMP Maha Putra Tello (2) Untuk mengetahui strategi yang digunakan mahasiswa program kampus mengajar dalam meningkatkan literasi dan numerasi peserta didik SMP Maha Putra Tello. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Untuk memperoleh data terkait dengan tujuan penelitian ini, maka digunakan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Sumber informan peneliti adalah Kepala Sekolah, Guru, Peserta didik dan Mahasiswa program Kampus Mengajar di SMP Maha Putra Tello. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kesiapan mahasiswa dalam Program Kampus Mengajar untuk meningkatkan literasi dan numerasi peserta didik SMP Maha Putra Tello  sangat bergantung pada pemahaman mereka terhadap konsep literasi dan numerasi, berdasarkan kesiapan mental, akademik, serta pembekalan yang komprehensif. (2) Strategi yang digunakan mahasiswa Program Kampus Mengajar dalam meningkatkan literasi dan numerasi peserta didik SMP Maha Putra Tello difokuskan pada pemanfaatan teknologi dan media digital, pembelajaran kontekstual yang menarik, serta pendampingan khusus yang berpusat pada kebutuhan individu peserta didik.
Analisis Perilaku Masyarakat Pesisir Topejawa Terhadap Lingkungan Hidup Andi Kasmawati; Irsyad Dahri; Muhajirin Muhajirin
Jurnal Tomalebbi Volume 12, Nomor 1 (Maret 2025)
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56680/jt.v12i1.71148

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) perilaku masyarakat pesisir Topejawa terhadap lingkungan hidup. (2) peran pemerintah dalam memenuhi lingkungan yang baik dan sehat terhadap masyarakat pesisir Topejawa. Penelitian ini merupakan penelitian Kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Perilaku masyarakat pesisir Topejawa masih sering membuang sampah pada area pesisir pantai Topejawa. Hal tersebut dipengaruhi karena kurangnya pengetahuan masyarakat terkait regulasi yang berkaitan dengan pengelolaan sampah, adanya persepsi masyarakat yang menganggap bahwa laut dapat menelan sampah-sampah yang dibuang ke laut, serta kurangnya sarana dan prasarana yang memadai untuk pembuangan sampah. Masyarakat pesisir Topejawa cenderung membuang sampah-sampah yang tidak memiliki nilai ekonomis ke laut. Selain itu, lunturnya kebudayaan masyarakat pesisir Topejawa juga berpengaruh terhadap kebiasaan membuang sampah di laut.. (2) Pemerintah desa Topejawa telah berupaya dalam memenuhi lingkungan yang baik dan sehat untuk masyarakat pesisir Topejawa. Program yang dijalankan seperti sosialisasi, pengadaan fasilitas tempat sampah dan jum’at bersih yang melibatkan peserta didik pada sebuah sekolah dasar yang ada di desa Topejawa. Namun, program-program yang dijalankan belum terlaksana secara efektif dan masih cenderung menggunakan paradigma lama (hasil akhir) dalam mengatasi problematika yang terjadi di desa Topejawa.
The Influence of Empathy, School Climate, and Peer Support on Anti-Bullying Behavior among High School Students in Jeneponto Regency Muh Amar; Andi Kasmawati; Mustaring Mustaring; Bakhtiar Bakhtiar; Najamuddin Najamuddin
GUIDENA: Jurnal Ilmu Pendidikan, Psikologi, Bimbingan dan Konseling Vol. 16 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/gdn.v16i1.15787

Abstract

Bullying is a serious problem in educational settings that negatively affects students’ psychological and social well-being. Anti-bullying behavior is influenced by various psychological and social factors, including empathy, school climate, and peer support. This study aimed to analyze the effects of empathy, school climate, and peer support on anti-bullying behavior among public senior high school students in Jeneponto Regency. This study employed a quantitative approach using multiple linear regression analysis. The sample consisted of 109 students selected through proportionate stratified random sampling. Data were collected using Likert-scale questionnaires and analyzed using SPSS. The results showed that empathy had a positive and significant effect on anti-bullying behavior (B = 0.166; t = 2.235; p = 0.028), school climate also had a positive and significant effect (B = 0.206; t = 2.349; p = 0.021), and peer support had a positive and significant effect and was identified as the most dominant predictor (B = 0.641; t = 7.571; p < 0.001). Simultaneously, empathy, school climate, and peer support significantly influenced anti-bullying behavior (F = 176.922; p < 0.001), with a coefficient of determination (R²) of 0.835, indicating that these variables explained 83.5% of the variance in students’ anti-bullying behavior. These findings indicate that anti-bullying behavior is influenced by the interaction between individual psychological factors and social environmental factors. This study highlights the importance of strengthening empathy, fostering a positive school climate, and enhancing peer support in promoting anti-bullying behavior among students.
Implementasi Model Discovery Learning Dalam Pembelajaran Pendidikan Pancasila Untuk Mendorong Partisipasi Aktif Siswa DI SMAN 9 Makassar Milda Milda; Andi Kasmawati; Mustari Mustari
Jurnal Tomalebbi Volume 13, Nomor 3 (September 2026)
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56680/jt.v13i3.86642

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) bentuk penerapan model Discovery Learning dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila di SMAN 9 Makassar; (2) partisipasi aktif siswa dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila melalui penerapan model Discovery Learning; dan (3) faktor pendukung serta faktor penghambat dalam penerapan model Discovery Learning pada proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif analitis. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas kepala sekolah dan guru di SMAN 9 Makassar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) penerapan Discovery Learning mengubah pembelajaran dari yang berpusat pada guru menjadi berpusat pada siswa. Guru berperan sebagai fasilitator dengan memberikan stimulus awal berupa video dan arahan melalui pendekatan 5W+1H. Proses pembelajaran dilakukan melalui diskusi, presentasi, dan penarikan kesimpulan sehingga mendorong siswa menjadi lebih aktif, kritis, komunikatif, dan mandiri dalam memahami materi; (2) partisipasi aktif siswa meningkat melalui keterlibatan dalam diskusi, keberanian mengemukakan pendapat dan bertanya, serta berkembangnya kemampuan berpikir logis dan kritis; dan (3) faktor pendukung meliputi fasilitas pembelajaran, peran guru, motivasi belajar, serta suasana kelas yang kondusif, sedangkan faktor penghambat meliputi distraksi penggunaan smartphone, perbedaan kemampuan siswa, ketimpangan partisipasi, dan keterbatasan waktu pembelajaran.Kata kunci: Discovery Learning, Pendidikan Pancasila, partisipasi aktif, pembelajaran berpusat pada siswa.
IMPLEMENTASI PROGRAM PENGENALAN LAPANGAN PERSEKOLAHAN (PLP II) DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI MAHASISWA KEPENDIDIKAN Wandayani; Andi Kasmawati; Hasrawati; Ersa FM Santiago; Sri Defi; Febrianti; Arbaina Rahmatan Nisa; Sonia; Jumaindahh; Sri Mutmainnah; Jumartina; A. Anugrah Batara Agung; Nur Anisa; Nur Syawal; Sri Wiwinda Lestari; Feni Nurfiani; Ferdi; Muh. Yunus; Siti Ramadani; Aliah Mustika
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 Nomor 02, Juni 2026 Public
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.50114

Abstract

This study aims to describe the implementation of the School Field Introduction Program (PLP II) in improving the competencies of education students. PLP II is a field practice program designed to provide real experiences for prospective teacher students in understanding the learning process, classroom management, educational administration, and school culture. This study employed a qualitative approach with a descriptive method. Data collection techniques were carried out through observation, interviews, and documentation during the implementation of PLP II in partner schools. The results showed that the implementation of PLP II had a positive impact on improving students’ pedagogical, professional, social, and personality competencies. Students became more skilled in preparing learning tools, conducting teaching and learning activities, using instructional media, and establishing good communication with teachers and students. In addition, PLP II helped students understand real challenges in the educational environment, thereby shaping professional attitudes and responsibilities as prospective educators. Therefore, the PLP II program is considered effective in supporting the development of education students’ competencies to better prepare them for future careers in the field of education.
Co-Authors . HASNIATI . IKBAL . MUSTARING . SAMSIDAR . WIDARWANI A. Alyana A. Anugrah Batara Agung A.Muh. Anugrah AA Sudharmawan, AA Abdul Sakban Ahmad Ahmad jamalong Aisyah Bahar Akbar, Andi Muh. Al Fitrianti Iwan Aldy Saputra Alfiana Damasinta Aliah Mustika Amar, Muh Amar, Muh. ANDI ACO AGUS Andi Aco Agus, Andi Aco Andi Anugrah Mahyuddin Andi Cudai Nur Annisa F, Nurul Arbaina Rahmatan Nisa Arham Jaya Asmiana Saputri Ilyas Baehaqi Bahar, Elma Amalia Bahtiar, Nur Lita Bakhtiar Bakhtiar Bakhtiar Bakhtiar Bakhtiar Bakhtiar Bangngalino, Desi bangalino Barumbun, Mardyanto Besse Desinta Charlos G Maay Chinta Sry Amalya Sary Cudai, Andi Dahri, Irsyasd Didik Iskandar DJAPAR . Dr. Mustaring, M.Hum Elci - Palino Ersa FM Santiago FATMAWATI MOGENTE Febrianti Feni Nurfiani Ferdi Fitra Ayu Lestari Fitriani. K Gabriela Nade Brigita Hadi Nasbey Haedar Akib Hajar, Nurfahmi Halimah Muhammad Hanafie, Nurharsya Khaer Haris , Hasnawi Haryani Haryani HASNAWI HARIS Hasnawi Haris Hasnawi Haris HASNAWI HARIS, HASNAWI Hasrawati HERI TAHIR Heri Thahir Herman Herman H Hesti Hesti Ihwan Arifuddin IKRAMULLA SYARIFUDDIN Imam Suyitno Imam Suyitno Imam Suyitno Ira Mirwan Irma M Irsyad Dhahri Samad Ismail Ismail Jamaluddin Jumadi Jumaindahh Jumartina Kamue, Yurni Kartini Kartini Kurnia Ali Syarif Kurnia, Maudy Labbase, Mudhiah Fadhilah Lu&#039;mu Lu&#039;mu Lukman Arifin LUKMAN ILHAM Lu’mu, Lu’mu M. Alim Manan Sailan Marsanda Putri Martho, Aprilia Evelyn Krisanti Martho Melindah Melindah Milda Milda Milyan, Milyan MITRA PARADIBA Mudassir Hasri Gani Muh Amar Muh. Amar Muh. Amar Muh. Ikbal Muh. Sudirman Muh. Yunus Muhajirin Muhajirin Muhammad Akbal Muhammad Alfarizi Muhammad Ihsan Muhammad Irvan Nur Iva Muhammad Khadafi Muhammad Sudirman Muhammad Yamin Muliani, Ekha MUSTARI Mustari Mustari Mustari Mustari Mustari Mustari Mustaring Mustaring Mustaring Mustaring Najamuddin Najamuddin, Najamuddin Nasuhan, Najamuddin NELI AMELIA GUNTUR NILASARI . Nirwana, Nirwana Novayanti Sopia Rukmana, Novayanti Sopia Novi Nur Anisa Nur Aslamia Amin Nur Fadilah Guntur Nur Hasyiah Nur Sakinah I.Rahman Nur Syawal Nur, A. Rismawinardi Nur, Andi Armianti NURHAYATI . Nurkhalifa Nurlaelah Nurlaelah, Nurlaelah Nurul Aulia Ramadani Nurul Izzah Bahri Nurussyariah Onasis, Andi Ramadhani, Thea Rifdan . Rifdan Rifdan RIRIN NURFAATHIRANY HERI Risma Niswaty Rismawati Riswan Riswan Rita Febriana Rivai, Andi Muhammad Romansyah Sahabuddin Sahrul Sahrul Sahrul Sahrul Salsabila Syamsul Rizal SANGKALA IBSIK, SANGKALA Sari, Mega Indah SB, Karina. Sejahtri Datu Siti Ramadani Sonia Sri Andini Sri Defi Sri Mutmainnah Sri Wiwinda Lestari Suciawati, Heni sukriRAHMAT RASDI Sumarni B SUMARNI B. Syahrisofia, Rezky Syawaloedin HP, Andi Try Haldyaqhza Toding Bua, Mety Try Gustaf Said Wahira Wahira Wahyudi Gani, Andika Wandayani Wulandari, Andi Eka Yusrianti Yusrianti Zakaria