This Author published in this journals
All Journal International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) Jurnal Kependidikan: Penelitian Inovasi Pembelajaran Jurnal Pendidikan Sains Journal of Education and Learning (EduLearn) Tadris: Jurnal keguruan dan Ilmu Tarbiyah International Conference on Education and Language (ICEL) Proceeding International Conference on Global Resource Conservation JINOP (Jurnal Inovasi Pembelajaran) Jurnal Pendidikan Biologi Indonesia Jurnal Florea PENA SAINS Proceeding of International Conference on Teacher Training and Education Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Jurnal Pendidikan Biologi Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) BIOEDUKASI Biosfer: Jurnal Pendidikan Biologi BIOEDUSCIENCE Jurnal Biotek Education and Human Development Journal JPPIPA (Jurnal Penelitian Pendidikan IPA) Diseminasi : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika dan Sains Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Community Empowerment Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Journal of Research in Instructional Unram Journal of Community Service (UJCS) Prisma Sains: Jurnal Pengkajian Ilmu dan Pembelajaran Matematika dan IPA IKIP Mataram Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) SEAQIS Journal of Science Education Research and Development in Education (RaDEn) Jurnal MIPA dan Pembelajarannya Khidmatuna: Journal of Research and Community Service Jurnal Pendidikan Sains Indonesia (Indonesian Journal of Science Education) JEAS Jurnal Ilmu Hayat Edubiotik : Jurnal Pendidikan, Biologi dan Terapan Media for Empowerment, Mobilization, and Innovation in Research & Community
Claim Missing Document
Check
Articles

Innovation of Silicon Fertilizer Based on Agricultural Waste to Address Fertilizer Scarcity in the Harapan Jaya Farmer Group, Pamekasan Sundahri, Sundahri; Saleh, Azmi; Harsanti, Restiani Sih; Fariroh, Indri; Munandar, Denna Eriani; Musyaffa', Hudzaifah; Pramudya, Frisco Sendy; Suwono, Hadi; Wati, Henny Diana; Maulidi, Fathoni Ilham; Maharani, Aulia Febrina
Unram Journal of Community Service Vol. 6 No. 1 (2025): March
Publisher : Pascasarjana Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/ujcs.v6i1.846

Abstract

The relatively high price of inorganic fertilizers means that members of the Harapan Jaya Farmer Group are unable to optimally meet their fertilizer needs. On the other hand, farmers have not been able to process their agricultural waste properly which is generally only by burning. This method is not environmentally friendly because it can pollute the air, lose its nitrogen content and kill soil organisms that are useful for plants. In fact, there is no return of crop residues to the land. This condition can cause soil fertility to decrease and requiring more fertilizer inputs. This additional input has an impact on increasing the cost of farming. To solve above problems, this community service program had been undertaken in April to November 2024 through counseling, training and mentoring to farmers who are members of the farmer group as the partner in this program. The focus of this program was mainly on the management of gramine crop waste such as rice and corn which absorb very high silicon element. The results of this service showed that the training participants were very enthusiastic in attending the counselling and could absorb the presented materials. Almost all participants were able to overcome the techniques or methods in the process of making silicon fertilizer during the training. In addition, they were also very interested in trying the fermented and well-designed fertilizer based on the respondent’s assessment. However, applying fertilizer in the form of demo plots requires separate planning in the future because the process of making silicon fertilizer takes very long time.
Uji Toksisitas Akut Limbah Industri Pengolahan Ikan di Muncar Kabupaten Banyuwangi terhadap Mortalitas Artemia Salina Anista, Winda; Ibrohim, I; Suwono, Hadi
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2016: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Limbah hasil industri perikanan di Muncar Kabupaten Banyuwangi merupakan permasalahan lokal yang hingga saat ini sulit untuk ditangani. Limbah hasil industri perikanan di Muncar Kabupaten Banyuwangi dapat diketahui tingkat pencemarannya dengan cara mengukur parameter fisik, kimia, dan juga biologi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melakukan uji toksisitas akut air sungai yang tercemar limbah hasil industri perikanan di Muncar Kabupaten Banyuwangi terhadap mortalitas Artemia salina. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimetal laboratoris dengan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL). Penelitian inimenggunakan sampel air sungai yang tercemar limbah hasil industri perikanan di Muncar yang terkonsentrasi di Sungai Kalimati. Penelitian ini diawali dengan uji pendahuluan untuk menentukan lima serial konsentrasi yang akan digunakan dalam uji toksisitas akut. Uji toksisitas akut menggunakan lima serial konsentrasi air sungai yang tercemar limbah yang telah ditentukansebelumnya dan satu kontrol dengan pengulangan sebanyak tiga kali. Uji toksisitas akut dilakukan selama 24 jam dengan melihat jumlah kematian sebanyak 50% Artemia salina. Hasil uji toksisitas akut menunjukkan konsentrasi yang dapat menyebabkan 50% kematian pada Artemia berada di kisaran 7,5% - 10%. Selanjutnya data hasil uji toksisitas dianalisis dengan menggunakan analisisprobit. Hasil analisis probit menunjukkan LC50-24 jam dari air sungai Kalimati yang tercemar limbah industri pengolahan ikan di Muncar adalah 8,4%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Sungai Kalimati yang tercemar limbah industri bersifat toksik bagi organisme perairan. Aliran sungai Kalimati yang bermuara di pantai Muncar dapat mengalirkan limbah cemaran industri pengolahan ikan ke perairan laut dan akan menyebabkan kerusakan pada ekosistem laut. Hasil penelitian ini dapat digunakan untuk menetapkan kriteria kualitas limbah yang dapat dibuang ke badan sungai dan perlunya strategi pengolahan limbah sebelum dibuang ke perairan untuk mengurangi efek toksiknya.
Mind Map dalam Pembelajaran Berbasis Masalah: Tantangan bagi Guru pada Abad 21 Djumadi, D; Aloysius, Duran Corebima; Suwono, Hadi; Syamsuri, Istamar
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2017: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.43 KB)

Abstract

Pembelajaran berbasis masalah (PBL) dan mind map memiliki tujuan yang paralel, keduanya didasarkan pada psiswangan pembelajaran konstruktivis.PBL dan mind map perlu diterapkan bersamaan sebagai model pembelajaran utama. PBL terdiri dari masalah yang dirancang dengan cermat yang menantang siswa untuk menggunakan pemikiran kritis,strategi pembelajaran mandiri,keterampilan partisipasi tim, teknik penelitian, dan pengetahuan disipliner.Mind map dapat digunakan sebagai alat pembelajaran untuk membantu pemikiran kritis dalam pembelajaran dengan mendorong siswa untuk mengintegrasikan informasi yang telah ditunjukkan untuk memfasilitasi memori. Keuntungan dari menggunakan mind map dalam pembelajaran adalah bahwa strategi ini dapat mengambil manfaat lebih banyak siswa dengan gaya belajar yang beragam.Tantangan terbesar dengan PBL adalah bagaimanaupaya guru dapat memfasilitasi dari banyak kelompok kelas pada saat yang sama. Dalam PBL, guru memandu proses kelompok dengan mengamati, mengajukan pertanyaan, dan intervensi saat yang tepat. Integrasi mind map dalam sintak PBL akan melengkapi kekurangan pada sintaknya (Beasley dan Ford, 2014). Dengan integrasi mind map ke dalam sintak PBLagar supaya dalam aktivitas pemecahan masalah secara berkelompok dapat terarah dan efisien mencapai tujuan pembelajaran yang diharapkan sejak awal dengan bimbingan guru, mengingat pembelajaran dengan model PBL memerlukan waktu yang lama. Mind map merupakan visual outline sehingga memudahkan guru untuk memberikan masukan atau arahan dengan cepat dari hasil pemecahan masalah masing-masing kelompok.
Kemampuan Berpikir Kritis Mahasiswa Pendidikan Biologi pada Matakuliah Ekologi Hasanah, Umi; Susilo, Herawati; Suwono, Hadi
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2016: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (413.161 KB)

Abstract

Kemampuan berpikir kritis merupakan salah satu soft skill yang harus dimiliki mahasiswa dalam dunia pekerjaan dan menyelesaikan permasalahan kehidupan sehari-hari kemampuan tersebut juga dikembangkan dalam matakuliah sesuai kurikulum KKNI 2013. Berpikir kritis merupakan berpikir reflektif yang berfokus pada apa yang dipercayai atau yang dilakukan. Ekologi merupakan salah satu matakuliah yang dekat dengan komponen lingkungan dan permasalahan lingkungan. Kemampuan berpikir kritis pada matakuliah ekologi ini sangat penting sekali untuk dikembangkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis mahasiswa pendidikan biologi pada matakuliah ekologi. Studi ini merupakan bagian dari studi eksperimen untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis mahasiswa. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Subyek penelitian adalah mahasiswa pendidikan biologi angkatan 2014 Universitas Negeri Malang dengan jumlah 77 mahasiswa. Kemampuan berpikir kritis diukur dengan tes tulis dengan menggunakan soal essay. Kemampuan berpikir kritis yang dianalisis merupakan kemampuan berpikir kritis sebelum diterapkan suatu model yang diduga dapat berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kritis mahasiswa. Kriteria berpikir kritis dinilai berdasarkan empat (5) kriteria jawaban. Data yang diperoleh dianalisis dan dibahas secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis mahasiswa pada indikator merumuskan masalah terkait permasalahan ekologi terdapat 31% mahasiswa yang mampu menyampaikan rumusan masalah yang sesuai dan fokus pada pertanyaan. Pada indikator menganalisis argumen terdapat 20% mahasiswa yang mampu menyampaikan jawaban disertai argumen jelas dan saling berhubungan. Pada indikator melakukan induksi terdapat 40% mahasiswa yang dapat menginduksi sesuai dengan data pada soal dan uraiannya jelas. Pada indikator melakukan deduksi terdapat 40% mahasiswa yang mampu menguraikan dengan jelas, sesuai dan fokus pada soal. Pada indikator evaluasi dan memutuskan serta melaksanakan suatu tindakan terdapat 31% mahasiswa mampu menguraikan dengan jelas, sesuai dan aplikatif. Berdasarkan analisis di atas, solusi yang dapat ditawarkan adalah perlunya penggunaan model pembelajaran yang dapat melatih kemampuan berpikir kritis mahasiswa terhadap penyelesaian permasalahan ekologi untuk mengetahui pengaruhnya terhadap kemampuan berpikir kritis mahasiswa pendidikan biologi.
Studi Pendahuluan Serta Kemampuan Awal Keterampilan Berpikir Kritis dan Berpikir Kreatif Siswa SMA Negeri di Bojonegoro Retnosari, Nilam; Susilo, Herawati; Suwono, Hadi
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2016: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (463.308 KB)

Abstract

Abad XXI merupakan era globalisasi yang ditandai dengan semakin pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Kecakapan hidup yang penting pada abad XXI menurut Greenstein (2012) adalah kecakapan berpikir (thinking) yang dibagi menjadi berpikir kritis dan berpikir tingkat tinggi, pemecahan masalah, berpikir kreatif serta metakognitif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan angket studi pendahuluan dan kemampuan awal keterampilan berpikir kritis dan berpikir kreatif siswa di SMA Negeri di Bojonegoro. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Angket studi pendahuluan diberikan kepada tiga sekolah di Bojonegoro yaitu di SMA Negeri 1 Sumberrejo, SMAN 1 Bojonegoro dan SMAN 1 Kalitidu sedangkan kemampuan awal berpikir kritis dan berpikir kreatif siswa siswa diperolah dari SMA Negeri 1 Sumberrejo. Populasi penelitian adalah seluruh siswa di SMA Negeri 1Sumberrejo Tahun Ajaran 2015/2016 dengan sampel siswa kelas XI IPA 1, XI IPA 2, dan XI IPA 5. Penelitian dilakukan pada bulan Januari-April 2016. Data diperoleh dengan angket siswa, instrumen keterampilan berpikir kritis dan berpikir kreatif. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil analisis angket siswa menunjukkan bahwa sebagian besar guru mengajar dengan ceramah, diskusi kelompok dan penugasan. Selanjutnya untuk aspek media pembelajaran yang biasa digunakan oleh guru berupa power point, video, gambar dan torso untuk materi tertentu saja. Indikator keterampilan berpikir kritis yang dinilai meliputi aspek melakukan deduksi, melakukan induksi, merumuskan masalah, serta memberikan argumen sedangkan indikator berpikir kreatif yang dinilai meliputi aspek fluency (kelancaran), originality (keaslian), elaboration (elaborasi), dan flexibility (fleksibilitas). Data hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis siswa masih kurang sedangkan berpikir kreatif siswa sedang dan indikator paling tinggi pada aspek fluency.
Eksplorasi Kemampuan Awal Literasi Biologi Siswa Kelas X SMAN 7 Malang Mahardika, Eka Arum Sasi; Suwono, Hadi; Indriwati, Sri Endah
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2016: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (548.312 KB)

Abstract

Pada abad 21, sains mengalami kemajuan yang sangat pesat. Berbagai permasalahan di kehidupan sehari-hari tidak lepas dari sains, sehingga penting sekali untuk melatih kemampuan literasi sains pada siswa. Berdasarkan studi PISA tahun 2012 dapat diketahui bahwa literasi sains Indonesia tergolong rendah, yaitu berada pada peringkat 64 dari 65 negara. Biologi merupakan salah satu salah satu cabang ilmu dari sains. Biologi berhubungan erat dengan kehidupan sehari-hari, seperti makanan, kesehatan, lingkungan, interaksi makhluk hidup, dan lain sebagainya. Penting sekali untuk memiliki kemampuan literasi biologi untuk memecahkan masalah di kehidupan sehari-hari. Berkaitan dengan hal ini, telah dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan awal literasi biologi siswa. Literasi biologi dapat diukur melalui tes. Tes tersebut berupa essay yang dijawab oleh siswa. Jawaban dinilai berdasarkan skala literasi biologi yaitu terdiri dari illiteracy, nominal, functional, conceptual, dan multidimensional. Studi ini merupakan bagian dari studi eksperimen untuk meningkatkan kemampuan literasi biologi siswa SMA. Subjek penelitian adalah siswa kelas X SMAN 7 Malang. Kemampuan awal literasi biologi yang dianalisis merupakan kemampuan literasi biologi siswa sebelum diterapkan suatu strategi pembelajaran yang diduga dapat berpengaruh terhadap kemampuan literasi biologi siswa. Terdapat 7 soal yang diberikan kepada siswa. Hasil analisis menunjukkan bahwa jawaban siswa paling banyak terdapat pada skala functional dengan persentase sebesar 68,78%.
Teacher Role and Domain of Expertise in the 21st Century: Evidence from Preservice Biology Teacher Marlina*, Reni; Suwono, Hadi; Yuenyong, Chokchai; Ibrohim, Ibrohim; Hamdani, Hamdani
Jurnal Pendidikan Sains Indonesia Vol 12, No 2 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jpsi.v12i2.35985

Abstract

This research focuses on biology education students' perspectives regarding teacher roles and domains of expertise in the 21st century identified from micro teaching courses. The aimed of this study was to describe the types of teacher roles that emerge in teaching practice in micro teaching courses and identify domains of expertise based on the perceptions of prospective biology teacher students while attending micro teaching courses. This research method is a qualitative based on the lesson study framework. The research instruments used questionnaires, interviews, and the observation of the learning process. The research results show that there are weaknesses in the domain of expertise needed in the 21st century, which consists of mastery of content/material, technology and pedagogy. Suggestions for further research are that good cooperation between universities and partners in schools is needed by forming the lesson study for learning communities (LSLC). This LSLC can develop the competencies of prospective biology teacher students, especially those related to pedagogical, technological, and concept mastery competencies on an ongoing basis
Empowering Future Biology Teachers: Integrating STEM and Design Thinking for Effective Sustainability Learning Pamungkas, Rahmania; Suwono, Hadi; Ibrohim; Subiantoro, Agung Wijaya
SEAQIS Journal of Science Education Vol. 5 No. 02 (2025): SEAQIS Journal of Science Education
Publisher : SEAMEO QITEP in Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58249/sjse.v5i02.175

Abstract

This study examines the implementation of a design project in a preservice biology teacher education course titled "Biology Education for Sustainability," aiming to enhance creativity while addressing the United Nations Sustainable Development Goals (SDGs). This work presents a comprehensive framework divided into 10 chapters, spanning approximately 16 weeks (or about three and a half months) of meetings, each corresponding to key lessons designed to empower preservice biology teachers. In addition, the project engages preservice teachers in collaborative teams to identify local environmental challenges related to specific SDGs, such as clean water, climate action, and life on land. Utilizing a design thinking framework, participants engage in brainstorming, prototype development, and iterative feedback that lead to the fostering of innovative solutions. Moreover, data were collected through pre- and post-project surveys, reflective journals, and presentations to assess the impact on creativity, understanding of the SDGs, and confidence in teaching sustainability concepts. The results indicate significant improvements in creative problem-solving skills and a deeper awareness of the SDGs, along with increased motivation to integrate sustainability into their future teaching practices. As a result, this experiment highlights the effectiveness of experiential learning in the "Biology Education for Sustainability" course, preparing preservice teachers to address global challenges through innovative and creative educational strategies.
Enhancing knowledge and critical thinking about health through biology instruction based on the health belief model among secondary school students Izza, Jasmine Nurul; Suwono, Hadi
Edubiotik : Jurnal Pendidikan, Biologi dan Terapan Vol. 10 No. 02 (2025): Edubiotik : Jurnal Pendidikan, Biologi dan Terapan
Publisher : Biology Education Department, Universitas Insan Budi Utomo, Malang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/ebio.v10i02.1535

Abstract

Health and well-being are paramount objectives within the Sustainable Development Goals (SDGs). Numerous health challenges endure due to insufficient early health teaching in educational institutions. Nonetheless, scant research has amalgamated school-based education with essential health principles. This study aimed to examine the effect of problem-based learning (PBL) based on the health belief model (HBM), also referred to as HB-PBL, on students’ learning outcomes and critical thinking skills. The type of research is a quasi-experimental design featuring a pre-test and post-test with a non-equivalent control group. The sample was 70 12th-grade science students at SMAN 3 Malang, Indonesia. Students participated in cooperative problem-solving centered on human heredity and inherited disorders. Instrument research is a type of exam that consists of multiple-choice questions and an essay. The data obtained were analyzed using analysis of covariance (ANCOVA) at a 95% confidence level. ANCOVA results showed that the instructional method had a significant effect on both learning outcomes and critical thinking skills, with a significance value below 0.05 (p < 0.05). This study demonstrated that HB-PBL significantly improves students’ learning outcomes and critical thinking skills by fostering greater engagement with health-related issues. Subsequent research ought to examine the impact of health attitudes on students' learning behaviors.
Co-Authors Abdillah, Ghauts Mannah Aji Achmada, Putra Fernanda Dwi Ade Kirana Aryani Adelia Dwinta Pramashela Adi, Widi Cahya Agung Wijaya Subiantoro Agung Witjoro Agus Dharmawan Ahmad Taufiq Ahmad Taufiq Ainun Nikmah Ali Djamhuri Aloysius Duran Corebima Aloysius Duran Corebima Aloysius Duran Corebima Aloysius, Duran Corebima Aminatur Rosyidah Amining Rahmasiwi Anak Agung Inten Paraniti Anandita Eka Setiadi Anik Aningtyas Anik Astari Anisa, Safitri Indah Putri Arif Hidayat ARIF HIDAYAT Azmi Saleh Betty Lukiati Budi, Angga Hermana Budiningsih, Desak Nyoman Chokchai Yuenyong Chokchai Yuenyong Devi Mariya Sulfa Dian Tauhidah Djumadi, D Duran Corebima Aloysius Dwi Listyorini DYAH ASTRIANI Eka Ariyati Eka Arum Sasi Mahardika Eka Arum Sasi Mahardika, Eka Arum Sasi Eka Kurniati Endang Suarsini Fachrunnisa, Rifka Fardini Sabilah Farizha Irmawati Farizha Irmawati, Farizha Fatchur Rohman Fathul Zannah Firnindia Putri Fitriani, Rita Frida Kunti Setiowati Furaidah Fuzani, Sri Dinasyah Ratna Ginggi Rizki Garudea Watty H. Hamdani Hadi Nur Hadi Nur Hadi Nur Hamdani . Hamdani Hamdani Hanum Isfaeni Hargiani, Fransisca Xaveria Harsanti, Restiani Sih HASAN SUBEKTI Hendra Susanto Herawati Susilo Hunaepi, Hunaepi Husamah Husamah I Made Surya Hermawan Ibrohim Ibrohim Ibrohim, I Ida Dwi Lestari Ida Rohmah Susiani Ika Sukmawati, Ika Ika Yulianti Siregar Ilham Madjid Indah Nur Laili Indah Sari Dewi Indri Fariroh Iqbal Bilgrami Biruni Istamar Syamsuri, Istamar Istikomayanti, Yuswa Izza, Jasmine Nurul Jimmi Andrew Mamahit Jittawisut Wimuttipanya Kusnunnahari Kusumawati, Evi Lailil Maulidia Leliavia Leliavia Lia Yuliati Lina Listiana Lutfi Rizkita Lya Rizka Herawati Lya Rizka Herawati Maharani, Aulia Febrina Mandandari, Delia Marlina*, Reni Maryam Matsna Khoirun Nisak Maulidi, Fathoni Ilham Maulidia, Lailil Mimien H. Irawati Mimien Henie Irawati Mohammad Taufiq Mohammad Taufiq Muhamad Amin Muhammad Fahrurrizal Muhammad Ikhsan Muhammad Ikhsan Muhammad Ikhsan Muhammad Saefi Munandar, Denna Eriani Muntholib Munzil Muslihati Musyaffa', Hudzaifah Nanik Nurlaela Naning Wahyuni Neni Hasnunidah Nilam Retnosari Nilam Retnosari, Nilam Nur Millaty Abadiah Nurdiana Nurdiana Parno Pramudya, Frisco Sendy Pratiwi, Herwim Enggar Purmanna, Astrino Purwaning Budi Lestari, Purwaning Budi Purwanti, Wiedia Carullina Putri Nuur Masita Rahma, Yenny Rahmania Pamungkas, Rahmania Rahmatika, Resty Refsya Aulia Fikri Resty Rahmatika Risanti Dhaniaputri Rofi'ah, Ndzani Latifatur Safitri, Nadidah Sembiring, Rinawati Setyoko Setyoko Setyoko Setyoko Shefa Dwijayanti Ramadani Shoimatun Febriyani Sigarra, Dhia Fajrianti Sigit Raharjo Sinta Kusuma Dewi Sintya Yuliandini Siregar, Ika Yulianti Sri Endah Indriwati Sri Rahayu Lestari Sri Rahmawati ST. Ulfawanti Intan Subadra ST. Ulfawanti Intan Subadra Subadra, ST. Ulfawanti Intan Subekt, Hasan Sueb Sulisetijono Sulisetijono Sunarmi Sunarmi Sunarno Prayogo Sundahri, Sundahri Susriyati Mahanal Sya'rawi, Muhammad Akram Tri Asih Wahyu Hartati Tri Maniarta Sari Tutut Indria Permana UCIK AGUSTI WULANNINGSIH Umi Hasanah Umi Hasanah, Umi Umi Lestari Umie Lestari Utami Sri Hastuti Wachidah Hayuana Wachidatul Linda Yuhanna Wahid Hasyim Wartono Wartono Wati, Henny Diana Wiedia Carullina Purwanti Winda Anista Winda Anista, Winda Wirastini Komang Ayu Yuenyong, Chokchai Zia Aulia Zaidin Putra