Claim Missing Document
Check
Articles

APAKAH DINAMIKA PENDAPATAN PETANI MANGGA DIPENGARUHI OLEH KARAKTERISTIKNYA? Elly Rasmikayati; Dini Rochdiani; Bobby Rachmat Saefudin
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 3 (2023): edisi Juli
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i3.3186

Abstract

Mango farmers have been working hard on their farm for a long time, hoping that their income will increase. However, in reality their income still often fluctuates. The purpose of this study was to identify the individual characteristics of mango farmers and Cirebon District, and to understand the influence of these farmer characteristics on their income in Cirebon District. The research method used is a quantitative descriptive method, with an analytical technique involving multiple linear regression. The results of this study indicate that as much as 66% of the mango farmers in Cirebon Regency have a low level of education, namely elementary school graduates. In addition, 45% of farmers are in the productive age range between 53 to 65 years. As many as 67% of farmers have a main job as mango farmers, and 95% of them have low income. Furthermore, this study reveals that the factor that most influences farmers' income is the main occupation, with a t-value of 3.228. Meanwhile, education level and age have t values of -1.770 and -2.139, respectively. INTISARI Para petani mangga telah lama berusaha keras dalam usahataninya, dengan harapan pendapatan mereka akan meningkat. Namun, kenyataannya pendapatan mereka masih sering mengalami fluktuasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi karakteristik individu petani mangga dan Kabupaten Cirebon, serta untuk memahami pengaruh karakteristik petani tersebut terhadap pendapatan mereka di Kabupaten Cirebon. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif, dengan teknik analisis yang melibatkan regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebanyak 66% dari petani mangga di Kabupaten Cirebon memiliki tingkat pendidikan yang rendah, yaitu tamat SD. Selain itu, 45% petani berada dalam rentang usia produktif antara 53 hingga 65 tahun. Sebanyak 67% petani memiliki pekerjaan utama sebagai petani mangga, dan 95% dari mereka memiliki pendapatan yang rendah. Selanjutnya, penelitian ini mengungkapkan bahwa faktor yang paling berpengaruh terhadap pendapatan petani adalah pekerjaan utama, dengan nilai t hitung sebesar 3,228. Sementara itu, tingkat pendidikan dan usia memiliki nilai t hitung masing-masing sebesar -1,770 dan -2,139.
Efisiensi Teknis Usahatani Jamur Tiram Putih di Kabupaten Bandung Barat Latifa, Nadya Hasna; Rochdiani, Dini; Saidah, Zumi
Agrikultura Vol 34, No 1 (2023): April, 2023
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/agrikultura.v34i1.44199

Abstract

Permintaan jamur tiram putih pada saat ini meningkat setiap tahunnya karena merupakan komoditas yang sedang digemari oleh masyarakat. Namun, permintaan yang meningkat ini tidak didukung oleh produksi yang tergolong masih fluktuatif sehingga ada ketergantungan pada impor. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan faktor input yang berpengaruh terhadap produksi, mengukur tingkat efisiensi teknis, dan menentukan faktor inefisiensi teknis usahatani jamur tiram putih. Petani sampel berjumlah 80 orang dan dipilih dengan menggunakan metode simple random sampling. Metode analisis data yang digunakan adalah fungsi produksi Cobb-Douglass Stochastic Frontier dan menggunakan aplikasi Frontier 4.1. Hasil penelitian menunjukkan dari enam variabel input yang diduga berpengaruh terhadap produksi, hanya terdapat empat variabel yang berpengaruh signifikan yaitu penggunaan bibit, jumlah dedak, kualitas dan kuantitas serbuk gergaji, dan jumlah tenaga kerja. Efisiensi teknis pada penelitian ini memperlihatkan enam tingkatan efisiensi teknis. Berdasarkan hasil ditemukan bahwa efisiensi teknis terbesar terdapat pada kisaran 0,71 – 0,80, sedangkan secara keseluruhan rata-rata nilai efisiensi teknisnya sebesar 0,768. Artinya, petani jamur tiram putih di Kabupaten Bandung Barat telah mencapai efisiensi teknis. Meskipun nilai rata-rata efisiensi teknis tidak lebih dari 0,8, petani masih memiliki kesempatan untuk meningkatkan nilai efisiensi teknis dengan memerhatikan kualitas input yang digunakan, salah satunya bibit dan serbuk gergaji. Dari tiga variabel yang diduga menjadi penyebab inefisiensi teknis, hanya variabel pengalaman yang berpengaruh signifikan sebesar 0,931.
KERAGAAN AGROINDUSTRI SALE PISANG GORENG (Studi Kasus pada Agroindustri Sale Pisang Goreng Sawargi di Desa Cibanteng Kecamatan Parungponteng Kabupaten Tasikmalaya) Nurjanah, Enok; Rochdiani, Dini; Nurahman, Ivan Sayid
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 11, No 2 (2024): Mei 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v11i2.12047

Abstract

Perkembangan agroindustri sale pisang goreng di Kabupaten Tasikmalaya begitu pesat dengan berbagai karakteristik dan ciri khas masing-masing. Kondisi ini bisa menjadi peluang sekaligus tantangan persaingan pasar, maka agroindustri yang mampu menjaga kualitas dan ciri khasnya akan mampu maju dan berkembang. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses produksi sale pisang goreng, berapa biaya, penerimaan, pendapatan, dan nilai tambah sale pisang goreng di agroindustri sale pisang goreng Sawargi di Desa Cibanteng Kecamatan Parungponteng Kabupaten Tasikmalaya. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus, mengambil kasus pada agroindustri sale pisang goreng Sawargi di Desa Cibanteng Kecamatan Parungponteng Kabupaten Tasikmalaya yang ditentukan secara purposive. Data primer dan data sekunder dikumpulkan melalui wawancara dan studi literatur/pustaka kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses produksi sale pisang goreng Sawargi melalui beberapa tahapan diawali dengan pengadaan bahan baku, pemeraman, pengupasan, pengasapan, penjemuran, pembuatan adonan, penggorengan, penirisan, pengemasan, dan pemasaran. Biaya yang dikeluarkan dalam satu kali proses produksi sebesar Rp.4.196.595,- dengan penerimaan sebesar Rp.6.144.000,- sehingga pendapatan yang diperoleh sebesar Rp.1.947.405,-. Nilai tambah dari pengolahan pisang menjadi sale pisang goreng sebesar Rp.9.487,-/kg.
STRATEGI PENGEMBANGAN AGROINDUSTRI TAHU GORENG DI DESA CISADAP KECAMATAN CIAMIS KABUPATEN CIAMIS Oktaviandi, Sandi; Rochdiani, Dini; Isyanto, Agus Yuniawan
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 11, No 2 (2024): Mei 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v11i2.12401

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Faktor internal kekuatan dan kelemahan apa saja pada agroindustri tahu goreng di Desa Cisadap Kecamatan Ciamis Kabupaten Ciamis. (2) Faktor eksternal peluang dan ancaman apa saja pada agroindustri tahu goreng di Desa Cisadap Kecamatan Ciamis Kabupaten Ciamis. (3) Strategi pengembangan agroindustri tahu goreng di Desa Cisadap Kecamatan Ciamis Kabupaten Ciamis. Pengambilan sampel Kecamatan Ciamis diambil secara sengaja (purposive sampling) sebagai sampel wilayah kecamatan dengan pertimbangan memiliki agroindustri tahu paling banyak di Kabupaten Ciamis. Desa Cisadap diambil secara sengaja (purposive sampling) sebagai sampel wilayah desa dengan pertimbangan memiliki agroindustri tahu paling banyak di Kecamatan Ciamis. Analisis yang digunakan adalah analisis SWOT. Total yang diperoleh tabel IFAS yaitu 6.25 dengan skor kekuatan 3.07 dan skor kelemahan 3.45. Hal ini menunjukan bahwa skor kelemahan pada industri tahu goreng di Desa Cisadap lebih besar dari kekuatan, Sedangkan total yang diperoleh tabel EFAS yaitu 5.10 dengan skor peluang2.95 dan skor ancaman 2.15. Hal ini menunjukan bahwa skor peluang lebih besar dari ancaman.
ANALISIS EFISIENSI SALURAN PEMASARAN BUAH NAGA DI DESA MAJINGKLAK KECAMATAN WANAREJA KABUPATEN CILACAP (Studi Kasus di Desa Majingklak Kecamatan Wanareja Kabupaten Cilacap) Rifai, Yulida Avan; Rochdiani, Dini; Isyanto, Agus Yuniawan
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 11, No 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v11i1.9127

Abstract

Yulida Avan Rifai, 2021. Analisis Efisiensi Saluran Pemasaran Buah Naga di Desa Majingklak Kecamatan Wanareja Kabupaten Cilacap. Studi Kasus di Desa Majingklak Kecamatan Wanareja Kabupaten Cilacap. Di bawah bimbingan Dini Rochdiani dan Agus Yuniawan Isyanto. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : 1). Saluran pemasaran buah naga dari produsen sampai ke pengecer, 2). Besarnya marjin pemasaran pada masing-masing lembaga pemasaran pada proses pendistribusian buah naga dari produsen ke konsumen, 3). Besarnya keuntungan pemasaran pada masing-masing lembaga pemasaran pada proses pendistribusian buah naga dari produsen ke pengecer, 4). Presentase harga yang diterima petani (Farmer’s share) dalam proses pendistribusian buah naga, dan 5). Efisiensi saluran pemasaran buah naga. Penelitian ini di laksanakan di Desa Majingklak sebagai lokasi yang mengelola budidaya buah naga di Kabupaten Cilacap. Informan dalam penelitian ini adalah 34 petani, 5 pedagang pengumpul, 1 pedagang besar, dan 9 pdagang pengecer. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ada 2 saluran pemasaran yaitu 1). Saluran I : petani, pedagang pengumpul, pedagang besar, pedagang pengecer, konsumen. 2). Saluran II : petani, pedagang pengumpul, pedagang pengecer, konsumen. Marjin pemasaran untuk saluran I sebesar Rp. 4.000/kg dan saluran II sebesar Rp. 4.000/kg. Tingkat efisiensi pemasaran buah naga terletak pada saluran II yang paling efisien dibandingkan saluran I, karena mempunyai nilai efisien lebih rendah (49%), dibandingkan saluran I (56%).
NILAI TAMBAH DAN PENDAPATAN USAHA PARE CRISPY (Studi Kasus pada Agroindustri Reginda Jamur di Desa Waringinsari Kecamatan Langensari Kota Banjar) Nurhasanah, Atih; Rochdiani, Dini; Setia, Budi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 11, No 2 (2024): Mei 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v11i2.12363

Abstract

Agroindustri Reginda ini menghasilkan produk pare, yaitu pare crispy yang enak. Di mana pare biasanya digunakan untuk membuat sayur-sayuran dan lalapan. Pare tidak disukai karena rasanya yang pahit. Namun, pare dapat diolah dengan benar untuk menghilangkan rasa pahitnya. Kedepannya, pasti akan ada peminat untuk mengkonsumsi pare yang diolah. Agroindustri Reginda Pare Crispy merupakan industri yang mengolah pare menjadi pare crispy. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) Pendapatan usaha pare crispy Reginda Jamur di Desa Waringinsari Kecamatan Langensari Kota Banjar, (2) Nilai tambah pare crispy Reginda Jamur di Desa Waringinsari Kecamatan Langensari Kota Banjar. Je Studi kasus adalah jenis penelitian yang dilakukan. Data primer dan sekunder digunakan. Teknik penarikan sample yang digunakan dalam penelitian ini yaitu sampling purposive. Metode analisis data yang dilakukakan dengan perhitungan pendapatan dan peningkatan nilai melalui metode hayami. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa : 1). Besarnya pendapatan yang diperoleh sebesar Rp. 511.874,86. 2). Nilai tambah yang dihasilkan oleh Agroindustri Pare Crispy sebesar Rp. 58.300 per produk.Kata Kunci : Pendapatan, Nilai Tambah, Pare Crispy
ANALISIS TITIK IMPAS AGROINDUSTRI PENGOLAHAN KOPI ARABIKA (Coffea Arabica) (Studi Kasus Pada Agroindustri Kopi Gunung Raja di Desa Puspamukti Kecamatan Cigalontang Kabupaten Tasikmalaya) Yulita, Rena; Rochdiani, Dini; Aziz, Saepul
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 11, No 2 (2024): Mei 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v11i2.12160

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1). Besarnya biaya, penerimaan dan pendapatan pada agroindustri kopi gunung raja di Desa Puspamukti Kecamatan Cigalontang Kabupaten Tasikmalaya; (2). Besarnya R/C pada agroindustri kopi gunung raja di Desa Puspamukti Kecamatan Cigalontang Kabupaten tasikmalaya; (3). Besarnya titik impas penerimaan dan titik impas volume produksi pada agroindustri kopi gunung raja di Desa Puspamukti Kecamatan Cigalontang Kabupaten Tasikmalaya.  Penelitian ini menggunakan metode studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1). Biaya yang dikeluarkan dalam agroindustri kopi gunung raja per satu kali proses produksi yaitu sebesar Rp 2.670.111 yang dihasilkan dari penjumlahan antara biaya total dan biaya tetap sebesar Rp 331.209 dan biaya variabel yaitu sebesar Rp 2.338.902. Sehingga menghasilkan pendapatan sebesar Rp 2.429.889. (2) R/C agroindustri kopi gunung raja sebesar 1,91, artinya untuk setiap satu rupiah yang dikeluarkan dalam menjalankan agroindustri kopi, maka akan diperoleh penerimaan sebesar Rp 1,91, sehingga pendapatan yang diperoleh sebesar Rp 0,91. (3) Titik Impas (BEP) agroindustri kopi gunung raja tercapai pada nilai penjualan sebesar Rp 602.198, titik impas volume produksi minimum sebanyak 2,03 Kg dan titik impas harga minimum sebesar Rp 157.065.
ANALISIS USAHA AGROINDUSTRI BAKETRAK (Studi Kasus pada Agroindustri Baketrak Ikhtiar di Desa Karangmekar Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya) Anjalita, Rahma Maulida; Rochdiani, Dini; Isyanto, Agus Yuniawan
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 11, No 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v11i1.11751

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Besarnya biaya, penerimaan danpendapatan pada agroindustri baketrak Ikhtiar, (2) Besarnya nilai tambah yangdiperoleh pada agroindustri baketrak Ikhtiar. Metode penelitian yang digunakanadalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Pengambilan responden dalampenelitian ini dilakukan secara sengaja (purposive sampling) kepada pemilikusaha agroindustri baketrak Ikhtiar. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: (1)Biaya yang dikeluarkan oleh agroindustri baketrak Ikhtiar di Desa KarangmekarKecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya dalam satu kali prosesproduksi adalah Rp 371.280,13, penerimaan Rp 600.000,00, dan pendapatansebesar Rp 228.719,87 dalam satu kali proses produksi (2) Nilai tambah yangdiperoleh agroindustri baketrak Ikhtiar di Desa Karangmekar KecamatanKarangnunggal Kabupaten Tasikmalaya dalam satu kali proses produksi yaituyaitu Rp 8.375/kg.
ANALISIS KELAYAKAN USAHA DAN NILAI TAMBAH AGROINDUSTRI SALE PISANG UKM BAPAK GOJIN DI DESA KARANGPAWITAN KECAMATAN PADAHERANG KABUPATEN PANGANDARAN Rahayu, Tika Rai; Rochdiani, Dini; Setia, Budi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 11, No 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v11i1.11643

Abstract

TIKA RAI RAHAYU. 2023. Analisis Kelayakan Usaha dan Nilai Tambah Agroindustri Sale Pisang UKM Bapak Gojin Di Desa Karangpawitan Kecamatan Padaherang Kabupaten Pangandaran. Dibawah Bimbingan DINI ROCHDIANI dan BUDI SETIA.Pisang merupakan salah satu tanaman holtikultura yang banyak dikembangkan. Buah pisang banyak dikonsumsi dalam bentuk segar, permasalahan yang tejadi dalam konsumsi pisang dalam bentuk segar adalah mudah rusak dan cepat mengalami perubahan mutu setelah panen. Masyarakat secara tradisional mengawetkan pisang dengan mengolahnya melalui cara dengan pengeringan menjadi sale pisang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisi: 1). Kelayakan usaha dari Agroindustri sale pisang UKM Bapak Gojin di Desa Karangpawitan Kecamatan Padaherang Kabupaten Pangandaran. 2). Nilai tambah buah pisang menjadi sale pisang pada Agroindustri sale pisang UKM Bapak Gojin pada Agroindustri Sale di Desa Karangpawitan Kecamatan Padaherang Kabupaten Pangandaran. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian studi kasus dengan pendekatan metode  kuantitatif dan kualitatif. Teknik penarikan sample dalam penelitian ini dilakukan secara purvosive sampling yaitu pada agroindustri sale pisang UKM Bapak Gojin. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa : 1). Biaya yang dikeluarkan oleh responden agroindustri sale pisang UKM Bapak Gojin dalam satu kali proses produksi yaitu Rp 5.569.200, penerimaan yaitu Rp 7.500.000, pendapatan yaitu Rp 1.930.800. Sehingga, memperoleh nilai R/C sebesar 1,35 per satu kali proses produksi. 2). Nilai tambah yang diperoleh pada agroindustri sale pisang UKM Bapak Gojin yaitu Rp. 2.280,80 per kilogram dalam satu kali proses produksi. Kata Kunci: Kelayakan, Nilai Tambah dan Sale Pisang.
ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL AGROINDUSTRI GULA SEMUT (Studi Kasus di Desa Cikuya Kecamatan Culamega Kabupaten Tasikmalaya) Nengsih, Pian Ratna; Rochdiani, Dini; Isyanto, Agus Yuniawan
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 11, No 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v11i1.11753

Abstract

ABSTRAKGula semut merupakan salah satu industri pengolahan yang berbahan baku dari produk pertanian yaitu tanaman aren, gula semut merupakan jenis gula yang berbentuk serbuk seperti sarang semut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Bagaimana kelayakan finansial agroindustri gula semut di Desa Cikuya Kecamatan Culamega Kabupaten Tasikmalaya, (2) Berapa lama jangka waktu pengembalian modal investasi yang dikeluarkan pada agroindustri gula semut di Desa Cikuya Kecamatan Culamega Kabupaten Tasikmalaya. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian kualitatif dengan menggunakan metode studi kasus dengan kasus pada perajin gula semut di Desa Cikuya Kecamatan Culamega Kabupaten Tasikmalaya. Teknik penarikan sampel dengan teknik purposive sampling, dengan pertimbangan merupakan agroindustri satu-satunya yang memproduksi gula semut. Hasil penelitian menunjukan bahwa usaha agroindustri gula semut memiliki potensi untuk dijalankan, karena nilai NPV yang dihasilkan yaitu sebesar Rp 240.114.766, Nilai Net B/C >1 yaitu 5,43, IRR atau pengembalian investasi yang ditanam yaitu sebesar 29% dengan tingkat bunga 7%, payback period diperoleh 1 tahun 11 bulan maka usaha layak untuk dijalankan karena waktu lebih sedikit dari karena waktu lebih sedikit dari umur usaha yaitu 3 tahun.
Co-Authors Aan Mahaerani Abik Fatoni Ade Fitri A'syaroh Ade Sapaat Aditya Permana Rahman Agif Agriansyah Gunadhi Agna Wahyu Maulana Agna Wahyu Maulana Agus Kurniawan Agus Yuniawan Isyanto Ahmad Fauzan Ahmad Fauzi Ahmad Muklisin Ahmad Nurul Qomar Aji Ruzhan Bachtiar Alek Hermawan Alharitsza, Elshafira Andi Maulana Andi Nugroho Andi Nurhidayat Ane Novianty Anggun Nugraha Anita Arga Putri Sitio Anjalita, Rahma Maulida Anne Charina Apang Haris Arfah, Dika Ari Nurhidayat Arie Surtiadi Arif Budiman Arip Solihin Ashillah, Regita Cahyani Putri Ayu Atikah Putri Azis, Saepul Bachtiar, Reza Kurnia Adhya Badrudin, Iban Bagaskara, Fadil Bambang Yudi Ariadi Bangbang Subangkit Bayu Rohmatulloh Benidzar M. Andrie Bobby Rachmat Saefudin Briani Fahriah Ramadhani Purnomo Budi Setia Budi Setia budi setia Budi Setia Budi Setia Budi Setia Budi Setia Budi Setia Candra Desiana Candra Ramdhona Carkini Carkini Cecep Pardani Cecep Pardani Cep Hari Purnama Cepi Hendiana Nugraha Dani Saputra Dede Abdul Rozak Dede Yeni Maryani Dedi Fitriadi Delia Nada Suryana Denda Zainul Arifin dendi ruswendi Desi Sulistianengsih Dewi Yuliana Dhany Esperanza Dharmawan, Bangkit Prasetya Diani Heryanti Dika Arfah Djafar Shiddiq, Djafar Dudin Aliyudin Ega Sanjaya Eka Purna Yudha Eliana Wulandari Elly Rasmikayati Elsa Tiani Nuryana Devis Endah Djuwendah Erna Rachmawati Ernah, Ernah Erwin Bunyamin Eti Suminartika Fadhilah, Miftahul Fadilla Deviani Fanky Soehyono Fara Listyora Farulian Purba Fauziah Arda Humaira Febriani, Alifia Febrica Handryani Ferdiansyah Ferdi Dwi Permana Fitri Yuroh Fitria Ulfah Gema Wibawa Mukti Gema Wibawa Mukti Gema Wibawa Mukti Ghifari, Faris Gilang Permana Gita Gustiani Gita Novia Nugraha Gumelar, Anjar Gunardi Judawinata Haq, Annas Rahmatul Hasbi Assidiki Heri Mulyadi Hesty Nurul Utami Iis Mulyati Ilyas Ilyas Ima Siti Amalia Imana, Salsabila Iftikhar Indri Puspa Dewi Irfan Hendriawan Irma Setiawati Isep Enda Nurhidayat Ismatul Alawiah Itmam Jauharul Huda Iwan Setiawan Iyan Maulana, Iyan Izzuddin, Fahmi Akbar Jenal Adam Darmawan Jenal Mustopa Jeni Jeni Juliana, Nana K, Maman Haeruman Kamila Nurhayati Kartika Mutiara Dewi Kenal Junius Suranta Kharisma Chairunnisa Kicki Helmy Kurnia Kuswarini Kusno Kuswarini Kusno Kuswarini Kusno Laksono Trisnantoro Latifa, Nadya Hasna Laurensia Sri Yubilanti Lies Sulistyowati Lucyana Trimo, Lucyana Luqi Heistuwino Lutfi Zulfikar Luthfi U Setyawati M Gunardi Judawinata M. Andrie, Benidzar M.Andrie, Benidzar Mahendra, Fauzan Maisa, Tina Maulana, Krisna Maya Puspita Sari Mayang Santi Mulyani Melani Angger Dyasturi Meti Supriatin Miftahul Fadhilah Mila Karmila Millah, Rio Fauzi Saeful Mimbar, Jihad Mochamad Ramdan, Mochamad Mochammad Ramdan Muchtaridi Muchtaridi Muhamad Fiqri Muharam Muhamad Iqbal Rifaldi Muhamad Nurdin Yusuf Muhammad Ilham Muhammad Indra Pratama Ariin Muhroil Muhroil Nadya Hasna Latifa Nadya Hasna Latifa Nadyla Rizka Nur Amelia Nasruloh Jamaludin Nendi Nugraha Nendi Setiawan Nengsih, Pian Ratna Neni Nirwana Nofri Amin Noor Rahman, Muhammad Faisal Novianty, Ane Nurhasanah, Atih Nurjanah, Enok Nurlina Nurlina Nursalis Nursalis Nurul Rozaki Oktaviandi, Sandi Pahlupi, Lutfi Pandi Pardian Parama, Robby Permadi, Nida Fathi Pinandhito, Aryo Pirman Ramdan Gifari Purba, Farulian Purba, Farulian Putri, Maura Zhafira Qanti, Sara Ratna Qianti, Sara Ratna Rachman, Muhammad Alfi Rahayu, Tika Rai Rainurhikmah, Lala Rajab Subagja Randhani, Adi Wahyu Rani Andriani Budi Kusumo Rapika Pamela Ray Samwal Alfariqi Resa Hairun Nisa Resa Riski Yuniati Rian Kurnia Rian Kurnia, Rian Rifai, Yulida Avan Rinda Rinda Rini Pitriani Risda R Islamiyati Rizka Aulia Putri Rizki Darmawan Karmana Rizki Ramdani Rizky Fitria Hartuti Rizqi Primaputra Rohendi Rohendi Ronnie Susman Natawidjaja Rosida Susanti Rustandi, Imam Saepuloh Saepuloh Salapudin, Asep Sahlan Samudra, Agung Imam Sari, Tina Sayid Nurahman, Ivan Septiawan Septiawan Setia, Budi Sidiq, Wahyu Silpi Nurpajar Sintia Dewi Santika Sintia Sintia Sintya Zahra Aulya Siti Aminah Sodiah Siti Nurdasanti Siva Faujiah Sri Fatimah Sri Fatimah Sri Mulyati Sri Rahmawati Sudarman Sudarman Sudradjat Sudradjat Sudradjat Sudradjat Sudradjat Sudradjat Sudradjat Sudradjat Sudradjat, Sudrajat Sudrajat - Sudrajat Sudrajat sudrajat Sudrajat Sudrajat Sulistyodewi Nur Wiyono Suparman, Silvany Afriliani Haryana SUPYANDI, DIKA Syam Sutarman Syamsul Arifin Tiktiek Kurniawati Tito Hardiyanto Tito Hardiyanto Tomy Perdana Trian Abdul Gofur Tuhpawana P. Sendjaja Tuhpawana Priatna Sendjaja Tuti Karyani Tuti Karyani Ugih Sugiarto Ugih Sugiarto Vina Fandini Wahidayana, Wanda WARID ALI QOSIM Wibawa Mukti, Gema Widia Kintan Sabila Firdaus Widiyanto, Chandra Wika Restika Wini Siti Wahyuni Wiwit Nurhidayah Yaya Sunarya Yayan Rismayanti Yesi Susanti Yopanda Aditya Pradina Yosini Deliana Yosini Deliana Yuli Nurmayanti Yulita, Rena Yunda Pratiwi, Riska Yunus Kurniawan Yusuf, Ghina Amelia Zakiya, Ikhwan Zulfikar Noormansyah Zulfikar Noormansyah Zulfikar Noormansyah Zumi Saidah