Articles
PERANAN KEGIATAN MASA ORIENTASI PESERTA DIDIK DALAM MENYIAPKAN PESERTA DIDIK BARU
Risdiyanto Prayoga;
Berchah Pitoewas;
Hermi Yanzi
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 4, No 2 (2016): JURNAL KULTUR DEMOKRASI
Publisher : FKIP Unila
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
The purpose of this research was to describe the role of students orientation activity in preparing the new students in SMA Negeri 1 Seputih Banyak. This research was quantitative research. The subject in this research were the new students of grade X in SMA Negeri 1 Seputih Banyak, amounted 256 with 51 students as the sample. The analysis used Chi Squared. The data collection technique used questionnaire. Based on the research, it can be seen that there are positive, significant relationship and highly category between the role of students orientation activity in preparing the new students, it means that the more programmatic and if the activities of orientation is well doing, then those activities will contribute for preparing the new students in terms of mentality, physical and academic.Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan peranan kegiatan masa orientasi peserta didik (MOPD) dalam menyiapkan peserta didik baru di SMA Negeri 1 Seputih Banyak. Jenis penelitian ini deskriptif kuantitatif. Subyek penelitian ini peserta didik kelas X di SMA Negeri 1 Seputih Banyak berjumlah 256 dengan sampel 51 peserta didik. Analisis data menggunakan Chi Kuadrat, teknik pokok pengumpulan data menggunakan angket. Berdasarkan hasil penelitian diketahui terdapat hubungan yang positif, signifikan, dan kategori keeratan sedang antara peranan kegiatan masa orientasi peserta didik dalam menyiapkan peserta didik baru, artinya semakin terprogram dan terlaksana dengan baik kegiatan masa orientasi maka sangat berperan kegiatan tersebut untuk menyiapkan peserta didik baru dalam hal mental, fisik dan akademik.Kata kunci: masa orientasi peserta didik, peranan, peserta didik baru.
Peran Guru PPKn dalam Upaya Penguatan Nilai-nilai Kebhinnekaan
Gangsar Juhanggito;
Hermi Yanzi;
Berchah Pitoewas
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 5, No 11 (2018): JURNAL KULTUR DEMOKRASI
Publisher : FKIP Unila
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
The purpose of this research is to describe and analyze : the role of civic education teacher in the reinforcment values of kebhinnekaan in junior high school n 1 padangratu central lampung in the academic years 0f 2017 / 2018. the method used in this research is the survey method with the type of quantitative descriptive approach, because this study describes the circumstances that occur in the environment of learners in junior high school n 1 Padangratu on the role of teacher in the effort civic education strengthening the values of kebhinnekaan. The sample in this study were 56 respondents. Data analysis using Chi squared and collecting data using questionnaire and supporting technique using interview and documentation. The results of this research indicate that the role of civic education teacher in efforts to strengthen the values of kebhinnekaan in junior high school n 1 padangratu central lampung fall into either category.Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis : peran guru PPKn dalam upaya penguatan nilai-nilai kebhinnekaan di SMP Negeri 1 padangratu lampung tengah tahun pelajaran 2017/2018. metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey dengan jenis pendekatan deskriptif kuantitatif, karena penelitian ini menggambarkan keadaan yang terjadi dalam lingkungan peserta didik di SMP negeri 1 padangratu mengenai peran guru PPKn dalam upaya penguatan nilai-nilai kebhinnekaan. sampel dalam penelitian ini sebanyak 56 responden. analisis data menggunakan chi keadrat dan teknik pengumpulan data menggunakan angket dan teknik penunjang menggunakan wawancara dan dokumentasi. hasil penelitian menunjukkan bahwa peran guru PPKn dalam upaya penguatan nilai-nilai kebhinnekaan di SMP negeri 1 padangratu lampung tengah masuk dalam kategori baik.Kata kunci : guru, kebinnekaan, nilai.
PENGARUH PENDIDIKAN SEKS DALAM KELUARGA TERHADAP PERKEMBANGAN MORAL ANAK
Muhammad Haris Septiawan;
Berchah Pitoewas;
Hermi Yanzi
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 2, No 8 (2014): Volume 2, No.8 Jurnal Kultur Demokrasi
Publisher : FKIP Unila
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
This research aims to describe and analyze the influence of sex education in the family towards children’s moral development. Type of this research is quantitative research using the test of influence between variables examined. The population in this research as much as 289 family head as respondent, so samples taken as much as 5% of the total of 43 respondent. Based on the results of the research that has been done it can be known that there are degrees of the clinging i.e. the contingency coefficient C = 0,68 and Cmaks = 0,81 contingency coefficients so obtained values of 0,83. This means that there are significant sex education within the family of the moral development of the child, as the child can behav better of worse as a result of sex education that less attention.Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan dan menganalisis pengaruh pendidikan seks dalam keluarga terhadap perkembangan moral anak. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan uji pengaruh antar variabel-variabel yang akan diteliti. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 289 kepala keluarga sebagai responden, sehingga sampel yang diambil sebanyak 15% yaitu sebanyak 43 responden. Berdasarkan hasil penelitian yang diketahui bahwa terdapat derajat keeratan, yaitu dengan koefisien kontigensi C= 0,68 dan koefisien kontigensi Cmaks= 0,81 sehingga diperoleh nilai 0,83. Artinya bahwa terdapat pengaruh pendidikan seks dalam keluarga terhadap perkembangan moral anak, seperti anak dapat berperilaku baik atau buruk akibat pendidikan seks yang kurang diperhatikan.Kata kunci: keluarga, moral, pendidikan seks
Pengaruh Perkembangan Teknologi Informasi Komunikasi Terhadap Minat Baca Peserta Didik di Perpustakaan
Ridho Hidayat;
Berchah Pitoewas;
Yunisca Nurmalisa
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 5, No 3 (2017): JURNAL KULTUR DEMOKRASI
Publisher : FKIP Unila
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
The aim of this research is to describe the development of technology information and communication towards the students reading interest at eleven grade in Teladan senior high school library, way jepara. The method used was descriptive analysis in which the design used eas quantitative design. Instrument used during the research was questionnaire whom 30 participants involved during the collecting the data. The participants were students from eleventh grade students of teladan senior high school, Way Jepara. It was found that there were strong effect between the information and technology development toward the students reading interest in library which means that the further the development of the technology information and communication the lower students reading interest in library.Tujuan penelitian ini untuk medeskripsikan perkembangan teknologi infomasi dan komunikasi terhadap minat baca peserta didik kelas XI di perpustakaan SMA Teladan Way Jepara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan teknik pengumpulan data menggunakan angket. Populasi dalam penelitian ini adalah 30 responden dan menggunakan sampling jenuh sehingga sampelnya adalah seluruh populasi yang merupakan peserta didik Kelas XI SMA Teladan Way Jepara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang kuat antara perkembangan teknologi informasi dan komunikasi terhadap minat baca peserta didik di Perpustakaan. Artinya disini terlihat bahwa Semakin majunya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi maka minat baca peserta didik di perpustakaan semakin rendahKata kunci: minat baca, peserta didik, teknologi informasi dan komunikasi
HUBUNGAN KEGIATAN EKSTRAKURIKULER KEPRAMUKAAN TERHADAP PEMBENTUKAN SIKAP KEPEMIMPINAN SISWA
Siti Amalia Susanti;
Berchah Pitoewas;
Hermi Yanzi
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 3, No 7 (2015): JURNAL KULTUR DEMOKRASI
Publisher : FKIP Unila
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
The aim of this research was to explain the relation of scouting extracurricular activity for the establishment of the leadership at SMA Negeri 1 Talangpadang. The method used in this research was a descriptive with 10th grades students as the subject of the research. The population in this research consisted of 32 students and data analysis technique used in this research was chi square. The results of research showed that there was a positive relationship and significant effect between scout extracurricular activity toward the leadership empowerment of 10th grade students SMA Negeri 1 talangpadang tanggamus education year 2014 / 2015.Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan bagaimanakah hubungan kegiatan ekstrakurikuler kepramukaan terhadap pembentukan sikap kepemimpinan di SMA Negeri 1 Talangpadang. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan subjek penelitian adalah siswa kelas sepuluh. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 32 siswa dan teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah rumus Chi Kuadrat. Hasil penelitian menunjukan terdapat hubungan positif dan signifikan antara hubungan kegiatan ekstrakurikuler kepramukaan terhadap pembentukan sikap kepemimpinan siswa kelas X SMA Negeri 1 Talangpadang Kabupaten Tanggamus Tahun Pelajaran 2014/2015.Kata kunci: ekstrakurikuler, pramuka, sikap kepemimpinan
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KESULITAN GURU DALAM PELAKSANAAN PROGRAM PENDIDIKAN INKLUSI
Ferba Linda;
Berchah Pitoewas;
Hermi Yanzi
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 4, No 5 (2016): JURNAL KULTUR DEMOKRASI
Publisher : FKIP Unila
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
The purpose of research was expected to provide the opportunity to all of the children (including children with special needs) to get a good quality of education which is appropriate to their needs. The methodology used in this research was descriptive method with the quantitative approach. The subjects in research were teachers who teach in inclusion class, in collecting the data in this research was using questionnaire, interview, observation and documentation. The research results showed that teachers professional factors was enough professional. The factor of a contact with the students with special needs experience showed enough experience. The factors of the students condition showed that they have sufficient understanding of the condition of the students. The factor of facilities showed that the facilities are complete. The factors of inclusion education training showed that the training has never been hosted.Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu diharapkan dapat memberikan kesempatan kepada semua anak (termasuk anak berkebutuhan khusus) untuk mendapatkan pendidikan yang layak sesuai dengan kebutuhannya. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Subjek dalam penelitian adalah guru yang mengajar dikelas inklusi. Untuk mengumpulkan data penelitian ini menggunakan angket, wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan faktor profesionalisme guru cukup profesional. Faktor pengalaman kontak dengan siswa berkebutuhan khusus menunjukkan cukup memiliki pengalaman. Faktor kondisi siswa menunjukkan bahwa cukup memiliki pemahaman tentang kondisi siswa. Faktor fasilitas menunjukkan bahwa fasilitas lengkap. Faktor pelatihan pendidikan inklusi menunjukkan bahwa pelatihan tidak pernah di selenggarakan.Kata kunci : anak berkebutuhan khusus, guru, pendidikan inklusi
STUDI TENTANG PEMAHAMAN GURU TERHADAP PELAKSANAAN PROGRAM REMEDIAL MATA PELAJARAN PPKn
Sirun Atora;
Hermi Yanzi;
Berchah Pitoewas
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 3, No 5 (2015): JURNAL KULTUR DEMOKRASI
Publisher : FKIP Unila
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
The objective of this study was to investigate the teachers understanding on the implementation of remedial programs in PPKn subject in SMA Negeri 1 Kedondong Kabupaten Pesawaran in Academic Year 2014/2015. The method used in this research was descriptive qualitative with research subjects were all PPKn teacher in SMA Negeri 1 Kedondong. To synthesize the data of this study was using the technique of interview, observation and documentation of the test credibility was using source criticism and triangulation. The result of this research was the understanding of teachers on the implementation of remedial programs PPKn subjects in SMA Negeri 1 Kedondong was good enough. It could be seen from some answers regarding remedial teacher. Remedial the learning activities repetition of material that was the difficulty students during the test or exam.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman guru terhadap pelaksanaan program remedial mata pelajaran PPKn di SMA Negeri 1 Kedondong Kabupaten Pesawaran Tahun Pelajaran 2014/2015. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan analisis penelitian deskriptif dan subjek penelitian adalah semua guru PPKn yang ada di SMA Negeri 1 Kedondong. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi dengan uji kredibilitas menggunakan kritik sumber dan triangulasi. Hasil penelitian ini adalah pemahaman guru terhadap pelaksanaan program remedial mata pelajaran PPKn di SMA Negeri 1 Kedondong sudah cukup baik. Hal ini dapat dilihat dari beberapa jawaban guru mengenai remedial. Remedial merupakan kegiatan pembelajaran pengulangan materi-materi yang menjadi titik kesulitan peserta didik pada saat tes atau ujian.Kata kunci: pelaksanaan remedial, pemahaman guru, tujuan dan fungsi remedial.
PENGARUH PENERAPAN MOVING CLASS TERHADAP EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN
citra abdi negari;
Berchah Pitoewas;
Yunisca Nurmalisa
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 1, No 3 (2012): Jurnal Kultur Demokrasi
Publisher : FKIP Unila
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
The purpose of this study to explain include of moving class aplications towards learning effectiveness on ten class citizenship education at SMK N 5 Bandar Lampung lesson year 2012/2013. This research method using descriptions method is quantitative. Sample this research 32 respondent. Data analysis using Chi Square.Based on the result show presence significant include between moving class aplications towards learning effectiveness on ten class citizenship education at SMK N 5 Bandar Lampung lesson year 2012/2013. Be evidenced with calculation result using Chi Square formula so that for moving class applications towards learning effectiveness on citizenship education obtainable contingency coefficient C= 0,62 and maximum contingency coefficient = 0,812. According to these calculations then contingency coefficient C=0,62 in the category of strong. This suggests that include of moving class aplications towards learning effectiveness on ten class citizenship education at SMK N 5 Bandar Lampung lesson year 2012/2013 has a strong influence level of closeness.Key words : Moving class, learning effectiveness
PENGARUH SCIENTIFIC APPROACH PADA KURIKULUM 2013 TERHADAP MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK
Niluh Gede Yuliyani;
Berchah Pitoewas;
Yunisca Nurmalisa
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 2, No 2 (2014): Volume 2, No. 2 Jurnal Kultur Demokrasi
Publisher : FKIP Unila
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
This research aims to analyze the effect of scientific approach against students learning motivation based on curriculum 2013 on civic lesson class VII SMP Negeri 2 Kotagajah Lampung Tengah regency in academic year 2013/2014. This research uses descriptive method with ex post facto model. This research sample are 58 respondents. Questionnaire technique, interview and documentation are used as data collecting instrument. To analyze data it uses chi squared. Based on research that has been done, it can be seen that there is a degree of closeness, the contingency coefficient C = 0,45 Cmaks = 0,816 obtained a value of 0,55 classified in medium category. It means that there are significant effect in the medium category of scientific approach against students learning motivation based on curriculum 2013 on civic lesson class VII SMP Negeri 2 Kotagajah Lampung Tengah regency in academic year 2013/2014.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pengaruh scientific approach pada kurikulum 2013 terhadap motivasi belajar peserta didik pada mata pelajaran PPKn di kelas VII SMP Negeri 2 Kotagajah Kabupaten Lampung Tengah Tahun Pelajaran 2013/2014. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif model ex post facto. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 58 orang. Pengumpulan data menggunakan teknik angket, wawancara dan dokumentasi. Analisis data menggunakan Chi Kuadrat. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat diketahui bahwa terdapat derajat keeratan, yaitu dengan koefisien kontingensi C = 0,45 dan = 0,816 sehingga diperoleh nilai 0,55 yang berada pada kategori sedang. Artinya terdapat pengaruh dalam kategori sedang antara scientific approach pada kurikulum 2013 terhadap motivasi belajar peserta didik pada mata pelajaran PPKn di kelas VII SMP Negeri 2 Kotagajah Kabupaten Lampung Tengah Tahun Pelajaran 2013/2014. Kata kunci: motivasi belajar, pendidikan pancasila dan kewarganegaraan, scientific approach
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kesulitan Belajar Peserta Didik Dalam Pelaksanaan Lintas Minat
Nur Sidik;
Hermi Yanzi;
Berchah Pitoewas
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 5, No 13 (2018): JURNAL KULTUR DEMOKRASI
Publisher : FKIP Unila
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
The purpose of this research was to know and analyze the factors influencing Learner learning difficulties in following the implementation of the programme of cross-Curriculum based on interest in 2013 In SMA Muhammadiyah 2 Bandar Lampung. The method used is descriptive quantitative approach. The population in this study amounted to 32 students. Principal techniques using question form while interviewing and documentation as supporting techniques. Data analysis using the chi squared. The results of the study showed that the factors influencing students' learning difficulties in following the cross-interest program implementation at SMA Muhammadiyah 2 Bandar Lampung consisted of two factors: internal factors and external factors. With the acquisition and the results of the analysis of the effect test using the chi square formula, internal factors that influence learning difficulties in following the cross-interest program implementation are talent factors, while the external factors that influence learning difficulties in following the cross-interest program implementation are friends.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan menganalisis Faktor yang Mempengaruhi Kesulitan Belajar Peserta Didik dalam Mengikuti Pelaksanaan Program Lintas Minat Berdasarkan Kurikulum 2013 Di SMA Muhammadiyah 2 Bandar Lampung. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 32 peserta didik. Teknik pokok menggunakan angket sedangkan wawancara dan dokumentasi sebagai teknik penunjang. Analisis data menggunakan chi kuadrat. Hasil penelitian menunjukkan faktor yang mempengaruhi kesulitan belajar peserta didik dalam mengikuti pelaksanaan program lintas minat di SMA Muhammadiyah 2 Bandar Lampung terdiri dari dua faktor yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Dengan perolehan dan hasil analisis uji pengaruh menggunakan rumus chi kuadrat, faktor internal yang mempengaruhi kesulitan belajar dalam mengikuti pelaksanaan program lintas minat yaitu faktor bakat, sedangkan faktor eksternal yang mempengaruhi kesulitan belajar dalam mengikuti pelaksanaan program lintas minat yaitu faktor teman.Kata kunci: faktor-faktor, kesulitan belajar, Lintas minat