Articles
Pengaruh Literasi Digital dan Minat Baca Terhadap Motivasi Belajar Generasi Z
Sri Lestari;
Yunisca Nurmalisa;
Ana Mentari
HEMAT: Journal of Humanities Education Management Accounting and Transportation Vol 1, No 1 (2024): Februari 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.57235/hemat.v1i1.2062
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui maupun mendeskripsikan pengaruh dari literasi digital dan minat baca terhadap motivasi belajar generasi Z. Metode Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah Mahasiswa PPKn Angkatan 2020-2022. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 70 responden. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan angket. Teknik analisis data pada penelitian ini yakni menggunakan uji regresi berganda dengan bantuan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukan terdapat pengaruh dari literasi digital terhadap motivasi belajar sebesar 46,8% dan terdapat pengaruh minat baca terhadap motivasi belajar sebesar 46,2% , serta terdapat pengaruh literasi digital dan minat baca terhadap motivasi belajar dengan persentase 56,5%. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwasannya kombinasi antara penguasaan literasi digital yang baik dan minat baca yang tinggi yang ditandai dari antusiasme belajar, tentu akan membantu mahasiswa PPKn untuk jauh lebih aktif, dan juga terdorong untuk terlibat dalam aktivitas belajar. Adanya peningkatan pada literasi digital dan minat baca berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi belajar. Mengingat era sekarang, bahwasannya tuntutan seorang mahasiswa untuk bisa menghadapi segala bentuk tantangan dalam pembelajaran ialah melalui penguasaan literasi digital dan minat baca yang kuat. Semakin baik literasi digital dan minat baca mahasiswa PPKn maka berdampak pula pada motivasi belajar yang semakin baik.
PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP KEBIJAKAN ZONASI DI DESA BALI AGUNG KECAMATAN PALAS LAMPUNG SELATAN
Novitri Hidayati;
Muhammad Mona Adha;
Yunisca Nurmalisa
JURNAL PEKAN : Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 6, No 2 (2021): JURNAL PEKAN
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31932/jpk.v6i2.1468
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menjelaskan persepsi masyarakat desa Bali Agung terhadap kebijakan sistem zonasi sekolah dalam penerimaan peserta didik baru tingkat SMP. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat desa Bali Agung yang memiliki anak kelas VII SMP. Instrumen pengumpulan data menggunakan angket dan analisis data menggunakan rumus interval dan persentase. Berdasarkan hasil penelitian pada indikator pemahaman masyarakat terhadap kebijakan zonasi dikatakan paham diperoleh sebanyak (47,61%) masyarakat memiliki kepahaman terhadap kebijakan zonasi sebagai aturan baru dalam proses penerimaan peserta didik baru sebagai salah satu upaya dalam pemerataan pendidikan. Tanggapan masyarakat terhadap kebijakan zonasi dikatakan setuju diperoleh sebanyak (42,85%) karena dengan adanya kebijakan masyarakat percaya pemerataan di Indonesia akan tercapai dan juga untuk mepercepat proses pembangunan. Harapan masyarakat terhadap kebijakan zonasi dikatakan setuju diperoleh sebanyak (52,83%) dengan adanya kebijakan zonasi sekolah diharapkan mampu melakukan pembaharuan sebagaimana yang dibutuhkan masyarakat. Kata Kunci: persepsi masyarakat, kebijakan zonasi
EFEKTIVITAS SEKOLAH RUJUKAN TERHADAP PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN DI SMA NEGERI 9 BANDAR LAMPUNG
Ahmad Fatkhul Amin;
Muhammad Mona Adha;
Yunisca Nurmalisa
JURNAL PEKAN : Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 6, No 2 (2021): JURNAL PEKAN
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31932/jpk.v6i2.1464
Sekolah rujukan didefinisikan sebagai sekolah acuan bagi sekolah lain di sekitarnya dalam penerapan penjaminan mutu pendidikan secara mandiri, memenuhi Standar Nasional Pendidikan (SNP), memiliki atau mencapai indikator-indikator pendidikan yang lebih dari SNP, dan memiliki prestasi atau keunggulan baik dalam bidang akademik maupun non akademik. Tujuan dari penelitian ini untuk menjelaskan efektivitas sekolah rujukan terhadap peningkatan mutu pendidikan di SMA Negeri 9 Bandar Lampung. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini adalah 50 orang. Analisis data menggunakan teknik analisis presentase dan teknik pengumpulan data menggunakan angket. Hasil penelitian menunjukan bahwa pelaksanaan sekolah rujukan terhadap peningkatan mutu pendidikan di SMA Negeri 9 Bandar Lampung sudahefektif. Hal ini menunjukan bahwa SMA Negeri 9 Bandar Lampung telah melaksanakan dan meningkatkan mutu pendidikan dalam upaya membantu pemerintah melaksanakan program sekolah rujukan. Kata kunci: Efektivitas, Sekolah rujukan, Peningkatan mutu
Peningkatan Pemahaman Konsep Kolaborasi Antar Budaya di Indonesia pada Peserta Didik Melalui Media Pembelajaran Poster Digital
Rifki Ramzan Adi Putra;
Yunisca Nurmalisa;
Devi Sutrisno Putri
Jurnal Kewarganegaraan Vol 8 No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31316/jk.v8i2.1689
This research aims to determine the application of the use of digital poster learning media in increasing students' understanding of the concept of intercultural collaboration in Indonesia. The research method used in this research is quasi-experimental with a quantitative approach. The subjects of this research were students at SMAN 2 Pringsewu. The sample in this study amounted to 70 respondents consisting of 35 experimental class respondents and 35 control class respondents. The data analysis technique uses descriptive statistical analysis which is used to describe research data in the form of students' understanding of PPKn learning as a result of using digital poster learning media in the experimental class and whiteboard media in the control class. Based on the results of research conducted by researchers, there are differences in understanding of identity material and cultural collaboration among students who apply digital poster learning media (experimental class) as proven by the N-Gain Score analysis test. Learning in the experimental class is more interactive compared to the control class as seen from the number of students who ask questions, answer questions, listen to the teacher's explanation, explain and give examples and conclude the material being studied. The posttest results of the experimental and control classes experienced differences where the results of the experimental class were superior to those of the control class. Students' understanding of identity material and cultural collaboration in the experimental class with digital poster learning media was categorized as effective, while those in the control class which used blackboard learning media were categorized as ineffective. Kata Kunci: Understanding. Learning Media, Digital Posters.
Peningkatan Pemahaman Konsep Kolaborasi Antar Budaya di Indonesia pada Peserta Didik Melalui Media Pembelajaran Poster Digital
Rifki Ramzan Adi Putra;
Yunisca Nurmalisa;
Devi Sutrisno Putri
SAKOLA: Journal of Sains Cooperative Learning and Law Vol 1, No 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.57235/sakola.v1i2.3245
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan penggunaan media pembelajaran poster digital dalam meningkatkan pemahaman peserta didik pada konsep kolaborasi antar budaya di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah peserta didik di SMAN 2 Pringsewu. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 70 responden yang terdiri dari 35 responden kelas eksperimen dan 35 responden kelas kontrol. Teknik analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif yang digunakan untuk mendeskripsikan data penelitian berupa pemahaman peserta didik dalam pembelajaran PPKn sebagai hasil dari penggunaan media pembelajaran poster digital pada kelas eksperimen dan media papan tulis pada kelas kontrol. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti bahwasanya terdapat perbedaan pemahaman materi identitas dan kolaborasi budaya pada peserta didik yang menerapkan media pembelajaran poster digital (kelas eksperimen) dibuktikan dengan uji analisis N-Gain Score. Pembelajaran di kelas ekperimen lebih interaktif dibandingkan dengan dengan kelas kontrol dilihat dari banyaknya peserta didik yang mengajukan pertanyaan, menjawab pertanyaan, mendengarkan penjelasan guru, menjelaskan dan memberikan contoh serta menyimpulkan materi yang sedang dipelajari. Hasil posttest dari kelas ekperimen dan kontrol mengalami perbedaan di mana hasil kelas eksperimen lebih unggul dibandingkan dengan kelas kontrol. Pemahaman materi identitas dan kolaborasi budaya peserta didik dikelas eksperimen dengan media pembelajaran poster digital berkategori efektif sedangkan dikelas kontrol yang menerapkan media pembelajaran papan tulis berkategori tidak efektif.
Pengaruh Budaya Sekolah Terhadap Keterampilan Sosial Peserta Didik di Sekolah Menengah Atas
Yumanda, Dika;
Nurmalisa, Yunisca;
Putri, Devi Sutrisno;
Mentari, Ana
Mindset : Jurnal Pemikiran Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 1 (2024): Januari
Publisher : Actual Insight
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56393/mindset.v4i1.2021
Dekadensi moral yang terjadi seiring perkembangan zaman telah menimbulkan dampak buruk bagi keterampilan sosial peserta didik sebagai generasi muda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Budaya Sekolah terhadap Keterampilan Sosial Peserta didik SMA Negeri 16 Bandar Lampung. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah peserta didik SMA Negeri 16 Bandar Lampung tahun pelajaran 2023/2024. Hasil penelitian diketahui bahwa budaya sekolah mempengaruhi keterampilan sosial peserta didik sebesar 45% dengan hasil dari analisis regresi yang menunjukan nilai signifikansi lebih kecil dari probabilitas atau 0,000 < 0,05, maka hipotesis Ho ditolak dan Hi diterima. Hasil yang didapat menunjukkan adanya pengaruh budaya sekolah terhadap keterampilan sosial peserta didik SMA Negeri 16 Bandar Lampung. Sekolah melalui budaya sekolah yang berlaku dan berkembang di dalamnya bertujuan sebagai wadah guna memperkenalkan dan menginternalisasikan nilai-nilai moral dan norma yang baik sebagai pondasi yang kuat bagi pembentukan keterampilan sosial peserta didik. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwasannya budaya sekolah dapat membentuk keterampilan sosial peserta didik SMA Negeri 16 Bandar Lampung.
Teacher Role Analysis In Developing Communication And Collaboration Capabilities On Elementary Education Level
Nurmalisa, Yunisca;
Seftriyana, Elisa
Efektor Vol 6 No 1 (2019): Efektor Vol 6 No 1 Tahun 2019
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29407/e.v6i1.12593
The purpose of this study was to analyze the role of the teacher in developing the ability to communicate and collaborate at the elementary school level in East Pringsewu. This study use a qualitative method by grounded theory design. Data analysis use interactive analysis by data reduction, data presentation, and data verification steps. The data credibility test uses techniques triangulation and source triangulation. The results of the study illustrated that teachers had a role that has not been effective in providing the ability to communicate and collaborate according to the demands of 21st century competence. The role of teachers in the 21st century has not been able to provide functional relationships that are able to construct, motivate, and track students' minds. The professional role of teachers that need to be developed can encourages learners to exchange ideas and provide verbal reinforcement related to their needs in carrying out communication and collaboration.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pembentukan Digital Citizenship
Sari, Chika Tiara;
Nurmalisa, Yunisca;
Halim, Abdul;
Pitoewas, Berchah
Journal of Social Science Education Vol 5, No 2 (2024): Vol 5, No 2 (2024) Journal of Social Science Education
Publisher : University of Lampung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian bertujuan menjelaskan dan mendeskripsikan faktor-faktor yang mempengaruhi pembentukan digital citizenship pada mahasiswa Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Universitas Lampung. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Subjek penelitian mahasiswa PPKn Universitas Lampung angkatan 2020, 2021, dan 2022. Sampel penelitian berjumlah 57 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik utama yaitu angket dan teknik pendukung yaitu wawancara. Berdasarkan hasil penelitian terhadap ketiga faktor tersebut, maka dapat disimpulkan bahwasanya faktor yang paling mendominasi pembentukan digital citizenship adalah faktor keterampilan berkomunikasi Kata Kunci: Digital Citizenship, MahsiswaDoi: https://doi.org/10.23960/JIPS/v5i2.72-82
Upaya Sekolah Dalam Pemenuhan Hak Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus di SLB Negeri 2 Lombok Barat
Karmilatul, Dessy;
Sumardi, Lalu;
Alqadri, Bagdawansyah;
Yuliatin, Yuliatin;
Nurmalisa, Yunisca
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 5 No. 4 (2024): November
Publisher : Mataram University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/goescienceed.v5i4.461
Penelitian ini mengkaji tentang upaya sekolah dalam pemenuhan hak pendidikan anak berkebutuhan khusus di SLB Negeri 2 Lombok Barat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui upaya sekolah dalam pemenuhan hak pendidikan anak berkebutuhan khusus dan faktor yang mempengaruhi upaya sekolah dalam pemenuhan hak pendidikan anak berkebutuhan khusus. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan upaya sekolah dalam pemenuhan hak pendidikan anak berkebutuhan khusus dan faktor yang mempengaruhi upaya sekolah dalam pemenuhan hak pendidikan anak berkebutuhan khusus di SLB Negeri 2 Lombok Barat. Terdapat 5 upaya yang dilakukan oleh sekolah dalam pemenuhan hak pendidikan anak berkebutuhan khusus yaitu menerapkan kurikulum merdeka, memberikan pendidikan agama kepada setiap anak berkebutuhan khusus sesuai dengan agama yang dianut, memberikan dan menyediakan program vokasional, memberikan bantuan fasilitas belajar dan beasiswa bagi peserta didik kurang mampu serta memberikan dan menyediakan layanan khusus atau program kekhususan. Berdasarkan upaya tersebut terdapat faktor yang mempengaruhi upaya sekolah dalam memenuhi hak pendidikan anak berkebutuhan khusus diantaranya faktor internal (dukungan penuh dari sekolah, kurangnya tenaga pendidik dan kurangnya sarana dan prasarana) serta faktor ekternal (adanya dukungan dari dinas pendidikan dan kebudayaan atau lembaga maupun kemitraan yang bekerja sama dan persepsi masyarakat). Berdasarkan hasil tersebut, secara keseluruhan upaya yang dilakukan oleh sekolah memberikan kesempatan kepada anak berkebutuhan khusus yang ada di SLB Negeri 2 Lombok Barat agar bisa mendapatkan hak pendidikan sama seperti anak pada umumnya.
Eksistensi Sekolah Pesisi Juang Dalam Memenuhi Hak Pendidikan Bagi Anak-Anak Pesisir Di Lingkungan Bintaro Kecamatan Ampenan Kota Mataram
Prisma Akbar, Lalu;
Sumardi, Lalu;
Alqadri, Bagdawansyah;
Nurmalisa, Yunisca
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 5 No. 4 (2024): November
Publisher : Mataram University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/goescienceed.v5i4.512
This research explores the role of Sekolah Pesisi Juang in fulfilling the educational rights of coastal children in Bintaro, Ampenan, Mataram. The research focuses on the school's contribution to enhancing learning motivation, literacy, and practical skills of the children, who face various social and economic challenges. Using a qualitative case study approach, data were collected through interviews, observations, and document analysis. The findings show that the school has implemented various educational programs, including Early Childhood Education (PAUD), Pojok Baca, Pojok Kreasi, and additional classes that have successfully helped meet the educational needs of these children. The study also highlights supporting and inhibiting factors in the school's efforts and presents strategies for overcoming obstacles.