Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Pengaruh Media Sosial Terhadap Etika Komunikasi Peserta Didik Diah Puspita Ningrum; Berchah Pitoewas; Devi Sutrisno Putri
Journal of Management Education Social Sciences Information and Religion Vol 1, No 1 (2024): Maret 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/mesir.v1i1.2065

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh media sosial terhadap etika komunikasi peserta didik di SMP Negeri 1 Seputih Banyak. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas VII, VIII dan IX di SMP Negeri 1 Seputih Banyak. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 88 responden. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan uji regresi linear sederhana dengan bantuan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh media sosial terhadap etika komunikasi peserta didik di SMP Negeri 1 Seputih Banyak sebesar 42,7% dengan indikator variabel X yaitu: jaringan, informasi, interaksi dan penyebaran (share/sharing), kemudian dalam indikator variabel Y yaitu: menjaga ucapan, sopan santun, saling menghargai, efektif dan efisien. Menggunakan media sosial dengan bijak bagi peserta didik akan menghasilkan etika dan berkomunikasi yang baik. Pelajar sebagai salah satu kategori pengguna media sosial yang tertinggi sehingga harus lebih banyak untuk dibekali informasi terkait penggunaan media sosial yang baik dan benar, etika komunikasi peserta didik dapat dipengaruhi sebagian besar oleh media sosial di zaman sekarang. perlunya penanaman yang lebih kuat lagi terhadap etika di lingkungan sekolah.
Penguatan Keaktifan Belajar Peserta Didik pada Pembelajaran PPKn Melalui Metode Edutainment Devi Sutrisno Putri; Ade Irma Kusuma Wardhani; Berchah Pitoewas; Ana Mentari
Jurnal Kewarganegaraan Vol 8 No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v8i1.6268

Abstract

Abstrak Seringkali keaktifan peserta didik menjadi masalah dalam proses pembelajaran. Penggunaan metode pembelajaran yang variatif diharapkan mampu mengembangkan keaktifan belajar peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan metode pembelajaran edutainment dalam menguatkan keaktifan peserta didik pada mata pelajaran PPKn di SMP Negeri 2 Kalirejo. Penelitian ini menggunakan metode quasy eskperimen dengan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian ini berjumlah 59 responden yang terdiri dari 30 responden kelas eksperimen dan 29 responden kelas kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi sebagai teknik pokok dan angket sebagai teknik penunjang. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh hasil yang signifikan dari penerapan metode pembelajaran edutainment dalam menguatkan keaktifan peserta didik pada mata pelajaran PPKn dengan presentase 84,88% yang dibuktikan dengan banyaknya peserta didik mengajukan pertanyaan, menjawab pertanyaan, dan melakukan aktivitas belajar dengan games. Hal tersebut menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan dari penerapan metode pembelajaran edutainment dalam menguatkan aktivitas belajar peserta didik pada mata pelajaran PPKn. Keywords: Aktivitas belajar, pembelajaran PPKn, edutainment Abstract Student activites are often a problem in the learning process. The use of varied learning methods is expected to be able to develop students' active learning. This research aims to determine the application of edutainment learning methods in strengthening student activity in civic education subject at SMP Negeri 2 Kalirejo. This research used a quasi-experimental method with a quantitative approach. The research sample consisted of 59 respondents consisting of 30 experimental class respondents and 29 control class respondents. Data collection techniques use observation techniques as the main technique and questionnaires as a maintenance technique. Based on the research results, significant results were obtained from the application of edutainment learning methods in strengthening student activity in civic education subject with a percentage of 84.88% as evidenced by the large number of students asking questions, answering questions, and carrying out learning activities with games. This shows that there were significant differences in the application of edutainment learning methods in strengthening students' learning activities in civic education subject. Keywords: Learning activities, civic education, edutainment
Peran Orang Tua Dalam Menumbuhkan Perilaku Tertib Berlalu Lintas Agil Saskia Ningrum; Berchah Pitoewas; Nurhayati Nurhayati
Jurnal Akuntansi Hukum dan Edukasi Vol 1, No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jahe.v1i1.2195

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan peran orang tua dalam menumbuhkan perilaku tertib berlalu lintas di Kelurahan Sepang Jaya Bandar Lampung. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Subjek penelitian adalah anak dibawah umur usia 12-16 tahun di Kelurahan Sepang Jaya Bandar Lampung. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 50 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik utama yaitu angket tertutup serta teknik pendukung yaitu wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa presentase besarnya peran orang tua yaitu 58,9% dengan peran orang tua yang paling dominan yaitu peran pengawasan, maka hipotesis H0 ditolak dan H1 diterima. Hasil yang didapat menunjukkan adanya peran orang tua dalm menumbuhkan perilaku tertib berlalu lintas.
Penerapan Model Pembelajaran Game Based Learning Berbasis Media Crossword Terhadap Minat Belajar di SMPN 20 Bandar Lampung Agus Ananda; Yunisca Nurmalisa; Nurhayati Nurhayati; Berchah Pitoewas; Dian Permata Sari
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 4 No. 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v4i3.6541

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat belajar peserta didik dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila yang masih didominasi oleh penggunaan buku dan penjelasan lisan guru, sedangkan media pembelajaran berbasis permainan belum dimanfaatkan secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan model pembelajaran Game Based Learning berbantuan media Crossword terhadap minat belajar peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila di SMP Negeri 20 Bandar Lampung. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan metode Pre-eksperimen. Desain penelitian yang digunakan adalah One Group Pretest-Posttest Design. Data penelitian dikumpulkan melalui tes dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata dari 64,83 pada pretest menjadi 77,20 pada posttest. Hasil uji paired sample t-test menunjukkan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 yang berarti terdapat pengaruh signifikan. Selain itu, hasil uji N-Gain sebesar 0,37 berada pada kategori sedang. Dapat disimpulkan bahwa penerapan model Game Based Learning berbasis media Crossword berpengaruh terhadap minat belajar peserta didik.
Pengaruh Pemahaman Pendidikan Hukum terhadap Perilaku Bermedia Sosial Mahasiswa PPKN FKIP Universitas Lampung Kayla Zahara Salsabila; Hermi Yanzi; Devi Sutrisno Putri; Berchah Pitoewas; Fitra Endi Fernanda
JURNAL ILMIAH NUSANTARA Vol. 3 No. 4 (2026): Jurnal Ilmiah Nusantara Juli 2026
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jinu.v3i4.10293

Abstract

This study aims to determine the effect of legal education understanding on the social media behavior of students of the Civic Education Study Program (PPKn), Faculty of Teacher Training and Education, University of Lampung. This research employs an ex post facto method with a quantitative descriptive correlational approach. The subjects of this study were students of the PPKn Study Program at the University of Lampung, cohort of 2022. The sample consisted of 52 students selected through purposive sampling technique. Data were collected using tests and questionnaires. The data analysis technique used in this study was simple linear regression analysis. The results of the study indicate that legal education understanding has an effect on students’ social media behavior. This is evidenced by the results of the simple linear regression test, which show that the F-value is 35.704 with a significance value of 0.000 (< 0.05) and a regression coefficient of 1.619. The coefficient of determination (R²) is 0.417, indicating that legal education understanding contributes 41.7% to students’ social media behavior. These findings demonstrate that legal education understanding has a positive and significant effect on students’ social media behavior.
Persepsi Pemuda-Pemudi Lampung Sai Batin Terhadap Pergeseran Tradisi Sebambangan di Era Modern (Pekon Turgak Kabupaten Lampung Barat) Jesi Devialita; Hermi Yanzi; Edi Siswanto; Berchah Pitoewas; Abdul Halim
Jurnal Pendidikan Sosial Dan Konseling Vol. 4 No. 1 (2026): April - Juni
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47233/jpdsk.v4i1.4685

Abstract

This study aims to analyze in-depth the perceptions of young men and women in Saibatin Lampung regarding the shift in the Sebambangan tradition in the modern era, particularly in the Turgak Village area of ​​West Lampung Regency. This study employed a qualitative approach with descriptive methods. Data collection was conducted through in-depth interviews, observation, and documentation involving informants from among the youth and local traditional leaders. The results indicate that most young men and women disagree with the practice of the Sebambangan tradition in the modern era. This is based on the perception that its current implementation often deviates from original customary rules, is prone to triggering social conflict between families, and is considered out of step with current developments, educational levels, and the economic rationality of today's youth. Nevertheless, a small number of informants still accept the tradition with the following conditions: its implementation must return to strict customary guidelines and prioritize communication to avoid harming any party. The Sebambangan tradition is undergoing a significant paradigm shift among young people. This phenomenon indicates the need for adaptation efforts and cultural dialogue to prevent the noble values ​​of custom and local identity from being completely eroded by the dynamics of modernization.
Pengaruh Tingkat Kesulitan Orang Tua Tunggal Terhadap Karakter Kemandirian Anak di Kelurahan Beringin Raya Virda Septiani; Berchah Pitoewas; Rohman Rohman; Yunisca Nurmalisa; Elisa Seftriyana
Jurnal Pendidikan Sosial Dan Konseling Vol. 4 No. 1 (2026): April - Juni
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47233/jpdsk.v4i1.4716

Abstract

This study aims to determine the effect of single parents' difficulties on children's independence character in Beringin Raya Village. The difficulties experienced by single parents include economic burdens, limited time, psychological stress, and low social support based on Reuben Hill's Family Stress Theory. Children's independence character is measured through emotional autonomy, behavioral autonomy, and value autonomy based on Laurence Steinberg's theory. This study employed a quantitative approach with a descriptive associative method. Data were collected through questionnaires, interviews, and documentation involving 53 single parents. Data analysis used normality tests, linearity tests, and simple linear regression with SPSS version 26. The results indicate that the level of difficulties experienced by single parents significantly affects children's independence character, with a significance value of 0.047 (<0.05). The regression coefficient of -0.252 indicates a negative relationship, meaning that the higher the level of difficulties experienced by single parents, the lower the children's independence character. These findings emphasize the importance of support from families, communities, and educational institutions in fostering children's independence.
PENGUATAN KAPASITAS PENGELOLA DAN PENGGIAT BUDAYA PADA MUSEUM SANTA MARIA SEBAGAI MEDIA EDUKASI Karsiwan Karsiwan; Tubagus Ali Rahman Puja Kusuma; Wardani Wardani; Lisa Retno Sari; Yunisca Nurmalisa; Berchah Pitoewas
MALAQBIQ Vol. 5 No. 1 (2026): Malaqbiq : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46870/jam.v5i1.2053

Abstract

Museum sebagai institusi budaya memiliki peranan penting dalam pelestarian, pendidikan, dan penguatan identitas budaya suatu daerah. Museum Mini Santa Maria merupakan klinik kesehatan tertua di Metro yang berdiri sejak tahun 1938, dan telah ditetapkan sebagai cagar budaya sejak pertengahan tahun 2021. Pendampingan dan penguatan kapasitas pelaku budaya (mahasiswa, penggiat budaya, dan pengelola museum), merupakan strategi penting untuk mendukung pengelolaan museum yang berkelanjutan dan branding yang efektif sebagai daya tarik wisata serta pusat edukasi sejarah dan budaya. Hal ini dilakukan untuk menjawab tantangan zaman, sekaligus menginformasikan keberadaan Museum Mini Santa Maria kepada masyarakat luas. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan agar para pelaku dan penggiat budaya dapat mengembangkan literasi sejarah dan budaya Kota Metro kepada masyarakat luas, khususnya generasi muda. Metode pengabdian yang digunakan menggunakan pendekatan ABCD dengan menekankan pada pengembangan komunitas. Hasil dan capaian kegiatan pengabdian yang telah dilakukan diantaranya 1), Penguatan kapasitas pelaku budaya melalui pendampingan dan branding Museum Mini Santa Maria merupakan langkah strategis dalam pelestarian budaya dan sejarah daerah. 2) Pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi dan branding perlu dilakukan agar museum lebih dikenal masyarakat Metro pada khususnya dan Lampung pada umumnya. 3) Kolaborasi pemanfaatan Museum Mini Santa Maria perlu digalakkan antara pengelola dan lembaga mitra seperti pemerintah daerah, perguruan tinggi, pihak swasta, dan masyarakat serta komunitas sejarah menjadi sangat penting dalam menciptakan sinergi pemanfaatan museum sebagai sumber belajar secara efektif, massif, dan berkelanjutan. Kegiatan pendampingan pada stakeholder museum perlu digalakkan mengingat museum di Kota Metro memerlukan sosialisasi, konsolidasi, penguatan dan pendampingan kepada pengelola museum dan pelaku budaya sebagai garda terdepan dalam implementasi suatu kebijakan pemerintah seperti Ayo Kunjungi Museum. Keberadaan Museum Mini Santa Maria dapat dioptimalkan baik sebagai memori kolektif maupun sebagai alternatif sumber belajar.
Pengaruh Pembelajaran Pendidikan Pancasila Terhadap Penerapan Sikap Egalitarian Peserta Didik di Sma Negeri 1 Seputih Surabaya Imelda Mauly Jevita; Berchah Pitoewas; Rohman Rohman; Devi Sutrisno Putri
Jurnal Pendidikan Sosial Dan Konseling Vol. 4 No. 2 (2026): Juli - September
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47233/jpdsk.v4i2.4938

Abstract

Pancasila Education learning has a strategic role in shaping the character of students who respect diversity, uphold equality, and reject discrimination. However, in school life, various forms of social interactions are still found that do not fully reflect an egalitarian attitude. This condition shows the importance of Pancasila Education learning as a means of instilling the values of equality in students' lives. This study aims to determine the effect of Pancasila Education learning on the implementation of egalitarian attitudes of students at SMA Negeri 1 Seputih Surabaya and to answer the question of the extent to which Pancasila Education learning contributes to shaping students' egalitarian attitudes. This study uses a descriptive method with a quantitative approach. The research sample consisted of 74 grade XI students selected using a random sampling technique. Data collection was carried out through questionnaires, observations, and documentation. The data obtained were analyzed using descriptive statistics and simple linear regression to determine the effect of Pancasila Education learning variables on students' egalitarian attitudes. Pancasila Education learning variables were measured through indicators of material, strategies, and learning methods, while egalitarian attitudes were measured through indicators of respecting diversity, rejecting discrimination, and equality in school activities. The results of the study indicate that Pancasila Education learning and students' egalitarian attitudes are both in the moderate category. Furthermore, Pancasila Education learning has a positive and significant effect on students' egalitarian attitudes. These findings indicate that Pancasila Education learning plays a role in instilling Pancasila values and shaping students' egalitarian attitudes, reflected in respect for diversity, rejection of discrimination, and the implementation of equality in school life.  
Tunggakan Dana Bagi Hasil di Provinsi Lampung dan Dampaknya terhadap Pemerintahan Daerah dalam Perspektif Sosiologi Politik Berchah Pitoewas; Abdul Halim; Rejeki Charistias Siregar; Ririn Izzati Pangestuti; Maelinda Destriana; Putri Cahya Negara; Adinda Armilia Putri; M. Fathurrozak
Jurnal Kajian Hukum Dan Kebijakan Publik | E-ISSN : 3031-8882 Vol. 2 No. 4 (2025): Januari - Februari
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/wqysjj05

Abstract

This study discusses the problem of Revenue Sharing Fund (DBH) arrears by the Lampung Provincial Government to the district/city government. The main focus is on the analysis of the causes of the delay in DBH payments and their impact on the performance of local government, especially in the context of political sociology. This study uses a descriptive qualitative approach with the aim of gaining a deep understanding of the causes of Revenue Sharing Fund (DBH) arrears by the Lampung Provincial Government and their impact on the local government system, especially in the context of political sociology. This study uses a literature study that collects data and information from written sources such as books, scientific articles, journals, and other published materials. The author found that the delay in DBH disbursement was caused by budget inconsistencies, accumulation of arrears since previous years, and gradual payment arrangements until 2028. The impact of DBH delays is very significant on budget realization, including delays in routine spending and infrastructure development at the district/city level. From a political sociology perspective, this reflects the unequal power relations between the provincial government and smaller regions, and shows weak fiscal transparency and accountability. More transparent and fair fiscal policy and governance reforms are needed to support the effectiveness of regional autonomy.