Articles
Meningkatkan Keterampilan Berbicara pada Anak Usia Dini 5-6 Tahun dengan Kegiatan Mendeskripsikan Benda-Benda di Lingkungan Sekolah
Tasyia Khoerunissa;
Astuti Darmiyanti
SELING: Jurnal Program Studi PGRA Vol 8 No 1 (2022): Januari 2022
Publisher : Program Studi PGRA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (769.176 KB)
|
DOI: 10.29062/seling.v8i1.1057
Anak usia dini adalah anak yang berada pada usia 0-6 tahun. Pada masa ini pertumbuhan dan perkembangan pada anak sangat baik, Maka pada masa ini biasa disebut dengan Golden Age atau masa keemasan. Menurut Tarigan (2008) menyatakan “berbicara adalah kemampuan mengucapkan bunyi-bunyi artikulasi atau kata-kata untuk mengekspresikan, menyatakan serta menyampaikan pikiran, gagasan, dan perasaan”. Kegiatan mendeskripsikan benda-benda dilingkungan sekolah menggunakan metode Show And Tell yaitu kegiatan menjelaskan atau mendeskripsikan sesuatu, seperti pada kegiatan ini adalah mendeskripsikan benda. Kegiatan ini dilakukan di sekolah TKQ N A Ash-Shodiqin dengan menggunakan metode observasi dan melakukan tanya jawab. Berdasarkan hasil kegiatan ini menunjukan adanya perbedaan mengenai anak laki-laki dan anak perempuan dalam keterampilan berbicara, Anak perempuan menjelaskan dengan kosa kata yang bagus tetapi masih malu ketika berbicara didepan temannya, anak laki-laki justru sebaliknya.
PELATIHAN MODEL PENGELOLAAN PEMBELAJARAN 4 C (CRITICAL THINKING, CREATIVITY, COMMUNICATION &COLLABORATION) DALAM MENGEMBANGKAN ASPEK TUMBUH KEMBANG ANAK USIA DINI 5 – 6 TAHUN DI KABUPATEN KARAWANG
Astuti Darmiyanti;
Bambang Ismaya;
Abubakar Umar;
Sayan Suryana
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 3 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jpm.v5i3.1094-1100
Tujuan Pengabdian Masyarakat ini adalah untuk memberikan Pelatihan motivasi bagi lembaga pendidikan PAUD untuk memperhatikan keterampilan yang dimiliki para siswanya dan memberikan pembekalan positif kepada anak untuk masa yang akan datang.Metode. yang digunakan menggunakan konsep pelatihan dimana peserta diberikan pembekalan materi dan Pelatihan Model Pengelolaan Pembelajaran 4 C (Critical Thinking, Creativity, Communication &Collaboration) Dalam Mengembangkan Aspek Tumbuh Kembang Anak Usia Dini 5 – 6 Tahun..Hasil Pengabdian ini yaitu 1) dengan diimplementasikannya keterampilan abad ke-21 yang disebut dengan 4C adalah guru harus melakukan komunikasi dengan baik terhadap siswa secara terus menerus dalam berbagai keadaan. Sososialisasi pada siswa diperlukan karena masa anak-anak adalah masa bermain. Ketika siswa bermain dengan teman sebayanya, siswa akan secara alami melakukan interaksi sosial dengan temannya. Sering mengajak siswa berkomunikasi memberikan dampak positif untuk mengembangkan kemampuan berkomunikasi anak. Hal ini akan menstimulasi otak anak untuk mencontoh penggunaan kalimat yang baik. Selain itu keterampilan abad ke-21 siswa dilatih untuk menjelaskan dan bertukar informasi dengan temannya ketika proses pembelajaran berlangsung, belajar cara menyampaikan informasi dengan benar, sehingga dapat dimengerti dan dipahami oleh temannya. Peran guru PAUD disini adalah sebagai fasilitator. Keterampilan abad ke-21(4C) dapat menumbuhkan dan meningkatkan kerjasama dalam suatu kelompok untuk menyelesaikan masalah tertentu, meningkatkan rasa toleransinya terhadap perbedaan pendapat teman, berusaha untuk berpikir kritis dan kreatif untuk memecahkan permasalahan tentang mengkaitkan sesuatu. Kata kunci: Keterampilan, Abad 21 (4C)
Pengaruh Undang-Undang Perlindungan Anak Terhadap Pembentukan Karakter Anak Didik Di Sekolah
Yoga Wirotama;
Astuti Darmiyanti
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (191.974 KB)
|
DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i2.5732
Penelitian ini mencoba mengkaji, aspek-aspek yang terkait dengan fungsi guru sebagai pendidik dan sisi hukum pidana berdasar undang-undang perlindungan anak, dalam kaitan kasus yang kerap kali terjadi di masyarakat kita saat ini. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan yang mengacu pada sumber-sumber yang tersedia baik online maupun offline seperti: jurnal ilmiah, buku dan berita yang bersumber dari sumber terpercaya. Sumber-sumber ini dikumpulkan berdasarkan diskusi dan dihubungkan dari satu informasi ke informasi lainnya. Dari pemaparan diatas dapat disimpulkan bahwa segala tindak disiplin yang dilakukan oleh pihak pengajar atau guru saat ini sangat terganggu dan di bayang-bayangi oleh undang-undang perlindungan anak. Sikap sedikit keras dengan maksud mendidik dan memberi efek jera sudah sulit dilakukan, ditambah lagi efek media sosial yang seperti menjadi kamera pengawas akan tindak laku guru sebagai pengajar.
MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA ANAK USIA 4-5 TAHUN MELALUI MEDIA BUKU BERGAMBAR DI TK AL-ANHAR KARAWANG
Annisa Ayu Sholiha;
Astuti Darmiyanti;
Nancy Riana
PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran) Vol 4, No 2 (2021): PeTeKa: Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/ptk.v4i2.311-322
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berbicara melalui metode bercerita dengan media buku cerita bergambar pada anak kelompok A1 di TK Al-Anhar Karawang. Kegiatan mendongeng dengan menggunakan buku cerita bergambar yang menarik dapat memotivasi minat anak dalam berbicara. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan menggunakan model Kemmis & Mc Taggart. Setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 19 anak kelompok A1 TK Al-Anhar Karawang. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, dan wawancara. Instrumen yang digunakan dalam observasi berupa lembar penilaian, dan pedoman wawancara dengan guru untuk mengetahui kondisi dan permasalahan yang dihadapi. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Indikator keberhasilan dalam penelitian ini sudah mencapai 80%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan berbicara anak meningkat setelah dilakukan tindakan. Hasil observasi rata-rata kemampuan berbicara anak pada pra tindakan dari 48,46% menjadi 62,93% pada siklus I, dan mencapai 91,99% pada siklus II. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa buku cerita bergambar dinyatakan memenuhi standar efektifitas dalam meningkatkan keterampilan berbicara anak usia 4-5 tahun.
UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN MEMBACA ANAK USIA 4-5 TAHUN MELALUI METODE BERMAIN FLASH CARD
Dana Widiyanti;
Astuti Darmiyanti
Al Athfal : Jurnal Kajian Perkembangan Anak dan Manajemen Pendidikan Usia Dini Vol 4 No 2 (2021): Al Athfal: Jurnal Kajian Perkembangan Anak dan Manajemen Pendidikan
Publisher : STAINU Purworejo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52484/al_athfal.v4i2.265
Salah satu aspek perkembangan bahasa anak usia dini adalah aspek keterampilan membaca. Untuk meningkatkan ketrampilan membaca anak usia 4-5 tahun membutuhkan metode yang sesuai dengan tahapan perkembangan anak. Salah satu metode yang dapat digunakan adalah metode bermain flash card. Flash card adalah sebuah kartu yang memiliki dua sisi dengan manfaat sebagai alat bantu mengnal huruf, membaca dan mengingat anak. Membaca merupakan kegiatan yang sering terasa membosankan, sehingga dianggap perlu menggunakan alat bantu untuk membangkitkan minat baca anak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat keberhasilan upaya peningkatan keterampilan membaca anak usia dini 4-5 tahun dengan menggunakan media pembelajaran flash card. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kajian pustaka, yaitu dengan mengkaji secara mendalam bahan bacaan seperti jurnal, hasil skripsi, desertasi maupun hasil penelitian yang terdahulu yang terkait dengan pokok bahasab. Hasil penelitian bahwa stimulasi yang diberikan dengan menggunakan media flash card, keterampilan membaca anak usia dini 4-5 tahun dapat berkembang dengan baik sesuai dengan tahapan perkembangan usianya. Kata kunci : Bahasa, Membaca, Flash Card
Strategi Pengelolaan Kelas di Masa Pandemi Pada Anak Usia Dini Kelompok B Secara Tatap Muka di TK Amanda Sejahtera
Firda Amalia Fatharani;
Astuti Darmiyanti
Pedagogi : Jurnal Anak Usia Dini dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 8, No 1 (2022): FEBRUARI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30651/pedagogi.v8i1.8468
Penelitian ini bertujuan mengetahui strategi pengelolaan kelas di masa pandemi pada anak usia dini melibatkan siswa dan guru. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif untuk menggali data mengenai strategi pengelolaan kelas di masa pandemi. Adanya wabah virus corona ini menghambat kegiatan belajar mengajar yang biasanya berlangsung secara tatap muka yang juga dialami dunia pendidikan utamanya terjadi pada pengajaran PAUD. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan wawancara terhadap guru PAUD melalui komunikasi secara langsung dengan Teknik wawancara terarah dan berbasis pada teori penelitian sebelumnya. Tujuan dilakukan wawancara adalah guna mendapatkan informasi yang penting yang dibutuhkan dalam penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Strategi pengelolaan kelas di masa pandemi ini untuk siswa TK Amanda Sejahtera mengatasi pembelajaran agar tidak melalui daring, sehingga siswa tidak merasa jenuh dan tidak menggunakan alat komunikasi maka pihak sekolah juga membuat kebijakan untuk meminimalisir kerumunan banyak orang. Pada pembelajaran tatap muka disekolah atau dikelas, pihak sekolah membuat peraturan baru untuk dibuatkan secara bergelombang.
KEGIATAN MERONCE PELEPAH PISANG UNTUK MENSTIMULUS MOTORIK HALUS ANAK USIA DINI
Lia Waroka;
Astuti Darmiyanti;
Nancy Riana
Edukids: Jurnal Pertumbuhan, Perkembangan, dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 19, No 1 (2022)
Publisher : Prodi PGPAUD
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/edukids.v19i1.37601
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskrifsikan mengenai kegiatan meronce pelapah pisang untuk menstimulus motorik halus anak usia 4-5 tahun. Penelitian ini dilakukan di Paud Miftahul Huda Karawang pada tahun 2021. Metode yang akan di gunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian kualitatif, dengan menggunakan data yang di peroleh melalui kegiatan observasi, wawancara dan dokumentasi. Observasi dan dokumentasi dilakukan pada saat pembelajaran dilaksanakan dan kegiatan wawancara dilakukan kepada guru kelas dan anak kelompok A PAUD Miftahul Huda. Subjek penelitian ini dilakukan pada 10 orang anak kelompok A beserta guru kelas. Kegiatan dari penelitian ini menemukan fakta bahwa dari 10 orang anak yang diteliti menunjukan bahwa meronce bisa digunakan untuk menstimulus motorik halus anak usia dini. Motorik halus anak merupakan salah satu aspek perkembangan anak usia dini yang membutuhkan stimulus. Salah satu cara untuk menstimulus motorik halus anak yaitu dengan melakukan kegiatan meronce menggunakan media pelepah pisang. Meronce dapat melatih konsentrasi dan kekuatan jari tangan anak. Kegiatan meronce dapat melatih kekuatan jari jemari anak sehingga menjadi lebih kuat itu berpengaruh terhadap kemampuan dalam menulis. Dapat dilihat dari kegiatan ketika anak merangkai pelepah pisang yang satu dengan yang lainnya sehingga menjadi rangkaian gerbong kereta api. Hasil dari kegiatan tersebut dapat dilihat dari nilai perkembangan anak yang terdapat didalam rapot. Maka kesimpulannya bisa dilihat dari nilai raport yang berisikan hasil perekembangan anak selama satu semester. Yang menunjukkan bahwa motorik halus anak berkembang sesuai harapan.
IMPLEMENTASI MANAJEMEN PENDIDIKAN KARAKTER ISLAMI DALAM MEWUJUDKAN AKHLAK PESERTA DIDIK DI SDIT TAHFIZH QUR'AN AL-JABAR TELUKJAMBE BARAT KARAWANG
Lala Nurlatifah;
Astuti Darmiyanti;
Dewi Siti Aisyah
al-fikrah: Jurnal Manajemen Pendidikan Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : IAIN Batusangkar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (425.373 KB)
|
DOI: 10.31958/jaf.v8i2.2467
A bad moral that continues and seems increasingly out of control and undirected. Impairment of personal qualities that are not good by the successor of this nation occurs in all aspects, ranging from speaking, how to dress and also behavior. For that character education is very important to be instilled especially in schools by using the management of character education itself well. This study aims to determine the implementation of character education management in SDIT Tahfizh Qur'an Al-Jabar Telukjambe Barat Karawang in an effort to realize the morals of students. use the description method with a qualitative approach. Data collection is done by documentation, observation, interviews related to the object being examined. Then analyzed using qualitative descriptive analysis. The results of this study are that (1) Planning for character education at SDIT Tahfizh Qur'an is carried out through a meeting at the beginning of the year by involving many parties both teachers, staff, other employees and parents (2) implementing character education at SDIT Tahfizh Qur'an Al-Jabar through integration of character values into subject matter, teacher training by inviting experts, curriculum additions or improvements, teacher habituation and exemplary (3) evaluation (assessment) of character education management in SDIT Tahfizh Qur'an Al-Jabar ie the principal evaluates one week two times to each class and students are given an evaluation book when doing activities at home.
Pengaruh Media Permainan Ular Tangga Raksasa terhadap Kepercayaan Diri Anak Usia Dini 5-6 Tahun di RA Modern Asshofwan Klari Karawang
Mayangsari Agustin Putri;
Astuti Darmiyanti;
Feronica Eka Putri
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (278.436 KB)
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.6320
Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah terdapat pengaruh penggunaan media permainan ular tangga raksasa sebagai bahan ajar untuk perkembangan sosial emosional terutama pada kepercayaan diri pada anak yang dilakukan guru dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan rancangan one group pretest-posttest design dengan sampel 15 anak dari kelompok B yang berusia antara 5 dan 6 tahun. Menjalani penelitian ini dilakukan sepuluh kali pertemuan mulai dari pretest hingga postest di kelompok B, RA Asshofwan Klari Karawang. Menurut temuan penelitian, kepercayaan diri anak-anak meningkat sebesar 59 poin pada posttest dan 46 poin pada pretest. Dilihat juga dari hasil tabel Paired Sample T-test terdapat nilai T hitung sebesar 12.913 dengan nilai sig. (0,000) maka dapat diambil kesimpulan bahwa data tersebut terdapat pengaruh yang signifikan, maka penggunaan media pembelajaran permainan ular tangga raksasa dapat meningkatkan kemampuan kepercayaan diri pada anak usia lima sampai enam tahun.
Pengaruh Media Big Book Murangkalih terhadap Kemampuan Membaca Permulaan Anak Usia Dini 4-5 Tahun di RA Modern Asshofwan Karawang
Rita Wiharto;
Astuti Darmiyanti;
Feronica Eka Putri
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (263.681 KB)
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.6367
Penelitian ini adalah penelitian eksperimen yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh media Big Book Murangkalih Terhadap Kemampuan membaca permulaan anak yang diberi perlakuan dengan Big book murangkalih Menggunakan materi pembelajaran interaktif dari Big Book Murangkalih, penelitian ini merupakan studi eksperimental yang berusaha untuk memahami bagaimana media Big Book Murangkalih mempengaruhi kemampuan membaca permulaan . menawarkan cerita pendek yang mungkin membantu mengembangkan keterampilan pembaca muda. Penelitian kuantitatif pre-eksperimental dengan desain one-group pretest-posttest merupakan metodologi penelitian yang digunakan. 30 anak merupakan populasi penelitian, dan 15 anak dipilih secara acak untuk evaluasi sampel penelitian. Metode pemilihan yang digunakan adalah sampling acak berbasis wilayah (cluster random sampling). Diketahui Thitung adalah 34,552 > Ttabel 2,145 dengan sig. (0,000) (0,05), maka dapat disimpulkan bahwa rata-rata pretest dan posttest berbeda secara signifikan satu sama lain. Hal ini membuktikan bahwa kemampuan membaca anak yang menerima perlakuan berupa penggunaan media big book murangkalih. teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan tes perlakuan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh media big book murangkalih terhadap kemampuan membaca permulaan anak Maka dapat diambil kesimpulan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dalam penggunaan media Big Book Murangkalih terhadap kemampuan membaca permulaan anak usia 4-5 tahun di RA Modern Asshofwan karawang.