Articles
HUBUNGAN INTERAKSI SOSIAL DENGAN HASIL BELAJAR SISWA SMA NEGERI 7 BANDAR LAMPUNG
Tori Seldesani;
Hermi Yanzi;
Yunisca Nurmalisa
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 3, No 7 (2015): JURNAL KULTUR DEMOKRASI
Publisher : FKIP Unila
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
This research aimed to explain the correlation of social interaction on students learning outcomes at SMA Negeri 7 Bandar Lampung. The research method used quantitative descriptive. The population in this research were 176 students, while the sample were 26 students. The technique of data collecting used questionnaires then it was processed by using percentage formula and chi quadrat. Based on the result of research about social interaction of student class XI at SMA Negeri 7 Bandar Lampung, it showed that from 26 students, it was found 13 students or 50% students have good social interact. The calculation and analysis for variable of students learning outcomes at SMA Negeri 7 Bandar Lampung, from 26 students, it was found 12 students or 42% students were in good learning outcomes category. There is significant influence between social interaction on students learning outcomes at SMA Negeri 7 Bandar Lampung.Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan hubungan antara interaksi sosial dengan hasil belajar siswa SMA Negeri 7 Bandar Lampung. Metode penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif, populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI SMA Negeri 7 Bandar Lampung yang berjumlah 176 orang sedangkan sampelnya 26 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan angket yang selanjutnya dilakukan pengolahan data dengan rumus presentase dan Chi Kuadrat. Berdasarkan hasil penelitian tentang interaksi sosial siswa kelas XI SMA Negeri 7 Bandar Lampung, menunjukan bahwa dari 26 responden terdapat 13 orang responden atau 50 % siswa berinteraksi sosial dengan baik. Perhitungan dan analisis untuk variabel hasil belajar siswa SMA Negeri 7 Bandar Lampung, dari 26 orang responden terdapat 12 orang responden atau 46,2 % siswa berada dalam kategori hasil belajar baik. Terdapat pengaruh yang signifikan antara interaksi sosial dengan hasil belajar siswa SMA Negeri 7 Bandar Lampung.Kata kunci : interaksi sosial, hasil belajar, pembelajaran.
HUBUNGAN TINGKAT PEMAHAMAN GURU TENTANG KOMPETENSI PEDAGOGIK DENGAN TINGKAT KEMAMPUAN MENGAJAR GURU
Rika Emilda;
Berchah Pitoewas;
Yunisca Nurmalisa
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 3, No 5 (2015): JURNAL KULTUR DEMOKRASI
Publisher : FKIP Unila
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
This research was aimed at seeing the relation between teachers understanding level of pedagogy competence to teachers teaching ability level at SMA 1 Liwa. The method which is used in this research was descriptive method correlation with 45 respondents as the population and data collecting technique of this research used questionnaire while the date analysis technique used chi square. Based on the result of the relation test, it showed that there was a significant relation between teachers understanding level of pedagogy competence to teachers teaching ability level at SMA Negeri 1 Liwa. It was proved by the calculation result which used chi square formula. That was X2 ? X table = 16,03 ? 9,49 with free degree.Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan tingkat pemahaman guru tentang kompetensi pedagogik dengan tingkat mengajar guru di SMA Negeri 1 Liwa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif korelasional dengan jumlah populasi 45 responden dengan teknik pengumpulan data menggunakan angket dan teknik analisi data mengguankan chi kuadrat. Berdasarkan hasil pengujian hubungan, menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara tingkat pemahaman guru tentang kompetensi pedagogik dengan tingkat kemampuan mengajar guru di SMA Negeri 1 Liwa, ini dibuktikan oleh hasil perhitungan dengan menggunakan rumus chi kuadrat, bahwa X2 hitung ? X tabel yaitu = 16,03 ? 9,49 dengan derajat kebebasan = 4, serta mempunyai derajat keeratan hubungan antara variabel dalam kategori tinggi.Kata kunci : kemampuan mengajar, kompetensi pedagogik, pemahaman guru.
FAKTOR PENYEBAB ORANG TUA TIDAK MENYEKOLAHKAN ANAKNYA DI PAUD FAJAR
Eka Widi Susanti;
Adelina Hasyim;
Yunisca Nurmalisa
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 4, No 5 (2016): JURNAL KULTUR DEMOKRASI
Publisher : FKIP Unila
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
The purpose of this research was to explain the factor that cause the parents are not willing to put their children to school at Fajar Early Childhood Education sumber baru village. Especially it explained the factors of why parents wont put their child in Fajar Early Childhood Education. The methodology that used in this research was qualitative method and the subject were the parents that wont put their child at Fajar Early Childhood Education, the head of the Sumber Baru village and the staff of Fajar Early Childhood Education. Technique of data collection used were interview, observation and documentation. The credibility data test was using the extra time and triangulation. The result of this research showed that the parents who wont put their child in Fajar Early Childhood Education is because of several factors such as the educational background of the parents, the willingness of parents to educate their children, economical background and the circumstances of the surrounding at the Sumber Baru village, Seputih Banyak district.Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan Faktor-faktor Penyebab Orang Tua Tidak Menyekolahkan Anaknya di PAUD FAJAR Desa Sumber Baru. Secara khusus mendeskripsikan faktor-faktor penyebab orang tua tidak menyekolahkan anaknya di PAUD. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Subjek dalam Penelitian ini adalah orang tua yang tidak menyekolahkana anaknya di PAUD FAJAR, Kepala Desa Sumber Baru dan Pengelola PAUD FAJAR. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Uji kredibilitas data menggunakan perpanjangan waktu dan triangulasi. Hasil penelitian ini adalah para orang tua tidak menyekolahkan anaknya di PAUD FAJAR di karenakan beberapa faktor benyebab yaitu pendidikan orang tua, minat orang tua menyekolahkan anak di PAUD, ekonomi orang tua serta lingkungan masyarakat yang ada di Desa Sumber Baru Kecamatan Seputih Banyak.Kata kunci: anak, orang tua dan PAUD.
Pengaruh Tingkat Ekonomi Keluarga dan Motivasi Orang Tua Menyekolahkan Anak Terhadap Angka Putus Sekolah
Ajeng Tiara Nurmalinda;
Irawan Suntoro;
Yunisca Nurmalisa
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 5, No 7 (2017): JURNAL KULTUR DEMOKRASI
Publisher : FKIP Unila
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
The purpose of this study was to describe and analyze the effect of the influence of the family's economic level and the motivation of sending children to school dropout rates. The method used in this research was a descriptive method with a quantitative approach and data collection technique using questionnaire. The population of this study was the entire head of the family, amounting to 388 people. While the sample taken is 64 respondents. Based on the results of the study, it was known that there is a significant influence on the economic level of the family and the motivation of sending children to school dropout rates. That is, the lower the economic level of parents and the motivation of sending children to school is lower, the higher the drop out rate and vice versa.Tujuan penelitian ini adalah untuk mendiskripsikan dan menganalisis pengaruh Pengaruh tingkat ekonomi keluarga dan motivasi menyekolahkan anak terhadap angka putus sekolah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan teknik pengumpulan data menggunakan angket. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh kepala keluarga yang berjumlah 388 orang. Sedangkan sampel diambil yaitu 64 responden. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara tingkat ekonomi keluarga dan motivasi menyekolahkan anak terhadap angka putus sekolah. Artinya, semakin rendah tingkat ekonomi orang tua dan motivasi menyekolahkan anak rendah maka semakin tinggi angka putus sekolah dan begitu pula sebaliknya.Kata kunci : ekonomi, motivasi , sekolah.
DETERMINANTS OF SOCIAL ESTABLISHMENT OF ATTITUDE OF EMPATHY VII CLASS STUDENTS
vina wijaya;
Berchah Pitoewas;
yunisca nurmalisa
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 1, No 2 (2012): Jurnal Kultur Demokrasi
Publisher : FKIP Unila
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
The purpose of this research is to discover and explain the factors determining the formation of social empathy among students of SMP Negeri 1 Abung North West Lampung school year 2012/2013. This research uses descriptive method, the subject under study is a class VII student of SMP Negeri 1 West Abung learners totaling 240 people. Samples taken 10% or 24 students. Data collection used was a questionnaire, which is supported by interviews and documentation. While to analyze the data using a percentage formula. The results that the internal factors determining the formation of social empathy among students of SMP Negeri 1 Abung North West Lampung regency school year 2012/2013 based on calculations at the high category as much as 70.83%, external factors determining the formation of a family social empathy in students is the category of being as much as 50%, external factors determining the formation of peer social empathy in class VII student at West Junior High School 1 Abung school year 2012/2013 at the high category as much as 66.76%. This suggests that intense and external factors determining the formation of social empathy class VII student at West Junior High School 1 Abung North Lampung Academic Year 2012/2013.Keywords: Social Empath
PENGARUH KEMAMPUAN GURU DALAM MENGEMBANGKAN INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI TERHADAP KESIAPAN GURU
Ranissa Delafini;
Holilulloh Holilulloh;
Yunisca Nurmalisa
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 2, No 4 (2014): Volume 2, No. 4 Jurnal Kultur Demokrasi
Publisher : FKIP Unila
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
This research aims to explain and analyze the influence of teacher's ability in developing indicator of competency accomplishment to readiness of teaching. The problem of this research is what the influence of teacher’s ability in developing indicator accomplishment of competency to readiness of teaching. This research is quantitative type, by using test influence of variables to be checked. Population of this research counted 17 teachers. Based on the result of the research which have been done, it can be seen that there are hand in glove degree, that is with coefficient of contingency C=0,66 and coefficient of contingency Cmaks=0,81 so that optained by value 0,81. It means that there are very strong influence at teacher’s ability in developing indicator attaitment of competency to readiness of teaching.Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan dan menganalisis pengaruh kemampuan guru dalam mengembangkan indikator pencapaian kompetensi terhadap kesiapan guru dalam mengajar. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu apakah ada pengaruh pengaruh kemampuan guru dalam mengembangkan indikator pencapaian kompetensi terhadap kesiapan guru dalam mengajar. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan uji pengaruh antar variabel-variabel yang akan diteliti dengan. Analisis data menggunakan Chi kuadrat. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 17 guru. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat diketahui bahwa terdapat derajat keeratan, yaitu dengan koefisien kontigensi C= 0,66 dan koefisien kontigensi Cmaks= 0,81 sehingga diperoleh nilai ekat = 0,81. Artinya bahwa terdapat pengaruh yang sangat kuat pada pengaruh kemampuan guru dalam mengembangkan indikator pencapian kompetensi terhadap kesiapan guru dalam mengajar di SMA Negeri 2 Pringsewu Tahun Pelajaran 2013/2014.Kata kunci: kemampuan guru, kesiapan guru dalam mengajar, pengembangan indikator pencapaian kompetensi
PERAN KEPEMIMPINAN KEPALA PEKON DALAM MENINGKATKAN KINERJA PERANGKAT PEKON DI WILAYAH KECAMATAN GADINGREJO KABUPATEN PRINGSEWU
Vini Retnowati;
Muhammad Mona Adha;
Yunisca Nurmalisa
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 9, No 2 (2020): Jurnal Kultur Demokrasi
Publisher : FKIP Unila
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan Peran Kepemimpinan Kepala Pekon Dalam Meningkatkan Kinerja Perangkat Pekon Di Wilayah Kecamatan Gadingrejo Kabupaten Pringsewu. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif, subjek penelitian ini adalah perangkat pekon yang ada di wilayah Kecamatan Gadingrejo yaitu perangkat pekon Wates Timur, perangkat pekon Wates Selatan, dan perangkat pekon Wates Induk yang secara keseluruhan berjumlah 26 orang. Teknik pengumpulan data yaitu menggunakan angket dengan analisis data menggunakan rumus korelasi product moment, rumus interval, persentase, dan Chi kuadrat. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: terdapat peran kepemimpinan kepala pekon dalam meningkatkan kinerja perangkat pekon di wilayah Kecamatan Gadingrejo Kabupaten Pringsewu. Hal ini dilaksanakan sebagai salah satu bentuk tugas dari kepala pekon sebagai administrasi penyelenggara utama dalam aktivitas pemerintahan, pembangunan, dan kemasyarakatan maupun pembina ketentraman ataupun ketertiban di wilayah kekuasannya.
PENGARUH PENDIDIKAN KARAKTER BANGSA DAN TATAKRAMA SISWA TERHADAP PEMBELAJARAN PKN
Riski Lovi Patra;
Holilulloh Holilulloh;
Yunisca Nurmalisa
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Kultur Demokrasi
Publisher : FKIP Unila
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
The purpose of this study to clarify the effect of the national character education lessons Citizenship Education SMPNI baradatu school year 2012/2013. Pemehaman manners of students towards learning Citizenship Education SMPN I baradatu 2012/2013. Metode academic year of research used in this research is descriptive quantitative method. Chi square analysis results between X1 to Y With demikiaan turns: X2 value count X2 X2 table ie count = 11,290 X2 Table 9.48. So Ha Ho accepted and rejected. So conclusion There is a positive influence among the nations of the character education lessons in class VII Citizenship Education SMPN I Baradatu school year 2012/2013.Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan pengaruh pendidkan karakter bangsa terhadap pelajaran Pkn SMP N I baradatu tahun pelajaran 2012/2013. Pemehaman tatakrama siswa terhadap pelajaran PKn SMPN I baradatu tahun ajaran 2012/2013. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif. Hasil analisis Chi kuadrat antara X1 terhadap Y Dengan demikiaan ternyata: nilai X2 hitung X2 tabel yaitu X2 hitung = 11.290 X2 tabel 9,48. Sehingga Ha diterima dan Ho ditolak. jadi kesimpulannya Ada pengaruh yang positif antara pendidikan karakter bangsa terhadap pelajaran PKn pada siswa kelas VII SMPN I Baradatu tahun pelajaran 2012/2013.Kata kunci: pendidikan karakter bangsa, , pembelajaran pkn, tata krama siswa
PERSEPSI MASYARAKAT TENTANG PENYEBAB KONFLIK ANTARA DESA KESUMADADI DENGAN DESA BUYUT UDIK
Juwono Budi Wicaksono;
Adelina Hasyim;
Yunisca Nurmalisa
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 2, No 5 (2013): Jurnal Kultur Demokrasi
Publisher : FKIP Unila
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
This research was aimed is to explain and describe people's perceptions of the causes conflict between Kesumadadi villagers and Buyut Udik Villagers in Dusun 1 Sidorejo Desa Kesumadadi Kecamatan Bekri Kabupaten Lampung Tengah. The method that wasused in this research is descriptive method. The population in this study was the hamlet of 190 families (KK) and it had 38 families (KK) and data analysis techniques used that was is descriptive qualitative, it is a study that describes the phenomenon happened. Based on the data analysis it can be seen that the Public Perception About Conflict Causes Between Kesumadadi Village and Buyut Udik Village in the Dusun 1 Sidorejo Kesumadadi Kecamatan Bekri Kabupaten Lampung Tengah with indicators response in the category less agree, while the expectations indicator had a corresponding category indicators expectation of knowledge in the category of knowing. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan dan mendeskripsikan persepsi masyarakat tentang penyebab konflik antara masyarakat Desa Kesumadadi dengan Masyarakat Desa Buyut Udik di Dusun 1 Sidorejo Desa Kesumadadi Kecamatan Bekri Kabupaten Lampung Tengah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat Dusun sebanyak 190 Kepala Keluarga (KK) dan memiliki sampel 38 Kepala Keluarga (KK) dan teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif, yaitu suatu penelitian yang menggambarkan fenomena yang terjadi. Berdasarkan hasil analisis data dapat diketahui bahwa Persepsi Masyarakat Tentang Penyebab Konflik Antara Desa Kesumadadi dengan Desa Buyut Udik di Dusun 1 Sidorejo Desa Kesumadadi Kecamatan Bekri Kabupaten Lampung Tengah dengan indikator tanggapan masuk dalam kategori kurang setuju, sedangkan indikator harapan memiliki kategori sesuai harpan indikator pengetahuan masuk dalam kategori mengetahui. Kata kunci: persepsi, masyarakat desa, konflik, dusun
ANALISIS KESIAPAN GURU DALAM MENGIMPLEMENTASIKAN KURIKULUM 2013
Andi Yulianto;
Adelina Hasyim;
Yunisca Nurmalisa
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 2, No 4 (2014): Volume 2, No. 4 Jurnal Kultur Demokrasi
Publisher : FKIP Unila
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
This research aims to explain and analyze the teacher readiness on implementing 2013 curriculum. The research question in this research is, how is the readiness of teacher in implementing 2013 curriculum. This research use quantitative descriptive method. The data collection technique used are questionaire, interview and documentation. The data analysis technique used are interval/ratio and percentage. The population in this research was 25 respondents. Based on the research findings, it was found that the teacher readiness in preparing RPP(Lesson Plan) of 2013 curriculum is considered to be quite ready fulfiling for 48%. Teacher readiness on the application of ICT is also considered to be quite ready fulfiling for 52%. Teacher readiness on the application of scientific approach is considered to be quite ready fulfiling for 68%. Teacher readiness on autheentic assessment is considered to be quite ready fulfiling for 44%. Teacher readiness on the implementation of 2013 curriculum based learning is considered to be quite ready fulfiling for 52%.Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan dan menganalisis kesiapan guru dalam mengimplementasikan Kurikulum 2013. Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu bagaimanakah kesiapan guru dalam mengimplementasikan kurikulum 2013. Metode penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah interval dan persentase. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 25 responden. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat diketahui bahwa kesiapan guru dalam menyusun RPP kurikulum 2013 dinyatakan cukup siap yaitu sebanyak 48%. Kesiapan guru dalam pemanfaatan media ICT dinyatakan cukup siap yaitu sebanyak 52%. Kesiapan guru dalam penerapan pendekatan saintifik dinyatakan cukup siap yaitu sebanyak 68%. Kesiapan guru dalam penilaian autentik dinyatakan cukup siap yaitu sebanyak 44%. Kesiapan guru dalam melaksanakan pembelajaran berbasis Kurikulum 2013 dinyatakan cukup siap yaitu sebanyak 52%.Kata kunci: implementasi kurikulum 2013, kesiapan guru, pembelajaran